Anda di halaman 1dari 2

Nama : Suma Pratiwi Tanoto

NIM : 07120120044
Topik : The Law of Health Related to Prescribing and
Written Prescription
Pembimbing : dr. Nico, Sp. FK
Tgl orientasi : Jumat, 29 Januari 2016

Resep adalah permintaan tertulis dari dokter yang diberikan ijin


menurut perundang undangan yang berlaku kepada apoteker
pengelola apotek untuk menyediakan dan menyerahkan obat-
obatan kepada penderita. Umumnya resep ditulis dg bahasa latin
dimulai dengan R/ (recipe=ambillah). Peraturan Menteri Kesehatan
RI No. 922/1993, resep merupakan suatu permintaan tertulis dari
dokter, dokter gigi, atau dokter hewan kepada APA (Apoteker Pengelola
Apotek) untuk menyediakan dan menyerahkan obat bagi penderita
sesuai peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

Resep yang baik adalah resep yang jelas dan dapat dibaca, resep
harus memenuhi peraturan yang ditetapkan oleh SK. MENKES RI No. 26
MenKes/Per/1981, Bab III, pasal 10, yang memuat:
Nama, alamat dan No Surat Ijin Praktek Dokter
Tempat dan tanggal penulisan resep
Tanda R/ pada bagian kiri setiap penulisan obat.
Nama setiap obat/komponen resep (dengan benntuk sediaan
obat, dosis, jumlah dan petunjuk ....pemakaian)
Tanda tangan/ paraf dokter, alamat jelas rumah untuk obat
narkotika
Tanda seru/paraf dokter, pada obat yang melebihi dosis
maksimum.
Nama penderita/pasien

Yang perlu diperhatikan dalam menulis resep yaitu :


Jangan menggunakan tanda titik dan koma karena seringnya
salah dibaca
Hindari istilah-istilah atau singkatan yang tidak jelas
Obat-obat tertentu misalnya opiad, harus diberi tanda tangan