Anda di halaman 1dari 28

PROPOSAL PERENCANAAN BISNIS HOME CARE

diajukan sebagai bahan tugas mata kuliah Home Care yang

diampu oleh Ibu Ns.Eva Supriatin S.Kep., M.Kep

disusun oleh:

ANNISA NOVIA NIM 043315101005


DINI KUSDINAR NIM 043315111048
ELGI ARGIAN HAFIZ NIM 043315111051
GITA SARI PRESTIANI NIM 043315111057
INGGIT PANJASSELA NIM 043315111060
MESA MAYSARAH NIM 043315111066
SRI KURNIA DEWI NIM 043315111077
SURYADI NIM 043315111078

KELAS B

JURUSAN S-1 KEPERAWATAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KEPERAWATAN

PERSATUAN PERAWAT NASIONAL INDONESIA JAWA BARAT

BANDUNG

2014
PROPOSAL PERENCANAAN BISNIS HOME CARE

astha srdhna care


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Di era globalisasi ini, banyak sekali tenaga kesehatan khususnya
perawat yang menggunakan peluang usaha mandiri. Salah satu nya adalah
membangun Home Care. Menurut Departemen kesehatan (2002) home
care adalah pelayanan kesehatan yang berkesinambungan dan
komprehensif yang diberikan terhadap individu dan keluarga di tempat
tinggal mereka yang bertujuan untuk meningkatkan, memulihkan dan
mempertahankan kesehatan atau memaksimalkan tingkat kemandirian dan
meminimalkan akibat dari penyakit. Sebagai pelindungnya sudah terdapat
Undang-Undang No. 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan, sebelumnya
Peraturan dalam membangun suatu usaha keperawatan mandiri mengacu
pada Peraturan Menteri Kesehatan dan Undang-Undang No. 36 Tentang
Kesehatan.
Peran kita sebagai perawat tentunya dituntut untuk terus berdedikasi
secara professional, membagi ilmu pengetahuan yang telah didapat kepada
yang membutuhkan, ikhlas dalam melakukan asuhan keperawatan guna
mencapai derajat kesehatan klien yang setinggi-tingginya. Hal ini selaras
dengan peraturan pemerintah No.72 Tahun 2012 mengenai Sistem
Kesehatan Nasional; pengelolaan Kesehatan yang diselenggarakan oleh
semua komponen Bangsa Indonesia secara terpadu dan saling mendukung
guna mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.
Data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, tercatat penderita Diabetes
Melitus, Hipertiroid, Hipertensi, PJK, Gagal Jantung, Stroke, GGK, Batu
Ginjal, Sendi yang terukur di usia 15 tahun sebanyak 722.329 (L:
347.823 & P: 374.506) dan Hipertensi 18 tahun L: 316.617 & P:
344.750. Menurut WHO, prevalensi tekanan darah tinggi yang di alami
oleh orang dewasa sampai dengan 30% disebagian besar negara dan
sekitar 50% - 60% akan berada dalam kesehatan yang lebih baik jika
mereka dapat mengurangi tekanan darahnya dengan meningkatkan
kegiatan fisik, menjaga berat badan tubuh ideal dan lebih banyak makan
buah dan sayuran. Prevalensi hipertensi pada penduduk umur 18 tahun ke
atas di Indonesia adalah sebesar 31,7%. Komplikasi terjadinya stroke
merupakan komplikasi yang paling lazim terjadi dan sering ditemukan
pada praktik sehari hari. Prevalensi diabetes melitus (DM) makin hari
makin meningkat baik di negara sedang berkembang seperti Indonesia,
maupun di negara negara maju. Laporan dari WHO mengenai studi
populasi DM di berbagai negara memberikan informasi, bahwa jumlah
penderita DM di Indonesia pada tahun 2000 adalah 8.4 juta orang, jumlah
tersebut menempati urutan ke empat. Prevalensi DM yang paling banyak
dijumpai adalah DM tipe-2 yang seringkali tidak dapat dirasakan
gejalanya pada stadium awal dan sulit terdiagnosis selama bertahun
tahun sampai terjadi bermacam macam komplikasi dari penyakit ini.
Oleh karena itu, guna mencapai kehidupan yang sehat , menurunkan
persentasi angka kejadian hipertensi, DM, dan stroke di Jawa Barat
terlebih dahulu, astha srdhna care merupakan salah satu pilihan usaha
keperawatan mandiri yang dibangun oleh 8 orang yang simple, dengan
bidang keperawatan seperti sudah dijelaskan diatas, yaitu perawatan home
care kepada klien dengan Hipertensi, DM, dan Stroke.

B. Tujuan
Tujuan dari astha srdhna care adalah bersama-sama
membangun kehidupan yang sehat guna mencapai derajat kesehatan yang
setinggi-tingginya di tahun 2025, dan menurunkan risiko kejadian
hipertensi, DM di usia 18 tahun ke atas, serta komplikasi stroke di usia
lanjut.

C. Visi
Menjadi pelayanan keperawatan mandiri yang terpilih di
tingkat nasional.
D. Misi
1. Memberikan pelayanan yang komprehensif dan holistic dalam
pemberian asuhan keperawatan bidang keperawatan medical
bedah khusus Hipertensi, Diabetes Melitus, dan Stroke.
2. Melaksanaan peran perawat yang berintegritas untuk
membangun kesadaran akan memandirikan masyarakat dalam
mencapai pola hidup yang sehat.
3. Memberikan alternative pilihan dalam pemenuhan nutrisi yang
baik bagi penderita Hipertensi, Diabetes Melitus, dan Stroke.
4. Menjamin kesejahteraan karyawan dan mitra usaha.

E. Motto
Life Is a Choice. But To Be Healthy Is a Responsibility

F. Dasar Hukum
Perusahaan ini didasari oleh hukum, sebagai berikut:
1. Undang-Undang No. 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan
2. Undang-Undang No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
3. Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 1796/MENKES/PER/VIII/ 2011
tentang Registrasi Tenaga Kesehatan.
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.
HK.02.02/MENKES/148/I/2010 tentang Izin dan Penyelenggaraan
Praktik Perawat
5. Keputusan Dijen Pelayanan Medik RI No. HK.00.06.5.1.311 tentang
Pedoman Perawatan kesehatan di Rumah

G. Strategi Bisnis
1. Tujuan Jangka Panjang
Bertujuan untuk melakukan perawatan kepada klien dengan
hipertensi, DM, dan stroke yang holistic dan komprehensif sehingga
dapat mencapai visi dan misi astha srdhna care untuk menjadikan
perawatan home care ini menjadi jenis pelayanan yang unggul dan
prima di tahun 2025.

2. Strategi Bisnis
Strategi Bisnis home care ini di wilayah Bandung terbilang
masih jarang. Bahkan di daerah Jalan Tamansari III sendiri
pembangunan home care yang jenisnya seperti astha srdhna care ini
akan menjadi yang pertama. Untuk itu astha srdhna care berusaha
untuk mempromosikan pelayanannya dan menjalin kerjasama dengan
berbagai instansi kesehatan lain yang ada di wilayah Bandung.
Dalam hal biaya untuk satu kali perawatan, tarif yang
dikeluarkan oleh astha srdhna care relative murah, tergantung pada
lama dan kebutuhan klien dan keluarga. Tidak hanya untuk jasa dan
produk yang kami tawarkan, perusahaan kami selalu mengadakan
grouping coaching yang di dalamnya terdapat kegiatan untuk meulang
potensi, memotivasi, dan memberikan penghargaan kepada karyawan
untuk seluruh karyawan baik perawat dan non-perawat agar dapat
mencapai visi dan tujuan dari astha srdhna care, kepuasan klien,
memiliki kinerja yang prima, dan memberikan kualitas pelayanan
yang baik.
Adapun dari segi jenis produk, kami menawarkan berupa
makanan yang kami sebut Clean Eating, kami menjual barang tersebut
dengan harga yang terjangkau dan akan mudah didapatkan dengan
bisa memesan dan kami antar langsung ke rumah klien tanpa harus
datang ke tempat kami. Agar pelanggan loyal dan trust terhadap kami,
maka astha srdhna care senantiasa mengutamakan pelayanan
sebagai berikut :
a. Kemudahan meliputi kemudahan untuk dihubungi,
mendapatkan informasi, dan kemudahan untuk membuat janji.
b. Selalu tepat janji karena sangat penting untuk membina
hubungan saling percaya antara masyarakat dengan home care
kami.
c. Sesuai standar yang ditetapkan hal ini merupakan ciri
professional, baik dalam melaksanakan tindakan, kualitas
tenaga ahli, maupun manajemen perusahaan.
d. Bersifat responsive terhadap keluhan, kebutuhan, dan harapan
klien.
e. Mengembangkan hubungan kerjasama secara internal dan
eksternal untuk memperbaiki kualitas layanan.

3. Target Jangka Panjang


a. Target Finansial : penghasilan yang didapat dalam 1 tahun ke
depan meningkat sebanyak 75 % baik jasa dan produk, terima
bersih dari jasa dan produk sebanyak 15 % kepada perusahaan,
10% untuk bonus atau kegiatan diluar jasa dan produk.
b. Target Konsumen : Pelanggan yang sudah memakai jasa kami
dapat pulih kembali dan mandiri baik klien dan keluarga serta
tidak ada complain dari pelanggan baik dari jasa atau produk
yang kami tawarkan.

4. Kebijakan yang Diambil


Dalam mencapai target yang telah disebutkan diatas, kami :
a. Bekerja sama dengan Dokter Spesialis Ilmu Penyakit Dalam,
Spesialis Saraf, dan Jantung.
b. Bekerja sama dengan Pelayanan Laboratorium dan Radiologi
c. Bekerja sama dengan Apotik Kimia Farma Jl. Wastukencana
d. Bekerja sama dengan CBR Alat Kesehatan guna penyediaan alat
kesehatan yang menunjang pemeriksaan di rumah atau di tempat
home care
e. Bekerja sama dengan distributor makanan dengan bahan organik.
BAB II
PRODUK DAN JASA

A. Konsep yang Di Kembangkan


Konsep yang dikembangkan dalam usaha kami menggunakan
The Rice Model, di mana merupakan dynamic self determination of
self care, klien diberikan kebebasan untuk menentukan pilihannya
dalam merawat diri sendiri guna menjaga keseimbang kesehatan
mereka sendiri .
Pada pelayanan kami, sesuai dengan model ini berlandasarkan
konsep caring kepada klien dengan berorientasi kepada faktor-faktor
motivasi klien merawat dirinya, yaitu sebagai berikut:
1. Proses penyakit, proses penyakit sangat berpengaruh nantinya
pada tingkat kesembuhan klien yang diinginkan. Hipertensi
merupakan gejala awal yang nantinya jika tidak ditindaklanjutin
kemungkinan berisiko menjadi DM atau stroke. Mengenali
proses penyakit untuk klien dengan masalah tersebut dapat
memudahkan klien dalam memilih perawatan apa yang
sebaiknya klien utamakan.
2. Usia dan perkembangan kognitif. Perawatan di astha srdhna
care mencakup dari usia 18 tahun 60 tahun. Pada aspek
kognitif, jika ketiga masalah tersebut didapati oleh usia > 55
tahun kemungkinan akan mengalami penurunan fungsi kognitif,
tetapi kami dapat selalu mengikutsertakan peran aktif keluarga.
3. Perawatan kesehatan yang dirasakan perlu.
4. Informasi dan keputusan aktif akan kami berikan sesuai dengan
klien, dan keputusan aktif kami serahkan seluruhnya kepada
klien karena kami mengutamakan hak klien dengan segala
pertimbangan konsep perawatan yang bertujuan untuk
memandirikan dan meningkatkan derajat kesehatan klien.
5. Pengaruh budaya juga mempengaruhi peningkatan atau
penurunan motivasi klien untuk datang ke pelayanan kesehatan,
karena tidak sedikit budaya yang bertentangan dengan
kesehatan.
6. Persepsi interpersonal kesehatan, keyakinan, penyembuhan dan
sudut pandang, hal ini dirasakan sangat perlu karena apabila
klien yang kurang mendapatkan dukungan dari keluarganya
mengenai kesehatan, maka keyakinan klien terhadap proses
penyembuhan atau pemulihan berkurang.
7. Tingkat otonomi individu terhadap praktek kesehatan locus of
control.
8. Sumber lingkungan social, stressor. Hal ini merupakan faktor
yang sangat berpengaruh juga terhadap pencapaian kesehatan
klien dan peran aktif dari keluarga untuk merawat klien.
9. Rumah dan lingkungan masyarakat.
Selain itu, dalam The Rice Model juga perlu kami kenal
indicator kesehatan optimal yang diterapkan dalam pelayanan yang
diberikan di astha sardana care yang terdiri dari:
1. Stabilitas fisiologis
2. Harmoni-Intrapersonal
3. Rasional
4. Partisipasi dalam rencana perawatan
5. Mampu dan mandiri dalam mengelola perawatan di rumah
6. Hasil perawatan sesuai dengan tujuan yang sudah direncanakan
7. Perbaikan objektif dan subjektif dalam status kesehatan
8. Kepuasan dengan perawatan dan kualitas hidup.
Kami berperan sebagai fasilitator:
1. Fungsi sebagai Pendidik
Fungsi sebagai pendidik berupa layanan sebagai berikut:
Mengidentifikasi klien dan keluarga untuk pemberiaan
informasi/pendidikan kesehatan yang diperlukan.
Memilih metode pembelajaran dan menyiapkan materi
pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan
masalah klien dan keluarga
Menyusun rencana kegiatan pendidikan kesehatan
Melaksanakan pendidikan kesehatan terkait dengan
masalah kesehatan klien
Mengajarkan anggota keluarga tentang keterampilan
dan strategi yang dibutuhkan dalam melakukan
tindukan keperawatan untuk klien penderita Hipertensi,
DM, dan stroke.
Mendorong keluarga untuk melakukan upaya
pemeliharaan dan peningkatan kesehatan melalui
perilaku hidup sehat.
Mendokumentasikan kegiatan pendidikan kesehatan.
Melakukan konsultasi kesehatan baik untuk klien atau
yang datang ke tempat kami guna deteksi dini penyakit
hipertensi, DM, Stroke dan bersama-sama memutuskan
untuk melakukan tindakan preventifnya.
2. Fungsi sebagai Advokat
Fungsi perawat di astha srdhna care salah satunya
adalah fungsi advocator untuk klien. Adapun tindakan
advokasi yang di berikan adalah sebagai berikut:
Mendemonstrasikan tehnik komunikasi efektif dengan
klien dan keluarga di rumah,
Menghormati hak klien,
Meminta persetujuan tindakan yang dilakukan,
Melaksanakan fungsi pendampingan,
Memberikan informasi kepada klien dan keluarga
terkait dengan sumber-sumber yang dapat
dimanfaatkan untuk mengatasi masalah kesehatan,
Memfasilitasi klien dalam memanfaatkan sumber-
sumber untuk mengatasi masalah kesehatannya.
3. Estetik
Memandang klien sebagai manusia yang unik, yang
berbeda satu sama lain.
Menggunakan komunikasi terapeutik secara utuh dan
terarah
Melakukan penkes mengenai pengobatan alternative
yang dapat dikombinasikan atau dilakukan bersamaan
dengan jasa dari kami
Menghargai, toleransi terhadap agama, budaya,
kebiasaan baik klien dan keluarga agar tercipta rasa
kekeluarga antar perawat, klien serta keluarga.
4. Manajemen Kasus
Model manajemen kasus melibatkan pelayanan
multidisiplin. Perawat sebagai manajer kasus bekerja dengan
disiplin profesi lain memberikan pelayanan kepada klien
dengan penyakit hipertensi, DM, dan stroke. Perawat
menentukan jenis pelayanan yang dibutuhkan klien, membuat
perencanaan kunjungan (jadwal kunjungan) multidisiplin dan
mengadakan konferensi dengan tenaga kesehatan lain secara
periodik atau sesuai kebutuhan untuk menilai perkembangan
klien/ keluarga terhadap pelayanan yang diberikan serta
menilai kualitas pelayanan yang diberikan.
Kegiatan manajemen kasus mencakup proses
manajemen yang meliputi langkah-langkah yaitu;
seleksi kasus,
pengkajian kebutuhan pelayanan,
perencanaan kebutuhan pelayanan klien,
pelaksanaan koordinasi pemenuhan kebutuhan
pelayanan, dan
pemantauan dan evaluasi penyediaan pelayanan
multidisiplin.
dokumentasikan perihal pelayanan yang telah diberikan
baik itu kepuasan klien sampai hasil pemberian asuhan
keperawatan yang berkolaborasi dengan profesi lain
dengan jelas dan rinci.

B. Sistem
Sistem dalam perawatan astha srdhna care adalah sistem
terbuka. Di mana, kami mempunyai kegiatan untuk mengajak atau
penginformasikan jenis pelayanan kami melalui media cetak, media
social, dsb.
Perihal pelayanan/teknis yang kami berikan, kami mempunyai
mekanisme pelayanan sebagai berikut:
a. Pasien / klien pasca rawat inap atau rawat jalan harus
diperiksa terlebih dahulu oleh dokter untuk menentukan
apakah secara medis layak untuk di rawat di rumah atau
tidak. Kriteria klien lain, seperti: klien dan keluarga datang
langsung beralasan akan menggunakan jasa kami untuk
melakukan perawatan ke rumah atau dirujuk oleh dokter
pribadi/RS.
b. Selanjutnya apabila dokter telah menetapkan bahwa klien
layak dirawat di rumah atau mempunyai surat pengantar
menganai keadaan klien saat ini, maka di lakukan
pengkajian oleh koordinator kasus yang merupakan staf
dari pengelola atau agensi perawatan kesehatan dirumah,
kemudian bersama-sama klien dan keluarga, akan
menentukan masalahnya, dan membuat perencanaan,
membuat keputusan, membuat kesepakatan mengenai
pelayanan apa yang akan diterima oleh klien termasuk
pelayanan jasa, produk, dan pelayanan seperti pemeriksaan
lab, fisioterapist, konsulasi gizi, kesepakatan juga
mencakup jenis pelayanan, jenis peralatan, dan jenis sistem
pembayaran, serta jangka waktu pelayanan.
c. Selanjutnya klien akan menerima pelayanan dari pelaksana
pelayanan keperawatan di rumah baik dari pelaksana
pelayanan yang dikontrak atau pelaksana yang direkrut
oleh pengelola perawatan dirumah. Pelayanan dikoordinir
dan dikendalikan oleh koordinator kasus, setiap kegiatan
yang dilaksanakan oleh tenaga pelaksana pelayanan harus
diketahui oleh koordinator kasus. Perawatan yang
dilakukan meliputi kegaiatan promitif, preventif, caratif
dan kuratif, serta rehabilitative klien dengan hipertensi,
DM, stroke.
d. Secara periodic koordinator kasus akan melakukan
monitoring dan evaluasi terhadap pelayanan yang diberikan
apakah sudah sesuai dengan kesepakatan.
e. Jika membutuhkan pemeriksaan penunjang, kami dapat
menyarankan kepada keluarga untuk melakukan cek lab
dengan labolatorium yang sudah bekerja sama dengan
usaha home care kami. Beberapa pemeriksaan dapat
dilakukan di rumah klien seperti pemeriksaan GDS,
kolesterol, asam urat, pemantauan hipertensi.
Selain itu, untuk sistem produk kami akan mempublishkan
produk makanan Clean Eating tersebut dalam berbagai media social
untuk promosi dan terdapat pula booth yang tersedia di gedung kami.

C. Komitmen
astha srdhna care berkomintem untuk meningkatkan
kualitas hidup klien dengan hipertensi, DM, dan stroke agar tetap
produktif, dapat mandiri untuk pengontrolan kesehatannya, dan
dapat menerapkan pola hidup sehat demi kemajuan kesehatan.

D. Jenis pelayanan
1. Jasa
Pelayanan jasa yang kami berikan pada klien dengan
Hipertensi, Diabebetes Melitus, dan Stroke adalah sebegai berikut:
Pelayanan ke rumah, tim kami melakukan perawatan
lansung baik kunjungan ke rumah klien atau di tempat home care
kami. Jasa yang dapat kami optimalkan dalam pelayanan asuhan
keperawatan kepada klien dengan Hipertensi, DM, dan stroke
adalah sebagai berikut:
a. Perawatan Langsung:
Klien stroke dengan indikasi mengalami kelumpuhan, tindakan
preventif dan rehabilitative dapat dilakukan asuhan keperawatan sesuai
masalah keperawatan
Klien DM dengan indikasi yang memerlukan asuhan keperawatan di
rumah: post operasi ganggren, perawatan berkelanjutan pada pasien DM.
Jenis perawatan jasa yang dilakukan bersama dengan
peran aktif keluarga:
Pemeriksaan TTV
Memandikan klien di tempat tidur
Perawatan luka (post operasi amputasi, ganggren
seseuai derajat)
Pemberian dan pembuatan diit DM dengan variasi
jenis makanan yang unik kepada keluarga untuk
klien
Perawatan kebutuhan dasar manusia
Range Of Motion (ROM) (penkes, exercise)
Fisioterapi
Terapi insulin (penkes, demonstrasi jika terdapat
klien DM dengan terai insulin)
Pemeriksaan GDS
Pemeriksaan kolesterol
Pemeriksaan asam urat
Pemeriksaan Labolatorium lainnya
b. Perawatan Tidak Langsung
Konsultasi Gizi

2. Produk
Produk yang kami tawarkan berupa Produk Health Food,
yaitu Produk yang berkaitan dengan makanan kesehatan.
Clean Eating yang mengusul konsep DASH. DASH adalah
kependekan dari Dietary Approach to Stop Hypertension atau diet
yang diterapkan khusus untuk penderita hipertensi. Namun,
ternyata DASH diet juga berefek positif terhadap beberapa
penyakit seperti stroke, obesitas, dan juga diabetes serta
memproteksi tubuh dari penyakit osteoporosis, kanker, diabetes,
dan penyakit jantung. Diet yang diformulasikan oleh cabang NIH
(National Institue of Health) ini menekankan pada banyaknya
frekuensi, jenis, dan variasi makanan. Selain menurunkan tekanan
darah yang berpotensi pada penyakit jantung, diet DASH juga
dapat mengatur kadar gula dalam darah. Diet DASH
diformulasikan untuk menurunkan tekanan darah maka jumlah
sodium (garam) yang dianjurkan adalah 1500 mg - 2300 mg.
Jumlah ini di bawah yang direkomendasikan diet-diet tradisional.
Terdapat aturan frekuensi dan porsi makan dalam diet DASH;
karbohidrat dari biji-bijian (6-8 kali konsumsi/hari), sayuran (4-5
kali konsumsi/hari), buah-buahan (4-5 kali konsumsi/hari), produk
susu (2-3 kali konsumsi/hari), daging tanda lemak, unggas, ikan
(kurang dari 6 kali konsumsi/hari), kacang-kacangan (4-5 kali
konsumsi/minggu), lemak dan minyak (2-3 kali konsumsi/hari),
gula (kurang dari 5 kali konsumsi/minggu).
Jenis-jenis makanan tersebut dapat disajikan atau
dikombinasi dengan proses cara pembuatan makanan Clean
Eating, di mana makanan yang kami buat produk terdiri dari
makan pagi, makan siang, makan malam, dan untuk snack
dengan variasi rasa dan bentuk sajiannya. Clean Eating selain
diproduksi sesuai dengan konsumen penderita Hipertensi,
DM, dan Stroke, kami juga terdapat produksi untuk semua
kalangan, karena pada intinya Clean Eating ini merupakan
jenis olahan makanan untuk detoksifikasi juga, yang
mempunyai banyak manfaat; membantu berat badan tetap
stabil, meningkatkan tingkat energy, meningkatakan kualiatas
tidur, memberikan kulit yang lebih segar, meningkatkan
kesejahteraan mental.

E. Lingkup Praktik
Lingkup praktik yang diambil pada perusahaan kami adalah
keperawatan medical bedah yang berarti bahwa melaksanakan asuhan
pada klien usia di atas 18 tahun sampai 60 tahun dengan gangguan
fungsi tubuh baik oleh karena trauma atau kelainan fungsi tubuh.
Khususnya gangguan fungsi dan kelainan fungsi sistem kardiovaskuler
(hipertensi), sistem endokrin (diabetes mellitus), sistem saraf (stroke),
dengan cara:

1. Melaksanakan pengkajian keperawatan terhadap status bio-


psikososio-kultural dan spiritual klien.
2. Menurunkan diagnosis keperawatan terkait dengan fenomena dan
garapan utama yaitu tidak terpenuhinya kebutuhan dasar klien.
3. Menyusun rencana tindakan keperawatan.
4. Melaksanakan tindakan keperawatan.
5. Melaksanakan evaluasi terhadap tindakan keperawatan yang telah
dilakukan.
6. Mendokumentasikan hasil keperawatan yang dilaksanakan.
7. Melakukan kegiatan konseling kesehatan kepada sistem klien
8. Melaksanakan tindakan medis sebagai pendelegasian berdasarkan
kemampuannya.

F. Jenis Kegiatan
1. Profit
Usaha home care ini mempunyai beberapa kegiatan yang
menjual jasa dan produk yang dapat menghasilkan laba atau
keuntungan untuk usaha ini. Memberikan pelayanan jasa yang relative
terjangkau harganya berupa pemeriksaan TTV, memandikan klien di
tempat tidur, perawatan luka (post operasi amputasi, ganggren seseuai
derajat), pemberian dan pembuatan diit DM dengan variasi jenis
makanan yang unik kepada keluarga untuk klien, Perawatan
kebutuhan dasar manusia, Range Of Motion (ROM), fisioterapi baik di
tempat kami atau mendatangkan ahli therapist ke rumah (tergantung
keadaan klien), pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan di
rumah klien, dan konsultasi Gizi
Selain jasa-jasa tersebut, kami juga memiliki produk yang
ditawarkan berupa produk Health Food, yaitu Produk yang berkaitan
dengan makanan kesehatan yang dapat di konsumsi oleh semua
kalangan dengan harga yang terjangkau juga. Produk ini popular
denngan nama Clean Eating.

2. Non Profit
Kegiatan di perusahaan kami pun, akan ritun mengadakan
acara seperti perberdayaan masyarakat melalui penyuluhan
mengenai pencegahan dan pengenalan mengenai penyakit
hipertensi, diet DM, dan risiko kejadian stroke secara kontinyu,
atau tema-tema lain yang berhubungan dengan ketiga gangguan
kesehatan tersebut dengan tidak hanya melalui penyuluhan
langsung ke masyarakat tapi pada website resmi kami pun terdapat
ruang edukasi di mana akan dipaparkan pula mengenai tindakan
preventif dan promotif untuk klien atau keluarga yang mempunyai
Hipertensi, DM, dan Stroke, mengadakan pemeriksaan gula darah,
kolesterol, dan tekanan darah secara gratis kuota terbatas tiap 2
bulan sekali di sarana olahraga kawasan Bandung/panti Werdha
Kota/Kabupaten Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk menjapai
tujuan utama kami, menurunkan risiko kejadian hipertensi, DM di
usia muda, dan stroke. Kegiatan ini merupakan ajang promosi dan
gerakan prventif yang kami upayakan guna mencapai visi, misi,
dan tujuan kami membangun usaha home care ini.
Sumber dana kegiatan non profit kami, atas segala bentuk
perhitungan diambil dari dana bersih penghasilan setiap 2 bulan,
dengan total pertahunnya sebanyak 15%.

BAB III

KELEMBAGAAN

A. Profil Perusahaan
astha srdhna care merupakan salah satu usaha keperawatan mandiri
yang menawarkan jasa dan produk dalam bidang keperawatan medical bedah:
Hipertensi, Diabetes Mellitus, dan Stroke.
astha srdhna care, mempunyai logo yang mengandung makna
sebagai berikut:
astha srdhna care diambil dari huruf sansakerta yang berarti
ashta adalah delapan, srdhna adalah simple. Pembangunan
usaha ini dibentuk oleh 8 orang yang simple. Simple di sini
diartikan tidak ribet, dan ikhlas dalam memberikan pelayanan.
Lambang tangan membentuk love: Caring sebagimana yang
kami ketahui merupakan jantung dari keperawatan.
Mengaplikasikan karakter caring dalam melakukan asuhan
keperawatan yang kami lakukan.
Lambang kotak kesehatan: menandakan bahwa dalam
pelaksanaan perawatan di rumah dapat lebih komprehensif dan
holistic, ditambah target kita adalah tidak hanya memandirikan
klien tetapi memandirikan keluarga dalam merawat klien
tersebut.
Warna Abu-abu:
Menunjukkan keamanan, kepandaian, tenang dan serius,
kesederhanaan, kedewasaaan, konservatif, praktis, profesional,
kualitas, diam, tenang.

Warna Emas:
Menunjukkan prestise (kedudukan), kesehatan, keamanan,
kegembiraan, kebijakan, arti, tujuan, pencarian kedalam hati,
ilmu pengetahuan, perasaan kagum, konsentrasi.

B. Lokasi

Kami memilih lokasi di Jalan Taman sari III No 77 karena lokasi


tersebut termasuk lokasi yang strategis, dilalui oleh angkutan umum, sejuk
banyak pepohonan, tidak terlalu bising dan mudah di jangkau oleh semua
kalangan.

Telp: 022-8566770, social media untuk pemasaran produk melalui aku


kami

instagram: CE_ascare
pin BB: 75AFD90
website: http://www.asthasardhanacare.com
Line : ce_ascare

C. Struktur Organisasi

D. Terlampir (Lampiran 1)
E.
F.
G.
H.
I.
J.

K.

L.

M.

N. Data Karyawan

O. P. Nama Q. Jenis R. TT S. Pendidika U. Jabatan


N kela L n
min T. Terakhir
V. W. Anisa Y. P Z. Cir AA. Stra AB. Pera
1 Novia eb ta 1 wat
S.Kep., on, Keperawata Pelaksana
Ners 3 n Ners
X. No
ve
mb
er
19
92
AC. AD. Di AF.P AG. AH. Stra AI. Penanggung
2 ni Bandu ta 1 jawab
Kusdinar ng, Keperawata Kasus/Koor
S.Kep 18 n Ners dinaror
Ners No
WCCO ve
AE. mb
er
19
92
AJ. AK. El AM. AN. AO. Ma AP.Ketua
3 gi Argian L Bekasi gister Pengelola
Hafidz ,21 Kesehatan
S.Kep., okt
Ners., ob
M.Kes er
AL. 19
93
AQ. AR. Git AT.P AU. AV.Magister AW. Ketu
4 a Sari P. Bandu Hukum a
S.Kep ng, Kesehatan Administras
M.H. Kes 7 i/Keuangan
AS. Ju
ni
19
93
AX. AY.Inggit AZ. BA. BB. Stra BC. Ketu
5 Panjasela P Sukab ta 1 a Bidang
S.Kep.,Ne um Keperawata Pelayanan
rs i,1 n Ners
0
Ma
ret
19
93
BD. BE. Me BF.P BG. BH. Spe BI. Konsulen
6 sa Bandu sialis
Maysarah ng. Keperawata
S.Kep,. , n Medikal
Ners., 01 Bedah
M.Kes. Me
Sp.KMB i
19
93
BJ. BK. Sri BL. BM. BN. Ma BO. Ahi
7 kurnia P Suban gister Ilmu Gizi
Dewi g,1 Gizi
S.Kep., 7
Ners. M. De
Gz. se
mb
er
19
93
BP. BQ. Su BR. BS.Ta BT.Strata 1 BU. Ketu
8 ryadi L sik Keperawata a bidang
S.Kep.,Ne ma n pengadaan
rs lay
a,
29
Ap
ril
19
93
BV. BW. Sin BY. BZ. CA. Dipl CB. Pera
9 ta Rahma P Bandu oma III wat
AMd. Kep ng, Keperawata Pelaksana
BX. 05 n
Ap
ril
19
93
CC. CD. An CF.L CG. CH. Stra CI. Perawat
1 dini Bandu ta 1 Pelaksana
Suharti S. ng, Keperawata
Kep., Ners 04 n Ners
CE. Ju
ni
19
93
CJ. CK. Do CM. CN. CO. Dipl CP.Perawat
1 ni L Bandu oma III Pelaksana
Ramdhan ng, Keperawata
Amd. Kep 03 n
Ma
CL. ret
19
92
CQ. CR. Ar CT.L CU. CV. Stra CW. Pera
1 di Suban ta 1 wat
Hamdani g, Keperawata Pelaksana
S.Kep. 15 n Ners
Ners Me
CS. i
19
93
CX. CY. Fin DA. DB. DC. Ahli DD. Fisio
dani P Bandu Terapist terapist
Wulansari ng,
CZ. 17
Se
pte
mb
er
19
92
DE. DF.Rian DH. DI. Ba DJ. SMK DK. Sara
Sopian L nd Teknik na
DG. un Prasarana
g,
09
No
ve
mb
er
19
91
DL. DM. Wa DO. DP.Ba DQ. SM DR. Clea
wan L nd A ning Service
Surawan un
DN. g,
06
De
se
mb
er
19
80
DS. DT. Fat DU. DV. DW. Pro DX. Koki
imah P Bandu gram Studi
Nurfadilah ng, Strata 1
S.Pd 17 Pendidikan
De Tata Boga
se
mb
er
19
93
DY.

DZ.

EA.

EB.

EC.

ED.

EE.

EF.BAB IV

EG. PEMASARAN

1. Potensi Pasar
EH. Sasaran
EI. Kami memfokuskan sasaran jasa kepada orang yang
mempunyai gangguan pada sistem endokrin (Diabetes Melitus), sistem
kardiovaskuler (Hipertensi), dan sistem persarafan (Stroke). Selain itu kami
juga menyediakan produk makanan diit organik yang rendah garam dan
gula untuk semua kalangan yaitu Clean Eating yang tidak hanya dapat
dikonsumsi untuk penderita Hipertesi, DM, dan Stroke tetapi dapat di
konsumsi juga untuk semua kalangan.
EJ.
2. Perilaku konsumen terhadap pelayanan yang ditawarkan perusahaan
EK. Konsumen akan bersikap terbuka dan menerima produk dan
jasa yang kami tawarkan karena produk dan jasa tersebut merupakan salah
satu alternatif yang mempermudah masyarakatdalam merawat klien yang
mempunyai gangguan kesehatan khususnya Diabetes Melitus, Hipertensi dan
Stroke .
EL.
3. Analisa Pesaing
a. Streng
1) Dari lokasi astha srdhna care cukup strategis, berapa di pusat
kota, mudah ditemui dan akan banyak lalu lalang orang-orang
yang berpergian, menjadikan astha srdhna care akan mudah
dikenali dan disebarluaskan dari mulut ke mulut
2) Pemanfaatan seluruh media social dalam pemasaran
3) Komitmen manajemen dan karyawan sangat kondusif dan
progressif untuk kemajuan pelayanan.
4) Kualitas sumber daya manusia/karyawan cukup lengkap dan
profesional, terdapat dokter jaga moyoritas dokter di kami sudah
spesialis, perawat pelaksana, perawat spesialis yang sudah
melakukan berbagai pelatihan, ahli gizi, therapist, dsb.
b. Weakness
1) Peralatan medis yang tersedia masih kurang lengkap untuk
perawatan yang kritis.
2) Sumber daya manusia walaupun sudah dirasa lengkap, masih
tetap kurang jika kemungkinan terjadi sakit dari karyawan.
c. Opportunity
1) Jarak rumah sakit umum yang cukup jauh memudahkan
masyarakat memilih yang terdekat dengan kualitas yang dirasa
lebih cepat memajukan kesehatan masyarakat
2) astha srdhna care menjadi home care pertama yang menangi
penyakit kronis seperti hipertensi, DM, dan Stroke di wilayah
Bandung.
d. Threat
1) Masih ada masyarakat yang kurang sadar akan risiko terjadi
hipertensi, DM, stroke.
2) Masih ada masyarakat yang menggunakan pengobatan
alternatife setelah di rawat di RS.
3) Rumah Sakit Swasta saat ini sudah mulai membuka home care
untuk melakukan control berkelanjutan dalam beberapa kondisi.
EM.
EN.
EO.
4. Strategi Pemasaran
a. Formulasi Strategi
EP. Kami melakukan strategi pemasaran dengan cara memasang
iklan di media cetak (koran), membuat web yang berisikan beberapa
informasi mengenai kesehatan yang mudah di akses, aktif dalam berbagai
jenis social media untuk menjual produk Clean Eating kami, dan
menyebarkan brosur kepada masyarakat.
b. Strategi Tarif:
Perawat Stand By 12 Jam per hari Per 12 Jam
EQ. Jaga Pagi = Rp 200.000
ER. Jaga Malam = Rp 250.000
Paket Per Bulan (30 Hari Kerja , Per hari 12 jam)
ES. Jaga Pagi (07.00 19.00 ) = Rp 6.000.000
ET. Jaga Malam ( 19.00 07.00 ) = Rp 7.500.000
Kunjungan 1x ke rumah Rp 100.000 pengkajian, untuk control
keadaan klien.
EU. Dengan tarif/kegiatan sebagai berikut:
Pemeriksaan TTV Rp 10.000
Memandikan klien di tempat tidur Rp 30.000
Perawatan luka sesuai dengan derajat luka Rp 30.000 Rp 60.000
Perawatan kebutuhan dasar manusia Rp 50.000
Range Of Motion (ROM) Rp 40.000
Fisioterapi Rp 50.000
Pemeriksaan GDS Rp 10.000
Pemeriksaan kolesterol Rp 15.000
Pemeriksaan asam urat Rp 25.000
Konsultasi Gizi Rp 100.000
Pemeriksaan Labolatorium lainnya (Sesuai dengan kebutuhan)
EV. Lampiran 1 (Sruktur Organigram )
Yayasan Persatuan Perawat Nasional Indonesia
EW.
EX.
EY.
Ketua Pengelola
EZ. Elgi Argian Hafidz S.Kep., Ners., M.Kes.

FA. Ketua Administrasi/keuangan


FB. Gita Sari P. S.Kep M.H. Kes
FC.

Ketua Bidang Pelayanan


Penanggungjawab Kasus/Koordinator Ketua Bidang Pengadaan/Kelengkapan
Konsulen
Inggit Panjassela S.Kep.,Dini
NersKusdinar S.Kep.,
Mesa Ners WCCO S.Kep,. Ners., M.Kep.
Maysarah Suryadi S.Kep., Ners
Sp.KMB

Perawat Pelaksana Ahli Gizi Ahli Terapist Sarana Prasarana Cleaning Service
Anisa NoviaS.Kep., Ners Sri Kurnia Dewi S. Kep M.Gz
Sinta Rahma AMd. Kep Findani Wulansari S.Ft Rian Sopian Wawan Surawan
Andini Suharti S. Kep., Ners
Doni Ramdhan Amd. Kep
Ardi Hamdani S.Kep. Ners Koki
Fatimah Nurfadilah S.Pd
Dokter Apotik Kimia Farma Jl. Wastu Kencana
dr. Fatmawati Sp. PD
dr. Medianitami Sp. S
Dr. Haryanto Utama Sp. JP
FD.