Anda di halaman 1dari 5

MEROPENEM

Definisi

Yaitu jenis antibiotic yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis infeksi yang khusus
disebabkan oleh bakteri, terutama bakteri Streptococcus golongan B. Obat ini dapat digunakan
untuk mengobati kondisi neutropenia febril ( demam disertai dengan penurunan leukosit jenis
netrofil).

Tentang Meropenem

Farmakologi : Menghambat sintesis dinding sel bakteri sehingga terjadi kebocoran sel
bakteri dan bakteri lisis.

Waktu Paruh : Waktu paruh meropenem kurang lebih 1 jam, meropenem dieliminasi
terutama melalui ginjal (Lowe, 2000)

Jenis obat : Antibiotik golongan beta laktam

Dikonsumsi oleh : Dewasa dan anak


Golongan : Obat Resep

Mengobati pneumonia dan pneumonia nosokomial

Mengobati infeksi saluran kemih (ISK)

Mengobati infeksi intra abdominal (Peritonitis)

Mengobati infeksi ginekologi (endometritis)

Mengobati infeksi kulit dan struktur kulit

Manfaat : Mengobati meningitis, Mengobati septicemia, Terapi empirik untuk


dugaan infeksi pada penyakit neutropenia febril

Bentuk Sediaan : -Vial Injeksi 1 g

- Meropenem diberikan secara injeksi bolus intravena atau infus


intravena selama 15 menit - 3 jam, diberikan 3 kali sehari.

Indikasi : Pneumonia, infeksi saluran kemih, infeksi intra-abdomen, infeksi


ginekologi, infeksi kulit ,struktur kulit, meningitis, septikemia.

Kontra Indikasi : Hipersensitif terhadap meropenem

Efek Samping : - Lokal : inflamasi, reaksi pada tempat injeksi, flebitis/tromboflebitis,


nyeri, edema.

- Gastrointestinal : diare, nyeri abdomen, mual, muntah, kolitis,


pseudomembranosa

Reaksi alergi (sulit bernafas, menelan, pembengkakan di bibir, lidah,


wajah atau gatal-gatal
Kejang

Diare

Kulit yang mengelupas

Rasa lelah yang tidak biasa dan lemas

Perdarahan dan luka

Efek samping serius lainnya yang mungkin muncul antara lain:

mual atau muntah

diare atau sembelit

sakit kepala, nyeri, kemerahan, dan bengkak ringan di tempat suntikan.

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak
disebutkan di atas. Jika Anda khawatir tentang efek sampingnya, silakan konsultasikan dengan
dokter atau apoteker Anda.

Penyimpanan : Simpan di bawah suhu 30 derajat celsius. Hindari dari cahaya. Simpan
dalam wadah yang tertutup rapat.

Mekanisme : Meropenem bekerja dengan menghambat sintesis dinding sel bakteri


sehingga bersifat bakterisidal. Meropenem bekerja dengan menghambat
sintesis dinding sel bakteri sehingga bersifat bakterisidal.

Interaksi Obat : Pemberian meropenem bersama dengan probanecid dapat


meningkatkan kadar meroepenem. Pemberian meropenem bersama
dengan asam valproat dapat menurunkan kadar asam valproat.
Peringatan:

Wanita yang merencanakan kehamilan, wanita hamil, wanita menyusui, anak-anak, serta
manula diperbolehkan mengonsumsi obat ini, namun disesuaikan dengan anjuran dokter.

Penderita gangguan ginjal.

Penderita meningitis.

Penderita tumor.

Penderita yang memiliki sejarah kejang.

Penderita yang memiliki alergi terhadap obat-obatan atau makanan tertentu, bahan
pengawet, bahan pewarna, dan hewan.

Penderita yang sedang dalam perawatan lain pada waktu yang sama, termasuk terapi
suplemen, pengobatan herba, atau pengobatan pelengkap lainnya.

Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi atau overdosis saat menggunakan
meropenem.

Untuk infeksi pada anak, tanyakan dosis yang sesuai pada dokter. Dosis meropenem
dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebutuhan fisik berdasarkan usia, berat badan,
kondisi kesehatan, keparahan penyakit, serta respons tubuh pasien terhadap obat.

Dosis Meropenem
Kondisi Dosis awal

Dugaan infeksi pada neutropenia febril 1000 mg tiap 8 jam

Mengobati septicemia 1000 mg tiap 8 jam

Mengobati pneumonial, ISK, infeksi 500 mg tiap 8 jam


ginekologik, endometritis, infeksi kulit &
struktur kulit.

Mengobati infeksi intraabdominal 20 mg/kg BB tiap 8 jam atau 1000 mg tiap 8 jam

Mengobati pneumonia nosokomial 1000 mg tiap 8 jam

Mengobati meningitis 40 mg/kg berat badan tiap 8 jam atau

Mengonsumsi Meropenem dengan Benar


Konsumsi meropenem bersamaan dengan obat-obatan tertentu biasanya tidak
direkomendasikan kecuali jika memang dibutuhkan untuk kasus tertentu. Informasikan kepada
dokter Anda mengenai obat lain yang sedang dikonsumsi pada waktu yang sama, termasuk obat-
obatan bebas, agar dosis dapat ditinjau dan disesuaikan kembali.

Tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat ini bersamaan dengan konsumsi minuman
beralkohol atau tembakau (merokok). Diskusikan juga dengan dokter mengenai pantangan
makanan tertentu selama mengonsumsi obat ini. Hindari juga mengemudikan atau
mengoperasikan kendaraan atau mesin atau kegiatan lain yang dapat membahayakan diri selama
mengonsumsi meropenem.

Pastikan untuk memonitor penggunaan obat ini pada pasien anak untuk mengetahui
apakah obat bekerja dengan baik dan sesuai dengan kondisi tubuhnya. Selain itu, pastikan
apakah sebaiknya diteruskan atau tidak.

b. Bakterisida adalah bahan yang dipakai untuk mematikan bentuk-bentuk vegetatif


bakteri.
c. Bakteriostatik adalah suatu bahan yang mempunyai kemampuan untuk menghambat
pertumbuhan bakteri tanpa mematikannya.