Anda di halaman 1dari 4

BAB 1

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Kehidupan manusia dahulu tentunya tidak terlepas dari
kebudayaan. Pada zaman praaksara belum ditemukan
keterangan tertulis, sehingga hasil kebudayaan manusia
praaksara inilah yang dapat dijadikan sumber sejarah. Kehidupan
manusia pada zaman prasejarah ini memang masih sangat
primitif dan sederhana. Pada zaman neozoikum atau kainozoikum
terbagi menjadi dua, yaitu era tersier dan era kuarter.

B. Rumusan Masalah
1. Pengertian zaman neozoikum atau kainozoikum?
2. Kehidupan zaman neozoikum atau kainozoikum?
3. Cirri-ciri zaman neozoikum atau kainozoikum?

C. Tujuan Penulisan
1. Zaman neozoikum atau kainozoikum
2. Menganalisis cirri-ciri beserta kehidupan zaman neozoikum
atau kainozoikum
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian zaman neozoikum atau kainozoikum


Zaman neozoikum atau kainozoikum adalah zaman yang
berlangsung sekitar 60 juta tahun yang lalu yang mana zaman
ini terbagi menjadi dua, yaitu era tersier dan era kuarter. Pada
zaman tersier binatang-binatang reptile berukuran besar mulai
punah dan mulai berkembangnya binatang menyusui seperti
kera. Kemudian diikuti dengan era kuarter yang merupakan masa
awal kemunculan manusia zaman ini pun terbagi menjadi dua,
yaitu zaman Pleistosen dan zaman Holosen. Pada zaman
Pleistosen yang terjadi sekitar 600.000 tahun yang lalu, mulai
muncul manusia purba. Pada zaman ini kondisi bumi masih
belum stabil karena zaman yang terjadi berganti-ganti. Dan pada
zaman Holosen kondisi bumi sudah stabil seperti sekarang dan
berakhirnya zaman Pleistosen. Manusia purba juga sudah punah
dan muncul manusia modern yang ciri-cirinya sama seperti
manusia zaman sekarang.

B. Kehidupan zaman neozoikum atau kainozoikum


Zaman neozoikum berumur kurang lebih 60 juta tahun yang
lalu. Kehidupan pada zaman ini sudah sangat berkembang dan
beraneka ragam. Di zaman neozoikum atau kainozoikum ada era
tersier dan era kuarter. Jika era tersier ialah zaman yang
berlangsung sekitar 60 juta tahun yang lalu ditandai dengan
munculnya beragam jenis binatang menyusui(mamalia)
termasuk primata seperti kera-kera. Sedangkan era kuarter ialah
zaman yang ditandai dengan adanya kehidupan manusia seperti
sekarang. Zaman kuarter berlangsung 600.000 tahun yang lalu.
Zaman kuarter dibagi menjadi dua, yaitu zaman Pleistosen dan
zaman Holosen.
C. Ciri-ciri zaman neozoikum atau kainozoikum
Ciri-ciri zaman neozoikum atau kainozoikum
1. Merupakan pincak dari hewan mamalia
2. Hewan reptil besar telah punah
3. Iklim bumi sudah mulai stabil
4. Terbagi menjadi dua, yaitu era tersier dan era kuarter
5. Berlangsung sekitar 60 juta tahun yang lalu
Ciri-ciri era tersier
1. Berlangsung sekitar 60 juta tahun yang lalu
2. Telah muncul berbagai jenis manusia purba
3. Terdapat banyak migrasi hewan ke seluruh bagian dunia untuk
menyesuaikan iklim

Ciri-ciri era kuarter


1. Sudah terdapat manusia modern(homo sapiens)
2. Berlangsung sekitar 600.000 tahun yang lalu
3. Keadaan alam masih liar dan labil
4. Bumi masih diselimuti es dan mencair pada akhir kala
Pleitosen
5. Daratan di bumi mulai terpecah karena es mencair
6. Manusia purba sudah punah
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Zaman neozoikum atau kainozoikum adalah zaman yang
paling muda dari keempat zaman, yaitu zaman arkaekum, zaman
paleozoikum, zaman meozoikum san zaman neozoikum atau
kainozoikum. Kehidupan pada zaman neozoikum atau
kainozoikum sudah sangat berkembang dan beraneka ragam.