Anda di halaman 1dari 19
NEGARA, BANGSA DAN WARGA NEGARA Drs.M.Umar Djani Martasuta, M,Pd
NEGARA, BANGSA DAN
WARGA NEGARA
Drs.M.Umar Djani Martasuta, M,Pd
PENGERTIAN NEGARA … suatu organisasi dari sekelompok atau beberapa belompok manusia yg bersama-sama mendiami suatu
PENGERTIAN NEGARA
… suatu organisasi dari sekelompok atau beberapa
belompok manusia yg bersama-sama mendiami suatu
wilayah tertentu dan mengakui ada satu pemerintahan
yg mengurus tata tertib serta keselamatan sekelompok
atau bebrrapa kelompok manusia tersebut.
sekelompok atau bebrrapa kelompok manusia tersebut. … suatu perserikatan yang melaksanakan satu pemerintahan
… suatu perserikatan yang melaksanakan satu pemerintahan melalui hukum yg mengikat masyarakat dg kekuasaan untuk
… suatu perserikatan yang melaksanakan satu
pemerintahan melalui hukum yg mengikat masyarakat
dg kekuasaan untuk memaksa ketertiban sosial.
mujas 1
satu pemerintahan melalui hukum yg mengikat masyarakat dg kekuasaan untuk memaksa ketertiban sosial. mujas 1
PENGERTIAN NEGARA
PENGERTIAN NEGARA
ITIMOLOGIS : Berasal dari kata : ► STAAT (Belanda & Jerman) ► STATE (Inggris) ►
ITIMOLOGIS : Berasal dari kata :
► STAAT (Belanda & Jerman)
► STATE (Inggris)
► ETAT
(Perancis)
► STATUS/STATUUM (Latin)
“Meletakkan dalam keadaan berdiri”
“Menempatkan”
“Membuat berdiri”
keadaan berdiri” “Menempatkan” “Membuat berdiri” „Negara merupakan kelanjutan dari keinginan manusia untuk
keadaan berdiri” “Menempatkan” “Membuat berdiri” „Negara merupakan kelanjutan dari keinginan manusia untuk
„Negara merupakan kelanjutan dari keinginan manusia untuk bergaul dg orang lain dlm rangka menyempurnakan segala
„Negara merupakan kelanjutan dari keinginan manusia
untuk bergaul dg orang lain dlm rangka menyempurnakan
segala kebutuhan hidup‟
TEORI TERBENTUKNYA NEGARA
TEORI TERBENTUKNYA NEGARA
NEGARA DAPAT TERBENTUK BERDASARKAN :
NEGARA DAPAT TERBENTUK
BERDASARKAN :
TEORI TERBENTUKNYA NEGARA NEGARA DAPAT TERBENTUK BERDASARKAN : 1. TEORI KLASIK 2. TEORI MODERN
1. TEORI KLASIK 2. TEORI MODERN
1. TEORI KLASIK
2. TEORI MODERN
TEORI TERBENTUKNYA NEGARA NEGARA DAPAT TERBENTUK BERDASARKAN : 1. TEORI KLASIK 2. TEORI MODERN
TEORI TERBENTUKNYA NEGARA NEGARA DAPAT TERBENTUK BERDASARKAN : 1. TEORI KLASIK 2. TEORI MODERN
TEORI TERBENTUKNYA NEGARA NEGARA DAPAT TERBENTUK BERDASARKAN : 1. TEORI KLASIK 2. TEORI MODERN
B.TEORI MODERN
B.TEORI MODERN
B.TEORI MODERN 1. Karena Penaklukkan 2. Karena Fusi (Peleburan) 3. Karena Pemisahan Diri 4. Karena Pendudukan
1. Karena Penaklukkan 2. Karena Fusi (Peleburan) 3. Karena Pemisahan Diri 4. Karena Pendudukan atas
1.
Karena Penaklukkan
2.
Karena Fusi (Peleburan)
3.
Karena Pemisahan Diri
4.
Karena Pendudukan atas Wilayah kosong
Penaklukkan 2. Karena Fusi (Peleburan) 3. Karena Pemisahan Diri 4. Karena Pendudukan atas Wilayah kosong mujas
mujas 3
mujas 3
Penaklukkan 2. Karena Fusi (Peleburan) 3. Karena Pemisahan Diri 4. Karena Pendudukan atas Wilayah kosong mujas
A.TEORI KLASIK
A.TEORI KLASIK
1. Teori Hukum Alam (Plato & Aristoteles) “Kondisi Alam →Tumbuhnya Manusia→ Berkembangnya Negara”
1. Teori Hukum Alam (Plato & Aristoteles)
“Kondisi Alam →Tumbuhnya Manusia→
Berkembangnya Negara”
Alam →Tumbuhnya Manusia→ Berkembangnya Negara” 2. Teori Ketuhanan (Islam, Kristen) “Segala sesuatu
Alam →Tumbuhnya Manusia→ Berkembangnya Negara” 2. Teori Ketuhanan (Islam, Kristen) “Segala sesuatu
2. Teori Ketuhanan (Islam, Kristen) “Segala sesuatu adalan ciptaan Tuhan”
2. Teori Ketuhanan (Islam, Kristen)
“Segala sesuatu adalan ciptaan Tuhan”
3. Teori Perjanjian (Thomas Hobbes) Manusia menghadapi kondisi alam dan timbul kekerasan. Manusia akan musnah
3. Teori Perjanjian (Thomas Hobbes)
Manusia menghadapi kondisi alam dan timbul kekerasan.
Manusia akan musnah bila tdk mengubah caranya. Manusia pun
bersatu untuk mengatasi tantangan dan menggunakan persatuan
dalam gerak tunggal untuk kebutuhaan bersama.
mujas 2
SIFAT-SIFAT NEGARA
SIFAT-SIFAT NEGARA
1. SIFAT MEMAKSA Semua peraturan perundangan yg berlaku diharapkan atan ditaati,sehingga keamanan & ketertiban
1.
SIFAT MEMAKSA
Semua peraturan perundangan yg berlaku diharapkan
atan ditaati,sehingga keamanan & ketertiban negara pun
akan tercapai.Untuk mencapai hal tsb negara dilengkapi
kekuatan fisik secara legal.
(Polisi,Tentara,Jaksa,Hakim,Pengadilan)
2.
SIFAT MONOPOLI
Negara dapat menyatakan bahwa suatu aliran
kepercayaan/aliran politik tertentu dilarang hidup dan
disebarluaskan.
3.
SIFAT MENCAKUP SEMUA
Semua peraturan perundangan berlaku untuk semua
orang tanpa kecuali.
mujas 6
UNSUR DASAR NEGARA
UNSUR DASAR NEGARA
1. BERSIFAT KONSTITUTIF Meliputi : a. Wilayah : - Daratan - Udara - Peraairan b.
1. BERSIFAT KONSTITUTIF
Meliputi :
a. Wilayah : - Daratan
- Udara
- Peraairan
b.
Rakyat/Masyarakat
c.
Pemerintahan yg berdaulat
2. BERSIFAT DEKLARATI
Meliputi :
a. Unsur dasar konstitutif
b.
Tujuan Negara
c.
Undang-undang Dasar Negara
d.
Pengakuan Negara Lain : - de Facto
- de Jure
SISTEM KEKUASAAN DALAM NEGARA
SISTEM KEKUASAAN DALAM
NEGARA
SISTEM KEKUASAAN DALAM NEGARA 1. MONARCHI a. Monarchi Absolut : Kekuasaan Raja sangat mutlak,perintah Raja menjadi
1. MONARCHI a. Monarchi Absolut : Kekuasaan Raja sangat mutlak,perintah Raja menjadi sebuah peraturan perundangan,
1. MONARCHI
a. Monarchi Absolut : Kekuasaan Raja
sangat mutlak,perintah Raja menjadi
sebuah peraturan perundangan, anak Raja adalah putra mahkota
calon
pengganti raja.
b. Monarchi Konstitusional
Kedudukan raja dapat dipilih secara bergilir,raja hanya bersifat simbol.
c. Monarchi Parlementer

Suatu kerajaan, namun menganut pemerintahan rakyat, inipun hanya

bersifat simbol. 2. REPUBLIK („Res‟ & „Publika‟ Pemerintahan yang dijalankan oleh,dari dan untuk rakyat.
bersifat simbol.
2. REPUBLIK („Res‟ & „Publika‟
Pemerintahan yang dijalankan oleh,dari dan untuk rakyat.
a. Presidenstal b. Parlementer mujas 8
a. Presidenstal
b. Parlementer
mujas 8
& „Publika‟ Pemerintahan yang dijalankan oleh,dari dan untuk rakyat. a. Presidenstal b. Parlementer mujas 8
BEDA NEGARA REPUBLIK DAN MONARKHI
BEDA NEGARA REPUBLIK DAN
MONARKHI
NO JENIS KRITERIA PEMBEDA REPUBLIK MONARKHI 01 Cara Pengisian Pemilihan Pewarisan Jabatan Kepala (Bukan Turun
NO
JENIS KRITERIA
PEMBEDA
REPUBLIK
MONARKHI
01
Cara Pengisian
Pemilihan
Pewarisan
Jabatan Kepala
(Bukan
Turun temu-
Negara
Pewarisan)
run
02
Masa Jabatan
Dibatasi
Seumur
Kepala Negara
Hidup
03
Hak WN menjadi
Sama (semua
Tidak sama
Kepala Negara
WN berhak)
mujas 9
( hanya kel.
raja berhak)

CARA SESEORANG MENJADI WARGA NEGARA

CARA SESEORANG MENJADI WARGA NEGARA 1. IUS SOLI Azas yg menentukan kewarganegaraan seseorang menurut daerah/negara dima
1. IUS SOLI Azas yg menentukan kewarganegaraan seseorang menurut daerah/negara dima na dilahirkan (Inggris,Mesir,As)
1. IUS SOLI
Azas yg menentukan kewarganegaraan
seseorang menurut daerah/negara dima
na dilahirkan (Inggris,Mesir,As)
2.
IUS SANGUINIS
Azas yg menentukan kewarganegaraan
seseorang menurut pertalian darah atau
keturunan dari orang yang bersangkutan
(RRC)
PROBLEM KEWARGANEGARAAN 1. APATRIDE SEORANG PENDUDUK YANG SAMA SEKALI TIDAK MEMPUNYAI STATUS KEWARGANEGARAAN 2.
PROBLEM KEWARGANEGARAAN
PROBLEM KEWARGANEGARAAN
1. APATRIDE SEORANG PENDUDUK YANG SAMA SEKALI TIDAK MEMPUNYAI STATUS KEWARGANEGARAAN 2. BIPATRIDE SEORANG PENDUDUK
1.
APATRIDE
SEORANG PENDUDUK YANG SAMA
SEKALI TIDAK MEMPUNYAI STATUS
KEWARGANEGARAAN
2.
BIPATRIDE
SEORANG PENDUDUK YANG
MEMPUNYAI DUA MACAM STATUS
KEWARGANEGARAAN SEKALIGUS
(KEWARGANEGARAAN RANGKAP)
2. BIPATRIDE SEORANG PENDUDUK YANG MEMPUNYAI DUA MACAM STATUS KEWARGANEGARAAN SEKALIGUS (KEWARGANEGARAAN RANGKAP)
2. BIPATRIDE SEORANG PENDUDUK YANG MEMPUNYAI DUA MACAM STATUS KEWARGANEGARAAN SEKALIGUS (KEWARGANEGARAAN RANGKAP)
2. BIPATRIDE SEORANG PENDUDUK YANG MEMPUNYAI DUA MACAM STATUS KEWARGANEGARAAN SEKALIGUS (KEWARGANEGARAAN RANGKAP)
2. BIPATRIDE SEORANG PENDUDUK YANG MEMPUNYAI DUA MACAM STATUS KEWARGANEGARAAN SEKALIGUS (KEWARGANEGARAAN RANGKAP)
2. BIPATRIDE SEORANG PENDUDUK YANG MEMPUNYAI DUA MACAM STATUS KEWARGANEGARAAN SEKALIGUS (KEWARGANEGARAAN RANGKAP)
BEDA NEGARA REPUBLIK DAN KESATUAN
BEDA NEGARA REPUBLIK DAN
KESATUAN
BEDA NEGARA REPUBLIK DAN KESATUAN NEGARA SERIKAT NEGARA KESATUAN BERSUSUN JAMAK „ADA BERSUSUN TUNGGAL NEGARA
NEGARA SERIKAT NEGARA KESATUAN BERSUSUN JAMAK „ADA BERSUSUN TUNGGAL NEGARA BAGIAN‟ „TDK ADA NEGARA “Baik
NEGARA SERIKAT
NEGARA KESATUAN
BERSUSUN JAMAK „ADA
BERSUSUN TUNGGAL
NEGARA BAGIAN‟
„TDK ADA NEGARA
“Baik Pemerintah pusat
Federal maupun
BAGIAN‟
“Hanya ada satu
Pemerintah negara
bagaian sama-sama
Pemerintahan yang
berdaulat, yaitu
berdaulat atas urusan
Pemerintah Pusat”
masing-masing
mujas 10
sama-sama Pemerintahan yang berdaulat, yaitu berdaulat atas urusan Pemerintah Pusat” masing-masing mujas 10
sama-sama Pemerintahan yang berdaulat, yaitu berdaulat atas urusan Pemerintah Pusat” masing-masing mujas 10
NASIONALISME
NASIONALISME
NASIONALISME
NASIONALISME
NASIONALISME
NASIONALISME
NASIONALISME
NASIONALISME
PERUMUSAN PANCASILA
PERUMUSAN PANCASILA
Mr.Muh. Yamin Prof.Dr.Supomo Ir. Soekarno 1.Peri Kebangsa 1.N.Nasional yg 1.Nasionalisme an 2.Peri Kemanusi
Mr.Muh. Yamin
Prof.Dr.Supomo
Ir. Soekarno
1.Peri Kebangsa
1.N.Nasional yg
1.Nasionalisme
an
2.Peri Kemanusi
bersatu
2.WN Tunduk pd
2.Internasionalis
me
aan
Tuhan
3.Demokrasi
3.Ketuhanan
3.Permusyawara
4.Kesejahteraan
4.Peri Kerakyat
tan
Sosial
an
4.Kekeluargaan
5.Ketuhanan Yg
5.Kesra
5.Hubungan
Maha Esa
4.Kesejahteraan 4.Peri Kerakyat tan Sosial an 4.Kekeluargaan 5.Ketuhanan Yg 5.Kesra 5.Hubungan Maha Esa
4.Kesejahteraan 4.Peri Kerakyat tan Sosial an 4.Kekeluargaan 5.Ketuhanan Yg 5.Kesra 5.Hubungan Maha Esa
4.Kesejahteraan 4.Peri Kerakyat tan Sosial an 4.Kekeluargaan 5.Ketuhanan Yg 5.Kesra 5.Hubungan Maha Esa

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL ►Ideologi (Yunani) idein = melihat, atau ►Idea = raut muka, perawakan, gagasan,
►Ideologi (Yunani) idein = melihat, atau ►Idea = raut muka, perawakan, gagasan, buah pikiran ►Logika
►Ideologi (Yunani) idein = melihat, atau
►Idea = raut muka, perawakan, gagasan,
buah pikiran
►Logika = ajaran
►Ideologi, adalah ajaran atau ilmu tentang
gagasan/buah pikiran

Ps sbg ideologi terbuka, menjadi pedoman & acuan dlm menjalankan aktivitas di segala

bidang, sehingga sifatnya terbuka.
bidang, sehingga sifatnya terbuka.
sbg ideologi terbuka, menjadi pedoman & acuan dlm menjalankan aktivitas di segala bidang, sehingga sifatnya terbuka.
sbg ideologi terbuka, menjadi pedoman & acuan dlm menjalankan aktivitas di segala bidang, sehingga sifatnya terbuka.
sbg ideologi terbuka, menjadi pedoman & acuan dlm menjalankan aktivitas di segala bidang, sehingga sifatnya terbuka.
sbg ideologi terbuka, menjadi pedoman & acuan dlm menjalankan aktivitas di segala bidang, sehingga sifatnya terbuka.
sbg ideologi terbuka, menjadi pedoman & acuan dlm menjalankan aktivitas di segala bidang, sehingga sifatnya terbuka.
PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA ►Menjadi dasar dlm berdirinya NKRI dan mengatur penyelenggaraan pemerintahan negara

PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA

►Menjadi dasar dlm berdirinya NKRI dan mengatur penyelenggaraan pemerintahan negara ►Pancasila, sebagai sumber dari
►Menjadi dasar dlm berdirinya NKRI dan
mengatur penyelenggaraan pemerintahan
negara
►Pancasila, sebagai sumber dari segala
sumber hukum
►Tap MPR III/2000
1.Sumber Hukum Dasar Nasional
2.Tata urut (UUD 1945,Tap MPR RI,UU,
Perpu,PP,Kepres,Perda.
hukum ►Tap MPR III/2000 1.Sumber Hukum Dasar Nasional 2.Tata urut (UUD 1945,Tap MPR RI,UU, Perpu,PP,Kepres,Perda.
hukum ►Tap MPR III/2000 1.Sumber Hukum Dasar Nasional 2.Tata urut (UUD 1945,Tap MPR RI,UU, Perpu,PP,Kepres,Perda.
hukum ►Tap MPR III/2000 1.Sumber Hukum Dasar Nasional 2.Tata urut (UUD 1945,Tap MPR RI,UU, Perpu,PP,Kepres,Perda.
hukum ►Tap MPR III/2000 1.Sumber Hukum Dasar Nasional 2.Tata urut (UUD 1945,Tap MPR RI,UU, Perpu,PP,Kepres,Perda.
hukum ►Tap MPR III/2000 1.Sumber Hukum Dasar Nasional 2.Tata urut (UUD 1945,Tap MPR RI,UU, Perpu,PP,Kepres,Perda.
PANCASILA SBG PANDANGAN HIDUP ►Pandangan hidup (way of life) itu adalah sistem nilai yang dipilih,

PANCASILA SBG PANDANGAN HIDUP

►Pandangan hidup (way of life) itu adalah sistem nilai yang dipilih, diyakini kebenaran, keindahan, kebaikan
►Pandangan hidup (way of life) itu adalah
sistem nilai yang dipilih, diyakini kebenaran,
keindahan, kebaikan dan manfaatnya bagi
manusia dan bangsa INDONESIA untuk
dijadikan petunjuk atau pedoman dalam
bersikap dan bertindak dalam kehidupan
sehari-hari.
dan bangsa INDONESIA untuk dijadikan petunjuk atau pedoman dalam bersikap dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.

PANDANGA HIDUP BAGI SUATU BANGSA

PANDANGA HIDUP BAGI SUATU BANGSA ► Memberikan arah dan gerak dalam menca- pai tujuan ► Tidak
PANDANGA HIDUP BAGI SUATU BANGSA ► Memberikan arah dan gerak dalam menca- pai tujuan ► Tidak
► Memberikan arah dan gerak dalam menca- pai tujuan ► Tidak mudah terombang-ambing oleh pandangan
► Memberikan arah dan gerak dalam menca- pai
tujuan
► Tidak mudah terombang-ambing oleh pandangan
hidup bangsa lain
► Mudah memecahkan masalah berbangsa &
bernegara(poleksosbudmil)
► Mampu membangun diri dan bangsanya
► Konsep dasar wujud negara yang dicita-citakan
► Hak asasi bagi suatu bangsa untuk kekokohan dan
kelestariannya.
► Konsep dasar wujud negara yang dicita-citakan ► Hak asasi bagi suatu bangsa untuk kekokohan dan