Anda di halaman 1dari 41
Tentang Para Penyumbang Penyunting JAMES ©. SNYDER, AICP, adalah Associate Dean dan Associate Professor dalam bidang Arsitektur dan Perencanaan Tata Kota, University of Wiscon- sin-Milwaukee. Lulusan Ohio State University (B. Aroh.) dan University of Michigan (M. Arch.; M. City Planning; Ph.D. Perencanaan Tata Kota dan Regional), Dr. Snyder telah mengajar di University of Michigan, Georgia Institute of Technology, dan University of Wisconsin-Milwaukee. Dia ada- lah penulis Fiscal Management and Planning in Local Government (1977). Di samping mengajar dan meneliti, Dr. Snyder telah bertindak sebagai kon- sultan perencanaan dan perancangan pada banyak pemerintahan lokal dan sebagai presiden cabang Wisconsin dari American Institute of Planners. ANTHONY. J. GATANESE, AICP. adalah Dekan Sekolah Arsitektur dan Perencanaan Tata Kota, University of Wisconsin-Milwaukee. la menerima gelar dalam perencanaan tata Kota dan daerah dari Rutgers University (B.A.), New York University (M.C.P.), dan University of Wisconsin-Madi- son (Ph.D.), la telah bekerja sebagai perencana untuk Middlesex County dan negara bagian New Jersey, dan mempunyai pengalaman konsultasi yang luas mulai dari Florida sampai Hawaii. Tambahan lagi, Dr, Catanese telah mengaiar di Georgia Institute of Technology, University of Miami di Coral Cables, dan di University of Wisconsin-Milwaukee. la adalah penulis atau penyunting beberapa buku dalam bidang perencanaan Tata Kota, termasuk Systemic Planning Theory and Application (1970), New Perspective in TENTANG PARA PENY Ug mm xiv OM Ng Transportation Research (1972), Scientific Methods of Urban Analyse (1972), Planners and Local Politics (1974), dan Personality, Potities, a Planning: How City Planners Work (1978). Dr. Catanese lama aktif dalam American Institute of Panners, juga turut dalam kampanye Politik s i analis kebijaksanaan dan menjadi seorang Komisaris, Milwaukee City Pjay Commission. Para Penyumbang WAYNE O. ATTOE adalah Associate Profesor dalam bidang Arsitektur, University of Wisconsin-Milwaukee; di situ ia mengajar dalam bidang peran- cangan arsitektur, kritik arsitektur, dan pelestarian sejarah. Dr. Attoe mem- peroleh gelar-gelar dari Cornell University (B.A.), University of California, Berkeley (B. Arch.), dan Union Graduate School (Ph.D.). la adalah penulis Architecture and Critical Imagination (1978). FELICITY BROGDEN adalah Asisten Profesor dalam bidang Arsitektur, University of Wisconsin-Milwaukee; di situ ia mengajar dan melakukan pe- nelitian dalam bidang perancangan lingkungan, pelestarian lingkungan, pemanfaatkan-kembali yang bersesuaian, dan manajemen perumahan rakyat. Dr. Brogden memperoleh gelar dari University of Hull, England (B.A.), University of Nottingham (M.A. Perencanaan Tata Kota), dan University of Wisconsin-Madison (Ph.D.). la pernah mengajar di University of Stra thelyde dan University of Wisconsin-Madison dan sebagai anggota dari Royal Town Planning Institute. URIEL COHEN adalah Asisten Profesor, University of Wisconsin-Milwau- kee; di sini ia mengajar dalam bidang-bidang pengkajian lingkungan-perilaku, faktor manusiawi, metode penelitian, evaluasi pascahuni, pemrograman, sistem Pelayanan kesehatan, dan Perancangan. la memperoleh gelar dari University of Illinois (B. Arch.) dan University of Michigan (M. Arch dan Ph.D. Arch. kandidat). Profesor Cohen adalah editor regional untuk Man- Environment Systems dan telah meriulis banyak karangan tentang pengkalia” lingkungan perilaku dan pemrograman arsitektur, STEPHEN D. DENT, AIA, adalah seorang arsitek dan Asisten Profesor Tamu dalam bidang Arsitektur, University of Wisconsin Milwaukee; di si! fa mengajar perancangan sadar energi. la memperoleh gelar dari Univeristy of Southern California (B. Arch.) dan Arizona State University (M. Are.) dan melaksanakan perencanaan dan perancangan tata kota di Los Angeles dan Baltimore. 56 Arsitek- tur, University of Wiseonsin Milwaukee, Pondidiner ona nooo i di Cooper Union for the Advangament Of AN & Beience i Nove Yon ade Columbia University Sheol of Arehitecture (8 Arch) Profesor Glasser telah berkecimpung dalam praktek orsitekrur sojak 1966 dan iments proyek-proyek yang mamenangkary hadiah di seluruh Amerika Serikat dan di luar negeri. la telat Mangajar perancangan arsitektur dan konstruksi bangunan di Columbia University, Community College di New York. University of Wisconsin, dan Harvard University, Baru-baru ini ia memper: oleh pengakuan internasional untule Treetops Condominium Project, Hilton Head, South Carolina FREDERICK A, JULES, adalah seorang arsiteltur dan Associate Profesor dalam bidang Arsitektur, University of Wisconsin: Milwaukee; di sini ia Mengajar perancangan bangunan. la memperoleh gelar dari Carnegie Mellon University (B. Arch,) dan Harvard University (M, Arch.). Profesor Jules me- rancang banyak bangunan dan menulis “Ruang-Bentuk dan Bahasa Arsitek- tur” (1974), TIM MCGINTY adalah arsitek berlisensi dan Associate Profesor dalam bidang Arsitektur, University of Wisconsin-Milwaukee; di sini ia mengajar perancangan arsitektur untuk tingkat prasarjana dan pasca sarjana. Profesor McGinty memperoleh gelar dari University of Kansas (B. Ach.) dan Univer- sity of Pennsylvania (M. Arch.). la menulis beberapa buku, termasuk Draw- ing Skills in Architecture, (1977). GARY T. MOORE adalah Asisten Profesor dalam bidang Arsitektur, Uni- n-Milwaukee; di sini ia mengajar dan melakukan peneliti- ktor keperilakuan dalam arsitektur. la memper- California Berkeley (B. Arch.) dan Clark Uni- Ph.D. dalam psikologi lingkungan. Profesor am bidang anak-anak dan lingkungan, penge- kai khusus, evaluasi pascahuni, i kelompok-kelompok pema 5 ; ren Ma) i venir dua feskaly Emetaieg Mera a rabinseal Desde and Planning (1970) dan eae agen ie ee la adalah salah seorang pendiri Caen) tba, evil ahaa i h Associa g . says wee phos annie Riset Terapan Progressive Architecture ( en dan 1979). versity of Wisconsi an dalam bidang faktor-fa oleh gelar dari University 0 versity (M.A.) dan kandidat Moore mengkhususkan diri dal | dem Acenriata Prafecor mi ge dee ‘, on et 08 (g. Arch), University. of ‘den University of strathelyde (mM, Science) dan telah ae Oregon, Glawow. Arizona, & Universitas oniversitas Profesor dalam’ bidang Argi if J; PARSONS, Ai, adalah Asisten e d n tes. cass Direktur untuk Proyek Peragaan Energi, University of Wisconsin, peecikiee! is memperoigh gelar B.A. dan M, Arch, dari Harvard den Harvard Graduate School of Design: Profesor Parsons mengajar dan mg. mulis makalah-makalah dalatn bidang proses pembangunan dan sistem infor. rr. HARVEY Z. RABINOWITZ adalah seorang arsitek dan Associate Profesor delam bidang Arsitektur, University of Wisconsin-Milwaukee; di sini ia men: pei konsulian dan dosen dalam bidang analisis pasar dan kelayakan, pengembangan bangunan, dan evaluasi bangunan. la memperoleh gelar dari Cooper Union (B. Arch.) dan Rensselaer Polytechnic Institute (M. Arch.) tan bekerja untuk MITRE Corporation dan Divisi Riset Bangunan National, Bureau of Standards. AMOS RAPOPORT adalah Profesor dalam bidang Arsitektur dan Antropo- logi di Universitas of Wisconsin-Milwaukee; di situ ia sebagai Profesor Riset antare tghun 1974 dan 1977. la memiliki B. Arch. dan Diploma Pascasarja: ne Perencenaan Kota dan Daerah dari Melbourne University, Australia, dan M. Arch. dari Rice University. la adalah Anggota Royal Australian Institute of Architects, Associate Royal Institute of British Architects, dan Arsitek Terdafter di Australia. Ja mengajar di Universitas-universitas Melbourne dan Sydney di Australia, University of California-Berkeley, dan University College, London. Profesor Rapoport turut serta dalam pengkajian lingkung = hidup dan telzh menulis banyak makalah dan buku, termasuk House chs and Culture (1969), The Mutual Interaction of People and Thelr uit Environment (1976) dan Human Aspects of Urban Form (1977). sy of Wilco ena Associate Profesor dalam bidang Arsitektur, Univer dan penelitian e npoker, di sini ia mengarahkan minat-minat akeder University (8 aoe subjek energi. la memperoleh gelar dar! Lawrence Sor Schade gun dan University of California, Berkeley (M. Arch.)- ir Research Coy ut dalam banyak proyek riset energi, termasuk Ds i Be (coe atonal Building Bnerey, Ferforments standat pecaiden ere pada Johnson Controls, Inc. da” seb a xvii, TENTANG PARA PENVYUMBANG ANTHONY J. SCHNARSKY adalah Associate Profi i tektur, University of Wisconsi : eae n-Milwaukee; di sini ia Mengajarkan pener: : ; ‘ap- an komputer dalam arsitektur, Profesor Schnarsky Memiliki gelar sarjana dan master dalam bidang arsitektur dari University of Illinois. 1a memiliki peng- alaman yang luas dalam komputasi untuk Perancangan struktur, spesifikasi otomatik, sistem informasi, dan grafik. LAN| VAN RYZIN adalah Seorang asisten penelitian dan kandidat Ph.D, dalam pengkajian perilaku-lingkungan, University of Wisconsin-Madison. la mengkhususkan diri dalam bidang lingkungan untuk anak yang sedang ber- kembang, pengukuran lingkungan, dan nilai-nilai lingkungan. JOHN W. WADE adalah seorang arsitek dan Profesor dalam bidang Arsitek- tur, Virginia Polytechnic Institute dan State University. !a memperoleh gelar dari Harvard University (B.A.), Harvard Graduate School of Design (B. Arch.) dan University of Pennsylvania (M. Arch.). la telah mempraktek- kan arsitektur, mengajar pada banyak universitas, dan menulis Areh/tecture, Problems, and Purposes, 1977. Konsep-konsep dalam | Arsitektur 1 McGinty definisi sederhana tentang suatu konsep mengemukakan bahwa kon- ah gagasan yang memadukan berbagai unsur ke dalam suatu kesatu- am konteks pokok pembicaraan ini, unsur-unsur ini mungkin berupa g pendapat, dan pengamatan. Dalam arsitektur, suatu konsep menge- muXakan suatu cara khusus bahwa syarat-syarat suatu rencana, konteks, 2an keyakinan dapat digabungkan bersama. Jadi, konsep merupakan bagian centing dari perancangan arsitektur. b ini membahas tempat konsep dalam perancangan arsitektur, ter- k kelima jenis konsep: analogi, metafora, hakikat, tanggapan langsung dan pemecahan soal), dan cita-cita. . KONSEP } KONSEP-KONSEP DALAM ARSITEK TUR 292 titesis dari wawasan-wawasan, yang sama sekali belum sep adalah an : ae oar Suatu wawasan untuk rancangan sangkar burung di kebun binatang adalah tentang seekor burung yang sedang terbang. Kenyataan mungkin tidak cukup mempunyai ruang tanpa rintangan di dalamnya untuk benar-benar memungkinkan burung terbang dan memperoleh latihan yang diperlukannya tidak akan menjadi perhatian, Sebagai suatu wawasan, ide itu kiranya dapat diterima dan barangkali meng- gelikan; sebagai suatu konsep, hal ini kiranya tidak layak. Suatu konsep mengandung kelayakan; ja menunjang maksud-maksud dan cita-cita pokok suatu proyek dan memperhatikan katakteristik-karakteristik dan keterba- tasan-keterbatasan yang khas dari setiap proyek. bahwa raneangan tersebut SERAMBI- SERAMB| TERTUTUP Mallalillalls | SERAMBI-SERAMBI GANTUNG 2 TINGHAT Denah diagram Museum Nasional Udara dan Ruang Angkass, Washington, D.C. KONSEP DAN RANCANGAN ARSITEKTUR Perumusan konsep bukanlah merupakan suatu kegiatan yang otomatis. !@ memerlukan upaya yang terpusat untuk membuat suatu konsep yang secara layak memadukan hal-hal yang tidak dipersatukan sebelumnya. Memper- satukan hal-hal adalah tindakan kreatif— tindakan yang oleh paraperancang, arsitek, kritikus, musikus, dan penulis telah diidentifikasikan sebagai kira” kira 10 persen inspirasi atau jenius dan 90 persen kerja keras. Perumusan konsep adalah suatu kegiatan yang tidak biasa bagi kebanyakan erang, dan Para mahasiswa arsitektur mengalami banyak kesulitan untuk menguasal- nya seperti juga dengan aspek-aspek perancangan yang lain, Tiga masalab T™erintangi pengembangan keahlian dalam membuat konsep. Rintangan Pertama tentang masalah komunikasi, yang kedua tentang kekuranga” Pengalaman, dan yang ketiga mengenai masalah pembangkitan hirarki- RANCANGAN BANGUNAN 28 Masalah pertama yang dijumpai mahasiswa adalah Kornuniasi. Merighie rankan bahwa masalah komunikasi yang paling sulit bukaniah dalarr mien jelaskan konsep kita kepada orang lain, tapi dalarri menjelasken gagacen icnta kepada diri kita Sendiri. Para perancang belajar mierigembeangkar sats dialog dalam pikiran mereka sendiri sebagai langkah awal unitul merselae kan gagasan-gagasan kepada orang lain. Masalah kornunikasi lain yang ree pengaruhi Perumusan konsep adalah komunikasi grafis. jronisnys, beaya mahasiswa ragu-ragu membuat sketsa sebagai bagian dari proses rnerse dalam mengembangkan konsep. Dalam arsitektur, segalanya Harus digecr barkan bila akan dibangun, dan gambar merupakan setengah dari dokxurnes kontrak untuk bangunan. Proses pembuatan sketsa seyooyanys cimule lebih dini sehingga usul dan konsepnya dapat terus-mienerus dikritix dan @ perbaiki, Louis Kahn memberi sebuah anekdot yang mengernukakan tate masalah komunikasi antara bangunan yang dibayangkan dan sketsas