Anda di halaman 1dari 2

q

CU = 1 -
q
Keterangan :
CU : koefisien keseragaman
q : rata-rata deviasi absolut dari rata-rata aliran emitter
q : rata-rata aliran emitter
qmin
EU = [1 (1.27)(e-0.5) CV] ( )
qrata
Keterangan :
e : jumlah emitter per tanaman
CV : standar deviasi/qrata
qrata = 204
q
CU =1-
q
= (1 0.60266) 100 % = 94 %
|qq rata|
= 0.060266
q rata n
Standar deviasi = 14.25062
Standar deviasi/qrata = 0.069687
qmin = 180
qmin
EU = [1 (1.27)(e-0.5) CV] ( )
qrata
180
= [1 (1.27)(2-0.5) 0.069687] ( )
204
= 82.7 %

Irigasi didefenisikan sebagai penggunaan air pada tanah untuk keperluan


penyediaan cairan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman. Meskipun
demikian, suatu defenisi yang lebih umum dan termasuk sebagai irigasi adalah
penggunaan air pada tanah untuk setiap jumlah (Hansen, 1992).

Sistem irigasi tetes adalah sebuah sistem yang menggunakan tabung dan drippers
untuk mengantarkan air pada tekanan rendah langsung ke akar tanaman. Hal ini
untuk mencegah tanaman tergenang air, pasokan air irigasi tetes akan mengalir
setetes demi setetes dengan kecepatan sangat pelan dan mempertahankan tanah
udara yang diperlukan oleh akar tanaman untuk pertumbuhan yang sehat (Ndrou,
2010).
Jumlah air untuk masing-masing tanaman dapat dikontrol dengan tepat untuk
pertumbuhan maksimum. Sistem irigasi tetes menghilangkan sebagian besar
kehilangan air untuk penguapan, limpasan, overspray, erosi dan angin. Sistem
irigasi tetes memiliki efisiensi hingga 95% dengan sistem ini kita akan
menghemat penggunaan air untuk menyiram tanaman (Ndrou, 2010).