Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR

(Manusia dan Cinta Kasih)

NAMA : JUSTIN DEWANGGA PUTRA


NPM : 13116796
KELAS : 1KA23

SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan atas ke-hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas
rahmat dan kasih-Nya akhirnya makalah yang berjudul Manusia dan Cinta Kasih
dapat terselesaikan dengan tepat waktu walaupun tidak dapat dipungkiri masih
terdapat kekurangan dalam penulisan makalah ini.

Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Junaedi Abdillah selaku
guru Ilmu Budaya Dasar dan pihak-pihak yang terkait dalam membantu dan
membimbing penulis untuk menyelesaikan makalah ini.

Pada kesempatan kali ini penulis ingin menyampaikan hasil pengamatan dan
pemikiran tentang Pembahasan Manusia serta Cinta Kasih kedalam makalah ini.
Semoga makalah ini dapat memberikan informasi dan manfaat bagi kita semua.

Jakarta, 23 Mei 2017

Penulis

2
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ............................................................................................................. 2

Daftar Isi ........................................................................................................................ 3

Bab I Pendahuluan 4

1.1. Latar Belakang . 4


1.2. Tujuan Penulisan . 5
1.3. Rumusan Masalah .... 5

Bab II Isi .................................................................................................................... 6

2.1. Pengertian Cinta Kasih ........ 6

2.2. Cinta Menurut Ajaran Agama .... 7

2.3. Pengertian Kasih Sayang ............. 9

2.4. Pemujaan ......... 9

2.5. Kemesraan .. 10

2.6. Cinta Kasih Erotis .. 10

Bab III Penutup .... 12

3.1. Kesimpulan ..... 12

REFERENSI 13

3
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Hakikat cinta kasih telah lama menjadi perbincangan yang tidak dibatasi secara jelas
dengan makna yang luas pula. Walaupun, sulit juga untuk diungkapkan dan diingkari
bahwa cinta adalah salah satu kebutuhan hidup manusia yang cukup fundamental.
Begitu fundamentalnya sampai-sampai membawa Khalil Gibran, seorang punjagga
terkenal, berpendapat bahwa Cinta hanyalah sebuah kemisterian. Cinta sangat erat
dalam kehidupan dan tidak bisa di pisahkan dalam kehidupan. Tidak pernah selintas
pun orang berpikir bahwa cinta itu tidak penting. Mereka haus akan cinta, mereka
butuh akan cinta.

Cinta merupakan pengalaman yang sangat menarik yang pernah kita alami dalam
hidup ini. Sangat disesali, orang pada umumnya masih bingung akan apakah cinta itu
sesungguhnya. Kebingungan mereka semakin bertambah ketika dunia perfileman
memperkenalkan arti cinta yang salah dimana penekanan akan cinta selalu dititik
beratkan pada perasaan dan cerita romantika.

Begitupun dengan kasih sering sekali kita terkecoh bahkan sulit untuk membedakan
cinta dan kasih itu sendiri. Oleh karena itu, penulis sangat tertarik mengambil judul
makalah Manusia dan Cinta Kasih, agar dapat membantu kita semua untuk lepas dari
ketidak jelasan Cinta Kasih yang selalu menjadi bahan perenungan, diskusi, cerita yang
tidak pernah ada akhirnya.

Kendati pun demikian, hampir setiap orang tidak pernah berpikir tentang apa dan
bagaimana cinta itu. Padahal berpikir tentang apa dan bagaimana cinta itu, cinta bisa
diibaratkan sebagai suatu seni yang sebagaimana bentuk seni lainnya sangat
memerlukan pengetahuan dan latihan untuk bisa menggapainya

4
1.2 Rumusan Masalah
Makalah ini bertujuan untuk menyelesaikan tugas dalam mata kuliah softskill ilmu
budaya dasar serta memberikan informasi bagi para pembaca dan untuk
memahami hakikat tentang Manusia dan Cinta Kasih.

1.3 Tujuan Penulisan


1. Menjelaskan Pengertian Cinta dan Kasih Sayang
2. Menjelaskan Pengertian Cinta Kasih Erotis
3. Mewujudkan Cinta dan Kasih dalam kehidupan

5
BAB II
ISI

2.1. Pengertian Cinta Kasih

Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat kasih atau
sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta
(kepada) atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat
diatikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan
menaruh belas kasihan.
Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih, cinta lebih mengandung pengertian tentang
rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan
rasa, mengarah kepada yang dicintai. Cinta samasekali bukan nafsu. Perbedaan antara
cinta dengan nafsu adalah sebagai berikut:

1.Cinta bersifat manusiawi


2.Cinta bersifat rokhaniah sedangkan nafsu bersifat jasmaniah.
3.Cinta menunjukkan perilaku memberi, sedangkan nafsu cenderung menuntut.

Cinta juga selalu menyatakan unsur - unsur dasar tertentu yaitu:


1. Pengasuhan, contohnya cinta seorang ibu kepada anaknya.
2. Tanggung jawab, adalah tindakan yang benar benar bedasarkan atas suka
Rela.
3. Perhatian, merupakan suatu perbuatan yang bertujuan untuk
Mengembangkan pribadi orang lain, agar mau membuka dirinya.
4. Pengenalan, merupakan keinginan untuk mengetahui rahasia manusia.

6
2.2. Cinta Menurut Ajaran Agama

Cinta Menurut ajaran agama antara lain ada 3 bagian yang menjadi bahasan
yang penting, antara lain:
1. Cinta Kepada Allah dan Rasul Nya
Merupakan puncak cinta manusia, yang paling jernih, spiritual dan yang
dapat memberikan tingkat perasaan kasih sayang yang luhur, khususnya
perasaan simpatik dan sosial. Cinta yang ikhlas seorang manusia kepada
Allah akan membuat cinyta menjadi kekuatan pendorong yang
mengarahkannya dalam kehidupan dan menundukkan semua bentuk cinta
yang lain. Semua tingkah laku dan tindakannya ditujukan kepada Allah,
mengharapkan penerimaan dan ridha-Nya :
Katakanlah : Jika kamu (benar-benar)mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah
mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah maha pengampun lagi maha
penyayang (QS Ali Imran, 3:31)
Cinta yang ikhlas seorang manusia kepada Allah akan membuat cinta itu
menjasi kekuatan pendorong yang mengarahkannya dalam kehidupannya
dan menundukkan semua bentuk kecintaan lainnya. Cinta ini pun juga akan
membuatnya menjadi seorang yang cinta pada sesama manusia, hewan,
semua makhluk Allah dan seluruh alam semesta.

2. Cinta kepada Sesama Manusia


Agar manusia dapat hidup dengan penuh keserasian dan keharmonisan
dengan manusia lainnya , ia tidak boleh tidak harus membatasi cintanya
pada diri sendiri dan egoismenya. Oleh karena itu,Allah ketika memberi
isyarat tentang kecintaan manusia pada dirinya sendiri, seperti yang tampak
pada keluh kesahnya apabila ia tertimpa kesusahan dan usahanya yang terus
menerus untuk memperoleh kebaikan serta kebakhilannya dalam
memberikan sebagian karunia yang diperolehnya, setelah itu Allah langsung
memberikan pujian kepada orang-orang yang berusaha untuk tidak berlebih-
7
lebihan dalam cintanya kepada dirinya sendiri dan melepaskan diri dari
gejala-gejala itu adalah dengan melalui iman, menegakkan sholat,
memberikan zakat, bersedekah terhadap orang-orang miskin dan tak punya,
dan menjauhi segala larangan Allah.

3. Cinta Terhadap Diri Sendiri


Cinta diri erat kaitannya dengan menjaga diri. Manusia senang untuk tetap
hidup,mengembangkan potensi dirinya,dan meng aktualisasikan dirinya dan
ia pun mencintai segala sesuatu yang mendatangkan kebaikan pada dirinya.
Sebaliknya ia membenci segala sesuatu yang menghalanginya untuk hidup.
Berkembang, mengaktualisasikan diri, mendatangkan rasa sakit, penyakit
dan mara bahaya. Al Quran telah mengungkapkan cinta alamiah
manusia terhadap dirinya sendiri ini, kecenderungannya untuk menuntut
segala sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi dirinya, dan menghindari
dari segala sesuatu yang membahayakan keselamatan dirinya, melalui
ucapan Nabi Muhammad SAW, bahwa seandainya beliau mengetahui hal-
hal gaib, tentu beliau akan memperbanyak hal-hal yang baik bagi dirinya dan
menjauhkan dirinya dari segala keburukan.

Diantara gejala yang menunjukkan kecintaan manusia terhadap dirinya sendiri


ialah kecintaannya yang sangat terhadap harta, yang dapat merealisasikan semua
keinginannya dan memudahkan baginya segala sarana untuk mencapai kesenangan
dan kemewahan hidup. (QS,al-Adiyat, 100:8)

8
2.3. Pengertian Kasih Sayang

Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia yaitu perasaan
sayang, perasaan cinta atau perasaan suka pada seseorang. Dalam berumah
tangga kasih sayang merupakan kunci kebahagiaan. Kasih sayang ini
merupakan pertumbuhan dari cinta. Dalam kasih sayang sadar atau tidak
dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling
pengertian, saling terbuka, sehingga keduannya merupakan suatu kesatuan
yang utuh. Seorang remaja menjadi frustasi, morfinis, berandalan dan
sebagainya itu disebabkan karena kekurangan perhatian dan kasih sayang dalam
kehidupan keluarga.
Contoh dari kasih sayang ini adalah antara anak dengan kedua orang tua nya.
Kasih sayang , adalah media dasar komunikasi yang terjadi dalam suatu
keluarga. Komunikasi antara anak dan orang tuanya pada prinsipnya anak
terlahir dan terbentuk sebagai hasil curahan kasih sayang orang tuanya.
Pengembangan watak anak dan selanjutnya tak boleh lepas dari kasih sayang
dan perhatian orang tuanya. Suatu hubungan yang harmonis akan terjadi bila
hal itu terjadi secara timbal balik antara orang tua dan anak.

2.4. Pemujaan

Pemujaan berasal dari kata puja yang berarti penghormatan atau tempat memuja
kepada dewa dewa atau berhala. Dalam perkembangannya kemudian pujaan
ditujukan kepada orang yang dicintai, pahlawan dan Tuhan YME. Pemujaan
kepada Tuhan adalah perwujudan cinta manusia kepada Tuhan, karena
merupakan inti , nilai dan makna dari kehidupan yang sebenarnya.

Cara Pemujaan dalam kehidupan manusia terdapat berbagai perbedaan sesuai


dengan ajaran agama, kepercayaan, kondisi dan situasi. Tempat pemujaan
merupakan tempat komunikasi manusia dengan Tuhan. Berbagai seni sebagai

9
manifestasi pemujaan merupakan suatu tambahan tersendiri dalam terciptanya
kehidupan yang lebih indah.

2.5. Kemesraan

Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga
kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib.
Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata.
Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban yang dilandasi
rasa cinta dan kasih.
Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur, yaitu:

1. Kemesraan dalam Tingkat Remaja, terjadi dalam masa puber atau genetal
pubertas yaitu dimana masa remaja memiliki kematangan organ kelamin yang
menyebabkan dorongan seksualitasnya kuat.
2. Kemesraan dalam Rumah Tangga, terjadi antara pasangan suami istri dalam
perkawinan. Biasanya pada tahun tahun wal perkawinan, kemesraan masih
sangat terasa, namun bisa sudah agak lama biasanya semakin berkurang.
3. Kemesraan Manusia Usia Lanjut, Kemsraan bagi manusia berbeda dengan pada
usia sebelumnya. Pada masa ini diwujudkan dengan jalan jalan dan
sebagainya.

2.6. Cinta Kasih Erotis

Cinta yang erat dorongannya dengan dorongan seksual (sifat membirahikan) ini
merupakan sifat eksklusif (khusus) yang bias memperdayakan cinta yang
sebenarnya. Hal itu dikarenakan cinta dan nafsu tersebut letaknya tidak berbeda
jauh. Disi lain Cinta erotis jika didasari dengan cinta ideal, kasih sayang,
keserasian maka berfungsi dalam melestarikan keturunan dalam ikatan yang sah
yaitu pernikahan. Sebaliknya jika tidak didasari kasih sayang yaitu nafsu yang
membutakan akal pikiran sehingga yang ada hanya nafsu birahi didalamnya
10
akan timbul rasa ketidak puasan bias berakhir dengan sebuah perceraian bahkan
akan mungkin timbul juga perselingkuhan atau ke tempat pelacuran yang
didalamnya tidak mungkin akan timbul rasa kasih sayang karena yang ada
hanya nafsu birahi berhubungan badan saja, dengan uang sebagai bayarannya.

Cara mewujudkan cinta kasih erotis dapat dilakukan apabila dilandasi dasar
cinta kasih yang bertanggung jawab dan tidak melanggar adat atau norma yang
ada. Contohnya cinta erotis seorang lelaki terhadap perempuan yang di sudah di
ikat pernikahan karna di dasari oleh cinta.

11
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Manusia pada hakikatnya tidak akan dapat terpisahkan dari Cinta kasih dan
sayang.Cinta kasih Ideal itu adanya tiga unsur yaitu keterikatan, keintiman dan
kemesraan atau sering juga di sebut Segitiga Cinta yang satu sama lain harus
sinergi, selaras, seimbang satu sama lain.

Cinta itu mulia, bisa sangat indah, cinta itu sebuah kebahagiaan, tetapi manakala
cinta itu tidak sesuai dengan apa yang diharpakan, apa yang diperkirakan dan
apa yang didambakan bertolak belakang dari kenyataaan yang sudah terlanjur
tercipta dalam angan-angan maka cinta bisa sangat menyakitkan dan
menimbulkan penderitaan yang luar biasa.

12
REFERENSI
http://igedepraditya.blogspot.co.id/2012/05/manusia-dan-cinta-kasih.html
http://ibd99.blogspot.com/2012/12/makalah-manusia-dan-cinta-kasih.html

http://ibd99.blogspot.com/2012/12/makalah-manusia-dan-cinta-kasih.html

13