Anda di halaman 1dari 1

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sebagai Makhluk Hidup kita selalu bernafas menghirup udara. Makhluk hidup di
dunia ini, baik manusia maupun hewan akan mati jika tidak dapat bernafas lagi. Bagaimana
sistem pernafasan yang terdapat pada tubuh kita/ Sistem pernafasan secara garis besarnya
terdiri dari paru-paru dan susunan saluran yang yang menghubungkan paru-paru dengan
yang lainnya, hidung tekak, pangkal tenggorok, tenggorok, cabang tenggorok.
Metabolisme normal dalam sel-sel makhluk hidup memerlukan oksigen dan
karbondioksida sebagai sisa metabolisme yang harus dikelarkan dari tubuh. Pertukaran gas
O2 dan CO2 dalam makhluk hidup disebut pernafasan atau respirasi. O2 dapat keluar masuk
jaringan dengan cara difusi.
Pernafasan dapat dibedakan atas dua tahap. Tahap pemasukan oksigen ke dalam tubuh
dan mengeluarkan karbondioksida keluar tubuh melalui organ-organ pernafasan disebut
respirasi eksternal. Pengangkutan gas-gas pernafasan pernafasan dari organ pernafasan ke
jaringan tubuh atau sebaliknya dilakukan oleh sistem respirasi. Tahap berikutnya adalah
pertukaran O2 dari cairan tubuh (darah) dengan CO2 dari sel-sel dalam jaringan disebut
respirasi internal.
Penyakit-penyakit yang manifestasinya gangguan di saluran pernafasan adalah TBC
Paru dan Pneumonia. Indonesia menempati urutan ketiga setelah india dan china dalam hal
jumlah penderita di antara 22 negara dengan masalah TBC terbesar di dunia. Pneumonia
merupakan masalah kesehatan di dunia karena angka kematiannya tinggi, tidak saja pada
negara yang sedang berkembang, tapi juga negara maju seperti AS, Kanada dan negara-
negara Eropa.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa konsep dasar pada pneumonia
2. Apa konsep dasar pada TBC paru
3. Bagaimana aplikasi kasusnya