Anda di halaman 1dari 12

6.10.

Surat Pertanggungjawaban Pengeluaran

[6.10.]
PEMBUATAN SURAT PERTANGGUNGJAWABAN (SPJ)
PENGELUARAN

6.10.1.Kerangka Hukum

Surat Pertanggungjawaban (SPJ) merupakan dokumen yang menjelaskan penggunaan dari dana-
dana yang dikelola oleh Bendahara Pengeluaran. SPJ juga merupakan laporan keuangan yang
dihasilkan oleh sebuah sistem tata buku tunggal yang dilaksanakan oleh bendahara Pengeluaran.

Permendagri 13/2006 (pasal 220 sampai 227) memberikan panduan pelaksanaan penyusunan
dokumen SPJ.

6.10.2. Deskripsi Kegiatan

Bendahara pengeluaran secara administratif wajib mempertanggungjawabkan penggunaan uang


persediaan/ganti uang persediaan/tambah uang persediaan kepada kepala SKPD melalui
PPK-SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.

Dalam mempertanggungjawabkan pengelolaan uang persediaan, dokumen laporan


pertanggungjawaban yang disampaikan mencakup:
a. Buku kas umum pengeluaran.
b. Ringkasan pengeluaran per rincian obyek yang disertai dengan bukti-bukti pengeluaran yang
sah atas pengeluaran dari setiap rincian obyek yang tercantum dalam ringkasan pengeluaran
per rincian obyek dimaksud.
c. Bukti atas penyetoran PPN/PPh ke kas negara.
d. Register penutupan kas.

Dalam melakukan verifikasi atas laporan pertanggungjawaban yang disampaikan, PPK-SKPD


berkewajiban:
meneliti kelengkapan dokumen laporan pertanggungjawaban dan keabsahan bukti-
bukti pengeluaran yang dilampirkan;
menguji kebenaran perhitungan atas pengeluaran per rincian obyek yang tercantum
dalam ringkasan per rincian obyek;
menghitung pengenaan PPN/PPh atas beban pengeluaran per rincian obyek dan
menguji kebenaran sesuai dengan SPM dan SP2D yang diterbitkan periode
sebelumnya.

212
6.10.Surat Pertanggungjawaban Pengeluaran

Dokumen yang digunakan oleh PPK-SKPD dalam menatausahakan pertanggungjawaban pengeluaran


mencakup:
register penerimaan laporan pertanggungjawaban pengeluaran (SPJ);
register pengesahan laporan pertanggungjawaban pengeluaran (SPJ);
surat penolakan laporan pertanggungjawaban pengeluaran (SPJ);
register penolakan laporan pertanggungjawaban pengeluaran (SPJ);
register penutupan kas.

6.10.3.Pihak Terkait

1. Bendahara Pengeluaran
Dalam kegiatan ini, Bendahara Pengeluaran memiliki tugas sebagai berikut :
Menguji kebenaran dan kelengkapan dokumen pertanggungjawaban.
Melakukan pencatatan bukti-bukti pembelanjaan dana dari UP/GU/TU dan LS pada
dokumen Buku pengeluaran, Buku Pembantu Simpanan/ Bank, Buku Pembantu Pajak, Buku
Pembantu Panjar, dan Buku Pembantu Pengeluaran per objek.
Melakukan rekapitulasi pengeluaran dan mencatatnya dalam SPJ yang akan diserahkan
ke Pengguna Anggaran (melalui PPK SKPD) untuk disahkan.

2. PPK-SKPD
Dalam kegiatan ini, PPK SKPD memiliki tugas sebagai berikut :
Menguji SPJ pengeluaran beserta kelengkapannya.
Meregister SPJ pengeluaran yang disampaikan oleh Bendahara pengeluaran dalam buku
register penerimaan SPJ pengeluaran.
Meregister SPJ pengeluaran yang telah disahkan oleh Pengguna Anggaran ke dalam buku
register pengesahan SPJ pengeluaran.
Meregister SPJ pengeluaran yang telah ditolak oleh Pengguna Anggaran ke dalam buku
register penolakan SPJ pengeluaran.

3. Pengguna Anggaran
Dalam kegiatan ini, Pengguna Anggaran memiliki tugas :
Menyetujui atau menolak SPJ pengeluaran yang diajukan oleh Bendahara.

213
6.10.Surat Pertanggungjawaban Pengeluaran

6.10.4. Langkah-Langkah Teknis

Langkah 1

Dalam proses pelaksanaan belanja, dokumen-dokumen yang diberikan oleh PPTK dicatat oleh
bendahara dalam buku-buku sebagai berikut :
A. Buku kas umum pengeluaran.
B. Buku pembantu pengeluaran per rincian obyek.
C. Buku pembantu kas tunai.
D. Buku pembantu simpanan/bank.
E. Buku pembantu panjar.
F. Buku pembantu pajak.

Berdasarkan 6 (enam) dokumen tersebut, ditambah dengan SPJ pengeluaran pembantu yang dibuat
oleh Bendahara Pengeluaran Pembantu, Bendahara pengeluaran membuat SPJ pengeluaran. SPJ
Pengeluaran tersebut dibuat rangkap empat, satu untuk arsip, satu untuk BUD dan dua untuk
diverifikasi PPK-SKPD.

Apabila disetujui, maka PPK-SKPD menyampaikan satu kopi SPJ pengeluaran kepada Kepala SKPD
paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya, dan satu kopi SPJ lainnya dicatat pada register
Penerimaan SPJ Pengeluaran

Apabila ditolak, maka PPK-SKPD mengembalikan satu kopi SPJ Pengeluaran kepada bendahara
pengeluaran untuk diperiksa ulang, sementara satu kopi lainnya dan dicatat pada Register
Penolakan SPJ Pengeluaran

Kepala SKPD mengesahkan SPJ Pengeluaran. Surat Pengesahan SPJ dibuat dua rangkap, satu
diregister dalam arsip, sementara yang satu lagi diserahkan kepada Bendahara Pengeluaran untuk
dijadikan dasar atas pengajuan SPP

214
6.10.Surat Pertanggungjawaban Pengeluaran

SURAT PENGESAHAN LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGELUARAN (SPJ)

PROVINSI/KABUPATEN/KOTA ...........
SURAT PENGESAHAN PERTANGGUNGJAWABAN BENDAHARA PENGELUARAN
(SPJ BELANJA)
1)
SKPD :
Pengguna Anggaran/ Kuasa Pengguna Anggaran
: 2)
Bendahara Pengeluaran : 3)
Tahun Anggaran : 4)
Bulan : 5)

(dalam rupiah)
SPJ - LS Gaji SPJ - LS Barang & Jasa*) SPJ UP/ GU/ TU
Jumlah SPJ
Kode Jumlah s.d. s.d. s.d. Sisa Pagu
Uraian Bulan s.d. Bulan Bulan s.d. Bulan Bulan (LS+UP/GU/TU) s.d.
Rekening Anggaran Bulan Bulan Bulan s.d. Bulan ini Anggaran
ini ini ini ini ini Bulan ini
Lalu Lalu Lalu
1 2 3 4 5 6 = (4+5) 7 8 9 = (7+8) 10 11 12=(10+11) 13=(6+9+12) 14 = (3-13)

JUMLAH
8)
Penerimaan
- SP2D
- Potongan Pajak
a. PPN
b. PPh-21
c. PPh-22
d. PPh-23
- Lain-lain
Jumlah Penerimaan

215
6.10.Surat Pertanggungjawaban Pengeluaran

SPJ - LS Gaji SPJ - LS Barang & Jasa*) SPJ UP/ GU/ TU


Jumlah SPJ
Kode Jumlah s.d. s.d. s.d. Sisa Pagu
Uraian Bulan s.d. Bulan Bulan s.d. Bulan Bulan (LS+UP/GU/TU) s.d.
Rekening Anggaran Bulan Bulan Bulan s.d. Bulan ini Anggaran
ini ini ini ini ini Bulan ini
Lalu Lalu Lalu
1 2 3 4 5 6 = (4+5) 7 8 9 = (7+8) 10 11 12=(10+11) 13=(6+9+12) 14 = (3-13)

9)
Pengeluaran
- SPJ (LS + UP/GU/TU)
- Peyetoran Pajak
a. PPN
b. PPh-21
c. PPh-22
d. PPh-23
- Lain-lain
Jumlah Pengeluaran

Saldo Kas

, tanggal
Mengetahui,
Pengguna Anggaran/ Kuasa Pengguna
Anggaran7) Bendahara Pengeluaran6)

(Tanda tangan) (Tanda tangan)

(nama lengkap) (nama lengkap)


NIP. NIP.

216
6.10.Surat Pertanggungjawaban Pengeluaran

Cara Pengisian SPJ Pengeluaran:

*) Diisi berdasarkan data dari PPTK yang terdokumentasikan dalam kartu kendali anggaran
1)
Diisi dengan Nama Satuan Kerja Perangkat daerah.
2)
Diisi dengan Nama Pengguna Anggaran atau Kuasa Pengguna Anggaran.
3)
Diisi dengan nama bendahara Penerimaan Pembantu Satuan Kerja Perangkat daerah.
4)
Diisi dengan Tahun anggaran Pertanggungjawaban pengeluaran.
5)
Diisi dengan bulan pertanggungjawaban pengeluaran.
6)
Diisi dengan nama bendahara pengeluaran dan tanda tangan.
7)
Diisi dengan nama Pengguna anggaran/ Kuasa Pengguna anggaran. Penandatanganan oleh
Pengguna
anggaran baru dilakukan setelah diverifikasi oleh PPK-SKPD.
8)
Jumlah Penerimaan diisi :
-) SP2D diisi dengan jumlah SP2D yang diterima dari BUD;
-) Potongan Pajak PPN diisi dengan jumlah potongan PPN;
-) Potongan Pajak PPh 21 diisi dengan jumlah potongan PPh 21;
-) Potongan Pajak PPh 22 diisi dengan jumlah potongan PPh 22;
-) Potongan Pajak PPh 23 diisi dengan jumlah potongan PPh 23;
-) Potongan lain-lain diisi dengan jumlah potongan lain selain yang disebutkan diatas;
-) Jumlah Penerimaan diisi dengan jumlah SP2D ditambah Potongan PPN, Potongan PPh 21,
Potongan
PPh 22, Potongan PPh 23 dan Potongan lain-lain.
9)
Jumlah Pengeluaran diisi:
-) SPJ (LS + UP/GU/TU) diisi dengan jumlah pembelanjaan;
-) Penyetoran Pajak PPN diisi dengan jumlah Penyetoran PPN;
-) Penyetoran Pajak PPh 21 diisi dengan jumlah Penyetoran PPh 21;
-) Penyetoran Pajak PPh 22 diisi dengan jumlah Penyetoran PPh 22;
-) Penyetoran Pajak PPh 23 diisi dengan jumlah Penyetoran PPh 23;
-) Penyetoran lain-lain diisi dengan jumlah Penyetoran lain selain yang disebutkan di atas;
-) Jumlah Pengeluaran diisi dengan jumlah SP2D ditambah Penyetoran PPN, Penyetoran PPh 21,
Penyetoran PPh 22, Penyetoran PPh 23 dan Penyetoran lain-lain.

Kolom 1 diisi dengan kode rekening.


Kolom 2 diisi dengan uraian nama rekening.
Kolom 3 diisi dengan jumlah anggaran yang ditetapkan dalam APBD atas masing-masing kode
rekening.
Kolom 4 diisi dengan jumlah SP2D atas pembayaran LS-Gaji dan tunjangan yang telah diterbitkan/
SPJ sampai dengan bulan lalu.
Kolom 5 diisi dengan jumlah SP2D atas pembayaran LS-Gaji dan tunjangan yang telah diterbitkan/

217
6.10.Surat Pertanggungjawaban Pengeluaran

SPJ bulan berjalan.


Kolom 6 diisi dengan jumlah SP2D atas pembayaran LS-Gaji dan tunjangan yang telah diterbitkan/
SPJ sampai dengan bulan ini (akumulasi sampai dengan bulan ini).
Kolom 7 diisi dengan jumlah SP2D atas pembayaran LS-Pihak ketiga yang telah diterbitkan/ SPJ
sampai dengan bulan lalu berdasaDPAn data dari PPTK.
Kolom 8 diisi dengan jumlah SP2D atas pembayaran LS-Pihak ketiga yang telah diterbitkan/ SPJ
bulan ini (bulan berjalan) berdasaDPAn data dari PPTK.
Kolom 9 diisi dengan jumlah SP2D atas pembayaran LS-Pihak ketiga yang telah diterbitkan/ SPJ
sampai dengan bulan ini berdasaDPAn data dari PPTK (akumulasi sampai dengan bulan ini).
Kolom 10 diisi dengan jumlah SPJ atas penggunaan dana UP/ GU/ TU sampai dengan bulan lalu.
Kolom 11 diisi dengan jumlah SPJ atas penggunaan dana UP/ GU/ TU bulan ini.
Kolom 12 diisi dengan jumlah SPJ atas penggunaan dana UP/ GU/ TU sampai dengan bulan ini
(akumulasi sampai dengan bulan ini).
Kolom 13 diisi dengan Jumlah SPJ atas penggunaan dana LS+UP/GU/TU sampai dengan bulan ini.
Kolom 14 diisi dengan Jumlah sisa pagu anggaran yang diperoleh dari jumlah anggaran dikurangi
dengan jumlah SPJ atas penggunaan dana LS+ UP/ GU/TU sampai dengan bulan ini.

218
6.10.Surat Pertanggungjawaban Pengeluaran

REGISTER PENERIMAAN LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGELUARAN (SPJ)

FORMAT LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGELUARAN

PROVINSI/KABUPATEN/KOTA ...........
REGISTER PENERIMAAN
LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGELUARAN (SPJ)

Halaman : ..
No. Urut Tanggal Uraian Jumlah SPJ (Rp) Keterangan

1 2 3 4 5

Jumlah

., tanggal .
Mengetahui,
Pengguna Anggaran/ Kuasa Pengguna Anggaran PPK-SKPD

(Tanda tangan) (Tanda tangan)

(nama lengkap) (nama lengkap)


NIP. NIP.

219
6.10.Surat Pertanggungjawaban Pengeluaran

REGISTER PENGESAHAN LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGELUARAN (SPJ)

PROVINSI/KABUPATEN/KOTA ...........
REGISTER PENGESAHAN LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
PENGELUARAN (SPJ)

Halaman : ..
No. Jumlah SPJ
Tanggal Uraian Keterangan
Urut (Rp)
1 2 3 4 5

Jumlah

., tanggal .
Mengetahui,
Pengguna Anggaran/ Kuasa Pengguna Anggaran PPK-SKPD

(Tanda tangan) (Tanda tangan)

(nama lengkap) (nama lengkap)


NIP. NIP.

220
6.10.Surat Pertanggungjawaban Pengeluaran

REGISTER PENOLAKAN LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGELUARAN (SPJ)

PROVINSI/KABUPATEN/KOTA ...........
REGISTER PENOLAKAN
LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGELUARAN (SPJ)

Halaman : ..
Jumlah SPJ
No. Urut Tanggal Uraian Keterangan
(Rp)

1 2 3 4 5

Jumlah

., tanggal .
Mengetahui,
Pengguna Anggaran/ Kuasa Pengguna Anggaran PPK-SKPD

(Tanda tangan) (Tanda tangan)

(nama lengkap) (nama lengkap)


NIP. NIP.

221
6.10.Surat Pertanggungjawaban Pengeluaran

Langkah 2 Register SPJ

Bendahara Pengeluaran melakukan pencatatan SPJ yang telah disetujui/ditolak oleh PA dan
memasukkan data tersebut ke dalam dokumen berikut sesuai peruntukkannya. Dokumen yang
digunakan dalam menatausahakan pertanggungjawaban pengeluaran mencakup:
register penerimaan laporan pertanggungjawaban pengeluaran (SPJ).
register pengesahan laporan pertanggungjawaban pengeluaran (SPJ).
surat penolakan laporan pertanggungjawaban pengeluaran (SPJ).
register penolakan laporan pertanggungjawaban pengeluaran (SPJ).
register penutupan kas.

222
6.10.Surat Pertanggungjawaban Pengeluaran

6.10.5.Bagan Alir

B.13 Pembuatan SPJ 1

Uraian Bendahara Pengeluaran PPK SKPD Kepala SKPDLAMPIRAN B.7-7

1. Bendahara Pengeluaran melakukan Bukti Transaksi UP-


pencatatan bukti-bukti pembelanjaan dana. GU-TU

BKU

2. Dari proses pencatatan ini dihasilkan Buku Simpanan/


Bank
dokumen sebagai berikut:
- BKU Pengeluaran
- Buku Pembantu Simpanan/Bank Buku Pajak
- Buku Pembantu Pajak
- Buku Pembantu Panjar
Buku Panjar
- Buku Rekap Pengeluaran Per Objek

Buku
Rekap Pengeluaran
Per Objek

3. Berdasarkan lima dokumen tersebut ditambah SPJ


dokumen SPJ Pengeluaran Pembantu, Pengeluaran
Pembantu
Bendahara Pengeluaran membuat SPJ
Pengeluaran.

Dokumen SPJ:
a. Buku kas umum;
SPJ
b. Ringkasan pengeluaran per rincian obyek Pengeluaran
disertai bukti-bukti yang sah
c. Bukti atas penyetoran PPN/PPh
d. Register penutupan kas. Tgl 10 bln
berikutnya

4. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPJ


SPJ
Pengeluaran kepada PPK-SKPD. Bendahara BUD Pengeluaran
Pengeluaran juga harus menyerahkan SPJ
Pengeluaran kepada BUD paling lambat
tanggal 10 bulan berikutnya.

5. PPK-SKPD memverifikasi SPJ Pengeluaran. Verifikasi

6. Apabila disetujui, PPK-SKPD menyampaikan SPJ


Tgl 10 bln
SPJ
SPJ Pengeluaran kepada Kepala SKPD paling Pengeluaran Pengeluaran
berikutnya
lambat tanggal 10 bulan berikutnya.

Surat
7. Kepala SKPD mengesahkan SPJ Pengesahan
Pengeluaran. SPJ

Surat
8. Kepala SKPD menyerahkan Surat Pengesahan
Pengesahan SPJ kepada Bendahara SPJ
Pengeluaran.

223