Anda di halaman 1dari 1

Science : Fototaksis Fisiologi Hewan Air

Selamat Pagi, Siang, Sore, Malam....

Dimanapun kalian berada, sekarang gua bakalan share materi Fototaksis mengenai Fisiologi
Hewan Air. Tolong dikoreksi jika ada salah dalam pengutipan atau pun isi yang sampaikan..

Selamat Menikmati..

Menurut Yoshizawa dan Nogami (2011), fototaksis merupakan gerakan yang


dilakukan oleh seluruh organisme dalam menanggapi cahaya. Ada dua jenis fototaksis yaitu
fototaksis positif dimana gerakan menuju ke arah cahaya dan fototaksis negatif dimana
gerakan menuju arah yang berlawanan. Fototaksis terlibat dalam berbagai sistem biologis,
seperti reproduksi, mencari makan dan melarikan diri dari predator.
Menurut Rosyidah et al. (2011), ikan-ikan yang bersifat phototaxis
positif berkelompok akan bereaksi terhadap datangnya cahaya dengan mendatangi
arah datangnya cahaya dan berkumpul disekitar cahaya pada jarak dan rentang waktu yang
tertentu. Selain menghindarkan dari serangan predator (pemangsa), beberapa teori
menyebutkan bahwa berkumpulnya ikan disekitar lampu adalah untuk kegiatan mencari
makan. Tingkat gerombolan ikan dan ketertarikan ikan pada sumber cahaya bervariasi antar
jenis ikan. Perbedaan tersebut secara umum disebabkan karena perbedaan faktor
phylogenetic dan ekologi, selain juga oleh karakteristik fisik sumber cahaya, khususnya
tingkat intensitas dan panjang gelombang.
Menurut Said et al. (2010), perubahan warna yang sering terjadi adalah karena
adanya perubahan jumlah pigmen. Salah satu penyebabnya adalah adanya stres
lingkungan antara lain cahaya matahari, kualitas air dan kandungan pigmen dalam pakan.
Faktor makanan memiliki pengaruh dalam pembentukan warna ikan hias. Selain faktor
makanan, yang dapat mempengaruhi penampakan wama pada ikan adalah lingkungan
pemeliharaan. Ikan yang dipelihara pada kondisi terang akan memberikan reaksi warma
berbeda dengan ikan yang dipelihara di tempat gelap karena adanya perbedaan reaksi
melanosom yang mengandung pigmen melanofor terhadap rangsangan cahaya yang ada.

Referensi :
1. Yoshizawa, K and S. Nogami. 2011. The First Report of Phototaxis of Fish Ectoparasite,
Argulus Japonicus. Research in Veterinary Science. 85: 128130.
2. Rosyidah, I. N., A. Farid dan W. A. Nugraha. 2011. Efektivitas Alat Tangkap Mini Purse
Seine Menggunakan Sumber Cahaya Berbeda Terhadap Hasil Tangkap Ikan Kembung
(Rastrelliger sp.). Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. 3(1): 41-45.
3. Said, D. S., W. D. Supyawati dan Noortiningsih. 2010. Pengaruh Jenis Pakan dan
Kondisi Cahaya Terhadap Penampilan Warna Ikan Pelangi Merah Glossolepis incisus
Jantan. Jurnal Iktiologi Indonesia. 5(2): 61-67.
Sumber: http://vandalismx.blogspot.co.id/2014/12/fisiologi-hewan-air.html