Anda di halaman 1dari 1

LAPORAN STANDAR MUTU PELAYANAN URUSAN IPSRS DI RS.

SMC
PENCAPAIAN
NO INDIKATOR DEFINISI OPERASIAONAL STANDAR SUMBER DATA
TW I TW II TW III TW IV
Jumlah kejadian keterlambatan perbaikan alat umum yang tidak dapat diperbaiki sesuai
waktu yang ditentukan dalam 1 TW, dengan tingkat kerusakan :
Angka a. 0
keterlambatan b. 1
1 a. rusak ringan ( tingkat) > 1 x 24 jam. data ipsrs
perbaikan alat c. 1
umum b. rusak sedang ( tingkat) > 2 x 24 jam
c. rusak berat ( tingkat ) > 7 x 24 jam
( rekanan)
Jumlah alat umum /AC yang dilakukan pemeliharaan (servis rutin) sesuai jadwal dalam 1
TW, dibandingkan dengan jumlah alat umum/AC di RS.
Persentase
pemeliharaan
2 alat umum/AC 80 % data ipsrs
(servis rutin RUMUS :
per TW) AC service rutin dlm 1 TW
X 100 %
AC X 3 ( dalam 1 TW )
Jumlah alat umum/ water heater yang dilakukan pemeliharaan (servis rutin/kuras) per bulan
dalam 1 TW, dibandingkan dengan jumlah jenis alat umum/ water heater di RS.

Persentase
pemeliharaan alat
3 umum/water heater
rumus : 80 % data ipsrs
(servis rutin per
bulan) water heater diservise rutin dlm 1 TW
X 100%
water heater x 3 ( dalam 1 TM )

Angka pemantauan Jumlah alarm kebakaran yang tidak berfungsi pada saat pemantauan (melihat indikator
4 alarm kebakaran yang dipanel), yang dilaksanakan secara bersama oleh petugas tehnik dan Satpam untuk seluruh 0 data ipsrs
tidak berfungsi alarm kebakaran di RS, dengan frekuensi 1 kali perbulan dalam 1 TW.

Angka komplain
Jumlah komplain pasien, dokter, karyawan dan pengunjung rumah sakit karena tidak
5 terhadap ketersediaan tersedia /kosong air bersih di instalasi/unit rumah sakit dalam 1 TW 0 data ipsrs
air bersih