Anda di halaman 1dari 53

¬¬¬PERATURANMENTERIKEUANGANREPUBLIKINDONESIA

NOMOR

TENTANG

PELAKSANAANUNDANG-UNDANGNOMOR11TAHUN2016

TENTANGPENGAMPUNANPAJAK

DENGANRAHMATTUHANYANGMAHAESA

MENTERIKEUANGANREPUBLIKINDONESIA,

Menimbang :bahwauntukmelaksanakanketentuanPasal24hurufa,hurufb,huruf

d,danhurufeUndang-UndangNomor11Tahun2016tentang

Pengampunan Pajak,pe¬rlu menetapkan Peraturan Menteri

KeuangantentangPelaksanaanUndang-UndangNomor11Tahun

2016tentangPengampunanPajak;

Mengingat :1. Undang-UndangNomor11Tahun2016tentangPengampunan

Pajak(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2016Nomor

131,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor

5899);

2. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983tentang Pajak

Penghasilan(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun1983

Nomor50,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia

Nomor 3263) sebagaimanatelah diubah terakhir denganUndang-Undang Nomor 36 Tahun 2008tentang

PerubahanKeempatatasUndang-UndangNomor7Tahun

1983tentangPajakPenghasilan(LembaranNegaraRepublik

IndonesiaTahun2008Nomor133,TambahanLembaranNegara

RepublikIndonesiaNomor4893);

-2-

MEMUTUSKAN:

Menetapkan :PERATURAN MENTERIKEUANGAN TENTANG PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2016 TENTANG PENGAMPUNANPAJAK.

BABI

KETENTUANUMUM

Pasal1

DalamPeraturanMenteriiniyangdimaksuddengan:

1. Undang-UndangPengampunanPajakadalahUndang-Undang

Nomor11Tahun2016tentangPengampunanPajak.

2. Pengampunan Pajak adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang,tidak dikenaisanksiadministrasi perpajakandansanksipidanadibidangperpajakan,dengan caramengungkapHartadanmembayarUangTebusan sebagaimanadiaturdalam Undang-UndangPengampunan Pajak.

3. WajibPajakadalahorangpribadiataubadanyangmempunyai hakdankewajibanperpajakansesuaidenganketentuan peraturanperundang-undangandibidangperpajakan.

4. Hartaadalahakumulasitambahankemampuanekonomis berupaseluruhkekayaan,baikberwujudmaupuntidakberwujud,

baikbergerakmaupuntidakbergerak,baikyangdigunakan untukusahamaupunbukanuntukusaha,yangberadadidalam dan/ataudiluarwilayahNegaraKesatuanRepublikIndonesia.

5. Utangadalahjumlahpokokutangyangbelumdibayaryang berkaitanlangsungdenganperolehanHarta.

6. TahunPajakadalahjangkawaktu1(satu)tahunkalender

kecualijikaWajibPajakmenggunakantahunbukuyangtidak

samadengantahunkalender.

7. TunggakanPajakadalahjumlahpokokpajakyangbelum

dilunasiberdasarkanSuratTagihanPajakyangdidalamnya

terdapatpokokpajakyangterutang,SuratKetetapanPajak

-3-

KurangBayar,SuratKetetapanPajakKurangBayarTambahan, SuratKeputusanPembetulan,SuratKeputusanKeberatan, PutusanBandingdanPutusanPeninjauanKembaliyang menyebabkan jumlah pajakyang masih harusdibayar

bertambahtermasukpajakyangseharusnyatidakdikembalikan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang mengenai

KetentuanUmumdanTataCaraPerpajakan.

8. UangTebusanadalahsejumlahuangyangdibayarkankekas

negarauntukmendapatkanPengampunanPajak.

9. TindakPidanadiBidangPerpajakanadalahtindakpidana

sebagaimana diatur dalam Undang-Undang mengenai

KetentuanUmumdanTataCaraPerpajakan.

10.SuratPernyataanHartauntukPengampunanPajakyang

selanjutnyadisebutSuratPernyataanadalahsuratyang

digunakanolehWajibPajakuntukmelaporkanHarta,Utang,nilai

HartaBersih,penghitungandanpembayaranUangTebusan.

11.Menteriadalahmenteriyang menyelenggarakanurusan

pemerintahandibidangkeuangannegara.

12.SuratKeteranganPengampunanPajakyangselanjutnyadisebut

SuratKeteranganadalahsuratyangditerbitkanolehMenteri

sebagaibuktipemberianPengampunanPajak.

13.SuratPemberitahuanTahunanPajakPenghasilanTerakhiryang

selanjutnyadisebutSPTPPhTerakhiradalah:

a. SuratPemberitahuanTahunanPajakPenghasilanuntuk

TahunPajak2015bagiWajibPajakyangakhirtahun

bukunyaberakhirpadaperiode1Juli2015sampaidengan

31Desember2015;atau

b. SuratPemberitahuanTahunanPajakPenghasilanuntuk

TahunPajak2014bagiWajibPajakyangakhirtahun

bukunyaberakhirpadaperiode1Januari2015sampai

dengan30Juni2015.

14.SuratPemberitahuanTahunanPajakPenghasilanadalahSurat

PemberitahuanPajakPenghasilanuntuksuatuTahunPajak

ataubagianTahunPajak.

-4-

daninformasiWajibPajakyangberkaitandenganPengampunan PajakyangdikelolaolehMenteri.

16.KantorWilayahDirektoratJenderalPajakTempatWajibPajak

TerdaftaryangselanjutnyadisebutKanwilDJPWajibPajak TerdaftaradalahKantorWilayahDirektoratJenderalPajakyang wilayahkerjanyameliputiKantorPelayananPajaktempatWajib PajakmemenuhikewajibanperpajakanPajakPenghasilan badanatauPajakPenghasilanorangpribadi.

17.KantorPelayananPajakTempatWajibPajakTerdaftaryang

selanjutnyadisebutKPPTempatWajibPajakTerdaftaradalah KantorPelayananPajaktempatWajibPajakmemenuhi kewajibanperpajakanPajakPenghasilanbadanatauPajak Penghasilanorangpribadi.

18.BankPersepsiadalahbankumumyangditunjukolehMenteri

untukmenerimasetoranpenerimaannegaradanberdasarkan Undang-UndangPengampunanPajakditunjukuntukmenerima setoranUangTebusandan/ataudanayangdialihkankedalam wilayahNegaraKesatuanRepublikIndonesiadalamrangka pelaksanaanPengampunanPajak.

19.TahunPajakTerakhiradalahTahunPajakyangberakhirpada

jangkawaktu1Januari2015sampaidengan31Desember2015.

BABII

SUBJEKDANOBJEKPENGAMPUNANPAJAK

Pasal2

(1)SetiapWajibPajakberhakmendapatkanPengampunanPajak.

(2)WajibPajakyangberhakmendapatkanPengampunanPajak

sebagaimanadimaksudpadaayat(1)merupakanWajibPajak

yang mempunyai kewajiban menyampaikan Surat PemberitahuanTahunanPajakPenghasilan.

(3)DalamhalWajibPajaksebagaimanadimaksudpadaayat(1)

belummemilikiNomorPokokWajibPajak,WajibPajakharus

mendaftarkandiriterlebihdahuluuntukmemperolehNomor

-5-

PokokWajibPajakdiKantorPelayananPajakyangwilayah

kerjanyameliputitempattinggalatautempatkedudukanWajib

Pajak.

(4)Dikecualikandariketentuansebagaimanadimaksudpadaayat

(2),yaituWajibPajakyangsedang:

a. dilakukanpenyidikandanberkaspenyidikannyatelah

dinyatakanlengkapolehKejaksaan;

b. dalamprosesperadilan;atau

c. menjalanihukumanpidana,

atasTindakPidanadiBidangPerpajakan.

Pasal3

(1)PengampunanPajaksebagaimanadimaksuddalamPasal2

ayat(1)diberikankepadaWajibPajakmelaluipengungkapan

HartayangdimilikinyadalamSuratPernyataan.

(2)PengampunanPajaksebagaimanadimaksudpadaayat(1)

meliputipengampunanataskewajibanperpajakansampai

denganakhirTahunPajakTerakhir,yangbelumataubelum

sepenuhnyadiselesaikanolehWajibPajak.

(3)Kewajibanperpajakansebagaimanadimaksudpadaayat(2),

terdiriataskewajiban:

a. PajakPenghasilan;dan

b. PajakPertambahanNilaiatauPajakPertambahanNilai

danPajakPenjualanatasBarangMewah.

BABIII

SURATPERNYATAAN

Pasal4

(1)UntukmemperolehPengampunanPajak,SuratPernyataan

sebagaimanadimaksuddalamPasal3ayat(1)disampaikan

kepadaMenterimelaluiKPPTempatWajibPajakTerdaftaratau

tempattertentu.

(2)SuratPernyataansebagaimanadimaksudpadaayat(1)paling

sedikitmemuatinformasimengenaiidentitasWajibPajak,Harta,

Utang,nilaiHartabersih,danpenghitunganUangTebusan,dan

dibuatdenganmenggunakanformatsebagaimanatercantum

-6-

dalamLampiranhurufAPeraturanMenteriini.

Pasal5

InformasimengenaiidentitasWajibPajaksebagaimanadimaksud

dalamPasal4ayat(2):

a. untukWajibPajakorangpribadi,memuat:

1. nama;

2. alamat;

3. NomorPokokWajibPajak;

4. NomorIndukKependudukan;

5. nomorpaspor,bagiyangmemiliki;dan

6. nomorsuratizinusaha,bagiyangdiwajibkanmemiliki

sesuaiperaturanperundang-undangan;

b. untukWajibPajakbadan,memuat:

1. nama;

2. alamat;

3. NomorPokokWajibPajak;dan

4. nomorsuratizinusaha.

Pasal6

(1)HartasebagaimanadimaksuddalamPasal4ayat(2)meliputi:

a. HartayangtelahdilaporkandalamSPTPPhTerakhir;dan

b. Hartatambahanyangbelum ataubelum seluruhnya

dilaporkandalamSPTPPhTerakhir. (2)Hartayangtelahdilaporkandalam SPT PPhTerakhir

sebagaimanadimaksudpadaayat(1)hurufaditentukandalam

matauangRupiahberdasarkannilaiyangdilaporkandalamSPT

PPhTerakhir.

(3)Hartatambahanyangbelumataubelumseluruhnyadilaporkan

dalamSPTPPhTerakhirsebagaimanadimaksudpadaayat(1)

hurufbditentukandalammatauangRupiahberdasarkan:

a. nilainominaluntukHartaberupakas;atau

b. nilaiwajaruntukHartaselainkaspadaakhirTahunPajak

Terakhir. (4)Dalam halWajibPajakdiwajibkanmenyampaikanSurat

-7-

PemberitahuanTahunanPajakPenghasilanmenggunakan satuanmatauangselainRupiah,nilaiHartasebagaimana

dimaksudpadaayat(2)ditentukandalammatauangRupiah

berdasarkankursyangditetapkanolehMenteriuntukkeperluan

penghitunganpajakpadatanggalakhirTahunPajakTerakhir

sesuaidenganSPTPPhTerakhir.

(5)DalamhalnilaiHartatambahansebagaimanadimaksudpada

ayat(3)menggunakansatuanmatauangselainRupiah,nilai

Harta tambahan ditentukan dalam mata uang Rupiah berdasarkan:

a. nilainominaluntukHartaberupakas;atau

b. nilaiwajarpadaakhirTahunPajakTerakhiruntukHarta

selainkas,

denganmenggunakankursyangditetapkanolehMenteriuntuk

keperluanpenghitunganpajakpadaakhirTahunPajakTerakhir.

(6)Nilaiwajarsebagaimanadimaksudpadaayat(3)hurufbdan

ayat(5)hurufbmerupakannilaiyangmenggambarkankondisi

dankeadaandariasetyangsejenisatausetaraberdasarkan

perhitunganWajibPajak.

Pasal7

(1)UtangsebagaimanadimaksuddalamPasal4ayat(2)meliputi:

a. UtangyangtelahdilaporkandalamSPTPPhTerakhir;dan

b. UtangyangbelumdilaporkandalamSPTPPhTerakhir

yangberkaitansecaralangsungdenganHartatambahan

sebagaimanadimaksuddalamPasal6ayat(1)hurufb.

(2)Utangyangtelahdilaporkandalam SPTPPhTerakhir

sebagaimanadimaksudpadaayat(1)hurufaditentukandalam

matauangRupiahberdasarkannilaiyangdilaporkandalamSPT

PPhTerakhir.

(3)UtangyangberkaitansecaralangsungdenganHartatambahan

sebagaimanadimaksudpadaayat(1)hurufbditentukandalam

matauangRupiahberdasarkannilaiyangdilaporkandalam

daftarUtangpadaakhirTahunPajakTerakhir.

(4)Dalam halWajibPajakdiwajibkanmenyampaikanSurat

PemberitahuanTahunanPPhmenggunakansatuanmatauang

-8-

selainRupiah,nilaiUtangsebagaimanadimaksudpadaayat(2)

ditentukandalammatauangRupiahberdasarkankursyang

ditetapkanolehMenteriuntukkeperluanpenghitunganpajak

padatanggalakhirTahunPajakTerakhirsesuaidenganSPT

PPhTerakhir.

(5)DalamhalnilaiUtangyangberkaitansecaralangsungdengan

Hartatambahansebagaimanadimaksudpadaayat(3)

menggunakansatuanmatauangselainRupiah,nilaiUtang

ditentukandalammatauangRupiahberdasarkankursyang

ditetapkanolehMenteriuntukkeperluanpenghitunganpajak

padaakhirTahunPajakTerakhir.

(6)UtangyangberkaitansecaralangsungdenganHartatambahan

sebagaimanadimaksudpadaayat(1)hurufbmerupakanUtang

yangdapatdipertanggungjawabkansecarahukumkebenaran dan keberadaannya yang digunakan langsung untuk

memperolehHartatambahantersebut.

Pasal8

(1)NilaiHartabersihsebagaimanadimaksuddalamPasal4ayat(2)

dihitungberdasarkannilaiHartatambahanyangbelumatau belum seluruhnyadilaporkandalam SPT PPhTerakhir

sebagaimanadimaksuddalamPasal6ayat(3)danPasal6ayat

(5)dikuranginilaiUtangsebagaimanadimaksuddalamPasal7

ayat(3)danPasal7ayat(5).

(2)UntukmenghitungbesarnyanilaiUtangyangberkaitansecara

langsungdenganperolehanHartatambahanyangdapat diperhitungkansebagaipengurangnilaiHartasebagaimana

dimaksudpadaayat(1),berlakuketentuansebagaiberikut:

a. bagiWajibPajakbadan,Utangyangdapatdikurangkan

palingbanyaksebesar75%(tujuhpuluhlimapersen)dari

nilaisetiapHartatambahanyangberkaitansecara

langsung;atau

b. bagiWajibPajakorangpribadi,Utangyangdapat

dikurangkanpalingbanyaksebesar50%(limapuluhpersen)

darinilaisetiapHartatambahanyangberkaitansecara langsung.

(3)NilaiHartabersihsebagaimanadimaksudpadaayat(1)menjadi

-9-

dasarpengenaanUangTebusan.

(4)DalamhalWajibPajakbarumemperolehNomorPokokWajib

Pajaksetelahtahun2015danbelummenyampaikanSPTPPh

Terakhir,tambahanHartabersihyangdiungkapkandalamSurat

Pernyataan seluruhnya diperhitungkan sebagai dasar

pengenaanUangTebusan.

Pasal9

PenghitunganUangTebusansebagaimanadimaksuddalamPasal4

ayat(2)dilakukandengancaramengalikantarifUangTebusan

dengandasarpengenaanUangTebusansebagaimanadimaksud

dalamPasal8ayat(3)atauPasal8ayat(4).

Pasal10

(1)TarifUangTebusansebagaimanadimaksuddalamPasal9

atas:

a.

HartayangberadadidalamwilayahNegaraKesatuan

RepublikIndonesia;atau

b.

HartayangberadadiluarwilayahNegaraKesatuan RepublikIndonesiayangdialihkankedalam wilayah NegaraKesatuanRepublikIndonesiadandiinvestasikandi dalamwilayahNegaraKesatuanRepublikIndonesiadalam

jangkawaktupalingsingkat3(tiga)tahunsejaktanggal

dialihkan,

adalahsebesar:

1. 2% (duapersen)untukperiodepenyampaianSurat PernyataanterhitungsejakUndang-UndangPengampunan

Pajakberlakusampaidengantanggal30September2016;

2. 3% (tigapersen)untukperiodepenyampaianSurat

Pernyataanterhitungsejaktanggal1Oktober2016sampai

dengantanggal31Desember2016;dan

3. 5%(limapersen)untukperiodepenyampaianSurat

Pernyataanterhitungsejaktanggal1Januari2017sampai

dengantanggal31Maret2017.

(2)TarifUangTebusansebagaimanadimaksuddalamPasal9atas

HartayangberadadiluarwilayahNegaraKesatuanRepublik

-10-

Indonesiadantidakdialihkankedalam wilayahNegara KesatuanRepublikIndonesiaadalahsebesar:

a. 4%(empatpersen)untukperiodepenyampaianSurat

PernyataanterhitungsejakUndang-UndangPengampunan

Pajakberlakusampaidengantanggal30September2016;

b. 6%(enam persen)untukperiodepenyampaianSurat

Pernyataanterhitungsejaktanggal1Oktober2016sampai

dengantanggal31Desember2016;dan

c. 10%(sepuluhpersen)untukperiodepenyampaianSurat

Pernyataanterhitungsejaktanggal1Januari2017sampai

dengantanggal31Maret2017.

(3)TarifUangTebusansebagaimanadimaksuddalamPasal9bagi

Wajib Pajakyang peredaran usahanyasampaidengan

Rp4.800.000.000,00(empatmiliardelapanratusjutarupiah)

adalahsebesar:

a. 0,5%(nolkomalimapersen)bagiWajibPajakyang

mengungkapkan nilai Harta sampai dengan

Rp10.000.000.000,00(sepuluhmiliarrupiah)dalamSurat

Pernyataan;atau

b. 2%(duapersen)bagiWajibPajakyangmengungkapkan

nilaiHartalebihdariRp10.000.000.000,00(sepuluhmiliar

rupiah)dalamSuratPernyataan,

untukperiodepenyampaianSuratPernyataanpadabulan

pertamasejakUndang-UndangPengampunanPajakmulai

berlakusampaidengantanggal31Maret2017.

(4)Hartasebagaimanadimaksudpadaayat(3)hurufadanhurufb

adalahseluruhHartaWajibPajaksebagaimanadimaksuddalam

Pasal6ayat(1).

BABIV

WAJIBPAJAKDENGANPEREDARANUSAHATERTENTU

Pasal11

(1)WajibPajakyangperedaranusahanyasampaidengan

Rp4.800.000.000,00(empatmiliardelapanratusjutarupiah)

-11-

sebagaimanadimaksuddalamPasal10ayat(3)merupakan

WajibPajakyang:

a. memilikiperedaran usaha hanya bersumberdari penghasilanataskegiatanusaha;dan

b. tidakmenerima penghasilan daripekerjaan dalam

hubungankerjadan/ataupekerjaanbebas.

(2)Pekerjaanbebassebagaimanadimaksudpadaayat(1)hurufb

merupakanpekerjaanyangdilakukanolehorangpribadiyang

mempunyaikeahliankhusussebagaiusahauntukmemperoleh

penghasilanyangtidakterikatolehsuatuhubungankerja,antara

laindokter,notaris,akuntan,arsitek,ataupengacara.

Pasal12

PeredaranusahasebagaimanadimaksuddalamPasal10ayat(3)

ditentukanberdasarkan:

a. suratpernyataanmengenaibesaranperedaranusahayang berisipencatatanperedaranusahaWajibPajakmulaiJanuari

sampaidenganDesemberpadaTahunPajak2015,bagiWajib

Pajakyangbelum memilikikewajibanmelaporkanSurat PemberitahuanTahunanPajakPenghasilan;atau

b. SPTPPhTerakhirbagiWajibPajakyangtelahmemiliki kewajibanmenyampaikanSuratPemberitahuanTahunanPajak

Penghasilan.

BABV

PERSYARATANDANTATACARAPENYAMPAIAN

SURATPERNYATAAN

Pasal13

(1)Wajib Pajak yang menyampaikan Surat Pernyataan

sebagaimanadimaksuddalamPasal4ayat(1)harusmemenuhi

persyaratansebagaiberikut:

a. memilikiNomorPokokWajibPajak;

b. membayarUangTebusan;

c. melunasiseluruhTunggakanPajak;

-12-

tidakseharusnyadikembalikanbagiWajibPajakyang sedangdilakukanpemeriksaanbuktipermulaandan/atau penyidikanTindakPidanadiBidangPerpajakan;

e. menyampaikanSPTPPhTerakhirbagiWajibPajakyang telah memiliki kewajiban menyampaikan Surat PemberitahuanTahunanPajakPenghasilan;dan

f. mencabutpermohonandan/ataupengajuan:

1. pengembaliankelebihanpembayaranpajak;

2. penguranganataupenghapusansanksiadministrasi dalamsuratketetapanpajakdan/atauSuratTagihan Pajak;

3. penguranganataupembatalansuratketetapanpajak yangtidakbenar;

4. penguranganataupembatalanSuratTagihanPajak yangtidakbenar;

5. keberatan;

6. pembetulan atas SuratTagihan Pajak,surat ketetapanpajakdan/atausuratkeputusan;

7. banding;

8. gugatan;dan/atau

9. peninjauankembali,

dalamhalWajibPajaksedangmengajukanpermohonan

dan/ataupengajuandanbelumditerbitkansuratkeputusan atauputusan.

(2)BagiWajibPajakyangbermaksudmengalihkanHartatambahan

kedalamwilayahNegaraKesatuanRepublikIndonesia,selain

memenuhipersyaratansebagaimanadimaksudpadaayat(1),

WajibPajakharus:

a. mengalihkanHartatambahankedalamwilayahNegara KesatuanRepublikIndonesiamelaluiBankPersepsidan menginvestasikanHartatambahandimaksuddidalam wilayahNegaraKesatuanRepublikIndonesiapaling

singkat3(tiga)tahun:

1. sebelumtanggal31Desember2016,bagiWajibPajak

yangmemilihmenggunakantarifUangTebusan

sebagaimanadimaksuddalamPasal10ayat(1)

-13-

hurufbangka1danangka2;dan/atau

2. sebelumtanggal31Maret2017,bagiWajibPajak yangmemilihmenggunakantarifUangTebusan

sebagaimanadimaksuddalamPasal10ayat(1)

hurufbangka3;dan

b. melampirkan surat pernyataan mengalihkan dan

menginvestasikan Harta tambahan sebagaimana dimaksudpadahurufadenganmenggunakanformat sesuaicontohsebagaimanatercantumdalamLampiran hurufBPeraturanMenteriini.

(3)DalamhalWajibPajakyangbermaksudmengalihkanHarta

tambahankedalam wilayahNegaraKesatuanRepublik

Indonesiasebagaimanadimaksudpadaayat(4),mengalihkan

HartatambahandariluarwilayahNegaraKesatuanRepublik Indonesiakedalam wilayahNegaraKesatuanRepublik IndonesiamelaluicabangBankPersepsiyangberadadiluar

negeri,jangkawaktu3(tiga)tahundihitungsejakWajibPajak

menempatkanHartatambahannyadicabangBankPersepsi

yangberadadiluarnegeridimaksud.

(4)CabangBankPersepsiyangberadadiluarnegerisebagaimana

dimaksudpadaayat(3)harusmengalihkanHartatambahan

dimaksudkeBankPersepsididalamnegeripalinglamapada harikerja berikutnya sejak Harta tambahan tersebut

ditempatkandicabangBankPersepsiyangberadadiluarnegeri.

(5)BagiWajibPajakyangmengungkapkanHartatambahanyang

beradadan/atauditempatkandidalam wilayahNegara KesatuanRepublikIndonesia,selainmemenuhipersyaratan

sebagaimanadimaksudpadaayat(1),WajibPajak:

a. tidakdibolehkanmengalihkanHartatambahankeluar wilayahNegaraKesatuanRepublikIndonesiapaling

singkat3(tiga)tahunterhitungsejakditerbitkannyaSurat

Keterangan;dan

b. harusmelampirkansuratpernyataantidakmengalihkan Hartatambahanyangtelahberadadidalamwilayah NegaraKesatuanRepublikIndonesiakeluarwilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana

-14-

dimaksudpadahurufadenganmenggunakanformat

sesuaicontohsebagaimanatercantumdalamLampiran

hurufCPeraturanMenteriini.

(6)SuratPernyataan yang disampaikan oleh Wajib Pajak

sebagaimanadimaksudpadaayat(1)harusdilampiridengan:

a. buktipembayaranUangTebusanberupasuratsetoran

pajakataubuktipenerimaannegara;

b. buktipelunasanTunggakanPajakberupasuratsetoran

pajakataubuktipenerimaannegaradan/atausurat

setoranbukanpajakbesertadaftarrincianTunggakan Pajak,bagiWajibPajakyangmemilikiTunggakanPajak;

c. daftarrincianHartadenganmenggunakanformatsesuai contohsebagaimanatercantumdalamLampiranhurufD PeraturanMenteriinibesertainformasikepemilikanHarta yangdilaporkan;

d. daftarUtangdenganmenggunakanformatsesuaicontoh sebagaimana tercantum dalam Lampiran hurufD PeraturanMenteriinisertadokumenpendukung;

e. buktipelunasanpajakyangtidakataukurangdibayar atauyangtidakseharusnyadikembalikanberupa:

1. suratsetoranpajak;atau

2. buktipenerimaannegara,

bagiWajibPajakyangsedangdilakukanpemeriksaanbukti permulaandan/ataupenyidikanTindakPidanadiBidang Perpajakan,dengandisertaiinformasitertulisdariDirektur JenderalPajakmelaluikepalaunitpelaksanapemeriksaan buktipermulaanataukepalaunitpelaksanapenyidikan;

f. fotokopiSPTPPhTerakhiratausalinanberupacetakan SPTPPhTerakhiryangdisampaikansecaraelektronik, bagiWajib Pajak yang telah memilikikewajiban menyampaikanSuratPemberitahuanTahunanPajak Penghasilan;dan

g. suratpernyataanmencabutpermohonandan/atau

pengajuansebagaimanadimaksudpadaayat(1)huruff,

denganmenggunakanformatsesuaicontohsebagaimana

tercantumdalamLampiranhurufEPeraturanMenteriini.

-15-

(7)BagiWajibPajakyangmenggunakantarifUangTebusan

sebagaimanadimaksuddalamPasal10ayat(3)danWajibPajak

dimaksudbarumemilikiNomorPokokWajibPajaksetelahtahun

2015,selainharusmelampiridokumensebagaimanadimaksud

padaayat(6),WajibPajakdimaksudharusmenyampaikansurat

pernyataan mengenaibesaran peredaran usaha dengan menggunakanformatsesuaicontohsebagaimanatercantum

dalamLampiranhurufFPeraturanMenteriini.

(8)BagiWajibPajakyangmemilikiperedaranusahasebagai

dimaksuddalamPasal12dansudahmenyampaikanSPTPPh

Terakhir,SPTPPhTerakhirtersebutsebagaipenggantisurat pernyataanmengenaibesaranperedaranusahasebagaimana

dimaksudpadaayat(7).

(9)DalamhalWajibPajakmemilikiHartatidaklangsungmelalui

special purpose vehicle (SPV), Wajib Pajak harus

mengungkapkan kepemilikan Harta beserta Utang yang

berkaitansecaralangsungdenganHartadimaksuddalamdaftar

rincianHartadanUtangsebagaimanadimaksudpadaayat(6)

hurufcdanhurufd.

(10)DaftarrincianHartasebagaimanadimaksudpadaayat(6)huruf

cdandaftarrincianUtangsebagaimanadimaksudpadaayat(6)

hurufd,harusdisampaikandalam bentuksalinandigital

(softcopy)danformulirkertas(hardcopy).

Pasal14

(1)PenyampaianSuratPernyataanharusmemenuhiketentuan

sebagaiberikut:

a. disampaikan dengan menggunakan formatsesuai

ketentuansebagaimanadimaksuddalamPasal4ayat(2);

b. ditandatanganioleh:

1. WajibPajakorangpribadidantidakdapatdikuasakan;

2. pemimpintertinggiberdasarkanaktapendirianbadan ataudokumenlainyangdipersamakan,bagiWajib Pajakbadan;atau

3. penerimakuasa,dalam halpemimpintertinggi

sebagaimanadimaksudpadaangka2berhalangan.

-16-

penerimakuasaWajibPajakke:

1. KPPTempatWajibPajakTerdaftar;atau

2. tempattertentu;

d. dilampirisuratkuasa,dalamhal:

1. SuratPernyataanditandatanganiolehpenerima

kuasasebagaimanadimaksudpadahurufbangka3;

2. WajibPajaktidakdapatmenyampaikansecara

langsungSuratPernyataansebagaimanadimaksud padahurufc;dan

e. disampaikandalamjangkawaktusejakUndang-Undang

PengampunanPajakberlakusampaidengantanggal31

Maret2017.

(2)Pengertian disampaikan secara langsung sebagaimana

dimaksudpadaayat(1)hurufcadalahWajibPajakdatang

langsungkeKPPTempatWajibPajakTerdaftaratautempat

tertentu.

(3)Tempattertentusebagaimanadimaksudpadaayat(1)hurufc

angka2meliputi:

a. KonsulatJenderalRepublikIndonesiadiHongkong;

b. KedutaanBesarRepublikIndonesiadiSingapura;

c. KedutaanBesarRepublikIndonesiadiLondon;dan

d. tempattertentuselainsebagaimanadimaksudpadahuruf

a,hurufb,danhurufcyangditetapkanolehMenteri,dalam

haldiperlukanuntukmenunjangkelancaranpelaksanaan

Undang-UndangPengampunanPajak.

(4)Pengertiansuratkuasasebagaimanadimaksudpadaayat(1)

hurufdadalahsesuaiketentuansebagaimanadiaturdalam

KitabUndang-UndangHukumPerdata.

(5)SebelummenyampaikanSuratPernyataandanlampirannya

sebagaimanadimaksuddalamPasal13ayat(6),WajibPajak

memintapenjelasanmengenaipengisiandanpemenuhan kelengkapandokumenyangharusdilampirkandalamSurat PernyataankeKPPTempatWajibPajakTerdaftardantempat

tertentusebagaimanadimaksudpadaayat(3).

(6)PegawaipadaKPPTempatWajibPajakTerdaftarataupegawai

-17-

DirektoratJenderalPajakyangditunjukolehDirekturJenderal

Pajakditempattertentusebagaimanadimaksudpadaayat(3),

memastikanmengenai:

a. kelengkapanpengisianSuratPernyataansebagaimana

dimaksuddalamPasal4ayat(2);

b. kelengkapanlampiranSuratPernyataansebagaimana

dimaksuddalamPasal13ayat(6);

c. kesesuaianpengisianSuratPernyataandenganlampiran

SuratPernyataan;

d. kesesuaianantaraHartayangdilaporkandenganinformasi

kepemilikanHartayangdilaporkan;

e. kesesuaianantaradaftarUtangyangdilaporkandengan

dokumenpendukung;

f. kesesuaianantarabuktipelunasanTunggakanPajak

dengandaftarrincianTunggakanPajakpadaadministrasi

DirektoratJenderalPajak;

g. kesesuaianpenggunaantarifUangTebusan;

h. penghitungandanpelunasanUangTebusan;dan

i. kesesuaianantarabuktipelunasanutangpajakbagiWajib Pajak yang sedang dilakukan pemeriksaan bukti permulaandan/ataupenyidikanTindakPidanadiBidang Perpajakandenganinformasitertulisyangditerbitkanoleh kepalaunitpelaksanapemeriksaanbuktipermulaanatau kepalaunitpelaksanapenyidikan.

(7)Setelahmemintapenjelasansebagaimanadimaksudpadaayat

(5),WajibPajakmembayarUangTebusandanmenyampaikan

SuratPernyataanbesertalampirannya.

(8)BagiWajibPajakyangtelahmenyampaikanSuratPernyataan

besertalampirannyasesuaiketentuansebagaimanadimaksud

padaayat(6),diberikantandaterimaSuratPernyataan.

(9)DalamhalSuratPernyataan:

a. tidak disampaikan secara langsung sebagaimana

dimaksuddalamayat(1)hurufc;

b. tidakdilampirisuratkuasadalamhalSuratPernyataan tidakdisampaikansecaralangsungolehWajibPajak

sebagaimanadimaksuddalamayat(1)hurufd;dan/atau

ayat(6),

-18-

SuratPernyataandimaksuddianggaptidakdisampaikandan berkas Surat Pernyataan beserta dokumen-dokumen pendukungnyadikembalikansertatidakdiberikantandaterima

sebagaimanadimaksudpadaayat(8).

(10)KepalaKanwilDJPWajibPajakTerdaftarmenerbitkanSurat

KeteranganberdasarkanSuratPernyataanyangtelahdiberikan

tandaterimasebagaimanadimaksudpadaayat(8).

BABVI

PEMBAYARANUANGTEBUSAN

Pasal15

(1)UangTebusansebagaimanadimaksuddalamPasal13ayat(1)

hurufbharusdibayarlunaskekasnegaramelaluiBankPersepsi. (2)Uang Tebusan sebagaimana dimaksud pada ayat(1) diadministrasikansebagaiPajakPenghasilanNonMigas Lainnya.

(3)PembayaranUangTebusandilakukandenganmenggunakan

KodeAkunPajak411129danKodeJenisSetoran512.

(4)PembayaranUangTebusansebagaimanadimaksudpadaayat

(1)menggunakan suratsetoran pajak dan/atau bukti penerimaannegarayangberfungsisebagaibuktipembayaran UangTebusansetelahmendapatkanvalidasi.

(5)Suratsetoranpajakdan/ataubuktipenerimaannegara

sebagaimanadimaksudpadaayat(4)dinyatakansahdalamhal

telahdivalidasidenganNomorTransaksiPenerimaanNegara yangditerbitkanmelaluimodulpenerimaannegara. (6)Dalam halterjadikesalahanpenulisanKodeAkunPajak dan/atauKodeJenisSetoranpadasuratsetoranpajakatau buktipenerimaaannegara,DirekturJenderalPajakatas permintaanWajibPajakmelakukanpemindahbukuankeKode AkunPajakdanKodeJenisSetoransebagaimanadimaksud

padaayat(3).

-19-

BABVII

PELUNASANTUNGGAKANPAJAK

Pasal16

(1)TunggakanPajakyangharusdilunasiolehWajibPajak

sebagaimanadimaksuddalam Pasal13ayat(1)hurufc merupakanTunggakanPajakberdasarkanSuratTagihanPajak, suratketetapanpajak,suratkeputusan,atauputusan,yang diterbitkan sebelum Wajib Pajak menyampaikan Surat

Pernyataan.

(2)TerhadapTunggakanPajakyangharusdilunasisebagaimana

dimaksudpadaayat(1),berlakuketentuansebagaiberikut:

a. TunggakanPajaktermasukbiayapenagihanpajakyang timbulsehubungandenganadanyatindakanpenagihan pajakkepadaWajibPajak;

b. dalam halTunggakanPajaktelahdibayarsebagian, penghitunganbesarnyaTunggakanPajakdihitungsecara proporsionalantarabesarnyapokokpajakdengansanksi administrasiberdasarkandatayangterdapatdalamsistem administrasiDirektoratJenderalPajak;

c. dalamhaldatayangterdapatdalamsistemadministrasi DirektoratJenderalPajaksebagaimanadimaksudpada hurufbtidakmemuatsecararincipenghitunganbesarnya sanksiadministrasi,besarnyasanksiadministrasidihitung

sebesar48%(empatpuluhdelapanpersen)darijumlah

yangmasihharusdibayardalamSuratTagihanPajakatau

suratketetapanpajak.

(3)CarapenghitunganbesarnyaTunggakanPajakyangdilakukan

secaraproporsionalantarabesarnyapokokpajakdengansanksi

administrasisebagaimanadimaksudpadaayat(2)hurufbdan

hurufcadalahsesuaicontohsebagaimanatercantumdalam

LampiranhurufGPeraturanMenteriini.

BABVIII

PELUNASANPAJAKYANGTIDAKATAUKURANGDIBAYARATAU

-20-

YANGTIDAKSEHARUSNYADIKEMBALIKANBAGIWAJIBPAJAK

YANGSEDANGDILAKUKANPEMERIKSAANBUKTIPERMULAAN

DAN/ATAUPENYIDIKAN

TINDAKPIDANADIBIDANGPERPAJAKAN

Pasal17

(1)Untukmengetahuijumlahpajakyangtidakataukurangdibayar

atautidakseharusnyadikembalikanyangharusdilunasioleh WajibPajakyangsedangdilakukanpemeriksaanbukti permulaandan/ataupenyidikanTindakPidanadiBidang

PerpajakansebagaimanadimaksuddalamPasal13ayat(1)

hurufd,sebelummenyampaikanSuratPernyataanWajibPajak harusmemintainformasisecaratertuliskepadaDirektur JenderalPajakmelaluikepalaunitpelaksanapemeriksaanbukti permulaanataupenyidikanTindakPidanadiBidangPerpajakan, denganmenggunakanformatsesuaicontohsebagaimana tercantumdalamLampiranhurufHPeraturanMenteriini.

(2)Kepalaunitpemeriksaanbuktipermulaanataupenyidikan

TindakPidanadiBidangPerpajakanmenugaskanpemeriksa buktipermulaanataupenyidikuntukmelakukanpenghitungan

sebagaimanadimaksudpadaayat(1).

(3)Untukmelakukanpenghitungansebagaimanadimaksudpada

ayat(1),pemeriksabuktipermulaanataupenyidikdapat

memintapendapatahli.

(4)Ataspermintaaninformasisebagaimanadimaksudpadaayat(1)

berlakuketentuansebagaiberikut:

a. untukpenghitungansebagaimanadimaksudpadaayat(1) yangdilakukantanpamemintapendapatahli,kepalaunit pelaksanapemeriksaanbuktipermulaanataupenyidikan Tindak Pidana diBidang Perpajakan memberikan informasitertulismengenaijumlahpajakyangtidakatau kurangdibayaratautidakseharusnyadikembalikanpaling

lama7(tujuh)harikerjaterhitungsejakpermintaan

b.

informasiditerima;

dalamhalpenghitungansebagaimanadimaksudpada

ayat(1)dilakukandenganmemintapendapatahli,kepala

unitpelaksana pemeriksaan buktipermulaan atau

-21-

penyidikan Tindak Pidana diBidang Perpajakan memberikaninformasitertulismengenaijumlahpajak yangtidakataukurangdibayaratautidakseharusnya

dikembalikanpalinglama14(empatbelas)harikerja

terhitungsejakpermintaaninformasiditerima.

(5)Pembayaranpajakyangtidakataukurangdibayaratautidak

seharusnyadikembalikansebagaimanadimaksudpadaayat(4)

dilakukandenganmenggunakanKodeAkunPajak411129dan

KodeJenisSetoran513.

(6)ApabilaWajibPajaktidakmelunasipajakyangtidakataukurang

dibayaratau tidakseharusnyadikembalikan dan tidak menyampaikanSuratPernyataan,dalambataswaktupaling

lama14(empatbelas)harikerjaterhitungsejakdiberikan

informasitertulissebagaimanadimaksudpadaayat(4),berlaku

ketentuansebagaiberikut:

a. informasitertulissebagaimanadimaksudpadaayat(4)

menjaditidakberlaku;

b. dalamhalWajibPajakmasihbermaksudmenyampaikan SuratPernyataan,WajibPajakharusmemintaulang informasisecaratertulissebagaimanadimaksudpada

ayat(1).

(7)Dalamhal:

a. WajibPajakyangsedangdilakukanpemeriksaanbukti permulaandandengankemauansendiritelahmelakukan pembayaransebagianatauseluruhnyakekuranganjumlah pajak yang sebenarnya terutang beserta sanksi administrasi;atau

b. WajibPajakyangsedangdilakukanpenyidikanTindak

PidanaPerpajakandantelahmembayarsebagianatau

seluruhnyautangpajakyangtidakataukurangdibayar

atauyangtidakseharusnyadikembalikanditambah

dengansanksiadministrasi,

sebagaimanadiaturdalamUndang-UndangtentangKetentuan

UmumdanTataCaraPerpajakan,berlakuketentuansebagai

berikut:

-22-

1. DalamhaljumlahyangdibayarolehWajibPajak sebagaimanadimaksudpadahurufadan/atauhurufb kurangdarijumlahpenghitungansesuaiinformasitertulis dariDirekturJenderalPajaksebagaimanadimaksudpada

ayat(1),WajibPajakharusmembayarkekuranganjumlah

pembayaranpajaktersebut;

2. DalamhaljumlahyangdibayarolehWajibPajak sebagaimanadimaksudpadahurufadan/atauhurufb melebihidarijumlahpenghitungansesuaiinformasi tertulis dariDirekturJenderalPajak sebagaimana

dimaksudpadaayat(1),ataskelebihanpembayaran

dimaksudtidakdikembalikan.

BABIX

PENYAMPAIANSURATPEMBERITAHUANTAHUNAN

PAJAKPENGHASILANTERAKHIR

Pasal18

(1)DalamhalWajibPajaktelahmemilikiNomorPokokWajibPajak

sebelumtahun2016danbelummelaporkanSPTPPhTerakhir

setelah berlakunya Undang-Undang Pengampunan Pajak, berlakuketentuansebagaiberikut:

-23-

a. WajibPajakwajibmelaporkanSPTPPhTerakhiryang

mencerminkanHartayangtelahdilaporkandalamSurat

PemberitahuanTahunanPajakPenghasilansebelumSPT

PPhTerakhiryangdisampaikansebelumUndang-Undang

PengampunanPajakberlakuditambahHartayang

bersumberdaripenghasilanpadaTahunPajakTerakhir;

dan

b. Hartayangdimilikiselainsebagaimanadimaksudpada

hurufa,harusdiungkapkansebagaiHartatambahan

dalamSuratPernyataan.

(2)BagiWajibPajakyangmemperolehNomorPokokWajibPajak

setelahtahun2015,WajibPajaktidakharusmelampirkan

fotokopiSPTPPhTerakhirdalamSuratPernyataan.

BABX

PENCABUTANATASPERMOHONANDAN/ATAU

PENGAJUANUPAYAHUKUM

Pasal19

(1)DalamrangkaPengampunanPajak,WajibPajakmenyampaikan

permohonanpencabutanataspermohonandan/ataupengajuan

upayahukumsebagaimanadimaksuddalamPasal13ayat(1)

huruffangka1,angka2,angka3,angka4,angka5,danangka6,

yangmeliputi:

a. pengembaliankelebihanpembayaranpajak;

b. penguranganataupenghapusansanksiadministrasidalam

suratketetapanpajakdan/atauSuratTagihanPajak;

c. penguranganataupembatalansuratketetapanpajakyang

tidakbenar;

d. penguranganataupembatalanSuratTagihanPajakyang

tidakbenar;

e. keberatan;dan/atau

f. pembetulanatasSuratTagihanPajak,suratketetapan pajakdan/atausuratkeputusan, keKantorPelayananPajaktempatpermohonandan/atau pengajuanupayahukum dimaksuddisampaikan,dengan menggunakanformatsesuaicontohsebagaimanatercantum

-24-

dalamLampiranhurufIdalamPeraturanMenteriini. (2)Termasuk dalam pengertian pengembalian kelebihan

pembayaranpajaksebagaimanadimaksudpadaayat(1)hurufa

adalahpemindahbukuanataskelebihanpembayaranpajak sebagaiakibatpembetulansuratpemberitahuan.

(3)Pengajuanpermohonanpencabutanataspengajuanupaya

hukumberupabanding,gugatan,dan/ataupeninjauankembali

sebagaimanadimaksuddalamPasal13ayat(1)huruffangka7,

angka8,danangka9kepadaPengadilanPajak,dilakukan

sesuaidenganketentuanperaturanperundang-undangandi bidangperadilanpajak.

(4)Permohonanpencabutansebagaimanadimaksudpadaayat(1)

dan ayat(3)disampaikan oleh Wajib Pajaksebelum penyampaianSuratPernyataan.

Pasal20

(1)Berdasarkansuratpernyataanmencabutpermohonandan/atau

pengajuanatasupayahukumyangdilampirkandalamSurat

PernyataansebagaimanadimaksuddalamPasal13ayat(6)

hurufg,WajibPajakdianggapmencabutseluruhpermohonan dan/ataupengajuanupayahukum sebagaimanadimaksud

dalamPasal19ayat(1)danayat(3)untukmasapajak,bagian

TahunPajak,danTahunPajak,sampaidenganakhirTahun

PajakTerakhir.

-25-

(2)Dalam halWajibPajakmencabutpermohonandan/atau

pengajuanupayahukumsebagaimanadimaksudpadaayat(1),

SuratTagihanPajak,suratketetapanpajak,suratkeputusan,

danputusansebagaimanadimaksuddalamPasal19ayat(1)

hurufb,hurufc,hurufd,hurufe,huruff,danayat(3),

mempunyaikekuatanhukum tetapdanpokokpajakyang terutangmerupakanTunggakanPajakyangharusdilunasi

sebagaimanadimaksuddalamPasal13ayat(1)hurufc.

BABXI

SURATKETERANGAN

Pasal21

(1)AtaspenyampaianSuratPernyataan,KepalaKanwilDJPWajib

PajakTerdaftarmenerbitkanSuratKeterangandalamjangka

waktupalinglama10(sepuluh)harikerjaterhitungsejak

tanggaltandaterimaSuratPernyataan,denganmenggunakan

formatsebagaimanatercantumdalamLampiranhurufJdalam

PeraturanMenteriinidanmengirimkannyakepadaWajibPajak.

(2)Apabilajangkawaktu10(sepuluh)harikerjasebagaimana

dimaksudpadaayat(1)terlampaui,KepalaKanwilDJPWajib

PajakTerdaftarbelummenerbitkanSuratKeterangan,Surat

PernyataanyangdisampaikanWajibPajakdianggapditerima

sebagaiSuratKeterangan.

(3)Dalamjangkawaktupalinglama3(tiga)harikerjasetelah

jangkawaktusebagaimanadimaksudpadaayat(2)berakhir,

KepalaKanwilDJPWajibPajakTerdaftarmenerbitkanSurat

Keterangan.

(4)Dalamhalterdapat:

a. kesalahantulisdalamSuratKeterangan;dan/atau

b. kesalahanhitungdalamSuratKeterangan,

KepalaKanwilDJPWajibPajakTerdaftardapatmenerbitkan

suratpembetulanatasSuratKeterangan.

BABXII

PENYAMPAIANSURATPERNYATAANKEDUADANKETIGA

-26-

Pasal22

(1)SetiapSuratPernyataanyangdisampaikanolehWajibPajakdan

telahmemperolehtandaterimaSuratPernyataansebagaimana

dimaksuddalamPasal14ayat(10),dihitungsebagai1(satu)

kalipenyampaianSuratPernyataan.

(2)WajibPajakdapatmenyampaikanSuratPernyataanpaling

banyak3(tiga)kalidalamjangkawaktuterhitungsejakUndang-

UndangPengampunanPajakberlakusampaidengantanggal31

Maret2017.

(3)DalamhalWajibPajakmenyampaikanSuratPernyataankedua

atauketigadalamperiodesebagaimanadimaksudpadaayat(2),

SuratPernyataantersebutdapatdisampaikansebelumatau

setelahSuratKeteranganatasSuratPernyataanyangpertama

ataukeduayangsebelumnyaditerbitkan.

(4)SuratPernyataansebagaimanadimaksudpadaayat(3)

disampaikandenganketentuanbahwaWajibPajakharus

memasukkannilaiHartabersihyangtercantumdalam:

a. SuratKeteranganatasSuratPernyataanyangsebelumnya;

atau

b. SuratPernyataanyangsebelumnyadalam halbelum diterbitkanSuratKeterangan.

(5)PenyampaianSuratPernyataankeduaatauketigasebagaimana

dimaksud pada ayat(3)dilakukan untuk memberikan kesempatankepadaWajibPajak,antaralain:

a. mengungkapkanpenambahanHartayangbelum

disampaikandalamSuratPernyataanataupengurangan

HartayangtelahdisampaikandalamSuratPernyataan;

b. mengungkapkan perubahan perhitungan Uang Tebusan,dalamhalWajibPajakmelakukanperubahandari yang semula menyatakan mengalihkan dan menginvestasikan Harta kedalam wilayah Negara KesatuanRepublikIndonesiamenjaditidakmengalihkan danmenginvestasikanHartakedalamwilayahNegara KesatuanRepublikIndonesiadalamjangkawaktuyang

-27-

ditentukansebagaimanadimaksuddalamPasal13ayat(2)

hurufa;

c. mengungkapkan perubahan perhitungan Uang Tebusan,dalamhalWajibPajakmelakukanperubahandari yangsemulamenyatakantidakakanmengalihkanHartake luarwilayahNegaraKesatuanRepublikIndonesiamenjadi mengalihkanHartakeluarwilayahNegaraKesatuan RepublikIndonesiadalamjangkawaktuyangditentukan

sebagaimanadimaksuddalamPasal13ayat(5)hurufa.

(6)DalamhalWajibPajakmenyampaikanSuratPernyataankedua

atauketigayangmengungkapkanperubahansebagaimana

dimaksudpadaayat(5)hurufa,terhadappenghitungan

besarnyaUangTebusanberlakuketentuansebagaiberikut:

a. untukSuratPernyataankeduaatauketigayang

mengakibatkanpenambahanHartayangdiungkapkan,

UangTebusandihitungberdasarkan:

1. selisihantaranilaiHartabersihdalamSurat Pernyataan kedua atau ketiga dengan Surat KeteranganatasSuratPernyataanyangsebelumnya; atau

2. selisihantaranilaiHartabersihdalamSurat

Pernyataan kedua atau ketiga dengan Surat PernyataansebelumnyaapabilaSuratKeterangan belumditerbitkan, dikalikandengantarifpadaperiodepenyampaianSurat Pernyataankeduaatauketiga;

b. untukSuratPernyataankeduaatauketigayang mengakibatkanpenguranganHartayangdiungkapkan sehinggamenyebabkankelebihanpembayaranUang TebusanmakapengembalianUangTebusandihitung berdasarkantarifyangdigunakanpadaperiodeSurat Pernyataansebelumnya.

(7)CarapenghitunganbesarnyaUangTebusansebagaimana

dimaksudpadaayat(6)adalahsesuaicontohsebagaimana

tercantumdalamLampiranhurufKPeraturanMenteriini.

(8)DalamhalWajibPajakmenyampaikanSuratPernyataankedua

atauketigayangmengungkapkanperubahansebagaimana

-28-

dimaksudpadaayat(5)hurufbdanhurufc,tarifUangTebusan

yangsemulamenggunakantarifsebagaimanadimaksuddalam

Pasal10ayat(1)menjadimenggunakantarifsebagaimana

dimaksuddalamPasal10ayat(2).

BABXIII

FASILITASPENGAMPUNANPAJAK

Pasal23

(1)Wajib Pajak yang telah diterbitkan SuratKeterangan memperolehfasilitasPengampunanPajakberupa:

a. penghapusanpajakterutangyangbelumditerbitkan ketetapan pajak,tidak dikenaisanksiadministrasi perpajakan,dantidakdikenaisanksipidanadibidang perpajakan,untukkewajibanperpajakandalammasapajak, bagianTahunPajak,danTahunPajak,sampaidengan akhirTahunPajakTerakhir;

b. penghapusansanksiadministrasiperpajakanberupa bunga,ataudenda,untukkewajibanperpajakandalam masapajak,bagianTahunPajak,danTahunPajak,sampai denganakhirTahunPajakTerakhir;

c. tidakdilakukanpemeriksaanpajak,pemeriksaanbukti permulaan,danpenyidikanTindakPidanadiBidang Perpajakan,ataskewajibanperpajakandalammasapajak, bagianTahunPajak,danTahunPajak,sampaidengan akhirTahunPajakTerakhir;dan

d. penghentianpemeriksaanpajak,pemeriksaanbukti

permulaan,danpenyidikanTindakPidanadiBidang Perpajakan,dalam halWajibPajaksedangdilakukan pemeriksaanpajak,pemeriksaanbuktipermulaan,dan penyidikanTindakPidanadiBidangPerpajakanatas kewajibanperpajakan,sampaidenganakhirTahunPajak Terakhir, yangberkaitandengankewajibanperpajakansebagaimana

dimaksuddalamPasal3ayat(3).

(2)Penghentianpenyidikansebagaimanadimaksudpadaayat(1)

hurufddilakukanolehpejabatpenyidikpegawainegerisipildi

-29-

lingkunganDirektoratJenderalPajakatasperintahkepalaunit

penyidikan.

Pasal24

(1)WajibPajakyangtelahmemperolehSuratKeterangandan

membayarUangTebusanatasHartatidakbergerakberupa

tanahdan/ataubangunanyangbelumdibaliknamakanatas

namaWajibPajak,harusmelakukanpengalihanhakmenjadi

atasnamaWajibPajak.

(2)Ataspengalihanhaksebagaimanadimaksudpadaayat(1)

dibebaskandaripengenaanPajakPenghasilan,dalamhal:

a. permohonanpengalihanhak;atau

b. penandatanganansuratpernyataanolehkeduabelah pihakdihadapannotarisyangmenyatakanbahwaHarta

sebagaimanadimaksudpadaayat(1)adalahbenarmilik

WajibPajakyangmenyampaikanSuratPernyataan,dalam

halHartatersebutbelumdapatdiajukanpermohonan

pengalihanhak,

dilakukandalamjangkawaktupalinglambatsampaidengan

tanggal31Desember2017.

(3)Hartatidakbergerakberupatanahdan/ataubangunanyang

dapatdibaliknamakandandibebaskandaripengenaanPajak

Penghasilansebagaimanadimaksudpadaayat(2)adalahHarta

tambahanyangtelahdiperolehdan/ataudimilikiWajibPajak

sebelumAkhirTahunPajakTerakhir.

(4)PajakPenghasilan yang terutang ataspengalihan hak

sebagaimanadimaksudpadaayat(2)dibebaskandengan

terlebihdahulumemperolehsuratketeranganbebasPajak

Penghasilanataspenghasilandaripengalihanhakatastanah

dan/ataubangunanyangdiberikanfasilitasPengampunanPajak.

(5)PermohonansuratketeranganbebasPajakPenghasilan

sebagaimanadimaksudpadaayat(4)diajukanolehWajibPajak

yangmemperolehSuratKeterangankeKPPTempatWajibPajak Terdaftarsebelum dilakukanpengalihanhaksebagaimana

dimaksudpadaayat(1)denganmelampirkan:

a. fotokopiSuratKeterangan;

b. fotokopiSuratPemberitahuanPajakTerhutangPajakBumi

-30-

dan Bangunan tahun terakhir atas Harta yang dibaliknamakan;

c. fotokopi akte jual/beli/hibah atas Harta yang dibaliknamakan;dan

d. suratpernyataankepemilikanHartayangdibaliknamakan

yangtelahdilegalisasiolehnotaris.

(6)SuratketeranganbebasPajakPenghasilansebagaimana

dimaksudpadaayat(4)berisipembebasanPajakPenghasilan

yangterutangbagipihakyangmengalihkanHartatidakbergerak berupatanahdan/ataubangunandanberlakusepanjang digunakandalamjangkawaktusebagaimanadimaksudpada

ayat(2).

Pasal25

(1)WajibPajakyangtelahmemperolehSuratKeterangandan

membayarUangTebusanatasHartaberupasahamyangbelum

dibaliknamakanatasnamaWajibPajak,harusmelakukan

pengalihanhakmenjadiatasnamaWajibPajak.

(2)Pengalihan haksebagaimanadimaksud padaayat(1) dibebaskandaripengenaanPajakPenghasilandalam hal

terdapatperjanjianpengalihanhakdalamjangkawaktupaling

lambatsampaidengantanggal31Desember2017.

(3)Harta berupa saham yang dapatdibaliknamakan dan dibebaskandaripengenaanPajakPenghasilansebagaimana

dimaksudpadaayat(2)adalahHartatambahanyangtelah

diperolehdan/ataudimilikiWajibPajaksebelumakhirAkhir

TahunPajakTerakhirdanbelumpernahdilaporkandalamSurat

PemberitahuanTahunanPajakPenghasilansampaidenganSPT

PPhTerakhir.

(4)UntukdibebaskandaripengenaanPajakPenghasilanyang

terutangataspengalihanhaksebagaimanadimaksudpadaayat (2),Wajib Pajakharusmengajukan permohonan surat keteranganbebasPajakPenghasilanataspenghasilandari

pengalihansahamyangdiberikanfasilitasPengampunanPajak.

(5)PermohonansuratketeranganbebasPajakPenghasilan

-31-

sebagaimanadimaksudpadaayat(4)diajukanolehWajibPajak

yangmemperolehSuratKeterangankeKantorPelayananPajak

denganmelampirkan:

a. fotokopiSuratKeterangan;

b. fotokopiakta pendirian dan akta perubahan dari perusahaanyangdialihkansahamnya;dan

c. suratpernyataankepemilikanhartayangtelahdilegalisasi olehnotaris.

-32-

(6)Suratketeranganbebassebagaimanadimaksudpadaayat(4)

berisipembebasanPajakPenghasilanyangterutangbagipihak yangmengalihkanHartaberupasahamdanberlakusepanjang digunakandalamjangkawaktusebagaimanadimaksudpada

ayat(2).

Pasal26

(1)AtaspermohonansuratketeranganbebasPajakPenghasilan

sebagaimanadimaksuddalamPasal24ayat(5)danPasal25

ayat(5),dalamjangkawaktupalinglama5(lima)harikerja

terhitungsejakpermohonansuratketeranganbebasPajak Penghasilan diterima lengkap,DirekturJenderalPajak menerbitkansuratketeranganbebasPajakPenghasilanatas penghasilandaripengalihanhakatastanahdan/ataubangunan ataupengalihansahamyangdiberikanfasilitasPengampunan Pajak.

(2)Apabiladalamjangkawaktusebagaimanadimaksudpadaayat

(1),DirekturJenderalPajaktidakmenerbitkansuratketerangan

bebasPajakPenghasilan,permohonansebagaimanadimaksud

dalamPasal24ayat(5)danPasal25ayat(5)dianggap

dikabulkandanDirekturJenderalPajakharusmenerbitkansurat

keteranganbebasPajakPenghasilanpalinglama2(dua)hari

kerjaterhitungsejakberakhirnyajangkawaktusebagaimana

dimaksudpadaayat(1).

(3)Apabilasampaidengantanggal31Desember2017,WajibPajak

tidakmengalihkanhaksebagaimanadimaksuddalamPasal24

ayat(1)danPasal25ayat(1),ataspengalihanhakyang

dilakukandikenaipajaksesuaidenganketentuanperaturan perundang-undangan yang mengatur mengenai Pajak Penghasilan.

-33-

BABXIV

PERLAKUANATASPENERBITANSURATKETETAPANPAJAK,

SURATKEPUTUSAN,DANPUTUSANUNTUKMASAPAJAK,BAGIAN

TAHUNPAJAK,DANTAHUNPAJAK

PAJAKTERAKHIR

SEBELUMAKHIRTAHUN

Pasal27

(1)SuratKetetapan Pajak,SuratKeputusan Pengembalian PendahuluanKelebihanPembayaranPajak,SuratKeputusan

Pembetulan,SuratKeputusanPenguranganKetetapanPajak,

SuratKeputusanPembatalanKetetapanPajak,SuratKeputusan

Keberatan,PutusanBanding,PutusanGugatan,Putusan

PeninjauanKembali,untukmasapajak,bagianTahunPajak,dan

TahunPajaksebelumakhirTahunPajakTerakhir,yangterbit

sebelumWajibPajakmenyampaikanSuratPernyataandan

belumdilunasi,tetapdijadikandasarbagi:

a. DirektoratJenderalPajakuntukmelakukanpenagihan pajakdan/ataupengembaliankelebihanpembayaranpajak;

b. WajibPajakuntukmengompensasikankerugianfiskal;dan

c. Wajib Pajak untuk mengompensasikan kelebihan

pembayaranpajak,

sesuaidenganketentuanperaturanperundang-undangandi

bidangperpajakan.

(2)SuratKetetapan Pajak,SuratKeputusan Pengembalian PendahuluanKelebihanPembayaranPajak,SuratKeputusan Pembetulan,SuratKeputusanPenguranganKetetapanPajak,

SuratKeputusanPembatalanKetetapanPajak,SuratKeputusan

Keberatan,PutusanBanding,PutusanGugatan,Putusan

PeninjauanKembali,untukmasapajak,bagianTahunPajak,dan

TahunPajaksebelumakhirTahunPajakTerakhir,yangterbit

setelahWajibPajakmenyampaikanSuratPernyataan,tidak

dapatdijadikandasarbagi:

a. DirektoratJenderalPajakuntukmelakukanpenagihan pajakdan/ataupengembaliankelebihanpembayaranpajak;

b. WajibPajakuntukmengompensasikankerugianfiskal;dan

-34-

(3)DalamhalterdapatSuratKetetapanPajak,SuratKeputusan

PengembalianPendahuluanKelebihanPembayaranPajak,Surat Keputusan Pembetulan,Surat Keputusan Pengurangan KetetapanPajak,SuratKeputusanPembatalanKetetapanPajak, SuratKeputusanPenguranganSanksiAdministrasi,Surat KeputusanPenghapusanSanksiAdministrasi,SuratKeputusan Keberatan,PutusanBanding,PutusanPeninjauanKembali, untukmasapajak,bagianTahunPajak,danTahunPajak sebelumakhirTahunPajakTerakhir,yangterbitsebelumWajib PajakmenyampaikanSuratPernyataanyangmengakibatkan timbulnyakewajibanpembayaranimbalanbungabagiDirektorat JenderalPajak,ataskewajibandimaksudmenjadihapus.

Pasal28

(1)DalamrangkaPengampunanPajak,DirekturJenderalPajakatau

KepalaKantorWilayahDirektoratJenderalPajakatasnama DirekturJenderalPajaksecarajabatanmembatalkanSurat TagihanPajak,suratketetapanpajak,SuratKeputusan PengembalianPendahuluanKelebihanPembayaranPajak,Surat Keputusan Pembetulan,Surat Keputusan Pengurangan KetetapanPajak,SuratKeputusanPembatalanKetetapanPajak, danSuratKeputusanKeberatan.

-35-

(2)SuratTagihanPajak,suratketetapanpajak,dansuratkeputusan

sebagaimanadimaksudpadaayat(1),merupakanSurat

TagihanPajak,suratketetapanpajak,dansuratkeputusan

untukmasapajak,bagianTahunPajakdanTahunPajaksampai

denganakhirTahunPajakTerakhir,yangterbitsetelahWajib

PajakmenyampaikanSuratPernyataan.

(3)PembatalanSuratTagihanPajak,suratketetapanpajak,dan

suratkeputusansebagaimanadimaksudpadaayat(1),

dilakukansetelahWajibPajakmemperolehSuratKeterangan.

(4)PembatalanSuratTagihanPajak,suratketetapanpajak,dan

suratkeputusansebagaimanadimaksudpadaayat(1),

dilakukanolehKepalaKantorWilayahDirektoratJenderalPajak

atasnamaDirekturJenderalPajak,yang:

a. menerbitkansuratkeputusan;atau

b. wilayahkerjanyameliputiKantorPelayananPajakyang

menerbitkanSuratTagihanPajak,suratketetapanpajak

dansuratkeputusan.

Pasal29

(1)DirekturJenderalPajakmenerbitkansuratpelaksanaanatas

Putusan Banding,Putusan Gugatan,dan/atau Putusan PeninjauanKembaliyangterkaitdenganhakdankewajiban perpajakanuntukmasapajak,bagianTahunPajak,danTahun PajaksebelumakhirTahunPajakTerakhiryangditerimaoleh

WajibPajaksetelahmemperolehSuratKeterangan.

(2)Dalamsuratpelaksanaansebagaimanadimaksudpadaayat(1)

dinyatakanbahwaputusandimaksudtidakdapatdijadikan

dasaruntuk:

a.penagihan pajak dan/atau pengembalian kelebihan pembayaranpajak;

b.pengompensasiankerugianfiskal;dan/atau

c.pengompensasiankelebihanpembayaranpajak.

Pasal30

TerhadapWajibPajakyangtelahditerbitkanSuratKeterangan,

DirekturJenderalPajaktidakmengajukanpermohonanpeninjauan

-36-

kembaliatasputusanpengadilanyangberkaitandengankewajiban

perpajakanuntukmasapajak,bagianTahunPajak,danTahunPajak,

sampaidenganakhirTahunPajakTerakhir.

BABXV

PENGHAPUSANSANKSIADMINISTRASIPERPAJAKAN

Pasal31

(1)DirekturJenderalPajaksecarajabatanmenghapuskansanksi

administrasiberupabungadan/ataudendayangbelumdilunasi

yangterdapatpada:

a. SuratTagihanPajak;

b. suratketetapanpajak;

c. suratkeputusan,dan/atau

d. putusan,

untukmasapajak,bagianTahunPajak,danTahunPajak

sebelumakhirTahunPajakTerakhirdalamrangkapelaksanaan

PengampunanPajak.

(2)Sanksiadministrasisebagaimanadimaksudpadaayat(1)

merupakansanksiadministrasiberupabunga,denda,dan

kenaikan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang

tentangKetentuanUmumdanTataCaraPerpajakan.

(3)Penghapusanatassanksiadministrasisebagaimanadimaksud

padaayat(2)diberikansetelahWajibPajakmemperolehSurat

Keterangan.

(4)Penghapusanatassanksiadministrasisebagaimanadimaksud

padaayat(2)dilakukanolehKepalaKantorWilayahyang

wilayahkerjanyameliputikantorpelayananpajakyang

mengadministrasikanpenghapusansanksiadministrasi.

(5)Kepala Kantor Wilayah menerbitkan Surat Keputusan PenghapusanSanksiAdministrasiSecaraJabatanDalam

RangkaPengampunanPajak.

(6)SuratKeputusanPenghapusanSanksiAdministrasiSecara

JabatanDalam RangkaPengampunanPajaksebagaimana

dimaksudpadaayat(5)dapatditerbitkanuntuksatuataulebih

produkhukumsebagaimanadimaksudpadaayat(1).

(7)DalamhalSuratKeterangantelahditerbitkandanSuratTagihan

-37-

Pajakatassanksiadministrasibelumditerbitkan,atassanksi

administrasitersebutdihapuskandengantidakdilakukan

penerbitanSuratTagihanPajak.

BABXVI

PENANGGUHAN,PENGHENTIAN,DANPEMBATALANPEMERIKSAAN,

PEMERIKSAANBUKTIPERMULAAN,

DANPENYIDIKANSERTAPENELITIANDAN

PEMERIKSAANTERKAITPENGEMBALIAN

KELEBIHANPEMBAYARANPAJAK

Pasal32

(1)DalamhalWajibPajakyangsedangdilakukanpemeriksaan

telahmemperolehtandaterimaSuratPernyataansebagaimana

dimaksuddalamPasal14ayat(10),tindakanpemeriksaan

untukmasapajak,bagianTahunPajak,atauTahunPajak sampaidenganakhirTahunPajakTerakhir,ditangguhkan.

(2)Penangguhanpemeriksaansebagaimanadimaksudpadaayat

(1)dimulaisejaktanggalditerimanyaSuratPernyataansampai

dengantanggalditerbitkannyaSuratKeterangan.

(3)ApabilaWajibPajakmemperolehSuratKeterangan,tindakan

pemeriksaandihentikanterhitungsejaktanggalditerbitkannya SuratKeterangan.

(4)Penghentianpemeriksaandilakukandenganmembuatlaporan

penghentianpemeriksaandalamrangkaPengampunanPajak.

Pasal33

(1)DalamhalWajibPajakyangsedangdilakukanpemeriksaan

buktipermulaantelahmemperolehtandaterimaSurat

PernyataansebagaimanadimaksuddalamPasal14ayat(10),

tindakanpemeriksaanbuktipermulaanuntukmasapajak, bagianTahunPajak,atauTahunPajaksampaidenganakhir TahunPajakTerakhir,ditangguhkan.

(2)Penangguhanpemeriksaanbuktipermulaansebagaimana

dimaksudpadaayat(1),dimulaisejaktanggalditerimanyaSurat

PernyataansampaidengantanggalditerbitkannyaSurat

Keterangan.

-38-

(3)BerdasarkanSuratKeterangan,pemeriksaanbuktipermulaan

dihentikandenganketentuansebagaiberikut:

a. KepalaKanwilWajibPajakTerdaftarmengirimkan

secaraelektroniksalinanSuratKeterangankepadakepala unitpemeriksaanbuktipermulaan;

b. berdasarkan Surat Keterangan, kepala unit pemeriksaan buktipermulaan memerintahkan tim pemeriksabuktipermulaanuntukmelakukanpenelaahan;

c. penelaahansebagaimanadimaksudpadahurufb harusdihadiriolehtimpemeriksabuktipermulaandantim penelaah;

d. setelah melakukan penelaahan sebagaimana dimaksudpadahurufb,kepalaunitpemeriksabukti permulaanmenerbitkanSuratPemberitahuanTindak

LanjutPemeriksaanBuktiPermulaan.

e. Kepalaunitpemeriksaanbuktipermulaanmenerbitkan suratpenghentianpemeriksaanbuktipermulaandalam jangka waktu 30 (tiga puluh)harikerja setelah

diterbitkannyaSuratKeterangan.

Pasal34

(1)DalamhalWajibPajakyangsedangdilakukanpenyidikan

telah memperoleh tanda terima SuratPernyataan

sebagaimanadimaksuddalamPasal14ayat(10),tindakan

penyidikanuntukmasapajak,bagianTahunPajak,atau

TahunPajaksampaidenganakhirTahunPajakTerakhir,

ditangguhkan.

(2)Penangguhanpenyidikansebagaimanadimaksudpada

ayat(1)dimulaisejak tanggalditerimanya Surat

PernyataansampaidengantanggalditerbitkannyaSurat

Keterangan.

(3)BerdasarkanSuratKeterangan,penyidikandihentikan

denganketentuansebagaiberikut:

a. Kepala KanwilTempatWajib PajakTerdaftar mengirimkan secara elektronik salinan Surat Keterangankepadakepalaunitpenyidikan;

b. berdasarkanSuratKeterangan,kepalaunitpenyidikan

-39-

memerintahkantimpenyidikuntukmelakukangelar

perkara;

c. gelarperkarasebagaimanadimaksudpadahurufb

harusdihadiriolehtimpenyidikdantimpenelaah;

d. setelahmelakukangelarperkarasebagaimana

dimaksudpadahurufb,kepalaunitpenyidikan

menerbitkansuratperintahpenghentianpenyidikan;

e. berdasarkansuratperintahpenghentianpenyidikan

sebagaimanadimaksudpadahurufd,timpenyidik

menerbitkansuratketetapanpenghentianpenyidikan;

dan

penghentian penyidikan

sebagaimanadimaksudpadahurufe,disampaikan kepadatersangkaataukeluarganya,penyidikpejabat KepolisianNegaraRepublikIndonesia,danpenuntut umummelaluipenyidikpejabatKepolisianNegara RepublikIndonesia. BABXVII PERLAKUANATASKOMPENSASIKERUGIAN, KOMPENSASI KELEBIHANPEMBAYARANPAJAK,PENGEMBALIANKELEBIHAN PEMBAYARANPAJAK, DANPEMBETULANSURATPEMBERITAHUAN TAHUNANPAJAKPENGHASILAN

f. surat ketetapan

Pasal35

(1)WajibPajakyangmenyampaikanSuratPernyataantidakberhak:

a. mengompensasikankerugianfiskaldalam surat pemberitahuanatasjenispajaksebagaimanadimaksud

dalamPasal3ayat(3)hurufauntukbagianTahunPajak

atauTahunPajak,sampaidenganakhirTahunPajak Terakhir,kebagianTahunPajakatauTahunPajak berikutnya;

b. mengompensasikankelebihanpembayaranpajak dalamsuratpemberitahuanatasjenispajaksebagaimana

dimaksuddalamPasal3ayat(3)untukmasapajakpada

akhirTahunPajakTerakhir,kemasapajakberikutnya;

d.

-40-

pembayaranpajakdalamsuratpemberitahuanatasjenis

pajaksebagaimanadimaksuddalamPasal3ayat(3)untuk

masapajak,bagianTahunPajak,atauTahunPajak, sampaidenganakhirTahunPajakTerakhir;dan melakukanpembetulansuratpemberitahuanatas

jenispajaksebagaimanadimaksuddalamPasal3ayat(3)

untukmasapajak,bagianTahunPajak,atauTahunPajak,

sampaidenganakhirTahunPajakTerakhir,setelah

Undang-UndangPengampunanPajakberlaku.

-41-

(2)DalamhalWajibPajakyangmenyampaikanSuratPernyataan

menyampaikanpembetulansuratpemberitahuanuntukmasa pajak,bagianTahunPajak,atauTahunPajak,sampaidengan akhir Tahun Pajak Terakhir setelah Undang-Undang PengampunanPajakberlaku,pembetulansuratpemberitahuan tersebutdianggaptidakdisampaikan.

(3)DalamhalWajibPajaktelahmengompensasikankerugianfiskal

sebagaimanadimaksudpadaayat(1)hurufapadaSurat

PemberitahuanTahunanPajakPenghasilanuntuktahunpajak setelahTahunPajakTerakhir,atasSuratPemberitahuan tersebutwajibdilakukanpembetulan.

(4)DalamhalWajibPajaktelahmengompensasikankelebihan

pembayaranpajaksebagaimanadimaksudpadaayat(1)hurufb

padaSuratPemberitahuanuntukmasapajaksetelahakhir TahunPajakTerakhir,atasSuratPemberitahuantersebutwajib dilakukanpembetulan.

(5)Terhadapsanksiadministrasiyangtimbulakibatadanya

pembetulansebagaimanadimaksudpadaayat(3)danayat(4),

DirekturJenderalPajakmenghapuskansanksiadministrasi

dengantidakmenerbitkanSuratTagihanPajak.

BABXVIII

BENTUKINVESTASIATASHARTAYANGDIALIHKAN

DARILUARWILAYAHNEGARAKESATUANREPUBLIKINDONESIAKE

DALAMWILAYAHNEGARAKESATUANREPUBLIKINDONESIA

Pasal36

InvestasisebagaimanadimaksuddalamPasal13ayat(2)hurufa

dilakukandalambentuk:

a. suratberhargaNegaraRepublikIndonesia;

b. obligasiBadanUsahaMilikNegara;

c. obligasilembagapembiayaanyangdimilikiolehPemerintah;

d. investasikeuanganpadaBankPersepsi;

e. obligasiperusahaanswastayangperdagangannyadiawasioleh

OtoritasJasaKeuangan;

f. investasiinfrastrukturmelaluikerjasamaPemerintahdengan

badanusaha;

-42-

g. investasisektorriilberdasarkanprioritasyangditentukanoleh

Pemerintah;dan/atau

h. bentukinvestasilainnyayangsahsesuaidenganketentuan

peraturanperundang-undangan.

BABXIX

PENETAPANBANKPERSEPSI

Pasal37

MenterimenetapkanBankPersepsiyangmenerima:

a. pembayaranUangTebusan;

b. pengalihanHartaberupadanadariluarwilayahNegaraKesatuan

RepublikIndonesia.

BABXX

TATACARAPELAPORANHARTAYANGBERADADIDALAM

WILAYAHNEGARAKESATUANREPUBLIKINDONESIAATAUHARTA

YANGDIALIHKANDANDIINVESTASIKANKEDALAMWILAYAH

NEGARAKESATUANREPUBLIKINDONESIA

Pasal38

(1)WajibPajakyangtelahmenggunakantarifUangTebusan

sebagaimanadimaksuddalam Pasal10ayat(1)harus

menyampaikanlaporankepadaDirekturJenderalPajakmelalui

KepalaKPPTempatWajibPajakTerdaftaryangmemuat:

a. realisasipengalihandaninvestasiHartatambahanke

dalamwilayahNegaraKesatuanRepublikIndonesiayang

diungkapkandalamSuratPernyataan;dan/atau

b. penempatanHartatambahanyangberadadidalam

wilayahNegaraKesatuanRepublikIndonesiayang diungkapkandalamSuratPernyataan.

(2)LaporanpengalihandanrealisasiinvestasiHartatambahan

sebagaimanadimaksudpadaayat(1)hurufadisampaikan

secaraberkaladenganketentuansebagaiberikut:

a.

Laporandisampaikansecaraberkalasetiap6(enam)

bulanselama3(tiga)tahunsejakpengalihanHarta

sebagaimanadimaksuddalamPasal13ayat(2);

b.

-43-

Laporandisampaikanpalinglambattanggal20bulan

berikutnyasetelahperiodeberakhir,yaitu:

1. tanggal20Januariuntukperiodelaporan

realisasiinvestasiJulisampaidenganDesember;dan

2. tanggal20Juliuntukperiodelaporanrealisasi

investasiJanuarisampaidenganJuni;

denganmenggunakanformatsesuaicontohsebagaimana

tercantumdalamLampiranhurufLPeraturanMenteriini.

(3)LaporanpenempatanHartatambahanyangberadadidalam

wilayahNegaraKesatuanRepublikIndonesiasebagaimana

dimaksudpadaayat(1)hurufbdisampaikansecaraberkala

denganketentuansebagaiberikut:

a. Laporandisampaikansecaraberkalasetiap6(enam)

bulanselama3(tiga)tahunsejakditerbitkanSurat

KeterangansebagaimanadimaksuddalamPasal13ayat

(5);

b. Laporandisampaikanpalinglambattanggal20bulan

berikutnyasetelahperiodeberakhir,yaitu:

1. tanggal20Januariuntukperiodelaporanrealisasi

investasiJulisampaidenganDesember;dan

2. tanggal20Juliuntukperiodelaporanrealisasi

investasiJanuarisampaidenganJuni, dengan menggunakan format sesuai contoh sebagaimanatercantum dalam LampiranhurufM PeraturanMenteriini.

(4)Penyampaianlaporansebagaimanadimaksudpadaayat(2)dan

ayat(3)dilaksanakanolehWajibPajakataukuasayangditunjuk

sesuaidenganperaturanperundang-undangan.

Pasal39

(1)DirekturJenderalPajakmelaluiKepalaKPPTempatWajibPajak

Terdaftardapatmenerbitkandanmengirimkansuratperingatan

palingcepat1(satu)bulansetelahbatasakhirperiode

penyampaianSuratPernyataandalamhal:

a. WajibPajakyangmenyatakanmengalihkandan menginvestasikan Harta kedalam wilayah Negara KesatuanRepublikIndonesiatetapitidakmemenuhi

-44-

ketentuansebagaimanadimaksuddalamPasal13ayat(2)

hurufa;dan/atau

b. WajibPajakyangmenyatakantidakmengalihkan HartakeluarwilayahNegaraKesatuanRepublikIndonesia tetapitidakmemenuhiketentuansebagaimanadimaksud

dalamPasal13ayat(5)hurufa.

(2)DirekturJenderalPajakmelaluiKepalaKPPTempatWajibPajak

TerdaftardapatmenerbitkansuratperingatandalamhalWajib Pajaktidakmenyampaikanlaporansebagaimanadimaksud

dalamPasal38ayat(2)dan/atauayat(3)sampaidenganbatas

akhirpenyampaianlaporandimaksud.

Pasal40

(1)WajibPajakharusmenyampaikan:

a. tanggapan atas suratperingatan sebagaimana

dimaksuddalamPasal39ayat(1);

b. laporan sehubungan dengan penerbitan surat

peringatansebagaimanadimaksuddalamPasal39ayat

(2);

dalamjangkawaktupalinglama14(empatbelas)harikerja

terhitungsejaktanggalsuratperingatandikirim. (2)Dalam halWajibPajaktidakmenyampaikantanggapan

sebagaimana dimaksud pada ayat(1)hurufa atau menyampaikantanggapannamundiketahuibahwaWajibPajak tidakmemenuhiketentuansebagaimanadimaksuddalamPasal

13ayat(2)hurufadan/atauPasal13ayat(5)hurufa,berlaku

ketentuansebagaiberikut:

a. terhadapHartabersihtambahanyangtercantumdalam SuratKeterangandiperlakukansebagaipenghasilanpada

TahunPajak2016danataspenghasilandimaksuddikenai

PajakPenghasilandengantarifsesuaidenganketentuan

Undang-UndangmengenaiPajakPenghasilandansanksi

administrasisesuaidenganketentuanUndang-Undang

mengenaiKetentuanUmumdanTataCaraPerpajakan;

dan

b. UangTebusanyangtelahdibayarolehWajibPajak

diperhitungkansebagaipengurangpajaksebagaimana

-45-

dimaksudpadahurufa.

(3)WajibPajakyangtidakmenyampaikanlaporandalamjangka

waktuyangditentukandalamsuratperingatansebagaimana

dimaksudpadaayat(1)hurufb,dianggaptidakmemenuhi

ketentuansebagaimanadimaksuddalamPasal13ayat(2)

hurufadan/atauPasal13ayat(5)hurufa,danterhadapWajib

Pajakdimaksudberlakuketentuansebagaiberikut:

a. terhadapHartabersihtambahanyangtercantum

dalamSuratKeterangandiperlakukansebagaipenghasilan

padaTahunPajak2016danataspenghasilandimaksud

dikenaiPajakPenghasilandengantarifsesuaidengan

ketentuanUndang-UndangmengenaiPajakPenghasilan

dansanksiadministrasisesuaidenganketentuanUndang-

UndangmengenaiKetentuanUmum danTataCara Perpajakan;dan

b. UangTebusanyangtelahdibayarolehWajibPajak

diperhitungkansebagaipengurangpajaksebagaimana dimaksudpadahurufa.

(4)TerhadapWajibPajaksebagaimanadimaksudpadaayat(2)

atauayat(3),DirekturJenderalPajakmenetapkanPajak

Penghasilanditambahsanksiadministrasiberupabunga

sebesar2%(duapersen)perbulanpalinglama24(duapuluh

empat)bulan,dihitungsejaktanggal1Januari2017sampai

denganditerbitkannyasuratketetapanpajak.

(5)PembayaranPajakPenghasilandansanksiadministrasi

sebagaimanadimaksudpadaayat(4)dilakukandengan

menggunakanKodeAkunPajak411129danKodeJenisSetoran

514.

BABXXI

KELEBIHANDANKEKURANGANPEMBAYARAN

UANGTEBUSAN

Pasal41

(1)DalamhalterdapatkelebihanpembayaranUangTebusanyang

disebabkanoleh:

a. diterbitkannyasuratpembetulankarenakesalahan

-46-

hitungsebagaimanadimaksuddalamPasal21ayat(4)

hurufb;atau

b. disampaikannyaSuratPernyataankeduaatauketiga

sebagaimanadimaksuddalamPasal22ayat(3),

ataskelebihanpembayarandimaksudharusdikembalikan dan/ataudiperhitungkandengankewajibanperpajakanlainnya,

dalamjangkawaktupalinglama3(tiga)bulanterhitungsejak

diterbitkannyasuratpembetulanataudisampaikannyaSurat Pernyataankeduaatauketigadimaksudsampaidengan diterbitkannya SuratKeputusan Pengembalian Kelebihan

PembayaranPajak.

(2)TerhadapkelebihanpembayaranUangTebusansebagaimana

dimaksudpadaayat(1),DirekturJenderalPajakmenelitisecara

jabatanterhadapkebenarankelebihanpembayaranUang

Tebusantersebut.

(3)Berdasarkanhasilpenelitiansebagaimanadimaksudpadaayat

(2),DirekturJenderalPajak mengembalikan kelebihan pembayaranUangTebusandalamhal:

a. UangTebusanyangseharusnyatidakterutangtelah

dibayarkekasnegara;

b. UangTebusanyangseharusnyatidakterutangtelah

dibayarsebagaimanadimaksudpadahurufatidak

diperhitungkandalamSuratPernyataanberikutnya;dan

c. UangTebusanyangseharusnyatidakterutangtelah

dibayarsebagaimanadimaksudpadahurufatidak

diperhitungkandalamSuratPemberitahuanTahunanPajak

Penghasilan.

(4)Penelitiansebagaimanadimaksudpadaayat(2)dituangkan

dalamlaporanhasilpenelitian.

(5)Terhadaplaporanhasilpenelitiansebagaimanadimaksudpada

ayat(4)yangterdapatkelebihanpembayaranUangTebusan

yangseharusnyatidakterutang,DirekturJenderalPajak

menerbitkanSuratKetetapanPajakLebihBayardalamjangka

waktupalinglama2(dua)bulanterhitungsejakditerbitkannya

suratpembetulanataudisampaikannyaSuratPernyataankedua

atauketigadimaksud.

(6)PengembalianpajakyangseharusnyatidakterutangatasSurat

-47-

KetetapanPajakLebihBayarsebagaimanadimaksudpadaayat

(5)dilakukandalamjangkawaktupalinglama1(satu)bulan

terhitungsejakditerbitkannyaSuratKetetapanPajakLebih Bayarsampaidengan diterbitkannya SuratKeputusan PengembalianKelebihanPembayaranPajaksesuaidengan ketentuanperaturanperundang-undangandibidangperpajakan yang mengaturmengenaitata cara penghitungan dan pengembaliankelebihanpembayaranpajak.

Pasal42

(1)DalamhalditemukanadanyakesalahanhitungdalamSurat

KeteranganyangmengakibatkankekuranganpembayaranUang Tebusan,DirekturJenderalPajakdapatmenerbitkansurat klarifikasikepadaWajibPajakuntukmelunasikekurangan pembayaranUangTebusandimaksuddalamjangkawaktu

palinglama14(empatbelas)harikerjasejaksuratklarifikasi

diterbitkan.

(2)Dalamhalsampaidenganjangkawaktusebagaimanadimaksud

padaayat(1)berakhirWajibPajaktidakmelunasikekurangan

pembayaran Uang Tebusan,Direktur Jenderal Pajak menerbitkansuratpembetulanatasSuratKeteranganyang berisipenyesuaiannilaiHarta.

BABXXII

PERLAKUANATASHARTAYANGBELUMATAU

KURANGDIUNGKAPDALAMSURATPERNYATAAN

Pasal43

(1)DalamhalWajibPajaktelahmemperolehSuratKeterangan

kemudianditemukanadanyadatadan/atauinformasimengenai Hartayangbelum ataukurangdiungkapkandalam Surat Pernyataan,atasHartadimaksuddianggapsebagaitambahan penghasilanyangditerimaataudiperolehWajibPajakpadasaat ditemukannyadatadan/atauinformasimengenaiHarta dimaksud.

(2)TermasukdalampengertianHartayangbelumataukurang

diungkapkansebagaimanadimaksudpadaayat(1)yaitu:

-48-

a. HartasebagaimanadimaksuddalamPasal18ayat(1)

hurufbyangtidakdiungkapkandalamSuratPernyataan

sampaidengantanggal31Maret2017.

b. penyesuaiannilaiHartasebagaimanadimaksuddalam

Pasal42ayat(2).

(3)Dalam halterdapattambahanpenghasilansebagaimana

dimaksudpadaayat(1),DirekturJenderalPajakmenerbitkan

suratketetapanpajakkurangbayar.

(4)Terhadapsuratketetapanpajakkurangbayarsebagaimana

dimaksudpadaayat(3)berlakuketentuansebagaiberikut:

a. diterbitkanuntukmasapajaksaatditemukanadanya datadan/atauinformasimengenaiHartayangbelumatau kurangdiungkapkandalamSuratPernyataan;

b. suratketetapanpajakkurangbayarmencantumkan jumlahPajakPenghasilanyangtidakataukurangdibayar, besarnyasanksiadministrasi,danjumlahyangmasih harusdibayar;

c. PajakPenghasilanyangtidakataukurangdibayar sebagaimana dimaksud pada huruf b dihitung menggunakantarifsebagaimanadiaturdalamketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pajak Penghasilan;dan

d. atasPajakPenghasilanyangtidakataukurangdibayar

sebagaimanadimaksudpadahurufcdikenaisanksi

administrasiberupakenaikansebesar200%(duaratus

persen).

(5)Pembayaranjumlahpajakyangmasihharusdibayardalam

suratketetapanpajakkurangbayarsebagaimanadimaksud

padaayat(3)dilakukandenganmenggunakanKodeAkunPajak

411129danKodeJenisSetoran515.

Pasal44

(1)TerhadapWajibPajakyangtidakmenyampaikanSurat

PernyataansampaidenganperiodePengampunanPajak

berakhir,berlakuketentuansebagaiberikut:

a. dalam halDirekturJenderalPajakmenemukandata dan/atauinformasimengenaiHartaWajibPajakyang

-49-

diperolehsejaktanggal1Januari1985sampaidengan

tanggal31Desember2015danbelumdilaporkandalam

SuratPemberitahuanTahunanPajakPenghasilan,atas

Hartadimaksuddianggapsebagaitambahanpenghasilan

yangditerimaataudiperolehWajibPajakpadasaat

ditemukannyadatadan/atauinformasimengenaiHarta

dimaksud;

b. datadan/atauinformasimengenaiHartaWajibPajak

sebagaimanadimaksudpadahurufaditemukanpaling

lamadalamjangka3(tiga)tahunterhitungsejakUndang-

UndangPengampunanPajakmulaiberlaku.

(2)Atastambahanpenghasilansebagaimanadimaksudpadaayat

(1)dikenaipajakdansanksisesuaidenganketentuanperaturan

perundang-undangan dibidang perpajakan dan Direktur

JenderalPajakmenerbitkansuratketetapanpajakkurangbayar.

(3)Terhadapsuratketetapanpajakkurangbayarsebagaimana

dimaksudpadaayat(2)berlakuketentuansebagaiberikut:

a. diterbitkanuntukmasapajakditemukanadanyadata dan/atauinformasimengenaiHartayangbelumatau kurangdilaporkandalamSPTPPhTerakhir;

b. dalamsuratketetapanpajakkurangbayartercantum jumlahPajakPenghasilanyangtidakataukurangdibayar, besarnyasanksiadministrasi,danjumlahyangmasih harusdibayar;

c. PajakPenghasilanyangtidakataukurangdibayar sebagaimana dimaksud pada huruf b dihitung menggunakantarifsebagaimanadiaturdalamketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pajak Penghasilan;dan

d. atasPajakPenghasilanyangtidakataukurangdibayar sebagaimanadimaksudpadahurufcdikenaisanksi

administrasiberupabungasebesar2%(duapersen)per

bulan paling lama 24 (dua puluh empat)bulan sebagaimanadimaksuddalamketentuanUndang-Undang tentangKetentuanUmumdanTataCaraPerpajakanyang dihitungsejaksaatditemukannyadatadan/atauinformasi mengenaiHartayangbelumataukurangdilaporkandalam

-50-

SPTPPhTerakhirsampaidenganditerbitkannyasurat ketetapanpajakkurangbayar.

(4)Pembayaranjumlahpajakyangmasihharusdibayardalam

suratketetapanpajakkurangbayarsebagaimanadimaksud

padaayat(2)dilakukandenganmenggunakanKodeAkunPajak

411129danKodeJenisSetoran516.

BABXXIII

KEWAJIBANMENYELENGGARAKANPEMBUKUAN,PERLAKUAN

ATASPENYUSUTANHARTA

Pasal45

(1)BagiWajibPajakyangmengikutiPengampunanPajakdan

diwajibkanmenyelenggarakanpembukuanmenurutketentuan Undang-UndangmengenaiKetentuanUmumdanTataCara Perpajakan,harusmembukukanselisihantaranilaiHartabersih sebagaimanadimaksuddalam Pasal8ayat(1)yang disampaikandalamSuratPernyataandikurangidengannilai HartabersihyangtelahdilaporkanolehWajibPajakdalamSPT

PPhTerakhirsebagaimanadimaksuddalamPasal6ayat(1)

hurufa,sebagaitambahanatassaldolabaditahandalam neraca.

(2)HartatambahanyangdiungkapkandalamSuratPernyataan

berupaaktivatidakberwujud,tidakdapatdiamortisasiuntuk tujuanperpajakan.

(3)HartatambahanyangdiungkapkandalamSuratPernyataan

berupaaktivaberwujud,tidakdapatdisusutkanuntuktujuan

perpajakan.

-51-

BABXXIV

UPAYAHUKUM

Pasal46

(1)SegalasengketayangberkaitandenganpelaksanaanUndang-

UndangPengampunanPajakhanyadapatdiselesaikanmelalui pengajuangugatan.

(2)Gugatansebagaimanadimaksudpadaayat(1)hanyadapat

diajukanpadabadanperadilanpajak.

BABXXV

MANAJEMENDATADANINFORMASI

Pasal47

DatadaninformasiyangbersumberdariSuratPernyataandan

lampirannyayangdiadministrasikanolehKementerianKeuanganatau

pihaklainyangberkaitandenganpelaksanaanUndang-Undang

PengampunanPajaktidakdapatdijadikansebagaidasarpenyelidikan,

penyidikan,dan/ataupenuntutanpidanaterhadapWajibPajak.

Pasal48

(1)MenterimenyelenggarakanManajemenDatadanInformasi

dalam rangkapelaksanaanUndang-UndangPengampunan Pajak.

(2)MenterimemberikankewenangankepadaDirekturJenderal

Pajakdalamrangkamelaksanakanketentuansebagaimana

dimaksudpadaayat(1).

(3)Menteri,WakilMenteri,pegawaiKementerianKeuangan,dan

pihaklainyangberkaitandenganpelaksanaanPengampunan

Pajak,dilarangmembocorkan,menyebarluaskan,dan/atau

memberitahukandatadaninformasiyangdiketahuiatau

diberitahukanolehWajibPajakkepadapihaklain.

-52-

(4)DatadaninformasiyangdisampaikanWajibPajakdalamrangka

PengampunanPajaktidakdapatdimintaolehsiapapunatau diberikankepadapihakmanapunberdasarkanperaturan perundang-undanganlain,kecualiataspersetujuanWajibPajak sendiri.

(5)DatadaninformasiyangdisampaikanWajibPajakdigunakan

sebagaibasisdataperpajakanDirektoratJenderalPajak.

Pasal49

Menteri,WakilMenteri,pegawaiKementerianKeuangan,danpihak

lainyangberkaitandenganpelaksanaanPengampunanPajaktidak

dapatdilaporkan,digugat,dilakukanpenyelidikan,penyidikan,atau

dituntutbaiksecaraperdatamaupunpidanaapabiladalam

melaksanakantugasdidasarkanpadaitikadbaikdansesuaidengan

ketentuanperaturanperundang-undanganini.

Pasal50

(1)LampiransebagaimanadimaksuddalamPasal4ayat(2),Pasal

13ayat(2)hurufb,ayat(5)hurufb,ayat(6)hurufc,hurufd,

hurufg,hurufh,Pasal16ayat(3),Pasal17ayat(1),Pasal19

ayat(1),Pasal21ayat(1),Pasal22ayat(7),danPasal38ayat

(2)hurufb,sertaayat(3)hurufb,merupakanbagianyangtidak

terpisahkandariPeraturanMenteriini. (2)Pedomanteknisyangdiperlukandalam rangkapengisian dokumen-dokumendalamrangkaPengampunanPajakyang

tercantumdalamLampiransebagaimanadmaksudpadaayat(1)

ditetapkanolehDirekturJenderalPajak.

BABXXVI

PENUTUP

Pasal51

PeraturanMenteriinimulaiberlakupadatanggaldiundangkan.

-53-

Agarsetiaporangmengetahuinya,memerintahkanpengundangan

PeraturanMenteriinidenganpenempatannyadalamBeritaNegara

RepublikIndonesia.

DiundangkandiJakarta

padatanggal

DitetapkandiJakarta

padatanggal

MENTERIKEUANGAN

REPUBLIKINDONESIA,

BAMBANGP.S.BRODJONEGORO

DIREKTURJENDERAL

PERATURANPERUNDANG-UNDANGAN

KEMENTERIANHUKUMDANHAKASASIMANUSIA

REPUBLIKINDONESIA,

WIDODOEKATJAHJANA

BERITANEGARAREPUBLIKINDONESIATAHUN2016NOMOR