Anda di halaman 1dari 6

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMK Texmaco Semarang


Mata Pelajaran : Melakukan Instalasi Perangkat WAN
Kelas /Semester : XI/2
Pertemuan ke : 1-2
Alokasi waktu : 20 x 45 menit
Standar Kompetensi : Melakukan instalasi perangkat jaringan berbasis luas
( WAN )
Kompetensi Dasar : Menjelaskan persyaratan WAN
Indikator :
1. Identifikasi segmen-segmen WAN.
2. Kebutuhan segmen WAN ditentukan menggunakan
analisis fungsional.
3. Kandungan dan volume lalulintas diperkirakan sesuai
harapan penggunaan organisasi.

I. Tujuan Pembelajaran :

1. Siswa dapat menjelaskan pengertian WAN


2. Siswa dapat mengidentifikasikan segmen-segmen jaringan WAN.
3. Siswa dapat menyebutkan perangkat-perangkat yang dipakai pada jaringan WAN
4. Siswa dapat menyebutkan tipe-tipe koneksi jaringan WAN.
5. Siswa dapat menyebutkan teknologi dan protocol pada jaringan WAN

II. Materi Pembelajaran

Identifikasi jaringan WAN

Perangkat Jaringan WAN


Infrastruktur WAN (Wide Area Network)

“Wide-Area Network (WAN) adalah jaringan (network) komputer yang luas secara geografik.
Maksudnya, satu WAN terdiri dari dua atau lebih Local-Area Networks (LAN). LAN adalah
jaringan komputer yang tidak luas, misalnya kebanyakan LAN terbatas di satu gedung atau
beberapa gedung saja.”

Seperti LAN (Local Area Network), Terdapat sejumlah perangkat yang melewatkan aliran
informasi data dalam sebuah WAN. Penggabungan perangkat tersebut akan menciptakan
infrastruktur WAN. Perangkat-perangkat tersebut adalah :

• Router
• ATM Switch
• Modem and CSU/DSU
• Communication Server
• Multiplexer
• X.25/Frame Relay Switches

Router

Router adalah peningkatan kemampuan dari bridge. Router mampu


menunjukkan rute/jalur (route) dan memfilter informasi pada jaringan yang
berbeda. Beberapa router mampu secara otomatis mendeteksi masalah dan mengalihkan jalur
informasi dari area yang bermasalah.

Switch ATM

Switch ATM menyediakan transfer data berkecepatan tinggi antara LAN dan
WAN.

Modem (modulator / demodulator)

Modem mengkonversi sinyal digital dan analog. Pada pengirim, modem


mengkonversi sinyal digital ke dalam bentuk yang sesuai dengan teknologi
transmisi untuk dilewatkan melalui fasilitas komunikas analog atau jaringan telepon (public
telephone line). Di sisi penerima, modem mengkonversi sinyal ke format digital kembali.

CSU/DSU (Channel Service Unit / Data Service Unit)

CSU/DSU sama seperti modem, hanya saja CSU/DSU mengirim data dalam format digital melalui
jaringan telephone digital. CSU/DSU biasanya berupa kotak fisik yang merupakan dua unit yang
terpisah : CSU atau DSU.

Multiplexer

Sebuah Multiplexer mentransmisikan gabungan beberapa sinyal melalui sebuah


sirkit (circuit). Multiplexer dapat mentransfer beberapa data secara simultan
(terus-menerus), seperti video, sound, text, dan lain-lain.

Communication Server

Communication Server adalah server khusus “dial in/out” bagi pengguna untuk dapat
melakukan dial dari lokasi remote sehingga dapat terhubung ke LAN.

Switch X.25 / Frame Relay

Switch X.25 dan Frame Relay menghubungkan data lokal/private melalui jaringan data,
mengunakan sinyal digital. Unit ini sama dengan switch ATM, tetapi kecepatan transfer datanya
lebih rendah dibanding dengan ATM.

FTP - File Transfer Protocol. Protokol (seperangkat aturan yang mengatur secara tepat format
komunikasi antar sistem) standar untuk kegiatan lalu-lintas file (upload maupun download) antara
dua komputer yang terhubung dengan jaringan. Sebagian sistem FTP mensyaratkan untuk diakses
hanya oleh mereka yang memiliki hak untuk itu dengan menggunakan login tertentu.”

FTP merupakan protokol untuk transfer data (dalam hal ini bahan perpustakaan). Dengan
memanfaatkan FTP ini maka tidak perlu lagi diperlukan akses ke internet. Yang dibutuhkan adalah
LAN dan WAN saja sehingga pusat data bisa diakses siapa saja dalam WAN. Data2 bahan
kepustakaan itu tentu dalam bentuk softcopy. Kelebihannya adalah buku berbentuk soft-kopi dapat
dimiliki masing2 individu, karena tinggal download dari pusat data kepustkaan itu. Dan tidak
dikenal istilah buku diantri untuk dipinjam. Tidak diperlukan akses internet yang memakan biaya
mahal.

Karena WAN sudah tersedia sebelumnya maka biaya yang perlu dikeluarkan tidak akan mahal bila
harus membeli buku bergudang-gudang. Hanya saja perlu melakukan kerja sama dengan pihak
terkait sehingga diperoleh kata sepakat yg menguntungkan kedua belah pihak baik penerbitan
maupun pemakainya. Lho…siapa yang bertanggung jawab nih. Untuk kalangan pendidikan tentu
saja ada lembaga yg mestinya perduli, dalam hal ini pemda tingkat II atau tingkat I, sehingga
keberadaan WAN bener2 dapat dimanfaatkan.

Kendala lain yaitu kurang terbiasanya tenaga pendidik di wilayah saya itu untuk memanfaatkan
serta berbagi berbagai sumber kepustakaan. Hal ini tentu tidak terlalu sulit, karena untuk
sosialisasinya sebenarnya bisa ditangani/dibantu beberapa tenaga pendidik yg sedikit banyak telah
mulai terbiasa memanfaatkan kepustakaan digital di masing2 LAN.

1. Spesifikasi jaringan WAN


2. Perangkat WAN
3. Interkoneksi perangkat LAN dan WAN

III. Metode dan Media Pembelajaran


1. Metode Pembelajaran
a. Ceramah
b. Tanya jawab
c. Demontrasi /peragaan
d. Praktik

1. Media Pembelajaran
a. Modul
b. LCD Projektor
c. Personal Computer

IV. Langkah-langkah pembelajaran.

1. Kegiatan Awal
Guru memberikan pengantar materi tentang jaringan WAN

2. Kegiatan Inti
a. Guru mengajak siswa untuk mengidentifikasi jaringan WAN
b. Guru mengajak siswa untuk identifikasi segmen-segmen jaringan WAN
c. Guru menerangkan tentang peralatan yang dipakai pada jaringan WAN

3. Kegiatan Akhir
a. Guru menyampaikan kesimpulan.
b. Beberapa siswa diminta untuk menyebutkan peralatan yang dipakai pada
jaringan WAN
c. Penutup : doa bersama.

V. Sumber Belajar
a. Modul Perawatan PC
b. Internet
c. Majalah komputer
d. Toolkit

VI. Penilaian
a. Teknik Penilaian : tertulis.
b. Bentuk instrumen : soal tertulis.
c. Instrumen yang digunakan : (terlampir )

Semarang, 5 Februari 2010


Mengetahui Guru Mata Diklat
Kepala SMK Texmaco Semarang
Sukiman, S.Pd, M.Pd Yust Tri Atmaka, S.Kom
NIK.PO 300 197 001

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMK Texmaco Semarang


Mata Pelajaran : Melakukan Instalasi Perangkat WAN
Kelas /Semester : XI/2
Pertemuan ke : 3-4
Alokasi waktu : 20 x 45 menit

Standar Kompetensi
Melakukan instalasi perangkat jaringan berbasis luas ( WAN )

Kompetensi Dasar:
Mengidentifikasi spesifikasi WAN

Indikator :
Pemilihan topologi jaringan WAN yang sesuai berdasar biaya dan perhitungan yang
telah ditetapkan.
Protokol WAN

I. Tujuan Pembelajaran :
1. Siswa dapat menjelaskan topologi pada jaringan WAN
2. Siswa dapat merencanakan spesifikasi media yang digunakan pada WAN
3. Siswa dapat merencanakan prakiraan biaya yang diperlukan untuk membangun
jaringan WAN.

II. Materi Pembelajaran


1. Topologi jaringan WAN
2. Proses dynamic routing dan protocol pada system WAN
3. Spesifikasi media yang digunakan pada WAN
4. Prakiraan biaya untuk membangun jaringan WAN

III. Metode dan Media Pembelajaran


1. Metode Pembelajaran
a. Ceramah
b. Tanya jawab
c. Demontrasi /peragaan
d. Praktik
2. Media Pembelajaran
a. Modul
b. LCD
c. Personal Computer

IV. Langkah-langkah pembelajaran.

1. Kegiatan Awal
Guru memberikan pengantar tentang jaringan WAN

4. Kegiatan Inti
a. Guru mengajak siswa untuk mengidentifikasi sumber daya jaringan WAN
b. Guru mengajak siswa untuk identifikasi segmen-segmen jaringan WAN
c. Guru menerangkan tentang peralatan yang dipakai pada jaringan WAN

5. Kegiatan Akhir
a. Guru menyampaikan kesimpulan.
b. Beberapa siswa diminta untuk menyebutkan peralatan yang dipakai pada
jaringan WAN
c. Penutup : doa bersama.

a. Sumber Belajar
i. Modul Perawatan PC
ii. Internet
iii. Majalah komputer
iv. Toolkit

b. Penilaian
a. Teknik Penilaian : tertulis.
b. Bentuk instrumen : soal tertulis.
c. Instrumen yang digunakan : (terlampir )
Semarang, 5 Februari 2010
Mengetahui Guru Mata Diklat
Kepala SMK Texmaco Semarang

Sukiman, S.Pd, M.Pd Yust Tri Atmaka, S.Kom


NIK.PO 300 197 001