Anda di halaman 1dari 15

Tugas 5

1. Rata-rata IQ mahasiswa jurusan Y adalah 140. Dari 25 orang mahasiswa


yang diambil secara acak dari populasi jurusan Y diperoleh IQ 25
mahasiswa sebagai berikut.
120 152 142 137 157
150 147 136 133 163
160 128 129 167 151
139 139 162 152 136
121 145 148 139 163
a. Asumsikan data IQ mahasiswa berupa data interval dan data
berdistribusi normal, buat rumusan hipotesis berdasarkan data di atas!
140
H0 :
140
Ha :

b. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, apa simpulan yang dapat ditarik?


Mean sampel = 144,64
SD = 13,22
x o
s
n
t=
t = (144,64-140)/(13,22/5)
t = 1,75
Harga t tabel pada 5% dengan df = 25-1 = 24 adalah 2,064
t hitung < t tabel, dengan demikian H0 diterima; rata-rata IQ mahasiswa adalah 140.

2. Berikan kondisi kapan kita melakukan uji hipotesis menggunajan uji t


atau uji z!
Uji t untuk sampel kecil n 30, uji z untuk sampel besar n > 30.

3. Kerjakan soal-soal latihan dalam Buku Statistika untuk Penelitian


karangan Sugiono halaman 113 nomor soal 1-8 (soal terlampir)!
Soal-soal buku sugiono halaman 113
Jawab :
1) Kapan teknik statistik Binomial, chi kuadrat satu sampel, test run dan
t-test satu sampel digunakan dalam uji hipotesis.
- Teknik statistik Binomial

1
Digunakan untuk uji hipotesis satu sampel, populasi terdiri atas dua
kelompok atau kelas, datanya berbentuk nominal dan jumlah
sampelnya kecil (kurang dari 25).
- Chi kuadrat satu sampel
Digunakan untuk uji hipotesis satu sampel, populasi terdiri atas dua
kelas atau lebih, datanya nominal dan sampelnya besar.
- Test run
Digunakan untuk uji hipotesis satu sampel, datanya ordinal yang
dapat digunakan untuk mengukur urutan suatu kejadian.
- t-test satu sampel
Digunakan dalam uji hipotesis satu sampel, datanya interval atau
ratio.

2) Tuliskah rumus-rumus statistik pada uji Chi Kuadrat, test run, dan t-
test satu samppel.
- Chi Kuadrat
f of h 2



k
x 2=
i=1

- Test run

Z=
r ( 2.n 1+n
n 1n 2
2 )
+1 0,5

2n 1 n 2(2 n1 n 2n1n 2)
( n 1+n 2 )2 (n 1+n 21)

- t-test satu sampel


x o
s
n
t=

3) Bagaimanakah rumusan hipotesis satu sampel pada uji dua pihak,


pihak kiri dan pihak kanan.
Jawab :
rumusan hipotesis satu sampel pada uji dua pihak
H0 : = x
Ha : x

2
rumusan hipotesis satu sampel pada uji pihak kiri
H0 : x
Ha : > x
rumusan hipotesis satu sampel pada uji pihak kanan
H0 : x
Ha : < x

4) Bagaimanakah langkah-langkah penelitian yang harus dilaksanakan


untuk menguji hipotesis bahwa kecepatan lari mahasiswa Indonesia
paling rendah 20 km/jam.
Langkah-langkah penelitian yang harus dilakukan antara lain :
- Merumuskan judul penelitian: kecepatan lari mahasiswa Indonesia
- Menentukan variabel: kecepatan
- Merumuskan masalah: berapa kecepatan lari mahasiswa
Indonesia?
- Membuat rumusan hipotesis
H0 : 20 km/jam
Ha : < 20 km/jam
- Menentukan taraf signifikasi
Taraf signifikasi 5 %
- Menentukan kaidah penelitian
Jika thitung > ttabel H0 ditolak
- Menghitung thitung dan menentukan ttabel
Membuat tabel
Menghitung nilai standar deviasi
Menghitung thitung
Menentukan ttabel dengan dengan taraf signifikasi 5% dan df
- Membandingkan thitung dan ttabel
- Membuat Simpulan

5) Telah dilakukan pengumpulan data tentang produktivitas padi di


Kabupaten Cianjur. Berdasarkan sampel 20 lokasi penelitian diperoleh
data tentang produktivitas padi tiap hektar dalam satuan ton sebagai
berikut :
7 10 9 8 5 6 5 7 4 6
6 8 6 7 4 6 8 7 4 3
Buktikan hipotesis bahwa:
a. Produktivitas padi = 8 ton/ha

3
7 +10+9+8+ 5+6+5+7+ 4+ 6+6+ 8+6+7+ 4+ 6+8+7+ 4+ 3
=6,3
x= 20

x o
s
n
t=
6,38
t= 1,6
20
1,7
=4,53
t= 0,38

Selanjutnya membandingkan antara thitung dengan ttabel


dk = 20 -1 = 19
Dengan taraf kesalahan 5% dan uji dua pihak, maka t tabel adalah
2,093.
Karena thitung lebih besar dari ttabel, maka hipotesis nol yang
menyatakan produktivitas padi 8 ton/ha ditolak sehingga dapat
dinyatakan bahwa produktivitas padi tidak sama dengan 8 ton/ha.

b. Produktivitas padi paling sedikit 5 ton / ha


H0 : 5
Ha : < 5
Menghitung t
x o
s
n
t=
6,35
t= 1,6
20
t = 3,46
Selanjutnya membandingkan antara thitung dengan ttabel
dk = 20 -1 = 19
ttabel dengan uji satu pihak adalah 1,729
thitung jatuh pada penerimaan Ha, oleh karena itu maka Ho ditolak
dan Ha diterima. Produkyivitas padi kurang dari 5 ton/ha.

c. Produktivitas padi paling tinggi 10 ton/ha

4
H0 : 10
Ha : > 10
Menghitung t
x o
s
n
t=
6,310
t= 1,6
20
t = - 9,73
Selanjutnya membandingkan antara thitung dengan ttabel
dk = 20 -1 = 19
ttabel dengan uji satu pihak adalah 1,729
Terlihat bahwa thitung jatuh pada daerah penerimaan H 0. Dengan
demikian, H0 diterima, dan Ha ditolak. Jadi, dapat disimpulkan
bahwa produktivitas padi paling banyak sampai 10 ton/ha.

6) Dilakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana kecenderungan


masyarakat dalam memilih kendaran mobil, sedan dan minibus.
Berdasarkan 26 sampel yang dipilih secara random, ternyata 10 orang
memilih sedan dan 16 orang memilih minibus. Buktikan hipotesis
bahwa ada perbedaan masyarakat dalam memilih jenis mobil (peluang
masyarakat data memilih jenis mobil berbeda)!
Jawab :
H0 = Peluang masyarakat dalam memilih jenis mobil adalah sama
Ha = Peluang masyarakat dalam memilih jenis mobil adalah tidak
sama atau berbeda
2
f of h

No fo fh fo - fh (fo - fh)2

1 16 13 3 9 0,69
2 10 13 -3 9 0,69
Jumla
26 26 0 18 1,38
h

(frekuensi yang diharapkkan untuk setiap katagori adalah 26 : 2 = 13)


Berdasarkan dk = 2 1 = 1 dan taraf signifikasi 5% maka diperoleh
harga chi kuadrat tabel = 3,841, ternyata harga chi kuadrat hitung
lebih kecil dari chi kuadrat tabel (1,38 < 3,841). Dari hasil tersebut

5
maka H0 diterima dan Ha ditolak. Ini berarti peluang masyarakat dalam
memilih jenis mobil adalah sama

7) Dilakukan penelitian untuk mengetahui kecendErungan masyarakat


dalam memilih jenis pekerjaan. Berdasarkan sampel yang digunakan
sebagai sumber data, ternyata 1200 orang memilih pedagang, 800
orang memilih Pegawai Negeri, 600 orang memilih ABRi dan 300
orang memilih petani. Buktikan hipotesis bahwa 4 jenis pekerjaan
tersebut berpeluang sama untuk dipilih masyarakat.
H0 : Peluang masyarakat untuk memilih empat jenis pekerjaan
tersebut sama.
Ha : Peluang masyarakat untuk memilih empat jenis pekerjaan
tersebut tidak sama.
2
f of h
(fo -
No fo fh fo - fh
fh)2
PEDAGA 120 225.6
725 475 311,21
NG 0 25
PNS 800 725 75 5.625 7,76
15.62
ABRI 600 725 -125 21,55
5
180.6
PETANI 300 725 -425 249,13
25
290 290 427.5
Jumlah 0 589,65
0 0 00

(frekuensi yang diharapkkan untuk setiap katagori adalah 2900 : 4 =


725)
Berdasarkan dk = 4 1 = 3 dan taraf signifikasi 5% maka diperoleh
Harga chi kuadrat tabel = 7,815, ternyata harga chi kuadrat hitung
lebih besar dari chi kuadrat tabel (589,65 > 7,815). Ini berarti, H 0
ditolak atau Ha diterima. Ini berarti peluang masyarakat untuk memilih
empat jenis pekerjaan tersebut adalah tidak sama.

8) Dilakukan penelitian untuk mengetahui apakah urutan mahasiswa


yang duduk dikursi pada waktu ujian akhir semester mata kuliah
statistika random atau tidak. (Random artinya urutan duduknya tidak
direkayasa). Berdasarkan pengamatan terhadap mahasiswa yang
duduk pada waktu ujian ditemukan mutu sebagai berikut.
P B P P P B P B B B P B P B B P P P B P B P B P B
P P P B B (P = pintar, B = bodoh)

6
Buktikan hipotesis bahwa urutan duduk mahasiswa pada ujian tidak
direkayasa.
Jawab :
H0 = tempat duduk mahasiswa dalam ujian tidak direkayasa
Ha = tempat duduk mahasiswa dalam ujian direkayasa
N (jumlah mahasiswa) = 30, terdiri dari 16 pintar dan 14 bodoh.
Data di atas harga run = 20, dengan taraf kesalahan 5 %, harga Z
adalah
2. n 1n 2
Z=
r (
n 1+n 2 )
+1 0,5


2n 1 n 2(2 n1 n 2n1n 2)
( n 1+n 2 )2 (n 1+n 21)

Z=
20 ( 2.16
16+14
.14
+ 1)0,5

= 1,331
2.16.14 (2.16 .141614)
( 16+14 )2 (16+141)

Zhitung yang didapat adalah 1,331, sedangkan harga p nya adalah


0,0932. Harga ini ternyata lebih besar dari derajat kebebasan 5%
(0,0932 > 0,05). Berarti H0 diterima dan Ha ditolak. Jadi, tempat duduk
mahasiswa dalam ujian tidak direkayasa.

4. Dalam rangka penyelesaian tugas akhir, seorang mahasiswa melakukan


penelitian mengggunakan metode eksperimen. Dari 100 orang siswa
sebagai populasi, mahasiswa ini memilih 15 pasang siswa. Pemilihan
pasangan ini didasarkan atas skor IQ. Siswa yang memiliki IQ yang sama
atau hampir sama dijadikan satu pasang. Kepada salah satu kelompok
pasangan diajar dengan model pembelajaran baru dan kelompok
pasangan yang lain diajar dengan model pembelajaran tradisional. Pada
akhir pembelajaran, setiap siswa yang menjadi sampel di berikan postes,
yang hasilnya disajikan pada tabel berikut.
Model Model
Pasang
pembelajaran pembelajaran
an
tradisional baru
1 78 74
2 55 45
3 95 88
4 57 65
5 60 64
6 80 75
7 50 41
8 83 68

7
9 90 80
10 70 64
11 50 43
12 80 82
13 48 55
14 65 57
15 85 75
a. Asumsikan data berdistribusi normal, apakah ada perbedaan hasil
belajar antara siswa pada salah satu pasangan yang diajar dengan
model pembelajaran tradisional dan siswa pada pasangan lain yang
diajar dengan model pembelajaran baru?
H0 = Tidak terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa pada salah
satu pasangan yang diajar dengan model pembelajaran tradisional
dan siswa pada pasangan lain yang diajar dengan model
pembelajaran baru
Ha = Terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa pada salah satu
pasangan yang diajar dengan model pembelajaran tradisional dan
siswa pada pasangan lain yang diajar dengan model pembelajaran
baru
H0 : 1 = 2
Ha : 1 2
Model
Model
Pasanga pembelajara
pembelajaran X12 X22
n n tradisional
baru (X2)
(X1)
1 78 74 6084 5476
2 55 45 3025 2025
3 95 88 9025 7744
4 57 65 3249 4225
5 60 64 3600 4096
6 80 75 6400 5625
7 50 41 2500 1681
8 83 68 6889 4624
9 90 80 8100 6400
10 70 64 4900 4096
11 50 43 2500 1849
12 80 82 6400 6724
13 48 55 2304 3025
14 65 57 4225 3249
15 85 75 7225 5625
Jumlah 1046 976 76426 66464
Rata- 69,73 65,06
rata

8
X
2


Sx = 2
X
N

= 15.764261094116
15(151) = 248.92 = 15.77

y
2


Sy = 2
y
N

= 15.66464952576
15(151) = 211.34 = 14.54

t= s21 s2
+ 2 2 r 1
n1 n2
s
( )( )
n 1
X 1 X 2
s
2

n 2


248.92 211.34 15.77 14.54
15
+
15
2.0901
15 ( )( 15 )
t=
69.7364.06

t = 2,64

Selanjutnya harga thitung dibandingkan dengan ttabel. ttabel(dk = n - 1 = 15


- 1 = 14). Berdasarkan dk 14, untuk kesalahan 5 % maka harga t tabel =
2,14. Ternyata harga thitung kurang dari ttabel (2,64 > 2,14). Dengan
demikian, H0 ditolah dan Ha iterima. Artinya, terdapat perbedaan hasil
belajar antara siswa pada satu pasangan yang diajar dengan model

9
pembelajaran tradisional dan siswa pada pasangan lain yang diajar
dengan model pembelajaran baru.

b. Jika data tidak berdistribusi normal, apakah ada perbedaan hasil


belajar antara siswa pada satu pasangan yang diajar dengan model
pembelajaran tradisional dan siswa pada pasangan lain yang diajar
dengan model pembelajaran baru? (Lakukan uji hipotesis dengan uji
tanda dan uji Wilcoxon)
Uji Tanda
Ho = tidak ada perbedaan hasil belajar antara siswa pada satu
pasangan yang diajar dengan model pembelajaran tradisional
dan siswa pada pasangan lain yang diajar dengan model
pembelajaran baru
Ha = ada perbedaan hasil belajar antara siswa pada satu pasangan
yang diajar dengan model pembelajaran tradisional dan siswa
pada pasangan lain yang diajar dengan model pembelajaran
baru

Model Model Tanda


Pasang
pembelajara pembelajaran
an
n tradisional baru
1 78 74 -
2 55 45 -
3 95 88 -
4 57 65 +
5 60 64 +
6 80 75 -
7 50 41 -
8 83 68 -
9 90 80 -
10 70 64 -
11 50 43 -
12 80 82 +
13 48 55 +
14 65 57 -
15 85 75 -

Berdasarkan tabel di atas, terdapat tanda (+) sebanyak 4 dan tanda


negatif sebanyak 11. Berdasarkan tabel Binomial dengan n = 15 dan
p = 4 sehingga diperoleh p tabel = 0,059. Bila taraf kesalahan sebesar
5% (0,050) maka harga 0,059 lebih besar dari 0,050. Dengan

10
demikian, H0 diterima dan Ha ditolak. Jadi, dapat disimpulkan tidak ada
perbedaan hasil belajar antara siswa pada satu pasang yang diajar
dengan model pembelajaran tradisional dan siswa pada pasang yang
lain yang diajar dengan model pembelajaran baru.

Uji wilcoxon
Model Model Tanda jenjang
Pasang
pembelajara pembelajaran Beda Jenjan
an + -
n tradisional baru g
1 78 74 -4 2,5 -2,5
2 55 45 -10 13 -13
3 95 88 -7 7 -7
4 57 65 +8 9,5 +9,5
5 60 64 +4 2,5 +2,5
6 80 75 -5 4 -4
7 50 41 -9 11 -11
8 83 68 -15 15 -14
9 90 80 -10 13 -13
10 70 64 -6 5 -5
11 50 43 -7 7 -7
12 80 82 +2 1 +1
13 48 55 +7 7 +7
14 65 57 -8 9,5 -9,5
15 85 75 -10 13 -13
Jumlah +20 -99

n( n+1)
T
T T 4
T
z= = n ( n+1 ) (2 n+1)
24

15(15+1)
20
4
z=
15 (15+ 1 ) (2.15+1)
24

2060
z= 310 = - 0,129

Pada taraf signifikasi 5% (uji dua pihak, berarti 0,025), maka harga z
tabel = 1,96. Harga z hitung 0,129 lebih kecil dari harga z tabel
(0,129 < 1,96), dengan demikian H0 diterima dan Ha ditolak. Jadi, tidak
ada perbedaan hasil belajar antara siswa pada satu pasangan yang

11
diajar dengan model pembelajaran tradisional dan siswa pada
pasangan lain yang diajar dengan model pembelajaran baru.

5. Kerjakan soal-soal latihan dalam Buku Statistika untuk Penelitian


karangan Sugiono halaman 208 nomor 1-3 (soal terlampir).
1) Apakah yang dimaksud dengan pengujian hipotesis komparatif.
Tuliskan rumus-rumus yang digunakan dalam pengujian hipotesis
komparatif tersebut.
Hipotesis komparatif adalah hipotesis yang menyatakan perbandingan
satu satu variabel atau lebih pada sampel yang berbeda.
Rumus-rumus yang digunakan dalam pengujian hipotesis komparatif
adalah:
H0 : 1 = 2
Ha : 1 2
H0 : 1 2
Ha : 1 < 2
H0 : 1 2
Ha : 1 > 2
H0 : 1 = 2 = 3
Ha : paling tidak terdapat satu rata-rata yang berbeda dari yang lain

2) Dilakukan penelitian untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan


penjualan suatu barang, sebelum dan sesudah adanya pemasangan
iklan. Data penjualan sebelum pemasangan iklan (X1) dan sesudah
pemasangan iklan (X2) adalah sebagai berikut.
X1 : 129 120 140 110 112 150 90 70 85 110 114 70 150
140 110
X2 : 200 140 300 500 170 600 700 500 500 420 230 460 400
300 600
Buktikan hipotesis bahwa terdapat peningkatan penjualan setelah ada
pemasangan iklan (dengan t-test sampel berkorelasi)
No X1 X2 X12 X22
1 129 200 16641 40000
2 120 140 14400 19600
3 140 300 19600 90000
4 110 500 12100 250000
5 112 170 12544 28900
6 150 600 22500 360000
7 90 700 8100 490000
8 70 500 4900 250000
9 85 500 7225 250000
10 110 420 12100 176400

12
11 114 230 12996 52900
12 70 460 4900 211600
13 150 400 22500 160000
14 140 300 19600 90000
15 110 600 12100 360000
Jumla 202.20 2.829.4
h 1.700 6020 6 00
Rata- 113,3 401,3
rata 3 3

X
2


Sx1 = X2
N

= 15.2022062890000
15(151) = 681,38 = 26,10

X
2


Sx2 = X2
N

= 15.282940036240400
15(151) = 29526,66 = 171,83

t= s21 s22
+ 2 r 1
n1 n2
s
( )( )
n 1
X1+ X 2
s
2

n 2


681.38 29526.66 26.10
15
+
15
2.0 .307
15 ( )( 171.83
15 )
t=
113.33+ 401.33

13
514.66
t= 119.96 = 4.29

Selanjutnya harga thitung dibandingkan dengan ttabel. ttabel (dk = n1 + n2


-1 = 15 +15 -1 = 29). Berdasarkan dk 29, untuk kesalahan 5% maka
harga t tabel = 2,045. Ternyata harga thitung lebih besar dari ttabel (4,29
> 2,045). Dengan demikian, H0 ditolak atau Ha diterima. Artinya,
terdapat peningkatan penjualan setelah ada pemasangan iklan.

3) Suatu perusahaan ingin mengetahui pengaruh sponsor dalam suatu


pertandingan olahraga terhadap nilai penjualan barangnya. Dalam
penelitian ini digunakan sampel yang diambil secara random yang
jumlah anggotanya 220. Sebelum sponsor diberikan, terdapat 60
orang yang membeli barang tersebut, dan 160 orang tidak membeli.
Setelah sponsor diberikan dalam pertandingan olah raga ternyata dari
220 orang tersebut terdapat 135 orang membeli dan 85 orang tidak
membeli. Dari 135 orang tersebut terdiri dari atas pembeli tetap 45,
dan yang berubah tidak membeli 90. Selanjutnya dari 85 orang yang
tidak membeli itu terdiri atas yang membeli ada 15 orang dan yang
tetap tidak membeli ada 70 orang.
Buktikan hipotesis bahwa tidak terdapat/terdapat perbedaan
penjualan sebelum dan sesudah ada sponsor.
Jawab:
H0 = tidak terdapat perubahan penjualan sebelum dan setelah ada
sponsor
Ha = terdapat perubahan penjualan sebelum dansetelah ada sponsor
Hipotesis ini diuji dengan Mc Nemar Test
Untuk mengujinya diperlukan tabel berikut.

Tabel bantuan
Sebelum sesudah
Keputusan F F total Tetap
berubah
Membeli 60 135 45 + 90
Tidak 160 85 70 + 15
membeli
Jumlah 220 220 115 + 105

Tabel Mc Nemer Test


Keputusan Tidak membeli Membeli
(-) (+)

14
Membeli (+) 15 45
Tidak 70 90
membeli (-)
Jumlah 85 135

2
A D 1 2


90 15 1 2


5476
52,15
AD 90 15 105
Jadi
Jadi 2hitung = 52,15
Pada df =1 dan taraf kesalahan 5% maka 2table = 3,841. Karena 2hitung
lebih besar dari 2tabel (52,15 > 3,841), maka H0 ditolak atau Ha
diterima. Jadi, terdapat perbedaan penjualan sebelum dan sesudah
ada sponsor.

15

Anda mungkin juga menyukai