Anda di halaman 1dari 5

TUGAS

PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN


Remaja Kristen Sebagai Pelopor Pembaharuan
Makna Garam Dan Terang Kehidupan

JUSEWEMARTHO BOY NOMLENI


X MIA 4

SMA N 4 KUPANG
2017
SOAL:
1. Jelaskan makna remaja kristen sebagai pelopor pembaharuan !
2. Jelaskan peranan remaja kristen menjadi garam dan terang dunia !
3. Jelaskan makna yang terkandung di dalam bacaan 1 Korintus 13 dalam kaitannya
remaja kristen sebagai pelopor pembaharuan !
4. Tuliskan 5 sikap (buruk) yang menonjol dalam dirimu yang patut dalam
memperoleh pembaharuan dan tulislah komitmenmu disertai dengan doa !

JAWAB:

1. Makna Remaja Kristen


Remaja kristen mempunyai arti orang-orang berusia peralihan yang
hidup dalam darah kristen, sedangkan pelopor pembaharuan berarti penerus
suatu kehidupan yang telah diubah.
Makna pembaharuan sejati adalah mengubah cara berpikir yang buruk ke
cara berpikir yang baik, mengubah manusia lama menjadi manusia baru yang
sejati dan kebenaran yang semu menjadi kebenaran yang nyata.
Pembaharuan pertama adalah yang dilakukan oleh Tuhan Yesus lewat
kematian dan kebangkitkanNya, yang telah dijanjikan oleh Allah sebelumnya.
Selanjutnya, pembaharuan harus dilakukan oleh remaja sebagai pelopor
pembaharuan.

Pembaharuan bukan hanya tentang cara hidup manusia, melainkan juga


keselamatan alam semesta. Oleh karena itu, kemerdekaan yang bertanggung
jawab harus ada di setiap hati remaja dewasa ini.
Makna remaja kristen sebagai pelopor pembaharuan membawa arti bagi
kita semua, sejatinya remaja sendiri mengubah cara pandang orang tentang
remaja yang penuh dengan ketidakbaikan. Dengan cara selalu mengamalkan
makna pembaharuan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Peranan Sebagai Garam Kehidupan


Salah satu fungsi garam yang utama bukan hanya mengasinkan makanan,
namun mencegah kebusukan, karena garam berfungsi mengawetkan daging
supaya tidak menjadi busuk dan rusak.
Dalam Injil Matius 5:13, dikatakan: kamu adalah garam dunia, jika
garam itu menjadi tawar dengan apakah diasinkan? Tidak ada lagi gunanya
selain dibuang dan diinjak orang. Ajaran Tuhan Yesus di atas bukit ini,
menjelaskan fungsi hidup sebagai anak Tuhan adalah: Menjadi garam tentunya
ketika Tuhan memerintahkan untuk menjadi garam. Sesungguhnya, potensi itu
sudah ada di dalam hidup orang percaya. Garam merupakan sarana pengawet.
Oleh karena itu, garam digambarkan seperti jiwa yang dimasukkan dalam tubuh
yang mati supaya menjadi hidup!

Orang Kristen yang berada di tengah dunia dituntut untuk berperan


menjadi pengawet yang mencegah kehancuran dari segala pembusukan norma
dan moral dalam masyarakat. Yesus menggambarkan garam sebagai kiasan
untuk menggambarkan peran orang beriman dalam kehidupan.
Garam adalah zat yang dibutuhkan manusia dan dikenal oleh manusia
dari berbagai kalangan. Karena itu, dapat dipahami dengan mudah oleh setiap
orang.
Menjadi garam kehidupan berarti berperan aktif sebagai pembawa
perubahan bagi orang lain atau menjadi agen perubahan sekaligus turut
mempengaruhi orang lain untuk tidak melakukan tindakan yang menyimpang
dari norma, etika dan moral dalam masyarakat. Misalnya, kebiasaan menyontek,
merokok, penggunaan obat terlarang, tidak toleran terhadap sesama, bolos
sekolah, tawuran, tidak peduli terhadap kebersihan dan keselamatan lingkungan
dan alam serta berbagai perbuatan menyimpang lainnya.

Menjadi garam kehidupan berarti turut memberi warna kehidupan di


sekitarnya. Orang Kristen memberi makna baru kepada kehidupan manusia yang
penuh ketegangan, tidak ada sukacita, permusuhan, fitnah, dengki. Dalam situasi
seperti ini, orang Kristen bisa memberi warna ketenangan, sukacita, solidaritas,
cinta kasih dan damai sejahtera. Jadi, sebagai garam dunia, kita dapat
menunjukkan kepada dunia di sekitar dengan menjadi berkat dalam perkataan,
tindakan dan perbuatan yang memberikan dampak positif dimana saja kita
berada.

Peranan Sebagai Terang Kehidupan


Matius 5: 14-15, Kamu adalah terang dunia, kota yang terletak di atas
gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagi pula orang tidak menyalakan pelita
lalu meletakannya di bawah genteng, melainkan di atas kaki dian sehingga
menerangi semua orang di dalam rumah itu
Sikap dan perbuatan sebagai pengikut Kristus tidak bisa dilihat hanya di
dalam Gereja saja dengan segala bentuk ibadah dan kegiatan gerejawi, namun
kita perlu melakukan karya nyata bagi sesama manusia dan alam.
Makna terang:
Terang pasti terlihat, bukan showy, tapi demi kemuliaan Tuhan. Kita diminta
untuk memperlihatkan identitas kita, memperlihatkan kehidupan kekristenan kita
kepada seluruh dunia. Namun ini bukan sikap sombong, tapi demi kemuliaan
Tuhan.
Terang itu tidak egois, terang tidak mungkin menyimpan terangnya untuk
dirinya sendiri. Kita harus menyampaikan terang itu kepada orang lain. Artinya,
orang Kristen harus menginjili.
Terang lawan dari gelap, terang senantiasa mewakili kekudusan dan kegelapan
adalah lambang kejahatan. Jadi, kita diminta untuk hidup kudus.

Terang yang bercahaya biasanya membimbing orang untuk mencapai


tujuan, sekaligus menunjukkan jalan bagi mereka yang tersesat, menjadi
penolong bagi mereka yang berada dalam kegelapan. Jika kamu adalah terang
dunia, maka seluruh pikiran, perbuatan serta perkataan kita merupakan contoh
bagi orang lain di sekitar kita. Tutur kata yang sopan, santun dan lemah lembut,
pikiran positif terhadap orang lain, solidaritas terhadap sesama tanpa
memandang berbagai perbedaan suku, budaya, agama maupun status sosial.
Inisiatif kita menjaga alam dan lingkungan hidup dapat dijadikan contoh dan
teladan yang baik bagi orang lain.

3. Makna 1 Korintus 13
Sungguh makna yang luar biasa dan sangat mendalam, banyak orang
yang kaya di dunia ini, banyak orang yang pintar, juga banyak pula orang yang
serba sempurna. Ada orang Amerika, orang Australia, orang Eropa, orang Asia
bahkan orang Afrika, semuanya memiliki hak terlebih ciri yang sama, yaitu
sama-sama mempunyai iman dan mempunyai pengharapan, tapi yang
membedakannya adalah kasih.
Kasih, lebih dari apapun. Mengasihi menjadi suatu kewajiban kita,
apalagi sebagai remaja kristen sebagai pelopor pembaharuan. Sulit, memang
sulit. Tetapi niat dan doa dapat mengalahkannya.

Kita, remaja kristen ada untuk mengamalkan hal ini dalam diri kita. Kita
harus mengalahkan egoisme kita masing-masing untuk menghadirkan sifat
saling menghargai dan menghormati antar sesama, dengan berpedoman pada
sifat kristus. Bukan hanya itu, mau mengajak terus orang lain untuk berbuat hal
demikian.
Tantangan dan cobaan akan hadir pada setiap orang, tak terkecuali
remaja kristen. Namun jika komitmen sudah melekat dari awal, itu bukan hal
mustahil lagi.
Kasih lebih besar dari iman, kasih lebih besar dari pengharapan.
Kasih itu sabar, remaja kristen dituntut untuk memiliki rasa sabar ketika
dalam perjalanannya memberikan kasih kepada orang lain, justru mendapat
cemooh dan tidak diterima. Kasih itu murah hati; ia tidak cemburu, remaja
kristen mempunyai kewajiban untuk selalu berbaik hati dan tidak berpasangka
buruk kepada orang lain. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong, remaja
sebagai pelopor pembaharuan meneladani sikap Kristus untuk diteladani orang
lain lagi walaupun secara material kita lebih baik. Ia tidak melakukan yang tidak
sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri, kita harus bisa membagi apa
yang menjadi hak bersama, bukan serakah. Ia tidak pemarah dan tidak
menyimpan kesalahan orang lain, di sini remaja harus dapat mengendalikan diri
untuk tidak menyimpan dendam seperti yang dikatakan Alkitab.
Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi ia bersukacita karena
kebenaran, senang di atas penderitaan orang lain bukanlah sikap yang
diharapkan Tuhan. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, sabar
menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan, mengartikan kasih
bahwa kasih itu sendiri tak boleh berhenti dan harus selalu ada.

Di sini, terlihat betapa lemahnya kemampuan manusia. Yang dimaksud


dengan kemampuan bulanlah kepintaran, kekayaan, ketenaran dan
kesempurnaan.tetapi rasa untuk menumbuhkan kasih dalam pribadi kita masing-
masing, terkhusus remaja kristen yang berlabel pembaharu kehidupan.

4. 5 Sikap Buruk Saya


a. Sombong
Salah satu sikap yang buruk dalam hidup saya adalah selalu
merasa bangga berlebihan sehingga merasa sombong. Menurut saya,
sikap ini perlu diubah secara total. Bagaimana tidak, saya adalah remaja
kristen yang selalu dilihat orang lain untuk ditiru.
b. Tidak sabar
Ketidaksabaran membuat saya terjebak dalam pandangan salah
saya. Saya mau selalu mencapai apa yang saya impikan tanpa proses.
Oleh, karena itu, saya harus diperbaharui.
c. Menyimpan dendam
Sebagai manusia, saya seringkali sangat marah ketika hati
dikecewakan. Saya menyadari bahwa dendam hanya membuat stres dan
membuang energi saya. Saya mau diperbaharui.
d. Serakah
Saya selalu mau dengan semua yang ada, sampai saya sadar
manusia yang lain juga membutuhkan. Saya mau diperbaharui di dalam
Tuhan Yesus.
e. Berprasangka negatif
Sikap saya yang buruk selanjutnya adalah selalu berpikir yang
jelek-jelek terhadap orang lain.

Komitmen
Untuk itu, saya mau berkomitmen untuk selalu mau diperbaharui
tingkah-tingkah saya. Kiranya Tuhan menolong. Sikap-sikap saya yang buruk
segera hilang, menjadi manusia bebas yang bertanggung jawab.

Doa
Saya berdoa, semoga hal ini bukan hanya angan-angan, tetapi dapat
terwujud. Supaya saya dapat menjadi remaja pelopor pembaharuan sejati.
Amin.