Anda di halaman 1dari 7

Penanaman bakteri Salmonella parathpy A :

1. Pada media pemupuk Bouillon ditanam pada media Mac Conkey dan media selektif
Salmonella Shigella Agar dan diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37C
2. Mengamati Koloni yang tumbuh pada media MC dan SSA
- Pada media MC menunjukkan hasil (-) karena tidak dapat memecah laktosa
sehingga koloni berwarna transparan
- Pada media SSA menunjukkan hasil (+) karena koloni dapat tumbuh pada media
selektif SSA.
3. Mengambil koloni pada media MC dan SSA ditanam pada media TSIA dan diinkubasi
selama 24 jam pada suhu 37C
4. Mengamati pertumbuhan pada media TSIA
Menunujukkan hasil lereng berwarna merah (alkali) dan berwarna kuning (acid) karena
hanya memfermentasi glukosa dan tidak memfermentasi laktosa atau sukrosa serta
memproduksi gas tanpa memproduksi H2S
5. Menanam bakteri pada media biokima
- Media Cair
Glukosa ,laktosa,Sukrosa,mannosa,maltosa
- Media padat : Urea dan SC
- Media semi solid
Indole,VP,MR
6. Mengamati perubahan yang terjadi pada media biokima
- Pada media gula gula glukosa menunjukkan hasil negatif (-) tidak memfermentasi
glukosa karena tidak terjadi perubahan warna biru menjadi kuning dan tidak
terdapat gas pada tabung durham
- Laktosa menunjukkan hasil (-) tidak memfermentasi glukosa karena tidak terjadi
perubahan warna biru menjadi kuning dan tidak terdapat gas pada tabung durham
- Sukrosa menunjukkan hasil (-) tidak memfermentasi glukosa karena tidak terjadi
perubahan warna biru menjadi kuning dan tidak terdapat gas pada tabung durham
- Mannosa menunjukkan hasil (-) tidak memfermentasi glukosa karena tidak terjadi
perubahan warna biru menjadi kuning dan tidak terdapat gas pada tabung durham
- Maltosa menunjukkan hasil (-) tidak memfermentasi glukosa karena tidak terjadi
perubahan warna biru menjadi kuning dan tidak terdapat gas pada tabung durham.
- Pada media urea menunjukkan hasil negatif (-)tidak memproduksi enzim urease
karena tidak terjadi perubahan warna pada media dari kuning menjadi merah
muda

- Sedangkan pada media SC menunjukkan hasil posituf menggunakan sitrat sebagai


sumber karbon tunggal karena terjadi perubahan warna pada media dari hijau
menjadi biru
- Pada media indole menunjukkan hasil negatif tidak memproduksi indole karena
tidak terbentuk cincin merah setelah penambahan reagen kovak pada media

- Media VP menunjukkan hasil negatif tidak memproduksi acetil metil carbinol

karena tidak terbentuk cincin merah setelah penambahan naftol dan KOH

pada media

- Media MR menunjukkan hasil negatif tidak memproduksi acetil metil carbinol


karena tidak terbentuk cincin merah setelah penambahan MR pada media

Penanaman bakteri Escherichia coli:

1. Pada media pemupuk Bouillon Broth ditanam pada media Mac Conkey dan media
selektif EMB dan diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37C
2. Mengamati Koloni yang tumbuh pada media MC dan EMB
- Pada media MC menunjukkan hasil (+) karena dapat memecah laktosa sehingga
koloni berwarna merah, bulat, dan besar
- Pada media EMB menunjukkan hasil (+) karena koloni berwarna hitam metalik
3. Mengambil koloni pada media MC dan EMB ditanam pada media TSIA dan diinkubasi
selama 24 jam pada suhu 37C
4. Mengamati pertumbuhan pada media TSIA
Menunujukkan hasil lereng berwarna kuning (acid) karena terjadi fermentasi
glukosa,laktosa maupun sukrosa serta memproduksi gas tanpa memproduksi H2S
5. Menanam bakteri pada media biokima
- Gula -gula
Glukosa ,laktosa,Sukrosa,mannosa,maltosa
- Urea dan SC
- Media semi solid
- Indole,VP,MR
6. Mengamati perubahan yang terjadi pada media biokima
- Pada media gula gula glukosa menunjukkan hasil positif (+) memfermentasi
glukosa karena terjadi perubahan warna biru menjadi kuning dan terdapat gas
pada tabung durham
- Laktosa menunjukkan hasil (+)memfermentasi laktosa karena terjadi perubahan
warna biru menjadi kuning dan terdapat gas pada tabung durham
- Sukrosa menunjukkan hasil (-)tidak memfermentasi sukrosa karena media tetap
berwarna biru dan tidak terdapat gas pada tabung durham
- Mannosa menunjukkan hasil (+-)memfermentasi mannosa karena terjadi
perubahan warna biru menjadi kuning dan terdapat gas pada tabung durham
- Maltosa menunjukkan hasil (+)memfermentasi glukosa karena terjadi perubahan
warna biru menjadi kuning dan terdapat gas pada tabung durham.
- Pada media urea menunjukkan hasil negatif (-)tidak memproduksi enzim urease
karena tidak terjadi perubahan warna pada media dari kuning menjadi merah
muda

- Sedangkan pada media SC menunjukkan hasil negatif (-)tidak menggunakan


sitrat sebagai sumber karbon tunggal karena media tetap berwarna hijau

- Pada media indole menunjukkan hasil negatif tidak memproduksi indole karena
tidak terbentuk cincin merah setelah penambahan reagen kovak pada media

- Media VP menunjukkan hasil negatif tidak memproduksi acetil metil carbinol

karena tidak terbentuk cincin merah setelah penambahan naftol dan KOH

pada media

- Media MR menunjukkan hasil positif (+)memproduksi acetil metil carbinol karena


terbentuk cincin merah setelah penambahan MR pada media
- Semi solid bersifat anaerob, semakin ke bawah flagel semakin mengecil karena
oksigen semakin banyak

Penanaman bakteri Klebsiella pneumonia:

1. Pada media pemupuk Bouillon Broth ditanam pada media Mac Conkey dan
diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37C
2. Mengamati Koloni yang tumbuh pada media MC dan EMB
- Pada media MC menunjukkan hasil (+) karena dapat memecah laktosa sehingga
koloni berwarna merah, besar,smooth,mucoid,cembung
3. Mengambil koloni pada media MC dan ditanam pada media TSIA dan diinkubasi
selama 24 jam pada suhu 37C
4. Mengamati pertumbuhan pada media TSIA
Menunujukkan hasil lereng dan berwarna kuning (acid) karena terjadi fermentasi
glukosa,laktosa maupun sukrosa serta memproduksi gas tanpa memproduksi H2S
5. Menanam bakteri pada media biokima
- Gula -gula
Glukosa ,laktosa,Sukrosa,mannosa,maltosa
- Urea dan SC
- Media semi solid
- Indole,VP,MR
6. Mengamati perubahan yang terjadi pada media biokima
- Pada media gula gula glukosa menunjukkan hasil positif (+) memfermentasi
glukosa karena terjadi perubahan warna biru menjadi kuning dan terdapat gas
pada tabung durham
- Laktosa menunjukkan hasil (+)memfermentasi laktosa karena terjadi perubahan
warna biru menjadi kuning dan terdapat gas pada tabung durham
- Sukrosa menunjukkan hasil (+)memfermentasi sukrosa karena terjadi perubahan
warna media dari biru menjadi kuning dan terdapat gas pada tabung durham
- Mannosa menunjukkan hasil (+-)memfermentasi mannosa karena terjadi
perubahan warna biru menjadi kuning dan terdapat gas pada tabung durham
- Maltosa menunjukkan hasil (+)memfermentasi glukosa karena terjadi perubahan
warna biru menjadi kuning dan terdapat gas pada tabung durham.
- Pada media urea menunjukkan hasil positif (+)memproduksi enzim urease karena
terjadi perubahan warna pada media dari kuning menjadi merah muda

- Sedangkan pada media SC menunjukkan hasil positif (+)menggunakan sitrat


sebagai sumber karbon tunggal karena terjadi perubahan warna pada media dari
hijau menjadi biru
- Pada media indole menunjukkan hasil negatif (-)tidak memproduksi indole karena
tidak terbentuk cincin merah setelah penambahan reagen kovak pada media

- Media VP menunjukkan hasil negatif(-) tidak memproduksi acetil metil carbinol

karena tidak terbentuk cincin merah setelah penambahan naftol dan KOH

pada media

- Media MR menunjukkan hasil positif (+)memproduksi acetil metil carbinol karena


terbentuk cincin merah setelah penambahan MR pada media

- Semi solid bersifat aerob, semakin ke atas flagel semakin lebar karena oksigen
semakin banyak
Penanaman bakteri Staphylococcus sp:

1. Pada media pemupuk NaCI Broth ditanam pada media differensial Blood Agar Plate
(BAP) dan diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37C
2. Mengamati Koloni yang tumbuh pada mediaBAP
- Staphylococcus albus : hemolisis tidak menghemolisa darah sehingga media

tetap berwarna merah


- Staphylococcus citreus : hemolisis menghemolisa darah sebagian sehingga

media tetap berwarna merah dengan halo


- Staphylococcus aureus : hemolisin menghemolisa darah sehingga terbentuk

koloni transparan
3. Pewarnaan gram pada koloni yang ada di media untuk mengetahui apakah koloni yang
tumbuh benar-benar grampositif atau tidak
- Pada Bakteri staphylococcus sp menunujukkan hasil positif (+) pada pewarnaan
gram terbentuk coccus (bulat) dan berwarna ungu
4. Selanjutnya menanam media MSA dan NAS dari media BAP pada koloni yang sama
5. Mengamati koloni pada media MSA dan NAS
- Pada media MSA Staphylococcus albus dan Staphylococcus citreus menunjukkan
hasil yang negatif (-) tidak memecah mannitol sehingga menghasilkan suasana
basa dan media tetap berwarna merah
- Sedangkan Staphylococcus aureus menunjukkan hasil positif (+) memecah
mannitol sehingga menghasilkan suasana asam dan media berubah warna menjadi
kuning
- Pada media NAS staphylococcus albus menghasilkan pigmen putih sedangkan
Staphylococcus citreus menghasilkan pigmen kuning jeruk dan S.aureus
menghasilkan pigmen kuning emas
6. Uji katalase dan uji koagulasi yang diambil dari koloni media NAS
- Pada uji katalase Staphylococcus albus, Staphylococcus citreus dan
Staphylococcus aureus menunjukkan hasil positif (+) menghasilkan enzim
katalase
- Pada uji koagulasi Staphylococcus albus dan Staphylococcus citreus menunjukkan
hasil negatif (-) tidak mengkoagulasi (tidak patogen) Sedangkan Staphylococcus
aureus menunjukkan hasil positif (+) mengkoagulasi (patogen)