Anda di halaman 1dari 15

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : MI AL-IRSYAD LETEANG


Mata Pelajaran : Aqidah Akhlak
Kelas/Semester : I / Ganjil
Tema : Hidup kotor
Alokasi Waktu : 2 x 32 jp

I. Kompetensi Inti
KI-1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
KI-2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
KI-3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar,
melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang
dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah dan di sekolah.
KI-4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis,
dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman
dan berakhlak mulia

II. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


KD-1.6 Menyadari manfaat dan hikmah menghindari hidup kotor.
KD-2.6 Membiasakan diri untuk menghindari hidup kotor dalam kehidupan
sehari-hari.
KD-3.6 Menjelaskan akhlak tercela hidup kotor dalam kehidupan sehari-
hari dan cara menghindarinya.
KD-4.6 Menceritakan cara-cara menghindari hidup kotor dalam
kehidupansehari-hari.
Indikator
Memberikan contoh hidup kotor
Menghindari hidup kotor
Menentukan akibat hidup kotor

III. Deskripsi Materi Pembelajaran


a. Pengertian hidup kotor.
b. Contoh perilaku hidup kotor dalam kehidupan sehari-hari.
c. Cara menghindari hidup kotor dalam kehidupan sehari-hari.
d. Akibat perilaku hidup kotor dalam kehidupan sehari-hari.
IV. Proses Pembelajaran
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan 1. Guru membuka pelajaran dengan mengucap
salam penuh kehangatan.
2. Guru memandangi siswa secara menyeluruh
untuk memastikan siapa yang hari ini
masuk atau tidak hadir.
10 Menit
3. Guru bertanya kepada peserta didik tentang
kondisi siswa pada pagi hari ini.
4. Guru mengajak bermain tepuk untuk
mencairkan suasana agar lebih semangat.
5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
Kegiatan Inti Mengamati (observing)
1 Siswa mengamati gambar yang ada di buku
cetak tentang akhlak tercela hidup kotor
dalam kehidupan sehari-hari.
2 Siswa mengamati dengan teliti gambar yang
ada tersebut bersama teman-temannya.
Menanya (questioning)
1 Siswa membuat pertanyaan tentang gambar
akhlak tercela hidup kotor dalam kehidupan
sehari-hari tersebut.
2 Guru memancing siswa untuk membuat
pertanyaan yang ada hubungannya dengan
materi yang sedang dipelajari
Mengumpulkan informasi /mencoba
(experimenting)
39 menit
1 Berdiskusi atau bertanya jawab dengan
teman sebangkunya tentang akhlak tercela
hidup kotor dalam kehidupan sehari-hari.
2 Siswa menyampaikan pendapatnya atau
pengetahuan yang telah mereka ketahui
kepada teman-temannya.
3 Berdiskusi tentang kerugian mempraktikkan
perilaku akhlak tercela hidup kotor dalam
kehidupan sehari-hari.
4 Berdiskusi tentang keuntungan menghindari
akhlak tercela tersebut
Menalar/Mengasosiasi (associating)
1 Membuat kesimpulan dari materi akhlak
tercela hidup kotor dalam kehidupan sehari-
hari yang telah dipelajari
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
2 Menjelaskan bagaimana cara menghindari
perilaku hidup kotor
Mengomunikasikan (communicating)
Menyampaikan kembali isi kesimpulan tantang
materi akhlak tercela hidup kotor dalam
kehidupan sehari-hari yang telah dipelajari pada
bab ini.
Penutup 1 Peserta didik dengan bantuan guru diajak
untuk membuat kesimpulan berkaitan
dengan materi hidup kotor dalam kehidupan
sehari-hari.
2 Guru memberikan penekanan kepada
15 menit
peserta didik agar senantiasa membiasakan
menghindari hidup kotor.
3 3. Guru bersama siswa menutup proses
pembelajaran dengan mengucap hamdalah
bersama
V. Penilaian Hasil Pembelajaran, Remedial dan Pengayaan
Penilaian Sikap
Siswa yang aktif dalam kegiatan pembelajaran mendapat nilai sesuai dengan
perannya.
Kolom keaktifan siswa dalam pembelajaran

Sangat Cukup Tidak


No Nama Siswa
Aktif Aktif Aktif
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
Sangat Cukup Tidak
No Nama Siswa
Aktif Aktif Aktif
19.
20.
Dst
.
Rubrik penilaian:
- Siswa yang sangat aktif mendapat nilai 90.
- Siswa yang cukup aktif mendapat nilai 80.
- Siswa yang sangat tidak aktif mendapat nilai 70.
Rubrik penilaian:
Nilai 90 jika selama proses pembelajaran selalu menyampaikan
pendapatnya. Hal ini ditandai dengan selalu mengangkat tangan untuk
menjawabnya.
Nilai 80 jika selama proses pembelajaran kadang-kadang menyampaikan
pendapatnya. Hal ini ditandai dengan terkadang mengangkat tangan
untuk menjawabnya atau merespon pertanyaan atau pernyataan dari
guru
Nilai 70 jika selama proses pembelajaran dia tidak aktif atau tidak
bertanya dan mengajukan jawaban.
Pengetahuan
Pada poin Ayo berlatih bagian A, siswa diminta menjawab perintah soal
dengan cara mengisi titik-titik yang ada dengan jawaban yang benar.
Pedoman Penilaian:
Setiap jawaban betul mendapatkan skor 20. Jadi jika semua soal bisa
dikerjakan dengan benar maka poin yang diperoleh sebanyak 100.
Kunci jawaban:
1. Penyakit
2. Madzmumah
3. Sehat
4. Nyamuk
5. Gosok gigi
Keterampilan
Pada poin ayo berlatih bagian B siswa diminta mengisi titik-titik yang
tersedia dengan jawaban yang benar !
Pedoman Penilaian:
Setiap jawaban betul mendapatkan skor 20. Jadi jika semua soal bisa
dikerjakan dengan benar maka poin yang diperoleh sebanyak 100.
Kunci jawaban:
1. Terkena penyakit
2. Agar gigi kita bersih
3. Gatal-gatal
4. Membuangnya di tempat sampah
5. Membuang sampah pada tempatnya
Pengayaan
Bagi peserta didik yang sudah menguasai materi pembelajaran, diminta
untuk mengerjakan materi pengayaan yang sudah disiapkan oleh guru.
(Guru mencatat dan memberikan tambahan nilai bagi peserta didik yang
berhasil dalam pengayaan).
Remedial
Bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar, guru sebaiknya
mengidentifikasi tujuan pembelajaran yang belum dikuasai oleh peserta
didik.
Berdasarkan identifikasi itu, guru menyampaikan pembelajaran ulang yang
sudah fokus pada materi yang dianggap sulit oleh peserta didik.
Pelaksanaan remedial dilakukan pada hari dan waktu tertentu yang sesuai
dengan keadaan, contoh: pada saat jam belajar (apabila masih ada waktu),
diluar jam pembelajaran (30 menit setelah jam belajar selesai).
Interaksi Guru dengan Orang Tua
Kegiatan belajar peserta didik di madrasah sebaiknya dikomunikasikan
kepada orang tua/wali murid. Komunikasi ini bertujuan untuk memberikan
laporan kegiatan belajar yang telah dialami oleh peserta didik.
Bentuk komunikasi ini dapat dilakukan dengan cara pihak madrasah
menyediakan buku penghubung. Peserta didik diminta memperlihatkan
komentar guru yang ada pada buku penghubung kepada orang tua/wali
murid, dan orang tua/wali murid memberikan komentar balik serta
membubuhkan paraf sebagai tanda telah diketahui oleh orang tua/wali
murid.
Guru meminta orang tua untuk berperan aktif dengan cara mengecek hafalan
siswa tentang rukun iman. Jika ada yang belum hafal, maka orang tua dapat
membantumenghafalkannnya di rumah
VI. Alat dan Sumber Belajar
Media/Alat/ bahan : Perlengkapan untuk eksplorasi Tape cassete recorde
Slide/VCD/DVD
Sumber belajar : Khiorul Mujahidin, Aminudin, Siti Bariroh. 2014.
Buku Siswa Akida Akhlak Untuk Madrasah
Ibtidaiyah Kelas I Kementerian Agama Republik
Indonesia. Jakarta Hal. 45-58

Mengetahui ., ,
Kepala Madrasah Guru Kelas I
MUZARAFAH, SP.d.I MAHADIAH, SP.d.I
NIP. NIP. 196812312014112012

LAMPIRAN
Pembelajaran 6
perhatikan gambar berikut ini

bagaimana pendapatmu tentang kedua gambar di atas ?


gambar yang manakah yang menurutmu lebih bagus ?
a. Hidup kotor
Allah tidak menyukai akhlak tercela. Sifat tercela dapat merugikan diri
sendiri dan orang lain. Salah satu contoh akhlak tercela adalah hidup
kotor. Hidup kotor harus kita hindari agar disayang allah swt.
Akhlak tercela disebut akhlak madzmumah, lawan akhlak
madzmumah adalah akhlak mahmudah.
Arti akhlak mahmudah adalah akhlak terpuji berikut contoh hidup
kotor:
1. membuang sampah sembarangan
2. tidak suka mandi
3. malas gosok gigi
4. tidak mencuci tangan sebelum makan
5. membiarkan ruangan berantakan
b. Akibat hidup kotor
Hidup kotor bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Berikut ini
akibat hidup kotor :
1. mudah terserang penyakit
2. dijauhi teman
3. dibenci allah
4. disenangi setan
Beberapa cara menghindari hidup kotor
1. membiasakan mandi dua kali sehari
2. rajin gosok gigI
3. membersihkan lingkungan sekitar
4. membeli makanan di tempat yang bersih
5. buang air kecil di tempat yang tepat
Latihan
a. Lengkapilah kotak-kotak di bawah ini sesuai dengan pernyataan!
1. akibat hidup kotor

2. nama lain akhlak tercela

3. lawan dari sakit

4. binatang penyebar penyakit

5. hal yang harus dilakukan agar mulut kita bersih

b. Jawablah pertanyaan di bawah ini


1. apakah akibat seorang anak yang tidak menjaga kebersihan ?
2. mengapa kita harus menggosok gigi ?
3. apakah akibat jarang mandi ?
4. bagaimanakah sikapmu jika menemukan sampah berserakan ?
5. bagaimana cara menjaga kebersihan lingkungan ?

Metode Yang digunakan Dalam proses


Pembelajaran

A. Metode fun Learning .


Metode fun learning berasal dari dua kata,yaitu fun dan learning secara
etimologi fun berarti kesenangan,kegembiraan.Sedangkan learning berarti
pembelajaran.Untuk merumuskan secara tepat apa arti fun dalam belajar
mengajar, penulis mengutip Buku Accelerated learning. Praktisi Accelerated
learning menginginkan agar pembelajar mengalami kegembiraan belajar,
sebab mereka tahu betapa pentingnya itu.
Kata Meier, kegembiraan bukan berarti menciptakan suasana ribut
atau hura-hura. Ini tidak ada hubungannya dengan kesenangan yang
sumberono dan kemeriaahan yang dangkal. Namun kegembiraan ini berarti
bangkitnya minat,adanya ketelibatan penuh dan terciptanya
makna,pemahaman,nilai yang menbahagiakan pada diri si pembelajar.
Itu adalah kegembiraan yang melahirkan sesuatu yang baru.
Jadi, kegiatan belajar mengajar yang mengasyikkan tentu bukan
semacam kegiatan yang bebas tak terkendali atau jauh dari kesungguhan.
Bahkan merujuk kerumusan Meier,kegiatan belajar mengajar itu hanya
akan dapat berlansung penuh gairah dan semangat apabila murid-murid
dapat diajak untuk bersungguh-sungguh dalam menpelajari apa yang ingin
dipelajari. Guru,paling tidak sebelum pengajaran berlansung, perlu lebih
dulu mencari dan kemudian menunjukkan mampaat dari sebuah mata
pelajaran .
B. Tujuan Fun Learning
Fun learning adalah sebuah pendekatan dalam belajar dimana
pendekatan ini pada prinsipnya sangat berkaitan dengan penciptaan
kondisi belajar. Dengan terwujudnya kondisi belajar,proses belajarnya akan
dapat lebih lancar dan tujuan belajar akan dapat tercapai.
Tujuan yang diinginkan dalam pembelajaran fun learning adalah untuk
menggugah sepenuhnya kemanpuan belajar para pelajar,menbuat belajar
jadi menyenangkan dan memuaskan serta menberikan sumbangan
sepenuhnya pada kebahagiaan,kecerdasan,kompetinsi dan keberhasilan
para pelajar.
C.Mengapa Metode Fun Learning Yang Digunakan Pada
Pembelajaran Aqidah Akhlak Kelas 1 Di MI AL-IRSYAD LETEANG ?
Dalam pembelajaran Aqidah Akhlak seorang guru harus mampu
menbawa ajaran Aqidah Akhlak secara secara konsektual.sehingga dapat
memecahkan persoalan-persoalan yang terjadi di era sekarang.
Bagi anak usia sd/mi.Pembelajaran Aqidah Akhlak dengan Fun
Learning perlu ditetapkan. Hal ini ditujukan untuk menggugah sepenuhnya
kemampuan belajar Aqidah Akhlak para siswa,menbuat belajar Aqidah
Akhlak menjadi menyenangkan dan memuaskan bagi mereka dan
menberikan sumbangan sepenuhnya pada kebahagiaan,kecerdasan,
kompetensi, dan keberhasilan para pengajar.
Proses pembelajaran metode Fun learning yang diterapakan di MI AL-
IRSYAD LETEANG Kelas 1 ini ditandai dengan adanya keterlibatan penuh
pelajar, adanya kegembiraan dan kesenangan dalam belajar, tidak
menbosankan, saling kerja sama antara peserta didik dengan gurunya,
belajar dengan bergairah, variasi dan keragaman dalam sumber dan metode
belajar, pembelajaran terintegrasi, dinding kelas dan lorong-lorong dipenuhi
hasil karya siswa, dan lain-lain
Siswa tidak jenuh atau bosan demikian pula gurunya karna metode
pembelajarn Fun Learning sangat menbangkitkan semangat siswa baik
dalam bernyanyi syalawat,bermain, mendengarkan cerita tentang akhlak
rasulullah sehingga siswa ini sangat antusias untuk belajar Aqidah Akhlak
sehingga ini juga memudahkan seorang guru dalam mengajar

D. Dokumentasi
Keterangan: Kegiatan proses belajar mengajar MI AL-Irsyad Leteang
Keterangan:Poto bersama siswa dan guru MI AL-Irsyad Leteang

Keterangan:Poto bersama Kepsek,guru dan mahasiswa IAI DDI Polman


keterangan: MI AL-IRSYAD LETEANG

TUGAS
METEODOLOGI PENGAJARAN
OBSERVASI DI MI AL-IRSYAD LETEANG KELAS I
MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK

DI
S
U
S
U
N

OLEH:

JANUARDI RIMI

SAMSUL ALAM

MUHDAR

INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) DDI POLMAN


FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
TAHUN AKADEMIK 2016/2017

TUGAS
METEODOLOGI PENGAJARAN
OBSERVASI DI MI AL-IRSYAD LETEANG KELAS II
MATA PELAJARAN TEMATIK

DI
S
U
S
U
N

OLEH:

HAISAH

ROMANSYAH
RAHMAWATI

INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) DDI POLMAN


FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
TAHUN AKADEMIK 2016/2017