Anda di halaman 1dari 4

MANAJEMEN KEPERAWATAN

TIMBANG TERIMA PASIEN METODE SBAR

Disusun Oleh
KELOMPOK 5

INE SANTIYA 114097140


EDI SUNARTO 114097140
NETY HERLINA 11409714031
SRI NOOR HAYATI 11409714043

AKPER KESDAM VI / TANJUNG PURA


BANJARMASIN
2017
TIMBANG TERIMA

METODE SBAR

Timbang terima pasien (Handover) adalah salah satu bentuk komunikasi perawat dalam
melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien. Timbang terima pasien dirancang sebagai
salah satu metode untuk memberikan informasi yang relevan pada tim perawat setiap
pergantian shift, sebagai petunjuk praktik memberikan informasi mengenai kondisi terkini
pasien, tujuan pengobatan, rencana perawatan serta menentukan prioritas pelayanan (Rushton,
2010).

SKENARIO OPERAN (TIMBANG TERIMA) METODE SBAR

A. Pemeran
Kepala Ruangan : Edi Sunarto
Kepala Tim : Ine Santiya
Perawat shift malam : Nety Herlina
Perawat shift pagi : Sri Noor Hayati
B. Naskah drama operan
Pagi pukul 07.45 WITA tiba lah perawat shift pagi dan karu
Yati : Selamat Pagi
Nety : Iya, Selamat pagi, eh sudah datang ya
Yati : Iya, sudah Alhamdulillah tepat waktu, Baiklah aku akan meletakkan tas dulu
ke ruangan.
Nety : Ok, Baiklah

Detik-detik proses operan pun tiba pada jam 08.00 WITA, setelah lengkap karu, katim
dan perawat shift pagi datang
Edi (Karu): (melihat jam) Sudah jam 08.00 , sudah waktunya operan sihft malam dengan
shift pagi
Ine (katim) : Baik pa, mari kita mulai saja operan pagi ini
Edi (karu) : Yasudah, langsung saja kita mulai operan ini. Assalamualaikum sebelum
memulai operan ini alangkah baiknya kita berdoa menurut agama dan keyakinan
masing-masing beroda dimulai selesai. Untuk penangung jawab dinas malam bisa
disampaikan laporan pagi ini silahkan.
Nety : Baik terimakasih
Untuk operan pagi ini ada 2 pasien, dari ke 2 pasien ini ada 1 pasien baru dirawat
dikamar 2.
Pasien pertama
S : -Tn. D (35 Tahun)
- Diagnosa Asma
- Keadaan Composmetis
- Klien masih sesak nafas
- Pernafasan Cepat
- Terdapat secret yang kental
B : -Telah diberikan O2 4 liter
-Telah diberikan terapi nebulizer
A : -Pemeriksaan TTV
TD : 130/90 mmhg
N : 80 x/m
R : 30 x/m
T : 370C
- Terapi IVFD RL 20 Tpm
R : Lanjutkan pemberian terapi Nebulizer dan pantau pemberian O2

Ine : Apa ada yang perlu dicek lagi ?


Nety : Tidak ada lagi, Cuma Bapa ini masih sesak jadi terapi O2 nya tolong di pantau
Yati : Iya Baiklah
Edi (karu) : Baiklah kita lanjutkan saja pasien ke 2
Nety : Baiklah kita masuk pasien ke 2
Pasien kedua
S : Tn. S (45 tahun)
Diagnosa Hepatitis
Pasien Lemas, dan kurang nafsu makan
Badanya kelihatan kuning
B : Bilirubin 2,1 mg/dl ( Nilai normal = 0,1-1,2 mg/dl)
Tidak memilki riwayat alergi

A : -Pemeriksaan TTV
TD : 110/90 mmhg
N : 76 x/m
R : 24 x/m
T : 36,7 0 C
- Diet M2
- Terapi IVFD RL 20 Tpm
R : - Cek Hb
- Cek Bilirubin
Ine : ini Hbnya berapa ?
Nety : Hasilnya belum keluar, nanti minta tolong di ambilkan hasil laboratoriumnya ya.
Baik itu saja apa ada yang masih kurang jelas ??
Yati : Ok baiklah nanti saya akan ambilkan
Edi : Baiklah karena semua sudah dibacakan, baiklah kita langsung saja ke ruangan
pasien dan sekaligus bawa juga status pasienya
Ine : Baik pa

Menuju ke kamar pasien


Nety : (kamar 1-2 ) Pagi Bapa, saya mau berganti dinas karena jam jaga saya sudah
selasai jadi ini rekan saya yang jaga dinas pagi ada Yati dan Ine yang nantinya akan
merawat bapa sampai jam 14.00 dan ada juga kepala ruagan ini pak Edi.
Edi : Baiklah sudah selesai, mari kita kembali ke ruangan
Penandatanganan hasil operan dinas malam selanjutnya
Edi : Operanya sudah selesai dan sudah lengkap semua. Nah pagi yang dinas pagi
selamat bertugas dan shift malam kalau mau pulang silahkan dan yang lain
menyesuaikan dan sebelum mengakhiri hasil operan ini kita beedoa terlebih dahulu
menurut agama dan keprcayaan masing-masing supaya selamat sampai tujuan. Untuk
selanjutnya silahkan menyesuaikan masing-masing terimakasih. Assalamualikum
Perawat : Walaikumsalam
Nety : Kalo begitu baiklah saya akan pulang dulu ya, Assalamualikum
Perawat : Walaikum salam, dan hati hati dijalan.

Anda mungkin juga menyukai