Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN

A. LatarBelakang
Banyakfaktor yang berpengaruh dalam setiap kejadian

kecelakaan kerja. Beberapa diantaranya adalah faktor manusia,

peralatan pendukung keselamatan dan juga sistem manajemen

keselamatan kerja yang ada didalam organisasinya. Sebagaimana

tercantum dalam Bab III pasal 3 UU No 1 tahun 1970

tentangkeselamatankerja yang

telahdiaturdidalamnyamengenaikewajibanbagisetiaptempatkerjauntu

kmenerapkan sistem manajemenkeselamatandankesehatankerja

(SMK3). Termasuk

peraturanmengenaiimplementasialatpelindungdiri

(APD).Terkaitimplementasi APD banyakaspek yang berpengaruh,

diantaranyaadalahfaktor manusia, kondisiatauspesifikasi APD,

dankenyamananpenggunaan APD.Penggunaan APD yang

tepatdapatmempengaruhitingkatterjadinyakecelakaansecarasignifika

n.Hal tersebutdapatdicapaijika APD yang

digunakandidesainberdasarkanstuditentangergonomikdan K3.1
Upayakeselamatandankesehatankerjamerupakansalahsatuasp

ekperlindungantenagakerjauntukmencapaiproduktifitaskerja yang

optimal.Berkaitandenganupayapenerapankeselamatandankesehatank

erja, penggunaan APD

merupakansalahsatuusahauntukmelindungisebagianatauseluruhtubuh

nyadariadanyapotensibahayaataukecelakaankerja2Namunsebagianten

1
2

agakerjamerasakurangnyamandenganpenggunaan

APD.Perasaanmaupunkeluhan yang dirasakan member respon yang

berbeda, sehinggamengakibatkankeenggananuntuk

menggunakannya.2

Penulismengambiltempatmagang di

LaboratoriumSaranaMedika Kota Semarang

karenaLaboratoriumtersebutmerupakanlaboratoriumklinik yang

sedangberkembang.Hal

tersebutjugamerupakanusahauntukmeningkatkankualitasdiridalamm

enghadapipersainganduniakerja.

Upayamanajemenmenjaminbahwasemuakaryawan yang

bekerja di

Laboratoriumamanterhadapancamantertularnyapenyakitakibatpapara

n yang diperolehselamamelaksanakankegiatan di

laboratoriumsehinggakaryawanmerasaamanbekerjadantetapterjagake

sehatanya, di

laboratoriumSaranaMedikamakadariitupenerapanperludilaksanakans

alahsatunyaadalahpenggunaan APD.

Berdasarkanpengamatandanpengumpulan data yang

dilakukanpadatanggal 6 februari 18 februari 2017, jenispekerjaandi

laboratoriumSaranaMedikadibagimenjadibeberapabagianyaitubagian

pendaftaran, administrasi, ruang sampling, hematologi, kimiakinik,

immunserologi, mikrobiologi, radiologi. Kenyataan di lapangan


3

dari9petugas yangdiamati, terdapat 3

petugastidakmenggunakanalatpelindungdiri maskerdan googles,

petugasseharusnya menggunakan APD lengkap. Karena hal

inidapatmenimbulkanpotensibahayadanpenyakitakibatkerja,

dalamjangkapendekpetugasdapatmengalamipaparan /

kontaklangsungdenganspesimen yang

patologisbaikdarisampeldarahatau urine,

sedangkandalamjangkapanjangpetugasdapatterpapardenganmikroorg

anismeataupenyakitNosokomiallainnya.

B. RumusanMasalah
Berdasarkanuraiandalamlatarbelakangdiatasdapatdiambilperumusan

masalahsebagaiberikut:
1. Bagaimanapenerapanpengunaan APD di

laboratoriumSaranaMedika Kota semarang ?


2. Bagaimanapengetahuandansikappetugaslaboratoriumdenganpeng

gunaanalatpelindungdiri?
3. Bagaimanaketaatanpetugaslaboratoriumdenganpenggunaanalatpe

lindungdiri?
4. Bagaimanaupayakepatuhan pengunaan APDdi

LaboratoriumSaranaMedika Kota Semarang?


C. Tujuan
1. TujuanUmum
Mengetahuipenerapanpengunaan APD di

laboratoriumSaranaMedika Kota Semarang


2. TujuanKhusus
a. Mengetahuipengetahuandansikappetugaslaboratoriumdalamp

enggunaanalatpelindungdiri (APD)
b. Mengetahuiketaatanpetugaslaboratoriumdalampenggunaanal

atpelindungdiri (APD)
4

c. Mengetahuiupayapenerapan pengunaan APD di

laboratoriumSaranaMedika Kota Semarang