Anda di halaman 1dari 7

MAKALAH EKOTOKSIKOLOGI

ANALISIS EKOFISIOLOGI; DAMPAK CEMARAN LINGKUNGAN


(KADMIUM) TERHADAP STATUS KESEHATAN

AMELIA RAMADHANI ANSHAR

B151160021

SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2017
PRAKATA

Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan
karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini dengan baik. Makalah tugas
dengan judul Analisis Ekofisiologi; Dampak Cemaran Lingkungan (Cadmium) Terhadap
Status Kesehatan disusun sebagai salah satu syarat dalam pelaksanaan penyelesaian mata
kuliah Ekofisiologi mahasiswa S2 Program Studi Ilmu-ilmu Faal dan Khasiat Obat,
Sekolah Pasca Sarjana, Institut Pertanian Bogor.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada Ibu yang telah memberikan pengarahan
kepada penulis dalam penyusunan makalah ini. Semoga makalah ini dapat memberikan
manfaat pada berbagai pihak.

Bogor, Mei 2017

Amelia Ramadhani Anshar


iii

DAFTAR ISI

PRAKATA ii
PENDAHULUAN 1
Latar belakang 1
Rumusan masalah 3
Manfaat penulisan 4

PEMBAHASAN 4
Kadmium 4
Sumber Kontaminasi 6
Dampak Terhadap Kesehatan 9

PENUTUP 7
Kesimpulan 7
DAFTAR PUSTAKA 10
1

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Pangan dan makanan mempunyai fungsi yang sangat amat penting untuk
manusia karena merupakan kebutuhan utama dan menentukan kelangsungan
hidup organisme. Rasa kepedulian masyarakat dewasa ini akan urgensi dari status
keamanan pangan di Indonesia semakin meningkat. Hal tersebut didukung oleh
fakta yang terlihat dari beberapa kasus kontaminasi yang mempengaruhi produk
asal hewan yang akan dikonsumsi yang telah terkontaminasi oleh beberapa
sumber misalnya organisme patogen seperti bakteri, kapang, virus, protozoa,
residu antibiotik yang sangat tinggi, derajat pestisida, kandungan hormon-hormon
dan juga cemaran logam berat.
Faktanya yang terjadi akhir-akhir ini adalah peningkatan angka kejadian
kasus keracunan akibat kontaminasi logam berat pada bahan pangan. Hal ini
didukung oleh status perkembangan yang besar-besaran pada sektror industri yang
secara langsung memberikan dampak negatif. Pencemaran logam berat akibat
limbah industri yang tidak dikelolah dengan baik akan berefek pada keselamatan
lingkungan sekitar. Logam-logam yang berada pada lingkungan (air, tanah dan
udara) dalam konsentrasi yang tinggi akan sangat berbahaya (Nikic et al. 2009)
Kadmium (Cd) merupakan salah satu logam berat non esensial yang cukup
toksik sebagai bahan pencemar yang sangat banyak ditemukan pada lingkungan
perairan, dimana efek toksik yang tinggi baik pada konsentrasi rendah sekalipun
(Almeida et al. 2009). Cd yang terkonsumsi tidak akan menunjukkan perubahan
status kesehatan secara drastis yang dapat terlihat satu atau dua hari pasca
konsumsi pangan yang terkontaminasi namun munculnya gangguan klinis akan
tampak dalam jangka waktu yang cukup panjang (Patrick 2003), karena sifatnya
yang cenderung terakumulasi dalam tubuh makhluk hidup dan memiliki waktu
paruh yang cukup tinggi yaitu 7 sampai pada 16 tahun (Nordberg et al. 2007).