Anda di halaman 1dari 31

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional


Pasal 11 menyebutkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan
pelayanan dan kemudahan serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu
bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi. Selanjutnya dalam Pasal 46 ayat (1)
disebutkan bahwa pendanaan pendidikan menjadi tanggungjawab bersama antara
pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat. Sumber pendanaan pendidikan dari
pemerintah meliputi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan sumber pendanaan pendidikan dari
masyarakat mencakup antara lain sumbangan pendidikan, hibah, wakaf, zakat, pinjaman,
sumbangan perusahaan dan lain-lain penerimaan yang sah.

Dalam rangka meningkatkan peran serta dan tanggungjawab


l e mb a g a p e me r i n t a h dalam menyelenggarakan pendidikan dan kebudayaan maka
Pemerintah memandang perlu memberikan bantuan pemerintah. Dalam hal ini, Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan melalui Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan
Pendidik dan Tenga Kependidikan (PPPPTK) Bidang Mesin dan Teknik Industri
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan sesuai dengan tugas dan
fungsinya berdasarkan Permendikbud Nomor l l Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata
Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ikut bertanggungjawab dalam
meringankan beban masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan dan
kebudayaan.

Pemberian bantuan pemerintah pada PPPPTK BMTI merupakan ba nt ua n


da l a m be nt uk Da na Ope r as i onal unt uk Pe la ks a na a n Program Sertifikasi Pendidik
dan Sertifikasi Keahlian Bagi Guru SMA/SMK (Keahlian Ganda) yang memiliki karakteristik
bantuan yang ditetapkan oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Agar penyaluran bantuan pemerintah dimaksud dapat dilaksanakan secara


transparan dan akuntabel, serta terhindar dari penyimpangan, maka perlu disusun
Pedoman tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Dana Operasional Program
Sertifikasi Pendidik dan Sertifikasi Keahlian Bagi Guru SMA/SMK (Keahlian Ganda) melalui
Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang
Mesin dan Teknik Industri.

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 1


B. Das ar H uku m

1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan


Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
2.Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan
Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
3. Undang-.Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2004 tentang
Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1981 Nomor 42,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2004 tentang
Pemeriksaan Pengelolaan Dan Tanggungjawab Keuangan Negara (LembaranNegara
Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4400);
5.Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4864);
6.Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah
Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5157);
7.Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan
Kedua atas Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2010 tentang
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;
8.Peraturan Menteri Keuangan Nomor 190/PMK.05/2012 tentang Tata Cara Pembayaran
Dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara;
9.Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168 /PMK.05/ 2015 tentang Mekanisme P e l a k s a n a a n
A n g g a r a n B a n t u a n P e me r i n t a h P a d a K e me n t e r i a n Negara/ Lembaga;
10.Peraturan Menteri Keuangan Nomor 173 /PMK.05/ 2016 tentang Perubahan PMK No.
168/PMK.05/2015 Tentang Mekanisme Pelaksanaan An g g a r a n Bantuan
P e m e r i n t a h P a d a K e m e n t e r i a n Negara/ Lembaga;
11.Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2015
tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
12.Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2015
tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan
Tenaga Kependidikan;

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 2


13.Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2016
tentang Pedoman Umum Penyaluran Bantuan Pemerintah di Lingkungan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016
Nomor 331);
14.Pedoman Umum Program Sertifikasi Pendidik dan Sertifikasi Keahlian Bagi Guru
SMA/SMK (Keahlian Ganda) Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2017;
15.Petunjuk Teknis Pelaksanaan IN Service Training (IN-1) dan IN Service Training 2
(IN-2) Program Sertifikasi Pendidik dan Sertifikasi Keahlian Bagi Guru SMA/SMK
(Keahlian Ganda) Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2017;
16.Surat Perjanjian Kerjasama Antara Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan RI denga Kepala Dinas Pendidikan Provinsi seluruh
Indonesia.
17.Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) PPPPTK BMTI Tahun Anggaran 2017Pe
C. Tujuan dan Sasaran
1. Tujuan
1.1 Tujuan Umum
Bantuan Pemerintah Program Sertifikasi Pendidik dan Sertifikasi Keahlian Bagi Guru
SMA/SMK (Keahlian Ganda) dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi guru
Jenjang Sekolah Menengah Kejuruan, baik kompetensi Profesional maupun
kompetensi Pedagogik
1.2 Tujuan Khusus
a. Sebagai Pedoman bagi penyelenggara Program Sertifikasi Pendidik dan Sertifikasi
Keahlian Bagi Guru SMA/SMK (Keahlian Ganda) untuk mengajukan proposal,
melaksanakan kegiatan peningkatan kompetensi guru Pembelajar dan
Penyusunan Laporan Pertanggung Jawaban;
b. Sebagai pedoman bagi PPPPTK BMTI untuk mengevaluasi usulan /
proposal/RAB, menetapkan sasaran dan memeriksa laporan pertanggungjawaban.

2. Sasaran
Sasaran program ini adalah penyelenggara Program Sertifikasi Pendidik dan Sertifikasi
Keahlian Bagi Guru SMA/SMK (Keahlian Ganda) di 42 Pusat Belajar (PB) yang tersebar
di 42 Kab/Kota pada 11 Provinsi (Provinsi Jawa Barat, Provinsi DKI, Provinsi Banten,
Provinsi Lampung, Provinsi Kalimantan Timu, Provinsi Bali, Provinsi Kalimantan
Tengah, Provinsi Gorontalo, Provinsi Sulawesi Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara dan
Provinsi Sulawesi Utara).

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 3


BAB II
KETENTUAN UMUM

A. Pengertian

Dalam Petunjuk Teknis ini yang dimaksud dengan:

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 4


1. Bantuan Pemerintah ini adalah bantuan operasional dalam bentuk uang yang
diberikan secara langsung kepada Pusat Belajar sebagai Penyelenggara yang
berada pada Kab/Kota di Provinsi Jawa Barat, Provinsi DKI, Provinsi Banten,
Provinsi Lampung, Provinsi Kalimantan Timu, Provinsi Bali, Provinsi Kalimantan
Tengah, Provinsi Gorontalo, Provinsi Sulawesi Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara dan
Provinsi Sulawesi Utara;
2. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, selanjutnya disingkat APBN adalah
rencana keuangan tahunan pemerintahan yang dibahas dan disetujui bersama
oleh pemerintah dan DPR, dan ditetapkan dengan Undang-Undang;
3. Proposal bantuan adalah dokumen yang dibuat oleh Pusat Belajar sebagai calon penerima
bantuan pemerintah yang berisi program, RAB, dan identitas calon penerima bantuan
pemerintah;
4. Surat Perjanjian adalah kesepakatan antara Pusat Belajar sebagai Penyelenggara
Program Sertifikasi Pendidik dan Sertifikasi Keahlian Bagi Guru SMA/SMK (Keahlian
Ganda) yang direkomendasikan oleh Dinas Kab/Kota dengan Pejabat Pembuat
Komitmen PPPPTK BMTI Bandung, untuk menyelenggarakan program Program
Sertifikasi Pendidik dan Sertifikasi Keahlian Bagi Guru SMA/SMK (Keahlian Ganda);
5. Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja yang selanjutnya disebut SPTJB
adalah pernyataan tanggung jawab belanja yang diterbitkan/dibuat oleh pimpinan
lembaga penerima bantuan atas transaksi belanja Negara;
6. Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak yang selanjutnya disebut SPTJM
adalah pernyataan yang dibuat oleh pimpinan lembaga penerima bantuan ya ng
me muat ja minan atau pern yataan tanggung jawab sepenuhnya atas
penggunaan dana dan disertai kesanggupan untuk mengembalikan kepada negara
apabila terdapat kelebihan pembayaran;
7. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran yang selanjutnya disebut DIPA adalah Dokumen
Pelaksanaan Anggaran yang digunakan sebagai acuan pengguna a n gga r a n d a l a m
me l a ks a n a ka n k e gi a t a n pe me r i n t a h a n s e b a g a i pelaksanaan APBN;
8. Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara yang selanjutnya disingkat KPPN
adalah instansi vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan yan g memperoleh
kuasa dari Bendahara Umum Negara untuk melaksanakan sebagian fungsi dari
Bendahara Umum Negara;
9. Surat Permintaan Pembayaran yang selanjutnya disingkat SPP adalah dokumen
yang diterbitkan oleh pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan
untuk mengajukan permintaan pembayaran;

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 5


10. Surat Perintah Membayar yang selanjutnya disingkat SPM adalah dokumen yang
digunakan/diterbitkan oleh Pejabat Penandatangan SPM untuk mencairkan dana
yang bersumber dari DIPA;
11. Surat Perintah Pencairan Dana yang selanjutnya disebut SP2D adalah surat
perintah yang diterbitkan oleh KPPN selaku Kuasa BUN untuk pelaksanaan
pengeluaran atas beban APBN berdasarkan SPM;

B. Jenis Bantuan

Bantuan pemerinah yang dimaksud dalam petuntuk teknis ini adalah b antuan
operasional dari Pemerintah dalam bentuk uang yang disalurkan melalui PPPPTK
BMTI ke Pusat Belajar sebagai Penyelenggara Program Sertifikasi Pendidik dan Sertifikasi
Keahlian Bagi Guru SMA/SMK (Keahlian Ganda) yang ada di Kab/Kota pada Provinsi Jawa
Barat, Provinsi DKI, Provinsi Banten, Provinsi Lampung, Provinsi Kalimantan Timu, Provinsi
Bali, Provinsi Kalimantan Tengah, Provinsi Gorontalo, Provinsi Sulawesi Tengah, Provinsi
Sulawesi Tenggara dan Provinsi Sulawesi Utara

C. Alokasi Bantuan

Alokasi Dana Bantuan dalam di bebankan pada DIPA PPPPTK BMTI Tahun Anggaran 2017
dengan jumlah sasaran sebanyak 42 Pusat Belajar sebagai Penyelenggaran Program
Sertifikasi Pendidik dan Sertifikasi Keahlian bagi Guru SMA/SMK (Keahlian Ganda) yang
tersebar di Kab/Kota pada Provinsi Jawa Barat, Provinsi DKI, Provinsi Banten, Provinsi
Lampung, Provinsi Kalimantan Timu, Provinsi Bali, Provinsi Kalimantan Tengah, Provinsi
Gorontalo, Provinsi Sulawesi Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara dan Provinsi Sulawesi Utara.

Jumlah Nilai Dana Bantuan untuk masing-masing Pusat Belajar disesuaikan dengan jumlah
Peserta yang akan ditetapkan oleh PPK yang disahkan oleh KPA dan selanjutnya secara
operasional akan diatur dalam Surat Perjanjian Kerjasama Penyaluran Dana Operasional
Program Sertifikasi Pendidik dan Sertifikasi Keahlian bagi Guru SMA/SMK (Keahlian
Ganda).

D. Karakteristik Bantuan

1. Bantuan ini diberikan secara langsung melalui prosedur pemindah bukuan yang
dilakukan secara LS dari PPK ke rekening Pusat Belajar sebagai Penyelenggara, dan
tidak diperkenankan melakukan pemotongan dengan alasan apapun oleh pihak
manapun;

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 6


2. Bantuan ini harus dikelola secara transparan, efisien, dan efektif serta dapat
dipertanggungjawabkan baik fisik, administrasi, maupun keuangan.
3. Penerima Bantuan berkewajiban melakukan : kegiatan Program Sertifikasi Pendidik dan
Sertifikasi Keahlian Bagi Guru SMA/SMK (Keahlian Ganda) dan menyusun Laporan
Pelaksanaan Kegiatan dan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan.
4. Penerima Bantuan bertanggungjawab secara administrasi, teknis dan keuangan terhadap
dana bantuan yang diterima dan dibelanjakannya.

E. Indikator Keberhasilan Program

Pelaksanaan bantuan pemerintah dikatakan berhasil apabila:

1. Tercapainya tujuan program guru pembelajar berupa peningkatan


Kompetensi Guru Pembelajar (Kompetensi Profesional dan Kompetensi
Pedagogik) yang dibuktikan dengan nilai Pretest dan Postest
2. Sasaran yang disepakati dalam surat perjanjian beserta lampirannya
terlaksana dengan baik, efisien, transparan dan akuntable.

F. Peruntukan Dana

1. Honor Pengarah, Penanggungjawab, narasumber, pengajar/Instruktur


Nasional/Mentor, Guru Inti, Admin dan panitia
2. Transport Lokal peserta, Pengarah, Penanggungjawab, narasumber,
pengajar/Instruktur Nasional/Mentor, Guru Inti, Admin dan panitia
3. Konsumsi peserta, Pengarah, Penanggungjawab, narasumber, pengajar/Instruktur
Nasional/Mentor, Guru Inti, Admin dan panitia
4. Penggandaan Modul dan ATK
5. Penyusunan Laporan
6. Sewa Kendaraan dan bantuan operasional Pusat Belajar.
Uraian penggunaan dana diatur lebih lanjut dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

BAB III
KRITERIA DAN PERSYARATAN PENERIMA BANTUAN

A. Kriteria Penerima Bantuan

Pusat Belajar sebagai Penyelenggara yang direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan


Kab/Kota dan ditetapkan oleh PPK PPPPTK BMTI yang berkedudukan di Kab/Kota pada

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 7


Provinsi Jawa Barat, Provinsi DKI, Provinsi Banten, Provinsi Lampung, Provinsi Kalimantan
Timu, Provinsi Bali, Provinsi Kalimantan Tengah, Provinsi Gorontalo, Provinsi Sulawesi Tengah,
Provinsi Sulawesi Tenggara dan Provinsi Sulawesi Utara:

B. Persyaratan Penerima Bantuan


1. Direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota
2. Mengajukan Proposal lengkap dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB)
3. Memiliki rekening pada Bank Pemerintah.
4. Memiliki NPWP
5. Menandatangani Surat Perjanjian Penyaluran Bantuan
6. Melengkapi berkas lain yang dipersyaratkan.

C. Penyampaian Proposal Bantuan


Proposal permohonan bantuan ditujukan kepada Kepala PPPPTK BMTI Direktorat
Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, J1.
Pasantren KM. 2 Cibabat Cimahi Utara Kota Cimahi 40513 dan disampaikan melalui Kepala
Bidang Program dan Informasi selambat-lambatnya bulan Februari Tahun 2017 atau
selambat-lambatnya sehari sebelum penandatanganan Surat Perjanjian.

BAB IV
MEKANISME PEMBERIAN DAN PENCAIRAN BANTUAN

A. Mekanisme / Tahapan Pemberian dan Pertanggungjawab Bantuan


1. PPPPTK BMTI melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan Dinas Pendidikan
dan Kepala Kepala SMK yang ada di Provinsi Jawa Barat, Provinsi DKI, Provinsi
Banten, Provinsi Lampung, Provinsi Kalimantan Timu, Provinsi Bali, Provinsi Kalimantan

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 8


Tengah, Provinsi Gorontalo, Provinsi Sulawesi Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara dan
Provinsi Sulawesi Utara;
2. Pusat Belajar sebagai yang direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan
menyampaikan proposal bantuan kepada PPPPTK BMTI;
3. Proposal yang masuk ditabulasi dan diseleksi oleh tim/panitia yang ditunjuk oleh
PPPPTK BMTI;
4. PPK menetapkan Pusat Belajar sebagai penerima bantuan lengkap dengan nilai
bantuan dengan sasaran Guru SMA/SMK;
5. Penandatangan Kontrak Kerja Sama Program Sertifikasi Pendidik dan Sertifikasi
Keahlian Bagi Guru SMA/SMK (Keahlian Ganda) antara Kepala / Ketua Pusat Belajar
sebagai Penyelenggara dengan PPK PPPPTK BMTI;
6. PPK melakukan proses penyaluran bantuan secara LS melalui KPPN Bandung I ke
rekening Pusat Belajar sebagai Penerima;
7. Pusat Belajar sebagai Penyelenggara melakukan kegiatan Program Sertifikasi
Pendidik dan Sertifikasi Keahlian Bagi Guru SMA/SMK (Keahlian Ganda) dan
Membelanjakan Dana Bantuan dengan berpedoman pada Juknis dan RAB yang
telah disepakati dalam surat perjanjian;
8. PPPPTK BMTI melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan program guru
pembelajar;
9. Pusat Belajar sebagai Penyelenggara menyusun Laporan Pelaksanaan kegiatan dan
Pertanggungjawaban Keuangan.
10. PPPPTK BMTI menerima laporan hasil pertanggungjawaban keuangan

B. Tata Kelola Pencairan Dana Bantuan


1. Tahapan pencairan dana:
Dana bantuan operasional Program Sertifikasi Pendidik dan Sertifikasi Keahlian Bagi
Guru SMA/SMK (Keahlian Ganda) pada Provinsi Jawa Barat, Provinsi DKI, Provinsi
Banten, Provinsi Lampung, Provinsi Kalimantan Timu, Provinsi Bali, Provinsi Kalimantan
Tengah, Provinsi Gorontalo, Provinsi Sulawesi Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara dan
Provinsi Sulawesi Utara diba yarkan 2 tahap (In Service Training 1 dan In Service
Training 2) segera setelah Surat Perjanjian Penyaluran Dana ditandatangani
oleh kedua belah pihak dan pers yaratan lainnya terpenuhi.
2. Syarat-syarat pencairan dana:
a) Surat keputusan yang ditetapkan oleh PPK dan disahkan oleh KPA;
b) Surat perjanjian kerjasama, sebagaimana dalam lampiran 3A;
c) RencanaAnggaran Biaya (RAB);
d) Kuitansi bukti penerimaan uang yang telah ditandatangani oleh penerima bantuan
dan dibubuhi materai yang cukup;
e) SPTJM penggunaan dana sesuai dengan rencana yang disepakati dalam perjanjian
kerja sama, sebagaimana dalam lampiran 5;

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 9


f) SPTJB atas kebenaran belanja yang telah dilakukan, sebagaimana dalam lampiran 6;
g) Surat pernyataan kesanggupan melaksanakan pekerjaan sesuai
denganketentuan/persyaratandalampetunjukteknis, sebagaimana dalam lampiran 8;
h) Pakta integritas, sebagaimana dalam lampiran 9.

3. Prosedur pencairan dana:


a. PPK menerbitkan SPP LS berdasarkan Surat Keputusan pemberian bantuan yang
dilampiri dengan: rencana pengeluaran dana bantuan operasional;
1). Surat perjanjian kerjasama;
2). Kuitansi bukti penerimaan uang;
3). SPTJM dan SPTJB yang telah ditandatangani;
4). Laporan kemajuan penyelesaian pekerjaan yang ditandatangani oieh pimpinan
penerima bantuan (khusus bantuan bantuan rehabilitasi dan/atau pembangunan
gedung/bangunan);
b. PPK menyampaikan SPP LS kepada PPSPM untuk diterbitkan SPM LS;
c. SPM-LS yang diajukan ke KPPN Bandung I digunakan sebagai dasar penerbitan
SP2D;
d. Berdasarkan SP2D yang sudah diterbitkan oleh KPPN Bandung I;
e. Pengelola bantuan menyampaikan surat pemberitahuan bahwa dana telah masuk
ke rekening penerima atau Surat Pernyataan bahwa dana belum masuk rekening
(reture);
f. Setelah dana bantuan masuk rekening penerima bantuan, maka dana bantuan tersebut
dapat langsung digunakan untuk membiayai kegiatan sesuai dengan RAB dalam
proposal yang disepakati;
g. Penerima bantuan menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepada PPPPTK
BMTI paling lambat 30 (tiga puluh hari) hari kalender setelah dana dipergunakan;
h. Dalam hal terdapat kelebihan dana dan atau perubahan penggunaan dana bantuan
maka sebelum dana dimaksud dimanfaatkan harus mendapat persetujuan dari
PPPPTK BMTI.
C. Retur
Dana yang tidak tersalurkan kepada rekening penerima bantuan yang diakibatkan
oleh rekening pasif dan rekening tutup diinformasikan oleh bank penyalur yang
ditunjuk kepada pengelola bantuan PPPPTK BMTI untuk dilakukan upaya perbaikan
dan retur dengan mekanisme sebagai berikut:
a. Penerimaan Bantuan menyampaikan surat pemberitahuan dan Fotocopy
rekening yang sudah diaktifkan atau yang telah dibuka kembali oleh penerima
bantuan tersebut serta diketahui oleh bank dan ditandatangani oleh bersangkutan;
b. Apabila penerima bantuan mengajukan perubahan rekening, wajib
men ya mpaikan Surat Pern yataan Perubahan Rekening (SPPR) dan diketahui
oleh bank yang bersangkutan serta dilampirkan fotocopy rekening tersebut.

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 10


BAB V
PENGENDALIAN MUTU

A. Monitoring dan Evaluasi


1. Monitoring
Kegiatan Monitoring dilakukan oleh petugas yang ditunjuk oleh PPPPTK BMTI untuk:
a. Ketepatan sasaran penerima bantuan;
b. Ketepatan nilai besaran bantuan;
c. Ketepatan penggunaan bantuan;
d. Permasalahan lainnya dalam penerimaan dan penggunaan bantuan.
2. Evaluasi
Berdasarkan basil monitoring yang dilakukan petugas, dilakukan evaluasi untuk
mengetahui efektivitas pelaksanaan program pemberian bantuan dan perbaikan tata
kelola.

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 11


B. Pengawasan
Pengawasan penyaluran dan penggunaan dana bantuan dilakukan oleh aparat pengawas
fungsional sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

C. Pertanggungjawaban dan Pelaporan Bantuan


1. Penerima bantuan wajib menyampaikan laporan pelaksanaan dan pertanggungjawaban
kepada Kepala PPPPTK BMTI dengan dilampiri:

1) Daftar peserta, Narasumber, Pengajar/Instruktur Nasional/ Mentor, Guru Inti dan


Panitia;

2) Daftar Nilai dari masing-masing peserta;

3) Rekapitulasi penggunaan dana bantuan termasuk didalamnya pemotongan dan


penyetoran pajak;
4) Dokumentasi/foto kegiatan;
5) Bukti setoran pengembalian dana bantuan (apabila terdapat dana sisa)
2. Semua dokumen bukti bukti Peserta, Narasumber, Panitia, Daftar Hadir, Kwitansi
Pembayaran, bukti Potongan Pajak dan Dokumen lainnya diadministrasikan dan disimpan
oleh Penerima Bantuan.

3. Dana bantuan harus digunakan dan dipertanggungjawabkan sesuai dengan surat


Perjanjian dan atau RAB yang telah disetujui oleh pemberi bantuan serta mengacu
pada peraturan keuangan yang berlaku;
4. Laporan kegiatan dan pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan disampaikan
kepada PPPPTK BMTI paling lambat 30 (tiga puluh) hari kalender setelah kegiatan
selesai.
5. Pajak yang timbul sebagai akibat pembayaran transaksi yang dilakukan menjadi
tanggung jawab penerima bantuan (dipungut dan disetor oleh penerima bantuan);
6. Penerima bantuan bertanggungjawab penuh secara administrasi, teknis dan
keuangan terhadap penggunaan dana bantuan PPPPTK BMTI.

D. Sanksi

1. Jika berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh PPPPTK BMTI,
t er n ya t a Pus a t Be l aj a r s e ba gai pe n ye l e ngga ra pr ogr a m pe ne ri ma ba nt ua n
t ida k melaksanakan pekerjaan ( sebagian atau seluruhnya) sesuai dengan usulan yang telah
disepakati, maka pihak peneriman bantuan wajib mengembalikan sebagian atau seluruhnya
bantuan yang dimaksud.

Pengembalian dana disetor ke Kas Negara selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari


setelah hasil pemantauan dan evaluasi disepakati;

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 12


2. PPPPTK BMTI berhak menghentikan sebagian atau seluruh bantuan, apabila
pelaksanaan bantuan tidak sesuai dengan butir-butir yang tertuang dalam Petunjuk Teknis.
Selanjutnya apabila penghentian pelaksanaan bantuan tersebut di atas terpaksa
dilakukan, maka penyelesaian bantuan tersebut menjadi tanggung jawab Pusat Belajar
sebagai Program penerima bantuan yang bersangkutan;
3. Ketentuan hukum yang berkaitan dengan hal tersebut diatas sepenuhnya menjadi
tanggung jawab lembaga/organisasi sebagai penerima bantuan.

E. Lain-lain

1. Penyimpangan atau pelanggaran terhadap prosedur atau ketentuan penyaluran


dana bantuan ini dapat dilaporkan kepada:
Ke pa l a PPPPT K BM TI .

2. Apabila terjadi penyalahgunaan terhadap pelaksanaan penggunaan dana bantuan, diluar


ketentuan dalam Petunjuk Teknis ini dan berakibat berurusan dengan aparat
penegak hukum, maka sepenuhnya menjadi tanggung jawab penerima bantuan.
3. Apabila terjadi perselisihan antara pemberi dan penerima maka akan diselesaikan secara
musyawarah dan mufakat.

BAB VI
PENUTUP

Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah pada PPPPTK BMTI disusun untuk
digunakan sebagai pedoman penyaluran dan pertanggungjawaban bantuan yang bersumber dana
DIPA PPPPTK BMTI.

Dengan pemberian bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap


peningkatan Kompetensi Program Sertifikasi Pendidik dan Sertifikasi Keahlian Bagi Guru
SMA/SMK (Keahlian Ganda) di 33 (tiga puluh tiga) pusat belajar yang tersebar di 33
kab/Kota pada Provinsi Jawa Barat, Provinsi DKI, Provinsi Banten, Provinsi Lampung, Provinsi
Kalimantan Timu, Provinsi Bali, Provinsi Kalimantan Tengah, Provinsi Gorontalo, Provinsi Sulawesi
Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara dan Provinsi Sulawesi Utara.

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 13


LAMPIRAN 1
FORMULIR ISIAN

INSTITUSI PENYELENGGARA PROGRAM BANTUAN PEMERINTAH


TAHUN ANGGARAN 2017

Data Lembaga :

1. Nama Lembaga :
2. Nama Penaggung Jawab (Kepala Sekolah :
3. Nomor SK Pengangkatan :
4. Alamat Lembaga
a. Jalan :
b. Dusun :
c. RT :
d. RW :
e. Desa :
f. Keluruahan :
g. Kecamatan :
h. Kabupaten :
i. Provinsi :
j. Kode Pos :
5. Nomor Akta/Ijin Operasional :
6. Nama Bank :
7. Nomor Rekening :
Atas Nama :
8. Cabang Bank :
9. NPWP Sekolah :

., Februari
2017

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 14


..........................................
NIP :
.

Catatan :
Diketik/Diisi dengan huruf Kapital

LAMPIRAN 2 (Contoh)
SURAT PERJANJIAN KERJASAMA
PEMBERIAN BANTUAN OPERASIONAL PROGRAM SERTIFIKASI PENDIDIK DAN
SERTIFIKASI KEAHLIAN BAGI GURU SMA/SMK (KEAHLIAN GANDA)
TAHUN ANGGARAN 2017
ANTARA
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PPPPTK BMTI
DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
DENGAN

PUSAT BELAJAR SMK .........................................................

NOMOR : .....................................................
TANGGAL : ...................................................

Pada hari ini................tanggal................................. telah diadakan Perjanjian Kerjasama Pemberian


Bantuan antara
1. Nama :Drs. Agung Ri yanto, M.Eng
NIP : 19630425 198603 1 003
Jabatan : Pejabat Pembuat Komitmen
Alamat : Jl. Pasantren KM. 2 Cibabat Cimahi, Jawa Barat
Bertindak untuk dan atas na ma PPPPTK BMTI Direktorat Jenderal Guru dan
Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang selanjutnya
disebut PIHAK PERTAMA.
2. Nama :
NIP :
Jabatan :
Alamat :
Bertindak untuk dan atas nama penerima bantuan yang selanjutnya disebut PIHAK
KEDUA.

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 15


Pasal 1
Ruang Lingkup Perjanjian Kerjasama

(1) PIHAK PERTAMA mengadakan perjanjian dengan PIHAK KEDUA berupa


pemberian dana bantuan Pemerintah untuk Program Sertifikasi Pendidik dan Sertifikasi
Keahlian Bagi Guru SMA/SMK (Keahlian Ganda) melalui PPPPTK BMTI ;

(2) PIHAK KEDUA bertanggungjawab atas dana bantuan Pemerintah untuk Program
Sertifikasi Pendidik dan Sertifikasi Keahlian Bagi Guru SMA/SMK (Keahlian Ganda)
yang diterima melalui PPPPTK BMTI ;

Pasal 2
Tanggungjawab
(1) PIHAK KEDUA bertanggungjawab terhadap pelaksanaan kegiatan dan penggunaan
dana bantuan yang diterima dari PIHAK PERTAMA;
(2) Apabila terjadi penyalahgunaan terhadap penggunaan dana bantuan yang diterima dari
PIHAK PERTAMA maka PIHAK KEDUA bertanggungjawab terhadap
konsekuensi hukum yang berlaku.

Pasal 3
Hak dan Kewajiban PIHAK PERTAMA

(1) PIHAK PERTAMA berhak:


a. menerima proposal permohonan bantuan dan RAB yang ditujukan kepada Kepala
PPPPTK BMTI Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan ,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
b. menetapkan Pusat Belajar sebagai Penyelenggara Program Sertifikasi Pendidik
dan Sertifikasi Keahlian Bagi Guru SMA/SMK (Keahlian Ganda) dalam Surat
Keputusan PPK;
c. menetapkan jumlah sasaran dan dana bantuan untuk setiap penerima bantuan;
d.menerima laporan kegiatan dan pertangungjawaban penggunaan dana bantuan dari
PIHAK KEDUA;

(2) PIHAK PERTAMA berkewajiban:


a. melakukan pengecekan kelengkapan data dan verifikasi terhadap kelayakan
proposal permohonan dan menetapkan besaran pemberian bantuan;
b.menyalurkan dana Bantuan kepada PIHAK KEDUA melalui rekening bank penerima
sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
c.melakukan supervisi, monitoring, dan evaluasi terhadap penyaluran dan pelaksanaan
kegiatan dan penggunaan dana bantuan;
d.memberikan teguran dan atau sanksi kepada PIHAK KEDUA, baik secara lisan
maupun tertulis, apabila dalam pelaksanaan kegiatan dan penggunaan dana
bantuan tersebut tidak sesuai dengan surat perjanjian kerjasama dan atau melanggar
ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.

Pasal 4
Hak dan Kewajiban PIHAK KEDUA

(1) PIHAK KEDUA berhak:

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 16


a. menerima dana Bantuan dari PIHAK PERTAMA sesuai dengan Surat Perjanjian
Kerjasama;
b. mengelola dana bantuan sesuai dengan petunjuk teknis penyaluran bantuan
pemerintah dan RAB yang disepakati;

(2) PIHAK KEDUA berkewajiban:


a. membuat proposal permohonan dana bantuan kepada Kepala PPPPTK BMTI
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan , Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan;
b. melaksanakan pekerjaan sesuai dengan proposal/program kerja yang telah disepakati
antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA;
c.mempertanggungjawabkan penggunaan dana bantuan yang telah diterima sesuai dengan
ketentuan dan peraturan yang berlaku dan tidak mernberikan imbalan dalam bentuk
apapun kepada siapapun, dalam pemberian dana bantuan tersebut;
d. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan
pekerjaan yang telah ditetapkan.
e.menyusun dan menyampaikan laporan pelaksanaan dan pertanggungjawaban
penggunaan dana kepada PIHAK PERTAMA;
f.mentaati teguran/peringatan/sanksi ya ng disa mpaikan oleh PIHAK
PERTAMA, baik secara lisan maupun tertulis.

Pasal 5
Jumlah Dana Bantuan

(1)Jumlah dana bantuan yang diberikan PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA adalah
sebesar Rp................................................................terbilang ( ...............................................);
(2) Penyaluran dana bantuan dari PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA dilakukan
melalui rekening bank nomor........................pada
bank................... Cabang.............................. atas nama........................................

Pasal 6
Penyaluran Dana Bantuan

(1)Penyaluran dana bantuan akan dibayarkan 2 (dua) Tahap yaitu pembayaran pertama untuk
kegiatan IN-1 dan Pembayaran ke 2 untuk kegiatan IN-2.

(2)Tahap pertama akan dibayarkan dengan ketentuan sebagai berikut :

Perjanjian kerjasama dan penyaluran bantuan telah ditadatangani


Rencana pengeluaran dana bantuan telah disepakati dan ditandatangani para pihak
Kwitansi bukti penerimaan uang telah ditandatangani oleh penerima bantuan
Surat Pernyataan Tangggung Jawab Mutlak (SPTJM).
Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja (SPTJB)

(3) Pe mba yaran Tahap II akan dilakukan dengan s yarat sebagai berikut :
Menyarahkan Laporan perke mbangan kegiatan
Menya mpaikan laporan penggunaan bantuan tahap I ( minimal
telah digunakan 80% dari total bantuan tahap perta ma)
Kwitansi bukti penerimaan uang tahap II yang telah
ditandatangani oleh penerima bantuan
Surat Pern yataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTB)

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 17


(4) Penyaluran dana bantuan, dilakukan SPP-LS melalui KPPN Bandung I
ke Rekening Peneri ma Bantuan pada :
Bank...................
Nomor rekening..................

Pasal 7
Sanksi

(1) Apabila berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi serta sumber data/informasi lainya
PIHAK KEDUA terbukti melakukan kekeliruan /kesalahan baik dalam melaksanakan
kegiatan/program maupun pengelolaan keuangan yang dapat merugikan negara, maka
PIHAK PERTAMA akan menyampaikan teguran baik secara lisan maupun tertulis kepada
PIHAK KEDUA;
(2) Teguran PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA berisi permintaan untuk
memperbaiki/menyelesaikan segala bentuk kesalahan/ kekeliruan yang telah dilakukan;
(3) Apabila PIHAK KEDUA tidak memenuhi kewajiban sesuai dengan Surat Perjanjian
ini maka PIHAK KEDUA wajib mengembalikan bantuan yang telah diterimanya;
(4) Pengembalian bantuan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dilakukan PIHAK KEDUA
melalui bank BRI cabang setempat dengan:
a. Mengisi SSPB (surat setoran pengembalian belanja) apabila dalam tahun anggaran
berjalan dengan kode MAP 521219 (disetor tahun 2017);
b. Mengisi SSBP (surat setoran bukan pajak) apabila tahun anggaran berikutnya
dengan kode MAP 423952 (disetor Tahun 2018)

Pasal 8
Pelaporan

(1) PIHAK KEDUA wajib menyusun dan menyampaikan laporan kegiatan dan
pertanggunjawaban penggunaan dana kepada PIHAK PERTAMA;

(2) PIHAK KEDUA wajib men yusun dan men ya mpaikan laporan
k e g i a t a n d a n pertanggungjawaban kepada PPK setelah pekerjaan selesai paling
lambat 30 (tiga puluh) hari setelah pelaksanaan kegiatan selesai;

(3) Laporan pelaksanaan dan pertangungjawaban tersebut harus dilampiri :

a. Surat Laporan Penerimaan dan Penggunaan Dana


b. Daftar peserta, Narasumber, Pengajar/Instruktur Nasional/ Mentor dan Panitia;
c. Daftar Nilai dari masing-masing peserta;
d. Rekapitulasi penggunaan dana bantuan termasuk didalamnya pemotongan dan
penyetoran pajak;
e. Dokumentasi/foto kegiatan.
f. Bukti setoran pengembalian dana bantuan (apabila terdapat dana sisa)

Pasal 9
Penanggungan Risiko

PIHAK KEDUA berkewajiban untuk membebaskan PPK instansi terkait terhadap akibat yang
timbul atas semua bentuk tuntutan,tanggungjawab, kewajiban, kehilangan, kerugian,

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 18


denda, gugatan atau tuntutan hukum, proses pemeriksaan hukum, dan biaya yang dikenakan
terhadap PPK beserta instansinya, sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal tuntutan
sejak ditandatangani perjanjian ini.

Pasal 10
Lain-lain

(1)Surat perjanjian ini dianggap sah setelah ditandatangani oleh kedua belah pihak;
(2)Biaya materai dalam Surat Perjanjian Kerjasama ini dibebankan kepada PIHAK KESATU;
(3)Perubahan atas surat perjanjian kerjasama ini dapat dilakukan atas persetujuan kedua belah
pihak;
(4)Surat Perjanjian ini dibuat rangkap 2 (dua), lembar pertama dan kedua masingmasing dibubuhi
materi Rp6.000,- (enam ribu rupiah);
(5) Dokumen ini beserta lampirannya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari surat
perjanjian kerjasama.

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

Pejabat Pembuat Komitmen Pimpinan/Ketua

Materai Rp.6000

(Drs. Agung Riyanto, M.Eng ) ( .)


NIP. 196304251986031003 NIP.

Disyahkan oleh :
Kepala PPPPTK BMTI,

Drs. Marthen Katte Patiung, MM


NIP. 195904161986031002
*) Dibuat rangkap 2 (dua),
1 untuk PIHAK PERTAMA (bermaterai),
1 untuk PIHAK KEDUA (bermaterai)

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 19


LAPORAN

PELAKSANAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEGIATAN PROGRAM


SERTIFIKASI PENDIDIK DAN SERTIFIKASI KEAHLIAN BAGI GURU SMA/SMK
(KEAHLIAN GANDA)

I. Pendahuluan
(Berisi Latar Belakang Kegiatan, Tujuan dan Saran)

II. Pelaksanaan Kegiatan

III. Pertanggungjawaban Keuangan

IV. Penutup

Lampiran :

1. Daftar Peserta, Nara Sumber, Instruktur Nasional/Mentor dan Panitia


2. Daftar Nama Peserta dan Nilai Hasil Ujian
3. Rekapitulasi Penggunaan Dana dan Buku Kas Umum
4. Foto Copy Bukti Setoran Pajak
5. Foto Copy Bukti Pengembalian Dana (bila ada)
6. Dokumentasi/Foto-foto kegiatan

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 20


BUKU KAS UMUM
BIAYA OPERASIONAL PROGRAM SERTIFIKASI PENDIDIK DAN SERTIFIKASI
KEAHLIAN BAGI GURU SMA/SMK (KEAHLIAN GANDA) TAHUN 2017
INSTITUSI : ...................................................................
No. Penerimaa Pengeluara
No. Tanggal Uraian Kegiatan/Belanja Saldo
Bukti n n
1 2 3 4 5 6 7

Menhetahui ............, ..................... 2016


Penanggungjawab Kegiatan, Bendahara,

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 21


.................................................. .....................................
NIP NIP

Tahun Anggaran : 2017


Nomor Bukti Kas : ....................

KUITANSI/BUKTI PEMBAYARAN
Nomor : ................................................

Sudah Terima dari : Bendahara Bantuan Operasional Program Sertifikasi Pendidik dan
Sertifikasi Keahlian bagi Guru SMA/SMK (Keahlian Ganda) SMK
dari : ...................................
Jumlah Uang : Rp. ...................................
Terbilang : .................................................................................................................
Untuk Pembayaran : .................................................................................................................
.................................................................................................................
.................................................................................................................

..................., .....................2017
Penerima

................................................

Setuju dibebankan pada mata anggaran berkenaan


Penanggungjawab Kegiatan, Lunas dibayar tgl. ...................
Bendahara,

.......................................... ...........................................

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 22


NIP NIP

LAMPIRAN 3
FORMAT SURAT LAPORAN PENERIMAAN DAN PENGGUNAAN DANA

KOP SURAT PENERIMA BANTUAN


SURAT LAPORAN PENERIMAAN DAN PENGGUNAAN DANA.

No.
Larnpiran : 1 (sate) berkas
Perihal : Laporan Penerimaan dan Penggunaan Dana
Bantuan Pemerintah pada PPPPTK BMTI
Tahun 2017

Yth. Kepala PPPPTK BMTI


Jl. Pasantren KM 2 Cibabat Cimahi Utara

Kota Cimahi.
Dengan ini kami sampaikan laporan penerimaan dan penggunaan dana bantuan sesuai Surat
Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran PPPPTK BMTI Nomor :
Tanggal yang telah diterima dan dilaksanakan sebagai berikut:
1. Pe ne ri ma a n
Da na ba nt ua n te la h ka mi t er i ma pa da t angga l .. . . . s e be s ar
Rp. . .. me l a l ui r e ke ni ng pa da ba nk . . . .
2. Pe ngguna a n
Dana bantuan yang kami terima telah kami gunakan untuk keperluan:
Honor narasumber, pengajar/Instruktur Nasional/Mentor dan panitia
Transport Lokal peserta, narasumber, pengajar/ Instruktur Nasional/ Mentor dan
panitia
Konsumsi peserta, narasumber, pengajar/Instruktur Nasional/Mentor dan panitia
Penggandaan Modul dan ATK
Penyusunan Laporan
Sewa LCD dan bantuan operasional Pusat Belajar
Rincian penggunaan dana terlampir.
Foto - foto kegiatan terlampir.
Demikian laporan ini kami sampaikan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

.............Tgl..........................,.20....
Pimpinan/Ketua

(.)

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 23


LAMPIRAN 4
FORMAT SPTJM
KOP SURAT PENERIMA BANTUAN

SURAT PERNYATAAN TANGGUNGJAWAB MUTLAK (SPTJM)

Yang bertanda tangan di bawah ini :


Nama Pimpinan/Ketua Lembaga :
Nama Lembaga : .
Alamat Lembaga : .

Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa :

1. Saya bertanggungjawab penuh balk materiil maupun non materiil atas penggunaan
dana bantuan pada PPPPTK BMTI Tahun 2016

2. Apabila dikemudian hari, atas penggunaan dana bantuan pada PPPPTK BMTI
Tah u n . . tersebut

mengakibatkan kerugian Negara, maka saya bersedia dituntut penggantian kerugian


Negara dimaksud sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan.
3. Bukti-bukti pengeluaran terkait penggunaan dana bantuan pada Pusat Pembelajar
Jenjang SMK Tahun disimpan sesuai
dengan ketentuan pada penerima bantuan untuk kelengkapan adiministrasi dan
keperluan aparat pengawas fungsional.

Demikian surat pernyataan ini kami buat dengan sebenar-benarnya.

................, Tgl ............................ 20...

Pimpinan/ Ketua

Materai 6.000

()

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 24


LAMPIRAN 5
FORMAT SPTJB
KOP SURAT PENERIMA BANTUAN

SURAT PERNYATAAN TANGGUNGJAWAB BELANJA (SPTJB)

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama Lembaga :
Alamat Lembaga :
Nama Bantuan : B a n t u a n P e m e r i n t a h p a d a P P P P T K B M T I Tahun 2016

Yang bertanda tangan dibawah ini (Pimpinan/Ketua) menyatakan bahwa


saya
1. Bertanggungjawab penuh atas pengeluaran yang telah dibayar lunas kepada yang berhak
menerima;
2. Bersedia menyimpan dengan baik seluruh bukti pengeluaran belanja yang telah dilaksanakan;
3.Bersedia untuk dilakukan pemeriksaan terhadap bukti-bukti pengeluaran oleh aparat pengawas
fungsional pemerintah.
Demikian surat pernyataan ini kami buat dengan sesungguhnya.

................, Tgl ............................ 20...

Pimpinan/ Ketua

()

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 25


LAMPIRAN 6
FORMAT SURAT PERNYATAAN TIDAK MEMBERIKAN IMBALAN

KOP SURAT PENERIMA BANTUAN


SURAT PERNYATAAN TIDAK MEMBERIKAN IMBALAN

Yang bertanda tangan di bawah ini :


Nama Pimpinan/Ketua :
Nama Lembaga :
Alamat Lembaga :

Dengan ini menyatakan bahwa saya telah menerima dana bantuan pada PPPPTK BMTI
Bandung Tahun 2017 sebesar Rp. .... sesuai SK
No. TgI. ..
Selanjutnya kami sampaikan bahwa kami tidak memberikan imbalan dalam bentuk apapun dan
kepada siapapun atas penerimaan dana bantuan tersebut, apabila dikemudian hari ternyata
terbukti bahwa pernyataan kami tidak benar, maka kami bersedia dituntut penggantian kerugian
Negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Demikian surat pernyataan ini kami buat dengan sebenar-benarnya.

................, Tgl ............................ 20...

Pimpinan/ Ketua

Materai 6.000

()

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 26


LAMPIRAN 7
FORMAT SURAT PERNYATAAN KESANGGUPAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN
KOP SURAT PENERIMA BANTUAN

SURAT PERNYATAAN KESANGGUPAN


MELAKSANAKAN PEKERJAAN
SESUAI DENGAN KETENTUAN/PERSYARATAN DALAM PETUNJUK TEKNIS

Yang bertanda tangan di bawah ini :


Nama Pimpinan/Ketua :
No.Telp/HP :
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas:
Norma Lembaga

:
Alamat Lembaga :
No.Telp Lembaga :
No. Rekening Bank Sekolah :
Nama Bank :
Cabang Bank :

Dengan ini menyatakan hal-hal sebagai berikut:


1. Ka mi setuju untuk me neri ma bantuan sebesar Rp dan
Kami sanggup melaksanakan pekerjaan sesuai dengan mekanisme dan persyaratan
dalam Petunjuk Teknis;
2. Kami sanggup menyelesaikan pekerjaan tersebut diatas sampai dengan ....(.....) hari
kalender sejak dana bantuan diterima;
3.Kami sanggup membuat laporan pertanggungjawaban baik fisik dan keuangan dengan benar
dan diserahkan kepada PPPPTK BMTI;
4. Kami bertanggungjawab sepenuhnya terhadap penyelenggaraan seluruh k e g i a t a n
t e r m a s u k pertanggungjawaban penerimaan dan pengunaan dana bantuan;
5. Kami bersedia dikenakan sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku termasuk
pemblokiran dana dan pengembalian dana yang telah diterima jika terbukti terjadi
penyimpangan.
Demikian surat pernyataan kesediaan ini kami buat dengan sadar dan penuh rasa tanggung jawab.

................, Tgl ............................ 20...


Pimpinan/ Ketua
Materai 6.000

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 27


()
LAMPIRAN 8
FORMAT PAKTA INTEGRITAS

KOP SURAT PENERIMA BANTUAN


PAKTA INTEGRITAS

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama Pimpinan/Ketua :

No.Telp/HP :

Nama Lembaga :

Alamat Lembaga :

No.Telp Lembaga :

Menyatakan sebagai berikut :

1. Berperan secara pro aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, kolusi, dan
nepotisme serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela;
2. Tidak melakukan pemberian secara langsung atau tidak langsung berupa suap, hadiah, bantuan
atau bentuk lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan;
3. Bersikap transparan, jujur, objektif, dan akuntabel dalam melaksanakan pekerjaan
sesuai dengan perjanjian kerjasama;
4. Menghindari pertentangan kepentingan (conflict of interest) dalam pelaksanaan pekerjaan;
5. Melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan perundang-undangan di lingkungan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
6. Bila sa ya me langgar hal-hal tersebut di atas, sa ya siap menghadapi
konsekuensinya.

................, Tgl ............................ 20...


Pimpinan/ Ketua
Materai 6.000

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 28


()

PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 29


PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 30
PPPPTK BMTI Bandung Tahun 2017 Page 31