Anda di halaman 1dari 13

II.

TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

2.1 Sejarah Perusahaan

Sejak awal berdiri, PT Tripper Nature telah diposisikan secara unik sebagai

perusahaan yang mengolah bahan alam untuk industri makanan dan minuman. PT

Tripper Nature didirikan oleh dua bersaudara yaitu Francois Bernard dan Olivier

Bernard yang lahir di Perancis dan dibesarkan di Pulau Sumatera. Hubungan yang

sangat erat dengan kepulauan rempah dikombinasikan dengan latar belakang Eropa

yang menjadikan PT Tripper Nature memiliki fondasi yang kuat bagi perusahaan

yang tidak hanya sumber, namun proses, paket dan ekspor juga berasal dari

Indonesia.

Francois Bernard mendirikan Tripper California pada tahun 1995, dua tahun

setelah kepindahannya dari Perancis ke Amerika Serikat. Pada tahun 2006, Francois

mendirikan PT Tripper Nature di Indonesia tepatnya di Bali dengan akta pendirian

Nomor 3 Tahun 2000. Setelah menghabiskan masa mudanya di Indonesia, wajar

jika Francois Bernard mendirikan perusahaan di Indonesia yang yang operasi

produksinya memerlukan pengawasan langsung. Logo yang digunakan Francois

untuk perusahaan ini disajikan pada Gambar 1.

Gambar 1. Logo PT Tripper Nature

5
Fokus utama bahan baku adalah biji vanili organik dan produk sampingannya

tetapi pengalaman di industri aroma dan rasa membuat mereka ingin

mengembangkan produk minyak esensial, oleoresin dan ekstrak dengan kualitas

tinggi. Seiring berjalannya waktu, penawaran penjualan produk diperluas dengan

memasukkan bahan baku kayu manis, pala, fuli, cengkeh dan jahe sebagai dasar

untuk menarik pelanggan. Saat ini kualitas PT Tripper Nature mengikuti sistem

kualitas utama, seperti ISO, HACCP, NFPA, USDA, Organik, Halal dan Kosher.

Fasilitas, proses dan produk PT Tripper Nature sepenuhnya sudah sesuai dengan

standar internasional.

PT Tripper Nature memulai bisnis sederhana dengan bahan baku utama vanili

kemudian berkembang menjadi perusahaan multinasional menengah. Saat ini PT

Tripper Nature memiliki dua pabrik di Indonesia yaitu di Bekasi dan Bali serta satu

kantor dan dua gudang di Amerika Serikat. Tripper melakukan ekspor ke Amerika,

Eropa dan Asia dan memiliki tenaga kerja lebih dari 200 karyawan.

2.2 Lokasi dan Tata Letak Perusahaan

PT Tripper Nature terletak di Br. Tegaltamu, Kelurahan Batubulan,

Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali. PT Tripper Nature Bali memiliki tiga gedung

yang terdiri dari satu gedung kantor dan dua gedung pabrik beserta gudang. Adapun

batas-batas wilayah PT Tripper Nature Bali yaitu batas timur adalah Bank Raga,

batas utara adalah ladang warga, batas selatan adalah pemukiman warga dan batas

barat adalah sungai.

Gedung kantor PT Tripper Nature Bali yang terletak di sebelah utara gudang

utama terdiri dari beberapa ruangan yaitu ruang penerimaan tamu, ruang kerja

karyawan, ruang rapat, pantry, toilet, gazebo, tempat ibadah dan tempat

6
pengemasan dan penyimpanan vanili jenis gourmet. Gedung kantor di PT Tripper

Nature Bali disajikan pada Gambar 2.

Gambar 2. Gedung Kantor PT Tripper Nature Bali

Gudang utama merupakan tempat untuk mengolah vanili dan cengkeh. Di

gudang utama terdapat ruangan sanitasi, ruang loker, ruang maintenance, ruangan

karyawan gudang, ruang filling, ruang sortasi, ruang ekstraksi dan evaporasi, ruang

spray dry, ruang pembuatan jamu, ruang QA, ruang QC, ruang PD, stasiun kerja

dan toilet. Gudang utama PT Tripper Nature Bali disajikan pada Gambar 3.

Gambar 3. Gudang Utama PT Tripper Nature Bali

Sedangkan di gudang selatan dikhususkan untuk pengolahan rempah-rempah

seperti kunyit, jahe, cengkeh, pala, dan cabe dalam bentuk bubuk beserta tempat

penyimpanannya. Gudang selatan berada di sebelah selatan gudang utama yang

7
didalamnya terdapat ruang sanitasi, ruang loker, ruang grinding, ruang sortasi, dan

toilet. Gudang selatan disajikan pada Gambar 4.

Gambar 4. Gudang Selatan PT Tripper Nature Bali

2.3 Struktur Organisasi

Struktur organisasi merupakan suatu kerangka yang menunjukkan seluruh

kegiatan untuk pencapaian tujuan organisasi, hubungan antar fungsi, serta

wewenang dan tanggung jawabnya (Handoko, dkk., 1992). Struktur organisasi

masing-masing perusahaan berbeda-beda. PT Tripper Nature Bali menerapkan

bentuk organisasi lini (line organization) yaitu dalam tipe organisasi lini terdapat

garis wewenang, kekuasaan yang menghubungkan langsung secara vertikal dari

atasan ke bawahan.

Presiden direktur merupakan sumber wewenang tunggal, namun dalam teknis

pengerjaan presiden direktur mempercayakan wewenang tersebut kepada masing-

masing atasan di setiap departemen. Presiden direktur juga menunjuk tim audit

internal sebagai tim yang akan melihat dan mengawasi secara langsung sistem

8
operasional perusahaan. Adapun struktur organisasi PT Tripper Nature Bali

disajikan pada Gambar 5.

Gambar 5. Struktur Organisasi PT Tripper Nature Bali

Divisi HR dan GA berada dibawah departemen shared service karena

departemen shared service merupakan supporting departement atau departemen

pendukung karena tidak secara langsung berada di jalur bisnis perusahaan.

Sedangkan untuk departemen lainnya merupakan main departement yang secara

langsung berada pada jalur bisnis perusahaan.

2.4 Ketenagakerjaan

Jumlah karyawan di PT Tripper Nature Bali sebanyak 130 orang yang terdiri

atas 70 orang wanita dan 60 orang pria dengan tingkat pendidikan minimal Sekolah

Dasar. Status tenaga kerja di PT Tripper Nature Bali ada 2 yaitu karyawan tetap dan

karyawan kontrak. Karyawan tetap merupakan karyawan yang dipekerjakan dalam

jangka waktu yang tidak terbatas sedangkan karyawan kontrak merupakan

karyawan yang memiliki perjanjian kerja untuk periode tertentu dan dapat

diperpanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku tentang kesepakatan kerja

9
waktu tertentu. Karyawan kontrak dipekerjakan dibagian sortir bahan baku. Tenaga

kerja kontrak bersifat harian atau dipanggil apabila terdapat keperluan sortir dalam

jumlah banyak dan pesanan yang diminta cepat oleh konsumen.

2.4.1 Sistem kerja dan jam kerja karyawan

Karyawan kantor dan produksi di PT Tripper Nature bekerja pada Senin

sampai Jumat pukul 08.00-17.00 Wita. Untuk karyawan produksi khusus di bagian

ekstraksi, PT Tripper Nature Bali menerapkan sistem kerja shift. Sistem kerja shift

dilakukan agar proses ekstraksi tetap berjalan lancar. Sistem kerja shift dibagi

menjadi 3, yaitu:

Shift I : Pukul 08.00 17.00 Wita

Shift II : Pukul 16.00 01.00 Wita

Shift III : Pukul 00.00 09.00 Wita

PT Tripper Nature Bali mengadakan factory briefing setiap bulan yaitu pada

tanggal 27 atau Jumat terakhir di bulan tersebut. Tujuan diadakannya factory

briefing ini adalah untuk mereview pekerjaan yang telah dilakukan dibulan tersebut.

Selain itu, factory briefing juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara

atasan dan karyawan lainnya.

2.4.2 Sistem upah

Sistem pemberian upah karyawan didasarkan pada jabatan di perusahaan,

tingkat golongan, prestasi kerja dan masa kerja. PT Tripper Nature Bali

memberikan upah setiap bulan pada tanggal 27 yang akan ditransfer melalui

rekening bank yang ditunjuk perusahaan.

10
2.4.3 Sistem Cuti dan Ijin

PT Tripper Nature Bali memiliki beberapa sistem cuti dan ijin yang berlaku

untuk seluruh karyawan kecuali karyawan harian. Sistem cuti dan ijin di PT Tripper

Nature yaitu sebagai berikut:

a. Cuti Tahunan

Cuti tahunan merupakan cuti yang diatur setiap tahun kalendar dan berlaku

untuk karyawan tetap maupun tidak tetap. Cuti tahunan tergantung pada

periode masa kerja pada awal tahun. Setiap masa kerja 5 tahun karyawan

berhak mendapatkan 10 hari cuti tambahan.

b. Hari Libur Resmi dan Cuti Bersama

Setiap tahun perusahaan akan menentukan hari libur resmi dan cuti bersama

berdasarkan informasi Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama sesuai Keputusan

Pemerintah Republik Indonesia.

c. Cuti Khusus dengan Tetap Mendapat Upah

PT Tripper Nature juga menerapkan sistem cuti khusus yaitu cuti yang

dimaksud adalah cuti dengan tetap mendapat upah. Cuti khusus yang diijinkan

adalah dalam hal kematian, pernikahan, khitanan/baptis/potong gigi, dan

keguguran.

d. Cuti Tidak Dibayar

Cuti tidak dibayar hanya bisa diajukan apabila cuti tahunan sudah abis. Cuti

diajukan paling lambat 2 minggu sebelum hari pertama cuti.

e. Istirahat Sakit

Ijin istirahat sakit dapat diberikan apabila disertai surat keterangan dari dokter.

11
f. Istirahat Melahirkan

Karyawati yang bekerja di PT Tripper Nature berhak memperoleh cuti bersalin

selama 1,5 bulan sebelum dan 1,5 bulan sesudah melahirkan. Karyawati akan

tetap menerima gaji tetapi tidak diperbolehkan untuk mengambil sekaligus cuti

tahunan setelah selesai melahirkan.

2.4.4 Kesejahteraan dan kesehatan karyawan

Karyawan berhak untuk mendapatkan tunjangan selama bekerja di PT

Tripper Nature. Tunjangan-tunjangan yang dimaksud antara lain:

a. Tunjangan Hari Raya (THR)

Tunjangan Hari Raya diberikan sebanyak 1 kali dalam setahun sebesar 1 bulan

gaji dan diberikan pada bulan sebelum hari rayanya. Hari Raya yang dimaksud

yaitu Hari Raya Nyepi, Idul Fitri, Waisak, dan Natal.

b. Santunan dan Tunjangan Lain

Karyawan tetap berhak untuk mendapatkan santunan dan tunjangan seperti

tunjangan kacamata, kompensasi untuk biaya pernikahan karyawan,

sumbangan belasungkawa apabila karyawan atau keluarga karyawan

meninggal dunia.

c. JAMSOSTEK dan Tunjangan Kesehatan

Karyawan PT Tripper Nature didaftarkan ke PT JAMSOSTEK oleh

perusahaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Perusaaan juga memberikan

asuransi kesehatan yang akan diperoleh karyawan pada saat bergabung melalui

fasilitas BPJS atau yang setara. Asuransi kesehatan dan prosedur yang

ditentukan dibayar dan dikelola oleh perusahaan. Selain itu, karyawan juga

12
akan mendapatkan Jaminan Hari Tua (JHT) yang dipotong dari gaji setiap

bulan.

d. Imbalan Kerja Lainnya

Karyawan akan mendapatkan bonus yang ditetapkan berdasarkan kebijakan

manajemen perusahaan.

2.5 Manajemen Perusahaan

Manajemen di PT Tripper Nature dibagi menjadi beberapa bagian yaitu

shared service, supply chain, sales marketing, finance accounting, production and

maintenance, business development dan quality management and innovation.

2.5.1 Shared Service

Departemen ini memiliki tiga divisi yang lebih berkaitan dengan perihal

karyawan baik dalam hal sumber daya manusia, kemudahan dalam melakukan

pekerjaan, dan kesejahteraan karyawan.

a. Information Communication Technology (ICT)

ICT bertanggung jawab terhadap pemeliharaan software dan hardware

komputer, menciptakan sistem komputer yang baru sehingga memudahkan

para karyawan untuk bekerja dan mengokoordinir data-data perusahaan

sehingga data tersebut tetap dalam keadaan aman. Divisi ini bertanggung jawab

terhadap penerimaan dan pemberian informasi baik terhadap perusahaan

maupun kepada pihak luar dalam bentuk mengelola website PT Tripper Nature

Bali

b. Human Resources (HR) & General Affair (GA)

HR memiliki tanggung jawab terhadap peningkatan sumber daya

manusia di PT Tripper Nature Bali, peraturan perusahaan, administrasi

13
karyawan dan urusan kepegawaian. Sedangkan GA bertanggungjawab untuk

melakukan pengurusan seluruh perijinan yang diperlukan perusahaan,

melakukan pemeliharaan dan perbaikan sarana kantor, menjaga hubungan baik

dengan lingkungan sekitar perusahaan dan dengan pemerintah setempat,

melakukan pencatatan dan pelaporan aset perusahaan dan memastikan

ketersediaan kebutuhan kantor.

c. Graphic Design

PT Tripper Nature Bali memiliki graphic designer untuk mendesain

logo perusahaan dan label produk yang akan dipasarkan. Selain itu graphic

designer juga bertugas untuk mendesain web perusahaan sehingga informasi

yang akan disampaikan lewat web dapat diterima dengan baik oleh customer.

2.5.2 Supply Chain

Departemen supply chain ini bertugas dalam hal menangani pembelian dan

pengaturan logistik bahan baku dan memastikan seluruh item berada pada tempat

dan waktu yang tepat. Fungsi supply chain dalam perusahaan meliputi distribusi,

jejaring dan perencanaan kapasitas dan pengembangan rantai pasok.

2.5.3 Sales Marketing

PT Tripper Nature Bali memiliki departemen sales marketing sebagai sales

dalam penjualan produk, oleh karena itu perusahaan menuntut sales untuk dapat

berkomunikasi dengan baik kepada konsumen yang berhubungan langsung dengan

produk. Kemampuan berkomunikasi ini harus disesuaikan dengan waktu, tempat

dan karakter konsumen.

14
2.5.4 Finance Accounting

Finance accounting merupakan salah satu departemen yang terdapat di PT

Tripper Nature Bali. Finance accounting ini bertujuan untuk melaksanakan,

mengembangkan dan mengontrol fungsi keuangan dan akuntansi di perusahaan

untuk memberikan informasi keuangan secara akurat dan tepat waktu. Selain itu

finance accounting juga melakukan perencanaan dan mengkoordinasikan anggaran

perusahaan dan mengontrol pemakaian anggaran tersebut agar digunakan secara

efektif dan efisien.

2.5.5 Production and Maintenance

Departemen production and maintenance merupakan department yang

berurusan dengan operasional produksi dan perawatan alat-alat produksi maupun

kelistrikan. Departemen ini terdiri dari dua divisi yaitu production dan

maintenance.

a. Production

Bagian produksi ini bertanggung jawab terhadap produksi atau

pengolahan bahan baku di PT Tripper Nature Bali hingga menjadi produk yang

siap untuk dikirim. Bagian produksi selalu bekerja sama dengan bagian

pengembangan produk (product development) dalam menghasilkan produk-

produk baru. Apabila percobaan yang dilakukan bagian product development

berhasil maka akan diproduksi oleh bagian produksi dalam skala besar dan

akan segera dipasarkan. Bagian produksi membawahi beberapa bagian yaitu

bagian warehouse yang menangani kedatangan bahan baku maupun

penyimpanan produk jadi apabila tidak dilakukan pengiriman langsung.

15
b. Maintenance

Bagian ini bertugas dalam merawat dan memperbaiki semua alat-alat

yang digunakan dalam proses produksi agar tetap dapat digunakan dengan baik

dan lancar. Selain itu, bagian maintenance ini juga bertanggung jawab terhadap

mesin-mesin baru dan memberikan pelatihan kepada karyawan produksi dalam

hal penggunaan mesin-mesin tersebut.

2.5.6 Business Development

PT Tripper Nature Bali selalu mengikuti perkembangan bisnis terkini

sehingga pelanggan perusahaan akan merasa tertarik dengan pengembangan dan

perbedaan produk yang dirilis oleh perusahaan sehingga dapat menarik konsumen

baru. Tugas dari departemen business development adalah melihat dan menganalisa

potensi pasar dan gaya hidup belanja konsumen. PT Tripper Nature Bali

mendapatkan market report dari lembaga survey internasional yang ditunjuk

perusahaan. Perusahaan juga mengamati kelebihan dan kelemahan masing-masing

perusahaan melalui sales marketingnya sehingga PT Tripper Nature dapat

memperbaiki kemampuan menjual, kompensasi, mutu produk, harga delivery time,

promosi ataupun chanelling.

2.5.7 Quality Management and Innovation

Departemen Quality Management and Innovation bertugas untuk

memastikan bahwa segala hal yang bersangkutan dengan urusan operasional

produksi telah berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Departemen Quality Management and Innovation ini terdiri dari tiga divisi yaitu

Quality Control, Quality Assurance dan Product Development.

16
a. Quality Control (QC)

Divisi QC bertugas menganalisa bahan baku yang diterima dari

supplier, selama produksi hingga menjadi sebuah produk yang siap dipasarkan.

Analisa yang dilakukan yaitu analisa fisik, kimia dan mikrobiologi. Untuk

pengecekan mikrobiologi dilakukan melalui kerjasama dengan laboratorium

terkait.

b. Quality Assurance (QA)

Divisi QA berkaitan dengan penjaminan mutu di PT Tripper Nature

Bali. Bagian ini yang membuat dokumen standar perusahaan, mengontrol

pelaksanaan dilapangan agar sesuai dengan ISO dan HACCP yang telah

ditentukan, menerima komplain pelanggan serta menjaga dokumen-dokumen

penting mengenai standar operasional produksi. Selain itu, QA juga

bertanggung jawab melengkapi dokumen-dokumen apabila perusahaan ingin

melakukan sertifikasi.

c. Product Development (PD)

PD merupakan bagian produksi skala kecil perusahaan. Produk apapun

yang dihasilkan perusahaan bermula dari percobaan PD. Dalam percobaannya,

karyawan PD menerapkan system trial and error karena tidak semua produk

yang dihasilkan oleh PD dapat diproduksi dan dijual. Selain itu bagian PD juga

menganalisa formulasi yang digunakan para kompetitor sehingga produk yang

dihasilkan perusahaan dapat bersaing dipasaran.

17