Anda di halaman 1dari 4

TUGAS BOTANI TUMBUHAN RENDAH

PERANAN CYANOPHYTA DALAM PENYUBURAN TANAH

OLEH

NAMA : BAIQ NELY WIDYA A

NIM : E1A014005

KELAS : A

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MATARAM

2016
PERANAN CYANOPHYTA DALAM PENYUBURAN TANAH

1. Cyanophyta

Alga ini disebut alga hijau-biru karena berwarna hijau kebiruan. Warna itu
diakibatkan oleh warna klorofil dan pigmen biru (fikosianin). Alga hijau-biru banyak
dijumpai di tempat-tempat lembab, misalnya di atas tanah, batu, tembok, sawah, parit,dan
di laut. Jika mongering, koloni alga hijau-biru mengelupas seperti kerak. Alga hijau-biru
biasanya hidup hidup di lingkungan yang sedikit asam hingga basa. Selain hidup bebas,
alga hijau- biru juga ada yang hidup bersimbiosis mutualisme dengan organisme lain.
Alga hijau-biru dapat hidup di batuan di tempat organisme lain sulit hidup. Dengan
adanya alga hijau-biru, terjadilah pelapukan batuan sehingga memungkinkan alga dan
tumbuhan lain hidup. Itulah sebabnya alga hijau-biru dikatakan sebagai tumbuhan
perintis.

2. Peranan Cyanophyta dalam Penyuburan Tanah


Nostoc, gleocapsa, dan Anabaena merupakan alga hijau-biru yang dapat menangkap
nitrogen Nitrogen dari udara. Kemampuan menangkap Nitrogen ini disebut pula sebagai
kemampuan melakukan fiksasi nitrogen. Anabaena azollae dapat bersimbiosis dengan
akar sikas atau jaringan paku air Azolla pinnata, yaitu tumbuhan yang banyak dijumpai di
sawah dan mengapung di atas air. Alga hijau-biru itu melakukan fiksasi nitrogen (N2) dari
udara dan mengubahnya menjadi ammonia. Hal demikian menguntungkan petani karena
Azolla pinnata dapat dijadikan pupuk hijau yang mengandung nitrogen. simbiosis
Anabaena azollae dengan Azolla pinnata sebagai alternatif pupuk Urea, karena simbiosis
ini dapat meningkatkan kadar Nitrogen di lahan persawahan. Cyanophyta berperan
penting dalam menambah materi dalam tanah. Perendaman sawah selama musim hujan
mengakibatkan Nostoc tumbuh subur dan memfiksasi N2 dari udara sehingga dapat
membantu penyediaan nitrogen yang digunakan untuk pertumbuhan padi.

3. Proses Penyuburan Tanah oleh Cyanophyta


Ganggang biru merupakan kelompok organisme yang mampu mengubah nitrogen
bebas menjadi bentuk organik, seperti nitrit (NO2), nitrat (NO3), atau ammonia (NH3).
Nitrit, nitrat, dan ammonia merupakan bentuk terikat dari nitrogen yang dibutuhkan
tumbuhan untuk pertumbuhannya. Hal tersebut disebut dengan diazotrof. Oleh tumbuhan,
nitrogen diubah menjadi protein dan asam nukleat. Pada ganggang biru berbentuk
filament, fiksasi (pengikatan) nitrogen terjadi didalam heterosista. Heterosista
mengandung anzim netrogenase yang penting untuk proses fiksasi nitrogen. Lingkungan
didalam sel heterosista merupakan lingkungan anaerob. Beberapa jenis ganggang biru
dapat bersimbiosis dengn lumut hati, lumut kerak,paku, pakis haji, protozoa berflagela,
dan ganggang sejati. Kadang kala simbiosis itu, merupakan indoimbion pada sel-sel
eukariota. Contohnya, ganggang biru Anabaeta bersimbiosis dengan paku air (Azolla).
Cyanophyta ini mengikat nitrogen sebagai bagian dari siklus metabolisme mereka.
Enzim yang digunakan untuk mengikat nitrogen disebut nitrogenase. Tanpa adanya
nitrogenase, Cyanophyta tidak akan mampu melakukan proses pengikatan
nitrogen.Berikut adalah proses kimia yang terjadi pada proses pengikatan nitrogen:
N2 + 6 H + + 6 e- 2 NH3
Proses ini diikuti dengan hidrolisis untuk menghasilkan senyawa yang ekuivalen
dengan ATP untuk menghasilkan energi. Pada diazotrof yang hidup bebas, amonia yang
dihasilkan enzim nitrogenase diasimilasikan menjadi glutamat. Produk akhir dari proses
pengikatan nitrogen adalah Amoniak (NH3) dan air.
Pengikatan nitrogen oleh cyanobacteria di terumbu karang dapat terjadi pada laju dua
kali lebih cepat dibandingkan pengikatan nitrogen di daratan, sekitar 1.8 kg nitrogen per
hektare per hari. Trichodesmium yang membentuk koloni cyanobacteria di lautan
diperkirakan melakukan setengah proses pengikatan nitrogen di lautan pada skala global.

DAFTAR PUSTAKA

https://id.wikipedia.org/wiki/Pengikatan_nitrogen
https://novidaismiazizah.wordpress.com/2013/04/29/alga-hijau-biru-cyanobacteria/

http://www.biologipedia.com/manfaat-dan-peranan-ganggang-biru-cyanobacteria.html/2

http://kamuspengetahuan.blogspot.co.id/2011/08/daur-siklus-nitrogen.html