Anda di halaman 1dari 6

ROLE PLAYING KONSELOR DAN KONSELI

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Bimbingan Konseling

Oleh :
Dila Hilalia Saadah P2.06.25.2.14.008
Melani Agis Marludia P2.06.25.2.14.012
Wintia Intan Prihitani P2.06.25.2.14.031

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA
JURUSAN DIV KEPERAWATAN GIGI
2017
1. Naskah dialog pelaksanaan konseling
a. Tema : Pemeriksaan gigi
b. Ritme : Cerita
c. Pemeran : Melani Agis Marludia sebagai konselor
Dila Hilalia Saadah sebagai konseli
Wintia Intan Prihitani sebagai observer
d. Permasalahan : Dila Hilalia Saadah datang ke klinik gigi dengan keluhan
gigi sensitif
e. Latar : Kelas C (D IV Keperawatan Gigi)
1) Rapport
Pasien : (Mengetuk pintu), Assalamualaikum.
Prg : Waalaikumsalam, selamat pagi bu, mari silahkan
duduk (Menghampiri pasien, berjabat tangan dan
mempersilahkan duduk). Perkenalkan nama saya Melani
Agis Marludia yang sedang bertugas di klinik ini. Bu,
sebelum diperiksa saya isi inform concern terlebih
dahulu ya (sambil menunjukan kertas), maaf nama
lengkapnya siapa bu?.
Pasien : Nama saya Dila Hilalia Saadah.
Prg : Umurnya berapa tahun?.
Pasien : 35 tahun.
Prg : Alamatnya dimana bu?.
Pasien : Saya tinggal di perumahan Tamansari Gobras.
Prg : Pekerjaannya apa bu?.
Pasien : Penjual cireng banjur yang lagi hits bu.
Prg : Sebelumnya ada yang perlu saya bantu? Keluhannya apa
bu?.
2) Attending
Pasien : Begini bu, setiap saya minum air dingin atau es gigi
saya terasa linu. Kira-kira kenapa ya bu?.
Prg : Kemungkinan karena beberapa faktor salah satunya
menyikat gigi terlalu kuat, peradangan gusi yang
diakibatkan karang gigi, kebiasaan menggeretakkan gigi
saat tidur dan proses bleaching atau pemutihan gigi yang
terlalu sering. Sejak kapan ibu merasakan linu pada
gigi?.
Pasien : Sejak satu minggu yang lalu.
Prg : Apa sebelumnya ibu pernah periksa gigi?.
Pasien : Pernah bu, waktu itu dilakukan pembersihan karang
gigi.
Prg : Perawatan gigi yang lain pernah tidak seperti pemutihan
gigi?.
Pasien : Iya pernah bu tapi sudah lama sekitar 6 bulan yang lalu.

3) Restatement
Prg : Apa yang membuat ibu ingin memutihkan gigi?.
Pasien : Karena saya tergiur oleh teman-teman disekitar yang
memiliki gigi putih paripurna.
Prg : Oalah tergiur, apakah ibu tahu dampak positif dan negatif
dari pemutihan gigi.
Pasien : Kalau positifnya untuk estetika dan negatifnya...
Prg : Hayo apa bu, ya sudah saya jelaskan dampak negatif dari
pemutihan gigi adalah gigi menjadi sensitif dan
menimbulkan kerusakan jaringan keras gigi.
4) Reflection
Prg : Nampaknya ibu benar-benar menyesali ya telah
melakukan pemutihan gigi?.
Pasien : Iya bu, andai waktu bisa diulang kembali saya tidak mau
memutihkan gigi biarpun gigi saya kuning yang penting
sehat apakah ibu bisa membantu saya menyembuhkan
gigi saya.
Prg : Ya begitulah hidup penyesalan selalu datang terakhir
kalo datangnya diawal namanya pendaftaran. Insya Allah
bu, karena sudah tugas saya memberikan pengobatan
terhadap semua pasien saya salah satunya ibu.
Pasien : Saya tidak bersyukur ya bu, kalau saja hari ini saya tidak
datang ke klinik gigi mungkin udah untung besar dari
jualan cireng banjur tapi ya sudahlah semuanya bias.

5) Eksploration
Prg : Nah, mulai dari sekarang utamakan apa yang ibu
butuhkan bukan apa yang ibu inginkan.
Pasien : Iya bu, maaf bu saya jadi curhat. (menganggukkan
kepala sambil merenung)
Prg : Tidak apa-apa bu.

6) Pharaprasing
Prg : Oh iya, Saat ini gigi ibu masih terasa linu?
Pasien : Masih bu, tapi tidak separah ketika minum air dingin dan
es.
Prg : Saya periksa kondisi mulutnya ya bu. (mempersilahkan
pasien duduk di dental unit, mengambil handscoen dan
alat oral diagnostic).
Pasien : Iya bu.
Prg : Saya mulai ya bu, tampaknya ibu mulai gugup ya?
tenang bu apabila ibu percaya dengan saya semuanya
berjalan lancar (memeriksa keadaan rongga mulut
menggunakan cermin).
Pasien : Iya bu, bismillah.
7) Pertanyaan terbuka dan tertutup
Prg : Apa terasa linu? (mengecek semua gigi khususnya
daerah servikal mengunakan sonde).
Pasien : Iya bu, linu sekali.
Prg : (Sambil mengembalikan alat di tempat semula) jadi
begini bu, dari hasil pemeriksaan tadi kenapa gigi ibu
bisa linu, hal itu terjadi karena lapisan terluar dari gigi
sudah agak menipis, jadi lapisan yang lebih dalam yang
biasa disebut dentin terbuka, dan dentin sangat sensitif
terhadap rangsangan dari luar entah itu tekanan, suhu dll.
Nah dalam kasus ibu penyebabnya itu, dulu ibu pernah
memutihkan gigi, saat proses pemutihan gigi itu terjadi
pengikisan pada daerah lapisan terluar yang disebut
email. Dan diperparah ketika ibu melakukan
pembersihan karang gigi.

8) Supported
Pasien : Oh, begitu ya, jadi saya harus bagaimana bu?.
Prg : Oh iya, ibu bisa kembali di kursi yang tadi biar saya
Jelaskan mengenai apa yang akan ibu lakukan dirumah.
Baik dalam sehari berapa kali ibu menyikat gigi? Apakah
ibu menyikat gigi setiap mandi saja?
Pasien : Dua kali sehari bu, iya setiap mandi saja loh kok ibu
tahu ya kayak paranormal aja.

Prg : Bisa aja ibu, untuk penggunaan waktu menyikat


gigi kurang tepat bu seharusnya menyikat gigi setelah
sarapan pagi dan sebelum tidur malam, menyikat gigi
yang benar dilakukan kurang lebih 2 menit dengan
menggunakan teknik yang benar agar tidak
mengakibatkan abrasi pada gusi, dan gunakan pasta gigi
dengan formula khusus untuk gigi sensitif.
Pasien : Ada tips paling jitu bu, agar gigi saya tidak linu lagi?.
Prg : Ada bu, cara paling sederhana adalah batasi makanan dan
minuman asam, seperti minuman soda, yogurt, dan jeruk
sitrus. Semua ini dapat mengikis sebagian email gigi
terus-menerus. Minumlah air mineral untuk
menormalkan kadar asam di mulut setelah mengonsumsi
susu dan makanan serta minuman berasam. Hindari
langsung menyikat gigi setelah mengonsumsi makanan
dan minuman berasam. Asam membuat email gigi
menjadi lebih lunak dan mudah terkikis saat disikat.
Dengan mencegah gigi agar tidak menjadi sensitif, ibu
tidak perlu khawatir lagi gigi akan terasa linu ketika
mengonsumsi makanan kesukaan, dan minum air
dingin.

9) Teknik mengakhiri
Pasien : Iya siap laksanakan, mulai dari sekarang saya akan
menerapkan pola hidup sehat dan teratur sesuai anjuran
ibu.
Prg : Kalau satu minggu lagi linunya terus ada, ibu bisa
kembali lagi kesini ya, untuk pemeriksaan dan perawatan
lebih lanjut.
Pasien : Iya, terimakasih banyak bu.
Prg : Sama-sama bu, semoga lekas sembuh.

Anda mungkin juga menyukai