Anda di halaman 1dari 14

An

PROFIL LEMBAGA PELATIHAN KERJA

KURIKULUM PELATIHAN ANAK BUAH KAPAL (ABK)

NAMA LPK :PT. OS SELNAJAYA INDONESIA

ALAMAT : GED. MIDPLAZA 1 LT.19, JL. JEND. SUDIRMAN


KAV. 10-11, JAKARTA PUSAT

PROGRAM PELATIHAN : TEKNIK JURU MASAK KAPAL

LOKASI LPK : CIKARANG SELATAN (BEKASI)


Jl. Thamrin Ruko Menteng Plaza Blok B No. 3 Lippo,
Cikarang Selatan - Bekasi
PENGANTAR

Penyelenggaraan Program Pelatihan ini dilaksanakan berdasarkan perjanjian kerja sama antara
PT. OS Selnajaya Indonesia dengan Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi,
dengan mengacu kepada ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem
Pelatihan Kerja Nasional dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2013
tentang Pedoman Penyelenggaraan Sistem Pelatihan Kerja Nasional Di Daerah.
Acuan program adalah standar khusus namum para lulusan tetap diarahkan supaya mampu bekerja
diluar hubungan kerja biarpun utamanya diarahkan untuk dapat bekerja pada berbagai industri dengan
berorientasi langsung pada kegiatan perkapalan. Disamping keterampilan teknis memasak kepada
para peserta latihan akan diberikan keterampikan bahasa, pengenalan budaya industri dan latihan
dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja Umum (K3Umum).
Penyelenggaraan pelatihan akan lebih banyak berkaitan dengan bidang perkapalan agar para peserta
dapat secara lebih memahami dan mengenal lingkungan maritim, sedangkan pelatihan-pelatihan
tertentu dapat dilakukan di luar lembaga pelatihan.
Para peserta adalah para pencari kerja dengan pendidikan minimum Sekolah Menengah Kejuruan atau
sederajat yang dinyatakan lulus seleksi.
Peserta pelatihan secara langsung akan dibimbing oleh para instruktur yang disediakan oleh
PT. OS Selnajaya Indonesia dengan Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi secara
bersama-sama.
Selama mengikuti pelatihan para peserta akan dikelompokkan dan dilakukan rotasi sehingga seluruh
peserta pelatihan mempunyai kesempatan untuk berlatih pada seluruh production-line mulai dari awal
hingga akhir proses produksi dengan demikian para peserta diakhir program pelatihan dapat
menguasai kompetensi tertentu pada tingkatJuru Masak Kapal dengan kemampuan dapat bekerja
pada bidang sejenis atau bekerja diluar hubungan kerja. Program dirancang dengan menggunakan
pola tertentu dengan demikian para peserta dapat menyesuaikan atau memilih bagian-bagian pelatihan
tertentu. Pada setiap akhir pelatihan kompetensi dilakukan test untuk memastikan peserta telah
menguasai kompetensi yang dilatihkan.
Diharapkan program pelatihan ini dapat mengantarkan para peserta mencapai kompetensi Juru
Masak Kapal dan menjembatani mereka untuk berkarya dengan produktif.
Terima kasih.
Jakarta, 25 Januari 2017

Imron Munfaat
Direktur
Latar Belakang

Program Pelatihan Teknik Juru Masak Kapal

A. Pendahuluan
Indonesia adalah negara maritim terbesar di dunia, yang memiliki 17.504 pulau yang membentang dari
barat sampai timur dengan panjang garis pantai kurang lebih 81.000 km serta luas wilayah laut sekitar
5,9 juta km2. Indonesia juga terletak pada posisi silang yang sangat strategis di antara benua Asia dan
Australia dimana di dalamnya terkandung kekayaan sumber daya alam, energi, mineral, hayati dan
hewani yang beraneka macam.

Transportasi laut merupakan sub sistem dari Sistem Transportasi Nasional harus didukung oleh elemen
kegiatan angkutan laut, kepelabuhanan, lingkungan kemaritiman dan keselamatan pelayaran. Sistem
transportasi laut juga terdiri kelaiklautan kapal, kenavigasian, serta penjagaan dan penyelamatan yang
saling berinteraksi dalam mewujudkan penyelenggara transportasi laut yang efektif dan efisien.

Lebih lanjut dalam Renstra Ditjen Perhubungan Laut menyatakan bahwa sebagai komponen
transportasi laut, kegiatan angkutan laut meliputi penataan sistem jaringan serta pengembangan
armada angkutan laut nasional dan internasional, sedangkan komponen kegiatan kepelabuhanan
mencakup penataan sistem jaringan prasarana dan operasional kepelabuhanan nasional dan
internasional. Adapun komponen keselamatan pelayaran mencakup penegakan konvensi internasional
dalam masalah kelaiklautan kapal antar negara dan wilayah, kegiatan kenavigasian mencakup
penataan sistem dan jaringan infrastruktur lalu lintas laut nasional dan internasional, sedangkan
kegiatan kegiatan penjagaan dan penyelamatan mencakup kegiatan penegakan hukum di bidang
pelayaran, penyelamatan dan pekerjaan bawah air serta bantuan pencarian dan penyelamatan dan
penanggulangan pencemaran laut.

Sebagai sektor pendorong, transportasi laut sangat tergantung dari sektor yang didorong, dan
mengingat peta potensi ekonomi nasional yang tidak merata maka peran transportasi laut dapat
dikategorikan sebagai perangsang (stimulating/promoting) pertumbuhan ekonomi di wilayah yang
belum berkembang (Ship Promote the trade) dan menunjang komoditas produksi nasional (Ship Follow
the Trade) baik produksi dalam negeri dan produksi luar negeri. Lebih jauh transportasi laut dapat
berperan sebagai sarana untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.Oleh karena itu
merupakan urat nadi terhadap kehidupan ekonomi, sosial, politik, budaya maupun pertahanan
keamanan negara kepulauan.

Dari dekade ke dekade dunia perkapalan dengan penuh tanggung jawab dan profesional telah
memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa kapal (penumpang). Pelayanan kapal yang
diberikan mencakup mulai dari kapal sebelum memasuki alur hingga tambat di dermaga sampai
dengan kapal keluar meninggalkan alur. Pelayanan kapal akan mengacu kepada aturan yang telah
disepakati dan kebutuhan pengguna jasa, pengguna jasa dapat menyesuaikan pelayanan yang
dibutuhkan. Dalam pelayanan kapal ini, salah satunya adalah penyediaan makanan pada kapal selama
perjalanan di atas laut. Tujuannya adalah untuk memberikan fasilitas lebih bagi para pengguna jasa
kapal, karena hal ini berkaitan dengan kesehatan juga. Maka dari itu, kurilkulum ini sengaja dibuat
untuk mempelajari Teknik Juru Masak di dunia perkapalan, dimana teknik juru masak di perkapalan
berbeda dengan teknik juru masak lainnya, ini jelas terlihat pada sistem sanitary. Untuk juru masak
kapal memiliki teknik pembuangan sanitasi/sampah sendiri.

B. Maksud dan Tujuan


Lembaga Pelatihan Teknik Juru Masak Kapal PT. OS Selnajaya Indonesia memiliki maksud dan
tujuan sebagai berikut;

1. Menyelenggarakan sistem pelatihan meliputi proses pelatihan, evaluasi, dan penilaian


yang integral, yang dapat menjawab kebutuhan pasar kerja;
2. Membantu memberikan pelatihan kepada peserta, sehingga pengetahuan dan
ketrampilannya meningkat;
3. Sebagai standar dan pedoman pelaksanaan pelatihan kerja yang sistematis dan
efektif;
4. Mengoptimalkan peran lembaga pendidikan informal dalam upayanya mewujudkan
SDM manusia yang memiliki kualitas kompetensi yang tangguh;
5. Menyiapkan SDM yang ahli dan memiliki kompetensi di bidang teknik juruk masak
kapal, sehingga siap memasuki kebutuhan dunia usaha, khususnya yang terkait dengan
perkapalan;
6. Berpartisipasi dalam mewujudkan masyarakat yang produktif, adaptif, dan kreatif, yang
siap menghadapi persaingan dalam pasar tenaga kerja.
C. Struktur Organisasi dan Uraian Tugas

Struktur Organisasi

Lembaga Pelatihan Kerja (LPK)


DIREKSI

Imron Munfaat

Kurikulum dan Rekrutmen HR Legal & GA Administration & Kerjasama


Pelatihan Dept. Finance Dept. Industri
OM - MG Dept
Irwan Tina Dwi Sagita Saroso AS

GA Staff Finance Staff

Leni Septi
JOB DISCRIPTION

- DIREKSI

1. Sebagai Edukator, Manajer, Administrator, Supervisor, Leader, Inovator, Motivator


2. Merencanakan, mengorganisasikan, mengawasi dan mengevaluasi seluruh proses kegiatan di
program studi keahlian, meliputi aspek edukatif dan administrative
3. Melaksanakan kegiatan pengembangan SDM
4. Bertanggungjawab atas terlaksananya semua kegiatan di Otomotif
5. Memberi contoh tentang kepribadian yang terpuji
6. Mempunyai pemahaman dan penguasaan terhadap tujuan-tujuan kegiatan di Otomotif
7. Mempunyai wawasan pengetahuan yang luas

- KURIKULUM DAN PELATIHAN

1. Merencanakan, melaksanakan kegiatan pengembangan kurikulum pelatihan


2. Merencanakan, melaksanakan kegiatan pengembangan materi uji kompetensi
3. Merencanakan, melaksanakan kegiatan pengembangan alat peraga pelatihan
4. Melakukan pemetaan kebutuhan pelatihan dan uji dari stakeholder
5. Bertanggungjawab atas pengarsipan dokumen kegiatan
6. Bertanggungjawab atas tertibnya pelaksanaan renlitbang
7. Membuat laporan kegiatan
8. Mewakili rapat tentang renlitbang, bila kaprog berhalangan hadir

- REKRUTMEN OM MG

1. Merencanakan, melaksanakan kegiatan pelatihan


2. Mengiventarisir peserta pelatihan program dinas
3. Menentukan biaya pelatihan
4. Menentukan materi pelatihan
5. Membuat jadwal pelaksanaan pelatihan
6. Mengurusi pihak lain yang prakerin di Otomotif
7. Bertanggungjawab atas pengarsipan dokumen kegiatan
8. Bertanggungjawab atas tertibnya pelaksanaan kegiatan
9. Membuat laporan kegiatan
10. Mewakili rapat tentang pelatihan, bila Direksi berhalangan hadir

- FINANCE

1. Pengadministrasi transaksi keuangan kegiatan pelatihan


2. Pengadministrasi transaksi keuangan kegiatan uji kompetensi
3. Pengadministrasi transaksi keuangan kegiatan bisnis
4. Mengeluarkan uang kas untuk keperluan intern atas sepengetahuan Direksi
5. Mengeluarkan uang kas untuk keperluan extern atas sepengetahuan Direksi
6. Membuat laporan keuangan
7. Bertanggungjawab atas tertibnya administrasi keuangan
8. Mewakili rapat tentang keuangan, bila kaprog berhalangan hadir

- KERJASAMA INDUSTRI

1. Merencanakan, melaksanakan kegiatan pengembangan bisnis


2. Bertanggungjawab atas pengarsipan dokumen kegiatan
3. Bertanggungjawab atas tertibnya kegiatan
4. Membuat laporan kegiatan
5. Mewakili rapat tentang pengembangan bisnis, bila Direksi berhalangan hadir

D. Program Pelatihan Kerja

Lembaga Pelatihan Kerja PT. OS Selnajaya Indonesia menyelenggarakan pelatihan untuk program
teknik juru masak kapal berbasis kompetensi sebagai berikut;

Jumlah Jam
No Materi Pelatihan TUJUAN/SASARAN
T P
1 Kepercayaan (Trust) Dalam Bekerja < 25% > 75% Memahami pentingnya kepercayaan
dalam bekerja
Memahami pentingnya menjaga dan
melaksanakan kepercayaan dengan
sebaik-baiknya
Menumbuhkan sikap agar selalu
idpercaya oleh siapapun.
2 Dasar-Dasar Pelayanan Terhadap < 25% > 75% Memahami dasar-dasar pelayanan.
Pelanggan Pentingnya kualitas pelayanan.
Hubungan pelayanan dengan
kepuasan pelanggan.
Pelayanan dan kesinambungan
perusahaan.
3 Dasar Hukum Pelatihan dan Pemagangan < 25% > 75% Memahami dasar-dasar hukum
pelatihan dan pemagangan.
Memahami hak dan kewajiban para
pihak yangterlibat dalam pelatihan
dan pemagangan.
Melaksanakan pelatihan dan
pemagangan yang sesuai dengan
dasar hukum yang jelas dan pasti.
4 Etika Perusahaan < 25% > 75% Memahami pentingnya etika dalam
bekerja.
Penerapan nilainilai etis terhadap
teman kerja, atasan maupun
customer.
5 Hubungan Industrial < 25% > 75% Memahami makna hubungan
industrial (HI).
Memahami pihak-pihak yang terlibat
dalam HI.
Tanggung jawab mewujudkan HI
yang damai, sejuk dan harmonis.
Pendekatan kekeluargaan dalam
penyelesaian masalah.
6 Gambaran Proses Produksi < 25% > 75% Memahami alur produksi secara
umum.
Keterkaitan antar tahap dalam
produksi.
Pentingnya memperhatikan kualitas
dalam setiap tahap produksi.
Penerapan falsafah 3T.
Memahami faktor-faktor tentang
sukses-tidaknya produksi.
7 Efektifitas Kerja < 25% > 75% Memahami prinsip-prinsip bekerja
yang efektif.
Efektifitas dan produktifitas.
8 Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) < 25% > 75% Pentingnya kesehatan dan
keselamatan kerja.
Pentingnya memahami ketentuan
kesehatan dan keselamatan.
Upaya mencegah kecelakaan kerja.
Mengetahui risiko-risiko akibat
kecelakaan kerja.
K3 dan kenyamanan kerja.
9 ISO 9001 < 25% > 75% Memahami dasar-dasar standarisasi
internasional.
Bagian-bagian dalam ISO 9001.
Manfaat dan kegunaan ISO 9001.
Penerapan ISO 9001.
Dokumentasi dalam ISO 9001.
10 Disiplin Kerja < 25% > 75% Memahami pentingnya disiplin kerja.
Memahami penyebab
ketidakdisiplinan dalam bekerja.
Memahami upaya membentuk
kedisplinan kerja. Manfaat
kedisplinan kerja bagi peserta
magang dan perusahaan.
11 HoRenSo < 25% > 75% Memahami maksud dan tujuan
HoRenSo.
Memahami pentingnya komunikasi.
Memahami pentingnya pelaporan.
Memahami pentingnya konsultasi.
12 Teknik penyelesaian masalah < 25% > 75% Memahami cara mengidentifikasi
masalah.
Konsultasi dengan pihak terkait
dalam menyelesaikan masalah.
Pencegahan/antisipasi atas masalah
yang akan timbul.
Penanganan efektif atas
permasalahan.
13 Motivasi Kerja < 25% > 75% Perlunya memahami motivasi.
Memahami cara mempertahankan
motivasi kerja.
Memahami hal-hal yang melemahkan
motivasi kerja.
Memahami hal-hal yang menguatkan
motivasi kerja.
14 Team Work < 25% > 75% Memahami perlunya bekerja secara
team.
Memahami dengan baik tujuan tim
kerja.
Memahami tata cara kerja setiap tim
kerja.
Memahami struktur organisasi dalam
setiap tim kerja.
15 Kriminalisme Kerja < 25% > 75% Memahami dasar-dasar kriminalisme
kerja.
Memahami hal-hal yang
mengakibatkan terjadinya
kriminalisme kerja.
Memahami risiko kriminalisme kerja.
Akibat hukum atas kriminalisme kerja.
Upaya pencegahan kriminalisme
kerja.
16 Sikap Mental Produktif < 25% > 75% Memahami dasar-dasar tentang sikap
mental produktif.
Manfaat sikap mental produktif bagi
peserta magang dan perusahaan.
Sikap mental produktif dan
produktivitas.
Memahami hal-hal yang menghambat
pembentukan sikap mental produktif.
Memahami hal-hal yang menguatkan
sikap mental produktif.
17 6S < 25% > 75% Memahami makna (dasar) 6S.
Memahami prinsip-prinsip penerapan
6S.
Memahami maksud dan tujuan 6S.
Keterkaitan 6S dengan K3.
18 Berpikir Positif < 25% > 75% Memahami dasar-dasar berpikir
positif.
Memahami manfaat dan kegunaan
berpikir positif.
Memahami upaya pencegahan
berpikir negatif.
Memahami hal-hal yang menguatkan
cara berpikir positif.
19 Keselamatan dan kesehatan di catering < 25% > 75% Memahami dasar-dasar keselamatan
pada Industri Maritim dan kesehatan pada penerapan
catering di bidang maritim
20 Operasi Kitchen, biaya makanan dan < 25% > 75% Memahami sistem perencanaan dan
perencanaan menu pembiayaan untuk membuat suatu
menu
21 Menerapkan dan mengaplikasikan < 25% > 75% Memahami dasar-dasar kerja di
keterampilan kerja perkapalan
22 Menu makanan sehat dan diet khusus < 25% > 75% Memahami dasar-dasar dan teknik
menu sehat
23 Persyaratan Catering Budaya dan Agama Memahami dasar-dasar untuk menu
catering yang dibedakan berdasarkan
agama dan kebiasaan budaya dari
masing-masing pengguna jasa kapal
24 Diet persyaratan dari pekerja shift < 25% > 75% Memahami dasar-dasar dan teknik
menu sehat untuk para awak ABK
25 Menyiapkan dan memasak sup dan saus < 25% > 75% Memahami cara dan teknik
pembuatan sup dan saus
berdasarkan menu sehat
26 Menyiapkan dan memasak buah dan < 25% > 75% Memahami cara dan teknik memasak
sayuran buah dan sayuran berdasarkan menu
sehat
27 Menyiapkan dan memasak daging dan < 25% > 75% Memahami cara dan teknik memasak
jeroan daging dan jeroan berdasarkan menu
sehat
28 Menyiapkan dan memasak ikan dan < 25% > 75% Memahami cara dan teknik memasak
kerang ikan dan kerang berdasarkan menu
sehat
29 Menyiapkan dan memasak nasi, pasta, biji- < 25% > 75% Memahami cara dan teknik memasak
bijian, dan telur piring nasi, pasta, biji-bijian, dan telur piring
berdasarkan menu sehat
30 Sanitasi < 25% > 75% Memahami cara dan teknik
sanitary/pembuangan limbah masak
di kapal
31 P3K < 25% > 75% Kemampuan untuk menolong teman
dalam kecelakan kerja, perawatan,
pengobatan sementara dll.

T : Teori P : Praktik
Kegiatan pelatihan diselenggarakan mengacu pada pola standar latihan kerja dan sistem jam latihan
(Jamlat). 1 jamlat berdurasi 45 menit. Sesuai dengan kurikulum pelatihan, muatan teori yang ditempuh
setiap peserta tidak lebih dari 25%. Selebihnya (75%) adalah kegiatan praktik yang harus dilakukan
peserta. Lamanya waktu pelatihan adalah 2 bulan, sehingga (setidaknya) setiap hari dapat
dilaksanakan 8 jamlat atau selama enam jam (360 menit). Setelah berhasil menyelesaikan study dan
lulus evaluasi akhir, maka kepada peserta akan diberikan Sertifikat.

E. Program Kerja LPK

Program Kerja Lembaga Pelatihan Kerja PT. OS Selnajaya Indonesia adalah sebagai berikut:

No Materi Tujuan Jam Latihan


T P
1 Keselamatan dan Memahami dasar-dasar keselamatan dan 4 24
kesehatan di catering kesehatan pada penerapan catering di bidang
pada Industri Maritim maritim
2 Operasi Kitchen, biaya Memahami sistem perencanaan dan 4 16
makanan dan pembiayaan untuk membuat suatu menu
perencanaan menu
3 Menerapkan dan Memahami dasar-dasar kerja di perkapalan 4 24
mengaplikasikan
keterampilan kerja
4 Menu makanan sehat Memahami dasar-dasar dan teknik menu sehat 4 32
dan diet khusus
5 Persyaratan Catering Memahami dasar-dasar untuk menu catering 6 32
Budaya dan Agama yang dibedakan berdasarkan agama dan
kebiasaan budaya dari masing-masing
pengguna jasa kapal
6 Diet persyaratan dari Memahami dasar-dasar dan teknik menu sehat 5 16
pekerja shift untuk para awak ABK
7 Menyiapkan dan Memahami cara dan teknik pembuatan sup dan 4 24
memasak sup dan saus saus berdasarkan menu sehat
8 Menyiapkan dan Memahami cara dan teknik memasak buah dan 4 16
memasak buah dan sayuran berdasarkan menu sehat
sayuran
9 Menyiapkan dan Memahami cara dan teknik memasak daging dan 4 24
memasak daging dan jeroan berdasarkan menu sehat
jeroan
10 Menyiapkan dan Memahami cara dan teknik memasak ikan dan 5 24
memasak ikan dan kerang berdasarkan menu sehat
kerang
11 Menyiapkan dan Memahami cara dan teknik memasak nasi, 5 24
memasak nasi, pasta, pasta, biji-bijian, dan telur piring berdasarkan
biji-bijian, dan telur piring menu sehat
12 Sanitasi Memahami cara dan teknik 5 32
sanitary/pembuangan limbah masak di kapal
13 P3K Kemampuan untuk menolong teman dalam 5 24
kecelakan kerja, perawatan, pengobatan
sementara dll.

14 Ketentuan Umum Memahami dasar-dasar ketentuan 4 16


Ketenagakerjaan ketenagakerjaan
15 Budaya dunia Maritim Memahami pentingnya budaya di dunia maritime, 4 16
khususnya mengenai pelayanan penyediaan
makanan di atas kapal
16 Perjanjian Pelatihan Memahami hak dan kewajiban dalam 4 16
pelaksanaan Perjanjian Pelatihan
17 Perjanjian Kerja Memahami hak dan kewajiban dalam 4 -
pelaksanaan perjanjian kerja
Jumlah 75 360

Target dan Persyaratan Peserta


Target peserta pelatihan adalah pencari kerja, pekerja yang di-PHK, pelatihan untuk
penempatan, maupun karyawan industri dalam rangka up grading kompetensinya. Peserta tersebut,
setidaknya memiliki syarat-syarat sebagai berikut;
1 Pendidikan minimal SLTA/SMU, dengan latar belakang kejuruan otomotif, mesin, atau elektro, tata
boga, dibuktikan dengan asli dan copy Ijazah yang dilegalisir. Dimungkinkan, bagi peserta
berpendidikan dibawah SLTA/SMU tetapi harus memiliki kompetensi dasar yang memadai;
2 Umur 17 s/d 35 th
1. Sehat jasmani dan rohani
2. Lulus seleksi, meliputi;
a. administrasi,
b. ketrampilan dasar, serta
c. minat dan bakat
3. Membuat dan menandatangani pernyataan tentang;
a. kesanggupan dan kesungguhan mengikuti pelatihan sampai masa pelatihan
berakhir
b. Kesanggupan mematuhi tata tertib pelaksanaan pelatihan
c. Kesanggupan mengikui tahap-tahap pelatihan yang telah ditetapkan,
sampai tahap pasca pelatihan

F. Daftar dan Riwayat Hidup Instruktur

a. Terlampir

G. Daya Kapasitas Peserta

Untuk kelancaran pelaksanaan proses pendidikan dan pelatihan, PT. OS Selnajaya Indonesia telah
memiliki fasilitas untuk daya tamping peserta sebagai berikut;

1. Maksimal siswa per group : 24 orang


2. Jam Latihan, lamanya maksimal :

Program Anak Buah Kapal : 435 jam/tahun

3. Fasilitas Latihan
a. Gedung
- Ruang Kantor : 80 M
- Ruang Kelas Teori : 35 M
- Ruang Meeting : 13 M
- Ruang Interview : 9 M
- Ruang Tes : 20 M
- Ruang Tunggu : 6 M

H. Penutup

Demikian Kurikulum Pelatihan Kerja untuk Otomotif dan Anak Buah Kapal (ABK) PT. OS Selnajaya Indonesia ini
kami buat untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Jakarta, 25 Januari 2017


PT. OS Selnajaya Indonesia,

Imron Munfaat
Direktur