Anda di halaman 1dari 7

Nama : Nur Aulia Rachmadini

NRM : 5115144125
Mata Kuliah : Sistem Kendali Berbasis Mikroprosesor
Kode Seksi : 5128
Tugas 1 (13Maret2017)

1. Apa yang dimaksud dengan Arsitektur Mikroprosesor dan


Mikrokontroler?
2. Bentuk arsitektur dan jelaskan fungsi, dari:
a. 8051
b. Z80
c. Arduino
d. AT 89C51
Jawaban
1. Arsitektur Mikroprosesor. Mikroprosesor merupakan sebuah chip (IC=
Integrated Circuits) yang didalamnya terkandung rangkaian ALU
(Arithmetic-Logic Unit), rangkaian CU (Control Unit) dan register-
register. Mikroprosesor disebut juga sebagai CPU (Central Processing
Unit), yang digunakan sebagai pengolah utama dalam sebuah sistem.
Sedangkan, arsitektur merupakan seni dan ilmu merancang serta membuat
kontruksi bangunan, jembatan, dan sebagainya. Arsitektur merupakan
metode dan gaya rancangan suatu kontruksi bangunan. Jadi, Arsitektur
Mikroprosesor berkaitan dengan rancangan software dan hardware
internal mikroprosesor, biasanya berkaitan dengan bangunan, rancangan
atau desain sebuah mikroprosesor. Ada 3 jenis software arsitektur
mikroprosesor yaitu: 1. Complex Instruction Set Computer (CISC), 2.
Reduce Instruction Set Computer (RICS), dan 3. Mikroprosesor
Supersaklar. Dan ada 3 jenis hardware arsitektur mikroprosesor yaitu: 1.
Arsitektur I/O terisolasi, 2. Arsitektur I/O terpetakan dalam Memor, dan 3.
Arsitektur Harvard.

Arsitektur Mikrokontroler. Mikrokontroler adalah suatu unit yang dapat


diprogram cara kerjanya, sehingga dapat dipergunakan untuk keperluan
yang berbeda. Mikrokontroler biasanya digunakan sebagai pengontrol
pada peralatan-peralatan mulai dari mainan, perlatan rumah tangga hingga
kontrol pada perakatan industri. Sedangkan, arsitektur merupakan seni dan
ilmu merancang serta membuat kontruksi bangunan, jembatan, dan
sebagainya. Arsitektur merupakan metode dan gaya rancangan suatu
kontruksi bangunan. Jadi, Arsitektur Mikrokontroler merupakan suatu
metode rancangan pada sebuah mikrokontroler.

2. a. 8051
8051 merupakan anggota mikrokontroler MCS-51.
Fitur mikrokontroler 8051:
Feature Quantity
ROM 4k Bytes
RAM 128 Bytes
Timer 2
I/O Ports 4
Serial Port 1
Interrupt Soutces 6

Bentuk arsitektur :

Terdiri dari
Software : 1. Organisasi memori, 2. Kumpulan register, dan 3. Instruksi
Hardware: 1. Pin-out, 2. Timing Characteristics, dan 3. Current/Voltage
requirements
Fungsi :

b. Z 80
Mikroprosesor Z80 mempunyai 16 saluran alamat, artinya mampu meraih
65536 lokasi memori (64 Kbyte). Tiap lokasi memori mampu menyimpan
data 8 bit. Pada mikroprosesor Z80, ada Arithmetic Logic Unit (ALU) dan
juga register CPU yang digunakan untuk menyimpan data sementara.
Register-register ini menyimpan hasil hitungan atau cacatan untuk
melakukan suatu operasi tertentu secara berulangkali.

Urutan-urutan instruksi merupakan program yang disimpan pada memori,


dialirkan melalui bus data secara berurutan, kemudian pada bus dalam,
sampai pada register instruksi. Semua instruksi dikaji, dan sistem control
mengirim isyarat-isyarat untuk pengendalikan baik ke luar atau ke dalam
mikroprosesor.

Mikroprosesor Z 80 mempunyai register-register (A,B,C,D,E,H,L,F,I)


yang berkapasitas 8 bit, dan dilengkapi dengan register 16 bit, yaitu IX, IY,
SP, dan PC. Register-register ini digunakan untuk mengolah dan
menyimpan data sementara.

Bentuk Arsitektur:

Fungsi :
Diagram blok internal memperlihatkan fungsi utama dari prosesor Z80.
Bagian-bagian utama mikroprosesor Z80 adalah:
ALU (Aritmatic and Logic Unit), bagian ini merupakan pusat
pengolahan data. Di bagian ini dilakukan operasi-operasi logika,
seperti: AND dan OR, serta operasi-perasi aritmatika, seperti:
penjumlahan dan pengurangan.
Larik Register (Registers Array), merupakan kumpulan register-
register yang terdiri dari register serba-guna dan register fungsi
khusus.
Register Instruksi (Instruction Register), merupakan tempat untuk
menyimpan sementara instruksi yang akan diterjemahkan oleh
penerjemah (decoder) instruksi.
Decoder (Penerjemah) Instruksi (Instruction Decoder), merupakan
bagian yang berfungsi dalam menerjemahkan instruksi yang
diambil dari memori setelah sebelumnya melewati register
instruksi.
Kontrol Pewaktuan CPU (CPU Timing Control), bagian ini
berfungsi dalam mengendalikan kerja CPU secara keseluruhan dan
juga pewaktuan bagi periferal atau memori yang memiliki
hubungan dengan CPU.
Antarmuka Bus Data (Data Bus Interface), bagian ini merupakan
pintu gerbang untuk keluar-masuk data dari dan ke CPU.
Penyangga dan Logika Alamat (Address Logic and Buffer), bagian
ini berfungsi dalam menyediakan alamat memori atau I/O yang
diakses oleh CPU.
Bus Data Internal (Internal Data Bus), di bagian ini lalu lintas data
dalam CPU berlangsung.
c. Arduino
Arduino adalah pengendali mikro single-board yang bersifat open-source,
diturunkan dari Wiring platform, dirancang untuk memudahkan
penggunaan elektronik dalam berbagai bidang. Hardwarenya memiliki
prosesor Atmel AVR dan softwarenya memiliki bahasa pemrograman
sendiri. Bahasa yang dipakai dalam Arduino bukan assembler yang relatif
sulit, tetapi bahasa C yang disederhanakan dengan bantuan pustaka-
pustaka (libraries) Arduino.

Komponen utama di dalam papan Arduino adalah sebuah microcontroller


8 bit dengan merk ATmega yang dibuat oleh perusahaan Atmel
Corporation. Berbagai papan Arduino menggunakan tipe ATmega yang
berbeda-beda tergantung dari spesifikasinya, sebagai contoh Arduino Uno
menggunakan ATmega328 sedangkan Arduino Mega 2560 yang lebih
canggih menggunakan ATmega2560.

Untuk memberikan gambaran mengenai apa saja yang terdapat di dalam


sebuah microcontroller, pada gambar berikut ini diperlihatkan contoh
diagram blok sederhana dari microcontroller ATmega328 (dipakai pada
Arduino Uno).

Bentuk Arsitektur :
Fungsi :
Blok-blok di atas dijelaskan sebagai berikut:
Universal Asynchronous Receiver/Transmitter (UART) adalah
antar muka yang digunakan untuk komunikasi serial seperti pada
RS-232, RS-422 dan RS-485.
2KB RAM pada memory kerja bersifat volatile (hilang saat daya
dimatikan), digunakan oleh variable-variabel di dalam program.
32KB RAM flash memory bersifat non-volatile, digunakan untuk
menyimpan program yang dimuat dari komputer. Selain program,
flash memory juga menyimpan bootloader.
Bootloader adalah program inisiasi yang ukurannya kecil,
dijalankan oleh CPU saat daya dihidupkan. Setelah bootloader
selesai dijalankan, berikutnya program di dalam RAM akan
dieksekusi.
1KB EEPROM bersifat non-volatile, digunakan untuk menyimpan
data yang tidak boleh hilang saat daya dimatikan. Tidak digunakan
pada papan Arduino.
Central Processing Unit (CPU), bagian dari microcontroller untuk
menjalankan setiap instruksi dari program.
Port input/output, pin-pin untuk menerima data (input) digital atau
analog, dan mengeluarkan data (output) digital atau analog.
d. AT 89C51
Mikrokontroler AT89C51 adalah mikrokontroler ATMEL yang kompatibel
penuh dengan mikrokontroler keluarga MCS-51, membutuhkan daya yang
rendah, memiliki performa yang tinggi dan merupakan mikrokomputer 8
bit yang dilengkapi 4 Kbyte EPROM (Erasable and Programable Read
Only Memori) dan 128 byte RAM internal. Program memori dapat
diprogram ulang dalam sistem atau dengan menggunakan Program
Nonvolately Memory Konvensional.
Bentuk arsitektur :

Sebagai single chip yaitu suatu system mikroprosesor yang terintegrasi,


mikrokontroler AT89C51 mempunyai konfigurasi sebagai berikut:

CPU 8 bit termasuk keluarga MCS-51.

4 Kbyte alamat untuk memory program internal (EEPROM).

128 byte memory data dalam ( Internal Data memory/ RAM).

8 bit program status word (PSW).

8 bit stack pointer ( SP).

32 pin I/O tersusun yaitu port 0-port 3 @ 8 bit.

2 buah timer/ counter 16 bit.

Data serial full dupleks.

Control register.

5 sumber interrupt.
Rangkaian osilator dan clock.