Anda di halaman 1dari 12

MAKALAH

Tingkat OrganisasiKehidupan
DiajukanuntukMemenuhi Salah SatuTugas

Mata Kuliah BiologiUmum

DosenPembimbing :

DesiKartikasariM.Si

DisusunOleh :

NazilRestuWahyuningsih
NoviatunNadhiroh
Rika SanticaDewi
Syafiq Al-faizar

TADRIS BIOLOGI

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG

10 September 2015
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur bagi Allah SWT. Tuhan pencipta alam semesta raya,
Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada junjungan kita Nabi
Muhammad SAW.,kepada para keluarganya dan sahabat-sahabatnya yang
setia. Berkat taufiq dan hidayah-Nya makalah ini dapat penulis selesaikan.
Walaupun penyusunan makalah ini diusahakan secara maksimal,
namun adanya kekurangan tetap tidak dapat dihindarkan. Untuk itu
penulis mengharapkan saran yang dapat dijadikan acuan untuk perbaikan
makalah ini dari pembaca sekalian, dan ucapan terima kasih kepada
pembaca sekalian.
Harapan yang tulus ikhlas berupa persembahan kepada Allah SWT.,
kiranya makalah ini dapat membawa manfaat bagi penulis dan para
pembaca pada umumnya. Amin.

Tulungagung, 12 September 2015

Penulis
i
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Biologi merupakan ilmu yang mempelajari segala hal yang berhubungan
dengan makhluk hidup dan kehidupannya. Yang dibahas dalam ilmu biologi tidak lain
adalah yang masih berkaitan dengan makhluk hidup, seperti zat yang membentuk
makhluk hidup, zat yang dibutuhkan makhluk hidup, serta berbegai hal mengenai
hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
Tingkat organisasi kehidupan merupakan salah satu konsep dasar biologi yang
mempelajari tentang hierarki kehidupan molai dari molekul, jaringan, sel,organ,
sistem organ, individu, populasi, ekosistem, sampai biosfer.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana pengertian dari tingkat organisasi kehidupan?
2. Apa saja yang termasuk tingkatan dalam organisasi kehidupan?

C. Tujuan
1. Untuk mengetahui tingkatan dalam organisasi kehidupan.
2. Untuk mengetahui manfaat dari mempelajari tingkat organisasi dalam kehidupan.

BAB II

PEMBAHASAN
1. Molekul

Adalah strutur kimia yang terdiri dari dua atau lebih unit kimia kecil yang disebut atom.
Salah satu contohnya adalah molekul klorofil yang terdapat pada daun. Molekul inilah yang
menjadikan daun berwarna hijau, yang berguna untuk proses fotosintesis

Gambar 2.1 molekul

2. Sel

Sel adalah tingkat organisasi kehidupan yang pertama berupa satuan fungsi dan struktur
terkecil dari suatu makhluk hidup. Tubuh hewan, tumbuhan, maupun tubuh manusia tersusun
atas sel. Mata kita tidak dapat mengamati dengan jelas benda-benda yang besarnya kurang
dari 100 mikron (1 mikron = 0,001 milimeter), sedangkan ukuran sel berkisar 5 15 mikron.
Akan tetapi, ada sel yang berukuran cukup besar, misalnya sel telur unggas dan sel telur
reptil. Sel telur unggas dan reptil adalah kuning telurnya, berukuran besar karena
mengandung cadangan makanan.

2
SEL TUMBUHAN

SEL HEWAN

3
3. Jaringan

Jaringan adalah tingkat organisasi kehidupan berupa sekelompok sel yang bentuk dan
fungsinya sama.

Contoh Jaringan pada Tumbuhan


a. Jaringan Meristem
Jaringan meristem tersusun atas sel-sel yang kecil dan berdinding tipis tanpa rongga sel.
Fungsi jaringan meristem merupakan titik tumbuh tanaman pada akar dan batang. Pada
tumbuhan dikotil, kambium juga merupakan jaringan meristem.

b. Jaringan Epidermis
Jaringan epidermis adalah jaringan yang menutupi organ-organ pada tumbuhan, misalnya
akar, batang, dan daun. Jaringan epidermis tersusun atas sel-sel yang berbentuk pipih
dengan permukaan atas dan permukaan bawah sejajar, sedangkan sisinya dapat tersusun
tidak beraturan. Fungsi jaringan epidermis melindungi sel-sel yang ada di bawahnya,
karena itu disebut juga jaringan pelindung (protektif).

c. Jaringan Pengangkut
Jaringan pengangkut pada tumbuhan terdiri atas pembuluh kayu (xilem) dan pembuluh
tapis (floem). Pembuluh kayu berfungsi mengangkut air dan mineral (unsur hara) dari
akar ke daun. Pembuluh kayu terletak pada bagian kayu. Sel-sel yang menyusun jaringan
ini terdiri atas beberapa tipe sel, diantaranya berbentuk pembuluh dan trakeid.

4. Organ
Adalah kumpulan jaringan yang bersatu, menjalankan fungsi tertentu dan membentuk
alat tubuh. Contoh organ pada tumbuhan salah satunya adalah batang
Batang juga punya fungsi yaitu sebagai tempat tumbuhnya tunas, cabang, serta daun. Batang
itu juag tersusun dari jaringan epidermis, jaringan penyokong, jaringan pengangkut, dan
jaringan penyimpan.
Organ pada hewan dan manusia, antara lain mata, yang fungsinya untuk melihat, telinga
untuk mendengar, jantung fungsinya sebagai pemompa darah, paru-paru untuk bernapas,
lambung untuk mencerna makanan, ginjal untuk mengeluarkan urine (air seni), dan indung
telur untuk menghasilkan sel telur.

5
Gambar 2.5 organ

5. Sistem Organ

Sekelompok organ akan membentuk suatu sistem yang disebut sistem organ atau
sekumpulan organ yang bekerja sama untuk melakukan fungsi dan tugas tertentu. Berikut
adalah sistem organ yang ada pada manusia dan tumbuhan :
a. Sistem organ manusia
1) Sistem hormon organ penyusunya seperti kelenjer penghasil hormon dan
memiliki fungsi untuk mengatur fungsi organ.
2) Sistem saraf organ penyusunya seperti otak,sumsum tulang belakang,serabut
saraf,dan alat indra dan memiliki fungsi untuk mengkoordinasi gerak dan
tanggapan terhadap rangsang.
3) Sistem reproduksi organ penyusunya seperti teste,ovarium,dan rahim dan
memilii fungsi untuk berkembang biak.
4) Sistem pengeluaran organ penyusunya seperti ginjal,hati,kulit, dan paru-paru
dan memiliki fungsi untuk mengeluarkan zat-zat sisa.
5) Sistem otot organ penyusunya seperti serabut dan tendon dan memiliki fungsi
sebagai alat gerak aktif.
6) Sistem rangka organ penyusunya seperti tengkorak,alat gerak,dan badan dan
memiliki fungsi sebagai alat gerak pasif.

6
7) Sistem peredaran darah organ penyusunya seperti jantung, pembuluh
nadi,vena, dan aorta dan memiliki fungsi untuk mengangkut sari-sari
makanan,oksigen, dan CO2.
8) Sistem pernapasan organ penyusunya seperti hidung,tenggorokan,dan paru-
paru dan memiliki fungsi memasukan oksigen ke tubuh serta mengeluarkan
gas CO2 dan uap air.
9) Sistem pencernaan organ penyusunya seperti mulut,lambung,dan usus halus
dan memiliki fungsi untuk mencerna makanan agar dapat diserap usus halus.

6. Organisme
Individu merupakan organisme yang tersusun oleh kumpulan sistem organ. Kumpulan
sistem organ tersebut membentuk individu. Adanya berbagai sistem organ yang memiliki
fungsi berbeda, membuat suatu individu mampu melakukan fungsi hidupnya dengan baik.
Contoh organisasi kehidupan tingkat individu adalah seekor kucing, seekor ular, dan seorang
manusia.

7
7. Populasi
Populasi adalah sekumpulan individu sejenis yang menempati suatu daerah tertentu.
Contoh: populasi harimau berjumlah 30 ekor, populasi badak berjumlah 100 ekor, populasi
gajah berjumlah 23 ekor, dll.
8. Komunitas
Komunitas adalah seluruh makhluk hidup yang hidup di suatu daerah tertentu. Contoh:
komunitas sawah, terdiri dari padi, tikus, ular, elang; komunitas kolam terdiri dari teratai,
ikan, katak, dll

9. Ekosistem
Ekosistem adalah sekumpulan makhluk hidup dengan benda mati dalam satu kesatuan
tempat hidup yang mempunyai hubungan timbalbalik. Contoh: ekosistem hutan, benda mati
terdiri dari tanah, bebatuan, hujan, angin, dll., makhluk hidup terdiri dari harimau, lintah,
gajah, dll.; ekosistem laut, benda mati terdiri dari air laut, batukarang, dll., makhluk hidup
terdiri dari ikan, udang, kepiting, plankton, dll

8
10. Biosfer

Setelah kita cukup dekat dengan bumi, sehingga bisa melihat benua
dan samudera, kita mulai melihat tanda-tanda kehidupan misalnya dalam
mosaik hijau dari hutan-hutan. Inilah pandangan pertama kita megenai
biosfer, yang terdiri dari semua lingkungan di bumi yang dihuni oleh
kehiduan. Biosfer mencakup sebagian besar wilayah daratan, sebagian
besar badan air, dan atmosfer sampai ketinggian beberapa kilometer.
9

DAFTAR ISI
Halaman Judul

Kata Pengantar... i

Daftar Isi.................................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................1

A. Latar Belakang.............................................................................................1
B. Rumusan Masalah.......................................................................................1
C. Tujuan ........................................................................................................1

BAB II PEMBAHASAN .......................................................................................2

A. Molekul...........................................................................................2
B. Sel.....2
C. Jaringan........................................................................................................3
D. Organ ..........................................................................................................5
E. Sistem Organ.......6
F. Organisme..7
G. Populasi...8
H. Komunitas.8
I. Ekosistem....8
J. Biosfer.9
BAB III PENUTUP ........10

A. Kesimpulan . ................................................................10
B. Saran.........................10
DAFTAR PUSTAKA

ii