Anda di halaman 1dari 4

2.

10 Kerangka Obesitas Teori


Suryoprajoyo(2009)
menyebutkan bahwa obesitas
adalah kelebihan berat badan
sebagai akibat dari
Fast Food
penimbunan lemak tubuh yang
Menurut Khomsan (2006) Frekuensiberlebihan.
konsumsi
fast food di kalangan remaja perlu mendapat
Klasifikasi status gizi menurut
perhatian orang tua. Banyak fast food yang
HISOBI (2004) sebagai berikut :
mengandung tinggi kalori sehingga konsumsi
a. Kurus (bila IMT <18,5)
yang berlebihan akan menimbulkan masalah
b.Normal (bila IMT 18,5- 22,9)
kegemukan, namun konsumsi seminggu 1-2 kali
c. Gemuk (bila IMT 23)
mungkin masih dapat dianggap wajar.
d.Resiko Obesitas (bila IMT 23-
24,9)
e. Obesitas I (bila IMT 25- 29,9)
f. Obesitas II (bila IMT 30)

Menurut Diarly (2007), terjadimya


obesitas melibatkan beberapa faktor,
yaitu :
a. Genetik
b. Usia
c. Jenis kelamin
d. IMT
BAB III
KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL

3.1 . Kerangka Konsep


Kerangka konsep penelitian ini berdasarkan teori Diarly (2007),
terjadinya obesitas melibatkan beberapa faktor yaitu faktor genetik, usia, IMT,
dan jenis kelamin. Oleh karena keterbatasan waktu, maka penulis hanya
melihat variabel usia, jenis kelamin, dan frekuensi konsumsi fast food. Untuk
lebih jelas dapat dilihat pada kerangka konsep dibawah ini:

Variabel Independen Variabel Dependen

Jenis
Kelamin
Obesitas
Usia

Frekuensi
Konsumsi
Fast Food

Gambar ... Kerangka Konsep Penelitian


(isi gambar ke berapa yg edit)

3.2 Hipotesis
Ha : diduga ada hubungan antara jenis kelamin dengan obesitas
pada mahasiswa FTIP Unpad
Ha : diduga ada hubungan antara usia dengan obesitas pada mahasiswa FTIP
Unpad
Ha : diduga ada hubungan antara frekuensi konsumsi fast food dengan
obesitas pada mahasiswa FTIP Unpad
3.3 Definisi Operasional
Tabel .. (isi nomor tabel yg edit) Definisi Operasional
Definisi Skala
No Variabel Cara ukur Alat ukur Hasil ukur
operasional ukur
Dependen
1 Obesitas Kelebihan Mengukur TB Microtoa Normal bila
berat badan Menimbang Timbangan IMT 18,5-24,9
yang terjadi BB
pada remaja Obesitas bila Ordinal
diukur IMT 25
dengan
IMT
Independen
2 Usia Umur Menyebarkan Kuesioner Rerata usia pada
Responden responden Kuesioner rentang 18-21
sekarang dan Tahun
Wawancara
Ordinal

3 Jenis Pria / Wanita Menyebarkan Kuesioner Pria: 39.7%


Kelamin Kuesioner
dan
Wawancara Wanita: 60.3% Ordinal

4 Konsumsi Frekuensi Menyebarkan Kuesioner Sering


fast food konsumsi Kuesioner Bila 15.9%
fast food
perhari dan
Wawancara Jarang Ordinal
Bila 84.1%

(Sumber:Dokumentasi Pribadi, 2017)