Anda di halaman 1dari 4

ANGGARAN PRODUKSI

Anggaran produksi adalah anggaran yang disusun oleh perusahaan untuk menentukan
jumlah barang jadi yang harus diproduksi oleh perusahaan. Anggaran ini harus dibuat setelah
anggaran penjualan disusun, karena perusahaan harus menentukan jumlah barang jadi yang harus
diproduksi dalam rangka mendukung target penjualan yang ada di anggaran penjualan.
Data bulan Desember 2014
Keterangan Jumlah
Penjualan 8.000
Persediaan Akhir 2.000
Persediaan Awal 1.000

Pada umumnya, perusahaan memproduksi barang lebih banyak (persediaan akhir) dari yag
diperkirakan dapat dijual dengan alasan menghindari Stock Out, yaitu kondisi dimana terdapat
permintaan barang tetapi perusahaan tidak memiliki persediaan. Kerugian stock out yaitu:
- Opportunity Lost
- Pelanggan beralih ke pesaing (kehilangan sumber pendapatan di masa depan)
Format Anggaran Produksinya sbb:
Anggaran Produksi
PT PEMANTIK BANDUNG
Periode Januari 2015
Penjualan 8.000
Persediaan Akhir Barang 2.000
Jadi (+)
Jumlah Barang 10.000
dibutuhkan
Persediaan Awal Barang 1.000
Jadi (-)
Jumlah Barang yang akan 9.000
diproduksi

Berdasarkan data di atas, perusahaan ingin menyusun kembali anggaran produksi PEMANTIK
API / LIGHTER untuk bulan Februari, dengan target penjualan yang diinginkan 10.000 unit dan
persediaan akhir yang diinginkan adalah 3.000 unit. Berapakah jumlah barang yang harus
diproduksi ?
Anggaran Produksi
PT PEMANITIK BANDUNG
Periode Februari 2015
Penjualan 10.000
Persediaan Akhir Barang 3.000
Jadi
Jumlah Barang 13.000
dibutuhkan
Persediaan Awal Barang 2.000
Jadi
Jumlah Barang yang akan 11.000
diproduksi

Anggaran Produksi lebih dari satu bulan


-persediaan akhir disuatu bulan akan menjadi persediaan awal pada bulan berikutnya
-persediaan akhir dalam suatu periode akan menjadi persediaan akhir untuk anggaran produksi
pada periode tersebut
Berikut data rencana penjualan untuk 3 bulan
Bulan Penjualan
Maret 7.000
April 8.000
Mei 10.000
Perusahaan ingin agar tingkat persediaan awal setiap bulannya 1.000 unit. (maka jumlah
persediaan akhir dan persediaan awal adalah tetap 1.000 unit). Berapakah total barang yang akan
diproduksi selama 3 bulan tersebut dan Susunlah Anggaran Produksinya!
PT PEMANTIK BANDUNG
ANGGARAN PRODUKSI
Untuk kuartal yang berakhir Mei 2015
Nama Produk : Pemantik Api Elektrik
Maret April Mei Total
Penjualan 7.000 8.000 10.000 25.000
Persediaan Akhir 1.000 1.000 1.000 1.000
Jumlah Barang yang 8.000 9.000 11.000 26.000
dibutuhkan
Persediaan Awal 1.000 1.000 1.000 1.000
Jumlah Barang yang 7.000 8.000 10.000 25.000
akan diproduksi

Kebijakan Tingkat Produksi


Untuk menentukan jumlah barang yang akan diproduksi lebih dari satu bulan, kebijakan yang
dapat digunakan :
1. Stabilisasi Tingkat Produksi
2. Stabilisasi Tingkat Persediaan
Stabilisasi Tingkat Produksi
Yaitu kebijakan untuk berproduksi pada tingkat produksi yang sama setiap bulannya.
Kebijakan ini diambil karena perusahaan ingin stabil memiliki jumlah produksi yang sama setiap
bulannya dengan alasan dan pertimbangan :
- Biaya produksi yang sama setiap bulannya
- Jumlah pegawai cenderung tetap sama setiap bulannya
- Mesin berproduksi lebih efisien
Misalkan perusahaan ingin memproduksi barang sebesar 2.400.000 unit selama 1 tahun ke
depan, maka produksi setiap bulannya:
Produksi / bulan = 2.400.000 unit / 12 bulan
= 200.000 unit (per bulan)
PT PEMANTIK BANDUNG menggunakan kebijakan stabilisasi tingkat produksi untuk produk
Lighter mekanik selama 3 bulan terakhir 2015, berikut adalah rencana data penjualan, persediaan
awal dan akhir selama 3 bulan terakhir tersebut:
1. Oktober 6.400 unit, November 5.600 unit, Desember 4.000 unit
2. Persediaan Akhir (Desember) 2.000
3. Persediaan Awal (Oktober) 6.000

Yang harus diperhatikan:


- Total persediaan akhir barang jadi merupakan jumlah persediaan pada akhir periode
- Total persediaan barang awal merupakan jumlah persediaan pada awal periode
PT PEMANTIK BANDUNG
ANGGARAN PRODUKSI
Untuk kuartal yang berakhir pada 31 Desember 2015
Nama Produk : Pemantik Api Mekanik
Oktob Novemb Desemb Total
er er er
Penjualan 6.400 5.600 4.000 16.000
Persediaan Akhir 3.600 2.000 2.000 2.000
Jumlah Barang 10.00 7.600 6.000 18.000
yang dibutuhkan 0
Persediaan Awal 6.000 3.600 2.000 6.000
Jumlah Barang 4.000 4.000 4.000 12.000
yang akan
diproduksi
Stabilisasi Tingkat Persediaan
Yaitu kebijakan yang tidak menginginkan tingkat persediaan berfluktuasi secara berlebihan
setiap periode yang tercakup dalam anggaran dan menginginkan kenaikan atau penurunan
persediaan terjadi secara bertahap. Perusahaan yang memiliki ruang penyimpanan persediaan
yang terbatas / sewa gudang yang tinggi cocoku ntuk merapkan kebijakan ini.
PT PEMANTIK BANDUNG menggunakan kebijakan stabilisasi tingkat persediaan untuk
produk Lighter Elektrik selama 3 bulan terakhir 2015, berikut adalah rencana data penjualan,
persediaan awal dan akhir selama 3 bulan terakhir tersebut:
1. Oktober 8.000 unit, November 12.000 unit, Desember 10.000 unit
2. Persediaan Akhir 7.200
3. Persediaan Awal 4.800
Yang perlu diperhatikan:
- Jumlah persediaan akhir pada desember lebih banyak 2.400 unit dibandingkan persediaan
awal bulan oktober (7.200 4.800 = 2.400)
- Pertambahan persediaan barang jadi terjadi secara bertahap dan merata yaitu 800 unit setiap
bulan nya (2.400 : 3 = 800)
- Maka persediaan awal bulan November 4.800 + 800 = 5.600 dan persediaan bulan Desember
5.600 + 800 = 6.400
PT PEMANTIK BANDUNG
ANGGARAN PRODUKSI
Untuk kuartal yang berakhir pada 31 Desember 2015
Nama Produk : Pemantik Api Elektrik
Oktob Novemb Desemb Total
er er er
Penjualan 8.000 12.000 10.000 30.000
Persediaan Akhir 5.600 6.400 7.200 7.200
Jumlah Barang yang 13.600 18.400 17.200 37.200
dibutuhkan
Persediaan Awal 4.800 5.600 6.400 4.800
Jumlah Barang yang 8.800 12.800 10.800 32.400
akan diproduksi
Diposkan oleh Anisa Syauqia Nur di 00.36