Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN HASIL KEGIATAN PEMICUAN UPTD PUSKESMAS

BONTOMATENE DI DUSUN SAMBA DESA TAMALANREA


TANGGAL 9 JULI 2014

I. PENDAHULUAN
Kondisi kesehatan di Indonesia masih didominasi oleh penyakit-
penyakit yang berbasis lingkungan. Hal ini diakibatkan karena
tingkat kesadaran masyarakat untuk memiliki sarana sanitasi
khususnya jamban keluarga masih rendah. Upaya-upaya yang
dilakukan untuk peningkatan cakupan jamban belum memberikan
hasil yang signifikan. Hal ini disebabkan karena masih banyak
masyarakat yang BAB di tempat terbuka. Kegiatan CLTS merupakan
pendekatan perubahan perilaku hygiene dan sanitasi melalui
pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Kegiatan ini
bertujuan untuk memicu perubahan perilaku masyarakat yang BAB
sembarang tempat.

II. TUJUAN
a. Umum
Meningkatkan jumlah masyarakat yang BAB di jamban.
b. Khusus
Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perubahan
perilaku hygiene sanitasi lingkungan, terutama dalam hal BAB
pada tempatnya.

III. SASARAN
Semua masyarakat dusun Samba
Masyarakat yang belum punya jamban

IV. PELAKSANAAN KEGIATAN


Pemicuan dilaksanakan di dusun Samba desa Tamalanrea dihadiri
oleh 18 orang warga dengan rincian:
Yang punya jamban keluarga 5 orang warga.
Tidak punya jamban 13 orang warga, dari 13 orang yang
belum punya jaga yang terpicu sebanyak 7 orang warga dan
tidak terpicu sebanyak 6 0rang.

V. PENUTUP
Demikian laporan hasil kegiatan pemicuan di dusun Samba telah
dilakukan semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Batangmata, 9 Juli
2014

Mengetahui :

Kepala UPTD Puskesmas Bontomatene Pelaksana


Kegiatan

dr. IKA HARTATI ANDI MARLIAH,


AMKL

NIP. 19810829 200903 2 006 NIP. 19740510


200604 2 035
LAPORAN HASIL KEGIATAN PEMICUAN UPTD PUSKESMAS
BONTOMATENE DI DUSUN KALAROI DESA TAMALANREA
TANGGAL 4 SEPTEMBER 2014

I. PENDAHULUAN
Kondisi kesehatan di Indonesia masih didominasi oleh penyakit-
penyakit yang berbasis lingkungan. Hal ini diakibatkan karena
tingkat kesadaran masyarakat untuk memiliki sarana sanitasi
khususnya jamban keluarga masih rendah. Upaya-upaya yang
dilakukan untuk peningkatan cakupan jamban belum memberikan
hasil yang signifikan. Hal ini disebabkan karena masih banyak
masyarakat yang BAB di tempat terbuka. Kegiatan CLTS merupakan
pendekatan perubahan perilaku hygiene dan sanitasi melalui
pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Kegiatan ini
bertujuan untuk memicu perubahan perilaku masyarakat yang BAB
sembarang tempat.

II. TUJUAN
a. Meningkatkan jumlah masyarakat yang BAB di jamban.
b. Khusus
Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perubahan
perilaku hygiene sanitasi lingkungan, terutama dalam hal BAB
pada tempatnya.

III. SASARAN
Semua masyarakat dusun Kalaroi
Masyarakat yang belum punya jamban

IV. PELAKSANAAN KEGIATAN


Pemicuan dilaksanakan di dusun Kalaroi desa Tamalanrea dihadiri
oleh 16 orang warga dengan rincian:
Yang punya jamban keluarga 7 orang warga.
Tidak punya jamban 9 orang warga, dari 9 orang yang belum
punya jaga yang terpicu sebanyak 7 orang warga dan tidak
terpicu sebanyak 2 0rang.

V. PENUTUP
Demikian laporan hasil kegiatan pemicuan yang dilakukan di
dusun Kalaroi semoga dapat memberikan manfaat bagi
masyarakat.

Batangmata, 4 September
2014

Mengetahui :

Kepala UPTD Puskesmas Bontomatene Pelaksana


Kegiatan
dr. IKA HARTATI ANDI MARLIAH,
AMKL

NIP. 19810829 200903 2 006 NIP. 19740510


200604 2 035

LAPORAN HASIL KEGIATAN PEMICUAN UPTD PUSKESMAS


BONTOMATENE DI DUSUN TANABAU DESA TAMALANREA
TANGGAL 7 AGUSTUS 2014

I. PENDAHULUAN
Kondisi kesehatan di Indonesia masih didominasi oleh penyakit-
penyakit yang berbasis lingkungan. Hal ini diakibatkan karena
tingkat kesadaran masyarakat untuk memiliki sarana sanitasi
khususnya jamban keluarga masih rendah. Upaya-upaya yang
dilakukan untuk peningkatan cakupan jamban belum memberikan
hasil yang signifikan. Hal ini disebabkan karena masih banyak
masyarakat yang BAB di tempat terbuka. Kegiatan CLTS merupakan
pendekatan perubahan perilaku hygiene dan sanitasi melalui
pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Kegiatan ini
bertujuan untuk memicu perubahan perilaku masyarakat yang BAB
sembarang tempat.

II. TUJUAN
a. Umum

Meningkatkan jumlah masyarakat yang BAB di jamban.

b. Khusus
Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perubahan
perilaku hygiene sanitasi lingkungan, terutama dalam hal BAB
pada tempatnya.

III. SASARAN
Semua masyarakat dusun Tanabau
Masyarakat yang belum punya jamban

IV. PELAKSANAAN KEGIATAN


Pemicuan dilaksanakan di dusun Tanabau desa Tamalanrea dihadiri
oleh 17 orang warga dengan rincian:
Yang punya jamban keluarga 5 orang warga.
Tidak punya jamban 12 orang warga, dari 12 orang yang
belum punya jaga yang terpicu sebanyak 7 orang warga dan
tidak terpicu sebanyak 5 0rang.

V. PENUTUP
Demikian laporan hasil kegiatan pemicuan yang dilakukan di
dusun Kalaroi semoga dapat memberikan manfaat bagi
masyarakat.
Batangmata, 7 Agustus 2014

Mengetahui :

Kepala UPTD Puskesmas Bontomatene Pelaksana


Kegiatan

dr. IKA HARTATI ANDI MARLIAH,


AMKL

NIP. 19810829 200903 2 006 NIP. 19740510


200604 2 035

Anda mungkin juga menyukai