Anda di halaman 1dari 4

JURNAL KEBIDANAN

Vol 1, No 3, Oktober 2015: 131-134

HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEPUTIHAN


PADA REMAJA PUTRI DI RISMA MIFTAHUL HUDA
LAMPUNG SELATAN TAHUN 2015

Dewi Yuliasari(1), Fitri Eka Sari(), Ria Astriani(3)

ABSTRAK

Pada remaja putri banyak ditemukan kurang tepatnya ataupun sangat minimnya pengetahuan
tentang personal hygiene yang sangat penting bagi tubuhnya terutama pada daerah genetalia
(Dwina,2008). Saat prasurvei di Risma Miftahulhuda Lampung Selatan yang melibatkan 15 orang
responden yang pernah mengalami keputihan 15 orang (100%), setelah ditanyakan tentang personal
hygiene seperti saat mencuci daerah kemaluan dari bagian depan kebelakang yang menjawab
melakukan personal hygiene tersebut 1 orang (7%), yang tidak melakukan personal hygiene 14 orang
(93%).Tujuan penelitian ini diketahui hubungan personal hygiene dengan keputihan pada remaja putri.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan atau desain cross sectional.
Data yang digunakan adalah data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri di
Risma Miftahul Huda Lampung Selatan atau total populasi. Dengan jumlah sampel 105 responden.
Variabel dalam penelitian ini adalah personal hygiene dan keputihan. Analisa data dengan
menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat ( chi-square ).
Hasil penelitian didapatkan sebagian besar dikategorikan personal hygiene kurang baik
sebanyak 41 responden (39%) dan personal hygiene baik sebanyak 64 responden (61%). Sebagian
besar yang mengalami keputihan abnormal sebanyak 42 responden (40%) dan keputihan normal
sebanyak 63 responden (60%). Ada hubungan personal hygiene dengan keputihan yang didapatkan
menggunakan uji statistik chi-square diperoleh nilai ( P-value 0,000 ; OR 32,500 ). Personal hygiene
kurang baik sebanyak 41 responden (39%). Saran bagi remaja putri agar lebih memperhatikan
personal hygiene yang baik untuk mencegah terjadinya keputihan.

Kata Kunci: Personal Hygiene, Keputihan

PENDAHULUAN keputihan kerap membuat wanita enggan untuk


Personal hygiene berasal dari bahasa melakukan pemeriksaan. Padahal keputihan
yunani yaitu personal yang artinya perorangan tidak bisa dianggap spele, karena akibat dari
dan hygiene yang berarti sehat. Kebersihan keputihan sangat fatal bila lambat ditangani
perorangan adalah suatu tindakan untuk tidak hanya bisa mengakibatkan kemandulan
memelihara kebersihan dan kesehatan dan hamil diluar kandungan, keputihan juga
seseorang untuk kesejahteraan fisik dan psikis bisa merupakan gejala awal dari kanker leher
(1)
.Keputihan atau Fluor Albus sekresi vaginal rahim yang bisa berujung kematian (3).
abnormal keputihan adalah semacam slim yang Data penelitian yang dilakukan WHO tentang
keluar terlalu banyak, warnanya putih seperti kesehatan reproduksi menunjukkan bahwa
sagu kental dan agak kekuning-kuningan. Jika 75% wanita didunia pasti mengalami
slim lendir ini tidak terlalu banyak, tidak keputihan paling tidak sekali seumur hidup dan
menjadi persoalan. Keputihan dibagi menjadi 45% diantaranya dapat mengalami keputihan
dua yaitu : Keputihan normal (fisiologis), dan sebanyak 2 kali atau lebih. Masalah keputihan
keputihan tidak normal (patologis). (2). di indonesia semakin meningkat. Berdasarkan
Banyak wanita yang tidak tahu tentang hasil penelitian menyebutkan bahwa pada
keputihan sehingga mereka menganggap tahun 2004 sebanyak 50% wanita Indonesia
keputihan sebagai hal yang umum dan spele, pernah mengalami keputihan, kemudian pada
disamping itu rasa malu ketika mengalami tahun 2005 sebanyak 60% wanita pernah

1.) Dosen Program Studi Kebidanan Universitas Malahayati B. Lampung


2.) Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati B. Lampung
3.) Program Studi Kebidanan Universitas Malahayati B. Lampung
132 Dewi Yuliasari, Fitri Eka Sari, Ria Astriani

mengalami keputihan, sedangkan pada tahun penelitian ini adalah di Risma Miftahulhuda
2007 hampir 70% wanita Indonesia pernah Kec. Jati Agung Kab. Lampung Selatan.
mengalami keputihan setidaknya sekali dalam Populasi dalam penelitian ini adalah
hidupannya, dan 3 dari 4 wanita didunia semua remaja putri di Risma Miftahulhuda
ternyata mengalami keputihan setidaknya Kec. Jati Agung Kab. Lampung Selatan.
sekali dalam hidupnya.(4). Sampel dalam penelitian ini adalah 105
Data penelitian tentang kesehatan responden.Variabel dependent adalah personal
reproduksi wanita menunjukkan bahwa 75% hygiene, sedangkan variabel independent
wanita didunia pernah menderita keputihan, adalah, keputihan pada remaja putri.Analisis
minimal sekali seumur hidup dan univariat menggunakan distribusi frekuensi,
45%diantaranya bisa mengalami keputihan bivariat menggunakan chi square.
sebanyak dua kali atau lebih. Di indonesia
jumlah wanita yang mengalami keputihan ini HASIL DAN PEMBAHASAN
sangat besar, yaitu 75% wanita indonesia A. Analisis Univariat
pernah mengalami keputihan minimal satu kali 1. Personal hygiene
dalam hidupnya. (5).
Pada remaja putri banyak ditemukan Tabel 1
kurang tepatnya ataupun sangat minimnya Distribusi Frekuensi Hubungan Personal
pengetahuan tentang personal hygiene yang Higiene dangan Keputihan pada Remaja
sangat penting bagi tubuhnya, hal ini dapat kita Putri
lihat dari hasil wawancara yang dilakukan saat
prasurvei pada tanggal 7 Mei 2015 Di Risma No Variabel N F
Miftahulhuda Lampung Selatan yang 1 Personal Higiene
melibatkan 15 orang responden yang pernah Baik 61 39%
mengalami keputihan 15 orang (100%), setelah Kurang 64 61%
ditanyakan tentang personal hygiene seperti 2 Keputihan
saat mencuci daerah kemaluan dari bagian Normal 63 60%
depan kebelakang yang menjawab melakukan Abnormal 42 40%
personal hygiene tersebut 1 orang (7%), yang
tidak melakukan personal hygiene 14 orang Berdasarkan Tabel 1 diketahui bahwa
(93%). dati tingkat pengetahuan sebagian besar
dikategorkani kurang baik sebanyak 64 orang
METODE PENELITIAN (61%). Sedangkan dari segi keputihan sebagian
Penelitian ini menggunakan metode besar dengan keputihan normal sebanyak 63
penelitian analitik dengan pendekatan responden (60%) sedangkan keputihan
penelitian cross sectional (6).Telah dilakukan abnormal sebanyak 42 orang (40%).
pada tanggal 08-12 Juli tahun 2015.Tempat

Tabel 2
Hubungan Personal Hygiene Dengan Keputihan Pada Remaja Putri

keputihan
Total P
Personal hygiene Abnormal Normal OR
Value
n % n % n %
Kurang baik 40 62,5 24 12,5 64 100
Baik 2 4,9 39 63,6 41 100 0.000 32,500
Total 42 40 63 28,6 105 100

Hubungan personal hygiene dengan diperoleh p-value sebesar 0,000, maka lebih
keputihan dapat dilihat dari tabel di atas. kecil dari 0,05 (0,000<0,05) dan OR = 32,500
kurang baik terdapat 40 remaja (62,5%) yang maka disimpulkan bahwa ada hubungan yang
mengalami keputihan abnormal, sedangkan bermakna antara personal hygiene dengan
dari 41 remaja yang personal hygiene baik keputihan. responden dengan personal hygiene
terdapat 2 remaja (4,9%) yang mengalami kurang baik memiliki peluang sebesar 32,500
keputihan abnormal. Dari analisis Chi Square kali mengalami keputihan yang abnormal

Jurnal Kebidanan Volume 1, Nomor 3, Oktober 2015


Hubungan Personal Hygiene Dengan Keputihan Pada Remaja Putri 133
Di Risma Miftahul Huda Lampung Selatan Tahun 2015

dibandingkan dengan remaja yang melakukan keputihan pada remaja putri kelas VII dan VIII
personal hygiene yang baik. di SMP Negri 2 Pesisir Tengah Krui
Kabupaten Lampung Barat Tahun 2011. Hasil
PEMBAHASAN dari penelitian ini menunjukkan bahwa
1. Hubungan Personal Hygiene Dengan pengetahuan personal hygiene remaja putri
Keputihan sebagian besar dengan pengetahuan kurang
Dari hasil pengolahan data dapat baik sebanyak 98 siswi (57,7%). Dan kejadian
diketahui bahwa personal hygiene pada remaja keputihan sebagian besar adalah dengan
putri di Risma miftahulhuda kabupaten keputihan yang normal sebanyak 130 siswi
lampung selatan tahun 2015 sebagian besar (76,5%). Terdapat hubungan yang bermakna
dengan personal hygiene yang kurang baik personal hygiene remaja putri kelas VII dan
sebanyak 64 remaja putri (61%). Personal VIII dengan keputihan abnormal, dari hasil
hygiene yang kurang baik ini menunjukkan analisis diperoleh nilai OR = 46,932 dengan p
bahwa remaja tersebut sedikit sekali menyerap value = 0,000.
informasi yang ada mengenai personal Berdasarkan hasil penelitian ini Risma
hygiene. Keadaan tersebut dapat saja perlu mendapatkan kunjungan atau penyuluhan
dikarenakan oleh ketidak perdulian remaja khusus tentang kesehatan reproduksi.
tersebut atau pun karena faktor lain yang Informasi yang berasal dari luar sekolah juga
berhubungan dengan kelemahan remaja memiliki pengaruh besar seperti pergaulan
tersebut dalam menyerap informasi yang ada antar teman, komunikasi dalam keluarga
disekitarnya. maupun di lingkungan sekitar tempat tinggal.
Personal hygiene yang kurang baik Hal ini juga diperkirakan disebabkan oleh
tersebut menandakan bahwa para remaja kurangnya informasi yang mereka dapatkan
kurang memperoleh pengetahuan mengenai mengenai personal hygiene khususnya pada
personal hygiene sehingga pengetahuan organ reproduksinya.
tersebut mempengaruhi prilaku mereka yang
positif, dimana penerimaan prilaku baru KESIMPULAN
didasari oleh pengetahuan, kesadaran dan sikap Berdasarkan hasil penelitian dan
positif, maka prilaku tersebut akan bersifat pembahasan, maka dapat diambil kesimpulan
langgeng (long lasting). Sebaliknya apabila antara lain :
prilaku tidak didasari oleh pengetahuan dan 1. Personal hygiene remaja putri di Risma
kesadaran maka tidak akan berlangsung Miftahulhuda Kabupaten Lampung Selatan
lama.(6) sebagian besar adalah kurang baik
Untuk kejadian keputihan secara sebanyak 64 remaja putri (61%).
umum remaja putri mengalami keputihan yang 2. Kejadian keputihan pada remaja putri di
normal sebanyak 63 remaja putri (60%). Hal Risma Miftahulhuda Kabupaten Lampung
ini menunjukkan bahwa pada remaja putri di Selatan sebagian besar adalah dengan
Risma Miftahulhuda Kabupaten Lampung kejadian keputihan normal sebanyak 63
Selatan Tahun 2015 sebagian besar mengalami remaja putri (60%).
keputihan yang normal atau biasa yang dialami 3. Ada hubungan yang bermakna personal
oleh remaja putri pada umumnya. Namun hygiene dengan keputihan pada remaja
untuk remaja putri dengan personal hygiene putri di Risma Miftahulhuda Kabupaten
yang kurang baik memiliki persentase yang Lampung Selatan (p value=0,000).
cukup besar, yang mengalami keputihan
abnormal yaitu sebesar 42 remaja putri (40%), SARAN
sedangkan untuk remaja putri dengan personal Bagi Remaja
hygiene yang baik hanya sebanyak 2 remaja Diharapkan pada remaja dapat lebih
putri (4,9%). Keadaan tersebut menunjukkan menambah pengetahuannya dengan menggali
bahwa terdapat hubungan yang bermakna informasi dari sumber yang benar seperti
antara personal hygiene dengan kejadian tenaga kesehatan maupun lembaga-lembaga
keputihan yang abnormal pada remaja putri di yang berkaitan dengan konseling permasalahan
Risma Miftahulhuda Kabupaten Lampung remaja yang saat ini banyak disediakan oleh
Selatan. pihak pemerintah maupun organisasi lainnya.
Hasil ini sesuai dengan penelitian (7)
hubungan antara personal hygiene dengan

Jurnal Kebidanan Volume 1, Nomor 3, Oktober 2015


134 Dewi Yuliasari, Fitri Eka Sari, Ria Astriani

Bagi Pihak Risma hygiene. tugas akhir atau melakukan


Diharapkan pihak risma dapat penelitian.
menambah pemberian informasi kepada remaja DAFTAR PUSTAKA
putri mengenai dampak dan upaya pencegahan 1. Wartonah, Pengertian Personal Hygiene,
tindakan personal hygiene pada remaja dengan Diakses Dari
cara secara tidak langsung memasukkan materi Http://Dumdumstory.Blogspot.Com/2014/
mengenai personal hygiene tersebut kedalam 11/2.Html?M=1. 2006
mata pelajaran yang terkait dengan 2. Ardayani, Kesehatan Reproduksi. CV
pengetahuan tersebut. Cakra : Bandung. 2012
3. Dwiana, Kesehatan Reproduksi Wanita.
Bagi Institusi Pendidikan Dari
Diharapkan dapat menambah literatur http//www..creasoft,woedpress.com/catego
dan referensi mengenai penelitian yang terkait ry. 2008
dengan masalah kesehatan reproduksi remaja 4. Kumalasari T. Dari Www.Medika
khususnya mengenai personal hygiene. Holistik.Com, 2008.
5. Shadine, M.Penyakit Wanita.Yogyakata :
Bagi Peneliti Lain Mitra Setia. 2012
Diharapkan dapat melakukan 6. Notoatmodjo , Metodelogi Penelitian
penelitian yang lebih mendalam dengan Kesehatan.Renika Cipta : Jakarta. 2005
memperbanyak variabel penelitian sehingga 7. Adistarini, Mutia Hubungan Personal
dapat memperoleh data yang akurat mengenai Hygiene Dengan Keputihan Kebidanan :
pengetahuan remaj mengenai personal Universitas Malahayati. 2011

Jurnal Kebidanan Volume 1, Nomor 3, Oktober 2015