Anda di halaman 1dari 10

MODUL 4

KEGIATAN BELAJAR 1
HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENULIS
KARYA ILMIAH
Karya tulis ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa sebagai laporan dari hasil
penelitian yang sudah dilakukannya disebut laporan penelitian.laporan penelitian
tidak dapat lagsung dikirimkan untuk dimuat dalam jurnal ilmiah,karena laporan
penelitian kadangkala terlalu panjang,isinya sangat detil dan spesifik sehingga
hanya diminati dan dipahami oleh mereka yang benar-benar membutuhkan untuk
dijadikan rujukan bahan penelitian lebih lanjut.laporanpnelitian harus diubah
dahulu menjadi sebuh artikel ilmiah agar hasil penelitian seorang peneliti dapat
dipublikasikan untuk dibaca oleh target pembaca.

Artikel ilmiah adalah karya tulis yang dirancang untuk dimuat dalam jurnal
ilmiah dengan tata cara ilmiah dan mengikuti konyensi ilmiah yang telah dispakati
bersama ( Bahdin dan Ardial,2005 ) artikel ilmiah yang baik adalah dapat berfungsi
sebagai media komunikasi antara peneliti dengan target pembacanya oleh karena
itu, Anda harus mengubah dari bentuk laporan penelitian yang panjang, detil, dan
spesifik menjadi tulisan yang lebih fokus dan menarik untuk dibaca oleh target
pembaca tanpa meninggalkanbobot ilmiahnya.

Sebelum Anda memulai menulis sebuah artikel ilmiah,sebaiknya Anda


memperhatikan secara serius persyaratan dalam proses penulisan artikel.Ada
empat persyaratan dasar yang perlu diperhatikan sebelum mulai menulis, yaitu
orginalitas, pengetahuan dasar, informasi penunjang, dan kode etik (Molokwu dan
Wallis,2008 ),dan pemahaman tentang norma atau kode etik penulisan ( Bahdin
dan Ardial,2005 )

1. Keaslian ( orginalitas ) ide merupakan persyaratan utama dari sebuah artikel


ilmiah.ide/gagasan yang hendak disampaikan hendaknya merupakan
gagasan murni dan hasil pemikiran Anda sendiri dan (apabila mungkin )
merupakan sesuatu yang inovatif.
2. Pengetahuan dasar tentang masalah/isu yang menjadi topik tulisan.Dalam
konteks ini penulis harus membaca /mempelajari dengan tuntas literatus
yang berkaitan dengan topik artikel ilmiah.
3. informasi penunjang sebagai pelengkap seperti data,gambar, atau grafik.Hal
ini akan sangat penting untuk mem-back-up pernyataan yang Anda buat
secara deskriftif sehingga membuat pembaca lebih mudah dan cepat
menangkap/memahami penjelasan Anda.
4. Norma atau kode etik yang berkaitan dengan cara pengutipan, perizinan
bahan yang digunakan, dan penyebutan sumber data atau informan dalam
proses penulisan karya ilmiah.
A. KRONOLOGIS PROSES PENULISAN KARYA ILMIAH

Berikut adalah kronologi proses penulisan,judul artikel ilmiah,dari mulai


menentukan judul sampai dengan tersusunya naskah artikel yang siap untuk
dikirim keredaksi jurnal ilmiah.
1. Menetapkan tujuan penulisan,dan target pembaca.
2. Menyusun desain/struktur tulisan ilmiah dengan judul yang sesuai dengan
tujuan penulisan artikel ilmiah.
3. Buatlah diagram atau kerangka penulisan (outline ) dengan tepat untuk
menggambarkan topik-topik yang akan Anda tulis
4. Tulislah draf kasar ( manuskrip ) secepat mungkin dikomputer atau draf
tertulis di kertas sesuai dengan struktur dan outline yg sudhb Anda susun.
5. Untuk tulisan versi terakhir ( draf final ) perhatikan hal-hal berikut:
A. Memeriksa semua data,fakta, dan referensi;
B. Memeriksa rangkaian penulisan sebuah topik dalam paragraph dengan
tepat; yang dimaksud denganparagraf adalah serangkaian kalimat
yang memperbincangkan sebuah ide, dimulai dengan baris baru dan
biasanya diakhiri dengan referensi.

C. JENIS-JENIS ARTIKEL ILMIAH

Berdasarkan sumbernya, ada dua jenis artikel ilmiah, yaitu artikel hasil
penelitian dan artikel nonpenelitian.

1. Artikel diangkat dari Hasil penelitian Lapangan (Artikel Hasil


penelitian )
Berisi paparan tentang proses dan hasil-hasil yang diperoleh peneliti
dan suatu kegiatan peneliti (Bahdin dan Ardial,2009 ) untuk tujuan
publikasi ilmiah.maka laporan penelitian diubah menjadi artikel ilmiah
yang merupakan hasil pemadatan (condensed )dari laporan penelitian.
Artikel ilmiah hasil penelitian merupakan media bagi seorang ilmuwan
untuk berkomunikasi dengan ilmuwan lain tentang hasil penelitiannya.
Judul harus dibuat spesifik yang mencerminkan isi artikel,tetapi jangan
menggunakan istilah yang terlalu tehknis yang hanya dipahami oleh
ahlinya.judul umumnnya menjelaskan/menyebutkan isi matri atau variabel
penelitian (untuk artikel yang berasal dari hasilm penelitian ) Misalnya
pengaruh gaya bicara terhadap penampilan akademik .
Abstrak secara umum adalah ringkasan sebuah makalah/tulisan.
Diterbitkan bersamaan dengan artikel ilmiah dan biasanya digunakan
sebagai gambaran awal tentang isi artikel. Pendahuluan merupakan
penjelasan awal dan singkat tentang apa yang akan dijelaskan tentang
penelitian atau materi yang akan disampaikan.
Kajian pustaka dan metode menjelaskan bagaimana cara penulis
menjawab pertanyaan yang sudah ditulis/dideklarasikan di awal tulisan.
Kajian pustaka yang baik apabila dilengkapi dengan diagram , table atau
bagian aliran ( flow chart ) untuk memudahkan pembaca memahami ide
yang akan penulis sampaikan.
Isi artikel yang diangkat dari hasil penelitian pada dasarnya merupakan
esensi dari laporan hasil penelitian.

2. Artikel Nonpenelitian
Artikel nonpenelitian adalah telaah artikel , kajian pustaka, dan
hasil pengembangan proyek.
a. Telaah artikel ( review articles )
Telaah artikel ( review articles ) adalah tulisan yang merupakan
evaluasi atas sebuah isu/masalah yang sudah pernah
dipublikasikan. Pada sarnya, hal-hal yang dilakukan dalam review
artikel adalah (i) membuat definisi/batasan masalah yang akan
dibahas; (ii) menyusun/membuat catatan-catatan dari penelitian
sebelumnya sebagai upaya bentuk penjelasan dijadikan bahan
telaah; (iii) mengidentifikasi hubungan, kontradiksi, dan
kesenjangan dan inkonsistensi dalam kajian pustaka; dan (iv)
menyarankan tindak lanjut untuk menyelesaikan masalah ( APA,
2009 ).

b. Kajian teori ( theoretical articles )


Kajian teori adalah tulisan ilmiah yang memuat cuplikan-
cuplikan tentang hasil-hasil penelitian yang sudah dilakukan banyak
penelitian tentang sebuah masalah dan menghubungkannya
dengan teori-teori yang baru atau yang belum digunakan oleh para
peneliti tersebut. Kajian teori akan mencuplik sebuah informasi
empiris apabila mempunyai dampak yang luas bagi
masyarakat terhadap isu yang dibahas. Jadi, Kajian teori lebih
pada membuat hubungan-hubungan antarteori tentang isu
yang dibahas ( APA, 2009 ).
LATIHAN 1

1. Apa perbedaan laporan penelitian dengan artikel jurnal

Laporan Penelitian
1. Format laporan Penelitian dibagi 3: Bagian awal,tengah dan akhir.
2. Bagian awal terdiri dari halaman sampul dan halaman judul. Untuk laporan
dalam bentuk Skripsi terdapat halam persetujuan, pernyataan, motto,
persembahan, daftar isi dan daftar tabel abstark.
3. Bagian tengah terdiri dari
Pendahuluan yang berisi latar belakang masalah, identifikasi masalah,
pembatasan masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, kegunaan
penelitian, definisi oprasional.
Kajian pustaka yang berisi teoritik, kerangka pemikiran yang berisi
hipotesis(jika ada).
Metode penelitian yang berisi populasi dan sampel, metode
pengumpulan data, instrumen penelitian, metode analisis data.
Hasil penelitian dan pembahasan berisi sipnosis hasil penelitian dan
pembahasan.
Kesimpulan dan saran berisi kesimpulan dan aplikasi.
Daftar pustaka.
4. Penyusun laporan penelitian disajikan secarasistematis sesuai dengan format,
setiap bab disertai dengan sub-sub termasuk pendahuluan. Sedangkan,

Jurnal Publikasi
1. Format jurnal publikasi tidak dibagi menjadi beberpa bagian, tetapi secara
berurutan dan sistematis.
2. Format awal hanya terdiri dari judul, nama pengarang (tanpa gelar akademik)
dan abstrak terdiri dari 50- 75 kata.
3. Bagian-bagian jurnal publikasi.
Terdapat pendahuluan (tanpa judul sub-sub), berisi pembahasan
kepustakaan dan tujuan penelitian.
Metode
Hasil.
Bahasan.
Kesimpulan dan saran.
Daftar pustaka, berisi pustaka yang dirujuk dalam artikel.
4. Jurnal publikasi disajikan dalam bentuk esai, disertai judul sub-sub (heading)
nasing-masing bagian, kecuali bagian pendahuluan yangdisajikan tanpa
judul sub-sub.

2. Apa yang membedakan antara tulisan yang diangkat dari hasil penelitian
dengan tulisan nonpenilitian?

Yang membedakan antara tulisan yang diangkat dari hasil penilitian dengan
tulisan nonpenelitian yaitu:
Artikel yang diangkat dari hasil penelitian ini merupakan penulisn yang berisi
paparan tentang proses dan hasil-hasil yang diperoleh penelitian dari suatu
kegiatan penelitian. untuk tujuan publikasi ilmiah maka laporan penelitian
diubah menjadi artikel ilmiah yang merupakan hasil pemadatan (condensed) dari
laporan penelitian sedangkan,
Nonpenelitian adalah telaah artikel, kajian pustaka dan hasil pengembangan
proyek. Dalam modul ini hanya di bicarakan telaah artikel dan kajian pustaka

3. Apa yang membedakan antara kajian teori dengan telaah artikel

Teori adalah seperangkat konstruk (konsep), definisi, dan proposisi yang


berfungsi untuk melihat fenomena secara sistematik melalui spesifikasi
hubungan antar variabel, sehingga dapat berguna untuk menjelaskan dan
meramalkan fenomena (Kerlinger)
Teori adalah generalisasi atau kumpulan generalisasi yang dapat digunakan
untuk menjelaskan fenomena secara sistematik (Wiersma)
Suatu teori akan memperoleh arti yang penting, bila ia lebih banyak dapat
melukiskan, menerangkan, dan meramalkan gejala yang ada sedankan,
Telaah artikel adalah tulisan yang merupakan evaluasi atas sebuah isu/masalah
yang sudah pernah dipublikasikan, dilakukan dengan cara memperdalam seluruh
materi dan kemudian mengorganisasi kedalam kelompok/variabel sesuai isu
yang berkembang, mengintegrasikan kedalam pokok bahasan dan selanjutnya
melakukan evaluasi.

TES FORMATIF 1
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1) Persyaratan dasar/pokok yang paling penting dalam penulisan karya ilmiah


adalah.
A. jumlah halaman

2) Dalam menulis artikel, diperlukan data, gambar, atau grafik untuk.


B. mempermudah memahami ide yang disampaikan penulis

3) Mengapa dalam proses penulisan artikel ilmiah harus diawali dengan menyusun
outline ?
B. memberikan arah yang jelas.

4) Yang dimaksud dengan keaslian ( originalitas ) ide sebuah artikel ilmiah


adalah.
C. semuanya benar

5) Yang dimaksud dengan laporan penelitian adalah laporan..


D. hasil penelitian ilmiah

6) Yang dimaksud dengan reviu/telaah artikel adalah


C. evaluasi sebuah isu/masalah yang sudah pernah dipublikasikan

7) Yang perlu dilakukan oleh penulis dalam upaya menyajikan artikel jurnal yang
berbentuk kajian teori adalah
A. membuat hubungan-hubungan antarteori

8) Isi artikel yang diangkat dari hasil penelitian pada dasarnya merupakan
A. esensi hasil penelitian
9) Artikel yang dimuat di jurnal pada dasarnya adalah merupakan
A. media bagi ilmuwan

10) Sebelum dipublikasikan dalam jurnal, sebuah menuskrip artikel perlu direviu
oleh pakar untuk memenuhi asas..
D. validitas isi

LATIHAN 2
1. Jelaskan perbedaan prinsip antar artikel yg ditulis berdasarkan penelitian dengan
artikel yang ditulis berdasarkan kajian pustaka
Artikel karya tulis ilmiah yang dirancang untuk dimuat dalam jurnal atau buku
kumpulan artikel yang ditulis dengan tata cara ilmiah dan mengikuti pedoman
atau kovensi ilmiah yang telah di sepakati atau ditetapkan. Berdasarkan
penelitian beberapa cirri artikel ini adalah
- hanya berisi hal yang penting saja, mencakup temuan penelitian, dan
kesimpulan
- sistimatika penulisan terdiri atas bagian dan sub bagian, misalnya; kajian
pustaka merupakan kajian awal dari artikel(tampa judul subbag kajian pustaka)

2. mengapa judul begitu penting dalam proses penulisan sebuah artikel ilmiah

Artikel ilmiah memiliki beberapa komponen penting yang harus ada di dalam
sebuah artikel dan judul pada artikel ilmiah dibuat dalam dua bahasa yaitu
bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Judul artikel ilmiah haruslah singkat,
deskriptif, informative, dan menggambarkan isi dari artikel ilmiah.

3. Mengapa artikel harus di lengkapi dengan abstrak

Karena artikel ini menjadi salah satu tujuan yang akan dicapai dalam waktu
dekat ini, oleh karena itu semua artikel yang masuk ini harus dilengkapi dengan
judul abstrak dalam bahasa inggris.
TES FORMATIF 2
1. Berikut adalah kreteria judul artikel yang baik,kecuali
B.Mempersentasikan variabel-variabel yang digunakan

2. penulisan judul artikel terutama bertujuan.


D.Merefleksikan isi artikel

3. Perbedaan isi antara artikel hasil penelitian dengan nonpenelitian terletak pada
bagian .
D. Bagian inti (bodi)

4. Abstrak berasal dari kata Latin abstracum yang artinya .


C. Intisari

5. Abstrak yang baik ditulis dalam satu paragraf secara akurat,Artinya..


C.Mencerminkan materi tulisan yang esensial

6. Abstrak yang baik juga sebaiknya ditulis secara self-contained,artinya


B.Dapat dipahami tampa harus membaca seluruh materi artikel

7. Abstrak hendaknya disusun dengan konsisten dan spesifik,artinya abstrak


seharusnya memenuhi kriteria berikut,kecuali
D. Evaluatif artinya abstrak sebagai hasil evaluasi

8. Apa yang dimaksud dengan plagiarisi?


D.Menggunakan kata-kata atau ide orang lain tampa menyebutkan sumbernya

9. Berikut sumber informasi yang diambil dari internet sebagai rujukan,kecuali.


D.Sumber dan tujuan tidak bersifat entertaining

10.Secara garis besar,metode hendaknya memuat tentang subyek, variabel,materi


produser ,dan analisis statistic serta hal lain lain tentang.
A. Kelengkapan persyaratan pelaksanaan penelitian
KEGIATAN BELAJAR 2
KOMPONEN DAN ISI ARTIKEL ILMIAH

A. JUDUL
Judul hendaknya mampu memberikan kesan awal yang baik bagi
pembaca,yaitu singkat,tata bahasa benar, merefleksikan isi,dan spesifik,judul
hendaknya merupakan ringkasan dari ide utama (main ideal) dari artikel dan
menunjukkan variable-variabel yang digunakan atau teori-teori yang sedang
diinvestigasikan serta hubungan antar variabel atau antarteori.penulisan judul
artikel memiliki dua tujuan ,yaitu menarik minat pembaca dan membantu dalam
indeksisasi dan penelusuran subjek.

B. ABSTRAK DAN KATA-KATA KUNCI


Abstrak yang baik ditulis dalam satu paragraph secara akurat,
selfcontained,singkat ( concise ) and spesifik,nonevaliatif, serta utuh ( coheren )
dan mudah dipahami ( readable ) abstrak merupakan bagian paling penting dari
sebuah artikel, karena
a. merupakan bagian pertama yang dicermati pembaca sesudah judul;
b. mungkin juga hanya bagian ini yang dibaca sebelum pembaca mengambil
keputusan untuk membaca seluruh artikel dan
c. perangkat penting untuk mengalokasikan dan megindentivikasi artike yang
dicari pembaca.
( APA,1985 )
Abstrak ditulis dalam satu paragraph terdiri dari 100-250 kata berisi ringkasan
dari tujuan,metode hasil dan kesinpulan dan saran.
Abstrak dilengkapi dengan kata-kata kunci.kata kunci merupakan representasi
dari konsep utama artkel.kata kunci juga berguna untuk tujuan indeksisasi.

C. BAGIAN INTI ( BODI )


1. Pendahuluan
Pendahuluan diawali dengan latar belakang yaitu menyampaikan kepada
pembaca tentang permasalahan yang umum sebagaimana sudah Anda
nyatakan dalam laporan penelitian dan kemudian mengerucut menjadi
masalah yang lebih spesifik atau yang anda pikir cukup menarik untuk
dipublikasikan.
Kelemahan dalm penulisan pendahuluan adalah (i) informasi yang terlalu
padat atau kurang informasi,(ii) tujuan penulisan yang tidak jelas,(iii) tidak
sitimatis, (iv) ditulis dalam bentuk urutan /kronologiis,bukan deskriptif,dan (v)
penyampaian menyebutkan orang 1 ( penulis saya )
2. Materi inti
Materi inti merupakan bagian yang menyajikan inti permasalahan agar
lebih sistematis dan memuadahkan pembaca memahami tulisan saudara,
bagian ini bisa menjadi bagian terpisah (subjudul). Untuk artikel yang
diangkat dari hasil penelitian, judul disesuaikan dengan variabel yang
digunakan dalam penelitian atau disesuaikan dengan judul artikel. Bagian ini
diperoleh dari literatur atau fakta empiris atau keduanya.

3. Metode
Metode yang digunakan harus relavan dengan tujuan penelitian dan
informasi yang di sammpaikan harus sesuai kronologis pernyataan penelitian.

4. Hasil dan Pembahasan


Pembahasan merupakan bagian yang penting, karena bukan hanya
sekedar hasil analisis data statistik, tetapi anda harus membuat interpretasi.
Interpretasi harusnya ditunjang dengan teori yang relevan. Selanjutnya anda
dapat menarik kesimpulan berdasarkan interpretasi data (Marijsinnen, 2008)
sebagai peringatan, jangan menggunakan tabel atau grafis hanya sebagai
hiasan, apabila hasil analisis dapat di sampaikan dalam suatu kalimat maka
tabel dan grafis tidak diperlukan.

5. Penutup/kesimpulan
Penyampian temuan dan kesimpulan hendaknya selaras dengan hipotesis
atau problem statement atau pernyataan penelitian.

Referensi/Daftar pustaka
Referensi mencakup semua literature yang anda referensikan dalam artikel
anda. Cari tahu sistem referensi yang digunakan. Referensi lengkap untuk setiap
karya yang diterbitkan dikutip dalam teks harus diberikan dalam urutan abjad
pada bagian yang terpisah, di akhir laporan.
Perbedaan ditinjau dari aspek judul dan bagian inti tulisan. Judul artikel dapat
anda bahas, dari aspek tata bahasa, pesan yang ingin disampaikan penulis, ke-
ilmiah-an, gaya penulisan dan efektivitas. Sedangkan mengapa artikel harus
dilengkapi dengan abstrak, maka andan akan mencermati hakikat dari sebuah
abstrak untuk sebuah artikel.