Anda di halaman 1dari 14

Tanaman Herbal di Sekitar Kita yang

Banyak Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh


Tanaman Herbal dikenal juga dengan tanaman obat. Tanaman herbal ini memiliki banyak
kelebihan jika dibandingkan dengan tanaman-tanaman lain. kelebihan tanaman herbal ini yaitu
bermanfaat untuk tubuh dalam meningkatkan daya tahan dan mencegah serta mengobati tubuh
dari berbagai penyakit.Kita hidup di negara Indonesia di mana sudah terkenal dengan kekayaan
rempah-rempahnya dan berbagai jenis tanaman. Sejak dulu sudah banyak digunakan oleh
masyarakat untuk mengatasi berbagai penyakit baik yang akut maupun kronis.Sudah banyak yang
menggunakan tanaman herbal sebagai obat-obatan yang teruji ampuh mengobati penyakit kelas
ringan bahkan sampai penyakit kelas berat. Selain mengingat efek sampingnya yang kecil tapi
juga khasiatnya yang besar bila dibanding obat berbahan kimia. Tanaman herbal ini banyak
tumbuh di berbagai tempat, apalagi mengingat negara Indonesia ini tanahnya subur, dan mungkin
bisa jadi tumbuh di sekitar tempat anda berada.

1. Seledri (Apium Graviolens)

Ciri-ciri tanaman seledri adalah tingginya kurang dari 1 meter, bertangkai majemuk, batangnya
pendek, bunganya tersusun majemuk berkarang. Dan biasanya seledri dijual sebagai
sayuran.Khasiat dan manfaatnya seledri bisa dipakai sebagai obat asam urat, hipertensi, dan sakit
mata kering.

2. Mengkudu (Morinda citrifolia)


Biasanya dikenal juga dengan sebutan pace, cangkudu, keumeude, dan kudu.
Ciri-ciri tanaman mengkudu tidak begitu besar, tingginya sekitar 4 sampai 6 meter. Batang pace
bengkok-bengkok, berdahan kaku, kasar, dan tanaman mengkudu berakar tunggang yang
tertancap dalam. Kulit batang pace berwarna cokelat keabu-abuan atau cokelat kekuning-
kuningan, berbelah dangkal, tidak berbulu, anak cabangnya bersegi empat. Dan buahnya mula-
mula berwarna hijau, menjelang masak warna buah menjadi putih kekuningan, dan setelah
matang buahnya akan berwarna putih transparan dan lunak.
Khasiat dan manfaatnya mengkudu bisa menjadi obat sakit kepala, menurunkan tekanan darah
tinggi, melancarkan sistem pencernaan, mengobati asam urat, mengobati sakit kuning dan
membantu mencegah penyakit jantung koroner.

3. Daun Sirih (Piper betle)

Ciri-ciri tanaman sirih pohonnya bisa mencapai tinggi 10 meter. Batang sirih warnanya coklat
agak kehijauan, memiliki bentuk bulat, beruas dan merupakan tempat keluarnya akar. Daunnya
yang tunggal memiliki bentuk seperti jantung, ujungnya runcing, tumbuh berselang-seling,
bertangkai, dan mengeluarkan wangi yang sedap apabila kita remas. Panjang daun sirih sekitar 5
sampai 8 cm dan lebar 2 sampai 5 cm.Khasiat dan manfaatnya daun sirih ini dapat
menyembuhkan penyakit asma, radang tenggorokan, menghilangkan bau badanyang tidak sedap,
untuk mengobati sakit mata, sebagai obat mimisan, mengobati sakit gigi, dan mengatasi
keputihan.

4. Tanaman Lidah Buaya (Aloe Vera)


Ciri-ciri tanaman ini tingginya 30 sampai 50 cm. Daun tunggal, berdaging tebal, dan bergetah
bening. Bentuk daun memanjang dan ujungnya runcing, tepi berduri. Panjang daun mencapai 30
sampai 50 cm, lebar 2 sampai 10 cm. Warna daun tanaman lidah buaya hijau muda dihiasi
bercak-bercak putih di kulitnya.
Khasiat dan manfaatnya sebagai bahan penyubur rambut, perawatan kecantikan, mengobati sakit
kulit, sebagai penyembuh luka, serta peredam rasa panas pada luka bakar dan obat kanker.

5. Belimbing (Averrhoa Carambola)

Ciri-ciri pohon belimbing yaitu berbatang banyak dan berbatang keras dengan tingginya 5
sampai 12 meter. Buahnya seperti buni, berbentuk bulat memanjang sekitar 4 sampai13 cm,
dengan rusuk yang tajam dengan kulit buah yang tipis. Warna buahnya hijau bila masih muda
dan kuning jika sudah matang.
Khasiat dan manfaatnya belimbing manis banyak mengandung vitamin A, B, C, protein, kalsium
dll. Selain rasanya yang enak belimbing juga mampu menjadi obat kolestrol tinggi, mengatasi
hipertensi, menurunkan berat badan dan penurun darah tinggi.

6. Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi)

Biasanya disebut juga dengan belimbing sayur oleh masyarakat.


Ciri-ciri Pohon belimbing wuluh yaitu pohonnya kecil tinggi sekitar 10 meter dengan diameter
pangkal batang mencapai 30 cm. Batangnya bergelombang dan tidak rata. Daun belimbing sayur
merupakan daun majemuk sepanjang 30 sampai 60 cm dengan 11 sampai 45 pasang anak daun.
Anak daun belimbing wuluh memiliki warna hijau, tangkainya pendek, berbentuk bulat hingga
bentuknya jorong dengan ujung agak runcing, pangkal membulat, tepi daun rata, panjang 2
sampai 10 cm, lebar 1 sampai 3 cm.
Khasiat dan manfaatnya yaitu untuk mengobati hipertensi, mengobati penyakit gondongan,
mengatasi sakit diabetes, sebagai obat sariawan dan juga sebagai obat jerawat.

7. Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza)

Ciri-ciri tanaman ini yaitu dengan terna berbatang semu dengan tinggi hingga lebih 1 meter
tetapi tidak lebih dari 2 meter. Dengan daun berwarna hijau atau coklat keunguan, panjangnya 30
cm-85 cm dan lebarnya 10-18 cm.
Khasiat dan manfaatnya memiliki yaitu temulawak memiliki kandungan kurkumin yang berguna
sebagai anti radang ataupun anti keracunan empedu. Temulawak mampu mencegahnya karena
temulawak mampu mengobati sakit hepatitis B yang berperan sebagai faktor utama penyakit
kanker hati.

8. Daun Jarak (Ricinus Communis)

Biasanya dikenal juga kaliki atau kalek.


Ciri-ciri pohon jarak ini yaitu memiliki batang bulat dan sedikit licin, memiliki rongga dan
berbuku-buku karena bekas tangkai daun, serta berwarna hijau kemerah-merahan.
Khasiat dan manfaatnya, pada akarnya sebagai anti rematik dan mampu menenangkan. Pada
bijinya terasa manis, pedas namun netral. Biji jarak banyak digunakan sebagai obat kanker
rahim, hernia, rematik, TBC.
9. Sambiloto (Andrographis Paniculata)

Biasanya dikenal juga ki oray, takilo.


Ciri-ciri tanaman sambiloto tingginya sampai 50 cm berdaun tunggal, memanjang, tersusun
bersilang berhadapan di batang. Daun sambiloto ujungnya runcing, panjang daun 5 cm, dan lebar
1,5 cm. Warna daun hijau agak mengkilap.
Khasiat dan manfaatnya untuk mengobati TBC, batuk rejan, radang paru.

10. Beluntas (Pluchea Indica)

Biasanya dikenal juga baruntas, luntas, lamutasa.


Ciri-ciri tanaman beluntas yaitu berbatang atau bertangkai pendek, letak daun berselang-seling,
memiliki bentuk bulat menyerupai telur sunsang, dengan ujung daun bulat melancip, pinggir
daun bergerigi, berwarna hijau terang. Bunga keluar di ujung cabang dan ketiak daun, berbentuk
bunga bonggol, bergagang atau duduk, dan berwarna ungu. Buahnya longkah agak berbentuk
seperti gasing, dengan warna cokelat dan juga pada sudutnya putih.
Khasiat dan manfaatnya untuk meningkatkan nafsu makan, membantu melancarkan pencernaan,
meluruhkan keringat, menghilangkan bau badan dan bau mulut, meredakan demam, nyeri tulang,
sakit pinggang, dan keputihan.
11. Cincau (Cyclea Barbata)

Biasanya dikenal juga dengan sebutan camcao, cingcau.


Ciri-ciri tanaman cincau yaitu tinggi tanaman sekitar 6 meter. Daun cincau daunnya tunggal,
berbentuk bulat perisai dengan ujung runcing, pangkal tumpul, dan tepi rata. Permukaan daun
cincau berbulu, pertulangan daunnya menyirip, dan warnanya hijau.
Khasiat dan manfaatnya obat radang lambung, tekanan darah tinggi, tifus dan demam.

12. Daun Dewa (Gynura Divaricata)

Ciri-ciri tanaman daun dewa ini memiliki tinggi batang kurang lebih 30-40 cm, bertangkai
pendek, berbulu halus, serta berbentuk bulat lonjong berdaging. Bentuk daunnya seperti sawi
tetapi kecil, memiliki panjang 20 cm dan lebar 10 cm. dengan warna hijau tua dengan ujung
daunnya lancip.
Khasiat dan manfaatnya daun dewa mengandung minyak atsiri, saponin dll. Daun dewa bisa
digunakan sebagai obat penyakit stroke ataupun digunakan untuk mencegah datangnya penyakit
stroke. Daun dewa juga mampu mengobati luka memar dan juga sebagai penurun sakit darah
tinggi.
13. Daun Kumis Kucing (Orthosiphon Aristatus)

Tanaman ini memiliki ciri semak pendek dengan batang yang agak berkayu dan berbulu halus.
Daunnya berbentuk bundar, sedikit lonjong dan memanjang. Tepi daunnya bergerigi dan berbulu
halus, ujung dan pangkalnya meruncing.
Khasiat dan manfaatnya untuk mengobati infeksi kandung kemih, kencing batu, encok, bengkak
kandung kemih, infeksi saluran kencing dan keputihan.

14. Tanaman Ciplukan (Physalis Angulata)

Biasanya dikenal juga dengan sebutan cecenet, cecendet, kopok-kopokan, ceplukan.


Ciri-ciri tanaman ciplukan yaitu dengan tinggi kurang lebih 50 cm. Berdaun tunggal, bulat telur
dengan ujung runcing. Panjang daun 3 sampai 15 cm, lebar 2 sampai 13 cm. Warna daun hijau.
Khasiat dan manfaatnya untuk mengobati diabetes mellitus, mengobati sakit tenggorok, batuk
rejan, gondongan, dan bisul.
15. Daun Bakung (Crinum Asiaticum)

Biasanya dikenal juga semur, dausa, pete, fete-fete.


Ciri-ciri tanaman Bakung yaitu tinggi sekitar 1,5 m. Daun tunggal, lanset, panjang 32 sampai 120
cm, lebar 3 sampai 10 cm, tebal, tepi rata, pangkal daun tumpul dan ujung meruncing.
Khasiat dan manfaatnya bisa untuk peluruh keringat dan obat luka.

16. Daun Jintan (Coleus Amboinicus)

Biasanya dikenal juga dengan sebutan ajiran, daun kambing, kutu etu, daun jinten.
Ciri-ciri tanaman ini menjalar. Daunnya hijau muda, berdaging, dan bersifat mudah patah. Tepi
daun beringgit panjang 6,5 sampai 7 cm, dan lebar 5,5 sampai 6,5 cm.
Khasiat dan manfaatnya sebagai obat sariawan, batuk, perut mulas, dan sakit gigi.
17. Daun Katuk (Sauropus Androgynus)

Biasanya dikenal juga dengan sebutan karekur, simani, cengkok manis.


Ciri-ciri tanaman katuk yaitu tinggi 2,5 sampai 5 meter. Daunnya majemuk. Anak daun
berbentuk bulat telur, ujung lancip, dan pangkalnya tumpul. Tepinya rata dan berwarna hijau.
Khasiat dan manfaatnya biasa dikonsumsi sebagai sayuran, untuk melancarkan ASI, obat
demam, bisul, dan borok.

18. Daun Meniran (Phyllanthus Niruri)

Ciri-ciri tanaman meniran adalah tumbuh pada tempat lembap dan berbatu, tumbuhnya tegak,
memiliki tinggi sekitar 50 cm. Cabang tanaman meniran terpencar dengan daun majemuk
berseling, bentuk bulat telur sampai memanjang, ujung tumpul. Warna daun hijau tua, panjang
1,5 cm, lebar 7 mm, dan tepi daun rata.
Khasiat dan manfaatnya sebagai obat penyakit kuning, peluruh air seni, untuk menambah nafsu
makan, malaria, epilepsi, dan demam.
19. Daun Nilam (Pogostemon Cablin)

Biasanya dikenal juga dengan dilem.


Ciri-ciri tanaman nilam yaitu tinggi 1 sampai 2 meter. Daun tunggal, tepi bergerigi, bulat telur.
Tulang daun tanaman nilam menyirip, permukaan daun berbulu, panjang 6 sampai 7 cm, lebar 5
sampai 6 cm. Permukaan atas daun hijau, sedangkan bawah hijau keunguan.
Khasiat dan manfaatnya untuk penghilang bau keringat dan obat disentri.

20. Tanaman Pecut Kuda (Stachytarpheta Jamaicensis)

Biasanya dikenal juga jarong, biron, karu menar, sekar laru.


Ciri-ciri tanaman pecut kuda yaitu tinggi sekitar 50 cm. Daun letaknya berhadapan, bentuk daun
bulat telur, warna hijau, tepi bergerigi.
Khasiat dan manfaatnya sebagai obat infeksi dan batu pada saluran kencing, rematik, sakit
tenggorokan, hepatitis A.
21. Daun Seribu (Achillea Millefolium)

Ciri-ciri tanaman daun seribu tingginya cuma mencapai sekitar 45 cm, tidak berkayu, bentuknya
bulat dan berbuku serta memiliki warna daun yang begitu hijau. Daunnya berbentuk majemuk
bertulang menyirip, Dan bunganya terdapat pada ujung tanaman yang juga berbentuk majemuk
Khasiat dan manfaatnya sebagai obat penyembuh luka, meredakan sakit perut, menghentikan
pendarahan pada luka, dan menghilangkan nyeri pada saat haid.

22. Daun Selasih (Ocimum Basilicum)

Biasanya dikenal juga dengan sebutan telasih, solanis.


Ciri-ciri tanaman selasih yaitu tinggi 5080 cm. Daun tunggal berhadapan, bertangkai dengan
panjang 0,52 cm, bentuk bulat telur sampai memanjang. Permukaan daun selasih berambut
halus, tulang daunnya menyirip dan tepi bergerigi, panjang 3,5 sampai 7,5 cm, lebar 1,5 sampai
2,5 cm dan warna hijau tua.
Khasiat dan manfaatnya sebagai obat demam dan sakit kepala, peluruh haid, peluruh air susu ibu,
obat nyeri lambung, obat gangguan percernaan, serta obat rematik.
23. Daun Lidah Ular (Oldenlandia Speciosa)

Biasanya dikenal juga dengan sebutan kermah, keci, kremah.


Ciri-ciri tanaman tinggi 20 sampai 50 cm. Daun tunggal, tersusun berhadapan sepasang-
sepasang. Tepi daun rata, panjang 1,5 sampai 2 cm. Warna daun hijau dan ujung runcing.
Khasiat dan manfaatnya untuk obat tumor.

24. Daun Keji Beling (Strobilanthes Crispa)

Biasanya dikenal juga dengan sebutan sambaing geteh, remek daging, reundeu beureum, lire
Ciri-ciri tanaman berbatang basah dan sepintas menyerupai rumput berbatang tegak. tinggi 1
sampai 2 meter, memiliki batang beruas, bentuk batangnya bulat dengan diameter antara 0,12
sampai 0,7 cm, berbulu kasar, percabangan monopodial. Kulit batang keji beling berwarna ungu
dengan bintik-bintik hijau pada saat masih muda dan akan berubah menjadi coklat setelah tua.
Khasiat dan manfaatnya untuk mengobati kencing batu, kencing manis, sembelit, tumor, diabetes
mellitus, sakit kuning, kolesterol tinggi, diare dan juga mengatasi gatal.
25. Daun Bayam Duri (Amaranthus Spinosus)

Biasanya dikenal juga hayum keri, senggang cucuk, taruyak lakek.


Ciri-ciri tanaman tinggi 0,4 sampai 1,5 m, batang berduri, daun tunggal, tersusun tersebar di
sekeliling batang. Bentuk daun hijau bulat menyerupai telur yang memanjang, ujung dan
pangkalnya runcing.
Khasiat dan manfaatnya obat radang saluran pernapasan, wasir, demam.

26. Daun Patikan Kebo (Euphorbia Hirta)

Biasanya dikenal juga Biji kacang, nanangkaan, gendong anak, sosononga.


Ciri-ciri tanaman tinggi sekitar 50 cm, daun tunggal, berhadapan, lanset, pangkal dan ujung
runcing. Tepi daun bergerigi, permukaan dau bagian atas dan bawah berbulu, pertulangan daun
menyirip, panjangnya 5 sampai 50 mm, lebar 0,7 sampai 1 mm, warna hijau keunguan.
Khasiat dan manfaatnya untuk obat batuk, anti inflamasi, peluruh air seni, dan sariawan
27. Tanaman Kembang Telang (Clitoria Ternatea)

Ciri-ciri tanaman merambat, berbunga biru. Daun majemuk bersirip, tepi rata, bentuk bulat telur.
Wama daun hijau
Khasiat dan manfaatnya untuk melancarkan sistem dari pencernaan, melancarkan haid,
mengobati penyakit kulit, menyembuhkan mata merah dan menghilangkan jerawat.