Anda di halaman 1dari 43

MAKALAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

D
I
S
U
S
U
N

OLEH:
ZAHRA INDAH PARAWANGSA
KELAS:VIIIA
TAHUN AJARAN 2017/2018
SMP IT AL-BINA
USTADZAH ARYA LASSITA DAN DEWI
YANTIKA.
Assalamualaikum wr.wb. Tuntunan
pendidikan yg digariskan dalam ajaran
islam bermuara kepada pembentukkan
karakter manusia yg cerdas dan takwa
sebagai persiapan menjadi pemimpin
umat manusia.
Dengan makalah ini dibuat dengan
tujuan pendidikan agama berdasarkan
kurikulum sekolah
Abu Bakar Muhammad bin Zakaria ar-Razy

Di dunia Barat dikenal sebagai Rhazes, merupakan salah seorang pakar sains Iran yang hidup
antara tahun 864 930. Ar-Razy juga diketahui sebagai ilmuwan serba bisa dan dianggap
sebagai salah satu ilmuwan terbesar dalam Islam. Ia lahir di Razy, Teheran pada tahun 251
H./865 dan wafat pada tahun 313 H/925. Ar-Razy sejak muda telah mempelajari filsafat, kimia,
matematika dan kesastraan. Dalam bidang kedokteran, ia berguru kepada Hunayn bin Ishaq di
Baghdad. Sekembalinya ke Teheran, ia dipercaya untuk memimpin sebuah rumah sakit di Razy.
Selanjutnya ia juga memimpin Rumah Sakit Muqtadari di Baghdad. Sebagai seorang dokter
utama di rumah sakit di Baghdad.

Ar-Razy merupakan orang pertama yang membuat penjelasan seputar penyakit cacar. ar-Razy
diketahui sebagai seorang ilmuwan yang menemukan penyakit alergi asma, dan ilmuwan
pertama yang menulis tentang alergi dan imunologi. Pada salah satu tulisannya, dia
menjelaskan timbulnya penyakit rhintis setelah mencium bunga mawar pada musim panas. Ar-
Razy juga merupakan ilmuwan pertama yang menjelaskan demam sebagai mekanisme tubuh
untuk melindungi diri. Pada bidang farmasi, ar-Razi juga berkontribusi membuat peralatan
seperti tabung, spatula dan mortar. Ar-Razy juga mengembangkan obat-obatan yang berasal
dari merkuri. Semasa hidupnya ia menulis tidak kurang dari 200 buku ilmiyah. Karya Zakaiya Ar-
Razy antara lain sebagai berikut:
1. AL-HAWI (buku penyuluhan); buku ini dianggap sebagai buku induk dalam bidang
kedokteran
2. Ensiklopedia kedokteran yang terdiri dari 10 jilid, jilid ke 9 buku ini di tulis bersama Al-
Qanun Fi Al-Tibl karya Ibnu Shinna
3. ALJUDARI WAL HASABAH (cacar dan campak)
4. AL-KYMIA merupakan buku acuan penting dalam ilmu kimiya
5. AL-ASRAR (rahasia-rahasia)
Karya-karya besar ar-raji tersebut merupakan buku rujukan penting dalam perkembangan dunia
kedokteran. Saat itu dan untuk masa-masa berikutnya. Buku-buku karya banyak di jumpai di
musium-musium Eropa dan banyak digiunakan sebagai buku rujukan untuk dunia kedokteran di
dunia Barat. Selain itu banyak sekali penemuan monumental Ar-razi yang sangat berarti bagi
perlembangan ilmu kedokteran di antaranya:
1. Small-fox (penyakit cacar). Penemuan ini melembungkan namanya dalam dunia medis,
sebab ia adalah sarjana pertama yang meneliti penyakit tesebut. Ia membedakan penyakit ini
menjadi penyakit air (variola) dan cacar merah (vougella).
2. Air raksa (HG) yaitu salah satu penemuan besar beliau dan banyak manfaatnya di dunia
kedokteran.
3. Diagonsa Hipertensi ar-Razy adalah seorang dokter yang pertama kali melakukan
diagonsa terhadap hipertensi (darah tinggi). Ia melakukan penelitian dan pengobatan kepala
pening dengan pemanasan saraf. Ia pun melakukan pengobatan mirip cara akupuntur yang
sekarang telah amat populer.
Tentang pengobatan yang telah di lakukan ar-razi salah seorang dokter dari Barat
mengatakan,ar-Razi mengobati penyakit kronos dengan cara seperti yang kita terapkan dewasa
ini, dan ia juga telah melakukan penjahitan pada luka-lika yang terbuka. Beliau juga seorang
dokter klinia yang terbesar pada masa itu dan pernah mengadakan satu penelitian Al-Kimi atau
sekarang lebih terkenal disebut ilmu Kimia. Di dalam penelitiannya pada waktu itu Muhammad
Ibnu Zakaria Al-Razi sudah menggunakan peralatan khusus dan secara sistimatis hasil karyanya
dibukukan, sehingga orang sekarang tidak sulit mempelajarinya. Disamping itu Al-Razi telah
mengerjakan pula proses kimiawi seperti: Distilasi, Kalsinasi dan sebagainya dan bukunya
tersebut merupakan suatu buku pegangan Lboratorium Kimia yang pertama di dunia. Bidang
lain: Medicine, Ophthalmology, Smallpox, Chemistry, Astronomy.
Abu Ali Muhammad al-Hassan ibnu al-Haitham atau Ibnu Haitham (Basra,965 Kairo 1039).

Beliau dikenal dalam kalangan cerdik pandai di Barat, dengan nama Alhazen, adalah seorang
ilmuwan Islam yang ahli dalam bidang sains, falak, matematika, geometri, pengobatan, dan
filsafat. Ia banyak pula melakukan penyelidikan mengenai cahaya, dan telah memberikan ilham
kepada ahli sains barat seperti Boger, Bacon, dan Kepler dalam menciptakan mikroskop serta
teleskop. Bidang lain: Physics,Optics, Mathematics. Sebagai pelopor di bidang optik dengan
kamus optiknya (Kitab Al Manazhir) jauh sebelum Roger Bacon, Leonardo da Vinci, Keppler, dan
Newton, penemu hukum pemantulan dan pembiasan cahaya (jauh sebelum Snellius), penemu
alat ukur ketinggian bintang kutub, menerangkan pertambahan ukuran bintang-bintang dekat
zenit

Abu Musa Jabir bin Hayyan / Jabir Ibnu Hayyan


Orang-orang Eropa menamakannya Gebert, ia hidup antara tahun 721-815 M. Dia adalah
seorang tokoh Islam yang mempelajari dan mengembangkan dunia Islam yang pertama. Ilmu
tersebut kemudian berkembang dan kita mengenal sebagai ilmu kimia. Bidang keahliannya,
(dimana dia mengadakan peneltian) adalah bidang : Logika, Filosofi, Kedokteran, Fisika,
Mekanika, dan sebagainya.

Abu Yusuf Yacub Ibnu Ishak Al-Kindi


Dalam dunia Barat dia dikenal dengan nama Al-Kindus. Memang sudah menjadi semacam adat
kebiasaan orang barat pada masa lalu dengan melatinkan nama-nama orang terkemuka,
sehingga kadang-kadang orang tidak mengetahui apakah orang tersebut muslim atau bukan.
Tetapi para sejarawan kita sendiri maupun Barat mengetahui dari buku-buku yang ditinggalkan
bahwa mereka adalah orang Islam, karena karya original mereka dapat diketahui dalam bentuk
tulisan ilmiah mereka sendiri. Al Khindi adalah ilmuwan ahli ensiklopedi, pengarang 270 buku,
ahli matematika, fisika, musik, kedokteran, farmasi, geografi, ahli filsafat Arab dan Yunani kuno.
Al-Kindi adalah seorang filosof muslim dan ilmuwan sedang bidang disiplin ilmunya adalah:
Filosofi, Matematika, Logika, Musik, Ilmu Kedokteran

Abul Hakam Umar bin Abdurrahman bin Ahmad bin Ali Al-Kirmani
Seorang cendekiawan besar abad ke-12 dari Kordoba, Al-Andalus. Ia adalah murid dari
Maslamah Al-Majriti. Ia mempelajari dan berkarya di bidang bidang geometri dan logika. Menurut
muridnya Al-Husain bin Muhammad Al-Husain bin Hayy Al-Tajibi, tak ada yang sepandai Al-
Kirmani dalam memahami geometri atau jawaban atas pertanyaan-pertanyaannya yang tersulit,
dan dalam mempertunjukkan seluruh bagian dan bentuknya. Ia lalu pindah ke Harran, Al-
Jazirah (sekarang terletak di Turki). Disana ia mempelajari geometri dan kedokteran. Ia lalu
kembali ke Al-Andalus dan tinggal di Sarqasta (Zaragoza). Ia diketahui menjalankan praktik
bedah seperti amputasi dan kauterisasi.

Abul Qasim Khalaf ibn al-Abbas az-Zahrawi

Sang Penemu Gips Era Islam. Abu Al Zahrawi merupakan seorang dokter, ahli bedah, maupun
ilmuan yang berasal dari Andalusia. Dia merupakan penemu asli dari teknik pengobatan patah
tulang dengan menggunakan gips sebagaimana yang dilakukan pada era modern ini. Sebagai
seorang dokter era kekalifahan, dia sangat berjasa dalam mewariskan ilmu kedokteran yang
penting bagi era modern ini.

Al Zahrawi lahir pada tahun 936 di kota Al Zahra yaitu sebuah kota yang terletak di dekat
Kordoba di Andalusia yang sekarang dikenal dengan negara modern Spanyol di Eropa. Kota Al
Zahra sendiri dibangun pada tahun 936 Masehi oleh Khalifah Abd Al rahman Al Nasir III yang
berkuasa antara tahun 912 hingga 961 Masehi. Ayah Al Zahrawi merupakan seorang penguasa
kedelapan dari Bani Umayyah di Andalusia yang bernama Abbas.

Menurut catatan sejarah keluarga ayah Al Zahrawi aslinya dari Madinah yang pindah ke
Andalusia.Al Zahrawi selain termasyhur sebagai dokter yang hebat juga termasyhur karena
sebagai seorang Muslim yang taat. Dalam buku Historigrafi Islam Kontemporer, seorang penulis
dari perpustakaan Viliyuddin Istanbul Turki menyatakan Al Zahrawi hidup bagaikan seorang sufi.
Kebanyakan dia melakukan pengobatan kepada para pasiennya secara cuma-cuma. Dia sering
kali tidak meminta bayaran kepada para pasiennya. Sebab dia menganggap melakukan
pengobatan kepada para pasiennya merupakan bagian dari amal atau sedekah. Dia merupakan
orang yang begitu pemurah serta baik budi pekertinya.

Selain membuka praktek pribadi, Al Zahrawi juga bekerja sebagai dokter pribadi Khalifah Al
Hakam II yang memerintah Kordoba di Andalusia yang merupakan putra dari Kalifah
Abdurrahman III (An-Nasir). Khalifah Al Hakam II sendiri berkuasa dari tahun 961 sampai tahun
976. Dia melakukan perjanjian damai dengan kerajaan Kristen di Iberia utara dan menggunakan
kondisi yang stabil untuk mengembangkan agrikultur melalui pembangunan irigasi. Selain itu dia
juga meningkatkan perkembangan ekonomi dengan memperluas jalan dan pembangunan
pasar.Kehebatan Al Zahrawi sebagai seorang dokter tak dapat diragukan lagi.

Salah satu sumbangan pemikiran Al Zahrawi yang begitu besar bagi kemajuan perkembangan
ilmu kedokteran modern adalah penggunaan gips bagi penderita patah tulang maupun geser
tulang agar tulang yang patah bisa tersambung kembali. Sedangkan tulang yang geser bisa
kembali ke tempatnya semula. Tulang yang patah tersebut digips atau dibalut semacam semen.
Dalam sebuah risalahnya, dia menuliskan, jika terdapat tulang yang bergeser maka tulang
tersebut harus ditarik supaya kembali tempatnya semula.

Sedangkan untuk kasus masalah tulang yang lebih gawat, seperti patah maka harus
digips.Untuk menarik tulang lengan yang bergeser, Al Zahrawi menganjurkan seorang dokter
meminta bantuan dari dua orang asisten. Kedua asisten tersebut bertugas memegangi pasien
dari tarikan. Kemudian lengan harus diputar ke segala arah setelah lengan yang koyak dibalut
dengan balutan kain panjang atau pembalut yang lebih besar. Sebelum dokter memutar tulang
sendi sang pasian, dokter tersebut harus mengoleskan salep berminyak ke tangannya.

Hal ini juga harus dilakukan oleh para asisten yang ikut membantunya dalam proses penarikan.
Setelah itu dokter menggerakan tulang sendi pasien dan mendorong tulang tersebut hingga
tulang tersebut kembali ke tempatnya semula/ Setelah tulang lengan yang bergeser tersebut
kembali ke tempat semula, dokter harus melekatkan gips pada bagian tubuh yang tulangnya tadi
sudah dikembalikan.

Gips tersebut mengandung obat penahan darah dan memiliki kemampuan menyerap. Kemudian
gips tersebut diolesi dengan putih telur dan dibalut dengan perban secara ketat. Setelah itu,
dengan menggunakan perban yang diikatkan ke lengan, lengan pasien digantungkan ke leher
selama beberapa hari. Sebab jika lengan tidak digantungkan, maka lengan terasa sakit karena
masih lemah kondisinya. Sesudah kondisi lengan semakin kuat dan membaik, maka gantungan
lengan ke leher dilepaskan. Jika tulang yang bergeser itu sudah benar-benar kembali dalam
posisi semula dengan baik dan sudah tidak terasa begitu sakit lagi maka buka semua balutan
termasuk gips yang membalut tangan pasien. Tetapi jika tulang yang bergeser tersebut belum
sepenuhnya pulih atau kembali ke tempat semula secara tepat, maka perban maupun gips yang
membalut lengan pasien harus dibuka. Lalu lengan pasien dibalut lagi dengan gips dan perban
yang baru setelah itu dibiarkan selama beberapa hari hingga lengan pasien benar-benar sembuh
total.

Salah satu karya fenomenal Al Zahrawi merupakan Kitab Al-Tasrif. Kitab tersebut berisi
penyiapan aneka obat-obatan yang diperlukan untuk penyembuhan setelah dilakukannya proses
operasi. Dalam penyiapan obat-obatan itu, dia mengenalkan tehnik sublimasi. Kitab Al Tasrif
sendiri begitu populer dan telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa oleh para penulis.
Terjemahan Kitab Al Tasrif pernah diterbitkan pada tahun 1519 dengan judul Liber Theoricae nec
non Practicae Alsaharavii. Salah satu risalah buku tersebut juga diterjemahkan dalam bahasa
Ibrani dan Latin oleh Simone di Genova dan Abraham Indaeus pada abad ke-13. Salinan Kitab
Al Tasrif juga juga diterbitkan di Venice pada tahun 1471 dengan judul Liber Servitoris. Risalah
lain dalam Kitab Al Tasrif juga diterjemahkan dalam bahasa Latin oleh Gerardo van Cremona di
Toledo pada abad ke-12 dengan judul Liber Alsaharavi di Cirurgia. Dengan demikian kitab karya
Al Zahrawi semakin termasyhur di seluruh Eropa.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya karya Al Zahrawi tersebut bagi dunia. Kitabnya yang
mengandung sejumlah diagram dan ilustrasi alat bedah yang digunakan Al Zahrawi ini menjadi
buku wajib mahasiswa kedokteran di berbagai kampus-kampus.Al Zahrawi menjadi pakar
kedokteran yang termasyhur pada zamannya. Bahkan hingga lima abad setelah dia meninggal,
bukunya tetap menjadi buku wajib bagi para dokter di berbagai belahan dunia. Prinsip-prinsip
ilmu pengetahuan kedokterannya masuk dalam kurikulum jurusan kedokteran di seluruh Eropa.

Muhammad ibn Muhammad ibn Mahmud Abu Mansur al-Samarqandi al-Maturidi al-
Hanafi atau Abu Mansyur Almaturiddi
Seorang cendekiawan muslim dan ahli di bidang ilmu kalam. Maturidi dilahirkan di Maturid, dekat
Samarqand. Di bidang ilmu agama, beliau berguru pada Abu Nasr al-`Ayadi and Abu Bakr
Ahmad al-Jawzajani. Ia banyak menulis tentang Mutazilah, Qarmati, dan Syiah.

Ibnu Rushd

Nama lengkapnya Abu Walid Muhammad Ibnu Ahmad adalah ahli falsafah, perubatan,
matematik,teologi, ahli fikah mazhab Maliki, astronomi, geografi dan sains. Rushd adalah ahli
falsafah yang paling agung pernah dilahirkan dalam sejarah Islam. Pengaruhnya bukan sahaja
berkembang luas di dunia Islam, tetapi juga di kalangan masyarakat di Eropah. Di Barat, beliau
dikenal sebagai Ave Roes Ia juga ahli fisika, ahli bahasa, ahli filsafat Yunani kuno. Seorang filsuf
dari Spanyol (Andalusia). Dia lahir tahun 1126 Marrakesh, Maroko, dan meninggal 10
Desember 1198). Karya-karya Ibnu Rusyd meliputi bidang filsafat, kedokteran dan fikih dalam
bentuk karangan, ulasan, essai dan resume. Hampir semua karya-karya Ibnu Rusyd
diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan Ibrani (Yahudi) sehingga kemungkinan besar karya-
karya aslinya sudah tidak ada.
Filsafat Ibnu Rusyd ada dua, yaitu filsafat Ibnu Rusyd seperti yang dipahami oleh orang Eropa
pada abad pertengahan; dan filsafat Ibnu Rusyd tentang akidah dan sikap keberagamaannya.
Ibnu Rusyd adalah seorang jenius yang berasal dari Andalusia dengan pengetahuan
ensiklopedik. Masa hidupnya sebagian besar diberikan untuk mengabdi sebagai Kadi (hakim)
dan fisikawan. Di dunia barat, Ibnu Rusyd dikenal sebagai Averroes dan komentator terbesar
atas filsafat Aristoteles yang memengaruhi filsafat Kristen di abad pertengahan, termasuk
pemikir semacam St. Thomas Aquinas. Banyak orang mendatangi Ibnu Rusyd untuk
mengkonsultasikan masalah kedokteran dan masalah hukum.

Abu Raihan Al-Biruni

Seorang matematikawan Persia, astronom, fisikawan, sarjana, penulis ensiklopedia, filsuf,


pengembara, sejarawan, ahli farmasi dan guru, yang banyak menyumbang kepada bidang
matematika, filsafat, obat-obatan. Abu Raihan Al-Biruni dilahirkan di Khawarazmi, Turkmenistan
atau Khiva di kawasan Danau Aral di Asia Tengah yang pada masa itu terletak dalam kekaisaran
Persia. Dia belajar matematika dan pengkajian bintang dari Abu Nashr Mansur. Abu Raihan Al-
Biruni merupakan teman filsuf dan ahli obat-obatan Abu Ali Al-Hussain Ibn Abdallah Ibn
Sina/Ibnu Sina, sejarawan, filsuf, dan pakar etik Ibnu Miskawaih, di universitas dan pusat sains
yang didirikan oleh putera Abu Al Abbas Mamun Khawarazmshah. Dia lahir 15 September 973
dan meninggal 13 Desember 1048. Bidang lain: Astronomy, Mathematics, determined Earths
circumference

Muhammad Ibnu Musa Al-Khawarizmi (780 850)

Nama lengkapnya ABU ABDULLAH MUHAMMAD BIN MUSA AL-KHAWARIZMY. Ia Lahir di


Khawariz, Uzbekistan pada tahu 194 H/780 M. Pada usia mudanya, selama kepemimpinan
khalifah Al-Makmun, ia bekerja di Baitul Hikam. Di sana ia bekerja dalam sebuah observatorium
tempat ia menekuni matematika dan ekonomi. Muahammad Ibnu Musa Al-Khawarizmy adalah
tokoh utama dalam kajian matematika Arab.
Sebagai seorang pemikir Islam terbesar, ia telah memengaruhi pemikiran dalam bidang
matematika hingga batas tertentu lebih besar daripada penulis abad pertengahan lainnya. Di
samping menyusun tabel astronomi tertua, Al-Khawarizmy dikenal dengan penemuannya yang
monumental tentang Al-jabar. Yaitu sistem hitungan nilai menurut tempatnya, puluhan, ratusan,
ribuan.

Bukunya yang terkenal berjudul Al-Mukhtasar Fi Hisab Al-Jabr Wa Al-Muqobalah.kemudian


buku tersebut disalin oleh orang-orang Barat dan sampai sekarang ilmu itu kita kenal dengan
nama Al-Jabar. Sehingga Al-Khawarizmi dikenal sebagai Bapak alGebra. Orang Eropa
menyebutnya dengan AlGorisma. Nama itu kemudian dipakai orang-orang Barat dalam arti kata
Aritmatika atau ilmu hitung.

IBNU MASSAWAYH (DOKTER SPESIALIS DIET)


Nama lengkapnya ABU ZAKARIYYA YUHANA IBNU MASAWAYH. Populer dengan nama Ibnu
masawayh adalah nama orang tuanya ia dokter termasyhur di abad 3H/9M karirnya sebagai
dokter ternama sejak zaman Harun Ar-Rasyid, khalipah Abbasiyah ke lima hingga Al-Mutawakkil,
khalipah ke sepuluh. Ia pernah bekerja sebagai dokter istana. Pasien-pasiennya pada umumnya
menganggap ia sebagai dokter spesialis diet karya-karya yang paling penting Ibnu Masawayh
adalah:
1. AN-Nawadir At-Tibbiya (sebuah kumpulan aporisme medis)
2. Kitab Al-Azmina (sebuah deskripsi tentang ragam musim sepanjang tahun)
Abu Nasir Al-Farabi

Orang barat menyebutnya dengan ALFARABIUS. Ia hidup tahun antara tahun 870-950 Masehi
dan merupakan tokoh Islam yang pertama dalam bidang Logika. Al Farabi juga mengembangkan
dan mempelajari ilmu Fisika, Matematika, Etika, Filosofi, Politik, dan sebagainya. Bidang lain:
Sociology, Logic, Philosophy, Political Science, Music, salah satu karya besarnya dijiplak bebas
oleh Thomas Aquinas.
Walaupun Al-Farabi lebih dikenal sebagai seorang fiolsof dari pada ilmuwan, namun karya-
karyanya banyak pula yang menyangkut selain bidang filsapat. Karya-karya besarnya di bidang
filsapat adalah
1. Organon, yaitu buku/risalah berisi komentar dan ulasan beliau tentang pikiran Aristoteles
tersebut kepada Bangsa Arab
2. Introduction section of logic yaitu sebuah buku tentang perkenalan/mukodimah logika.
Abul Wafa Muhammad Ibn Muhammad Ibn Yahya Ibn Ismail Buzjani (Buzhgan, Nishapur,
Iran, 940 997 / 998)
Sebagai seorang ahli astronomi dan matematikawan dari Persia. Pada tahun 959, Abul Wafa
pindah ke Irak, dan mempelajari matematika khususnya trigonometri di sana. Dia juga
mempelajari pergerakan bulan; salah satu kawah di bulan dinamai Abul Wfa sesuai dengan
namanya. Salah satu kontribusinya dalam trigonometri adalah mengembangkan fungsi tangen
dan mengembangkan metode untuk menghitung tabel trigonometri

Abul Qashim Maslamah bin Ahmad Al-Majriti


Seorang astronom, alkimiawan, matematikawan, dan ulama Arab Islam dari Al-Andalus (Spanyol
yang dikuasai Islam). Abdul Qasim lahir di Madrid dan meninggal 1008 atau 1007 M).Ia juga ikut
serta dalam penerjemahan Planispherium karya Ptolemeus, memperbaiki terjemahan Almagest,
memperbaiki tabel astronomi dari Al-Khwarizmi, menyusun tabel konversi kalender Persia ke
kalender Hijriah, serta mempelopori teknik-teknik geodesi dan triangulasi. Ia juga ditulis sebagai
salah satu penulis Ensiklopedia Ikhwan As-Shafa, tapi kecil kemungkinan bahwa ia benar-benar
salah satu penulisnya.

Abu Ali Al-Husein Ibnu Shina

Beliau dikenal dengan nama Ave Cenna, yang hidup antara tahun 986-1037 M. Seorang
ilmuwan muslim dan Filosof besar pada waktu itu, hingga kepadanya diberikan julukan Syeh Al-
Rais. Keistimewaannya antara lain pada masa umur 10 tahun sudah hafal Al-Qur`an, kemudian
pada usia 18 tahun sudah mampu menguasai semua ilmu yang ada pada waktu itu, bidang
keahliannya adalah ilmu Kedokteran, ilmu Fisika, Geologi, Mineralogi. Juga dibidang Medicine,
Philosophy, Mathematics, Astronomy. Penulis kaidah kedokteran modern (dipakai sebagai
referensi ilmu kedokteran Barat), menulis buku tentang fungsi organ tubuh, meneliti penyakit
TBC,Diabetes dan penyakit yang ditimbulkan oleh efek fikiran.
Nama lengkapnya Abu Al-Husain Bin Abdullah Bin Ali Bin Sina. Ia lebih populer dengan sebutan
Ibnu Shina, orang Barat menyebutnya Avecenna. Ia lahir bulan safar 470 H/980 M di Afshanah,
Afghanistan dan meninggal pada tahu 1037 M. Ia merupakan seorang dokter dan filosof Muslim
yang ternama. Sejak kecil Ibnu Shina mempelajari al-Quran dan ilmu-ilmu agama. Setelah itu, ia
mempelajari matematika, logika, fisika, geometri, astronomi, metafisika, dan kedokteran.
Profesinya di bidang kedokteran mualai pada usia 17 tahun ketika ia berhasil menyembuhkan
Nuh Bin Mansur, salah seorang penguasa Dinasti Samaniyyah. Pada masa Dinasti Hamdani ia
dua kali menjabat sebagai menteri. Kebesaran Ibnu Shina terlihat pada gealar yang diberikan
kepadanya . di bidang filsapat ia digelari asy-Syikh ar-Rais (guru para raja). Di bidang
kedokteran ia digelari Pangeran para dokter Ibnu Shina meninggalkan tidak kurang dari 200
karya tulis kebnyakan tulisan itu menggunakan bahasa Arab. Sedangkan sebagaian lainnya
menggunakan bahasa Fersia. Buku-bukunya yang terkenal antara lain:
1. Asy-syifa (penyembuhan)
2. Al-qanum Fi-tibb (peraturan-peraturan dalam kedokteran)
3. Al-isyarat wa at-tanbihat (isyarat dan penjelasan)
4. Mantiq al-masyrikiyyin (logika timur)
Abu Abdullah Muhammad Al-Idrisi
Merupakan salah seorang pakar sains Islam yang hidup di Sicily. Sumbangan utama tokoh ini
ialah menghasilkan peta bebola perak seberat 400 paun untuk Raja Roger II, lengkap dengan
membahagikan dunia kepada 7 iklim, laluan perdagangan, teluk, tasik, sungai, bandar-bandar
besar, bukit dan lembah serta gunung-ganang. Al Idrisi lahir 1099 Masihi di Ceuta, Sepanyol dan
meninggal pada 1166 Masihi. Beliau juga mencatatkan jarak dan ketinggian sesuatu tempat
dengan tepat.

Tokoh Geografi kurun ke-12 ini kemudiannya menghasilkan buku Nuzhah al Musytaq fi Ishtiraq
al Afaq (Kenikmatan pada Keinginan Untuk Menjelajah Negeri-negeri) atau Rogers Book yaitu
sebuah ensiklopedia geografi yang mengandungi peta dan informasi tentang negara Eropah,
Afrika dan Asia. Buku ini mencatatkan perihal masyarakat, budaya, kerajaan dan cuaca negara-
negara yang terdapat di dalam petanya. Beliau turut menggunakan semula garisan lintang dan
garisan bujur yang diperkenalkan sebelumnya dalam peta yang dihasilkan. Beberapa abad
lamanya, Eropa menggunakan peta Al Idrisi dan turut menggunakan hasil kerja ilmuwan ini ialah
Christopher Columbus.

Piri Reis

Pencipta peta dunia terlengkap dibuat pada tahun 1513. Para ahli satelit sendiri pun merasa
terkejut dengan model pemetaan yang dibuat oleh tokoh Muslim tersebut. Peta yang dibuat di
atas sepotong kulit rusa berukuran 9065 centimeter tersebut benar-benar digambarkan lengkap
dan cukup detail. Bahkan hasil perbandingan dengan pemotretan dari angkasa luar yang
dilakukan menggunakan satelit saat ini memiliki bentuk yang sangat mirip. Mulanya para
sejarawan tidak percaya akan bukti keberadaan peta tersebut.

Di peta yang terlihat jelas hanyalah kawasan Laut Timur Tengah. Sementara kawasan lainnya
seperti benua Afrika dan Amerika sama sekali tergambar sangat berbeda. Baru setelah gambar
hasil pemotretan satelit jaman modern ini dipadukan dengan peta kuno karya ilmuwa muslim
bangsa Turki tersebut sangat nyata kebenarannya bahwa gambar yang ditorehkan dalam kulit
tersebut memang sangat detail dan terperinci.

Omar Al-Khayym

Seorang penyair, ahli matematik, dan ahli astronomi. Kahyyam yang lahir: 18 Mei 1048 di
Nishapur, Iran (Parsi) dan meninggal 4 Desember 1131 itu mempunyai nama asli Ghiyatuddin
Abu al-Fatah Omar ibni Ibrahim Al-Nisaburi Khayami. Khayam adalah perkataan pinjaman
bahasa Arab yang bermakna pembuat khemah. Beliau paling dikenali kerana himpunan
puisinya, Rubaiyat Omar Khayyam. Beliau memecahkan persamaan pangkat tiga dan empat
melalui kerucut-kerucut yang merupakan ilmu aljabar tertinggi dalam matematika modern,

Sebagai penyair. ahli kimia dengan berbagai eksperimennya, penemu sejumlah perlengkapan
alat laboraturium modern, system penyulingan air, identifikasi alkali, asam, garam, mengolah
asam sulfur, soda api, asam nitrihidrokhlorik pelarut logam dan air raksa (jauh sebelum Mary
Mercurie), pembuat campuran komplek untuk cat. Kontribusi terbesar Jabir adalah dalam bidang
kimia. Keahliannya ini didapatnya dengan ia berguru pada Barmaki Vizier, di masa pemerintahan
Harun Ar-Rasyid di Baghdad. Ia mengembangkan teknik eksperimentasi sistematis di dalam
penelitian kimia, sehingga setiap eksperimen dapat direproduksi kembali. Jabir menekankan
bahwa kuantitas zat berhubungan dengan reaksi kimia yang terjadi, sehingga dapat dianggap
Jabir telah merintis ditemukannya hukum perbandingan tetap. Kontribusi lainnya antara lain
dalam penyempurnaan proses kristalisasi, distilasi, kalsinasi, sublimasi dan penguapan serta
pengembangan instrumen untuk melakukan proses-proses tersebut.

Ibnu Nafis atau Ibn Al-Nafis Damishqui


Merupakan orang pertama yang secara akurat mendeskripsikan peredaran darah dalam tubuh
manusia (pada 1242). Penggambaran kontemporer proses ini telah bertahan. Khususnya, ia
merupakan orang pertama yang diketahui telah mendokumentasikan sirkuit paru-paru. Secara
besar-besaran karyanya tak tercatat sampai ditemukan di Berlin pada 1924. Dia lahir di
Damaskus (kini wilayah Suriah) tahun 1210 dan meninggal di Kairo (kini wilayah Mesir), 17
Desember 1288 pada umur 77/78 tahun).

Abu Nashr Mansur bin Ali (sekitar. 970 1036)


Merupakan matematikawan dari Khwarazm. Ia banyak dikenal untuk penemuannya tentang
hukum sinus.

Abu Nashr Mansur


Dilahirkan di Khwarazm dari keluarga yang menguasai daerah itu. Ia kemudian menjadi
pangeran dalam iklim politik. Ia merupakan guru Al-Biruni dan juga kolega penting para
matematikawan. Bersama mereka menorehkan karya penemuan besar dalam matematika dan
mendedikasikan karyanya pada orang lain. Kebanyakan karya Abu Nashr berfokus pada
matematika, namun beberapa karyanya pada astronomi. Dalam matematika, ia memiliki banyak
tulisan penting pada trigonometri, yang dikembangkan dari tulisan Ptolomeus. Ia juga
memelihara karya Menelaus dari Alexandria dan mengerjakan kembali banyak teorema Yunani.
Ia meninggal di daerah yang kini Afganistan dekat kota Ghazna.

Muhammad Asad atau Leopold Weiss


Seorang cendekiawan muslim, mantan Duta Besar Pakistan untuk Perserikatan Bangsa Bangsa,
dan penulis beberapa buku tentang Islam termasuk salah satu tafsir Al Quran modern yakni The
Message of the Quran. Muhammad Asad terlahir sebagai Leopold Weiss pada tahun 1900 di
kota Lemberg, saat itu bagian dari Kekaisaran Austria-Hongaria(sekarang bernama Lviv dan
terletak di Ukraina) dalam lingkungan keluarga Yahudi. Dia lahir di Lemberg, Austria-Hongaria
pada tahun 1900 dan meninggal di Spanyol pada tahun 1992. Pendidikan agama yang ia enyam
selama masa kecil hingga mudanya menjadikan ia familiar dengan bahasa Aram, Kitab
Perjanjian Lama serta teks-teks maupun tafsir dari Talmud, Mishna, Gemara dan Targum.

Miqdad bin Amru


Pelopor pembuat pasukankalveleri/berkuda modern pertama.

Al Nadim (990)
Abad ke 10 adalah pelopor pembuat katalog/ensiklopedi kebudayaan pertama.

Mamun Ar Rasyid
Hidup tahun 815, abad 9 adalah pelopor pendiri perpustakaan umum pertama di dunia yang
dikenal dengan Darul Hikmah di Baghdad.

Nizam Al Mulk (1067)


Pelopor pendiri universitas modern pertama di dunia yang dikenal dengan Nizamiyyah saat itu
ditiru sistemnya oleh Oxford Univ. Inggris.

Al Ghazali (1111)
Pelopor pembuat klasifikasi fungsi sosial pengetahuan yang dalam perkembangannya mengarah
timbulnya berbagai jenis referensi dan karya bibliografi, ahli ilmu kalam, ahli tasawuf.

Fakhruddin Razi (1290)


Ahli matematika, ahli fisika, tabib/dokter, filosof, penulis ensiklopedia ilmu pengetahuan modern.

Al Battani (sekitar 850 923)


Adalah seorang ahli astronomi dan matematikawan dari Arab. Al Battani lahir di Harran dekat
Urfa. Salah satu pencapaiannya yang terkenal adalah tentang penentuan tahun matahari
sebagai 365 hari, 5 jam, 46 menit dan 24 detik. Al Battani juga menemukan sejumlah persamaan
trigonometri.

Ibnu Khaldun (1406)


Seorang sejarahwan, pendidik ulung, pendiri filsafat sejarah dan sosiologi. Ibnu Khaldun, lahir 27
Mei 1332/732H, wafat 19 Maret 1406/808H) adalah seorang sejarawan muslim dari Tunisia dan
sering disebut sebagai bapak pendiri ilmu historiografi, sosiologi dan ekonomi. Karyanya yang
terkenal adalah Muqaddimah (Pendahuluan).

Ibnu Thufail (1185)


Seorang dokter, filosof, penulis novel filsafat paling awal Risalah Hayy Ibn Yaqzan kemudian
dijiplak habis-habisan oleh Defoe dengan judul barunya Robinson Crusoe

Ibnu Al Muqaffa (757)


Pengarang kitab Al Hayawan atau kitab tentang Binatang/ Ensiklopedia tentang Hewan.

Ikhwan Ash Shafa (983)


Pembuat serial pertama dan ensiklopedi pertama (bukanlah Marshall Cavendish seperti yang
diakui sekarang).

Abu Wafa (997)


Mengembangkan ilmu Trigonometri dan Geometri bola serta penemu table Sinus dan Tangen,
juga penemu variasi dalam gerakan bulan.

Abul Hasan Tsabit bin Qurra bin Marwan al-Sabi al-Harrani, (826 18 Februari 901)
Adalah seorang astronom dan matematikawan dari Arab, dan dikenal pula sebagai Thebit dalam
bahasa Latin. Tsabit lahir di kota Harran, Turki. Tsabit menempuh pendidikan di Baitul Hikmah di
Baghdad atas ajakan Muhammad ibn Musa ibn Shakir. Tsabit menerjemahkan buku Euclid yang
berjudul Elements dan buku Ptolemy yang berjudul Geograpia.

Al Battani (929)
Ahli astronom terbesar Islam, mengetahui jarak bumi matahari, alat ukur gata gravitasi,
alat ukur garis lintang dan busur bumi pada globe dengan ketelitian sampai 3 desimal,
menerangkan bahwa bumi berputar pada porosnya, mengukur keliling bumi. ( jauh sebelum
Galileo), table astronomi, orbit planet-planet.

Al Tusi atau Nasir al-Din Tusi (1274)


Seorang astronom kawakan dari Damaskus yang melakukan penelitian tentang gerakan planet-
planet, membuat model planet (planetarium) jauh sebelum Copernicus.

Ibnu Bajjah
Nama lengkapnya Abu Bakar Muhammad bin Yahya bin ash-Shayigh merupakan filsuf dan
dokter Muslim Andalusia yang dikenal di Barat dengan nama Latinnya, Avempace. Ia lahir di
Saragossa di tempat yang kini bernama Spanyol dan meninggal di Fez pada 1138. Pemikirannya
memiliki pengaruh yang jelas pada Ibnu Rushdi dan Yang Besar Albert. Kebanyakan buku dan
tulisannya tidak lengkap (atau teratur baik) karena kematiannya yang cepat. Ia memiliki
pengetahuan yang luas pada kedokteran, Matematika, dan Astronomi. Sumbangan utamanya
pada filsafat Islam ialah gagasannya pada Fenomenologi Jiwa, namun sayangnya tak lengkap.
Ekspresi yang dicintainya ialah Gharib dan Motivahhed ekspresi yang diakui dan terkenal dari
Gnostik Islam.

Tsabit bin Qurrah (901)


penemu teori tentang getaran/trepidasi.

Jabir Ibnu Hayyan (813)


Ahli kimia dengan berbagai eksperimennya, penemu sejumlah perlengkapan alat laboraturium
modern, system penyulingan air, identifikasi alkali, asam, garam, mengolah asam sulfur, soda
api, asam nitrihidrokhlorik pelarut logam dan air raksa (jauh sebelum Mary Mercurie), pembuat
campuran komplek untuk cat. Kontribusi terbesar Jabir adalah dalam bidang kimia. Keahliannya
ini didapatnya dengan ia berguru pada Barmaki Vizier, di masa pemerintahan Harun Ar-Rasyid di
Baghdad. Ia mengembangkan teknik eksperimentasi sistematis di dalam penelitian kimia,
sehingga setiap eksperimen dapat direproduksi kembali. Jabir menekankan bahwa kuantitas zat
berhubungan dengan reaksi kimia yang terjadi, sehingga dapat dianggap Jabir telah merintis
ditemukannya hukum perbandingan tetap. Kontribusi lainnya antara lain dalam penyempurnaan
proses kristalisasi, distilasi, kalsinasi, sublimasi dan penguapan serta pengembangan instrumen
untuk melakukan proses-proses tersebut.

Abu Bakar Ar Razi (935)


Membagi zat kimia ke dalam kategori mineral, nabati dan hewani (klasifikasi zat kimia) jauh
sebelum Dalton, pembagian fungsi tubuh manusia berdasarkan reaksi kimia komplek.

Al Majriti (1007)
Membuktikan hukum ketetapan massa (900 tahun sebelum Lavoisier)

Al Jahiz (869)
Menulis penelitian tentang ilmu hewan (zoology) pertama kali. Al-Jahiz lahir di Basra, Irak pada
781 M. Abu Uthman Amr ibn Bahr al-Kinani al-Fuqaimi al-Basri, nama aslinya. Ahli zoologi
terkemuka dari Basra, Irak ini merupakan ilmuwan Muslim pertama yang mencetuskan teori
evolusi. Pengaruhnya begitu luas di kalangan ahli zoologi Muslim dan Barat. Jhon William
Draper, ahli biologi Barat yang sezaman dengan Charles Darwin pernah berujar, Teori evolusi
yang dikembangkan umat Islam lebih jauh dari yang seharusnya kita lakukan. Para ahli biologi
Muslim sampai meneliti berbagai hal tentang anorganik serta mineral.

Al-Jahiz merupakan ahli biologi Muslim yang pertama kali mengembangkan sebuah teori evolusi.
Ilmuwan dari abad ke-9 M itu mengungkapkan dampak lingkungan terhadap kemungkinan
seekor binatang untuk tetap bertahan hidup. Sejarah peradaban Islam mencatat, Al-Jahiz
sebagai ahli biologi pertama yang mengungkapkan teori berjuang untuk tetap hidup (struggle for
existence). Untuk dapat bertahan hidup, papar dia, makhluk hidup harus berjuang, seperti yang
pernah dialaminya semasa hidup. Beliau dilahirkan dan dibesarkan di keluarga miskin. Meskipun
harus berjuang membantu perekonomian keluarga yang morat-marit dengan menjual ikan, ia
tidak putus sekolah dan rajin berdiskusi di masjid tentang sains. Beliau bersekolah hingga usia
25 tahun. Di sekolah, Al-Jahiz mempelajari banyak hal, seperti puisi Arab, filsafat Arab, sejarah
Arab dan Persia sebelum Islam, serta Al-Quran dan hadist.

Al-Jahiz juga merupakan penganut awal determinisme lingkungan. Menurutnya, lingkungan


dapat menentukan karakteristik fisik penghuni sebuah komunitas tertentu. Asal muasal
beragamnya warna kulit manusia terjadi akibat hasil dari lingkungan tempat mereka tinggal.
Berkat teori-teori yang begitu cemerlang, Al-Jahiz pun dikenal sebagai ahli biologi terbesar yang
pernah lahir di dunia Islam. Ilmuwan yang amat tersohor di kota Basra, Irak itu berhasil
menuliskan kitab Ritab Al-Haywan (Buku tentang Binatang). Dalam kitab itu dia menulis tentang
kuman, teori evolusi, adaptasi, dan psikologi binatang. Al-Jahiz pun tercatat sebagai ahli biologi
pertama yang mencatat perubahan hidup burung melalui migrasi. Tak cuma itu, pada abad ke-9
M.

Al-Jahiz sudah mampu menjelaskan metode memperoleh ammonia dari kotoran binatang
melalui penyulingan. Sosok dan pemikiran Al-Jahiz pun begitu berpengaruh terhadap ilmuwan
Persia, Al-Qazwini, dan ilmuwan Mesir, Al-Damiri. Karirnya sebagai penulis ia awali dengan
menulisnartikel. Ketika itu Al-Jahiz masih di Basra. Sejak itu, ia terus menulis hingga menulis dua
ratus buku semasa hidupnya. Pada abad ke-11, Khati al-Baghdadi menuduh Al-Jahiz
memplagiat sebagian pekerjaannya dari Kitab al-Hayawan of Aristotle.

Selain al-Hayawan, beliau juga menulis kitab al-Bukhala (Book of Misers or Avarice & the
Avaricious), Kitab al-Bayan wa al-Tabyin (The Book of eloquence and demonstration), Kitab
Moufakharat al Jawari wal Ghilman (The book of dithyramb of concubines and ephebes), dan
Risalat mufakharat al-sudan ala al-bidan (Superiority Of The Blacks To The Whites).Suatu
ketika, pada tahun 816 M ia pindah ke Baghdad. Al-Jahiz meninggal setelah lima puluh tahun
menetap di Baghdad pada tahun 869, ketika ia berusia 93 tahun.

Kamaluddin Ad Damiri (1450)


Mengembangkan system taksonomi/ klasifikasi khusus ilmu hewan dan buku tentang kehidupan
hewan.

Abu Bakar Al Bayta (1340)


Pengarang buku tentang kedokteran hewan yang pertama.

Al Khazini (1121)
Ahli kontruksi, pengarang buku tentang teknik pengukuran (geodesi) dan kontruksi
keseimbangan, kaidah mekanis, hidrostatika, fisika, teori zat padat, sifat-sifat pengungkit/tuas,
teori gaya gravitasi (jauh 900 thn dari Newton)

Al Farghani (870)
Pengarang buku tentang pergerakkan benda-benda langit dan ilmu astronomi dan dipakai oleh
Dante jauh kemudian.

Banu Musa bersaudara (abad ke 9)


Pengarang buku Al Hiyal (buku alat-alat pintar) yang berisikan 100 macam mesin seperti pengisi
tangki air otomatis, kincir air dan system kanal bawah tanah (sekarang yang terkenal Belanda),
teknik pengolahan logam, tambang, lampu tambang, teknik survei dan pembuatan tambang
bawah tanah.

Abul Hasan Ali Al-Masudi


Merupakan salah seorang pakar sains Islam yang meninggal pada tahun 957. Dilahirkan di
Baghdad, dia juga merupakan seorang ahli sejarah, geografi dan falsafah. Dia pernah
mengembara ke Sepanyol, Rusia, India, Sri Lanka dan China serta menghabiskan umurnya di
Syiria dan Mesir. Dia berasal dari keturunan sahabat Nabi Muhammad, Abdullah bin Masud.
Bukunya Muruj adh-Dhahab wa Maadin al-Jawahir (Padang Emas dan Lombong Manikam)
yang ditulis pada 943, merupakan himpunan kisah perjalanan dan pembelajarannya. Ia
menyentuh aspek sosial dan kesusasteraan sejarah, perbincangan mengenai agama dan
penerangan geografi. Dia juga menulis buku Al-Tanbih wa al-Ashraf, yang merupakan buku
terakhirnya

Nasir Al-Din Al-Tusi (12011274)


Adalah ahli sains Islam Syiah berkebangsaan Iran yang dikenali sebagai ahli falsafah,
matematik, astronomi, teologi, serta pakar perubatan dan penulis, iaitu beliau adalah seorang
pakar dalam pelbagai bidang. Bidang lainnya: Astronomy, Non-Euclidean Geometry.

Al Farazi (790)
Perintis alat astrolab planisferis yaitu mesin hitung analog pertama, sebagai alat Bantu astronomi
menghitung waktu terbit dan tenggelam serta titik kulminasi matahari dan bintang serta benda
langit lainnya pada waktu tertentu.

Taqiuddin (1565)
Perintis jam mekanis pertama dan alarmnya yang digerakkan dengan pegas.

Ibnu Nafis (1288)


Menulis dan menggambarkan tentang sirkulasi peredaran darah dalam tubuh manusia (Harvey
1628 dianggap pertama yang menemukannya).

Abu Muhammad Abdullah Ibn Ahmad Ibn al-Baitar Dhiya al-Din al-Malaqi
Abu Muhammad Abdullah Ibn Ahmad Ibn al-Baitar Dhiya al-Din al-Malaqi Merupakan salah
seorang pakar sains Islam yang hidup antara tahun meninggal pada tahun 1248. Lebih dikenali
sebagai Ibn al-Baitar, beliau dilahirkan di Malaga, Spanyol.

Az Zahra (939)
Pembuat alat bedah/pembedahan , teknik dan jenis pengoperasian, pengembangan ilmu
kedokteran gigi dan operasi gigi serta peralatan bedah gigi.

Al Ibadi (873)
Pengarang buku tentang anatomi mata, otak dan syaraf optik, permasalahan pada mata.

Ibnu Fadlan (abad 10)


Membuat daftar koordinat daerah Volga-Caspian (daerah Rusia) dan sosiologi daerah tersebut.

Ali Ibn Rabban Al-Thabari


Merupakan salah seorang pakar sains Islam yang hidup antara tahun 838 870.

Ibnu Batutah (1369)


Membuat daftar koordinat dan sosiologi wilayah China, Srilangka, India, Byzantium, Rusia
Selatan.

Ibnu Majid (abad 15)


Pemandu Vasco da Gamma dan menerbitkan buku panduan navigasi bagi pilot dan pelaut

Ibnu Khuradadhbih (abad 9)


Penulis geografi tentang kerajaan-kerajaan dan rute perjalanannya dari negeri-negeri China,
Korea dan Jepang.

Imam Hanafi,
Nama lengkapnya adalah An Nukman bin Tsabit. Lahir tahun 700 M di Kufah, Irak. Ajarannya
dalam ilmu fiqih adalah selalu berpegang pada Al-Quran dan hadis. Beliau tidak menghendaki
adanya taklid dan bidah yang tidak ada dasarnya dalam Al Quran dan hadis. Dalam
menetapkan hukum fiqih beliau bersumber pada Al Quran, hadis, qiyas dan ihtisan.

Imam Maliki,
Nama lengkapnya adalah Abu Abdillah Malik bin Annas. Beliau lahir di Madinah tahun 716 M.
Beliau merupakan ulama besar di kawasan Arab. Dalam menetapkan ilmu fiqih, beliau
berpedoman pada Al Quran, hadis, ijma sahabat, dan kemaslahatan urf (adat) penduduk
Madinah. Buku karangannya diantaranya adalah Al Muwaththa. Imam Maliki ini adalah guru
Imam Syafii.

Imam Syafii,
Nama lengkapnya adalah Muhammad Ibnu Idris bin Abbas bin Usman Asy Syafii. Beliau
dilahirkan di Palestina tahun 767 M. Menurut riwayat, beliau telah mahir membaca dan menulis
Arab pada usia 5 tahun. Pada usia 9 tahun, beliau telah hafal Al Quran 30 juz. Pada usia 10
tahun, beliau sudah menghafal hadis yang terdapat dalam kitab Al Muwaththa karya Imam Malik.
Di usianya yang 15 tahun, beliau lulus dalam spesialisasi hadis dari gurunya Imam Sufyan bin
Uyaina, sehingga beliau diberi kepercayaan untuk mengajar dan memberi fatwa kepada
masyarakat dan menjadi guru besar di Masjidil Haram, Mekah. Dalam menetapkan ilmu fiqih,
Imam Syafii berpedoman pada Al Quran, hadis, ijma dan qiyas. Buku karangan Imam Syafii
adalah Ar Risalah dan. Al Um. Ajaran Imam Syafii terkenal dengan Mazhab Syafii yang banyak
dianut oleh umat Islam di Indonesia, Asia Tenggara, Mesir, Baghdad, dan negara lainnya.

Imam Hambali,
Nama lengkapnya adalah Ahmad bin Hambal Asy Syaibani. Beliau lahir di Baghdad tahun 855
M. Ajarannya terkenal dengan nama Mazhab Hambali. Dalam menetapkan hukum fiqih, Imam
Hambali berpedoman pada Al Quran, hadis, dan fatwa para sahabat.

Imam Ghazali,
Nama lengkapnya adalah Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al Ghazali. Beliau lahir di Iran
tahun 1058 M. Beliau tokoh yang terkenal dalam bidang ilmu tafsir, ilmu fiqih, ilmu filsafat, dan
ilmu akhlak. Karena keluasan ilmunya, beliau mendapat gelar Hujjatul Islam. Karya beliau
diantaranya adalah Tahafut Al Falasifah, Huluqul Muslim, dan yang terkenal adalah Ihya
Ulumuddin.

Al Masudi
Menerbitkan ensiklopedi geografi yang membahas gempa bumi, formasi geologis, sifat dasar
laut mati, evolusi geologi (jauh sebelum Maghelan dan Weber).

Al Idris (1154)
Ahli peta bumi, membuat peta bumi dan globe dengan dilengkapi penjelasan penggunaan
kompas.

Yaqut Hawami (1229)


Membuat kamus geografi pertama berdasarkan abjad berisikan nama kota dan tempat yang
dikenal dan berisi informasi akurat mengenai ukuran bumi, zona iklim dan sifatnya, geografi
matematika dan politik.

Abu Al-Nasr Al-Farabi


Dikenal sebagai Al-Pharabius di dunia barat merupakan salah seorang pakar sains dan ahli
falsafah Islam yang hebat di dalam dunia Islam pada ketika itu,beliau hidup antara tahun 870
950. Dia berasal dari Farab, Kazakhstan
.
Ibnu Abdus Salam (abad 13)
Perumus pertama kali tentang hak-hak perlindungan binatang atau konservasi hewani.

Safiuddin (1294)
Memperkenalkan teori musik.
Al Mawsili (850)
Ahli musik klasik dan oleh muridnya musisi ulung Ziryab memperkenalkan ke Spanyol thn 822,
pengembangan notasi mensural, konsep gloss atau hiasan melodi, pengembangan rumpun alat
musik gesek, kecapi, kelompok gitar, busur gesek pada alat musik gesek, musik keroncong dan
morisko.

Abu Hasan Al Asyari


Adalah tokoh ilmuwan muslim di bidang ilmu tauhid. Beliau lahir di Baghdad tahun 873 M. Ajaran
Abu Hasan Al Asyari dikenal dengan paham Asyariah. Adapun ajaran Asyariah yang
berkembang sampai saat ini adalah sifat wajib Allah swt. ada 13(wujud, qidam, baqa,
mukhalafatul lilhawadis, qiyamuhu binafsihi, wahdaniyat, qudrat, iradat, ilmu, hayat. sama,
bashar dan kalam) ditambah dengan 7 sifat maknawiyah (qadiran, muridan, aliman, hayyan,
samian, basiran, mutakalliman), sehingga menjadi 20 sifat wajib bagi Allah SWT.

Nur Al-Din Ibn Ishaq Al-Bitruji (1204)


Dikenali sebagai Alpetragius di dunia barat merupakan salah seorang ahli sains Islam.

Muhammad Abduh (Delta Nil, 1849 Alexandria, 11 Juli 1905 )


Seorang pemikir muslim dari Mesir, dan salah satu penggagas gerakan modernisme Islam.
Beliau belajar tentang filsafat dan logika di Universitas Al-Azhar, Kairo, dan juga murid dari Jamal
al-Din al-Afghani, seorang filsuf dan pembaharu yang mengusung gerakan Pan-Islamisme untuk
menentang penjajahan Eropa di negara-negara Asia dan Afrika. Muhammad Abduh diasingkan
dari Mesir selama enam tahun pada 1882, karena keterlibatannya dalam Pemberontakan Urabi.
Di Libanon, Abduh sempat giat dalam mengembangkan sistem pendidikan Islam. Pada tahun
1884, ia pindah ke Paris, dan bersalam al-Afghani menerbitkan jurnal Islam The Firmest Bond.
Salah satu karya Abduh yang terkenal adalah buku berjudul Risalah at-Tawhid yang diterbitkan
pada tahun 1897.

al-Allamah al-Muhaddits al-Faqih az-Zahid al-Wara asy-Syaikh Abdul Muhsin bin Hammad
al-Abbad al-Badr
Lahir di Zulfa (300 km dari utara Riyadh) pada 3 Ramadan tahun 1353H (10 Desember 1934. Ia
adalah salah seorang pengajar di Masjid Nabawi yang mengajarkan kitab-kitab hadits seperti
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud dan saat ini beliau masih memberikan
pelajaran Sunan Turmudzi. Ia adalah seorang Alim Robbaniy dan pernah menjabat sebagai
wakil mudir (rektor) Universitas Islam Madinah yang waktu itu rektornya adalah Abdul Aziz bin
Abdullah bin Baz.

Ahmad ibnu Yusuf al-Misri (835 912)


Seorang matematikawan, putra dari Yusuf ibnu Ibrahim yang juga seorang matematikawan.
Ahmad ibnu Yusuf lahir di Baghdad, Irak dan kemudian pindah bersama bapaknya ke Damaskus
pada tahun 839. Kemudian ia pindah lagi ke Kairo, dan dari sini lah namanya mendapat
tambahan al-Misri (dari Mesir).

Abu-L Abbas Ahmad ibn Khallikan


Seorang sarjana Muslim Kurdi pada abad ke-13. Karyanya yang paling terkenal adalah Wafayat
al-Ayan (Berita Kematian Laki-laki Ulung) atau lebih dikenal sebagai Kamus Biografis. Dia lahir
Irbil, 22 September 1211. Damaskus, Suriah dan meninggal 30 Oktober 1282. Menurut
Encyclopedia Britannica, ibn Khallikan memilih bahan faktual untuk biografinya dengan sangat
baik dari sisi pengetahuan akademis dan buku ini juga menyebutkan ia adalah seorang yang
menyumbangkan sumber berharga untuk karya kontemporer dan berisi petikan dari biografi
yang lebih awal yang sudah tidak lagi ada. Ia mulai mengerjakan karya ini dari tahun 1256
sampai dengan tahun 1274

Said Al-Andalus(Almera, 1029 Toledo, 1070)


Al-Tulaytuli (dari Toledo) adalah seorang qadi, ilmuwan dan sejarawan Al-Andalus. Karyanya
yang terkenal adalah Tabaqat Al-Umam (Klasifikasi Bangsa-Bangsa), yang banyak dipelajari oleh
para sejarawan. Karyanya yang lain adalah Kumpulan Sejarah Bangsa Arab dan Non-Arab, dan
Koreksi Pergerakan Bintang-Bintang.

Jafar Muhammad bin Musa bin Shakir Banu Musa (800 873)
Seorang astronom dan matematikawan dari Baghdad. Ia bersama kedua saudaranya (Ahmad
Banu Musa dan Hasan Banu Musa) sangat aktif menerjemahkan berbagai buku sains dari
manuskrip Yunani dan Pahlavi ke dalam bahasa Arab pada masa kekhalifahan Al-Mamun.

Mlik ibn Anas bin Malik bin mr al-Asbahi Lahir di (Madinah pada tahun 714 (93 H).
Beliau meninggal pada tahun 800 (179 H)). Ia adalah pakar ilmu fikih dan hadits, serta pendiri
Mazhab Maliki.

Yusuf al-Qaradawi
Lahir di Shafth Turaab, Kairo, Mesir, 9 September 1926 (umur 84 tahun) adalah seorang
cendekiawan Muslim yang berasal dari Mesir. Ia dikenal sebagai seorang Mujtahid pada era
modern ini. Selain sebagai seorang Mujtahid ia juga dipercaya sebagai seorang ketua majelis
fatwa. Banyak dari fatwa yang telah dikeluarkan digunakan sebagai bahan rujukan atas
permasalahan yang terjadi. Namun banyak pula yang mengkritik fatwa-fatwanya.

Jalaluddin as-Suyuthi
Lahir 1445 (849H) wafat 1505 (911H). Dia adalah ulama dan cendekiawan muslim yang hidup
pada abad ke-15 di Kairo, Mesir. Beliau pernah berguru pada al Bulqini sampai wafatnya Al
Bulqini, Beliau juga belajar hadits pada Syaikhul Islam Taqiyyudin al Manaawi. Dalam Kitab
beliau yang berjudul Khusnul Muhadlarah beliau menyebutkan bahwa dari setiap guru yang aku
datangi aku mendapatkan lisensi dan aku menghitungnya sampai sejumlah 150 ijazah dari 150
guru.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah,


Dilahirkan di Damaskus, Suriah pada tanggal 4 Februari 1292, dan meninggal pada 23
September 1350) adalah seorang Imam Sunni, cendekiawan, dan ahli fiqh yang hidup pada
abad ke-13. Ia adalah ahli fiqih bermazhab Hambali. Disamping itu juga seorang ahli Tafsir, ahli
hadits, penghafal Al-Quran, ahli ilmu nahwu, ahli ushul, ahli ilmu kalam, sekaligus seorang
mujtahid.

Muhammad Marmaduke William Pickthall (1875-1936)


Seorang intelektual Muslim Barat, yang terkenal dengan terjemahan Al Quran yang puitis dan
akurat dalam bahasa Inggris. Ia merupakan pemeluk agama Kristen yang kemudian berpindah
agama memeluk Islam.

Pickthall adalah juga seorang novelis, yang diakui oleh D.H Lawrence, H.G Wells dan E.M
Forster, juga seorang jurnalis, kepala sekolah serta pemimpin politik dan agama. Dididik di
Harrow, ia terlahir pada keluarga Inggris kelas menengah, yang akar keluarganya mencapai
ksatria terkenal William sang penakluk.
Pickthall berkelana ke banyak negara-negara Timur, mendapat reputasi sebagai ahli masalah
Timur Tengah. Ia menerbitkan terjemahannya atas Al Quran (The meaning of the Holy Quran),
ketika menjadi pejabat di bawah pemerintahan Nizam dari Hyderabad. Terjemahannya ini
menjadi terjemahan dalam bahasa Inggris pertama yang dilakukan oleh seorang Muslim dan
diakui oleh Universitas Al Azhar (Mesir); terjemahan ini oleh Times Literary Supplement disebut
sebagai sebuah pencapaian penulisan yang besar. Pickthall dimakamkan di pemakaman Muslim
di Brookwood.

Ahmad bin Muhammad Miskawaih, Ibnu Miskawaih (932-1030)


Meerupakan filsuf Iran yang menonjol dari Ray, Iran. Ia merupakan tokoh politik yang aktif
selama masa Al-Booye. Pengaruhnya pada filsafat Islam terutama berkaitan dengan isu etik.

Al-Jhiz (781 Desember 868/Januari 869)


Seorang cendekiawan Afrika-Arab yang berasal dari Afrika Timur. Ia merupakan sastrawan Arab
dan memiliki karya-karya dalam bidang literatur Arab, biologi, zoologi, sejarah, filsafat, psikologi,
Teologi Mutaziliyah, dan polemik-polemik politik religi.

Ibnu Ismail Al Jazari Ilmuwan Muslim Penemu Konsep Robotika Modern. Al Jazari
mengembangkan prinsip hidrolik untuk menggerakkan mesin yang kemudian hari dikenal
sebagai mesin robot. Tak mungkin mengabaikan hasil karya Al-Jazari yang begitu penting.
Dalam bukunya, ia begitu detail memaparkan instruksi untuk mendesain, merakit, dan membuat
sebuah mesin (Donald Hill). Kalimat di atas merupakan komentar Donald Hill, seorang ahli
teknik asal Inggris yang tertarik dengan sejarah teknologi, atas buku karya ahli teknik Muslim
yang ternama, Al-Jazari. Al Jazari merupakan seorang tokoh besar di bidang mekanik dan
industri. Lahir dai Al Jazira, yang terletak diantara sisi utara Irak dan timur laut Syiria, tepatnya
antara Sungai Tigris dan Efrat.

Al-Jazari merupakan ahli teknik yang luar biasa pada masanya. Nama lengkapnya adalah Badi
Al-Zaman Abullezz Ibn Alrazz Al-Jazari. Dia tinggal di Diyar Bakir, Turki, selama abad kedua
belas. Ibnu Ismail Ibnu Al-Razzaz al-Jazari mendapat julukan sebagai Bapak Modern
Engineering berkat temuan-temuannya yang banyak mempengaruhi rancangan mesin-mesin
modern saat ini, diantaranya combustion engine, crankshaft, suction pump, programmable
automation, dan banyak lagi.Ia dipanggil Al-Jazari karena lahir di Al-Jazira, sebuah wilayah yang
terletak di antara Tigris dan Efrat, Irak. Seperti ayahnya ia mengabdi pada raja-raja Urtuq atau
Artuqid di Diyar Bakir dari 1174 sampai 1200 sebagai ahli teknik.

Donald Routledge dalam bukunya Studies in Medieval Islamic Technology, mengatakan bahwa
hingga zaman modern ini, tidak satupun dari suatu kebudayaan yang dapat menandingi
lengkapnya instruksi untuk merancang, memproduksi dan menyusun berbagai mesin
sebagaimana yang disusun oleh Al-Jazari. Pada 1206 ia merampungkan sebuah karya dalam
bentuk buku yang berkaitan dengan dunia teknik. Beliau mendokumentasikan lebih dari 50 karya
temuannya, lengkap dengan rincian gambar-gambarnya dalam buku, al-Jami Bain al-Ilm Wal
Aml al-Nafi Fi Sinat at al-Hiyal (The Book of Knowledge of Ingenious Mechanical Devices).
Buku ini berisi tentang teori dan praktik mekanik. Karyanya ini sangat berbeda dengan karya
ilmuwan lainnya, karena dengan piawainya Al-Jazari membeberkan secara detail hal yang terkait
dengan mekanika.
Dan merupakan kontribusi yang sangat berharga dalam sejarah teknik. Keunggulan buku
tersebut mengundang decak kagum dari ahli teknik asal Inggris, Donald Hill (1974). Donald
berkomentar bahwa dalam sejarah, begitu pentingnya karya Al-Jazari tersebut. Pasalnya, kata
dia, dalam buku Al-Jazari, terdapat instruksi untuk merancang, merakit, dan membuat mesin. Di
tahun yang sama juga 1206, al-Jazari membuat jam gajah yang bekerja dengan tenaga air dan
berat benda untuk menggerakkan secara otomatis sistem mekanis, yang dalam interval tertentu
akan memberikan suara simbal dan burung berkicau. Prinsip humanoid automation inilah yang
mengilhami pengembangan robot masa sekarang.

Kini replika jam gajah tersebut disusun kembali oleh London Science Museum, sebagai bentuk
penghargaan atas karya besarnya. Pada acara World of Islam Festival yang diselenggarakan di
Inggris pada 1976, banyak orang yang berdecak kagum dengan hasil karya Al-Jazari. Pasalnya,
Science Museum merekonstruksi kerja gemilang Al-Jazari, yaitu jam air. Ketertarikan Donald Hill
terhadap karya Al-Jazari membuatnya terdorong untuk menerjemahkan karya Al-Jazari pada
1974, atau enam abad dan enam puluh delapan tahun setelah pengarangnya menyelesaikan
karyanya.

Tulisan Al-Jazari juga dianggap unik karena memberikan gambaran yang begitu detail dan jelas.
Sebab ahli teknik lainnya lebih banyak mengetahui teori saja atau mereka menyembunyikan
pengetahuannya dari orang lain&nbsp. Bahkan ia pun menggambarkan metode rekonstruksi
peralatan yang ia temukan. Karyanya juga dianggap sebagai sebuah manuskrip terkenal di
dunia, yang dianggap sebagai teks penting untuk mempelajari sejarah teknologi. Isinya
diilustrasikan dengan miniatur yang menakjubkan. Hasil kerjanya ini kerap menarik perhatian
bahkan dari dunia Barat. Dengan karya gemilangnya, ilmuwan dan ahli teknik Muslim ini telah
membawa masyarakat Islam pada abad ke-12 pada kejayaan. Ia hidup dan bekerja di
Mesopotamia selama 25 tahun. Ia mengabdi di istana Artuqid, kala itu di bawah naungan Sultan
Nasir al-Din Mahmoud.

Al-Jazari memberikan kontribusi yang pentng bagi dunia ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Mesin pemompa air yang dipaparkan dalam bukunya, menjadi salah satu karya yang inspiratif.
Terutama bagi sarjana teknik dari belahan negari Barat. Jika menilik sejarah, pasokan air untuk
minum, keperluan rumah tangga, irigasi dan kepentingan industri merupakan hal vital di negara-
negara Muslim. Namun demikian, yang sering menjadi masalah adalah terkait dengan alat yang
efektif untuk memompa air dari sumber airnya Masyarakat zaman dulu memang telah
memanfaatkan sejumlah peralatan untuk mendapatkan air. Yaitu, Shaduf maupun Saqiya.
Shaduf dikenal pada masa kuno, baik di Mesir maupun Assyria. Alat ini terdiri dari balok panjang
yang ditopang di antara dua pilar dengan balok kayu horizontal. Sementara Saqiya merupakan
mesin bertenaga hewan. Mekanisme sentralnya terdiri dari dua gigi. Tenaga binatang yang
digunakan adalah keledai maupun unta dan Saqiya terkenal pada zaman Roma.

Para ilmuwan Muslim melakukan eksplorasi peralatan tersebut untuk mendapatkan hasil yang
lebih memuaskan. Al-Jazari merintis jalan ke sana dengan menguraikan mesin yang mampu
menghasilkan air dalam jumlah lebih banyak dibandingkan dengan mesin yang pernah ada
sebelumnya. Al-Jazari, kala itu, memikul tanggung jawab untuk merancang lima mesin pada
abad ketiga belas.

Dua mesin pertamanya merupakan modifikasi terhadap Shaduf, mesin ketiganya adalah
pengembangan dari Saqiya di mana tenaga air menggantikan tenaga binatang. Satu mesin yang
sejenis dengan Saqiya diletakkan di Sungai Yazid di Damaskus dan diperkirakan mampu
memasok kebutuhan air di rumah sakit yang berada di dekat sungai tersebut. Mesin keempat
adalah mesin yang menggunakan balok dan tenaga binatang. Balok digerakkan secara naik
turun oleh sebuah mekanisme yang melibatkan gigi gerigi dan sebuah engkol. Mesin itu
diketahui merupakan mesin pertama kalinya yang menggunakan engkol sebagai bagian dari
sebuah mesin.

Di Eropa hal ini baru terjadi pada abad 15. Dan hal itu dianggap sebagai pencapaian yang luar
biasa. Pasalnya, engkol mesin merupakan peralatan mekanis yang penting setelah roda. Ia
menghasilkan gerakan berputar yang terus menerus. Pada masa sebelumnya memang telah
ditemukan engkol mesin, namun digerakkan dengan tangan. Tetapi, engkol yang terhubung
dengan sistem rod di sebuah mesin yang berputar ceritanya lain. Penemuan engkol mesin
sejenis itu oleh sejarawan teknologi dianggap sebagai peralatan mekanik yang paling penting
bagi orang-orang Eropa yang hidup pada awal abad kelima belas.
1. Ibnu Sina (370 H 428 H / 980 M 1037 M)

Abu Ali Al-Husaini bin Abdullah bin Sina (Ibnu Sina) adalah seorang ahli
kedokteran Muslim. Ia dilahirkan di Bukhara 370 H/980 M. Beliaau dibesarkan di lembah
Sungah Daljah dan Furat, tepi selatan Laut Kaspia, kawasan Bukhara. Di sana ia banyak
belajar ilmu pengetahuan dan ilmu agama. Ia mendalami filsafat, biologi dan kedokteran.
Pada usia 17 tahun, ia telah emmahami seluruh teori kedokteran melebihi sipa pun. Ibnu sina
diangkat menjadi penasihat para dokter yang praktik pada masa itu. Ia dikenal sebagai
Bapak Kedokteran Dunia. Bukunya yang terkenal adalah Qanun fi Al-Thibb (Dasar-Dasar Ilmu
Kedokteran). Ia juga menulis buku berjudul Asy-Syifa' dan An-Najat.

2. Al-Farabi (870 M 950 M)


Abu Nasr Muhammad bin Muhammad bin Tarkhan bin Uzlagh al-Farabi dilahirkan di Farab dan
meninggal di Aleppo. Pada masa kecil, ia dikenal sebagai anak yang cerdas. Ia banyak belajar
ilmu agama, bahasa Arab, Turki dan Persia. Ia berpindah di Bagdad selama 20 tahun.
Berikutnya pindah ke Haran untuk belajar filsafat Yunani kepada beberapa orang ahli seperti
Yuhana bin Hailan.
Ia menguasai 70 bahasa, sehingga ia menguasai banyak ilmu pengetahuan, yang paling
menonjol adalah ilmu mantik. Kemahirannya dalam ilmu mantik melebihi Aristoteles. Ia
kemudian dikenal sebagai guru kedua dalam ilmu filsafat. Al-Farabi memasukkan ilmu logika
dalam kebudayaan Arab.
Dalam bidang filsafat, AlFarabi lebih menitikberatkan pada persoalan kemanusiaan, seperti
akhlak, kehidupan intelektual, politik dan seni. Ia termasuk ke dalam filsuf kemanusiaan dan
berpendapat bahwa antara filsafat dan agama tidak bertentangan.

3. Ibnu Rusyd
Abdul Walid Muhammad bin Ahmad bin Rusyd (w. 595 H / 1198 M) lahir di Kordoba, Spanyol.
Ia dibesarkan dalam keluarga yang tegun menegakkan agama dan berpengetahuan luas.
Neneknya seorang ahli fikih dan tokoh politik yang berpengaruh serta hakim agung di
Andalusia.
Ibnu Rusyd belajar matematika, astronomi, filsafat, dan kedokteran kepada Ibnu Basykawal,
Ibnu masarroh dan Abu Ja'far Harun. Beliau dikenal orang barat dengan nama Averroes, lewat
karyanya yaitu Al-Kulliyat yang telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa. Pemikiran-
pemikiran Ibnu Rusyd sangat berpengaruh di negara-negara Eropa, dan banyak dikaji di
tingkat universitas. Ia adalah seorang tokoh muslim yang ahli dalam bidang filsafat dan
kedokteran.

4. Al-Khawarizmi ( 780 M 850 M)


Nama lengkapnya adalah Abu Ja'far Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi. Ia termasuk tokoh
dalam bidang matematika. Dia dikenal sebagai bapak Aljabar. Di barat, dikenal dengan
sebutan Algoarismi / Algorism, yaitu aritmatika atau ilmu hitung desimal dengan
menggunakan angka arab. Istilah algoritma disandarkan pada namanya tersebut. Ia juga ahli
dalam bidang astronomi dan geografi.
Pemikiran Al-Kawarizmi dalam bidang matematika diakui oleh dunia, bahkan masih
berpengaruh dan dimanfaatkan hingga sekarang. Hasil karyanya adalah penemuan angka
nol, dan tabel-tabel trigonometri.
Aljabar dalam matematika merujuk pada karyanya, yaitu Hisab al-Jabr wal
Muqabalah (kalkulasi integral dan persamaan). Ia memiliki karya tentang teori segitiga sama
kaki, yang dijelaskan cara menghitung luas segitiga, jajar genjang, lingkaran, dan cara
menghitung tinggi sebuah segitiga sampai pada harga phi (), perbandingan keliling sebuah
lingkaran terhadap garis tengah.
Karyanya dalam bidang astronomi adalah Zij As-Sindhind, yang menjelaskan tetnang
penanggalan, perhitungan letak matahari, bulan dan planet-planet secara benar. Buku ini
juga menjelaskan tetnang peredaran benda-benda angkasa, astrologi, perhitungan gerhana
dan penampakan bulan.
Dalam bidang geografi, Al-Khawarizmi menuulis buku Surah Al-Ardh (bentuk bumi), yang
membahas tentang garis lintang, garis bujur kota-kota, gunung-gunung, laut, pulau dan
sungai-sungai pada peta bumi. Dialah yang pertama kali menciptakan geografi bumi dan
menggambarkan peta Benua Afrika.
Para tokoh ilmuwan Muslim setelah Al-Khawarizmi adalah Al-Khazim, Giyatuddin Jamsid al-
Kasyi, Abu Wafa Al-Bayazani dan Umar Khayam
Al-Khazim adalah ilmuwan muslim dalam bidang matematika yang mampu memecahkan
soal-soal archimides. Ia berasal dari Khurasan. Karya-karyanya dalam bidang matematika
antara lain Al-Masail Al-Adadiyah, Mathalib Juz'iyyah fil Qura Al-Mustaqimah dan Syakl Al-
Katta.
Ghiyatuddin Jamsid al-Kasyi, adalah seorang tokoh dalam bindang ilmu falak. Teori
bilangannya dan teknik komputasinya tidak ada yang menandingi saat itu. Ia berhasil
memecahkan dalil binamial, menghitung nilai dan menciptakan mesin hitung. Hasil karyanya
yang terkenal adalah Ar Risalah al-Muhtiyyah.
Abu Wafa Al-bayazani ahli dalam bidang astronomi dan matematika. Ia mengembangkan
trigonometri. Karyanya antara lain Fi Ma Yahtaju Ilaihil Kitab wal Ummal min Ilmil Hisab. Yang
mebahas tentang aritmetika. Alkamil yang diterjemahkan dalam berbagai bahasa. Al
Handasah yang ditulis dalam bahasa Rab dan persia.

5. Al-Ghazali
Al-Ghazali adalah seorang tokoh ahli tasawuf. Dia termasuk tokoh alrian tasawuf sunni,
bersama Abu Qasim Al-Qusairi. Perkembangan ilmu tasawuf ditandai degnan peralihan dari
tasawuf ke zuhud. Perkembangan selanjutnya adalah tasawuf akhlaki dan falsafi. Tasawuf
falsafi berdasarkan pada AL_Qur'an dan Hadis. Tasawuf ini dinamakan tasawuf sunni.
Tasawuf falsafi bercampur dengan metafisika. Tasawuf ini disebtu tasawuf flsafat. Tokohnya
adalah Zunnun Al-Misri dan Abu Yazid al Bustami. Al-Ghazali sebagai tokoh tasawuf, banyak
mengkritik ahli filsafat, seperti yang tertuang dalam karyanya Tahafutul Falasifah maupun
Tahafut al-Tahafut. Di antara karyanya yang terkenal adalah Ihya' Ulumuddin (Menghidupkan
kembali ilmu-Ilmu agama), maupun 'Ajaibul Qalbi (keajaiban-keajaiban hati)

6. Ibnu Khaldun
Ibunu Khaldun disebtu sebagai bapak sosiologi islam. Lahir di Tunisia pada 732 H/1332 M dan
meninggal pada 808 H/1406 M. Nama lengkapnya adalah Waliuddin Abddurrahman bin
Muhammad bin Muhammad bin Abi Bakar Muhammad bin Al Hasan. Karyanya yang terkenal
adalah Muqaddimah. Kitab ini berisi pembahasan tentang masalah sosial manusia. Kitab ini
membuka jalan menuju pembahasan ilmu-ilmu sosial. Dia dipandang sebagai peletak dasar
ilmu sosial dan politik Islam.

1.Ilmu Tafsir

a. Tafsir bil Matsur (Al-Quran ditafsir dengan Hadits Nabi)


Ibnu Jarir Al-Thabary

Nama lengkapnya Abu Jafar Muhammad Bin Jarir bin Yazid bin Katsir
bin Ghalib al-Thabary. Beliau dilahirkan di Thabaristan pada tahun
224 H. Diusia yang masih sangat belia, beliau keluar dari negeri
kelahirannaya menuju beberapa wilayah yang menurutnya cocok
untuk menimba ilmu. Diantara negara yang pernah dijelajahinya
dalam pengembaraannya menunutut ilmu adalah; Mesir, Syam, Irak.
Kemudian menghabiskan sisa usianya di Baghdad. Bapak sejarawan
ini wafat di Baghdad pada tahun 310 H atau genap usianya 76 tahun.

Beliau unggul dalam berbagai ilmu pengetahuan. Diantara ilmu yang


dikuasai beliau adalah ilmu qiraat, tafsir, hadits, sejarah dan lain
sebagainya. Adapun karya tulisnya yang terkenal adalah kitab tafsir,
kitab al-qiraat, al-adadu wa al-tandzil, kitab ikhtilafu al-ulama, tarikh
al-umamu wa al-muluk, tarikh al-rijaal mina al-shahabah wa al-
tabiin, kitabu ahkam syaraaii al-islam, kitab ushuluddin.

Ciri penafsiran beliau adalah meliputi:


a. Istinbath hukum (mengeluarkan hukum)
b. Tarjih ( Menyebutkan pendapat masing masing ulama pada sebuah
permasalahan kemudian mengambil salah satu pendapat yang
paling rajih berdasarkan dalil valid dan eksplisit)
c. Al-bahtsu al-harru al-dakiq (penelitian secara mendalam)

Ibnu Athiyah Al-Andalusy

Nama lengkapnya adalah al-Qadhi Abu Muhammad Abd al-Haq ibn


Ghalib ibn Abdurrahman ibn Ghalib ibn Athiyyah al-Muharibi. Ia lahir
di Granada pada tahun 481 H. Ia dibesarkan di tengah keluarga yang
sangat mencintai ilmu pengetahuan. Ayahnya adalah seorang ulama
hadis terkemuka yang hafal beribu-ribu hadis. Dari ayah inilah ia
mendapat pendidikan dasar agama Islam.

Ibnu Athiyyah dianugerahi kecerdasan yang luar biasa. Karena itu,


pelajaran yang diterimanya dengan mudah dihafalkan. Tentang hal
ini, Imam as-Sayuthi dalam kitab Bughya al-Wuad berkata, Ia orang
yang mulia. Terlahir dari keluarga yang berilmu. Otaknya sangat
cerdas. Bagus pemahamannya dan terpuji budi pekertinya.
Riwayat hidup Ibnu Athiyyah tak pernah sepi dari pengembaraan
menuntut ilmu. Kota-kota seperti Qurthubah, Isybiliyyah, Marsiyah,
dan Balansiyah adalah sedikit kota yang pernah dikunjungi. Beragam
disiplin ilmu ia pelajari dari sejumlah ulama. Misalnya, Abu Ali Husin
ibn Muhammad al-Ghassani. Ulama ini adalah gurunya yang utama.
Namun sayang, ia berguru tak lama sebab al-Ghassani wafat pada
tahun 498 H.

Setelah itu, Ibnu Athiyyah berguru kepada al-Faqih Abu Abdullah


Muhammad ibn Ali ibn Muhammad at-Taghlibi. Sebagaimana al-
Ghassani, ia juga belajar hingga at-Taghlibi wafat pada tahun 508 H.
Demikian juga kepada Abu Ali al-Husin ibn Muhammad ash-Shadafi
hingga ash-Shadafi wafat pada tahun 514 H. Hatta, pada tahun 542
H Ibnu Athiyyah meninggal dunia di Andalus.

Salah satu karyanya yang berupa tafsir diberi nama al-Muharrir al-
Wajiz fi Tafsir Al-Quran al-Azizyang mampu membangkitkan
nasionalisme Arab. Melalui tafsir itu, ia tak henti-hentinya memberi
semangat kepada generasi muda untuk bersatu dan memandang
kehidupan dengan penuh optimistis.

As-Sudai

Nama lengkapnya adalah Abdurrahman bin Abdul Aziz as-Sudais an-


Najdi. Beliaudilahirkan diRiyadh, Arab Saudi tahun 1961. Dia adalah
imam besar Masjidil Haram Kota Suci Mekkah, Arab Saudi.

Beliau telah hafal al-Quran pada umur 12 tahun. Tumbuh di Riyadh,


Sudais belajar di SD Al-Muthana bin Harits, dan setelah itu kuliah di
Riyadh Scientific Institution dan lulus tahun 1979(umur 1718 tahun)
dengan nilai baik. Ia memperoleh ijazah Syariah dari Universitas
Riyadh pada tahun 1983 (umur 2122 tahun), dan menjadi anggota
PPI (Pengetahuan Pokok Islam) sebagai pemberi ceramah atau dosen.
Ia mempelajari Islam dari gurunya di Universitas Islam Imam
Muhammad bin Saud pada tahun 1987 (umur 2526 tahun) dan
menerima gelar Ph.D. Ia aktif di Universitas Syariah Islam Ummul
Qura pada tahun 1995 (umur 3334 tahun) sebagai asisten profesor
setelah aktif di Universitas Riyadh.
Muqatil bin Sulaiman

Nama lengkapnya Muqatil bin Sulaiman al-Balkhi. Beliau adalah seorang


Sunni abad ke-8 mufassir Al-Quran.Muqatil adalah penulis tafsir (komentar)
Quran. Dia juga berperan dalam beberapa bagian dalam perang sipil selama
kekhalifahan Marwan bin Muhammad. Ia mempekerjakan tawil dalam
tafsirnya bahkan pada ayat tentang sifat Allah diyakini oleh banyak untuk
menunjukkan kontradiksi dalam pikirannya

Muhammad bin Ishak

Nama lengkapnya Muhammad bin Ishaq bin Yasar. Beliau termasuk


sejarawan muslim yang pertama. Lahir di Madinah pada tahun 85H / 704M
dan meninggal pada tahun 151H / 768M. Ia yang pertama kali menulis Sirat
Rasulullah, yang merupakan biografi Rasulullah pertama yang paling
komprehensif.Ibnu Saad berkata tentang Ibnu Ishaq, Ia merupakan yang
pertama mengumpulkan sejumlah ekspedisi dari Utusan Allah (Muhammad)
dan mencatatnya.

b. Tafsir bil Rayi

Abu Bakar Asam (Mutazilah)

Abu Muslim Muhammad bin Bahr Isfahany

Ibnu Jaru al-Asady

Abu Yunus Abdulsalam

2. Ilmu Hadits

-Imam Bukhori

Nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim


bin al-Mughirah bin Bardizbah al-Jufi al-Bukhari. Lahir pada tanggal
13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M)- Wafat pada tanggal 31 Agustus 870
M (256 H) pada malam Idul Fitri dalam usia 62 tahun kurang 13 hari.
Ia dimakamkan selepas Salat Dzuhur pada Hari Raya Idul Fitri..
Beliau adalah ahli hadits yang termasyhur di antara para ahli hadits
sejak dulu hingga kini bersama dengan Imam Muslim, Abu
Dawud, Tirmidzi, An-Nasai dan Ibnu Majah bahkan dalam kitab-
kitab Fiqih dan Hadits, haditshadits beliau memiliki derajat yang tinggi.
Sebagian menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin
fil Hadits (Pemimpin kaum mukmin dalam hal Ilmu Hadits). Dalam
bidang ini, hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya.

Karya Imam Bukhari antara lain:

1. Al-Jami ash-Shahih yang dikenal sebagai Shahih Bukhori

2. Al-Adab al-Mufrad

3. Adh-Dhuafa ash-Shaghir

4. At-Tarikh ash-Shaghir

5. At-Tarikh al-Kabir

6. At-Tarikh al-Ausath

7. At-Tafsir al-Kabir

8. Al-Musnad al-Kabir

9. dll

-Imam Muslim

Imam Muslim bernama lengkap Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj bin
Muslim bin Kausyaz al Qusyairi an Naisaburi. Imam Muslim dilahirkan di
Naisabur tahun 202 H atau 817 M. Naisabur, saat ini termasuk
wilayah Rusia. Dalam sejarah Islam, Naisabur dikenal dengan
sebutan Maa Waraa an Nahr, daerah-daerah yang terletak di
belakang Sungai Jihun di Uzbekistan, Asia Tengah. Di usia 10 tahun,
beliau sering datang berguru pada Imam Ad Dakhili, seorang ahli
hadits di kotanya. Setahun kemudian, Muslim mulai menghafal hadits
dan berani mengoreksi kekeliruan gurunya ketika salah dalam
periwayatan hadits.

Setelah mengarungi kehidupan yang penuh berkah, Muslim wafat


pada hari Ahad sore, dan di makamkan di kampung Nasr Abad
daerah Naisabur pada hari Senin, 25 Rajab 261 H. dalam usia 55
tahun. Selama hidupnya, Muslim menulis beberapa kitab yang
sangat bermanfaat.Imam muslim mempunyai kitab hasil tulisannya
yang jumlahnya cukup banyak. Di antaranya:

1. Al-Jamius Syahih

2. Al-Musnadul Kabir Alar Rijal

3. Kitab al-Asma wal Kuna

4. Kitab al-Ilal

5. Kitab al-Aqran

6. Kitab Sualatihi Ahmad bin Hanbal

7. Kitab al-Intifa bi Uhubis Siba

8. Kitab al-Muhadramain

9. Kitab Man Laisa Lahu illa Rawin Wahidin

10. Kitab Auladus Sahabah

k. Kitab Auhamul Muhadisin.

-Ibnu Majah

Nama sebenarnya Abu Abdullah Muhammad bin Yazid bin Majah ar-
Rabii al-Qazwini dari desa Qazwin, Iran. Lahir tahun 209. Beliau
adalah muhaddits ulung, mufassir dan seorang alim. Beliau memiliki
beberapa karya diantaranya adalah Kitabus Sunan, Tafsir dan Tarikh
Ibnu Majah. Ia melakukan perjalanan ke berbagai kota untuk menulis
hadits, antara lain Ray, Basrah, Kufah, Baghdad, Syam, Mesir dan
Hijaz. Ia wafat pada tahun 273 H. Salah satu karyanya adalah Sunan
Ibnu Majah.

-An-Nasai
Nama lengkap Imam al-Nasai adalah Abu Abd al-Rahman Ahmad bin
Ali bin Syuaib bin Ali bin Sinan bin Bahr al-khurasani al-Qadi. Lahir di
daerah Nasa pada tahun 215 H. Beliau dinisbahkan kepada daerah
Nasa (al-Nasai), daerah yang menjadi saksi bisu kelahiran seorang
ahli hadis kaliber dunia. Beliau berhasil menyusun sebuah kitab
monumental dalam kajian hadis, yakni al-Mujtaba yang di kemudian
hari kondang dengan sebutan Sunan al-Nasai. Imam al-Nasai
meninggal pada tahun 303 H dan dikebumikan di Bait al-Maqdis,
Palestina.

-Abu Daud

Nama lengkapnya Al-Imam al-Muhaddist Abu Dawud. Beliau lahir


pada tahun 202 H dan wafat pada tahun 275 H di Bashrah. Salah
satu kitab yang terkenal adalah yang disusun oleh Imam Abu Dawud
yaitu sunan Abu Dawud. Kitab ini memuat 4800 hadits terseleksi dari
50.000 hadits.

3. Ilmu Kalam

-Abu Hasan Al-Asyary

Nama lengkapnya Abul al-Hasan Ali bin Ismail al-Asyari. Al-Asyari


lahir tahun 260 H/873 M dan wafat pada tahun 324 H/935 M Al-Asyari
lahir di Basra, namun sebagian besar hidupnya diBaghdad.Ia
meninggalkan karangan-karangan, kurang lebih berjumlah 90 buah
dalam berbagai lapangan. Kitabnya yang terkenal ada tiga : 1.
Maqalat al-Islamiyyin, 2. Al-Ibanah an Ushulid Diniyah , 3. Al-Luma.

-Imam Ghazali

Nama lengkapnya Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al-


Ghazali. Beliau lahir di Tus, Iran pada tahun 1058 M/450 H. karena
kekuasaan ilmunya, beliau mendapat gelar Hujjatul Islam. Karya-
karya beliau antara lain; Maqasidul Falsafah, Al-Munqiz Minad Dalal,
Al-Basit, Bidayatul Mujtahid, dan yang terkenal Ihya Ulumuddin.

-Washil bin Atho


Washil bin Atha, lahir pada tahun 80 H, di Madinah, belajar pada Imam
Hasan al-Bashri di Bashrah, kemudian memisahkan diri dalam kasus hukum
bagi pelaku dosa besar. Meninggal pada tahun 131 H. Ajaran-ajarannya
antara lain:

a. Pelaku dosa besar berada di manzilah bain manzilatain (posisi antara


dua posisi yang ada).

b. Paham Kadariyah yang diajarkan oleh Mabad dan Ghailan. Paham ini
mengajarkan bahwa manusialah yang menciptakan segala perbuatannya,
baik maupun buruk dan Allah bersifat adil, tidak mungkin berbuat jahat dan
bersifat zalim.

c. Peniadan sifat-sifat Allah dalam arti bahwa apa yang disebut sifat Allah
sebenarnya Esensi Allah itu sendiri.

-Abu Huzail Al-Allaf

Al-Allaf bernama lengkap Abu al-Huzail Muhammad Ibn Huzail al-Allaf. Dia
termasuk tokoh al-Mutazilah yang paling berpengaruh pada Madrasah al-
Basharah. Lahir pada tahun 135 H., tepatnya tiga tahun pascaterbentuknya
pemerintahan al-abbasiyah dan wafat pada tahun 235 H., yaitu pada awal
pemerintahan al-Mutawakkil. Ia seorang pemikir dan ahli kalam Mutazilah
serta banyak mengetahui filsafat Yunani sehingga memudahkannya
menyusun ajaran al-Mutazilah yang bercorak filsafat. Lahir dan belajar di
Bashrah kemudian pindah ke Baghdad. Di antara pemikirannya yang berbeda
dengan tokoh-tokoh al-Mutazilah adalah:

a. Allah itu Alim (Maha Mengetahui) dengan dzat-Nya, Allah itu Qadir
(Maha Berkuasa) dan Qudrah Allah adalah dzat-Nya, demikian seterusnya.
Singkatnya dia meniadakan seluruh sifat selain dzat Allah sebagaimana yang
dilakukan oleh Wasil akan tetapi dia lebih mendalam.

b. Alam memiliki cakupan dan batasan karena alam adalah hal yang baru,
termasuk surga dan neraka.

c. Manusia terbebani taklif (kewajiban) yang mampu dibedakan oleh akal


antara yang baik dan yang buruk meskipun tanpa syariat atau wahyu.

d. Ajaran al-shalah wa al-ashlah (Allah wajib berbuat baik dan terbaik)

4. Ilmu Tasawuf
-Al-Qusairy

Al Qusyairy mengatakan, bahwa ia lahir di Astawa pada bulan Rablul


Awal tahun 376 H. atau tahun 986 M. Syuja al Hadzaly
menandaskan, beliau wafat di Naisabur, pada pagi hari Ahad,
tanggal 16 Rablul Akhir 465 H./l 073 M. Ketika itu usianya
87 tahun.Ia dimakamkan di samping makam gurunya, Syeikh Abu Ali
ad-Daqqaq ra, dan tak seorang pun berani memasuki kamar pustaka
pribadinya dalam waktu beberapa tahun, sebagai penghormatan
atas dirinya.

Beliau alim dalam ilmu-ilmu fikih, tafsir, hadits, ushul, adab,


terutama tasawuf. Kitab beliau yang terkenal mengenai tasawuf
adalah Ar-Risalahul Qusyairiyah.

-Imam Ghazali

Nama lengkapnya Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al-


Ghazali. Beliau lahir di Tus, Iran pada tahun 1058 M/450 H. Beliau
menguasai ilmu fikih, tauhid, filsafah, matematika, dan fisika pada
usia muda. Karena keluasaan ilmunya, beliau mendapat gelar
Hujjatul Islam. Karya-karya beliau antara lain; Maqasidul Falsafah, Al-
Munqiz Minad Dalal, Al-Basit, Bidayatul Mujtahid, dan yang terkenal
Ihya Ulumuddin. Beliau wafat pada tahun 502H.

5. Ilmu Bahasa

-Subawaih

Sibawaih memiliki nama asli Amr ibn Utsman ibn Qanbar. Lahir pada tahun
148H/765M. Beliau dilahirkan di kota alBaidha, yaitu sebutan bagi kota
Persi. Sibawaih memiliki kunyah Abu Basyar, Abu al-Hasan, dan Abu al-
Utsman, dan laqab beliau adalah Sibawaih.

Sibawaih adalah salah satu tokoh yang menguasai berbagai disiplin ilmu
terutama tata bahasa arab yang dikenal dengan nama anhwu. Sibawaih dan
para pakar nahwu yang terpolarisasi dalam mazhab Basrah atau kufah
terdorong waktu itu untuk merumuskan tata bahasa arab yang sanggup
melindungi otentisitas dan mendistorsi akibat persentuhan budaya.Abu al-
Faraj ibn al-Jauzy mengatakan bahwa beliau wafat pada tahun 174H di kota
Sawah, umurnya 32 tahun.
Bukunya terkenal dengan nama al-Kitabtelah memberikan pengaruh yang
besar dalam ilmu nahwu dan para ulama berasumsi bahwa al-Kitab adalah
buku terpenting yang disusun di dunia ini, mereka menyebutnya
dengan Quran al-Nahwi.

-Abu Zakaria Al-Farra

Nama lengkapnya adalah Abu Zakaria Yahya bin Ziyad bin Abdullah
bin Manshur ad-Dailami. Al-Farra lahir di Kufah pada tahun 144 H
pada masa pemerintahan Abu Jafar al-Manshur. Kufah merupakan
kota pilihan al-Farra untuk menuntut ilmu dan merupakan pusat
studi filsafat, lexiografi dan gramatikal sebagai perangkat
penstabilan bahasa Arab. Beliau wafat dalam perjalanan ke Mekkah
pada tahun 207 H dalam usia 63 tahun. Beberapa karyanya antara
lain;

a. Alatul Kitab

b. Al-Ayyamu wa Al-layali

c. Al-Baha

d. Al-Jamu wa Tanbih fi al-Quran

e. Al-Hudud, berisi tentang kaidah bahasa arab

f. Huruf al-Mujam

g. Al-Fakhir fi al-Amtsal

6. Ilmu Fiqh

-Imam Abu Hanifah

Nama lengkapnya Numan bin Tsabit bin Zuta bin Mahan at-Taymi.
Beliau dilahirkan di Kufah tahun 699M/80 H. Hasil karyanya antara
lain; Masailul usul Masailul Nawadir, Al-Fatawa wal Wadiat, fiqhu
Akbar, dan Al-Alim wal Mutaan. Beliau ) merupakan pendiri dari
Madzhab Hanafi. Pengikut terbesarnya di daerah Mesir, Afganistan,
Turkistan, dan anak benua India Pakistan. Beliau meninggal di
Baghdad, Irak, 148 H / 767 M.
-Imam Malik

Nama lengkapnya Malik bin Amar bin Malik bin Abi Amir. Beliau
dilahirkan pada tahun 712M/93 H di Madinah. Beliau merupakan
pakar ilmu fikih dan hadits, serta pendiri Mazhab Maliki. Hasil
karyanya adalah Al-Muwatha yang mengandung 1726 buah hadits.
Para pengikutnya berada di daerah Tunisia, Libya, Mesir, Spanyol,
dan Afrika. Beliau meninggal pada tahun 800 M (179 H).

-Imam Syafii

Nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad bin Idris bin Abbas bin
Syafii. beliau dilahirkan di Khaza provinsi Askalan Palestina pada
tahun 676 M/150 H. Beliau anak yang cerdas, pada usia 9 tahun
telah hafal Al-Quran dan pada usia 13 tahun telah hafal kitab Al-
muwatta karangan Imam Malik. Hasil karyanya yang terbesar adalah
Al-Umm yang merupakan kitab yang membahas hukum Islam secara
logis dan sistematis. Karya-karya beliau yang lain adalah Ar-Risalah,
Musnad Iman Syafii, Siyarul Ausai, Ibtalul Istishah, Jimaul, Ikhtilaful
Hadts, dan ushul Fiqh. Para pengikutnya tersebar di Indonesia,
Malaysia, Filiphina, Mesir, dan Pakistan. Beliau meninggal di Fusthat,
Mesir 204H / 819M.

-Imam Ahmad bin Hambal

Nama lengkapnya adalah Ahmad bin Hambal ibnu Hilal Az-Zahliy as-
Syaibani. Beliau dilahirkan pada tahun 780M/164H di Baghdad. Pada
usia 16 tahun beliau telah hafal al-Quran, hadits, dan fikih.
Ajarannya yang terkenal dengan Mazhab Hambali. Dalam
menetapkan hokum fikih, Imam Hambali berpedoman pada al-
Quran, hadits, dan fatwa para sahabat. Hasil karyanya yang
terbesar adalah musnad yang merupakan ensiklopedia yang memuat
sekitar 2.900 buah hadits. Karyanya yang lain yaitu An-Nasikh wal
Mansukh, yang berisi tentang adanya ayat-ayat Al-Quran yang
dihapus dan penggantinya. Pada hari Jumaat tanggal 12 Rabiul Awal
tahun 241 H/855 M beliau meninggal dunia yang fana ini dengan
tenang dalam usia 77 tahun. Setelah mendengar wafatnya beliau,
seluruh Kota Baghdad menjadi gempar jenazah beliau
disembahyangkan lebih dari 130,000 orang muslimin.
7. Ilmu Kedokteran

-Abu Zakaria Yuhana bin Masiwaih

Beliau lahir sebagai putra seorang apoteker dan dokter dari


Gundishapur. Beliau merupakan guru dari Hunain bin Ishaq. Ia
menerjemahkan berbagai karya medis Yunani ke dalam bahasa Syria.
Banyak tulisan-tulisan anatomis dan medis kepadanya, terutama
Gangguan Mata (Daghal al-ain), yang merupakan awal risalah
sistematis pada oftalmologi yang masih ada dalam bahasa Arab dan
kata-kata mutiara, terjemahan Latin yang sangat populer di Abad
Pertengahan. Dia meninggal di Samarra.

-Sabur bin Sahal

Beliau adalah adalah seorang abad ke-9th Persia Christian dokter


dari Academy of Gundishapur. Antara karya-karya medis lainnya, ia
menulis salah satu buku medis pertama pada penangkal yang
disebut Aqrabadhin, yang dibagi menjadi 22 volume, dan yang
mungkin adalah paling awal dari jenisnya untuk mempengaruhi obat
Islam. Antidotary ini menikmati banyak popularitas sampai itu
digantikan versi Ibn al-Tilmidh s kemudian dalam paruh pertama
abad kedua belas.

-Abu Zakaria al-Razy

Nama lengkapnya adalah Abu Bakar Muhammad ibnu Zakariya ar-


Razi. Ar-Razi Lahir di Rayy, Teheran Sekitar tahun 865 M. Di dunia
barat dikenal dengan Rozes. Beliau seorang ahli penyakit campak
dan penemu air raksa yang dipakai dalam dunia kedokteran.
Karyanya adalah Al-Hawi yang sekarang dijadikan buku induk
modern. wafat sekitar tahun 313 H/925 M dalam usia 62 Tahun di
kota kelahirannya, Rayy.

-Ibnu Sina

Nama lengkapnya adalah Abu Ali Husein bin Abdullah bin Hasan Ali
bin Sina. Dilahirkan pada tahun 980 M/ 370 H di Afsyana, suatu
tempat yang terletak di dekat Bukhara. Di dunia barat ia dikenal
dengan Avicenna. Pada umur 10 tahun ia menguasai ilmu agama
seperti ilmu tafsir, fikih, perbandingan agama, tasawuf, dan
sebagainya. Di usia 18 tahun, ia telah menguasai seluruh cabang
ilmu pengetahuan pada waktu itu. Beliau juga berhasil menguasai
ilmu kedokteran. Di dunia kedokteran, beliau dinobatkan sebagai
Father of Doctoryaitu Bapak Kedokteran.

Karya-karya beliau tentang kedokteran dan filsafat adalah Al-Qanun


fi Thibb yaitu dasar-dasar ilmu kedokteran. Beliau meninggal pada
bulan Juni 1037 di Hamadan, Persia (Iran).

8. Ilmu Perbintangan

-Abu Masyur al-Falaky

Sejatinya ia memiliki nama lengkap Jafar ibnuMuhammad Abu


Mashar al-Balkhi. Keiji Yamamoto dalam tulisannya tentang sejarah
hidup Abu Mashar mengungkapkan, ilmuwan Muslim terkemuka di
abad ke-9 M itu terlahir pada 10 Agustus 787 M di Balkh, Persia
(sekarang Afganistan). Sejatinya ia memiliki nama lengkap Jafar
ibnuMuhammad Abu Mashar al-Balkhi. Selain dikenal dengan
sebutan Abu Mashar, astrolog ini juga biasa disebut dengan
panggilan Abulmazar. Abu Mashar merupakan seorang ilmuwan
serbabisa. Selaindikenal sebagai seorang ahli astrologi(ilmu
perbintangan), Abu Mashar juga menguasai matematika, astronomi,
dan filsafat Islam. Ia menekuni matematika saat berusia 47 tahun,
setelah kenal dan berkecimpung dalam dunia astrologi. Nyaris
semua karya Abu Mashar dalam astronomi telah hilang, dan hanya
karya astrologinya dalam bahasa Arab yang masih tersisa. Karya-
karyanya antara lain Isbatul Ulum dan Haiatul Falak.

-Jabir al-Batany

Al-Battani lahir pada tahun 858 di Battan, Harran. Nama lengkapnya


adalah Abu Abdullah Muhammad Ibn Jabir Ibnu Sinan al-Battani.
Namun, para penulis abad pertengahan lebih sering menyebutnya
dengan nama Albetegni atau al-Batenus.
Sebagai seorang ahli astronomi, al-Battani menghasilkan sejumlah
penemuan astronomi yang penting bagi dunia. Ia adalah ilmuwan
pertama yang mengetahui berapa lama waktu yang diperlukan bumi
mengelilingi matahari, yaitu 365 hari, 5 jam, 46 menit, dan 24 detik.
Angka yang ditunjukkan dalam perhitungannya itu mendekati angka
yang dihasilkan para ilmuwan modern saat melakukan penelitian
yang sama dengan menggunakan alat yang lebih akurat. Ketika alat
astronomi canggih belum ditemukan, al-Battani dikenal telah
melakukan penelitian terhadap bermacam benda langit.

Karya al-Battani yang sangat berpengaruh adalah Kitab Marifat


Matali al-Buruj fi ma Bayna Arba al-Falak, sebuah buku ilmu
pengetahuan tentang zodiak dan pemecahan soal-soal astrologi.
Selain itu, dikenal pula Risalah fi Tahkik Akdar al-Ittisalat, yaitu
sebuah uraian mengenai sejumlah penemuan dan penerapan
astrologi. Karya al-Battani lainnya adalah az-Zaujush li Battani
(Almanak Versi al-Battani). Buku ini memuat enam puluh tema,
seperti pembagian planet, lingkaran kecil yang mengitari lingkaran
besar, garis orbit, dan sirkulasi peredaran planet. Al-Battani
meninggal dunia pada tahun 927 di Irak.

-Raihan al-Bairuny

Bernama lengkap Abu Raihan Muhammad ibn Ahmad Al Biruni, ilmuwan


besar ini dilahirkan diKhawarazmi, Turkmenistan atau Khiva di
kawasan Danau Aral di Asia Tengah yang pada masa itu terletak dalam
kekaisaran Persiapada 362 H atau bulan September 973 M ( 5
September973), di desa Khath yang merupakan ibukota kerajaan
Khawarizm, Turkmenistan (kini kota Kiva, wilayah Uzbekistan).
Beliau merupakan matematikawan Persia, astronom, fisikawan,
sarjana, penulisensiklopedia, filsuf, pengembara, sejarawan, ahli
farmasi dan guru, yang banyak menyumbang kepada bidang
matematika, filsafat, obat-obatan. Beliau juga menguasai beberapa
bahasa diantaranyabahasa Yunani, bahasa Suriah, dan bahasa
Berber, bahasa Sanskerta.

Beliau menulis buku berjudul Al Qanun Al Masudi fil Haiah wan


Nujum (Teori tentang Perbintangan) yang dipersembahkan untuk
Sultan Masud dari Ghazna (tempat beliau menutup umur). Karya
lainnya, di bidang kedokteran berjudul As-Saydala fit Thib (Farmasi
dalam ilmu Kedokteran), Al Maqallid Ilm Al-Haiah (tentang
perbintangan), buku Kitab Al Kusufwal Khusuf Ala Khayal Al-
Hunud (Kitab tentang Pandangan Orang-orang India terhadap
Peristiwa Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan) dan Al-Tafhim liawaili
Shina atit Tanjim. Tokoh dan ilmuwan besar ini akhirnya menghadap
Sang Ilahi Rabbi pada 1048 M, dalam usia 75 tahun di Ghazna (kini
wilayah Afganistan).

9. Filsafat Islam (Pemikiran Islam)

-Abi Ishak Al-Kindy

Nama lengkapnya adalah Abu Yusuf bin Ishak. Berasal dari Kindah di
Yaman, tetapi lahir di Kufah (Irak) tahun 801. Di dunia barat beliau
dikenal dengan sebutan Al-Kindus. Beliau dikenal juga sebagai filosuf
Arabyang artinya keturunan asli Arab. Beliau juga ahli perbintangan.
Semasa hidupnya, selain bisa berbahasa Arab, ia
mahir berbahasaYunani pula. Karya-karyanya antara lain;

1. Risalah fi Masail Suila Ahwal Al-Kawakib,yakni jawaban


terhadap pertanyaan-pertanyaan seputar keadaan planet-planet,

2. Risalah fi Jawab Masail Thabiiyyah fi Kayfiyyat Nujumiyyah,


yakni pemecahan soal-soal tesis tentang sifat-sifat perbintangan,

3. Risalah fi Fashlayn, tentang dua musim (Musim panas dan


musim dingin)

4. Fi Asy-Syaat, tentang sinar bintang.

Beliau meninggal di Bagdad pada tahun 873

-Abu Nashr Al-Faraby

Nama lengkapnya Abu Nashr Muhammad bin Muhammad bin


Turkham bin Awzalagh Al-Faraby. Lahir pada 870 M di desa Wasij,
bagian dari Farab. Di negeri Barat, al-Farabi dikenal dengan nama
Avennaser atau Alfarabius. Adapun karyanya adalah Adradh ma
bada al-Thabiah atau buku intisari dan buku metafisika. Al-Farabi
meninggal di Damaskus, ibukota Suriah pada umur sekitar 80 tahun,
tepatnya pada 950 M.

-Ibnu Sina

Nama lengkapnya adalah Abu Ali Husein bin Abdullah bin Hasan Ali
bin Sina. Dilahirkan pada tahun 980 M/ 370 H di Afsyana, suatu
tempat yang terletak di dekat Bukhara. Di dunia barat ia dikenal
dengan Avicenna. Pada umur 10 tahun ia menguasai ilmu agama
seperti ilmu tafsir, fikih, perbandingan agamatasawuf, dan
sebagainya. Di usia 18 tahun, ia telah menguasai seluruh cabang
ilmu pengetahuan pada waktu itu. Beliau juga berhasil menguasai
ilmu kedokteran. Di dunia kedokteran, beliau dinobatkan sebagai
Father of Doctoryaitu Bapak Kedokteran.

Karya-karya beliau tentang kedokteran dan filsafat adalah Al-Qanun


fi Thibb yaitu dasar-dasar ilmu kedokteran. Beliau meninggal pada
bulan Juni 1037 di Hamadan, Persia (Iran).

-Ibnu Majah

Nama sebenarnya Abu Abdullah Muhammad bin Yazid bin Majah ar-
Rabii al-Qazwini dari desa Qazwin, Iran. Lahir tahun 209 H. Beliau
adalah muhaddits ulung, mufassir dan seorang alim. Salah satu
karya terkenalnya adalah Sunan Ibnu Majah. Beliau memiliki
beberapa karya lain di antaranya adalah Kitabus Sunan, Tafsir dan
Tarikh Ibnu Majah. Ia melakukan perjalanan ke berbagai kota untuk
menulis hadits, antara lain Ray, Basrah, Kufah, Baghdad, Syam, Mesir
dan Hijaz. Ia wafat pada tahun 273 H.

-Ibnu Thufail

Nama lengkap Abu Bakar Muhammad bin Abdul Malik bin


Muhammad bin Tufail al-Qaisi al-Andalusi (nama Latin Abubacer)
ialah filsuf, dokter, dan pejabat pengadilan Arab Muslim dari Al-
Andalus. Lahir di Guadix dekat Granada, ia dididik oleh Ibnu Bajjah
(Avempace). Ia menjabat sekretaris untuk penguasa Granada, dan
kemudian sebagai vizier dan dokter untuk Abu Yaqub Yusuf,
penguasa Spanyol Islam (Al-Andalus) di bawah pemerintahan
Almohad, pada yang mana ia menganjurkan Ibnu Rushd sebagai
penggantinya sendiri saat ia beristirahat pada 1182.

Di zamannya nama baiknya sebagai pemikir & pelajar telah


membuatnya dipuji sebagai Maecenas. Ibnu Tufail juga merupakan
pengarang Hayy ibn Yaqthan (Hidup, Putra Kesadaran) roman filsafat,
dan kisah alegori lelaki yang hidup sendiri di sebuah pulau dan dan
yang tanpa hubungan dengan manusia lainnya menemukan
kebenaran dengan pemikiran yang masuk akal, dan kemudian
keterkejutannya pada kontak dengan masyarakat manusia untuk
dogmatisme, dan penyakit lainnya.

Miguel Casiri (1122 H/1710 M-1205 H/1790 M) menyebutkan dua


karya yang masih ada, yaitu:Risalah hay Ibn Yaqzhan dan Asrar al-
Hikmah al- Mashriqiyyah, yang disebu terakhir ini berbentuk naskah.
Kata pengantar dari Asror menyebutkan bahwa itu hanya merupakan
satu bagian dari risalah Hayy Ibn Yaqzhan fi Asror al-Hikmah al-
Mashriqiyyah. Ibnu Tufail meninggal dunia pada tahun 1185 M di
Maroko.

10. Ilmu Sejarah

-Al-Waqidy

Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad Ibn Umar Ibn


al-Aslami Waqid. Lahir pada tahun 130 H/748 M. Beliau adalah
seorang sejarawan dan penulis biografi Muslim awal dari Islam Nabi
Muhammad mengkhususkan diri dalam kampanye nya. Al-Waqidi
menjabat sebagai hakim (kadi) untuk Harun al-Rasyid dan Al-
Mamun. Ia lahir dan dididik di Madinah. Al-Waqidi adalah seorang
kolektor tak kenal lelah dari tradisi dan penulis banyak buku.
Sekretarisnya, Muhammad Ibnu Sa`ad juga seorang sejarawan
terkenal. Dia memanfaatkan informasi yang dikumpulkan oleh al-
Waqidi. Keduanya menulis biografi Nabi Muhammad yang suplemen
penting untuk Sirat Rasul Allah. Karya-karyanya antara lain; Al-
Magazy, Fathu Afrika, Fathul Ajam, dan lain-lain. Beliau meninggal
pada tahun 207 H/ 822 M.
-Ibnu Saad

Nama sebenarnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin saad bin


Mani al-Quraisy al Bashri al Baghdadi, ia seorang imam penghapal
hadits dan seorang ahli fiqh sejarah yang terpercaya ( Tsiqah ), ia
dilahirkan di Bashrah pada tahun 168 H.

Ibn Saad memiliki gelar kehormatan yang banyak. Ia adalah seorang


al-Hafiz, al-Allamah, al-Hujjah, al-Tsiqah dan lain sebagainya. Ini
membuktikan keilmuan Ibn Saad yang luas, baik itu ilmu Sejarah
maupun Hadits; meliputi pelacakan dan periwayatannya, keghariban
dan pemahamannya. Ia mengetahui berita-berita Nabi
Muhammad dan orang-orang sesudah mereka. Disamping itu
Ibnu Saad adalah seorang yang saleh, ia selama 60 tahun berpuasa
seperti Nabi Daud, yaitu sehari puasa dan sehari lagi tidak.

Diantara kitabnya yang terkenal adalah al-Thabaqat al-Kubra, yang


didalamnya dijelaskan kisah kisah nabi nabi terdahulu istimewa Nabi
kita Muhammad saw sebagai pendahuluan bagi sejarah sejarah rasul
dan peperangan peperangan yang beliau lakukan diterangkan
dalam Sirah Nabawiyah, setelah itu barulah diterangkan Thabaqat
para Sahabat, Tabiin dan orang orang sesudah mereka sampai
kepada masa Ibnu Saad sendiri.Ibnu Saad wafat pada tahun 230 H
di Baghdad.

-Ibnu Hisyam

Nama aslinya adalah Abdul Mulk Ibnu Hisyam Ibnu Ayyub Al Himyari al
Maarifi (Maarif ialah salah satu kabilah terbesar dari Yaman). Sebagian
ulama lain mengatakan marga Ibnu Hisyam adalah al Dzuhali (sebuah
kabilah yang di nisbatkan kepada Dzuhali Ibnu Syaiban). Tidak di ketahui
secara pasti tahun berapa beliau di lahirkan, namun yang pasti beliau di
lahirkan dan tumbuh dewasa di Bashroh, setelah menimba ilmu di kota
kelahirannya ini, akhirnya beliau menguasai dan mahir tentang sastra arab,
sehingga tak heran beliau menyandang gelar an Nahwiy (ahli nahwu). Sedang
untuk pengetahuan siroh nabi (ilmu sejarah) beliau berguru kepada Yunus
Ibnu Habib (w. 182 H.), Abi Ubaidah Mamar Ibnu al Mutsanna (w. 218 H.), Abi
Mihroz Kholf Al Ahmar (w. 180 H.), dan Abi Zaid al Anshori (w. 210 H.).
Beliau meninggal dunia pada tahun 213 atau 218H. Ibnu Hisyam
telah menulis kitab as-Sirah an-Nabawiyah. Kitab ini mengandungi
peristiwa sirah yang diriwayatkan oleh gurunya, al-Bakka-ie daripada
Ibnu Ishaq, di samping peristiwa sirah yang beliau riwayatkan sendiri
daripada guru-gurunya.