Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI KE PT.

KAI
DAN MUSEUM ASIA AFRIKA BANDUNG

Disusun Oleh:

Nama : Rismawati
Nada Salsa
Hidayat
Asep Zamzam

SMK YAYASAN ISLAM TASIKMALAYA


Kompetensi Keahlian Bisnis Manajemen Pariwisata Dan Teknik
Jl. K.H. Mamun Sodik No. 50 Telp./Fax (0265) 337903 Tasikmalaya 46134
Website: www.smk-yayasanislamtasikmalaya.sch.id Email: smkyitasik@yahoo.co.id
KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr.Wb.

Dengan mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-
NYA, sehingga dapat menyelesaikan laporan Kunjungan Industri ke PT. KAI dan ke
Museum Asia Afrika Bandung.
Tujuan kami membuat laporan ini adalah menambah wawasan dan untuk menjalankan
program sekolah kami.
Dalam penulisan laporan ini kami menyadari masih banyak kekurangan dan
kesalahan, untuk itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun
dari para pembaca.
Dan pada kesempatan ini pula kami mengucapkan terima kasih kepada guru
pembimbing dan teman- teman yang telah ikut berpartisipasi dalam penulisan laporan ini
sehingga selesai tepat pada waktu nya.
Demikianlah laporan ini kami tulis semoga dapat bermanfaat bagi pembaca, akhir
kata kami ucapkan terima kasih.

Assalamualaikum Wr.Wb.

Tasikmalaya, 16 Mei 2017

Penulis
DAFTAR ISI
Halaman
Kata Pengantar ................................................................................................................. i
Daftar Isi ......................................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................... 1
1.1. Latar Belakang .................................................................................... 1
1.2. Tujuan Kunjungan Industri .................................................................. 1
BAB II PEMBAHASAN .......................................................................................... 2
2.1. Waktu dan Tempat Kunjungan Industri .............................................. 2
2.2. Tempat Kunjungan Industri PT. KAI .................................................. 2
2.3. Tempat Kunjungan Museum Asia Afrika............................................ 3
BAB VI PENUTUP ................................................................................................... 4
3.1. Kesimpulan ......................................................................................... 4
3.2. Saran ................................................................................................... 4
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kunjungan industri dilaksanakan untuk menambah pengalaman siswa tentang dunia
kerja. siswa dituntut untuk aktif menggali informasi tentang kunjungan industri untuk
memperoleh pengetahuan tentang kunjungan industri. Kunjungan industri dilakukan untuk
memberikan gambaran kepada siswa tentang industri. Siswa harus membandingkan. Siswa
diwajibkan membuat laporan atas informasi yang diperoleh selama kunjungan industri
tentang tempat-tempat yang bersangkutan.

1.2 Tujuan Kunjungan Industri


Ada beberapa tujuan diadakannya kunjungan industri bagi siswa antara lain sebagai berikut :
1. Memperluas pengetahuan siswa
2. Menjalankan program sekolah
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Waktu dan Tempat Kunjungan Industri


No Hari Kunjungan Industri Tempat Kunjungan
1 Rabu, 10 Mei 2017 Museum Asia Afrika
2 Rabu, 10 Mei 2017 PT. KAI

2.2 Tempat Kunjungan Industri PT. KAI


PT Kereta Api Indonesia (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang
menyelenggarakan pengangkutan kereta api. Perkhidmatan PT Kereta Api Indonesia
(Persero) meliputi pengangkutan penumpang dan barang. Pada akhir Mac 2007, DPR
mengesahkan semakan undang-undang No. 13/1992 yang menegaskan bahawa pelabur
swasta mahupun pemerintah daerah diberi peluang untuk menguruskan perkhidmatan
pengangkutan kereta api di Indonesia. Pada tarikh 14 Ogos 2008 PT Kereta Api Indonesia
(Persero) melakukan pemisahan Division Jabotabek menjadi PT Kereta Api Indonesia
(Persero) Commuter Jabodetabek (KCJ) untuk menguruskan kereta api laju di daerah Jakarta
dan sekitar. selama tahun 2008 jumlah penumpang melebihi 197 juta. Penguatkuasaan
undang-undang Perkeretaapian No. 23/2007 secara undang-undang menamatkan monopoli
PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam mengendalikan kereta api di Indonesia. PT Kereta
Api Indonesia (Persero) mengendalikan kereta api di kawasan-kawasan wilayah Aceh,
Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Lampung serta semua wilayah di
Jawa.Jalur-jalur utama ini menghubungkan bandar medan dengan Rantauprapat, padang
dengan Pariaman, Bandar Lampung dengan Lubuklinggau dan Palembang, Jakarta dengan
Surabaya melalui Semarang maupun Yogyakarta, Surabaya, Malang dan Banyuwangi.
Panjang keseluruhan jalur kereta api di Indonesia adalah 7583 kilometer. Lebih dari 2500
kilometer pusat telah ditutup, sebahagian besarnya adalah pusat cabang yang dianggap tidak
menguntungkan bila tetap dipergunakan. Pada saat ini (2008) Jabatan Perhubungan sedang
melakukan pembangunan pusat ganda di Pulau Jawa, yang diharapkan akan selesai pada
tahun 2025. Jalur yang sudah diselesaikan adalah Jakarta-Cirebon, Cikampek-Purwakarta,
Kutoarjo-Surakarta dan Tegal-Brebes. Pada saat ini pusat Brebes-Pemalang, Kutoarjo-Kroya
dan Kroya-Prupuk sedang dikerjakan.
2.3 Tempat Kunjungan Museum Asia Afrika
Museum Konferensi Asia Afrika merupakan salah satu museum yang berada di kota
Bandung yang terletak di Jalan Asia Afrika No. 65. Museum ini merupakan memorabilia
Konferensi Asia Afrika. Museum ini memiliki hubungan yang sangat erat dengan Gedung
Merdeka. Secara keseluruhan Gedung Merdeka memiliki dua bangunan utama, yang pertama
disebut Gedung Merdeka sebagai tempat sidang utama, sedangkan yang berada di samping
Gedung Merdeka adalah Museum Konferensi Asia Afrika sebagai tempat memorabilia
Konferensi Asia Afrika. Latar belakang dibangunnya museum ini adalah adanya keinginan
dari para pemimpin bangsa-bangsa di Asia dan Afrika untuk mengetahui tentang Gedung
Merdeka dan sekitarnya tempat Konferensi Asia Afrika berlangsung. Hal ini membuat
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, S.H., LL.M
memiliki ide untuk membangun sebuah museum. Ide tersebut disampaikannya pada forum
rapat Panitia Peringatan 25 tahun Konferensi Asia Afrika (1980) yang dihadiri oleh Direktur
Jenderal Kebudayaan Prof. Dr. Haryati Soebadio sebagai wakil dari Departemen Pendidikan
dan Kebudayaan. Kemudian museum ini diresmikan pada tanggal 24 April 1980 bertepatan
dengan peringatan 25 tahun Konferensi Asia Afrika.
BAB III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan
Dengan melakukan kunjungan industri ke PT. Kereta Api Indonesia, penulis
mendapatkan pengalaman baru tentang industri, lebih mengerti dunia kerja industri, dapat
membandingkan ilmu yang diperoleh di sekolah dengan dunia kerja industri. Observasi yang
dilakukan secara langsung dan nyata dapat dijadikan bekal untuk tekun terjun di masyarakat
ataupun di dunia kerja.

3.2. Saran
Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis menyarankan :
1. Sebaiknya kegiatan disesuaikan jadwal yang telah dibuat serta mengadakan
kunjungan industry ketempat yang sesuai dengan kompetensi keahlian atau program
sekolah.
2. Diharapkan agenda program Kunjungan Industri ini berjalan setiap tahunnya, karena
kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa selain untuk refresing tetapi juga dapat
mendapat wawasan, pengetahuan serta pengalaman bagi siswa-siswi tentang
bagaimana kehidupan industri di luar kota.