Anda di halaman 1dari 5

PONDASI KAISON (CAISSON FOUNDATION)

Kaison adalah pondasi yang terletak pada lapisan pendukung, yang terbenam kedalam tanah
karena beratnya sendiri dan dengan mengeuarkan tanah galian dari dasar bangunan bulat yang
terbuat dari beton bertulang
Penggunaan Pondasi Kaison:
- Pondasi jembatan (pilar, kepala jembatan)
- Pondasi pintu (pondasi pilar)
- Tambatan
- Pondasi bangunan
- Pondasi Mesin
- Basement bangunan
- Jalan Penyeberangan
- Sumur tambang
- Jalan kereta api bawah tanah
- Terowongan
- Dinding dermaga
- Pangkalan

Bentuk Pondasi Kaison


1. Bulat
2. Elips
3. Persegi Panjang

Jenis Pondasi Kaison:


1. Kaison Terbuka (Open Caisson)
2. Kasion Tekanan

Pedoman perencanaan
Syarat pondasi Kaison

L

4 KH B
4 EI
1

L = panjang kolom
B = diameter kolom
EI = kekakuan lentur
KH = koefisien reaksi tanah

Daya dukung vertical yang diizinkan


1
q a= ( q 2 Df ) + 2 Df
n

qa = Daya dukung vertical yang diizinkan (t/m2) dari tanah dasar

q = daya dukung batas tanah dasar

Daya Dukung Mendatar (horizontal) yang diizinkan


Untuk tanah pasir :
P p= K p x + K p q

Untuk tanah kohesif:


P p= K p x +2 c K p + K p q

Pp = Tekanan tanah pasif (t/m2)

x = kedalaman dari muka tanah (m)


q = beban tetap pada permukaan (t/m2)
c = kohesi tanah (t/m2)
Kp = koefisien tekanan pasif

Tekanan tanah pasif pada tanah berlapis


P p 1= 1 K p 1 h1 +2 c 1 K p 1+ K p 1 q

P p 2= 2 K p 2 h2 +2 c 2 K p 2 + K p 2 ( q+ 1 h1 )

P p 3= 3 K p 3 h 3+2 c 3 K p3 + K p3 ( q + 1 h 1+ 2 h2 )

Gaya geser yang diizinkan


'
H u=C B A + P tan B ( t)

CB = kohesi antar dasar kaison dan tanah pondasi


'
A = Luas beban efektif dasar pondasi

2
B = sudut geser antara dasar pondasi dan tanah pondasi, jika tanah dasar , atau tanah
3

batuan tan B=0.6

Perhitungan Stabilitas Pondasi


1. Koefisien rekasi tanah horizontal (KH)
K H =0,512 E 0 B H3/ 4 (kg/cm3)

E0 = modulus deformasi tanah = 28 N


N = dari Standar Penetration Test
BH = lebar pembebanan = AH
AH = luas permukaan Kaison
2. Koefisien reaksi tanah vertical (KV)
K V =0,512 E 0 BV 3/ 4
E0 = modulus deformasi tanah = 28 N
N = dari Standar Penetration Test
BV = lebar pembebanan = AV
AV = luas dasar Kaison

3. Koefisien Pegas Geser (KS)


K S = K V
= angka perbandingan antara koefisien pegas mendatar dengan koefisien reaksi
vertical tanah, 1/3 1/4

Syarat Pembebanan
W C +W W > U + F+Q

W C = berat sendiri Kaison (ton)

W W = beban pembenaman tambahan Kaison, beban air didalam Kaison atau beban akibat

logam pada Kaison


F = Gaya penahan geser pada dinding Kaison (ton)
Q = Reaksi tanah pada ujung Kaison, diperkirakan 1 t/m2

Kedalaman Kaison F
Tekstur Tanah 8m 16 m 25 m 30 m 40 m
Lanau 0.2 0.4 0.5 0.6 0.7
Lanau dipadatkan 0.5 0.6 0.7 0.9 1.0
Pasir dipadatkan 1.2 1.4 1.7 2.0 2.2
Pasir berkerikil 1.4 1.7 2.0 2.2 2.4
Kerikil berpasir 1.7 2.0 2.2 2.4 2.6
Kerikil dipadatkan 2.2 2.4 2.7 2.9 3.1
Intensitas Rekasi Tanah dan Pergeseran