Anda di halaman 1dari 8

ISO 17025:1999 Amendment

KALIBRASI

TEMPERATURE CONTROLLED ENCLOSURES

Sekretariat KAN (aws,


aws, ma)

identifikasi permasalahan

temperature enclosure merupakan salah satu jenis peralatan yang paling sering

digunakan di laboratorium pengujian

mayoritas laboratorium kalibrasi menggunakan AS 2853: 1986 sebagai


sebagai metode

acuan untuk kalibrasi temperature enclosure

AS 2853: 1986 enclosure temperature controlled performance testing and

grading merupakan metode kalibrasi atau pengujian ?

pelaporan hasil kalibrasi dalam sertifikat kalibrasi enclosure belum konsisten

interpretasi laboratorium, asesor dan panitia teknis dalam evaluasi


evaluasi ketidakpastian

untuk kalibrasi enclosure belum konsisten

1
ISO 17025:1999 Amendment

lingkup penerapan AS 2853: 1986

penentuan basic temperature characteristic suatu temperature-


temperature-controlled
enclosure

penentuan basic temperature characteristic dalam kondisi tanpa beban baik

dalam kondisi steady state maupun kondisi dinamik.

tidak memperhitungkan karakteristik lain dari sebuah enclosure, seperti

kelembaban, aliran udara dan emisivitas dinding enclosure, yang dapat

dikendalikan atau dinyatakan dalam spesifikasi.

menetapkan sistem grading unjuk kerja enclosure

Prosedur dapat diterapkan untuk semua temperature controlled enclosure

tanpa memperhatikan ukuran, rentang temperatur, moda operasi, metode


metode

konstruksi, jenis maupun kegunaannya.

AS 2853: kalibrasi atau pengujian ?

Pengujian:
Pengujian: penentuan satu atau lebih karakteristik obyek penilaian kesesuaian
kesesuaian
berdasarkan prosedur tertentu (ISO 17000: 2004)

Kalibrasi:
Kalibrasi: serangkaian kegiatan untuk menetapakan dalam kondisi tertentu
hubungan antara nilai besaran yang ditunjukkan oleh alat ukur atau
atau sistem
pengukuran, atau nilai yang dinyatakan oleh bahan ukur atau bahan
bahan acuan,
dengan nilai terkait yang direalisasikan dengan standar

Catatan:

Hasil kalibrasi dapat berupa penetapan nilai besaran ukur terhadap


terhadap penunjukkan
atau penentuan koreksi terhadap penunjukkan

Kalibrasi dapat juga menentukan sifat metrologis lainnya seperti efek dari besaran
berpengaruh

Hasil kalibrasi dapat direkam dalam sebuah dokumen, yang sering disebut dengan
sertifikat kalibrasi atau laporan kalibrasi (VIM: 1993)
4

2
ISO 17025:1999 Amendment

AS 2853: kalibrasi atau pengujian ?

AS 2853: pengujian untuk menentukan basic temperature characteristic suatu

temperature-
temperature-controlled enclosure

basic temperature characteristic (steady state) dari sebuah enclosure:

- perbedaan antara indicated temperature dengan measured temperature

- variasi spasial temperatur

- variasi temporal temperatur

- overall variation

measured temperature dari sebuah enclosure: temperatur dari enclosure yang

dihitung dari hasil pengukuran temperatur menggunakan sensor temperatur +

indikator yang tertelusur

AS 2853: kalibrasi atau pengujian ?

measured temperature estimated true temperature di dalam enclosure

perbedaan antara indicated temperature dengan measured temperature

hubungan antara nilai besaran (yang


(yang ditunjukkan oleh indikator enclosure),
enclosure), dengan

nilai terkait (temperatur


(temperatur di setiap titik ukur dengan jumlah tak hingga di dalam

enclosure selama waktu tertentu)


tertentu) yang direalisasikan dengan standar (temperatur
(temperatur

yang terukur oleh sensor temperatur + indikator yang tertelusur)


tertelusur)

pengujian enclosure berdasarkan AS 2853: 1986 kalibrasi enclosure

kalibrasi) enclosure berdasarkan AS 2853: 1986


measurand dalam pengujian (kalibrasi)

perbedaan antara indicated temperature dengan measured temperature

3
ISO 17025:1999 Amendment

spesifikasi temperatur dari sebuah enclosure


dari appendix A AS 2853: 1986

pada umumnya metode pengujian atau persyaratan proses produksi menyatakan

suatu toleransi + X 0C atau pernyataan lain yang ekivalen dengan pernyataan

tersebut.

toleransi + X 0C menetapkan batas atas dan batas bawah temperatur di setiap titik

ukur dengan jumlah tak hingga di dalam enclosure setiap saat selama penggunaan

enclosure

specified overall variation (R0) dihitung dengan selisih antara temperatur

maksimum dan temperatur minimum (R0 = tmaks tmin)

enclosure dinyatakan memenuhi spesifikasi temperatur + X 0C bila:

R0 < 2X 0C

spesifikasi temperatur dan ketidakpastian (ISO GUM)

toleransi X 0C dapat dipenuhi bila | total error | X 0C

| total error | = | systematic error | + | random error |

| systematic error | = | known systematic error | + | unknown


unknown systematic error |

random error => tidak dapat diketahui => batas diestimasi sebagai ketidakpastian

known systematic error => dinyatakan sebagai kesalahan (= indicated or nominal

value estimated true value) atau koreksi (= estimated true value indicated or

nominal value)

unknown systematic error => tidak dapat diketahui => batas diestimasi sebagai

ketidakpastian

| total error | = | known systematic error | + | total uncertainty |

4
ISO 17025:1999 Amendment

specified overall variation: R0 (AS 2853: 1986) dan ketidakpastian (ISO GUM)

enclosure dinyatakan memenuhi spesifikasi temperatur X 0C bila:

R0 2X ; atau

| total error | = | known systematic error | + | total uncertainty | X

z bila known systematic error telah dikoreksi:

| total uncertainty | X ; dan

z AS 2853 mempersyaratkan sistem pengukuran (standar) mempunyai total


total
uncertainty < 0.3 R0 sehingga:

R0 (bila total uncertainty standar < 0.3 R0) X ; dan

| total uncertainty | R0 (bila total uncertainty standar 0.3 R0)

specified overall variation (R0) merupakan semi-


semi-range (worst-
(worst-case estimate)
kontribusi ketidakpastian dari variasi spasial dan variasi temporal temperatur di
dalam enclosure
9

analisis data kalibrasi enclosure (AS 2853):


adapatasi analisis ketidakpastian ISO GUM

model matematis:

Kt = ttrue - tindicated

Kt koreksi yang harus diberikan pada penunjukan indicator enclosure


enclosure

untuk memperoleh nilai benar temperatur di dalam enclosure

tindicated penunjukan indicator enclosure

ttrue estimated true temperature di dalam enclosure

ttrue (AS 2853) = (tmax,std,all + tmin,std,all); atau

ttrue = average (tstd,all), bila banyaknya data 10;

tindicated (AS 2853) = (tmax,indikator,all + tmin,indikator,all); atau

tindicated = average (tindikator,all), bila banyaknya data 10;

10

5
ISO 17025:1999 Amendment

analisis data kalibrasi enclosure (AS 2853):


adapatasi analisis ketidakpastian ISO GUM

sumber ketidakpastian:

a. estimasi true temperature:

a.1. temperatur sensor + indikator


indikator standar:

a.1.1. kalibrasi temperatur sensor + indikator


indikator standar

a.1.2. drift / instability temperatur sensor + indikator


indikator standar

a.2. variasi measured temperature


temperature (overall variation):

a.2.1. variasi spasial

a.2.2. variasi temporal

b. penunjukan indikator enclosure:

b.1. keterbatasan resolusi indikator

b.2. variasi penunjukan indikator

11

analisis data kalibrasi enclosure (AS 2853):


adapatasi analisis ketidakpastian ISO GUM

model propagasi ketidakpastian:

u2(Kt )= u2(ttrue) + u2(tindicated)

u2(ttrue) = [U95,sert std / k]2 + [u(drift std)]2 + [u(variasi total)]2

[u(variasi total)]2 = [u(variasi spasial)]2 + [u(variasi temporal)]2

bila pengujian dilakukan di i lokasi ;

dan di setiap lokasi dicatar sebanyak k data selama waktu pengujian,

sehingga diperoleh satu set data tik(i = 1, ..., n; k = 1, ..., m) :

[ (ti, max - ti, min] / [sqrt(3)]


u(variasi spasial) = [

[ max (tk, max - tk, min)i ] / [sqrt(3)]


u(variasi temporal) = [

12

6
ISO 17025:1999 Amendment

analisis data kalibrasi enclosure (AS 2853):


adapatasi analisis ketidakpastian ISO GUM

model propagasi ketidakpastian:

u2(Kt )= u2(ttrue) + u2(tindicated)

u2(ttrue) = [U95,sert std / k]2 + [u(drift std)]2 + [u(variasi total)]2

[u(variasi total)]2 = [u(variasi spasial)]2 + [u(variasi temporal)]2

bila pengujian dilakukan di i lokasi ;

dan di setiap lokasi dicatar sebanyak k data selama waktu pengujian

[ (ti, max - ti, min] / [sqrt(3)]


u(variasi spasial) = [

[ max (tk, max - tk, min)i ] / [sqrt(3)]


u(variasi temporal) = [

13

analisis data kalibrasi enclosure (AS 2853):


adapatasi analisis ketidakpastian ISO GUM

model propagasi ketidakpastian:

u2(tindicated) = [u(resolusi indikator)]2 + [u(variasi penunjukan indikator)]2

u(resolusi indikator)= [
[ x resolusi indikator] / [sqrt(3)]

=[ x (tind,max tind,min)] / [sqrt(3)]


u(variasi penunjukan indikator) =[

{[ (ti, max - ti, min] / [sqrt(3)]}2


u2(Kt ) = [U95,sert std / k]2 + [u(drift std)]2 + {[

{[ max ((t
+ {[ ((tk, max - tk, min)i )] / [sqrt(3)]}2

+ {[
{[ x resolusi indikator] / [sqrt(3)]}2

+ {[
{[ x (tind,max tind,min)] / [sqrt(3)] / [sqrt(3)]}2

u2(Kt )BMC = {[U95,sert std / k]2 + [u(drift std)]}2 + {[


{[ x resolusi indikator] / [sqrt(3)]}2

14

7
ISO 17025:1999 Amendment

15

Laporan
Setting Suhu Suhu Variasi Variasi KTP
indikator terukur spasial temporal total

KTP total adalah:


Gambar posisi sensor
16