Anda di halaman 1dari 12

DASAR DASAR MANAJEMEN

MOTIVASI KERJA
PEGAWAI

MAKALAH

Oleh :
Agung Wahyu Darmawan
NIM A41161456
Muammar Khadafi
NIM A41161669
Hanif Ahmad Abdul Ghofur
NIM A41161787

PROGRAM STUDI TEKNIK PRODUKSI BENIH


JURUSAN PRODUKSI PERTANIAN
POLITEKNIK NEGERI JEMBER
2017
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala rahmat
yang diberikan-Nya sehingga tugas Makalah yang berjudul Motivasi Kerja
Pegawai ini dapat kami selesaikan. Makalah ini dibuat sebagai kewajiban untuk
memenuhi tugas mata kuliah Dasar-dasar Manajemen.
Dalam kesempatan ini, penulis menghaturkan terima kasih yang dalam
kepada semua pihak yang telah membantu menyumbangkan ide dan pikiran
mereka demi terwujudnya makalah ini. Akhirnya saran dan kritik pembaca yang
kami harapkan untuk mewujudkan kesempurnaan makalah ini penulis sangat
hargai.

Jember, 24 Mei 2017

Penulis

2
DAFTAR PUSTAKA

KATA PENGANTAR ........................................................................................................ 2


BAB 1. PENDAHULUAN ................................................................................................. 4
1.1 Latar Belakang .......................................................................................................... 4
1.2 Rumusan Masalah ..................................................................................................... 4
1.3 Tujuan Penulisan....................................................................................................... 4
BAB 2. PEMBAHASAN .................................................................................................... 5
2.1 Definisi Motivasi Kerja............................................................................................. 5
2.2 Pentingnya Motivasi Kerja........................................................................................ 6
2.3 Cara Meningkatkan Motivasi Kerja .......................................................................... 7
BAB 3. PENUTUP ........................................................................................................... 11
3.1 Kesimpulan ............................................................................................................. 11
3.2 Saran ....................................................................................................................... 11
DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................................... 12

3
BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Motivasi sangat diperlukan seseorang dalam menjalankan segala
aktivitasnya. Dalam menjalankan hidup, seseorang memerlukan banyak motivasi
agar ia dapat menjalankan segala sesuatu yang dapat mempertahankan
kelangsungan hidupnya. Dalam dunia pendidikan, seorang anak memerlukan
motivasi baik dari orang tua, guru, maupun teman-temannya agar ia mampu
meningkatkan prestasi belajarnya. Hal tersebut juga dibutuhkan seseorang dalam
dunia kerja. Seseorang hanya dapat bekerja dengan baik apabila ia mendapatkan
motivasi kerja yang baik pula. Motivasi kerja tidak hanya bersumber dari dalam
diri orang itu saja, melainkan memerlukan perpaduan baik dari diri sendiri, atasan,
mapun lingkungan kerja itu sendiri.
Namun di balik semuanya itu, kita perlu mengetahui cara meningkatkan
motivasi kerja karyawan.

1.2 Rumusan Masalah


Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, penulis merumuskan
rumusan masalah sebagai berikut :
a. Apakah definisi motivasi kerja tersebut?
b. Apakah pentingnya motivasi kerja?
c. Bagaimana cara meningkatkan motivasi kerja?

1.3 Tujuan Penulisan


Adapun tujuan pembuatan makalah tersebut adalah untuk mengetahui :
a. Definisi motivasi kerja.
b. Pentingnya motivasi kerja.
c. Cara menigkatkan motivasi kerja.

4
BAB 2. PEMBAHASAN

2.1 Definisi Motivasi Kerja


Motivasi berasal dari kata latin movere yang berarti dorongan atau
daya penggerak. Motivasi tersebut diberikan kepada manusia, khususnya kepada
para bawahan atau pengikut. Adapun kerja adalah sejumlah aktivitas fisik dan
mental untuk mengerjakan sesuatu pekerjaan. Terkait dengan hal tersebut, maka
yang dimaksud dengan motivasi adalah mempersoalkan bagaimana caranya
mendorong gairah kerja bawahan, agar mereka mau bekerja keras dengan
memberikan semua kemampuan dan ketrampilannya untuk mewujudkan tujuan
organisasi. (Hasibuan, 2003).
Sementara menurut arti katanya, motivasi atau motivation berarti motif,
penimbulan motif atau hal yang menimbulkan dorongan. Dalam KBBI (Kamus
Besar Bahasa Indonesia) motivasi memiliki arti yang timbul pada diri seseorang
secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan
tertentu. Secara psikologi motivasi merupakan usaha yang dapat menyebabkan
seseorang atau kelompok orang tertentu tergerak melakukan sesuatu karena ingin
mencapai tujuan yang dikehendakinya atau mendapat kepuasan dengan
perbuatannya.
Adapun kerja adalah sejumlah aktivitas fisik dan mental untuk
mengerjakan sesuatu pekerjaan. Terkait dengan hal tersebut, motivasi adalah
mempersoalkan bagaimana cara mendorong gairah kerja bawahan, agar mereka
mau bekerja keras dengan memberikan semua kemampuan dan ketrampilannya
untuk mewujudkan tujuan organisasi. Dorongan untuk bertindak tersebut dapat
dipicu (touched off) oleh suatu rangsangan luar, atau lahir dari dalam diri orang itu
sendiri dalam proses fisiologis dan pemikiran individu itu. Adapun definisi
motivasi kerja menurut para ahli adalah sebagai berikut :
1. Menurut Pandji Anoraga Motivasi kerja adalah kemauan kerja karyawan
yang timbulnya karena adanya dorongan dari dalam pribadi karyawan
yang bersangkutan sebagai hasil integrasi keseluruhan daripada kebutuhan

5
pribadi, pengaruh lingkungan fisik dan pengaruh lingkungan sosial dimana
kekuatannya tergantung daripada proses pengintegrasian tersebut.
2. Ernest J. McCormick Motivasi kerja adalah kondisi yang berpengaruh
membangkitkan, mengarahkan dan memelihara perilaku yang
berhubungan dengan lingkungan kerja
3. Berelson dan Steiner dalam Siswanto Sastrohadiwiryo motivasi kerja
adalah Keadaan kejiwaan dan sikap mental manusia yang memberikan
energi, mendorong kegiatan atau menggerakkan dan mengarah atau
menyalurkan perilaku ke arah mencapai kebutuhan yang memberi
kepuasan atau mengurangi ketidakseimbangan
Dari pendapat-pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja
adalah sesuatu yang mendorong seseorang, baik berasal dari dalam maupun dari
luar diri seseorang, sehingga seseorang tersebut akan memiliki semangat,
keinginan dan kemauan yang tinggi untuk melaksanakan aktivitas kerja.

2.2 Pentingnya Motivasi Kerja


Sebuah pekerjaan haruslah memiliki daya guna tim yang tinggi. Inilah
yang seharusnya kita terapkan seperti pemimpin yang partisipatif, mau
mendengarkan, tujuan yang tersusun, komunikatif, fokus pada tugas masing-
masing, mampu menyelesaikan masalah, bertanggung jawab, inovatif dan kreatif.
Di perusahaan manapun semua pasti memimpikan agar terwujud semua impian di
perusahaannya, tetapi apadaya apabila seorang karyawan tersebut bermalas-
malasan, terlambat kerja, dan tidak displin. Inilah yang menjadi momok di
perusahaan yang ingin mewujudkan impiannya.
Dalam usaha bisnis, motivasi kerja sangatlah penting. Diantara motivasi
kerja yang efektif adalah memiliki hasrat keinginan yang menggebu-gebu untuk
mendapatkan sesuatu, atau hasrat keinginan untuk membahagiakan orang lain dan
tujuan hidup lainnya. Hasrat tersebut seharusnya selalu ditanamkan didalam benak
anda setiap hari.
Motivasi kerja dapat naik turun bahkan dapat hilang sama sekali.
Kehilangan motivasi kerja dapat disebabkan karena kurangnya alasan mengapa

6
harus bekerja misalnya karena kita tidak ada lagi motivasi untuk hidup. Hidup
tentu mampunyai arti yang luas, bukan sekedar bernafas saja. Hidup menjadi lebih
hidup ketika seseorang hidup seleranya, cita-citanya, semangatnya, tenaganya,
visinya, bisnisnya, amalannya, kontribusinya pada sesama dan banyak lagi.
Kehilangan motivasi kerja dalam arti luas berarti seperti kehilangan motivasi
hidup dalam arti luas pula, jika kehilangan motivasi kerja dalam waktu yang lama
maka resikonya dalam jangka panjang adalah mati. Kalau sekali waktu kehilangan
motivasi hidup dalam waktu pendek misalnya satu jam, dua jam atau sehari dua
hari itu normal saja, namun kehilangan motivasi kerja tersebut tetaplah penyakit
yang perlu disembuhkan.

2.3 Cara Meningkatkan Motivasi Kerja


Dalam suatu organisasi formal, motivasi merupakan tugas seorang
pimpinan untuk membuat karyawan melakukan apa yang harus dilakukan.
Pimpinan dapat memotivasi karyawan dengan berbagai cara, diantaranya:
1. Menginspirasi, yaitu dengan memasukkan semangat ke dalam diri orang
agar bersedia melakukan sesuatu dengan efektif. Orang diinspirasi melalui
kepribadian pimpinan, keteladanannya, dan pekerjaan yang dilakukannya
secara sadar atau tidak sadar.
2. Mendorong, yaitu dengan merangsang orang untuk melakukan apa saja
yang harus dilakukan melalui pujian, persetujuan dan bantuan.
3. Mendesak, yaitu membuat orang merasa harus melakukan apa yang harus
dilakukan dengan sesuatu cara, termasuk paksaan, kekerasan dan ancaman
jika perlu. Namun, motivasi jenis tersebut sudah tidak sesuai lagi dengan
tuntutan zaman dan bersifat negatif karena karyawan bekerja disebabkan
adanya paksaan tanpa ada motif dari dirinya sendiri.
Beberapa usaha yang dapat dilakukan oleh pimpinan dalam menumbuhkan
motivasi untuk meningkatkan semangat kerja karyawan, diantaranya:
1. Memberikan kepada karyawan keterangan yang mereka perlukan untuk
melakukan sesuatu pekerjaan dengan baik.
2. Memberikan kesempatan umpan balik secara teratur.

7
3. Meminta masukan dari karyawan dan melibatkan mereka di dalam
keputusan yang mempengaruhi pekerjaan mereka.
4. Membuat saluran komunikasi yang mudah dipergunakan, sehingga
karyawan dapat menggunakannya untuk mengutarakan
pertanyaan/kehawatiran mereka dan memperoleh jawaban.
5. Belajar dari para karyawan itu sendiri apa yang memotivasi mereka.
6. Menghargai karyawan karena pekerjaan mereka yang baik secara umum.
7. Terus menerus memelihara hubungan dengan karyawan yang dibawah.
8. Memberi selamat secara pribadi kepada karyawan yang melakukan
pekerjaan dengan baik.
9. Kenalilah kebutuhan-kebutuhan pribadi karyawan karena karyawan akan
lebih terdorong untuk bekerja bagi perusahaan yang memperhatikan
keperluan pribadinya.
10. Menulis memo secara pribadi kepada karyawan tentang hasil kinerja
mereka.
11. Memastikan apakah karyawan mempunyai sarana kerja yang terbaik.
12. Memberi karyawan satu pekerjaan yang baik untuk dikerjakan dan
pimpinan harus memperlihatkan kepada karyawan bagaimana mereka
dapat berkembang dan memberi kesempatan untuk mempelajari
kemampuan-kemampuan baru;
13. Membantu berkembangnya rasa bermasyarakat sehingga karyawan
akan merasa betah di dalamnya.
14. Gajilah karyawan secara bersaing berdasarkan apa yang mereka kerjakan.
15. Menawarkan pembagian keuntungan (profit sharing) kepada karyawan.
Beberapa tips mengenai cara meningkatkan motivasi kerja antara lain
sebagai berikut :
1. Motivasi karyawan dengan membangun kepuasan.
Dalam buku mereka The Service Profit Chain, James Heskett, W. Earl
Sasser, dan Leonard Schlesinger membuat kasus yang menarik bahwa
terlepas dari bisnis, satu-satunya cara untuk menghasilkan keuntungan
yang berkelanjutan adalah membangun sebuah lingkungan kerja yang

8
menarik, fokus, dan menjaga karyawan yang berbakat. Dengan kata lain,
mereka harus termotivasi agar siap menunjukkan kemampuan,
mendapatkan komitmen dan tampil di tingkat yang maksimal. Motivasi
kerja karyawan berkaitan dengan tingkat kepuasan karyawan dan hal
tersebut sangat penting, sebab hal tersebut hanya dapat didapatkan dengan
lingkungan kerja yang menyenangkan karena ada hubungan yang tak
terbantahkan antara kepuasan, karyawan yang termotivasi, dan pelanggan
yang puas. Dengan kata lain, fokus pada menciptakan kepuasan karyawan,
fokus pada motivasi karyawan, dan mereka termotivasi, karyawan yang
puas akan mengurus pelanggan.
2. Motivasi karyawan melalui apresiasi
Kadang-kadang, manajer tanpa disadari menyabotase motivasi kerja
karyawan karena gagal mengenali perilaku positif dan prestasi karyawan
mereka. Akibatnya, karyawan tidak tahu apakah mereka melakukan
pekerjaan dengan baik atau tidak. Ketika menunjukkan penghargaan,
usahakan agar mengatakannya dengan lebih spesifik. Dengan menjadi
spesifik, karyawan menyadari tindakan mereka benar-benar diawasi dan
motivasi tingkat tinggi karyawan akan didapatkan melalui hasil yang
alami.
3. Motivasi karyawan melalui pengakuan
Banyak orang akan melakukan apapun untuk pengakuan dan mereka akan
dengan senang hati melakukan hal tersebut tanpa bayaran dan merupakan
senjata rahasia manajer untuk motivasi kerja karyawan. Beberapa orang
termotivasi oleh kesempatan untuk mendapatkan nama mereka di dinding,
menerima piala di sebuah jamuan tahunan, atau melihat nama mereka
dalam bulletin perusahaan. Hal tersebut ni memberi mereka sebuah
hadiah emosional atas tindakan mereka. Carilah cara untuk
meningkatkan motivasi karyawan dengan mengakui keunggulan di tempat
kerja. Berikan penghargaan untuk absensi kehadiran. Hal tersebut sangat
murah dan efektif dalam upaya memotivasi karyawan.
4. Motivasi Karyawan Melalui Inspirasi

9
Inspirasi datang dari kepemimpinan. Bentuk motivasi kerja karyawan
meliputi misi perusahaan, maksud dan tujuannya. Orang ingin menjadi
bagian dari organisasi yang menuju ke suatu tempat, yang berdiri untuk
sesuatu, dan yang memberikan pelayanan yang berarti kepada pasar. Jika
ingin memimpin dan memberikan inspirasi.
5. Motivasi Karyawan Melalui Kompensasi
Beberapa karyawan termotivasi oleh uang. Bahkan, sebagian besar
termotivasi oleh uang, setidaknya untuk kebutuhan dasar mereka. Motivasi
karyawan melalui kompensasi, dapat datang dalam bentuk kenaikan gaji,
bonus kinerja, komisi, bagi hasil, atau sejumlah manfaat tambahan
seperti, mobil, liburan, atau barang-barang berwujud lainnya yang dibeli
dan digunakan sebagai hadiah.

10
BAB 3. PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Berdasarkan uraian penjelasan dia atas penulis dapat menarik kesimpulan
bahwa motivasi kerja merupakan dorongan yang tumbuh dalam diri seseorang,
baik yang berasal dari dalam dan luar dirinya untuk melakukan suatu pekerjaan
dengan semangat tinggi menggunakan semua kemampuan dan keterampilan yang
dimilikinya. Setiap orang memiliki kesukaan dan ketidaksukaan, gairah, minat
dan keinginan mereka sendiri. Peran seorang pempinan perusahaan maupun
manajer yang sukses adalah belajar bagaimana mengidentifikasi sesuatu yang
memotivasi setiap karyawan, dan belajar bagaimana memanfaatkan motif mereka
untuk secara bersamaan memenuhi tujuan organisasi, serta tujuan dari setiap
karyawan.
Beberapa cara yang dapat dilakukan dalam meningkatkan motivasi kerja
yaitu dengan membangun kepuasan karyawan, memberikan apresiasi yang kuat,
memberikan pengakuan, membangun inspirasi dan memberikan kompensasi
kepada karyawan.

3.2 Saran
Adapun saran yang ingin penulis sampaikan yaitu agar mahasiswa/i lebih
memperdalam pengetahuan mengenai cara cara meningkatkan motivasi kerja
baik internal maupun eksternal sehingga mampu mencari solusi dari setiap
permasalahan yang dihadapi untuk memberikan dorongan yang kuat dalam
menyelesaikan tugas dan kewajiban pada ruang lingkup kerja serta menjadi
sumber daya manusia yang siap terjun ke dunia kerja sebagai tenaga yang handal
dengan motivasi yang kuat.

11
DAFTAR PUSTAKA

Swastha, B. Sukatjo & Ibnu. 2007. Pengantar Bisnis Modern. Yogyakarta.


Liberty Yogyakarta.

Griffin, Ricky W & Ebert,Ronald J (Penerjemah Prof.Wagino Ismangil). 1997.


Bisnis. Jakarta: Prenhalind.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Motivasi. http://kbbi.web.id/motivasi.


[Diakses pada 24 Mei 2017].

Seventhsoft. 2015. Pentingnya Motivasi bagi Karyawan.


https://seventhsoft.net/artikel/pentingnya-motivasi-bagi-karyawan.
[Diakses pada 24 Mei 2017].

12