Anda di halaman 1dari 2

AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) atau IUD (Intra Uterine Devices)

AKDR adalah kontrasepsi yang terbuat dari plastik halus berbentuk spiral atau berbentuk lain
yang dipasang di dalam rahim dengan memakai alat khusus oleh dokter atau paramedis lain
yang terlatih yang dapat digunakan hingga waktu 8 tahun dan memiliki tingkat efektivitas
tinggi (97-99%) sebagai salah satu metode antisipasi laju pertumbuhan penduduk yang sangat
cepat.

Keuntungan AKDR :

a. Efektivitas tinggi
b. Metode jangka panjang (perlindungan sampai dengan 10 tahun dengan menggunakan
Tembaga T 380A)
c. Tidak mengganggu hubungan seksual
d. Efek samping akibat Estrogen dapat dikurangi karena AKDR hanya mengandung
Progestin
e. Efek samping dan kegagalan yang ditimbulkan IUD memiliki prosentase lebih kecil
f. Reversibel
g. Dapat disediakan oleh petugas non medis terlatih
h. Akseptor hanya kembali ke klinik bila muncul keluhan
i. Lebih murah dari pil dalam jangka panjang

Kerugian AKDR :

a. Perlunya pemeriksaan pelvis dan penapisan PMS sebelum pemasangan


b. Butuh pemeriksaan benang setelah periode menstruasi jika terjadi kram, bercak, atau
nyeri.
c. Akseptor tidak dapat berhenti menggunakan kapanpun ia mau
d. Dapat terjadi perubahan lokasi dan translokasi atau keluar dari rahim sehingga masih
menimbulkan terjadinya kehamilan.

Sumber

Kusumaningrum, R. (2009, Agustus 15). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Jenis


Kontrasepsi yang Digunakan pada Pasangan Usia Subur. Laporan Akhir Penelitian
Karya Tulis Ilmiah, hal. 1-59.

Tuti, M. (2016). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Implant
di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Azhar Kabupaten Tanah Bumbu. Jurnal Delima
Azhar, 2(1), 57-65.
Zannah, I. R. (2012). Gambaran Keluhan-Keluhan Akibat Penggunaan Alat Kontrasepsi IUD
Pada Akseptor IUD di Wilayah Kerja Puskesmas Sukajadi Kota Bandung. Students e-
Journal, 1(1), 28.