Anda di halaman 1dari 3

Soal kasus

1. Puskesmas di daerah x melakukan pemasangan spanduk di persimpangan jalan Y ,


spanduk tersebut berisikan himbauan UNTUK BAB TIDAK DISEMBARANGAN
TEMPAT . kegiatan yang dilakukan oleh puskesmas tersebut termasuk kedalam
a. Promosi kesehatan
b. Konsep pemberdayaan
c. Ottawa charter
d. Deklarasi jakarta

Jawaban : A

2. Disuatu wilayah y , mayoritas masyarakatnya adalah masyarakat miskin dan rendahnya


tingkat kesehatan . bagaimana tindakan seorang tenaga kesehatan untuk melakukan
promosi kesehatan untuk mencegah kemiskinan
a. Penyuluhan dan sanitasi lingkungan
b. Penyuluhan saja
c. Sanitasi lingkungan saja
d. Penyuluhan , pemahaman , dan pengobatan gratis , dan sanitasi lingkungan

Jawaban : D

3. Hasil penelitian membuktikan bahwa rokok mengandung zat adikti yang membahayakan
kesehatan. Zat Adiktif adalah bahan yang menyebabkan adiksi atau ketergantungan yang
membahayakan kesehatan dengan ditandai perubahan perilaku, kognitif, dan fenomena
fisiologis, keinginan kuat untuk mengonsumsi bahan tersebut sebagian orang tidak
mengindahkan iklan-iklan efek samping dari konsumsi rokok. Bagaimana cara seorang
ahli kesehatan dapat mengatasi kasus tersebut
a. Penyuluhan secara langsung dan membuat penganti selain rokok
b. Mengiklankan lewat media tanpa memantau
c. Acuh- tak acuh
d. Melarang keras merokok
Jawaban : A

4. banyak siswa SD yang tidak tau dengan penting nya cuci tangan dengan sabun, sebelum
makan, sesudah BAB serta setelah bermain sehingga banyak siswa yang penyakit
cacingan. Bagaimana promosi kesehatan yang harus dilakukan oleh seorang ahli
kesehatan
a. memberikan mata pelajaran tentang kesehatan
b. menegur siswa secara keras dengan hukuman
c. memberikan nasehat tanpa memantau
d. memberikan penyuluhan kesekolah
jawaban : D
5. konsep pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk mengoptimalkan kesehatan yang
lebih maksimal di kalangan masyarakat.untuk itu di suatu daerah perlu adanya suatu
program pemberdayaan masyarakat .contoh tindakan yang tepat dilakukan di suatu
daerah agar terciptanya kesehatan yang optimal adalah.
a. Menyalahkan masyarakat karena penyebab dari masalah kesehatan
b. Perhatikan pola makan
c. Melakukan suatu tindakan yaitu menganalisa kasus kesehatan di kalangan
masyarakat dan menanggulangi hal tersebut
d. Survey kesehatan yang memakan waktu lama
Jawaban : C
6. Penanganan permasalahan kesehatan seperti gizi buruk dari pengalaman beberapa
puskesmas yang disampaikan dalam beberapa kesempatan pertemuan bahwa upaya
bersama didaerah perbatasan sangat baik untuk mendukung pemberdayaan kesehatan
dalam mencegah gizi buruk. Salah satu contoh usaha yang dapat dilakukan tenaga
kesehatan untuk mencegah gizi buruk tersebut adalah

a. Melaksanakan posyandu secara bersama dan berkala


b. Hanya mendata penderita gizi buruk dan melaporkannya kepada dinas kesehatan
c. Hanya mensurvey daerah perbatasan tersebut
d. Mengadakan promosi kesehatan didaerah lain
Jawaban : A

7. Ketika terjadi KLB DBD didaerah perbatasan kabupaten A dan B, kabupaten A segera
melakukan fogging dan promkes serta tindakan lainnya. Karena kasusunya masuk ke
kabupaten A maka kabupaten B tidak melakukan tindakan kareana indikasi surveylans
tidak memberikan warning untuk masalah tersebut. Seprti kita ktahui nyamuk DBD
mmiliki daya jelajah trbang trtntu yang bisa menyebar ke kabupaten B dan kembali lagi k
kabupatn A setelah fogging berlalu. Tindakan brsama diantara kedua kabupaten yang
dapat kita lakukan adalah
a. Hanya menangani prmasalahan di kabupaten A dengan mengabaikan kabupetn B
b. Kdua daerah A dan B harus mendapat perlakuan yang sama karena nyamuk tersebut
dapat berpindah ke A maupun ke B sehingga kedua daerah tersebut harus ditangani
ektensif
c. Hanya melakukan fogging satu kali saja
d. Melakukan promkes atau penyuluhan tanpa melakukan tindakan apapun
Jawaban : B

8. Dalam kasus gawat darurat pemberi pelayanan kesehatan diderah perbatasan


berkewajiban untuk memberikan pelayanan tidak memandang dari daerah mana dan
kelompok miskin atau tidak sementara sistem pembiayaan yang mengatur sampai saat ini
belum ada. Bagaimana tindakan yang bisa dilakukan oleh tenaga kesehatan dalam situasi
ini
a. Melakukan tindakan sebisa mungkin tanpa memungut biaya terlalu besar
b. Melaksanakan suatu kegiatan sebisa mungkin seperti minimal melakukan penyuluhan
kepada masyarakat.
c. Memberikan pelayanan dengan cara mengelompokkan masyarakat tersebut.
d. Tidak melakukan kegiatan apapun karena tanpa biaya kegiatan tidak berjalan.
Jawaban : B

9. Mengingat tugas kita sebagai tim medis adalah salah satunya memperkenalkan
bagaimana cara hidup sehat dengan masyarakat, maka strategi apa yang dilakukan dalam
promosi kesehatan ?
a. Lingkungan yang mendukung
b. Reorientasi pelayanan kesehatan
c. Keterampilan individu
d. A, B, dan C benar
Jawaban : D

10. Sebagaimana kita ketahui, bahwa kita sebagai ahli gizi juga sangat berperan dalam
memperkenalkan kepada masyarakat untuk mengutamakan kesehatan agar lebih baik
lagi, jika didalam masyarakat masih kurangnya pengetahuan masyarakat tentang
pelayanan kesehatan. Hal apa yang harus kita lakukan sebagai ahli gizi ?
a. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai masalah gizi
b. Meneliti cara meningkatkan kemampuan masyarakat menyiapkan makanan
c. Mengadakan penyuluhan gizi secara rutin
d. A, B, dan C benar
Jawaban : D