Anda di halaman 1dari 65

Daftar Isi

i. DAFTAR ISI 22. PORSEKA XX Ajang


ii. PENGANTAR REDAKSI Penampilan Perdana
iii. EDITORIAL Drumband Putri
24. Peringatan HUT RI,
PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Belepotan tapi Meriah
27.Dengan KMD Kembangkan
1. Menyambut Kedatangan Life Skill Bidang
Santri Baru Kepramukaan
3. Berwisata Melalui 28. Pergantian Pengurus
Kegiatan MOS Wadah Pendidikan Pemimpin
8. Ni'matul Mufidah Lulusan Yang Tangguh dan
Terbaik Raudhotul Bertanggung Jawab
Athfal DAKWAH DAN
11. Pembagian Rapor KEMASYARAKATAN
Semester Genap
2006/2007 33.Suasana Halalbihalal di
13. Santri Darunnajah Yayasan Darunnajah
Jakarta Antusias Ikuti 34.Santunan Sosial Sikap
Peduli Kelas Niha'ie di
Training di Cipining
Bulan Nan Suci
36.Dan Merekapun Mengaji
PENGASUHAN SANTRI 37.Cipining Juara Tarik
Tambang Family Gathering
17 2007 Tahun Prestasi 38.Idul Qurban Mendidik Ummat
Penuh Gengsi Menjadi Khalilullah dan
20. Santri Juga Mesti Hamba Yang Muhlis
Tanggap Bencana

REDAKTUR:
Pimpinan Redaksi: Muhammad Musta'in Billah, Sekretaris: Asmari Ichsan, Anton Septiono, S.Pd.I., Editor:
M. Mufti Abdul Wakil, S.Pd.I., Reporter: Muhlisin Ibnu Muhtarom, S.H.I., Nasikhun, S.E., Ela Khulasoh, S.Sos.,
Imam Ghozali, Mukhrizal, Sarki, Setting dan Layout: Sholeh Ibnu Ahmad, S.Kom., Fotografer: Amin
songgirin, S.H.I., Keuangan: Tresna Amalia, A.Ma., Distribusi: Amin Songgirin, S.H.I. & Tresna Amalia, A.Ma.
REDAKTUR:
Pimpinan Redaksi: Muhammad Musta'in Billah, Sekretaris: Asmari Ichsan, Anton Septiono, S.Pd.I., Editor:
Muhamad Mufti Abd. Wakil, Reporter: Muhlisin Ibnu Muhtarom, S.H.I., Nasikhun, S.E., Ela Khulasoh, S.Sos.,
Imam Ghozali, Mukhrizal, Sarki, Setting dan Layout: Sholeh Ibnu Ahmad, S.Kom., Fotografer: Amin
songgirin, S.H.I., Keuangan: Tresna Amalia, A.Ma., Distribusi: Amin Songgirin, S.H.I. & Tresna Amalia, A.Ma.
Pengantar Redaksi

A A lhamdulillah, tidak berhenti kita memuji dan bersyukur kepada


Allah. Salah satu kesyukuran itu adalah hadirnya kembali
Wardan di tangan pembaca yang budiman.
Awal semester gasal ini suasana Darunnajah Cipining tampak lebih semarak.
Sebanyak 74 santri TMI Darunnajah I Ulujami ikut bergabung selama 2 pekan dan 3
bulan dalam program Isyrafut Tafawwuq dan Isyrafus Suluk. Dari segi pendidikan
dan pengasuhan hal ini memberi warna tersendiri. Lalu ada kegiatan pelatihan
Taruna Siaga Bencana (Tagana), yang mengiringi berakhirnya rangkaian kegiatan
Pekan Olahraga Seni dan Pramuka (Pramuka), awal Agustus silam.
Waktu yang terasa singkat dengan adanya jeda liburan Idul Fitri tidak
menyurutkan aktivitas dan kiprah para santri dalam pelbagai kegiatan, baik di
dalam maupun di luar Darunnajah Cipining. Tercatat para santri mengikuti
beberapa lomba dan pesta pramuka di Pondok Modern Darussalam Gontor,
Pesantren Darul Qolam Tangerang, Seleksi Popda Provinsi Jabar, MTQ tingkat
Kabupaten Bogor, dan sebagainya.
Di penghujung semester, seraya menghadapi ujian dan ulangan umum, para
santri sibuk menyelenggarakan rangkaia kegiatan pergantian pengurus Organisasi
Santri/Siswa dan Gugus Depan Pramuka. Santri Kelas VI TMI pun sudah memulai
program karantina guna persiapan kegiatan Praktik Dakwah dan Pengembangan
Masyarakat (PDMP) yang akan dilaksanakan Januari 2008.
Patut kita syukuri pula, menjelang akhir semester ini 10 orang guru telah
menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) bidang Pendidikan Agama Islam, Ekonomi,
dan Sistem Informasi; sementara 2 orang guru lainnya lulus program D2
Pendidikan Guru Sekolah Dasar Islam.
Dari segi prasarana dan sarana, 2 unit rumah guru telah selesai dibangun di
lokasi asrama putri, dan kini telah ditempati. Peningkatan dan pembangunan
kamar madi baru juga tengah dilakukan. Di samping Waserda putra juga sedang
dibangun gedung untuk unit usaha tailor, barber shop, foto kopi dan ATK.
Idul Fitri dan Idul Adha tahun ini juga semarak dengan beberapa kegiatan,
terutama halalbihalal, santunan fakir miskin dan yatim piatu, dan penyembelihan
hewan dan penyaluran daging kurban.
Masih banyak lagi hal yang bisa disimak melalui lembaran-lembaran berikut.
Selamat membaca.
Marilah kita berdoa agar para santri, putra-putri kita tercinta, yang baru saja
mengikuti ujian semester gasal, memperoleh ilmu yang bermanfaat dan prestasi
yang cemerlang.
Semoga pimpinan pesantren, para staf dan guru, para santri, serta segenap
warga Darunnajah Cipining senantiasa dilimpahi taufiq dan inayah oleh Allah swt,
dan amal usaha mereka diridhai-Nya.
Semoga segenap orang tua/wali santri/murid diberi kelancaran usaha dan
rizqi yang halal lagi berkah guna mendukung pendidikan putra-putri mereka.
Semoga Darunnajah Cipining semakin banyak berjasa, di bidang pendidikan
khususnya, bagi kejayaan agama, nusa dan bangsa Indonesia tercinta. Amin ya
Rabbal 'alamin. [Redaksi]

ii
Editorial
Kualitas
Hai manusia, sesungguhnya Kami ciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan, dan
Kami jadikan kamu sekalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling saling
kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah yang

FF
paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
(Q.S. Al-Hujurat: 13)

irman Tuhan di atas Nya serta hanya mereka sajalah yang berhak
menyebut kata taqwa dalam atas keselamatan di dunia dan di akhirat. Allah
bentuk sifat superlatif (ism langsung menolak klaim palsu dan semu itu
tafdhil). Kata itu disebut dalam konteks dengan firman-Nya:
jawaban atas wacana atau diskursus tentang
keunggulan: “Siapakah gerangan manusia
terunggul dan termulia di dunia ini dalam
pandangan Allah s.w.t.?”
Jawaban pertanyaan itu sudah jelas … Katakanlah: “Maka mengapakah Allah
tersebut dalam surah al-Hujurat ayat 13 di atas, menyiksamu karena dosa-dosamu? (Kamu
yaitu “yang paling tinggi tingkatan takwanya, bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-
Nya), tetapi kamu hanyalah manusia (biasa) di
siapapun dia, dari suku, bangsa atau ras
antara orang-orang yang diciptakan-Nya”… (Al-
apapun ia berasal”. Dengan kata lain: ikatan
Maidah/5:18).
primordial apapun (baik yang bersifat
Mungkin sebagian orang berpikir dan
tradisional konvensional seperti ras, suku atau
berkomentar: “Ah, (kata takwa) itu kan dogma
etnis; maupun yang bersifat modern
atau doktrin agama yang normatif idealis, yang
kontemporer seperti status sosial-ekonomi,
mengawang-awang dan tidak membumi!
profesi, organisasi, partai dan sebagainya)
Bagaimana pula dengan hawa nafsu yang
tidak akan memberikan added-values dan
inheren dan sekaligus ciptaan Allah pula agar
competitive advantages bagi individu atau
kita menikmati kehidupan ini dengan
komunitas tertentu atas yang lain di hadapan
melepaskan keinginan-keinginannya sepuas
Allah, jika tanpa disertai takwa.
dan semau kita?”
Untuk menambah ilustrasi penjelas ada
Iman itu adalah ibarat akar pohon dan
baiknya kita simak firman Tuhan yang
takwa adalah batang pohonnya. Sebagaimana
merekam klaim orang-orang Yahudi dan
dilukiskan dalam firman Tuhan pada surah
Kristen (yang masing-masing berbangga)
Ibrahim/14:24-25, bahwa pohon yang baik dan
sebagai anak-anak Tuhan dan kesayangan-

iii
Editorial
bermanfaat itu adalah pohon yang kokoh materi tak terhingga, tetapi juga ternyata
akarnya dan setiap saat berbuah segar lagi melibatkan hampir segala unsur masyarakat
manis sebagai rizki bagi yang menanam dan dan bidang kehidupan/pekerjaan; bertambah
merawatnya. Oleh karena itu takwa harus maraknya kasus tawuran dan perkelahian
membuahkan ihsan, yakni perbuatan dan antarpelajar dan antarwarga; serta ambruknya
usaha mutual konstruktif yang besar tatanan perekonomian dan moneter; ini semua
manfaatnya bagi diri pelaku dan orang lain. adalah indikator yang cetho welo-welo tentang
Ihsan secara teknis didefinisikan sebagai masalah dimaksud.
“menyembah (mengabdi kepada) Allah dalam Apa gerangan faktor penyebabnya?
arti seluas-luasnya seakan-akan hamba itu Marilah kita kembali kepada topik
melihat-Nya. Dan jika tidak dapat melihat- pembicaraan tentang iman dan takwa tadi.
Nya, maka –ia harus yakin bahwa— Dia Iman dalam definisi yang masyhur
(Tuhan) melihatnya”. adalah pembenaran dan keyakinan dalam hati;
Dengan pengertian itu, ihsan berarti deklarasi dengan lisan/ucapan; dan
perbuatan/amal usaha yang berstandar mutu pengamalan dalam bentuk tindakan dengan
tinggi dan merupakan produk dari individu segenap jiwa dan raga.
dengan kualitas SDM tinggi pula. Mengapa? Manifestasi ubudiyah sebagai amanat
Karena pengertian ihsan sebagaimana tersebut dan tujuan penciptaan manusia telah
di muka mensyaratkan adanya kemampuan dirincikan oleh Tuhan dalam al-Kitab dan al-
dan sifat-sifat self-motivated, self directed, self- Sunnah, yang secara garis besar dapat dibagi
controlled dan strong personality yang stabil dan menjadi dua, yaitu:
matang secara emosional. 1. Ibadah mahdhah (habl min-Allah), seperti:
Harian umum Kompas (Jumu'ah, 16 Juli wudlu', shalat, zakat, puasa dan haji;
1999) memberitakan kegiatan seminar yang 2. Ibadah ghayru mahdhah (habl minan-nas),
mengangkat tentang pembangunan SDM. yang berupa muamalah, baik antarindividu
Intinya bahwa di Indonesia perhatian kepada maupun antarkelompok, seperti: nikah,
kualitas SDM baru sekadar retorika. Hal itu jual beli (transaksi ekonomi), bekerja
terbukti dari indikator Indeks Pembangunan (profesi), interaksi sosial (bermasyarakat),
Manusia (Human Development Index-HDI) yang penampilan diri, mencari rizki, politik dan
pada tahun 1999 ada pada urutan ke-105 di ketatanegaraan, berorganisasi,
antara 174 negara di dunia, turun dari urutan penyelenggaraan pemerintahan, dan
ke-96 pada tahun 1998 yang lalu. Bahkan, pelayanan publik.
tahun 2007 ini posisi negeri kita tercinta belum Semua hal itu harus ditunaikan atau
bergeser dari kisaran angka tersebut. dikerjakan dengan ihsan, berarti memenuhi
Menyentak, memprihatinkan sekaligus perlu standar kualitas yang tinggi. Tidak sekadar
disayangkan memang hal itu. Tetapi, itulah asal gugur kewajiban (bara'atudz-dzimmah)
realitasnya. atau bahkan semaunya.
Demi mendengar hal itu rasanya istilah Marilah kita coba rincikan hal-hal tersebut
kualitas, mutu (jaudah, nau'iyah -Arab) itu di muka, meskipun dengan agak singkat.
kembali menjadi asing di telinga kita, seakan
kita belum pernah mendengarnya. A. Dalam hal ibadah mahdhah.
Belum berhasilnya pelaksanaan 1. Shalat. Allah memerintahkan orang-
Gerakan Disiplin Nasional-GDN; masih (dan orang beriman untuk mendirikan
semakin) banyaknya penduduk yang hidup di shalat, bukan sekadar
bawah garis kemiskinan (pra sejahtera dan mengerjakannya. Karena shalat yang
sejahtera I); terungkapnya kasus-kasus KKN ditegakkan/didirikan itulah yang
yang bukan saja mengakibatkan kerugian akan dapat mencegah diri dari

iv
Editorial
perbuatan keji dan munkar (Q.s. al- Sampai di sini kita dapat memahami
'Ankabut/29:45), di samping itu ia keheranan dan kegusaran orang: “Mengapa si
juga dapat melatih disiplin dan fulan itu masih juga melakukan maksiat dan
membiasakan tepat waktu dalam kejahatan, padahal ia terlihat begitu rajin
bekerja maupun berjanji (Q.s. An- beribadah dan shalih?”.
Nisa'/4:103), serta dapat menjadikan
tenteram, karena shalat itu berfungsi B. Dalam tataran muamalah.
juga sebagai dzikr (Q.s. Thaha/20:14 1. Nikah, berkeluarga dan keturunan.
dan Al-Hadid/57:28). Yakni shalat Rasulullah s.a.w. memaparkan
yang ditegakkan atas syarat dan berbagai kecenderungan dan vested
rukunnya dengan sempurna, disertai interests orang dalam menikah.
dengan sikap khusyu' –hadirnya hati Umumnya mereka menikah (memilih
yang dapat merasakan bahwa ia pasangan) karena empat
benar-benar sedang menghadap Allah pertimbangan: harta, keturunan,
Sang Pencipta. kecantikan, dan agama. Lalu beliau
2. Zakat, infak, sedekah dan sejenisnya. menegaskan agar diutamakan faktor
Pemberian/zakat tidak boleh disertai agama, niscaya hal-hal lain
dengan pamrih dan unsur riya' (Q.s. (insyaallah) akan menjadi mudah.
al-Baqarah/2:262-264). Begitu pun Islam juga memperhatikan kualitas
materi yang diberikan haruslah baik generasi dengan memerintahkan ibu
(Q.s. al-Baqarah/2:267, s. Alu menyusui bayinya sampai dengan
Imran/3:92). Selain itu, harta yang berumur 2 tahun (Q.s. al-
kotor dan haram tidak bisa Baqarah/2:233), menjaga kualitas
dikeluarkan zakatnya. kesehatan, pendidikan, kesejahteraan,
3. Puasa. Rasulullah mengingatkan serta tentunya agama anak (Q.s. An-
bahwa banyak orang yang berpayah- Nisa'/4:9).
payah berpuasa, namun mereka tidak 2. Jual beli, berdagang dan transaksi
mendapat manfaat apapun dari ekonomi lainnya. Berdagang adalah
puasanya itu, kecuali rasa lapar dan pekerjaan yang mulia. Namun harus
haus (padahal tujuan puasa adalah diperhatikan unsur-unsur kejujuran,
untuk mencapai takwa, Al- kerelaan, dan kewajaran dalam
Baqarah/2:183). Hal itu disebabkan mengambil untung. Berdagang dan
karena pelakunya sekadar bertransaksi yang demikian adalah
meninggalkan makan, minum dan cara mencari rizki yang sangat baik.
syahwat secara lahiriah. Sementara itu Rasulullah mengecam orang yang
masih banyak maksiat yang dilakukan melakukan manipulasi dan
oleh mata, telinga, tangan, kaki, hati kebohongan dalam jual beli. Allah
dan anggota badan lainnya sewaktu ia s.w.t. juga mengancam dengan neraka
“berpuasa”. dan laknat kepada orang yang curang
4. Haji. Haji yang diterima oleh Allah dalam hal timbangan dan takaran (Q.s.
s.w.t. disebut haji mabrur. Pahalanya Al-Muthaffifin:1-3).
tiada lain adalah surga. Tetapi haji 3. Dalam hal cara mencari rizki dan
mabrur itu syaratnya harus terbebas memenuhi kebutuhan hidup.
dari rafats, fusuq dan jidal (Q.s. al- Rasulullah mengajarkan agar kita
Baqarah/2:197), yakni terhindar dari melakukannya dengan tetap menjaga
perilaku dan ucapan kotor. martabat dan harga diri, karena
(sesungguhnya) segala sesuatu itu

v
Editorial
berlaku sesuai ketentuan/takdir Allah 7. D a l a m h a l m e n y e l e n g g a r a k a n
s.w.t. (H.r. Ibnu 'Asakir dari Abdullah pemerintahan dan pelayanan publik.
bin Busr). Allah s.w.t. berfirman:
4. Berorganisasi dan membentuk
golongan/kelompok, hendaknya hal
itu ditujukan untuk mendukung
kebaikan dan mengarah kepada
“Sesungguhnya Allah s.w.t.
peningkatan takwa, bukan untuk
memerintahkanmu untuk menunaikan
kejahatan, merusak, dan makar serta
amanat kepada ahli/pemilik yang berhak
menyebar benih kebencian di antara
menerimanya dan (menyuruh kamu)
sesama manusia.
apabila menetapkan hukum di antara
manusia supaya kamu menetapkannya
dengan adil” (Q.s. An-Nisa'/4:58).

Islam melarang tindakan sewenang-


wenang, penyelewengan, pilih kasih,
5. Dalam bekerja dan mendelegasikan
pekerjaan. Islam mengajarkan penindasan dan sebagainya. Kepemimpinan
keseriusan dan profesionalitas dalam i t u a m a n a t y a n g m e s t i
bekerja, karena sesuai tuntunan Rasul, dipertanggungjawabkan di hadapan
jika suatu urusan pekerjaan pengadilan Allah Yang Maha Mendengar,
diserahkan kepada (dikerjakan oleh) Maha Melihat, lagi Maha Mengetahui.
orang yang bukan ahlinya, niscaya Contoh perhatian Islam terhadap
berakhir dengan kekacauan dan kualitas begitu banyak, tidak cukup ruang
kebangkrutan. Allah s.w.t. mencintai untuk merincinya di sini. Implementasi
orang yang profesional, bekerja konkretnya telah begitu jelas dilakukan oleh
menghasilkan produk yang Rasulullah s.a.w. dan para sahabat r.a. serta
berkualitas. generasi salaf yang shalihin. Mestinya hal itu
menjadi pengingat agar kita selalu
meningkatkan kualitas diri dan takwa kita.
Cukup pula kiranya ia untuk menjelaskan
bahwa Islam mengajarkan kepada manusia
6. Berbicara, berjalan, berpakaian dan
makan serta minum. Hendaknya untuk meraih prestasi dan menghargai
seorang mukmin itu berbicara kualitas.
secukupnya dengan suara yang tidak Oleh karena itu mestinya pula kita tidak
lantang. (Q.s. Luqman/31:19). Dalam merasa asing, apatis apalagi alergi terhadap
berjalan pun hendaknya ia bersahaja kata kualitas. Prestasi dan predikat takwa itu
dan tawadlu' (Q.s. Luqman/31:18). bukanlah utopia yang mustahil, tetapi bukan
Berpakaian juga mesti menutup aurat pula warisan atau keturunan. Ia hanya
namun indah dan serasi (Q.s. Al- mungkin diperoleh dengan usaha keras (effort)
A'raf/7:26). Makan dan minum lahir dan batin serta tentunya adanya faktor
hendaklah dari sumber yang halal dan hidayah (petunjuk ilahi). Wallahu a'lam bis-
bahan yang bergizi cukup (Q.s. An- sawab. <<M. MUFTI AW Pulungan>>
Nahl/16:114). Dengan begitu kualitas
dan harga diri orang mukmin itu tetap
terjaga.

iv
Menyambut
Kedatangan
Santri Baru
Memasuki tahun pelajaran 2007-2008, warga Darunnajah Cipining
disibukkan dengan agenda penerimaan santri dan siswa baru, baik yang
berasrama maupun nonasrama. Banyak hal yang dipersiapkan oleh
pesantren, khususnya berkaitan dengan perwajahan pesantren dan
pembenahan sarana prasarana. Kesibukan tahunan seperti ini selalu
menjadi moment tersendiri untuk menyajikan excellent service.

karena merekalah yang mendapat amanat


sekaligus berperan menjadi wakil orang tua
santri di pesantren. Untuk itu, mulai pada
pekan-pekan pertama tahun pelajaran, wali
kamar santri baru sudah harus mulai mengenal
identitas santri dan profil orang tua/wali serta
keluarganya dengan baik.
Perjalanan panjang kepanitiaan yang
diketuai oleh Ustadz Nasikun, S.E. dan Ustadz
Syarqi dalam usaha recruitment santri sampai
pada tahap menuai hasil.
Berikut adalah rekapitulasi penerimaan

A
santri dan siswa-siswi baru tahun pelajaran
had, 22 Juli 2007, suasana 2007-2008 dan jumlah keseluruhan santri:
kantor Panitia Penerimaan
Santri Baru (PPSB) di gedung Tabel 1
sekretariat pesantren begitu meriah dengan Jumlah Santri/Siswa Baru per-Unit Pendidikan
kedatangan para calon santri asrama beserta
orang tua/walinya. Mereka melakukan daftar
ulang dan penyelesaian administrasi serta
mengambil nomor almari dan ranjang. Setelah
itu, mereka memboyong semua perlengkapan
dan peralatan ke dalam kamar yang sudah
ditentukan.
Dengan diantar oleh panitia bantu dari
santri senior, rombongan calon santri disambut
oleh masing-masing wali kamar yang telah siap
berada di kamar. Wali kamar tersebut memiliki
peran sangat penting dalam pembinaan santri,

01
Dengan demikian, pada awal tahun Tabel 5
pelajaran 2007 ini seluruh peserta didik Rombongan Belajar MI
pesantren Darunnajah Cipining berjumlah 1136
anak, dengan rincian sebagai berikut:

Tabel 2
Jumlah Total Santri/Siswa per-Unit Pendidikan Tahun 2007

Tabel 6
Rombongan Belajar RA
Dari tabel di atas dapat dijabarkan jumlah
santri dari masing-masing unit/tingkat lembaga
pendidikan pada tabel-tabel berikut ini:

Tabel 3
Rombongan Belajar TMI Asrama dan Nonasrama
(MTs, Kelas Intensif, dan MA)

[Laporan M. Musta'in, S.E.]


I
Mutiara Hikmah
II

Tabel 4
Rombongan Belajar SMP
I
II
Sebaik-baik kawan
Ketika duduk
adalah
BUKU
02
Berwisata
Melalui KEGIATAN MOS
K egiatan perdana yang diikuti oleh para santri
dan siswa-siswi di minggu pertama adalah
Masa Orientasi Santri/siswa (MOS). Panitia
kegiatan ini diketuai oleh Ustadz M. Nurrahman.
Hari pertama (23/6/07), setelah upacara, seluruh
peserta mendapatkan orientasi tentang visi dan misi
Darunnajah oleh Drs. Abdur Rosyid (Kepala MA), Ustadz
Jeje Juraemi, S.Ag. (Kepala MTs) dan Ustadz Fatkhul
Mu'min, S.Pd.I. (Kepala SMP).
Hari kedua, bentuk kegiatannya berupa jelajah
alam. Panorama alam kawasan Darunnajah dan
lingkungan sekitarnya yang sarat dengan keindahan
menjadikan penjelajahan kian asyik dan penuh kesan.
Terjal dan jauhnya medan justru membakar adrenalin
peserta menjadi motivasi. Rasa capek dan lelah yang
bergelut dengan tantangan selama perjalanan menjadi
sirna saat peserta tiba di lokasi akhir penjelajahan yaitu
objek wisata Goa Gudawang.
Di tempat ini, peserta mendapat kesempatan
beberapa saat untuk menikmati dan mengakrabi pesona
goa yang terletak 500 m sebelah selatan pesantren
sambil melepas lelah. Acara dilanjutkan dengan tadabbur
alam.
Dengan duduk bersimpuh, menengadahkan doa,
peserta MOS bermunajat. Tiada yang dikagumi selain
Allah Pencipta alam, dan kepada-Nya pula peserta MOS
memohon petunjuk dan kekuatan agar selalu ikhlas dan
kuat tekad dalam thalabul ilmi.
Hari ketiga, kegiatan diawali dengan berkumpul di
gedung pertemuan. Dalam kesempatan ini, peserta diajak
dalam permainan, kuis, door prize, dan intermezzo
bersama Ustadz M. Musta'in, S.E. Baru kemudian, pada
pukul 09.30 WIB peserta mendapatkan orientasi
kepesantrenan dari K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc, hingga
menjelang shalat zhuhur yang bertempat di masjid jami'
Darunnajah.
Pada saat itu pula, rentetan kegiatan MOS ditutup
dengan sejuta kesan dan pengalaman. Semoga kesan
baik selalu tersimpan di benak para santri dan mereka
mampu menjadikan Experience is the best teacher.
Wallahu a'lam bisshawab. [Laporan M. Musta'in, S.E.]

03
Pimpinan Pesantren Mengikuti Mas’udi. Selain itu, dipresentasikan pula model

Sarasehan Dan Seminar Nasional


pendidikan nasional yang kokoh berdasarkan
praksis pendidikan Muhammadiyah dan NU
oleh Prof. Dr. H. Yahya Muhaimin dan Dr. H.M.
Beberapa waktu lalu Departemen Thoyib. [Laporan M. Mustain, S.E.]
Agama menyelenggarakan Sarasehan
Nasional Pimpinan Pondok Pesantren dan 21 Guru Darunnajah
Nantikan Hasil Uji Sertifikasi
Seminar Pendidikan dalam rangka perayaan
Ulang Tahun Emas (Golden Anniversary)
ADIA/IAIN/UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ke-
50. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Syahida
Inn Kampus II UIN Jakarta.
Hari pertama, 22 Juni 2007, acara diisi
dengan sarasehan nasional pimpinan pondok
pesantren. Dalam sesi ini, disampaikan
mengenai Pengembangan Produk Pesantren
(Menuju Watak Wirausaha Pendidikan Islam
Indonesia) oleh Direktur Pendidikan Diniyah
dan Pondok Pesantren, Drs. H. Amin Haedari,
M.Pd.; dan Kurikulum Pendidikan Pondok
Pesantren: Desain, Pengembangan, dan
Evaluasi oleh Pimpinan Pondok Modern
Gontor, KH. Dr. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A.
Di samping itu, pimpinan Darunnajah Dalam dunia pendidikan dikenal 3 faktor
Jakarta, K.H. Drs. Sofwan Manaf, M.Si. juga penting yang menentukan keberlangsungan
berkesempatan menyampaikan tentang pendidikan itu sendiri. Ketiganya ('awamilut
Tantangan dan Jaringan Kerja Pondok tarbiyyah) adalah murid, guru (sekolah) dan
P e s a n t r e n M o d e r n d i Te n g a h K o t a keluarga (masyarakat). Masing-masing faktor
Metropolitan. Ketua Badan Standar Nasional ini memiliki hak dan kewajiban yang saling
Pendidikan, Prof. Dr. M. Yunan Yusuf, terkait satu dengan lainnya. Signifikansi
menyampaikan ihwal Membangun Keunggulan peranan ketiga faktor tersebut sudah menjadi
Sistem Pendidikan Nasional melalui sebuah aksioma. Jika salah satunya tidak
Pendidikan Pondok Pesantren. berfungsi sebagaimana mestinya, maka dapat
Acara sarasehan menjadi lebih lengkap dipastikan bahwa proses pendidikan akan
dengan dibukanya sesi dialog antarpimpinan berjalan dengan tidak maksimal.
pondok pesantren di penghujung acara. Guru dalam idiom Jawa dikenal dengan
Sebelumnya, Pusat Peningkatan dan Jaminan istilah 'digugu' artinya dita'ati dan 'ditiru'
Mutu UIN Jakarta memaparkan tentang (kalaamuhu masmu' wa amruhu mutha').
diagnosis kebutuhan pondok pesantren Pahlawan tanpa tanda jasa ini, baik yang
dengan mengambil objek studi kasus di berstatus PNS maupun swasta, kini mulai
pesantren An-Nuqayah Madura dan pesantren mendapat perhatian lebih dari Pemerintah. Hal
Roudlatut Thalibin Rembang Jawa Tengah. ini patut disyukuri, mengingat selama ini kaum
Pada hari kedua, acara dilanjutkan Oemar Bakri ini, terutama yang swasta, masih
dengan seminar nasional dengan tema sangat termarginalkan, khususnya dalam
Perjalanan Muhammadiyah dan Nahdlatul memperoleh hak kesejahteraan hidup.
Ulama Menuju Keunggulan Pendidikan Perhatian pemerintah yang dimaksud
Nasional. Seminar ini dibuka dengan keynote adalah dengan diadakannya sertifikasi guru.
speech oleh dr. Fasli Djalal, Ph.D., direktur Dalam halaman 2 Pedoman Sertifikasi Guru Di
PMTK Depdiknas. Pesantren Muadalah Dalam Jabatan
Dalam kesempatan ini, pengalaman disebutkan bahwa bentuk peningkatan
Muhammadiyah dan NU dalam meningkatkan kesejahteraan guru berupa tunjangan profesi
mutu pendidikan nasional dipaparkan oleh sebesar satu kali gaji pokok bagi guru yang
Prof. Dr. Din Syamsudin dan Dr. Masdar Farid memiliki sertifikat pendidik. Tunjangan tersebut

04
berlaku, baik bagi guru yang berstatus pegawai Darunnajah Cipining dapat lulus, sehingga
negeri sipil (PNS) maupun bagi guru yang tujuan sertifikasi sebagai upaya peningkatan
berstatus non-pegawai negeri sipil (swasta). mutu guru dibarengi dengan peningkatan
Pada bulan Agustus 2007 para pimpinan kesejahteraan guru dapat kita rasakan.
pondok pesantren Mu'adalah mengikuti Semoga! [Laporan Muhlisin, S.H.I.]
sosialisasi sertfikasi guru di asrama haji
Sukolilo Surabaya, atas undangan Direktorat Kepala Madrasah Aliyah Darunnajah
Ikuti Orientasi MGMP PAI di Bandung
Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren
Departemen Agama. Pimpinan pesantren
Darunnajah Cipining menugaskan Direktur
TMI, Ustadz Muhammad Mufti untuk Pada tanggal 28 s.d 30 November 2007
menghadirinya. lalu Bidang Mapenda Islam Kantor Wilayah
Perlu diketahui bahwa Pesantren Departemen Agama Propinsi Jawa Barat
Darunnajah Cipining termasuk di antara sedikit mengadakan orientasi Musyawarah Guru Mata
pesantren di Indonesia yang sudah Mu'adalah Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam
(disetarakan dengan SMA) oleh Departemen (PAI), bertempat di hotel Tegal Sari Bandung
Pendidikan Nasional. Jawa Barat. Pertemuan tingkat Propinsi ini
Di antara point penting pertemuan dihadiri 150 orang guru PAI dan Kepala
adalah jatah sertifikasi guru sebanyak 300 (tiga MAN/MAS se-Jawa Barat. Dalam forum
ratus) orang. Dari jumlah tersebut Darunnajah tersebut delegasi dari MA Darunnajah adalah
Cipining mendapat porsi 21 (dua puluh satu) Kepala MA, Ustadz Drs. Abdul Rosyid Sholeh.
orang. Mereka harus mengikuti pembekalan Latar belakang diadakannya kegiatan ini
dan pelatihan pada 2 s.d 4 September 2007, di adalah minimnya kegiatan kelompok-kelompok
lokasi yang sama. Peserta dari Darunnajah MGMP yang sudah ada, bahkan disinyalir di
Cipining adalah Ustadz Drs. Abdur Rasyid beberapa wilayah tidak memiliki MGMP sama
Sholeh, Ustadz Jeje Juraemi, S.Ag., Ustadz sekali. Maka dengan digelarnya forum ini
Musthofa Kamal, S.Pd.I., Ustadz Syaeful Hadi diharapkan para guru MAN/MAS itu dapat
Scada, S.Pd.I., Ustadz Bashori, S.Ag., Ustadz mengaktifkan kembali MGMP yang sudah ada,
Husnan Rosyid, S.Pd.I., Ustadz Muhammad sekaligus mendorong terbentuknya MGMP-
Syukron, S.Ag., Ustadz Drs. Zaenal Adnan, MGMP baru atau Kelompok Kerja Madrasah
Ustadz Nu'manul Hakim, S.Ag., Ustadz Anton (KKM) di daerah-daerah.
Septiono, S.Pd.I., Ustadz Katena, S.Pd.I., Beberapa materi yang dipaparkan dalam
Ustadz Irpan, S.Ag., Ustadz Trimo, S.Ag., pertemuan tersebut adalah: Kebijakan Kanwil
Ustadz Fatkhul Mukmin, S.Pd.I., Ustadz Depag Jawa Barat, Kebijakan Bidang Mapenda
Muhammad Zakaria, M.A., Ustadz Musa Islam dalam Pengembangan MGMP PAI,
Yuliadi, S.Ag., Ustadz Mukhammad Muddatsir, Fungsi-fungsi dan Peranan MGMP, Evaluasi
S.H.I., Ustadz Muhlisin Ibnu Muhtarom, S.H.I., Hasil Belajar dan Action Plan. Forum ini
Ustadz Amin Songgirin, S.H.I., dan Ustadz menggunakan metode diskusi dan ceramah
Nasihun Sugik, S.E., serta Ustadzah Kunarti, (tutorial). Diharapkan hasil dari musyawarah ini
S.Pd.I. dapat diaplikasikan dengan optimal dan
Pada praktiknya sertifikasi guru dalam maksimal.
jabatan ini dilaksanakan dalam bentuk Para peserta musyawarah tampak dapat
penilaian portofolio terhadap kompetensi guru melaksanakan kewajibannya dengan baik,
(pedagogik, kepribadian, sosial dan profesinal). karena didukung sarana dan fasilitas yang
Secara pelan namun pasti, proses sertifikasi ini memadai. “Wah, (mewah-red) tempatnya...!”
terus berlangsung. Dan sampai tulisan ini demikian kesan singkat delegasi Darunnajah
dimuat, para peserta dari Darunnajah Cipining kepada WARDAN. Dalam kesempatan
boleh dibilang dalam kondisi harap-harap tersebut, salah satu ustadz assabiqun al-
cemas menanti hasil pemeriksaan dan awwalun Darunnajah Cipining itu juga
penilaian portofolio berikut bukti fisik/dokumen mendapat informasi penting bahwa Ujian
portofolio yang telah dikirimkan 2 minggu Nasional (UN) SMA/MA akan dilaksanakan
sebelumnya. Semoga para peserta sertifikasi pada tanggal 22-24 April 2007. [Laporan
secara umum dan khususnya dari Pesantren Muhlisin, S.H.I]

05
Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs.) madrasah se-Jawa Barat” demikian kesan

Ikuti Orientasi Sarana Prasarana


Ustadz Jeje Jeraemi, S.Ag. yang sedang giat
menggerakkan kebersihan di lingkungan MTs
Madrasah Se-Jawa Barat tersebut kepada WARDAN. [Laporan Muhlisin,
S.H.I.]

Orientasi Implementasi Life Skills


Output pendidikan MTs dirasa masih
rendah, ditandai antara lain dengan sebagian
tenaga pendidiknya belum standar, dan kondisi di Madrasah
bangunan fisiknya yang belum memadai.
Setidaknya hal itulah yang melatarbelakangi
Life skills (kecakapan hidup) adalah
diadakannya Orientasi Peningkatan Sarana
kemampuan seseorang untuk mau dan berani
Prasarana Madrasah Tsanawiyah oleh Kanwil
menghadapi problema hidup dan kehidupan
Departemen Agama Propinsi Jawa Barat.
secara wajar tanpa merasa tertekan. Kemudian
Pertemuan berlokasi di hotel Telaga Sari
secara proaktif dan kreatif mencari serta
Bandung, berlangsung selama 3 hari, 12 s.d 14
menemukan solusi sehingga mampu
November 2007.
mengatasinya.
Hadir dalam pertemuan tingkat propinsi
Kecakapan hidup merupakan hal
ini 100 orang yang mewakili seluruh kabupaten
mendasar dan esensial bagi setiap peserta
yang ada di Jawa Barat. Adalah Kepala MTs
didik karena dalam menjalani hidup dan
Darunnajah Cipining, Ustadz Jeje Juraemi,
kehidupan, seseorang senantiasa dihadapkan
S.Ag. bersama dua rekan dari MTs lain
pada sejumlah permasalahan yang mesti
mendapat kepercayaan untuk mewakili
dilaluinya. Pelatihan life skill memberikan bekal
Kabupaten Bogor.
bagi peserta didik untuk menghadapi dan
Dalam forum dengan metode tutorial dan
memecahkan problema hidup, baik sebagai
pratikum tersebut, dipaparkan beberapa
pribadi yang mandiri, warga masyarakat
materi, antara lain: Kebijakan Kepala Bidang
maupun sebagai warga negara.
Mapenda Islam Kamwil Depag Jawa Barat oleh
Madrasah Aliyah Darunnajah Cipining
Kepala Bidang Mapenda (H. E. Suparman,
baru saja mengikuti kegiatan Orientasi
M.B.A.), Peningkatan Sarana Prasarana
Implementasi Life Skills di Madrasah pada
Madrasah Untuk Menunjang Proses Belajar
tanggal 14 s.d 16 November 2007 di Hotel
Mengajar oleh Kepala Dinas Pendidikan
Endah Parahyangan Bandung. Kegiatan ini
Propinsi Jawa Barat (Dr. H. Dadang Dally),
diselenggarakan oleh Departemen Agama dan
Perencanaan Pembangunan pada Madrasah
diikuti oleh 100 orang guru Teknologi Informasi
oleh Kasubbag PIK (Ismail Suroso, M.E.),
dan Komunikasi (TIK) utusan dari Madrasah
Peningkatan Pembangunan Fisik pada
Aliyah se-Jawa Barat.
Madrasah oleh Dinas Kimpraswil (Yuliardi
Adapun peserta yang mewakili
Harja), dan Optimalisasi Sarana Prasarana
Kabupaten Bogor berjumlah 4 orang, salah
Pendidikan di Madrasah oleh Kasie. Sarana
satunya adalah dari Madrasah Aliyah
Bidang Mapenda.
Darunnajah Cipining (Ustadz Anton Septiono,
Dengan pertemuan ini diharapkan
S.Pd.I, Kepala Laboraturium Komputer).
sekolah/madrasah berani mengambil sikap
tegas dalam mengatasi masalah-masalah yang Peresmian pembukaan kegiatan yang
berpotensi merendahkan kualitas pendidikan, berlangsung selama 3 hari ini dilakukan oleh
juga agar selalu aktif dalam upaya Kepala Kantor Departemen Agama Propinsi
meningkatkan sarana dan prasarananya. Jawa Barat, Drs. H. Muhaimien Luthfi, M.M.
Dalam forum tersebut juga disampaikan hal-hal Sesi berikutnya mengangkat tema Kebijakan
seputar Ujian Nasional (UN), profesionalisme Mapenda Islam dalam Meningkatkan Kualitas
dan sertifikasi guru. Madrasah, disampaikan oleh Kabid. Mapenda,
“Cukup bagus, disamping untuk H. Dedy Rokhaedie Arief. Pada kesempatan
mengetahui standarisasi bangunan fisik tersebut beliau menyampaikan bahwa salah
madrasah, juga dapat bersilaturrahmi,
satu wujud yang nyata dalam meningkatkan
bersilatulqolbi dan bersilatulfikri antarkepala
kualitas madrasah adalah dengan

06
meningkatkan SDM gurunya melalui program diajarkan pada semester gasal kemarin.
sertifikasi dan pemberian beasiswa studi S-1 Namun, karena adanya keterlambatan pada
yang sedang dilaksanakan pada saat ini. penyiapan komponen pembelajaran oleh dinas
Acara kemudian dilanjutkan oleh terkait, maka disepakati untuk mulai diajarkan
Kasubdit. Dikmenti Dinas Pendidikan Propinsi pada semester genap.
Jawa Barat, Bapak Syarif Hidayat, yang Mengacu pada silabus yang masih
menyampaikan informasi tentang petunjuk 'hangat' tersebut, pendidikan peduli lingkungan
teknis pelaksanaan Ujian Nasional SLTP dan hidup ini sangat relevan untuk diajarkan serta
SLTA, dan UNTUS Sekolah Dasar. Materi lain dikembangkan di SMP Darunnajah, mengingat
yang disampaikan antara lain adalah: (1) tersedianya lahan pertanian, sumber air dan
kemitraan pesantren dengan lembaga lain
Kebijakan Kanwil Depag Jawa Barat dalam
dalam hal terkait –BPPT dan IPB- sudah teruji.
pengembangan program life skills pada Di sisi lain, belum lama ini SMP
madrasah, (2) Konsep dasar life skills Darunnajah juga telah menerima bantuan DVD
madrasah aliyah (MA), (3) Model pembelajaran player dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor,
life skills utama di MA, (4) Teknik penyusunan melengkapi bantuan sebelumnya berupa 2 unit
silabus dan RPP TIK dan Keterampilan, (5) TV 29 inch. Bantuan tersebut diharapkan dapat
Praktik pembelajaran life skills dan produknya, memacu para guru dan siswa/i SMP dalam
(6) Refleksi Implementasi life skills MA, dan (7) mengikuti perkembangan informasi global,
STL/Action Plan. [Laporan Anton Septiono, termasuk tentang perubahan iklim dan
pemanasan global (global warming), yang
S.Pd.I.]
sedang menjadi 'buah bibir' akhir-akhir ini.
Semoga muatan lokal ini juga
SMP Darunnajah menambah daya tarik warga sekitar pesantren

Terapkan Pendidikan
untuk menyekolahkan putra-putri mereka di
SMP Darunnajah. Demikian harapan kepala
Peduli Lingkungan
sekolah- dan kita semua- yang kini sedang
sibuk mengawasi pemasangan keramik lantai
kantor SMP tersebut. [Laporan Muhlisin, S.H.I.]
Bertempat di YPI Ciawi, Ustadz Ahmad
Abdulloh Husaeni (guru SMP Darunnajah Rapat Evaluasi Akhir Tahun
Cipining), berperan aktif dalam Work Shop
'Pendidikan Peduli Lingkungan'. Agenda Sabtu, 30 Juni 2007, para pengurus
pertemuan ini berlangsung dari tanggal 15-16 pesantren Darunnajah Cipining yang terdiri
Agustus 2007. Kegiatan tersebut diikuti oleh atas 7 biro, melaksanakan rapat evaluasi akhir
300 peserta dari SMP dan MTs se-Provinsi tahun. Rapat yang sudah menjadi agenda
Jawa Barat dan terbagi dalam 3 tahap. tahunan ini merupakan media untuk saling
mengontrol dan mengoreksi program kerja
Disamping bersifat tutorial yang mencapai 50 %
yang telah dilakukan oleh pengurus pesantren
terkait tema-tema tentang pendidikan berbasis selama 1 tahun. Meski sedikit lambat dengan
ramah lingkungan, para peserta juga berjibaku banyaknya interupsi dari peserta, namun rapat
dalam praktikum pembuatan silabus dan dapat diselesaikan dalam 1 hari.
rencana progam pembelajaran (RPP). Rapat evaluasi tersebut dipimpin oleh
“Sesuai dengan agenda kegiatan pimpinan pesantren, dan dihadiri oleh segenap
tahunan, muatan lokal ini akan mulai diajarkan dewan guru dan administratur. Banyak agenda
di semester 2”, ucap Ustadz Fathul Mu'min dan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan
Wasyraf, S.Pd.I, Kepala SMP Darunnajah oleh para pengurus. Namun demikian, di akhir
Cipining, kepada WARDAN di kediamannya, di rapat, pimpinan pesantren memberikan
apresiasi dan penghargaan yang setinggi-
lingkungan asrama santri putri yang kian asri. tingginya kepada para pengurus dan semua
Menurut informasi dari delegasi Darunnajah, pihak yang membantu jalannya program
sedianya muatan lokal ini sudah harus mulai pesantren selama 1 tahun tersebut. [Laporan
Muhlisin, S.H.I.]

07
P endidikan usia dini memiliki
peran yang sangat signifikan
dalam kehidupan seseorang
secara keseluruhan. Dalam tahap ini anak didik
Pertemuan tersebut juga dimeriahkan
oleh penampilan dan unjuk prestasi murid RA,
seperti: Hafalan Surat Pendek, Hafalan Do'a
Harian, Hafalan Bacaan Sholat, Puisi,
dikenalkan bagaimana mulai berinteraksi Mengucap Syair, Koor dan Tari Daerah.
dengan orang lain, dan secara alami mereka Adalah Ni'matul Mufidah binti Ma'ruf dari
akan menyadari keberadaan dirinya dan orang Cipining terpilih menjadi lulusan terbaik di
lain. Dunia anak-anak memang identik dengan antara 32 siswa/i lainnya.
bermain, bercerita dan bernyanyi (BCM). Rincian asal para generasi harapan
Demikian pula kegiatan yang tersebut sebagai berikut:
berlangsung di Raudhatul Athfal (RA) 1. Darunnajah : 2 anak
Darunnajah, di samping menggunakan metode 2. Cipining : 10 anak
BCM, para anak didik juga sudah mulai diajari 3. Nanggung : 11 anak
–sesuai kemampuan mereka- untuk menjadi 4. Bolang : 2 anak
muslim sejati seperti berdo'a sebelum masuk 5. Lebak Wangi : 2 anak
kelas, hafalan do'a harian, hafalan surat-surat 6. Leuwi Ceuri : 1 anak
pendek dalam Al-Qur'an, mengenal angka, 7. Cibungur : 2 anak
mengenal huruf, menggambar dan beberapa 8. Mede : 1 anak
keterampilan dasar. Dan pada semester genap 9. Tipar : 1 anak
anak didik sudah mulai diajar membaca Hal lain yang juga menggembirakan
sebagai materi tambahan/tunjangan untuk adalah antusiasme para orang tua/wali murid
persiapan masuk ke SD/MI. dalam menyukseskan acara tahunan tersebut.
Sebagai kegiatan akhir tahun pelajaran, Pada tahun pelajaran 2007/2008 tercatat
dan untuk mengantarkan para siswa/i 64 siswa/i (Kelompok B-1 sejumlah 32 anak
memasuki pendidikan dasar, pada hari Senin, terdiri dari 17 putra, dan 15 putri; Kelompok B-2
30 Juli 2007, RA Darunnajah Cipining sejumlah 32 anak terdiri dari 15 putra, dan 17
mengadakan Wisuda dan Perpisahan Siswa/i putri), sedang aktif mengikuti kegiatan akhir
di aula Pesantren. Dalam pertemuan tersebut semester gasal dan persiapan pembagian
hadir pula menyampaikan sambutan ibu r a p o r, d i b a w a h a s u h a n U s t a d z a h
pimpinan pesantren, Ustadzah Hj. Rahmah Muthmainnah, A.Ma.Pd., Ustadzah Munaroh,
M a n a f M u k h a y a r. S a m b u t a n l a i n n y a A.Ma.Pd., Ustadzah Musyarofah, A.Ma.Pd.,
disampaikan oleh Kepala RA, Ustadzah dan Ustadzah Enok Putriana.
Muthmainnah, A.Ma.Pd. Adapun sambutan Kita berharap agar warga sekitar
orang tua/wali murid disampaikan oleh ibu Euis pesantren semakin tertarik untuk
Is Budiyanti wali dari Pradita Nur Hidayanti menyekolahkan putra-putri mereka di RA
(kampung Bolang). Darunnajah. [Laporan Muhlisin, S.H.I.]

08
seorang jurnalis. Mereka melakukan
Yusep Supriyatna wawancara dengan para santri dan beberapa
dewan guru pembimbing santri kanak-kanak

Goes to America Darunnajah Cipining. Mereka juga


berkesempatan berdialog dengan kepala biro
pengasuhan santri, Ustadz Achmad Rosichin,
Yusep Supriatna (santri kelas 6 TMI)
yang telah lolos seleksi pada program Youth S.Pd.I.
Exchange Studies (YES) oleh lembaga Bina Semoga kunjungan ini tidak hanya
Antarbudaya pada awal tahun 2007 lalu, telah sementara, akan tetapi bisa
bertolak ke Amerika. Dengan diantar oleh berkesinambungan di kemudian hari guna
keluarga dan teman-teman satu angkatan, ia mempererat silaturahmi antara santri kanak-
bersama rombongan meninggalkan bandara kanak Darunnajah Cipining dengan
Soekarno-Hatta pada tanggal 4 Agustus 2007. Darunnajah Jakarta. [Laporan M. Musta'in,
Yusep merupakan santri Darunnajah S.E.]
Cipining keempat yang mendapatkan
kesempatan untuk belajar selama 1 tahun di
Amerika Serikat. Sebelumnya tiga orang kakak Wisuda Guru
kelasnya juga lolos dalam program yang sama.
Saat ini, 5 bulan sudah ia berada di negeri Sudah menjadi cita-cita pesantren
Paman Sam. Dalam beberapa Darunnajah Cipining bahwa semua guru di
korespondensinya melalui e-mail, ia pesantren minimal berkualifikasi sarjana,
menitipkan salam buat adik-adik kelas, para sesuai dengan tuntutan dalam Undang-undang
guru, pak Kiai, dan keluarga serta memohon Guru dan Dosen.
doa, agar diberikan kemudahan belajar dan Saat ini sudah hampir 50% dari mereka
beradaptasi di negeri orang.[Laporan M. telah meraih gelar tersebut. Bahkan, satu orang
Musta'in, S.E.] guru sudah selesai S-2, dan seorang lagi
sedang menempuh studinya di program
Santri Cilik Ulujami pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati
Bandung, dengan beasiswa dari Departemen
Berkunjung ke Cipining Agama.
Dan yang patut disyukuri, pada akhir
semester gasal tahun pelajaran ini terdapat 10
orang guru yang diwisuda S-1 dan 2 orang guru
Jumat, 16 Nopember 2007, santri cilik lainnya D-2. [Laporan M. Mufti,S.Pd.I.]
(sanlik) MI Darunnajah Ulujami beserta
rombongan mengagendakan untuk bermalam
di pesantren Darunnajah Cipining. Dalam
kesempatan itu, mereka ingin menyaksikan
kegiatan harian yang dilaksanakan sanlik
Darunnajah Cipining.
Kegiatan seperti ini baru dilaksanakan Allah akan meninggikan derajat
untuk yang pertama kalinya. Menurut ketua orang-orang yang beriman
rombongan, Ustadz Bunasar Utsman, kegiatan
ini sengaja dilakukan untuk mengambil hal-hal di antara kalian
positif yang ada di sanlik Darunnajah Cipining dan orang-orang yang berilmu
sekalian refreshing, karena bagi mereka
suasana Darunnajah memiliki daya tarik beberapa derajat
tersendiri. (Q.S. Al-Mujadalah:11)
Tujuan utama rombongan ini adalah
untuk mengembangkan kreativitas santri
khususunya dalam kegiatan ekstrakurikuler
bidang jurnalistik. Pada kesempatan itulah para
santri kecil ini mencoba menjadi layaknya

09
Supervisi Ulangan Mid Semester menyampaikan hasil kunjungan mereka. Di

oleh Yayasan Darunnajah


depan Direktur TMI, Kepala MTs, ketua panitia
ujian, kepala biro pengasuhan dan beberapa
guru lainnya, tim supervisi menyimpulkan
Pelaksanaan ujian mid semester gasal bahwa secara umum pelaksananaan ujian mid
pada tahun ini agak berbeda dengan tahun- semester berjalan dengan baik dan sudah
tahun sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan standar dengan aturan yayasan Darunnajah.
kehadiran dua orang supervisor dari Indikator penilaian tersebut antara lain: Para
Darunnajah Jakarta di tengah-tengah santri mengetahui target pelajaran, tempat dan
pelaksanaan mid semester, yaitu Ustadz H. waktu belajar di luar jam formal yang kondusif,
Sulaiman Efendi, S.Ag. dan Ustadz Odik belajar santri terbimbing bahkan dipimpin
Sumardi, Bsc. langsung oleh pimpinan pesantren dengan do'a
Mereka datang pada Senin sore, 24 penyemangat, ujian dilaksanakan dengan
September 2007. Bertempat di kediaman terjadwal dan diawasi oleh guru. Meskipun
pimpinan pesantren, mereka berdua mendapat demikian, beberapa instrumen masih perlu
penjelasan tentang warna-warni serta lika-liku diperbaiki dan dikaji ulang, terutama
perjalanan Darunnajah Cipining yang pelaksanaan ujian semester yang masih
disampaikan langsung oleh KH. Jamhari Abdul dibarengi dengan KBM.
Jalal, Lc. Supervisor juga menyoroti pentingnya
Beliau menyampaikan bahwa di antara meningkatkan kebersihan, tabkir (masuk ke
yang berbeda dengan Darunnajah Jakarta ruang kelas pagi hari tanpa terlambat) dan
adalah bahwa di Darunnajah Cipining terdapat antisipasi kekosongan kelas dengan lebih
santri nonasrama (MTs, SMP dan MA yang maksimal. [Laporan Muhlisin, S.H.I.]
pulang pergi). Di samping itu mereka juga
mendapatkan penjelasan KBM dari Kepala MA Ujian Sumester Gasal
Darunnajah Cipining, Ustadz Drs. Abdur Rosyid
Sholeh dan Kepala MTs Darunnajah Cipining, Adapun ujian semerter gasal
Ustadz Jeje Juraemi, S.Ag. dilaksanakan dari tanggal 1 s.d 19 Desember
Adapun yang berkenaan dengan teknis 2007, didahului dengan ujian lisan Bahasa
pelaksanaan ujian mid semester yang Arab, Bahasa Inggris dan Ibadah Amaliah.
berlangsung dari tanggal 17 s.d 30 September Bagi para santri yang belum mencapai
2007, disampaikan oleh ketua Panitia ujian target nilai lulus yaitu 6,00 –kecuali materi
2007-2008, Ustadz Muhlisin Muhtarom, S.H.I. pelajaran yang memiliki standar kelulusan
Keesokan harinya, tim supervisi ini berbeda seperti Matematika-, maka diberikan
melihat langsung pelaksanaan ujian mid kesempatan remedial selama satu pekan,
semester. Dimulai dari kampus 1 (TMI Asrama), mulai tanggal 22 s.d 27 Desember 2007.
kedua ustadz ini dengan teliti mengamati teknis Pada hari Sabtu, 29 Desember 2007
pelaksanaan ujian itu. Bahkan, di beberapa para santri dan orang tua/wali mereka
kelas mereka masuk dan mencari informasi dijadwalkan sudah dapat melihat dan
langsung dari para santri. menerima rapor hasil belajarnya.
Di sisi lain mereka juga mencari Terkait dengan ujian pada tahun ajaran
informasi via TU sekolah tentang ini, ada satu hal baru yang akan dilakukan, yaitu
keterlambatan kedatangan guru, kekosongan seluruh lembar jawaban para santri akan
kelas dan cara penanggulangannya. Dengan dibagikan apa adanya kepada orang tua/wali
didampingi ketua panitia ujian, mereka mereka.
melanjutkan supervisi ke kampus 2 (TMI Diharapkan dengan cara demikian akan
Nonasrama). menjadi stimulus dan meningkatkan perhatian
Mereka juga menyempatkan menengok orang tua/wali santri terhadap proses dan hasil
dan mewancarai kepala MI Darunnajah belajar putra/i mereka.
Cipining, Ustadz Nur Fathoni Archamuni, S.H.I., Di sisi lain hal ini menjadi wujud
yang juga sedang menyelenggarakan ujian mid pertanggungjawaban guru terhadap para orang
semerter. tua/wali para santri. [Laporan Muhlisin, S.H.I.]
Usai sholat Zhuhur, tim supervisi

10
Pembagian Rapor
Semester Genap 2006-2007

S etelah selesai ujian semester


genap, para santri (TMI, MTs,
SMP, dan MA) menerima
rapor hasil belajar mereka yang dibagikan pada
27 Juni 2007. Dalam kesempatan tersebut
TMI yang berhak mendapat beasiswa prestasi
selama satu semester ke depan. Mereka
berhasil memperoleh nilai ujian dengan rata-
rata >= 86,00. Keenam santri dimaksud ialah:
1. Nadya Sofia K. binti Lukman ( 1-C, 88.56)
diundang para orang tua/wali dalam suatu 2. Nur Rafidah binti Marzuki (1-C, 87.99)
acara pertemuan. Forum ini difungsikan oleh 3. Syahamah At-Tsauri binti Edi Handaga (1-C, 87.28)
pesantren sebagai media sosialisasi dan saling 4. Hayu Susanti binti Suha (1-C, 86.65)
mengingatkan tentang pentingnya pendidikan 5. Yudi Taqiyudin (Intensif, 88.58)
bagi masyarakat. 6. Syamsul Bahri Lubis (Intensif, 86.58)
Adapun pembagian rapor untuk Semoga prestasi keempat santri
Raudhatul Athfal dan Madrasah Ibtidaiyah, tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan
seperti biasanya, diadakan tersendiri. Acara itu di masa yang akan datang. Semoga pula hal ini
juga dibarengi dengan pertemuan dengan menjadi motivasi dan insentif bagi santri lainnya
orang tua/wali murid. Begitu pula dengan untuk lebih berprestasi, terutama di bidang
pembagian rapor Madrasah Diniyah. Kegiatan akademik.
ini lebih populer dengan sebutan Samenan, Adapun rincian prestasi akademik yang
diadakan di kampung Cipining, dengan dicapai oleh para santri pada semester ini
mengundang tokoh masyarakat sekitar. tergambar dalam tabel peringkat kelas sebagai
Hal yang menarik pada semester genap berikut:
kali ini adalah terdapat 6 (enam) orang santri

11
DAFTAR PERINGKAT KELAS SEMESTER GENAP
TMI PESANTREN DARUNNAJAH CIPINING
Tahun Pelajaran : 2006 – 2007

Santri TMI berasrama TMI Non asrama

Kelas Ranking Nama Siswa Jml Nilai Rata-rata Kelas Ranking Nama Siswa Jml Nilai Rata-rata

Ia (vii) 1 Fateh Abdul Aziz 1954 84.96 Id (vii) 1 Muhammad Sholeh 1602 80.12
2 Abdul Jhabar 1835 79.76 2 Surya Adi Pratama 1427 71.33
3 Aji Rohmat Ghofur 1695 73.68 3 Muhammad Mukhtarudin 1417 70.85
Ib (vii) 1 Giyanto 1939 84.31 Ie (vii) 1 Siti Istiqomah 1544 77.18
2 Fajar Kurniawan 1934 84.10 2 Siti Khodijah 1528 76.41
3 Ahmad Fahmi Kamil 1866 81.14 3 Siti Aisyah 1507 75.36
Ic (vii) 1 Nadya Sofia Karamy 2037 88.56 2d (viii) 1 Robbi Kurniawan 1600 76.17
2 Nur Rafidah 2024 87.99 2 Nazmi Nur Sunandar 1589 75.65
3 Syahamah At-tsauri 2008 87.28 3 Reza Pahlevi 1504 71.60
4 Hayu Susanti 1993 86.65 2e (viii) 1 Badriah 1620 77.16
2a (viii) 1 Chaerul Rahmat 1796 74.82 2 Neng Putri Asih 1569 74.71
2 Takiyudin 1713 71.36 3 Uniah Nur Utami 1543 73.46
3 Abid Mansurudin 1709 71.22 4c (x) 1 Prihatin 1797 71.87
2b (viii) 1 Rizky Maulana 1875 78.14 2 Komarudin 1738 69.53
2 Ardiansyah M. 1753 73.06 3 Salviana 1687 67.46
3 Andi Rahman 1741 72.55 4d (x) 1 Teti Maryati 1785 71.41
2c (viii) 1 Gitta Marsella 1992 82.98 2 Nunur Nuryanah 1772 70.89
2 Cahaya Putri Chan 1830 76.26 3 Yayan Husnayanni 1745 69.81
3 Lutfia Tanti 1789 74.55 5c (xi) 1 Tini Rustini 1955 81.45
3a (ix) 1 Helmi Firdaus 1221 81.40 2 Rina Nafisatun M. 1686 70.23
2 Lukman Nur Hakim 1095 73.03 3 Nina Hariyani 1653 68.88
3 Aan Hasmuni Abdillah 1020 67.98

SMP
3b (ix) 1 Pipit Fitriani 1232 82.15
2 Kurrota A'yuni 1215 81.01
3 Endah Wardani S. 1200 80.02
Int. 1 Yudi Taqiyudin 1772 88.58
2 Syamsul Bahri Lubis 1732 86.58 Kelas Ranking Nama Siswa Jml Nilai Rata-rata
3 Budiman Siregar 1679 83.96
4a (x) 1 Andi Sulaiman 2271 73.25 1a (vii) 1 David Ilham 1193 74.57
2 Dede Maryadi 2173 70.09 2 Mohammad Agus Sulaiman 1101 68.79
3 Dede Wahyu Hidayat 2098 67.66 3 Wildan Lutfiansyah 1078 67.35

4b (x) 1 Eva Fauziah 2386 76.96 1b (vii) 1 Fitria Wulan Nasroh 1269 79.33
2 Asma Munadiyah 2293 73.96 2 Vivin Mufidah 1142 71.36
3 Arina Septiana Ch. 2224 71.73 3 Siti Fatimah 1036 64.72

5a (xi) 1 Habibi Azhar 2469 82.30 2a (viii) 1 Choirul Anam 1209 75.55
2 Hidayatullah 2327 77.56 2 Mahmun 1201 75.06
3 Nur Rochim 2312 77.08 3 Pakihudin 1128 70.47
5b (xi) 1 Rifaatul Maftuhah 2277 75.91 2b (viii) 1 Yayat Sumiyati 1182 73.90
2 Suherni 2255 75.18 2 Siti Iyos Habibah 1167 72.96
3 Hidayatul Mustafidah 2244 74.81 3 Siti Ahdaniyah 1110 69.35

Sumber data : Biro Pendidikan,c.q. Panitia Ujian Tahun Pelajaran 2006/2007

12
I Santri Darunnajah Jakarta
II
Antusias
Ikuti Training di Cipining

K
egiatan training ini merupakan bagi santri yang mengalami kesulitan dalam
hasil musyawarah di pesantren membaca dan menulis Arab. Jumlah
Al-Mansur Serang pada awal pesertanya 52 anak; dan (2) Kategori Isyrafus
Juli 2007. Pertemuan tersebut dihadiri para Suluk, selama 3 bulan (16 Juli-30 September
pimpinan pesantren, biro pendidikan, biro 2007), bagi santri yang mempunyai masalah
pengasuhan dan beberapa guru dari pesantren disiplin dan akhlak. Jumlah pesertanya 22
Darunnjah Jakarta, Darunnajah Cipining dan anak. Mereka berasal dari berbagai kelas, baik
Al-Mansur Serang. Delegasi Darunnajah tingkat Tsanawiyah maupun Aliyah.
Cipining pada musyawarah tersebut terdiri dari Dalam praktiknya, progam kategori
K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc (pimpinan Isyrafut Tafawwuq dilakukan ba'da Shubuh,
pesantren), Ustadz Ahmad Rosikhin Wasyraf, pagi hari (jam 08.00-10.00), ba'da Ashar dan
S.Pd.I (Kepala Biro Pengasuhan Santri), ba'da Maghrib. Adapun ba'da Isya diisi dengan
Ustadz Jeje Juraemi, S.Ag.(Kepala MTs.), materi imla' atau belajar menulis mandiri. Para
Ustadz Muhlisin Ibnu Muhtarom, S.H.I. (Kepala santri diberi tugas menulis/menyalin beberapa
Asrama Santri Putra), dan Ustadz Asmari Ihsan halaman dari buku panduan: 10 Jam Belajar
Al-Hafidz (Kepala Asrama Santri Tahfidz Al- Membaca Al-Qur'an, yang disusun oleh Dr.
Qur'an). Habib Chirzin, kemudian diperiksa oleh musyrif
Musyawarah itu dibuka oleh pimpinan pada keesokan harinya. Para santri yang terdiri
pesantren Darunnjah Jakarta, Drs. K.H. dari kelas II, III dan V TMI tersebut dibagi
Sofwan Manaf, M.Si. Setelah melalui berbagai menjadi 3 kelompok. Setiap kelompok terdiri
pertimbangan dan pemikiran, akhirnya atas 15-18 anak, dibimbing oleh dua ustadz
disepakati bahwa 74 santri putra ditempatkan sekaligus wali kamar mereka.
di Darunajah Cipining, dan 40 santri putri Para trainer tersebut adalah Ustadz
ditempatkan di Al-Mansur Serang. Muhlisin Ibnu Muhtarom, S.H.I. dan Ustadz
Berkenaan dengan keputusan tersebut, Asmari Ichsan Al-Hafidz (Kelompok I, kamar
di Darunnajah Cipining ditunjuk Ustadz 14), Ustadz Mu'allim Fajri Rustam dan Ustadz
Muhlisin Ibnu Muhtarom, S.H.I. sebagai Syarqi Suganda Sa'in (Kelompok 2, kamar
penanggung jawab program. Program ini dibagi tengah), dan Ustadz Hanafi Salman dan Ustadz
menjadi 2 (dua) kategori: (1) Kategori Isyrafut Ahmad Abdulloh Husaeni (Kelompok 3, kamar
Tafawwuq, selama 2 pekan (16-30 Juli 2007), 12).

13
Adapun santri yang mengikuti progam Guru, Administratur Dan Karyawan
Berprestasi
tiga bulan bertempat tinggal di kamar 13 di
bawah asuhan Ustsdz Irfan Nuryani, S.Ag.
Di samping belajar mengaji Al-Qur'an
dan menulis huruf Arab, para santri yang
tampak bersemangat tersebut juga Today must be better than yesterday,
mendapatkan materi tambahan lain, seperti: demikian motto dan semangat yang selalu
kuliah umum oleh pimpinan pesantren setiap hidup di tengah-tengah komunitas pesantren.
Jum'at pagi, ESQ for Kids oleh Ustadz Nabi Muhammad SAW. mengajarkan bahwa
Mukhammad Mudatstsir, S.H.I. (alumnus siapa yang hari ini lebih baik dari pada hari
pelatihan ESQ tahun 2006), pendalaman kemarin, maka dia beruntung dan sukses,
aqidah Islamiyah oleh Ustadz Muhlisin Ibnu demikian pula sebaliknya. Memang, penilaian
Muhtarom, S.H.I., dan hafalan ayat-ayat pilihan yang sesungguhnya atas segala perilaku kita,
oleh Ustadz Asmari Ichsan Al-Hafidz. baru akan didapatkan di akhirat kelak oleh
Mereka juga dibiasakan untuk Sang Ahkamul Hakimin (Allah swt, Hakim yang
mudzakarah dan mempraktikkan adab-adab paling bijaksana). Dalam hal penilaian ini,
harian yang dipandu oleh wali kamar masing- Imam Syafi'i juga menegaskan sebuah kaidah:
masing. Di penghujung progam, para peserta Nahnu nahkumu bizh-zhawahir wallahu
yang terlihat enjoy dengan keasrian dan yatawallassarair, (kita hanya mampu menilai
kesejukan lingkungan Darunnajah Cipining ini,
aspek fisik/lahiriah, adapun aspek bathin yang
diadu kebolehannya dalam aneka lomba
tidak nampak, menjadi hak prerogatif Allah
seperti: mengarang cerita pendek (cerpen),
cerdas cermat agama, kebersihan kamar, juga untuk menghakiminya). Yang pasti, Islam tidak
lomba 'santri paling gaul,' yaitu peserta yang mengajarkan umatnya menjadi jumud/statis,
terbanyak mengenal dan menghafal nama tidak berkembang, sehingga menjadi a-historis
ustadz dan santri Darunnajah Cipining. bagi generasi mendatang.
Sementara itu, peserta progam Isyrafus Berangkat dari pemikiran tersebut,
Suluk selama tiga bulan, mereka mengikuti dimulai pada tahun ajaran 2006-2007 Yayasan
rutinitas kegiatan seperti santri Darunnajah Darunnajah mengadakan pemilihan yang
Cipining pada umumnya. Mereka belajar di melibatkan unsur guru, administratur dan
kelas dari pukul 06.45-13.40 WIB setiap hari. karyawan, yang dilakukan di pesantren
Di luar itu mereka mengikuti berbagai masing-masing. Penilaian di Darunnajah
kegiatan ekstrakurikuler seperti: menjadi Cipining dilakukan dalam musyawarah dewan
peserta TAGANA, menjadi panitia PORSEKA, guru tanggal 26 Juli 2006, kemudian diperkuat
menjadi panitia kegiatan Santunan Sosial, dengan Piagam Penghargaan Yayasan Nomor:
melatih kegiatan kepramukaan, bahkan salah 1075.05/DN/VIII/2007, tanggal 25 Agustus
seorang dari mereka ikut terlibat magang 2007, ditetapkan: Ustadz Muhlisin Ibnu
mengajar di Madrasah Diniyah. Muhtarom, S.H.I. (guru), Ustadz Mukhammad
Meskipun pada awalnya agak kaget Mudatstsir Sholihin, S.H.I. (administratur), dan
dengan sistim pengasuhan Darunnajah
H. Solihin (karyawan), sebagai Guru,
Cipining yang 'agak berbeda' dengan
Administratur dan Karyawan Berprestasi
Darunnajah Jakarta, namun secara umum,
Darunnajah Cipining tahun ajaran 2006-2007.
mereka dapat mengikuti progam tersebut
dengan baik. “Kita pasti bisa berubah ke arah Ketiganya berhak atas voucher belanja di
yang lebih baik, (karena) Umar bin Khottob koperasi pesantren senilai 400.000.00.
yang pernah membunuh putrinya hidup-hidup Diharapkan dengan adanya penilaian
saja, bisa berubah menjadi sahabat Rosul yang dan pemilihan seperti ini, akan menjadi
dijamin masuk Surga !” Demikian kesan dan motivasi dan stimulus untuk meningkatkan
pesan salah seorang peserta santri kelas 6 TMI kinerja para anshar al-ma'had, juga menjadi
yang disampaikannya dengan mantap kepada tolok ukur menuju pribadi yang lebih unggul di
panitia. masa depan, sehingga jauh dari split
Kita pasti bisa lebih baik, semoga! personality. [Laporan Muhlisin, S.H.I.]
[Laporan Muhlisin, S.H.I.]

14
Berikut sekilas profil ketiganya:
Nama : Muhlisin Ibnu Muhtarom, S.H.I.
Tetala : Kendal, 13 Oktober 1979
Pendidikan : - Bustanul Athfal Aisyiah Pagersari, Patean kendal (1986)
- MI Muhammadiyah Pagersari, Patean, Kendal (1992)
- MTs Muhammadiyah 02 Patean Kendal (1995)
- MA Darunnajah Cipining Bogor (2000)
- Fakultas Syari'ah, Jurusan Ahwal Syakhshiyyah, IAI Al
Aqidah Jakarta (2004)
Pelatihan : - Dauroh guru Tauhid di pondok Modern Gontor, 200
- Dauroh Syar'iyyah di pesntren An Najah Bekasi, 2002
- Seminar Internasional Bahasa dan Penafsiran Alqur'an di
UNJ, 2006
Mulai tugas : tahun 2000-sekarang
Bagian : - Staff Biro Pengasuhan Santri (Kepala Asrama santri
Putra)
- Staff Biro Da'wah dan Humas, staff Biro Pengkaderan
- Reporter WARDAN.
Status : Lajang

Nama : Muhammad Muddatsir Sholihin, S.H.I.


Tetala : Kendal, 19 Maret 1978
Pendidikan : - Fakultas Syari'ah, Jurusan Ahwal Syakhshiyyah,
IAI Al Aqidah Jakarta (2004)
- Komputer Akuntansi 2 tahun LP3i Jakarta, 2001
- MA Darunnajah Cipining Bogor (1999)
- MTs Al Hikmah Singorojo Kendal (1994)
- SDN Singorojo 02 Kendal (1991)
Pelatihan : - ESQ Angkatan I, di Jakarta 2006
- Kewirausahaan BPEEI Departemen Perdagangan RI di
Jakarta 2006
- BINTEK Bendaharawan BOS SMP di Puncak 2007
Mulai tugas : tahun 1999-sekarang
Bagian : TU Keuangan Darunnajah Cipining
Istri : Susilowati, A.Ma. Pd.
Anak : 1 putra (Dhafa Hanifurridha Al Mu'taz)

Nama : H. Sholihin bin Mail


Tetala : Bogor, 1957
Pendidikan : SD
Mulai Tugas : tahun 1986-sekarang
Bagian : Mandor Karyawan pesantren
Istri : Hj. Sarmi
Anak : 3 putra, 2 putri (Suhaeti, Soraya, Sarmili, Sapin,
Syamsuddin)

15
Selamat dan sukses
kepada
DEWAN GURU yang baru saja menyelesaikan studinya
di perguruan tinggi

Ustadz Isa Abdillah, SE. Ustadz M. Musta'in Billah, SE. Ustadz Sholeh Ibnu Ahmad, S.Kom. Ustadz Muhamad Mufti, S.Pd.I.
(Ekonomi Studi Pembangunan, (Manajemen, STIE Pandu Madania) (Sis. Inf., STMIK M.H. TAMRIN). (STAI Salahuddin Al-Ayyubi Jakarta)
STIE Pandu Madania)

Ustadz Faruq Abshori, S.Pd.I Ustadz A. Rosichin, S.Pd.I. Ustadz Munip Rahman, S.Pd.I. Ustadz Sarwito, S.Pd.I.
(STAI Salahuddin Al-Ayyubi Jakarta) (STAI Salahuddin Al-Ayyubi Jakarta) (STAI Salahuddin Al-Ayyubi Jakarta) (STAI Salahuddin Al-Ayyubi Jakarta)

Ustadzah. Turihatun, A.Ma.Pd. Ustadz Abdul Munir, S.Pd.I. Ustadz A. Qomarudin, S.Pd.I. Ustadzah Sri Isnawati, A.Ma.Pd.
STAI Laa Roiba Bogor STAI Salahuddin Al-Ayyubi Jakarta STAI Salahuddin Al-Ayyubi Jakarta (STAI Laa Roiba Bogor)

16
Pengasuhan Santri

2007
tahun Prestasi
Penuh gengsi

P a d a
Pesantren
Cipining
Lembaga
tahun 2005
Darunnajah
m e n d i r i k a n
P e m b i n a a n
kategori tanding dan seni, tim yang dipimpin
langsung oleh Ustadz Sholehudin itu berhasil
menyabet 6 medali emas, 2 medali perak dan 2
medali perunggu.
Prestasi Santri (LP2S), sebagai perpanjangan Pertandingan yang berlangsung sejak
tangan Biro Pengasuhan Santri. Sebelumnya, tanggal 1 s.d 5 Oktober 2007 di Gedung Arafah
setiap ada kegiatan pertandingan atau lomba, Leuwiliang Bogor tersebut diikuti oleh seluruh
dibentuk kepanitiaan secara ad hoc. Setelah perguruan silat yang ada di Bogor diantaranya:
dievaluasi, ternyata model seperti itu tidak Tapak Suci, Gagak Putih, Merpati Putih, Satria
efektif, karena bersifat sementara dan sering Muda Indonesia, Tapak Suci Cileungsi, dll.
berganti penanggung jawab. Kini para santri Adapun dewan juri berasal dari Ikatan Pencak
lebih banyak mendapatkan kesempatan Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bogor.
mengikuti perlombaan di luar pesantren Berikut daftar pesilat yang membukukan
dengan level yang lebih tinggi, dan tidak prestasi dalam kejuaraan ini:
terbatas pada perlombaan olahraga dan seni
melainkan juga pramuka, seni budaya dan
teknologi. Lembaga yang kini diketuai oleh
Ustadz Amin Songgirin, S.H.I. itu pada tahun
2007 setelah mempersiapkan para santri untuk
mengikuti lomba tingkat Kabupaten dan
Propinsi, bahkan juga tingkat Nasional, dengan
berbagai macam prestasi yang sarat gengsi.
Beberapa cabang lomba yang telah diikuti dan
menorehkan prestasi di antaranya:

Juara Umum Antarperguruan


1
di Bogor

Sudah menjadi tradisi bila kontingen


pencak silat Darunnajah Cipining mengukir
prestasi dan memperoleh medali. Kali ini giliran
kejuaraan antarperguruan yang merasakan
keperkasaan perguruan silat Darunnajah
Cipining di hadapan mata perguruan-
perguruan lainnya. Turun pada kelas putra

17
Pengasuhan Santri
Afrizal Eka Rustandi, selain menyabet Mei 2008 mendatang. Ketertarikan Pemkab
medali emas di kelas A, juga dinobatkan oleh Bogor ini karena prestasi yang sudah
Dewan Juri sebagai pesilat terbaik setelah ditorehkan anak-anak selama ini cukup
berhasil mengalahkan lawan-lawannya dengan menggembirakan dan telah sampai pada level
nilai mutlak dari babak penyisihan hingga final. nasional bahkan internasional.
Ia juga dinilai sebagai atlet yang memiliki Para duta yang akan mengikuti popda
gerakan halus dan indah serta bermain sportif Jawa Barat nanti harus terlebih dahulu
(fair play). mengikuti seleksi wilayah tingkat I, 23 s.d 29
Nopember 2007 di Cianjur Jawa Barat. Wilayah
Empat Pesilat lolos seleksi ini meliputi Kabupaten Bogor, Kotamadya
2 wilayah mewakili Bogor di Popda
Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kotamadya
Sukabumi, Kota Depok, Kabupaten Cianjur dan
Jawa Barat Kabupaten Bandung Barat). Dalam seleksi ini
dari 6 pesilat Darunnajah Cipining yang ikut
berlaga, 4 orang memastikan diri maju ke
Setelah berhasil menjuari even silat Popda Jawa Barat, setelah berhasil
antarperguruan, kini giliran Pemkab Bogor menaklukan lawan-lawannya. Keempat orang
mempercayai pesilat-pesilat Darunnajah tersebut adalah Afrizal Eka Rustandi (kelas A),
Cipining untuk mewakili Kabupaten Bogor pada Djati Kahfi (kelas G), Aan Hasmuni (kelas F),
Pekan Olahraga Daerah (Popda) Jawa Barat dan Deky Chaerul Fikri (kelas H).

Juara Marawis Putra di Darul Qolam


3 Banten

Untuk yang pertama kalinya grup


marawis putra Darunnajah Cipining mencapai
prestasi tertinggi yaitu Juara I lomba marawis
di Pekan Olah Raga Seni Pondok Pesantren
se-Jabotabek dan Banten 2007. Kegiatan
dalam rangka memperingati milad ke-40
Pesantren Daar El-Qolam ini berlangsung dari
tanggal 6 sampai dengan 15 November 2007.
Dengan anggota 12 orang santri di
bawah pimpinan vokalis Abdul Rohman Nawi,
grup yang baru saja lahir ini mampu
mengungguli lawan-lawannya seperti
Pesantren Al-Mubarok Rangkas, Al-Bayan
Pandeglang, La Tansa, Al-Mizan maupun
Darul Rahman Leuwiliang dalam perolehan
nilai.
Selain Marawis yang berhasil menjadi
juara I terdapat beberapa lomba yang diikuti
oleh kontingen Darunnajah Cipining berhasil

18
Pengasuhan Santri
ReguCordoba bertandang ke Gontor,
4
Mawar Kampus ke Daar El-Qolam,
Simpanse ke Madinatunnajah

T
erobati sudah kerinduan
Pramuka Darunnajah Cipining
selama sepuluh tahun untuk
kembali berlaga di Pondok Modern Gontor. Dua
regu Penggalang diberangkatkan untuk
bertanding antarpesantren cabang dan
pesantren alumni Gontor. Selain pengalaman
dan pengetahuan tentang kepramukaan, even
lomba pramuka penegak dan penggalang ke 20
ini oleh regu Darunnajah Cipining juga dijadikan
sebagai kesempatan untuk mengukur
kemajuan kepramukaan di tempat lain, dan
sebagai bahan evaluasi pembinaan kegiatan
pramuka selama ini.
Kegiatan yang diikuti oleh 58 pesantren cabang
dan alumni seluruh Indonesia ini berlangsung
mulai tanggal 18 s.d 22 Nopember 2007,
bertempat di Pondok Modern Gontor I
Ponorogo Jawa Timur. Mengirimkan Regu

Santri Aliyah Mengikuti Cerdas


Macan Kampus (Penggalang) dan Sangga
Cordoba (Penegak), pesantren Darunnajah
5
Cipining berhasil menduduki peringkat ke 11 Cermat Matematika
untuk penegak, setelah berhasil menjadi juara
1 pada lomba Cerpen dan Penzoil oleh
Syamsul Bahri Lubis dan Hari Wijaya. Latar belakang Madrasah Aliyah jurusan
Sementara untuk penggalang berada di urutan Ilmu Pengetahuan Sosial, tidak menjadikan
ke 28 dari pesantren yang ikut berlaga setelah gentar 3 orang santri untuk mengikuti Lomba
Suhendi berhasil menjadi juara1 pada lomba Cerdas Cermat Matematika ke-7 yang
pembuatan maket bangunan. diselenggarakan oleh Badan Eksekutif
Sementara itu, berbarengan dengan Miladnya Mahasiswa (BEM) Jurusan Pendidikan
yang ke-40, Pesantren Daar El-Qolam juga Matematika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
menyelenggarakan kegiatan pramuka. Sangga beberapa waktu lalu. Mereka adalah
Mawar Kampus yang dikirim pada perhelatan Hidayatullah (kelas XII), Nur Rochim (kelas XII)
ini berhasil meraih juara ke 3 dari 18 pesantren, dan M. Arif Hidayatullah (kelas XI), di bawah
setelah berhasil menjadi juara I pada lomba bimbingan Ustadz Kamilin.
broadcasting, Musabaqah Tilawatil Qur'an Lomba ini terdiri atas 2 tahap. Pada
(MTQ), Maket Bangunan, Parade Iklan dan Lari tahapan pertama (seleksi) lomba berbentuk
Bakiak. ujian tertulis beregu, kemudian dilanjutkan
Sementara itu event lain yang juga sempat dengan pertanyaan lisan kepada 4 regu terbaik.
diikuti oleh Regu Simpanse adalah Camping Seleksi Kabupaten Bogor diadakan di MAN
dan Outbond Pertama Madinatunnajah, 23 s.d Parungpanjang. Pada tahap ini Darunnajah
24 Nopember 2007. Regu yang diketuai oleh Cipining lulus dan berhak mengikuti tahap
Bimo Wahyu Ramdhani ini berhasil menyabet berikutnya di UIN Jakarta.
juara ke-3 setelah dalam berbagai cabang Sebagai wakil kabupaten Bogor,
lomba menjadi yang terbaik seperti outbond Darunnajah Cipining berhasil memperoleh
(wide game), memasak, hasta karya, dan baca peringkat 10 besar dari 20 lembaga peserta.
puisi. [laporan Nasikun, S.E.]

19
Pengasuhan Santri

SANTRI
Juga MESTI
Tanggap BENCANA

S ejak beberapa tahun terakhir


ini, kita menyaksikan dan
merasakan betapa
dahsyatnya amukan alam datang silih berganti,
susul menyusul: dari peristiwa gempa bumi dan
Tsunami di Nangroe Aceh Darussalam dan
Sumatra Utara, gempa bumi di Yogyakarta,
banjir, kebakaran, kekeringan, gunung
meletus, sampai meluapnya lumpur Lapindo di
Porong Sidoarjo. Semua bencana itu
mengancam keselamatan jiwa manusia tanpa
membedakan dari mana ia berasal, serta
merusak tata lingkungan dan ekosistem.
Belajar dari peristiwa-peristiwa tersebut,
kita menjadi mafum betapa banyak korban
yang membutuhkan pertolongan dan bantuan,
karena dalam keadaan darurat, tenaga medis,
aparat, pemerintah, polisi maupun TNI tidak
mencukupi guna menanggulangi musibah
tersebut. Dalam hal inilah peranan para
sukarelawan akan sangat membantu
mempercepat dan meringankan evakuasi para
koban yang menderita baik secara materi, fisik
maupun psikis.
Langkah inisiatif yang diambil
Darunnajah Cipining untuk membekali santri
menjadi sukarelawan yang handal, memiliki
gerak cepat, tanggap terhadap bencana
mendapatkan sambutan yang cukup hangat
dari Direktorat Jenderal Bantuan Sosial

20
Pengasuhan Santri

Departemen Sosial dan pesantren-pesantren sementara sesi praktikum yang diberikan


sekitar serta lembaga-lembaga pendidikan diantaranya adalah: Andrenalin dan Out Bond,
lainnya. Untuk itu, pada awal Agustus lalu Team Building, tanggap darurat bencana, SAR
diselenggarakan kegiatan pelatihan Taruna (Search and Rescue), olah fisik (caving/susur
Siaga Bencana (TAGANA). Para peserta dari gua), selain dua sesi yang diberikan, para
Darunnajah Cipining dan beberapa pesantren peserta juga dibagi dalam 7 kelompok/tim
serta sekolah sekitar, ditatar langsung oleh tim penanggulangan bencana, diantaranya: tim
pusat. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari medis, komunikasi, transportasi, logistik,
dari tanggal 6 s.d 7 Agustus 2007, bertempat di shalter, TRC, dan tim dapur umum yang
lapangan sepak bola kampus 2. merupakan posko-posko yang harus ada
Hadir dalam upacara pembukaan dalam penanggulangan bencana alam.
tersebut Dirjen Bantuan Sosial Korban Adapun tujuan dari kegiatan ini yang
Bencana Alam, Ketua Yayasan Darunnajah, paling utama adalah membekali santri dengan
Pimpinan Pesantren Darunnajah I, II & III, pengetahuan tanggap bencana, santri terlibat
dewan guru, Muspika Kecamatan Cigudeg, langsung dalam memberikan bantuan
serta Anggota tim TAGANA dibawah komando terhadap korban bencana dalam bentuk
Bapak Agus Karyadi. Acara tersebut penyelamatan, pertolongan pertama sampai
dimeriahkan pula dengan simulasi pada distribusi logistik serta menjadi rekanan
penanganan korban bencana banjir dan Departemen Sosial di tingkat pusat atau daerah
kebakaran yang terjadi di danau Darunnajah, untuk gerak dan reaksi cepat, tanggap
yang diperankan oleh peserta pelatihan dan bencana. Sementara itu ketua pelaksana
Tim TAGANA dengan menggunakan peralatan kegiatan ini Ustadz Saiful Hadi Scada, S.Pd.I
kapal karet, jaket pelampung, refling serta saat ditemui WARDAN menjelaskan tentang
tandu untuk mengangkut korban yang berlangsungnya kegiatan ini yang menurutnya
tenggelam. Bersama itu pula diberikan secara umum kegiatan berjalan dengan sukses
penghargaan kepada para guru, administratur dan lancar, bahkan dari pengalaman
dan karyawan teladan oleh Ketua Yayasan penyelenggaraan ini beliau berharap pelatihan
Darunnajah. santri tanggap bencana bisa dilaksanakan
Pelatihan diikuti oleh 343 siswa dari 300 kembali di Darunnajah Cipining dengan waktu,
siswa yang direncanakan. Mereka berasal dari jumlah peserta lebih banyak dengan
Pesantren Darul Muttaqien Bogor (34 siswa), bertarapkan kegiatan level Nasional [Laporan
Darunnajah I Jakarta (70 siswa), La Tansa (30 Nasikun, S.E.]
siswa), serta MA Ta'dibul Ummah dan SMAN I
Cigudeg yang masing-masing mengirim 10
orang siswa. Adapun kegiatan ini dilaksanakan
dalam bentuk perkemahan alam terbuka yang
terbagi dalam dua sesi, yaitu orientasi dan
praktikum.
Sesi orientasi yang diberikan meliputi:
Disorter Management/Manajemen Bencana
Alam, Mapping (pemetaan lokasi) Childern
Trauma Healing, First Aid (pertolongan
pertama) dan orientasi perlengkapan rescue,

21
Pengasuhan Santri

PORSEKA
AJANG XX
PENAMPILAN Perdana
DRUMBAND PUTRI

P ada minggu perdana setiap


awal tahun pelajaran biasanya
para santri tidak belajar di kelas,
melainkan mempersiapkan diri untuk kegiatan
peserta upacara, dan drumband putri yang
untuk kali pertamanya tampil di hadapan umum
dengan formasi dan lagu yang sedang hit saat
ini. Dalam sambutannya Pimpinan Pesantren
pekan perkenalan (Khutbatul Arsy), yang berpesan agar para santri tidak ada yang diam:
bertujuan untuk memperkenalkan berbagai semua harus berperan aktif dalam kegiatan ini,
macam kegiatan pesantren, khususnya bagi semua harus jadi pemain (bukan penonton),
santri baru. Salah satu agendanya adalah karena porseka ini untuk semua santri.
pekan olahraga seni dan pramuka Sudah dua tahun terakhir ini sistem
(PORSEKA), yang pada tahun ini telah sampai pertandingan dan lomba porseka tidak lagi
pada Porseka ke-20. Kegiatan ini berlangsung mempertemukan pertandingan antar kelas
mulai 26 Juli s.d 2 Agustus 2007. melainkan antar klub yang komposisi
Mengusung tema “Together to be Better”, anggotanya berasal dari santri kelas I sampai
para santri terlihat ramai dan sibuk dengan kelas VI TMI, dengan nama klub yang
mempersiapkan berbagai macam hal yang sesuai dengan kesepakatan bersama.
akan ditunjukkan pada upacara pembukaan. Langkah ini diambil agar tidak terjadi dominasi
Sebagian santri tampak berlatih menjadi juara oleh anak-anak tingkat Aliyah saja.
petugas upacara, sedangkan sebagian yang
lainnya mempersiapkan alat-alat serta fasilitas,
dengan bantuan dewan guru. Semua ikut serta,
tidak ada yang berpangku tangan.
Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan
penyulutan obor Porseka oleh Pimpinan
Pesantren K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc, yang
didahului dengan pekikan takbir oleh para
peserta upacara. Upacara kali ini terlihat
berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ditandai
dengan kaos seragam yang dikenakan seluruh

22
Pengasuhan Santri
Cabang olahraga yang dipertandingkan dan Raimuna (Jamrana) dengan mengambil
pada porseka kali ini diantaranya: sepakbola, tempat di lapangan kampus II untuk pramuka
bola voli, badminton, tenis meja, sepak takraw, putra, dan lapangan parkir kampus I untuk putri.
futsal, serta atletik. Sementara pada cabang Selain memperlombakan berbagai jenis
seni yang dipertandingkan meliputi pidato 3 permainan, para peserta penggalang
bahasa (Indonesia, Arab, dan Inggris), tilawatul melakukan kegiatan bakti sosial berupa
Qur'an (MTQ), hafalan surah Yaasin, membaca kebersihan. Adapun penegak, sebagian
berita, nasyid, drama, language game, dan mereka mengikuti kegiatan kesakaan, dan
lain-lain pada perlombaan putra. Sementara sebagian lagi bertindak sebagai sangga kerja.
perlombaan untuk putri selain lomba-lomba Di penghujung kegiatan Jamrana, wide game
yang ada di putra terdapat lomba tata rias menjadi agenda puncak. Para peserta
pengantin, dekorasi serta memasak dengan mengelilingi alam sekitar pesantren dengan
melibatkan ustadz dan uztadzah sebagai berjalan kaki sekitar 10 km, sebagai wahana
dewan juri. Dari kegiatan ini para santri selain rekreasi dan tadabur alam.
mempunyai sarana untuk menggali dan Rangkaian kegiatan Porseka ditutup pada
mengembagan potensi diri, mereka dapat tanggal 2 Agustus 2007, sore hari, sekaligus
memperoleh hiburan yang bermanfaat besar. pembagian hadiah untuk klub-klub yang
Kegiatan ini juga merupakan wadah memperoleh juara selama pelaksanaan lomba
penjaringan bakat dan potensi santri yang olahraga, seni dan pramuka. Upacara
dapat dipegunakan bertanding pada level penutupan dihadiri oleh Pimpinan Pesantren,
regional maupun nasional. Kepala Biro Pengasuhan, Majelis Pembimbing
Perlombaan bidang olahraga dan seni Harian Pramuka, Ketua Porseka Ke-20 dan
berlangsung selama 4 hari. Sementara 3 hari dewan guru. [Laporan Nasikun, S.E.]
berikutnya digunakan untuk kegiatan Jambore

HARI PRAMUKA 1500 m. Para andika bersemangat

SEMARAK DENGAN
menyuarakan yel-yel kebanggaan mereka di
sepanjang jalan. Sesampainya di lokasi, para
LOMBA santri menggelar upacara peringatan hari
pramuka, dilanjutkan dengan acara lomba
untuk saling adu kebolehan dan kemahiran
Empat belas
masing-masing regu dan sangga.
Agustus. Tanggal dan bulan Adapun lomba-lomba yang
tersebut sudah sangat diselenggarakan ialah cerdas cermat, LKBB,
melekat sekali di hati para cari uang dalam terigu, variasi barisan, yel-yel,
santri terutama para aktivis dan lainnya.
pramuka sejati. Ialah Tak hanya sampai di situ kemeriahan acara.
peringatan hari pramuka. Kali Ketika pengumuman pemenang lomba
ini dalam rangka dibacakan, suasana semakin meriah manakala
memperingatinya para aktivis yel-yel keluar dari regu dan sangga pemenang,
pramuka putri TMI (MTs. & MA bagaikan penonton sepakbola yang gembira
nonasrama) Darunnajah menyaksikan tim favoritnya menang.
Cipining mengisinya dengan Acara kemudian diakhiri dengan
aneka lomba di obyek wisata upacara penutupan sekaligus do'a bersama.
Gua Gudawang. Kegiatan ini bukan sekadar untuk bersenang-
Dengan dikomandani senang, tapi juga sebagai titik tolak guna
oleh Kak Nur Eka Riani (Ka menumbuhkan semangat demi kemajuan
Koordinator Gudep 03 002), pramuka di Darunnajah Cipining, khususnya
seluruh pramuka penggalang pramuka TMI nonasrama di kemudian hari. Di
dan penegak putri bergegas samping itu juga untuk mengenang para
menuju lokasi kegiatan, perintis terdahulu dan sebagai rasa syukur kita
diawali long march sejauh ke hadirat Ilahi Rabbi. [Laporan Muhrizal S]

23
Pengasuhan Santri

Peringatan HUT RI
Belepotan, tapi Meriah

D
i tempat mana yang tidak ramai
saat merayakan HUT RI setiap
tahunnya. Darunnajah, juga
terlihat meriah saat memperingati HUT RI yang
ke-62 ini. Puncak keramaian terjadi ketika para
santri mengadakan lomba panjat pinang
antarkamar di lapangan depan masjid Jami'
Darunnajah.
Berbagai usaha dan strategi dilakukan
para peserta lomba untuk mencoba meraih
puncak pinang yang sudah tersedia dengan
berbagai bingkisan.. Namun apa daya, pinang
yang diluluri minyak dan oli itu terlalu licin untuk
dipanjat. Walhasil, kerja sama yang sudah
susah payah mereka bangun, terpaksa harus
roboh kembali. Mereka terjatuh, badan
merekapun belepotan begitu rupa.
Kesempatan pertama tidak berhasil,
mereka kemudian mengulangi pada
kesempatan selanjutnya. Meski sulit dan penuh
risiko, mereka pantang putus asa. Sesulit
apapun tantangan, kalau bersatu dan bekerja
sama, mereka yakin akan mendapat apa yang
diinginkan.
Begitulah tekad yang sudah diwariskan
para pahlawan kepada generasi saat ini dalam
meraih kemerdekaan dari tangan penjajah.
Semangat itu, kini digambarkan oleh para anak
bangsa dalam perlombaan panjat pinang.
Lomba yang menyedot banyak simpati
penonton itu, akhirnya dimenangkan oleh
kamar Al-Masyhur (kamar anak asuh).[Laporan
Nasikun, S.E.]

24
Pengasuhan Santri
Santri Kelas 2 MTs./TMI sementara waktu kegiatan ekstrakurikuler

ber-Weekend ke Cipanas
santri dihentikan, demi memaksimalkan santri
dalam belajar. Dalam rangka penutupan
kegiatan ini para pengurus OSDC Putri pun
menggelar bazaar pada Kamis malam, 22
Weekend bagi kebanyakan orang adalah
November 2007.
hari yang dinanti-nanti. Di kalangan santri
Produk yang digelar cukup variatif,
weekend juga sudah sedemikian ngetrend.
sebagian besarnya adalah hasil karya para
Berkenaan dengan kebijakan pesantren yang
pengurus, berupa aneka jajanan yang cocok di
memulai hari belajar adalah Sabtu, maka
Jum'at menjadi weekend day. lidah dan enteng di kantong, seperti: es teh, es
Hari Jum'at, 7 September 2007, bagi susu, pop ice, pisang coklat, aneka gorengan,
santri kelas 2 MTs merupakan hari yang cukup gado-gado, bubur sumsum, bakso, dan
istimewa. Pasalnya, pada hari itu, mereka pempek, serta asinan sayur.
dapat melaksanakan rekreasi ke objek wisata Respon para santri sangat positif. Para
pemandian air panas Cipanas Lebak Banten. penguruspun dibuat kewalahan dengan
Jam 07.00 WIB, dengan biaya yang tidak membanjirnya pesanan. Para ustadz dan
terlalu mahal, mereka menyewa 2 mobil ustadzah juga tidak melewatkan momen yang
angkutan kota. Setelah menempuh waktu + 2 jarang terjadi ini dengan ikut berbaur berburu
jam, mereka sampai di tempat tujuan. Mereka makanan favorit.
pun mulai berendam, bermain dan mandi Selain itu, dalam bazaar tersebut
dalam keadaan riang gembira. diadakan juga kursus memasak langsung yang
Dalam kesempatan itu, wali kelas yang dipandu oleh Ustadzah Musyarofah dan Ibu Yuli
turut bersama mereka, mengaku sangat (orangtua santri) yang selama ini memberikan
senang melihat anak didiknya dapat bimbingan dan kursus tata boga kepada santri.
melewatkan hari itu dengan kegembiraan. Dan Dalam bazaar itu juga dipamerkan buku-
pada sore harinya, merekapun kembali ke buku terbaru yang edukatif serta asesoris
pesantren.[Laporan M. Musta’in, S.E.] Islami. [Laporan Ella Khulashoh, S.Sos.]

Cigamea, Melatih Kecakapan Berbahasa


Curug Para Khuffadz dengan Public Speaking
Para santri program Tahfidzul Qur'an Pada hari Ahad, 28 Oktober 2007 para
pada hari Jumat, 2 November 2007, guru Darunnajah Cipining, karyawan dan
mengadakan kegiatan halalbihalal yang administratur beserta keluarga mereka
bertempat di Desa Puraseda Bogor. Untuk berangkat mengikuti acara Halalbihalal
menambah keakraban dan menjalin Yayasan di Darunnajah I Jakarta. Dengan
ukhuwwah, acara dilanjutkan dengan demikian kegiatan belajar mengajar pada hari
berwisata ke Curug Cigamea yang terletak + 25 itu diliburkan, dan diisi dengan kegiatan
KM dari pesantren. ekstrakurikuler.
Mendapati tempat yang luar biasa, Para santri putri menyelenggarakan
mereka mengabadikannya dengan berpose kegiatan Muhadhoroh Kubro, dibimbing oleh
bersama di depan kamera. Acara selanjutnya Ustadzah Masfufah dan Ustadzah Nurmah
adalah mandi. Di tempat itu juga tersedia Jayanti, diikuti oleh santri kelas I s.d IV TMI
pemandian air panas. Setelah itu mereka Asrama dan Nonasrama. Berrtindak selaku
kembali ke pesantren dalam keadaan fresh and panitia adalah pengurus OSDC Pi dan OSIDC.
fun.[Laporan M. Musta’in, S.E.] Para santri berlomba kemahiran
Gelar Kreativitas dan Raup Rezeki berpidato antarkelas dalam bahasa Arab,

dalam Bazaar Santriwati


Inggris, dan Indonesia.Kegiatan ini juga
dimeriahkan dengan pembacaan puisi dan
lantunan nasyid. [Laporan Ella Khulashoh,
Menjelang ujian semester gasal, untuk S.Sos.I]

25
Pengasuhan Santri
Santri Jurnalis, Mengapa Tidak? Panggung Gembira Semester I
Dunia tulis menulis tidak hanya milik
mereka yang berprofesi sebagai pemburu
berita, ataupun mereka yang berkerja di media.
Siapapun bisa berkecimpung dalam jurnalistik,
tanpa memandang usia, latar belakang
pendidikan, agama maupun budaya. Bahkan,
dewasa ini jurnalistik sudah digandrungi oleh
remaja, terutama santri.
Di bawah bimbingan Ustadz M. Mustain
Billah, SE, para santri putri Darunnajah Cipining
membentuk sebuah wadah untuk penyaluran
bakat dan minat di bidang tulis menulis, yang
diberi nama WARNA (Wahana Aktualisasi Panggung gembira selalu menjadi hal
Remaja Santri Aktif). yang sangat dinantikan oleh santri, juga saat
Untuk itu, agar semakin terarah dan yang mendebarkan karena pada saat itu
bertambah wawasan para santri di bidang pemenang berbagai perlombaan diumumkan.
jurnalistik, pengurus Organisasi Santri Putri Kegiatan yang diselenggarakan pada akhir
Darunnajah Cipining (OSDC Pi) mengadakan November yang lalu ini adalah untuk menutup
pelatihan jurnalistik sehari, pada hari Jum'at, 16 s e m e n t a r a k e g i a t a n e k s t r a k u r i k u l e r,
November 2007. Kegiatan ini menghadirkan menghadapi ujian semester gasal.
narasumber Mauidhatul Hasanah, alumnus Kegiatan dilaksanakan di lapangan
MTs Darunnajah Cipining tahun 1999. Ia adalah badminton, pada tanggal 22 November 2007,
juga kakak Khozinatul Hikmah (Kelas V TMI). pukul 20.00 WIB s.d selesai. Acara tersebut
Peserta yang terdiri dari santri kelas I s.d dibuka dengan penampilan grup qasidah, dan
IV TMI itu tampak begitu tenang mendengarkan dilanjutkan dengan vocal group, lenong,
satu persatu penjelasan materi yang drama, nasyid dan fashion show yang
disampaikan. Lalu pada saat sesi tanya jawab merupakan acara primadona malam itu. Kesan
dibuka, narasumber lumayan kerepotan unik, estetik dan nyentrik sangat terasa dalam
dengan berbagai pertanyaan seputar dunia fashion show tersebut. Para peserta dituntut
tulis menulis, baik itu tentang cerpen, novel dan untuk membuat busana kreasi sendiri dengan
karya-karya ilmiah. Dan yang membuat siswa bahan dari kain sarung dan kain kerudung.
semakin antusias adalah materi yang Hasilnya, tidak tampak bahwa busana yang
disampaikan sangat mudah dipahami. digunakan dari kain sederhana, karena
[Laporan Ella Khulashoh, S.Sos.I] umumnya peserta terlihat bak putri yang
anggun.
Di akhir acara, panitia mengumumkan
jawara-jawara lomba, sebagai berikut :
Ÿ Pidato B. Indonesia : Lulu Rahmatul Asiah
Ÿ Pidato B. Inggris : Gita Marsela
Ÿ Pidato B. Arab : Lutfia Tanty
Ÿ Puisi : Dayu Hari Mulyati
Nasyid :K e l o m p o k Ÿ
Muhadhoroh IV
Ÿ Tak Tik Muf : Kamar 30 dan 35
C e r d a s Ÿ
Cermat :Kamar 30 dan 35
Ÿ Pesona Nahwu Shorof : Kamar 30 dan 35
Ÿ Drama Dua Bahasa : Kamar 24 dan 27
Broadcasting : Ÿ
Nadia Sofia Karamy
Semoga dengan kemeriahan panggung

26
Pengasuhan Santri

Dengan Kembangkan
LIFE SKILL
KMD
Kursus Pembina Pramuka
Mahir Tingkat Dasar
Bidang KEPRAMUKAAN

E ra persaingan global yang


ketat memaksa individu dan
organisasi untuk tetap fokus
terhadap peningkatan SDM-nya. Karenanya,
kesempatan ini dilirik banyak pihak untuk
pelaksanaan kursus, bumi perkemahan (buper)
didesain layaknya sebuah desa dengan nama
Desa Makmur Jaya. Desa ini memiliki 2
kelurahan, yaitu Kelurahan I (putra), dengan
Bimo Wahyu untuk lurahnya, terdiri atas 7 RT;
melakukan usaha-usaha peningkatan dan Kelurahan II (putrid), dengan Sarah
kemampuan dengan berbagai model pelatihan, Syaepiana sebagai lurahnya, terdiri atas 6 RT.
seperti: pelatihan life skills, Training of Trainers Sesi-sesi kursus dilaksanakan dalam
(TOT), dan model motivation training lainnya. bentuk tutorial secara variatif dengan banyak
Darunnajah Cipining adalah lembaga trik mengajarkan pramuka oleh para pelatih,
pendidikan yang memiliki responsibilitas dalam baik indoor maupun outdoor. Hal ini membuat
peningkatan SDM, tidak saja pada level tenaga peserta KMD menjadi lebih fun dan antusias.
pengajar, tapi juga pada peserta didik (santri). Materi kursus meliputi sejarah kepramukaan,
Hal ini dilatarbelakangi, bahwa santri senior tata cara upacara siaga, penggalang dan
(tingkat Aliyah) sudah mendapatkan amanat penegak, serta tentang kepramukaan lainnya.
sebagai pengurus organisasi, salah satunya Di akhir kursus, panitia menetapkan
adalah bidang kepramukaan. peserta-peserta terbaik sebagai The Best Ten.
Melalui kepramukaan ini, Darunnajah Mereka adalah:
Cipining mengembangkan berbagai Putra Putri
kecakapan santri. Santri senior mendapatkan 1. M. Nurmukhsin 1. Syarah Syaepiana
tugas sebagai pembina dan pemandu kegiatan 2. Cahyono 2. Asthma Munadiyah
kepramukaan pada latihan mingguan secara 3. Nazmuddin 3. Nur Ekariani
bergiliran di bawah bimbingan Mabikori, Kak 4. Johan Fauzi 4. Khoirul Inayah
5. A. Abda Zaronja 5. Khozinatul Hikmah
Syaeful Hadi Scada, S.Pd.I., M.T.
6. Dede Maryadi 6. Eva Fauziyah
Untuk menunjang kemampuan santri 7. Bimo Wahyu 7. Laelatus Salamah
senior dalam membina pramuka, Darunnajah 8. Kamal 8. Ervina Rusliani
Cipining setiap tahunnya mengadakan Kursus 9. Rahmat Hidayat 9. Selvi Andayani
Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) 10. M. Yusuf Fadhillah 10. Arina Septiana
yang dilaksanakan pada liburan kenaikan
kelas. KMD tahun ini dilaksanakan tanggal 18 [Laporan M. Musta’in , S.E.]
s.d. 23 Juli 2007 di bumi perkemahan kampus 2
Darunnajah Cipining.
Pelaksanaan KMD kali ini terasa agak
berbeda, dengan bergabungnya peserta dari
pesantren Ummul Quro Leuwiliang.
Keseluruhan peserta berjumlah 107: 50
peserta putra dan 57 peserta putri. Adapun
pelatih sebanyak 17 orang: 11 pelatih putri, 6
pelatih putra dari Lemdikacab Kabupaten
Bogor.
Guna memudahkan proses

27
Pengasuhan Santri

II
Pergantian Pengurus
ORGANISASI SANTRI
Wadah Pendidikan Pemimpin Yang Tangguh
Dan Bertanggung Jawab

M empersiapkan pemimpin-
pemimpin muslim yang luas
pengetahuannya agamanya
dan memiliki keterampilan merupakan salah
satu dari misi/tujuan didirikannya pesantren
organisasi santri dan pramuka oleh seluruh
santri dan dewan guru TMI.
Pada acara pemilihan calon ketua yang
berlangsung di gedung pertemuan Darunnajah
Cipining pada tanggal 23 Nopember 2007, para
Darunnajah Cipining. Para santri saat ini dididik calon ketua ditantang untuk menyampaikan visi
dan dipersiapkan untuk menjadi pemimpin di dan misi mereka di hadapan para hadirin,
masa mendatang yang cerdas dalam sekaligus menjawab pertanyaan hadirin,
memecahkan berbagai macam persoalan yang termasuk dewan guru. Bertindak sebagai
muncul di tengah masyarakat. Yang dibutuhkan moderator dalam acara ini adalah Ustadz
masyarakat saat ini (dan terlebih lagi di masa Syarqi.
mendatang) adalah pemimpin-pemimpin luas Setelah terpilih ketua dan wakil ketua,
ilmu pengetahuannya dan terampil, dengan program berikutnya adalah laporan umum
tingkat ketakwaan serta kualitas keimanan pertanggungjawaban oleh pengurus lama di
yang tinggi. hadapan para calon pengurus baru dan seluruh
Menjadi pengurus organisasi santri dan santri tentang kinerja dan pelaksanaan
kepramukaan adalah keniscayaan bagi santri program-program kerja selama setahun.
senior TMI Darunnajah Cipining (kelas V dan Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal
VI). Secara bergantian tongkat kepemimpinan 15 Desember 2007 s.d 2 Januari 2008. Adapun
tersebut setiap tahunnya diserahterimakan dari pelantikan dan serahterima jabatan
generasi ke generasi berikutnya. dilaksanakan pada tanggal 3 dan 4 Januari
Kepengurusan organisasi tersebut terpisah 2008.
antara santri asrama serta nonasrama, putra Untuk membekali pengurus baru tentang
dan putri. keorganisasian dan kepemimpinan maka pada
Rangkaian kegiatan pergantian tanggal 5 dan 6 Januari 2008 diadakan
pengurus tahun ini diawali dengan penjaringan pelatihan dasar kepemimpinan (LDK).
bakal calon ketua organisasi dan pramuka. Rangkaian kegiatan pergantian pengurus
Acara ini dilangsungkan pada tanggal 18 kemudian diakhiri dengan musyawarah kerja
Nopember 2007, dihadiri oleh pengurus lama untuk membahas program kerja selama satu
dan dewan pembimbing dari jajaran biro tahun ke depan bagi tiap-tiap bagian, dengan
pengasuhan santri. Kemudian dilanjutkan didampingi oleh guru pembimbing dan jajaran
dengan sosialisasi bakal calon ketua melalui biro pengasuhan santri.
tulisan, poster dan pengumuman. Tahap Berikut susunan kepengurusan masa
berikutnya adalah pemilihan calon ketua bhakti 2008-2009:

28
Pengasuhan Santri
Struktur Organisasi Santri
Darunnajah Cipining
Masa Bhakti 2008/2009
OSDC (Organisasi Santri Darunajah Cipining) OSDC (Organisasi Santri Darunajah Cipining)
Putra Asrama Putri Asrama

Ketua Abdul Rohman Nawi Bekasi Ketua: Eva Fauziah Bogor


Jayadi Bogor Ervina Selly Rusliani Serang

Sekretaris Shawaludin Bekasi Sekretaris: Yunita Komalasari Jakarta Barat


Angga M. Latif A. Tangerang
Bendahara: Siti Komariah Bekasi
Bendahara Aan Hasmuni Abdillah Tangerang
Bag. Keamanan: Khozinatul Hikmah Bekasi
Bag. Keamanan Sadam Husein Jambi Omayanti Bogor
M. Romadon Lampung Nia Fuji Astuti Bogor
Arizki Insan Pratama Bogor
Fikri Fadilah Faris Bogor Bag. Bahasa: Nur Fitri Serang
Arina Septiana Bogor
Bag. Bahasa & Dwimar Nurwato Jakarta Timur Rossi Afriani Solihat Bekasi
Penerangan Nur Muhsin Tangerang Aepri Liwidiani Bekasi
Helmi Firdaus Bogor
Fajar Sepdiantoro Jakarta Bag. Pengajaran: Susi Suryanti Jakarta
Yudi Taqiyudin Bogor Selvi Andayani Bekasi
Ririn Septiani Jawa Tengah
Bag.Pengajaran Bimo Wahyu R. Depok
Nurhadi Jakarta Barat Bag. Peribadatan: Tiharoh Jakarta
Samsul Lubis Medan Nurhayati Lampung
Muntafsiroh Jawa Tengah
Bag. Peribadatan Abiyudin Bogor
M. Asep Tangerang Bag. Kesehatan: Novitasari Lampung
Diya Fakhrurrozi Labib Bekasi Iis Apriyanti Bogor
Fahmi Amrillah Tegal Aprianti Bogor
A. Fauzi Jakarta
Bag. Olahraga: Khoirul Inayah Kalimantan
Bag. Kesehatan Rian Febri Tangerang Eri Azzahro Bekasi
Afrizal Eka Rustandi Tangerang Saria Ulfah Bekasi
Decky Chaerul Firizki Bekasi
Bag. Perpustakaan: Lailatussalamah Bekasi
Bag. Olahraga M. Riza Akbar Tengerang Yayu Widiarti Bogor
Ade Tri Hermawan Bogor Fatmawati Rahmayati Serang
Zaa Hasbi Paria Bekasi
Bag. Penerimaan
Bag Perustakaan M. Arif Hidayatullah Sumatra Tamu: Endang Sri Andani Lampung
Filliansyah Tegal Halimatussa'diyah Tangerang

Bag. Penerimaan Bag. Kesejahteraan: Nadwa Arifah Jakarta Selatan


Tamu Taopiq Anwar Garut Aizah Jawa Tengah
Fahmi Arifudin Semarang

Bag. Kesenian

siap MEMIMPIN
& Keterampilan Muh Merdeka Tangerang
M. Adi Menggala Tangerang

Bag. Kesejahteraan M. Syafii Tangerang


Anwar Maulana Bogor & siap Dipimpin
29
Pengasuhan Santri
OSADC (Organisasi Siswa Darunajah Cipining) OSIDC (Organisasi Siswi Darunajah Cipining)
Putra Non Asrama Putri Non Asrama

Ketua: Najmudin Saputra Cipining Ketua: Nunur Nuryanah Cipining


Salviana Sinengah Rohmatunnisa Kadaung

Sekretaris: Subadri Kalong Sari Sekretaris: Milla Rohila Bolang


Tafiyudin Cipining Ririn Amrina Kadaung

Bendahara: Komarudin Citatah Bendahara: Mia Mualifatunnisa Kadaung


Nurul Falah Cipining Atun Alawiyah Sinengah

Bag. Keamanan: Darussalam Cipining Bag. Keamanan: Nur Wahdatunnisa Lebakwangi


Maftour Santosa Purwokerto Mulyati Lebakwangi
Haki Nazili Rengganis Siti Solihat Nanggung
Asep Maulana Nanggung Ule Suherman Nanggung

Bag. Bahasa: Rifki Sanusi Citatah Bag. Bahasa: Erni Haryani Leuwiliang
Bahrul Ulum Lebakwangi Euis Ludiawati Nanggung
Aryadi Cimapag Nenden Legok
Neneng Unayah Cibungur
Bag. Pengajaran: M. Rafsanjani Kadaung
Nandang Munandar Cibungur Bag. Pengajaran: Mariasari Nanggung
M. Zainudin Akbar Leuwi Ceuri Hayaturrahmah Kadaung
Ine Ratna Saomi Kadaung
Bag. Keagamaan: Rafiqul Umat Lebakwangi Maryeni Cibungur
Aep Saefullah Cimapag
Madyani Lebakwangi Bag. Peribadatan: Dini Khoiriani Cimapag
Reni Komalasari Banar
Bag. Olahraga: Abdul Rahman Cipining Mia Armianti Nanggung
Lutfian Wahdiansyah Cipining Eka Rostianti Cimapag
RoJa Abunaji Cipining Lusi Widya Putri Cipining
Miptahudin Cipining Suhaemi Cipining
Abdul Aziz Sinengah
Farid Abdurrahman Cipining Bag. O-K3: Eva Maria Ulpfah Kalongsari
Irmawati Lebakwangi
Bag. Kesenian: M.Taufik Hidayat Nanggung Lilis Damayanti Lebakwangi
Lutfian Wahdiansyah Lebakwangi Nuroniah Leuwiceuri
Aripin Cipining Asri Budiati Cipining
I

Motto:
Patah
Tumbuh Hilang
Berganti Mati
II

Satu Tumbuh
Seribu
Sebelum Patah Sudah Tumbuh
Sebelum Hilang Sudah Berganti

30
Pengasuhan Santri
ORGANISASI GERAKAN PRAMUKA
GUGUS DEPAN 03.001/03.002
Pondok Pesantren Darunnajah Cipining

PRAMUKA ASRAMA PUTRA PRAMUKA NON ASRAMA PUTRA

Ka. Koordinator: M. Yusuf Fadhilah Jakarta Utara Ka. Koordinator: Beni Suhendra Ciawi
Farhan Maulana Depok Muhayar Lubis Cibungur

Ankuset: Fajar Nurrahman Depok Ankuset: Prihatin Cibungur


Sirojudin Cipining
Ankuang: Agustiawan Bekasi
Ankuang: Ali Ghufron Jawa Tengah
Ankulat: Djati Kahfi Tangerang Aripin Cipining
Cahyono Bengkulu
Nopan Maulana Bogor Ankulat: Sapin Cipining
Hari Wijaya Bogor Awan Maulana Cipining
M. Fadilah Cibungur
Ankusani: Suhendi Bekasi M. Aminudin Lebakwangi

Ankuperkap: Ahmad Noor Tangerang Ankusani: Iwin Sumantri Jagabaya


Maulana Yusuf R. Jakarta Andriana Cibungur

PRAMUKA ASRAMA PUTRI Ankuperkap: Agus Setiawan Cipining


Mumuh Muhtadin Nanggung
Ka. Koordinator: Sarah Syaepiana Tangerang Rizki Maulana Lebakwangi
Isnaeni Mahmuda NTT
PRAMUKA NON ASRAMA PUTRI
Ankuset: Diana Novika Lampung
Ka. Koordinator : Teti Maryati Nanggung
Ankuang: Dewi Nurasiah Bekasi Baedah Cipining

Ankulat: Asma Munadiyah Serang Ankuset: Wita Fujiawati Cikalong


Dewi Octaviani Lampung Neng Yanti Kadaung

Ankusani: Suparti Bekasi Ankuang: Yulianah Ulfah Cimapag


Nihayatul Hasanah Tangerang Khoerunnisa Cipining

Ankuperkap: Yulistia Rahmawati Bogor Ankulat: Yayan Husnayani Kadaung


Sinta Nurlita Bekasi Murniasih Cipining
Sri Dewiyanti Bogor Tri Astuti Anjani Nanggung
Devi Kartika Gunung Picung

Ankusani: Sri Parwati Citatah


Rohaeni Leuwiseuri
Ucu Musyarofah Cipining
Siti Fatmawati Lebakwangi

Ankuperkap: Iim Rengganis


Widiawati Cipining
Siti Pauziah Cikalong
Oktavia Sulisa Lebakwangi

31
Pengasuhan Santri

OSTAQ OSTAQ
(Organisasi Santri Tahfidzul Qur'an) (Organisasi Santri Tahfidzul Qur'an)
Putra Asrama Putri Asrama

Ketua Dede Wahyu Hidayat Bekasi Ketua Khozinatul Hikmah Bekasi


M. Mahfud Bogor Ririn Septiani Semarang

Sekretaris Fahmi Arifudin Nazar Semarang Sekretaris Selvi Andayani Bekasi

Bendahara Ahmad Abda Zaronja Tangerang Bendahara Muntafsiroh Semarang

Bag. Keamanan Sugianto Bekasi Bag. Ibadah Sarah Syaepiana Tangerang


M. Hamka Jakarta Selatan Suparti Bekasi
Anwar Maulana Bogor Nur Fitri Serang
Aizah Semarang
Bag. Prestasi
& Kegiatan M. Hasan Umar Jakarta Selatan Bag. Kegiatan Laikatussalamah Bekasi
Andi Sulaiman Bogor Omayanti Bogor
Hari Wijyaya Bogor Khoirul Inayah Kalimantan
Fatmawati Serang
Bag. Bahasa & Dede Maryadi Tangerang
Penerangan Rusmayunavi Bogor
Budiman Siregar Riau
Yudi Taqiyudin Bogor

Bag.Pengajaran Rizki Fahrudin Bogor


Cahyono Bengkulu
Samsul Bahri Lubis Medan

Bag. Peribadatan M. Bayu Bekasi


Fahrul Hamam Kalimantan
Abdul Aziz Mubarok Bekasi
Sofian Hadi Jakarta

Bag. Kesehatan Qori Amrullah Bekasi


Nasirudin Fadhilah Jakarta Selatan
Taufik Anwar Garut
[Laporan Nasikun, S.E.]

Serulah kepada jalan Tuhan-mu


dengan Hikmah dan nasihat yang baik,
dan pergaulilah mereka dengan cara yang baik

۳2
SUASANA
HALAL BIHALAL
di Yayasan Darunnajah
S etelah pada tahun 1427 H
dilaksanakan di pesantren
Darunnajah 2 Cipining, tahun
1428 ini Halal bihalal Yayasan Darunnajah
diselenggarakan di pesantren Darunnajah 1
Usman (alumnus Darunnajah Cipining) dan
Usatadz Arif. Selain dihadiri oleh pendiri dan
pimpinan pesantren, turut hadir pula Bapak Drs
H.M. Habib Chirzin (anggota Dewan Nadzir),
dan ketua Kopertais DKI Jakarta.
Jakarta, pada tanggal 28 Oktober 2007. Dalam sambutannya ketua umum
Acara ini dihadiri oleh lebih kurang 800 Yayasan Darunnajah Ustadz H. Saefuddin
orang guru, administratur, dan karyawan Arief, S.H., M.H. menyampaikan rasa
pesantren serta lembaga di bawah naungan syukurnya atas kemajuan yang telah dicapai
Yayasan Darunnajah serta keluarga mereka. oleh pesantren-pesantren di bawah naungan
Alhamdulillah kegiatan berlangsung dengan Yayasan Darunnajah selama ini, terutama dari
penuh keakraban. segi kesejahteraan gurunya. Beliau berkata,
Hal ini tampak pada saat bertemu antara “Kalau dulu untuk menggaji guru saya harus
satu dengan yang lainnya mereka berjabat menjual truk, tetapi saat ini tidak perlu itu
tangan dan saling melempar senyum, baik semua. Keuangan pesantren lebih stabil,
antara sesama guru, pendiri maupun pimpinan bahkan mampu memberikan tunjangan hari
pesantren dan pengurus Yayasan. raya”.
Kegiatan semacam ini merupakan Sedangkan pada acara tausiyah
bertindak sebagai penceramah adalah ustadz
wahana untuk selalu menjalin silaturrahmi,
Drs H. Romli Jawahir, Lc. Beliau banyak
saling memaafkan, beramah tamah, tukar
menyinggung tentang urgensi dan hikmah
pengalaman, dan informasi antara warga satu
m e m p e r b a n y a k s i l a t u r r a h m i . Tu r u t
pesantren dengan pesantren lainnya.
memeriahkan acara ini grup rebana santri
Rombongan dua bus yang datang dari Darunnajah Jakarta yang akan tampil pada
Darunnajah Cipining dipimpin K.H. Jamhari Pospenas mewakili DKI di kota Samarinda.
Abdul Jalal, Lc. Beliau ikut naik bus bersama- Selesai acara pembacaan do'a, seluruh
sama para guru dan keluarga mereka yang hadirin berjabat tangan melingkar, dilanjutkan
berjumlah sekitar 120 orang, dengan seragam dengan makan bersama, sambil menunggu
baju krem dan celana hitam. Rombongan pengumuman doorprize.Seusai pertemuan
bertolak dari Darunnajah 2 Cipining pukul 07.00 rombongan Darunnajah Cipining tidak
WIB. Setibanya di Ulujami pukul 09.30 WIB langsung pulang, melainkan menuju Taman
rombongan disambut oleh beberapa guru Mini Indonesia Indah (TMII) untuk berekreasi.
Darunnajah 1, dan juga oleh guru Darunnajah 3 Rombongan tiba kembali dengan
Serang yang telah tiba terlebih dahulu. selamat di Cipining pada pukul 21.00 WIB.
Acara dipandu oleh Ustadz Bunazar [Laporan Nasikun, S.E.]


Santunan Sosial
Sikap Peduli
S abtu, 10 Ramadhan 1428 H
bertepatan dengan 22
September 2007 merupakan
hari bersejarah bagi segenap santri Niha'i
(kelas VI TMI). Saat itu mereka didampingi
Ustadz Syarqi Ali bekerja sama dengan Biro

Kelas Niha'i Dakwah dan Humas Pesantren


menyelenggarakan kegiatan “Ifthar Jama'i dan
Santunan Sosial”. Dalam kegiatan ini

di Bulan nan Suci terkandung unsur memberi makanan untuk


berbuka kepada orang yang berpuasa serta
menyantuni anak yatim dan dhuafa. Tak ayal
lagi kegiatan ini adalah moment yang tepat
untuk menuai pahala di bulan suci Ramadhan.
Sore itu suasana lapangan basket di
depan masjid jami' terasa begitu semarak. Di
sana sudah dipasang beberapa tenda. Di
bagian depan juga sudah terpasang sebuah
panggung berikut aksesoris dan dekorasinya.
Grup Qasidah Putri kelas Niha'i tampil
menyambut para tamu yang telah hadir dengan
melantunkan shalawat Ahlan Wa Sahlan
Ramadhan, disusul oleh Grup Marawis Putra


dengan lantunan lagu-lagu khas padang pasir itu, para tamu undangan dari Yayasan
yang memanjakan telinga para hadirin. Acara Darunnajah Jakarta, Ustadz Drs. H. Musthofa
ini dihadiri oleh seluruh dewan guru, santri, dan Hadi Chirzin (Pimpinan Pesantren Al-Mansur
karyawan pesantren. Serang), Ustadz Drs. H. Saefullah Kamalie, Lc.,
Waktu semakin sore, dan MC pun M.Hum. (Dosen STAIDA dan Univ. Al-Azhar
membuka acara. Bertindak selaku MC adalah Jakarta), Ustadz H. Abdul Haris Qodir
Ahmad Haryadi dan Raden Rino (keduanya (Sekretaris Yayasan Darunnajah), dan Ustadz
santri kelas Niha'i). Kemudian ayat-ayat suci Al H. Noor Badri, B.B.A (anggota Yayasan
Quran dilantunkan secara duet oleh Asnawi Darunnajah).
dan Khusnul Mubarok (kelas Niha'i). Para tamu Acara selanjutnya adalah sambutan dari
yang hadir tampak khusyu' menyimak. Tampak Kapolsek Cigudeg, disusul kemudian
hadir beberapa pengurus Yayasan Darunnajah penampilan Grup Marawis dan Nasyid Islami
Jakarta, Komandan Koramil Cigudeg, Babinsa Niha'i Putra. Pada saat yang sama segenap
Desa Argapura, Kapolsek Cigudeg, serta para santriwan/ti kelas Niha'i yang tergabung dalam
tokoh Masyarakat dari Kampung Cipining, kepanitiaan tampak membagi-bagikan ta'jil
Lebak Wangi, dan Tipar. Terhitung warga karena waktu berbuka sudah menjelang tiba.
pesantren dan seluruh tamu yang hadir Rangkaian acara kemudian diakhiri dengan
berjumlah 1062 orang. pembacaan doa oleh K.H. Abdul Wahab (tokoh
Laporan ketua panitia yang disampaikan masyarakat kampung Tipar).
oleh Hijrah Syaputra, dilanjutkan dengan Maghrib telah tiba. Segenap tamu yang
sambutan Pimpinan Pesantren. Acara hadir berduyun-duyun ke masjid untuk
berikutnya adalah pemberian santunan secara menunaikan shalat Maghrib berjamaah seusai
simbolis oleh Pimpinan Pesantren kepada anak menikmati ta'jil. Usai shalat acara dilanjutkan
yatim dan kurang mampu sekaligus perfotoan. dengan ramah tamah (makan malam)
Turut memberikan santunan pula saat sekaligus pembagian door prize bagi yang
mampu menjawab pertanyaan dari panitia.
Suasana cukup hidup. Para santri berebut
kesempatan untuk tunjuk jari dan menjawab
pertanyaan yang diajukan. Pada saat itu juga
berlangsung pendistribusian santunan ke
Kampung Cipining dan Lebak Wangi. Santunan
berupa bingkisan berisi pakaian shalat dan
sembako ini didistribusikan oleh panitia dibantu
beberapa ustadz.
Penerima santunan sosial ini terdiri dari
83 anak yatim dan 26 anak keluarga tidak
mampu. Kegiatan ini menelan dana sebesar
Rp. 26.351.500,- . Dana tersebut bersumber
dari Kas kelas Niha'i, TU Pesantren dan para
dermawan.
Secara keseluruhan kegiatan santunan
ini berjalan lancar berkat kerja sama Pesantren
dengan berbagai pihak seperti PT Angkasa
Pura II Cengkareng, Lemigas, PT Pos
Indonesia, dan BAZNAS Pusat Jakarta. Orang
tua/wali santri juga cukup berperan dalam hal
ini, di antaranya keluarga Bapak Badaruddin
(wali Nurdiansyah Kelas Niha'i) dan orang tua
Bustanul Arifin kelas Intensif. [Laporan Imam
Ghozali]


Dan Mereka pun Mengaji …
Pengajian Karyawan lain. Kajian keislaman dibawakan oleh
pimpinan pesantren. Kajian yang dibahas
adalah tentang muamalah yaumiah dengan
Pengajian karyawan ini dilaksanakan acuan Fiqih dan Tauhid, setelah itu dilanjutkan
setiap Kamis siang di gedung sekretariat dengan pembacaan do'a.
pesantren, dipimpin langsung oleh Kepala Biro Ketua forum pengajian tersebut saat ini
Rumah Tangga, Ustadz Mustajab Anwar, adalah Ibu Rohimah (istri Ustadz Mustajab
S.Pd.I. Pengajian ini diikuti oleh 45 orang yang Anwar, S.Pd.I) dan Ibu Sri Purwati (istri ustadz
terdiri dari karyawan bangunan, kebersihan, Katena, S.Pd.I), sedangkan sekretaris
dan kebun. merangkap bendahara Ibu Enok Hasanah (istri
Pengajian diawali dengan membaca Ustadz Faruq Abshori, S.Pd.I).
kalimat thayyibah (tahlil) bersama. Para Dengan adanya pengajian mingguan
karyawan boleh memohonkan do'a kepada ini diharapkan para ibu keluarga dapat lebih
pemimpin tahlil untuk saudara atau sanak famili mendalami dan mengamalkan ajaran Islam
yang sudah meninggal atau sedang sakit. dalam kehidupan sehari-hari mereka, dan
Acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala jalinan silaturahim antara mereka lebih erat dan
Biro Rumah Tangga, disusul kemudian dengan kokoh.
mau'izhah hasanah dari Pimpinan Pesantren.
Biasanya yang dibahas pada pengajian Pengajian Wali Murid RA & MI
karyawan ini adalah Fiqih dan Hadits
berkenaan dengan muamalah yaumiah yang
dilakukan para karyawan. Setelah menyimak Sejak tahun 2004 lalu pengajian ini
apa yang disampaikan oleh pimpinan sudah dimulai. Pelaksanaannya adalah setiap
pesantren, segenap karyawan melaksanakan hari Jum'at pagi. Peserta sampai saat ini
shalat Ashar berjamaah. berjumlah 64 orang terdiri atas orang tua/wali
Meski dalam lingkup kecil, pengajian murid (ibu-ibu) RA dan MI kelas I dan II yang
karyawan ini mempunyai struktur yang jelas, setiap hari mengantar dan menjemput putra-
yaitu Ketua: Kyai Rodi, Kyai Pawi, Karso, dan putri mereka.
Juweni, Bagian Kesejahteraan: H. Sholihin. Kajian yang disampaikan oleh
Harapan dari pelaksanaan pengajian ini pimpinan pesantren pada pengajian ini lebih
adalah agar terjalin ukhuwah islamiyah yang mengarah kepada cara islami dalam mendidik
kuat antarkaryawan dan antara karyawan anak, termasuk pula cara menyikapi anak yang
dengan pihak pesantren, menyamakan bandel. Pimpinan pesantren juga menggelar
persepsi para karyawan terhadap pesantren, door prize. Bagi yang beruntung akan
peningkatan etos kerja dan kinerja. mendapatkan satu set mukena yang dibeli
menggunakan kumpulan uang yang mereka
Pengajian Ibu Keluarga (Istri Guru) sedekahkan. Alhasil, mereka pun kian antusias
mengikuti pengajian ini, mereka juga aktif
mengajukan pertanyaan dalam setiap
Pengajian untuk ibu keluarga sudah kesempatan.
lama dimulai, terhitung sejak tahun 2004 lalu. Ketua forum ini adalah Ibu Yuyun
Pelaksanaannya adalah setiap hari Selasa Yuningsih (ibu Nabila Irawan, murid RA asal
sore, pukul 16.00 s.d 17.30 WIB. Pesertanya Bolang), dan wakilnya adalah Ibu Ating Suryati
adalah para istri guru yang kini berjumlah 21 (ibu Ajeng, murid RA asal Bolang). Pengajian ini
orang. cukup efektif menambah pengetahuan agama
Sebelum pengajian dimulai, terlebih dan membina silaturahim antarorang tua/wali
dahulu mereka membaca shalawat bersama murid dan antara orang tua dengan pesantren.
sambil menunggu kedatangan anggota yang [Laporan Imam Ghozali]


S udah satu tahun tepat
Ya y a s a n D a r u n n a j a h
mengadakan Family
Gathering Perdana di objek wisata Waduk Jati
Luhur pada tanggal 3 Juli 2006 lalu. Setelah
dirasakan adanya efek poisitif dari kegiatan
tersebut (yaitu terjalinnya ukhuwwah imaniyah,
ta'arruf dan ma'iyyah di antara anshor ma'had di
bawah Yayasan Darunnajah), pada Senin, 3
Juli 2007 kembali diselenggarakan acara yang

Cipining
Juara Lomba Tarik Tambang
dengan support penuh dari Pak Kiai, berbaur
dalam lomba tersebut. Hasilnya pun tidak

Darunnajah Family Gathering


mengecewakan. Regu Darunnajah Cipining
memenangi lomba tarik tambang (putra) dan
Juara 1 lomba pakai sandal bakiak secara
sama. Kini tempat yang dipilih adalah hotel bersama-sama (putri).
Patra Beach Anyer Banten. Untuk memeriahkan suasana, digelar
Dengan mengendarai 2 bus, para guru pula live music nasyid Islami, dangdut, pop,
Darunnajah Cipining beserta keluarga hingga rock. Pada kesempatan ini salah
berangkat, melalui jalur Jasinga, Pandeglang, seorang guru Darunnajah Cipining yang
Cilegon, hingga sampai tujuan dengan selamat. enggan disebut namanya, ikut menyanyikan
Sesampainya di tempat, rombongan sebuah lagu pop dan para pengunjung yang
yang diketuai Ustadz Faruq Abshori, S.Pd.I. ini sedang menikmati makan siangnya seperti ada
disambut dengan ucapan 'ahlan wa sahlan' yang mengomando, mereka memberikan
oleh MC, Ustadz Bunasar Utsman (alumnus respon yang hangat. Seusai Zhuhur agenda
dilanjutkan dengan permainan sepak bola
Darunnajah Cipining yang sedang khidmah di
Darunnajah II Cipining versus Al-Mansur
Darunnajah Jakarta) dan rombongan lain dari
(Darunnajah III) Serang. Disini Darunnjah
Darunnajah Jakarta dan Al-Mansur Serang
Cipining menunjukkan kebolehannya, dengan
yang jumlahnya mencapai hampir 600 orang memenangi friendly match tersebut dengan
lebih. Mereka telah lebih dahulu sampai dan mencetak beberapa gol. Di tempat lain,
sedang mengadakan aneka lomba. Segera tepatnya di pinggir pantai, sebagian guru
saja asatidz dan ustadzat Darunnajah Cipining, bersama keluarga tampak asyik bermain pasir,
berlari-lari atau berjalan santai, sebagian
lainnya berenang dan mengendarai banana
boat atau speed boat.
Menjelang Maghrib rombongan
kembali menuju 'medan jihad' mereka di
Darunnajah Cipining. Meskipun terlihat cukup
lelah, namun dari air muka mereka tercermin
sebuah kepuasan dan kegembiraan.
Diharapkan setelah mengadakan
silaturrahmi sekaligus refreshing ini, mereka
akan mempunyai semangat baru dalam
melaksanakan aktifitas keummatan via
pendidikan pada tahun ajaran 2007-2008.
[Laporan Muhlisin, S.H.I]


Idul Adha
Mendidik Umat
Menjadi Khalilullah dan Hamba Yang Mukhlis


H
“Hari ini kita kembali diingatkan dengan
keteladanan seorang hamba yang sangat
mencintai dan dicintai Allah sehingga
mendapat gelar Khalilullah (kekasih Allah)
yaitu Nabi Ibrahim as. Kita juga mendapat
gambaran pengejawantahan keihklasan
yang sangat murni, yang diperankan oleh
Nabi Ismail as. Salah satu manasik haji
adalah thawaf (mengelilingi ka'bah 7 kali).
Hal ini mengisyaratkan loyalitas dan
ketaatan yang tinggi, sebagaimana bulan
mengelilingi bumi, bumi mengelilingi
matahari, dan semua tata surya secara
bersama-sama megeliling Arsy….”
Demikian kutipan khutbah Idul Adha
yang disampaikan oleh Ustadz Nasihun
Sugik, S.E., pada 10 Dzul Hijjah 1428 H di
masjid Jami' Darunnajah.
Pelaksanaan Sholat Idul Adha
diimami oleh KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc,
dan dihadiri oleh segenap warga
pesantren dan masyarakat sekitar.
Dua hari sebelumya, meskipun
masih dalam suasana ujian, para santri,
guru dan warga Darunnajah Cipining
melakukan puasa Tarwiyyah dan Arafah.
Pada malam 10 Dzulhijjah suasana
pesantren tampak semarak oleh riuh
rendah takbir, dipimpin oleh pembimbing
bagian ibadah, Ustadz Syarqi Suganda
Sa'in.
Kumandang takbir ini terus
berlangsung setiap usai sholat 5 waktu
sampai akhir hari tasyriq.
Pada tahun ini, jumlah hewan yang
diamanatkan kepada panitia qurban yang
diketuai oleh Ustadz Muhammad
Nurrohman Archamuni, mencapai 34 ekor
dengan rincian sebagai berikut:


Daftar Penyalur Hewan Qurban

Daging qurban tersebut, menurut Ustadz Mujiyanto selaku bagian distribusi, dibagikan kepada
180 mustahiq yang terdiri dari guru-guru berkeluarga, tetangga pesantren, karyawan dan warga
dhuafa di empat RT di sekitar Darunnajah Cipining. Masing-masing mustahiq mendapat 6 ons daging.
Selebihnya daging qurban juga dikonsumsi oleh para santri dan guru di asrama yang berjumlah lebih
dari 500 orang. Semoga Allah swt berkenan menerima ibadah qurban, shadaqah dan aqiqah para
muhsinin. Amin… [Laporan Muhlisin, S.H.I.]

٤٠
Rumah Tangga
Biro Rumah Tangga (BRT) pesantren
Semakin Giat Berlatih secara terus menerus mengadakan
pembenahan dan penambahan inventaris dan
dengan infrastruktur pesantren. Baru-baru ini BRT telah
Tambahan Lapangan Olah Raga merehab lantai kamar mandi putri yang semula
menggunakan ubin biasa sekarang telah
menggunakan keramik secara total, untuk
Hobi berolahraga memang dominan di memberikan rasa nyaman bagi para
kalangan santri Darunnajah Cipining, sekaligus penggunanya.
sebagai ajang refreshing, guna menghilangkan
rasa bosan setelah seharian belajar di kelas Unit Gedung Baru Pesantren
dan juga berbagai aktivitas lainnya.
Siap Huni
Selain merehab kamar mandi putri, BRT
saat ini sedang membangun kamar mandi putra
yang berlokasi di bawah kantor Organisasi
Santri Darunnajah Cipining (OSDC) putra,
asrama unit 4. Pembangunan yang dimulai
pada bulan Nopember 2007 lalu itu kini sudah
mencapai 80%. Kamar mandi ini memiliki 14
ruang, masing-masing dilengkapi dengan
shower seperti kamar mandi santri putri. Kamar
mandi ini menambah kamar mandi yang telah
ada, dengan harapan dapat mengurangi waktu
antrean santri ketika hendak mandi.
Di sisi lain BRT juga sedang membangun
gedung baru di samping gedung waserda
putra. Lantai atas gedung ini rencananya akan
dipergunakan sebagai ruko yang berfungsi
sebagai ruang penerimaan tamu santri putra,
kantin khusus tamu, penjahit (tailor), dan
Di samping untuk menjaga kesehatan pangkas rambut (barber shop). Adapun
tubuh, olahraga juga dijadikan ajang menggali basement (lantai dasar)nya akan digunakan
prestasi bagi santri. Sehingga sewaktu sebagai dapur khusus dan gudang. Bangunan
diperlukan untuk berlomba para santri telah yang dimulai pengerjaannya akhir November
siap untuk berprestasi. lalu itu ditargetkan dapat diselesaikan bulan
Berpijak dari cara berpikir di atas, Februari 2008.
sangatlah perlu tersedia fasilitas yang Proyek pembangunan selanjutnya
m e m a d a i antara lain membuat jalan khusus dari ruang
untuk santri berlatih olahraga. Oleh karena itu tamu ke masjid, membuat lapangan bola voli di
pesantren terus berusaha melengkapi belakang masjid jami', dan menyelesaikan
prasarana dan sarana dimaksud. pembangunan gedung perkantoran di kampus 2.
Saat ini pesantren sedang membangun [Laporan Muhrizal S]
lapanganbulu tangkis dan sepak takraw yang
terletakdi depan halaman masjid, melengkapi
beberapa fasilitas yang telah ada, seperti
lapangan sepak bola, lapangan bola basket,
dan tenis meja.
Kedua lapangan itu dibangun sejak
bulan Juli lalu, dan kini sudah dapat digunakan.
Dengan semakin lengkapnya sarana tersebut,
tampak para santri juga semakin giat
berolahraga. [Laporan Muhrizal S].

41
Rumah Tangga

Lebih Semangat Bertugas Kepala Biro Usaha Mengikuti


Dengan Rumah Dinas Baru Lokakarya Tentang Kemandirian
Pesantren

A wal Juli lalu biro


rumahtangga (BRT)
pesantren mulai membangun
dua unit rumah dinas guru. Rumah yang baru
saja selesai sebulan lalu itu kini sudah ditempati
K epala Biro Usaha pesantren
Darunnajah Cipining, Ustadz
Trimo, S.Ag, telah mengikuti
lokakarya tingkat nasional yang membahas
tentang urgensi pesantren dalam 'tafaquh
oleh keluarga Ustadz Trimo, S.Ag. dan Ustadz fiddin' dan kemandirian pesantren. Dalam
Kamilin, berdampingan dengan rumah Ustadz lokakarya ini, dipaparkan tentang kebijakan
pemerintah terhadap pesantren yang
Achmad Rosichin, S.Pd.I yang sudah berdiri disampaikan oleh Sekretaris Menteri Pertanian
tiga tahun lebih dahulu. dan penjelasan UU Sisdiknas & Kedudukan
Alasan pembangunan rumah dinas Pesantren di Indonesia oleh Kepala Bidang
tersebut antara lain adalah bertambahnya Pendidikan Diniyah dan Pesantren.
jumlah santri putri sehingga perlu menambah Lokakarya yang diprakarsai oleh
unit asrama dan kelas. Ustadz Trimo, S.Ag. dan Puslitbang Departemen Agama bekerja sama
dengan PP Darul Falah Bogor ini dilaksanakan
Ustadz Kamilin sebelumnya menempati rumah selama 4 hari (16 s.d 19 Desember 2007),
yang sebenarnya ruang kelas atau kamar. diikuti oleh utusan dari 80 pesantren di Jawa,
Untuk itu dengan telah dibangunnya dua unit Sumatra, Sulawesi, dan Kalimantan. Dalam
rumah tersebut, kedua ruang tadi dikembalikan kesempatan itu pula, Bank Muamalat Indonesia
ke fungsi sebagai kamar santri dan tempat melakukan presentasi berkaitan dengan
penerimaan tamu santri putri. rekanannya dengan Departemen Agama
Dengan bertambahnya ruang kini dalam pendampingan ekonomi pesantren.
Adapun point-point lain yang dihasilkan
asrama santri putri menjadi lebih longgar dan dalam lokakarya tersebut adalah: (1) Pada
nyaman, begitu pula dengan ustadznya umumnya Pesantren telah memiliki asas
(karena telah menempati rumah yang secara kemandirian semenjak awal pendiriannya; (2)
fungsional permanen). Alhasil semoga saja Ada 3 (tiga) pesantren yang akan menjadi pilar
dengan menempati rumah dinas baru ini kedua projek model pendampingan di seluruh
keluarga anshar al-ma'had tersebut dapat Indonesia; dan (3) Sepulang dari pesantren,
diharapkan santri telah mampu dan terampil
memperoleh ketentraman dan kebahagiaan di hidup di masyarakat, selain tafaquh fiddin, juga
bawah lindungan dan ridha Allah. Amin ... tangguh dalam ekonomi. [Laporan M. Musta'in,
[Laporan Muhrizal S] S.E.]

42
Penggalian Dana

Jasa Penggergajian Darunnajah


Menjual Kayu Aneka Ukuran

S emangat santri yang begitu


tinggi untuk belajar komputer
tersebut telah menggugah

U nit usaha penggergajian kayu


pesantren Darunnajah
Cipining sudah berusia
setahun lebih. Unit usaha ini bukan hanya
mengolah kayu yang berasal dan digunakan
pimpinan pesantren untuk membuka usaha
rental computer. Dan akhirnya pada
pertengahan tahun 2006 dibukalah unit usaha
ini.
Adanya jasa rental komputer ternyata
oleh pesantren Darunnajah, tetapi juga kayu menambah semangat santri untuk belajar.
dari luar hutan pesantren, baik yang dibeli Mereka berbondong-bondong mengunjungi
sendiri maupun mereka yang menggunakan lokasi rental, baik sekadar untuk mengulangi
jasa penggergajian. pelajaran yang telah didapat di sekolah
Selain itu kini pesantren Darunnajah juga maupun untuk keperluan organisasi santri
menjual kayu berbagai ukuran mulai dari kaso, semacam membuat surat, kartu anggota dan
papan, sampai ukuran yang biasa dipakai untuk lainnya. Ustadz Nursodik selaku penanggung
membuat kusen. Pembelian dapat dilakukan jawab unit usaha rental komputer menyatakan
dengan cara datang langsung ke pesantren k e p a d a WA R D A N , p i h a k n y a s a m p a i
atau memesan. Sudah beberapa kali bagian kewalahan melayani santri.
penjualan mengirim kayu ke Parung, Serpong, Tingginya minat santri menggunakan
dan lainnya. Kapasitas produksi per harinya jasa ini mendorong biro usaha untuk
mencapai 6-7 kubik kayu hasil gergaji. menambah jumlah komputer. Beberapa
Bagi pembaca yang ingin memesan minggu telah dibeli sebanyak 4 unit, sehingga
kayu, dapat datang langsung ke pessantren saat ini jumlah keseluruhan berjumlah 8 unit
Darunnajah Cipining. [Laporan Syarqi]. komputer (4 unit di lokasi putra, dan 4 unit di
lokasi putri). [Laporan Syarqi]

Rental Komputer Percepat Santri


Kuasai Komputer

A ntusiasme santri Darunnajah


Cipining untuk bisa
menguasai teknologi
informasi khususnya komputer tenyata sangat
tinggi. Hal ini terlihat pada saat jam praktik
untuk pelajaran TIK, para santri sampai
berlarian untuk segera masuk ruang
labolatorium.

43
Administrasi & Keuangan
sekaligus mendampingi utusan DNC dalam

Biro penyusunan RAPB tahun pelajaran


2008–2009.

Sistem pembayaran santri


Keuangan Pesantren dalam rangka memudahkan
para orang tua/wali santri untuk melakukan
transaksi pembayaran selalu berusaha
Peranan dan fungsi biro keuangan di memberikan yang terbaik dalam pelayanan, di
Pesantren Darunnajah Cipining tak kalah antaranya dalam hal pembayaran iuran santri.
dibanding dengan biro-biro lain. Semua Berkenaan dengan hal tersebut, maka biro
transaksi keuangan tertampung di biro ini. keuangan memberikan alternatif pembayaran
Dengan kebijakan yang semacam ini santri dengan cara sebagai berikut:
diharapkan tertananm rasa kebersamaan di a. Orang tua/wali santri membayar langsung
antara pengurus pesantren. Hal ini dilakukan ke Kantor TU Keuangan di Pesantren;
dengan maksud agar adanya pemerataan dan b. Mengirim uang sejumlah ketentuan yang
keberkahan yang akan dituai sebagai balasan harus dibayarkan via wesel pos dengan
keikhlasan dalam menjalankan amanat yang mencantumkan nama santri dan kelasnya
suci ini. serta keterangan pembayaran;
Dengan sistem yang semacam ini c. Mentransfer dana dimaksud via bank BNI
diharapkan akan terwujud pemerataan dan Cabang Bogor a.n Pesantren Darunnajah
keadilan serta adanya subsidi silang di antara Cipining No Rek. 3892167, dengan
satu biro dengan biro lainnya. menunjukkan bukti transfer ke Kantor TU
Keuangan atau konfirmasi kepada:
1. Ustadz M. Muddatsir, S.H.I.,
THR dan Bingkisan No HP 081 311 206 287
Alhamdulillah, pada tahun ini pula 2. Ustadzah Tresna Amalia, A.Ma.Pd,
pesantren dapat ikut berbagi kebahagiaan No HP 081 318 914 104
dengan keluarga besarnya dalam 3. Ustadz Ismail Amin,
merayakan hari Idul Fitri 1428 H. Hal itu No HP 081 806 556 856
diwujudkan dengan membagikan bingkisan [Laporan M Muddatsir, S.H.I.]
kepada para guru (mujahid) pesantren, baik

Administratur Darunnajah
yang sudah berkeluarga maupun yang
belum. Bagi guru yang sudah berkeluarga

Ikuti Bimbingan
dibagikan sembako. Adapun guru putra
yang belum berkeluarga diberi baju dan

Teknis Bendahara BOS


sarung, sedangkan guru putri diberi jilbab
dan baju seragam.

Dana Bantuan Operasional Sekolah


Rapat RAPBS (BOS) merupakan wujud perhatian pemerintah
Belum lama ini ust M. Muddatsir, S.H.I. dalam meningkatkan mutu pendidikan
dan Ustadzah Tresna Amalia, A.Ma.Pd. nasional. Dengan hadirnya BOS, anak-anak
mengikuti rapat RAPB pesantren bagi dari keluarga kurang mampu tidak perlu lagi
seluruh pesantren dan lembaga di bawah memendam impiannya untuk dapat bergabung
Yayasan Darunnajah. Kegiatan ini menjadi anak sekolahan. Biaya sekolah untuk
dilaksanakan di Villa Darunnajah Cipanas pendidikan dasar sembilan tahun (SD, MI dan
puncak (depan Taman Bunga Nusantara). SMP, MTs) kini ditanggung oleh pemerintah
Dalam acara tersebut K.H. Jamhari lewat dana BOS tersebut.
Abdul Jalal, Lc. memberikan sambutan Namun dalam pelaksanaannya

44
Administrasi & Keuangan
penyaluran dan penggunaan dana BOS Penyaluran Dana BOS oleh Tim Asistensi
banyak dijumpai hal-hal yang kurang sesuai Kantor Pos Kab. Bogor, Pembuatan Buku Kas
dengan aturan baku pemerintah, di antaranya: Umum, Bukti-bukti Kas dan Pendukung,
penggelembungan jumlah penerima dana Simulasi Komprehensif Pembukuan oleh Tim
BOS, pengelolaan dana BOS yang belum tepat Manajemen BOS Kab. Bogor.
sasaran, pelaporan yang tidak tepat waktu, dan Pada hari terakhir, diadakan simulasi
lainnya. Disinyalir sebagian besar sekolah pertanggungjawaban BOS oleh Tim Asistensi
penerima dana BOS di Kabupaten Bogor belum BPKP Prop. Jawa Barat. Di akhir pelatihan
menguasai betul teknis pengelolaannya, diadakan evaluasi terhadap para peserta, baik
karena berbagai pelatihan pengelolaan dana secara lisan maupun tulisan.
BOS yang selama ini diselenggarakan oleh Diharapkan setelah mengikuti kegiatan
pihak terkait dirasa kurang efektif dan tidak ini, sekolah–sekolah di Kabupaten Bogor
aplikatif. menguasai teknis pengelolaan BOS
Untuk itu, Tim Manajemen BOS yang (perencanaan, pelaksanaan, pelaporan
terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan, Kepala keuangan, perpajakan, dan pembukuan)
Kantor Departemen Agama dan Manajer BOS dengan sebaik-baiknya. [Laporan Imam
Kabupaten Bogor baru-baru ini telah Ghozali]
menyelenggarakan “Bimbingan Teknis (Bintek)
Bendahara BOS se-Kabupaten Bogor” di Hotel
Mars, Hotel Ciliwung, dan Hotel Indra Jaya
Cipayung Bogor.
Terkait dengan kegiatan ini tiga orang
administratur pesantren ikut ambil bagian
sebagai peserta, yaitu:
· Ustadz Imam Ghozali (Bendahara MI), 17 Struktur Biro Keuangan
s.d 19 Nopember 2007 (gelombang VII), di Pesantren Darunnajah Cipining
Hotel Mars Cipayung Bogor.
· Usth. Tresna Amalia, A.Ma.Pd. (Bendahara Kepala Biro
MTs), 19 s.d 21 Nopember 2007 Ismail Amin
(gelombang VIII), di Hotel Mars Cipayung
Bogor. Waka. Biro/Bag. Keuangan
· Ustadz Mukhammad Muddatsir S.H.I. M. Muddatsir
(Bendahara SMP), 21 s.d 23 Nopember
2007 (gelombang IX) di Hotel Ciliwung Bag. Akuntansi
Cipayung Bogor. Tresna Amalia
Rangkaian acara kegiatan ini cukup
padat, mulai dari pagi, siang, sore, hingga TU Keuangan Mts.
malam hari. dan MA Non Asrama
Melalui kegiatan ini para peserta Ahmad Idris
dibekali materi–materi berkenaan dengan
pengelolaan dana BOS, antara lain TU Keuangan MI
Juknis/Juklak BOS dan Permasalahan Umum Zainal Muttaqin
yang sering terjadi; Implementasi RAPBS
dalam Realisasi; dan Tata Cara Administrasi TU RA/TK
Pertanggungjawaban BOS. Materi-materi ini Musyarofah
disampaikan oleh Tim Asistensi BPKP Propinsi
Jawa Barat. TU Keuangan SMP
Pada hari keduanya, peserta dibekali Enok Putriana
materi sebagai berikut: Perpajakan oleh Tim
Asistensi BPKP Prop. Jawa Barat, Kajian
Kasus BOS dan Tindakan Kuratif oleh Tim
Asistensi Bawasda Kab. Bogor, Tata Cara

45
Keluarga Besar
Pesantren Darunnajah Cipining
mengucapkan

Selamat Tahun Baru Hijriyah


1 Muharram 1429 H

Semoga Allah menjadikan tahun ini


lebih baik dari tahun sebelumnya.
Amin.

Redaktur Wardan

46
um n i

Halalbihalal
Alumni Jawa Tengah:
Ajang Nostalgia Alumni Kader

A lumni kader (Ashabunnajah)


TMI Darunnajah Cipining
terhitung dari angkatan
perdana hingga sekarang ini berjumlah 113
orang. Sebagian dari mereka telah kembali ke
semangat, bahan ada yang lucu. Dengan
begini alumni baru pun menjadi lebih mengenal
senior-senior mereka.
Tak terasa waktu shalat Zhuhur telah
tiba. Acara pun dihentikan sementara untuk
kampung halaman untuk membangun dan melaksanakan shalat berjamaah. Selanjutnya
mengembangkan tanah kelahiran masing- adalah ramah tamah. Nuansa keakraban dan
masing. Sebagian lain ada yang aktif di kekeluargaan tampak jelas sekali siang itu.
lembaga pendidikan, dunia marketing, serta Sebagian alumni membawa serta istri dan anak
sebagian lagi masih bertahan masing-masing. Tamu yang hadir di antaranya
mengembangkan diri di Darunnajah Cipining, adalah dewan guru, santri ashabunnajah dan
almamater tercinta. Dari jumlah alumni kader sejumlah karyawan asal Jawa Tengah.
yang cukup besar dan dengan aktifitas mereka Sebelum acara berakhir, Bapak
yang beragam tersebut, sangat sedikit sekali Sudiyono (asal Weleri) yang selama ini aktif
tersedia waktu untuk sekedar berjumpa dan urun rembug dalam hal pengkaderan
bertukar pengalaman dengan sesama alumni. menyampaikan sambutan dan motivasi kepada
Membaca hal ini, Biro Pengkaderan alumni yang hadir saat itu. Intisari sambutan
Pesantren Darunnajah berinisiatif beliau adalah bahwa kader Darunnajah
menyelenggarakan kegiatan Halalbihalal hendaknya senantiasa menyelami falsafah
Konsulat Jawa Tengah di rumah Ustadz Ahmad lagu Himne Pondok, terutama dalam
penggalan “Wahai Pondok tempatku, laksana
Abdullah Khuseini, Parakan Sebaran,
ibu kandungku”. Artinya adalah, alumni kader
Pageruyung, Kendal pada hari Kamis, 6
yang tinggal di Darunnajah Cipining harus
Syawwal 1428 H bertepatan dengan 18
disiplin, gigih, dan pantang menyerah dalam
Oktober 2007. Acara ini dirasa sangat tepat,
mengembangkan serta memajukan almamater
mengingat sebagian besar alumni kader tercinta. Dan bagi alumni yang tinggal di luar
memang berasal dari Jawa Tengah. berarti harus mampu mikul dhuwur, mendhem
Acara diawali dengan sambutan jero, menjaga dan mengharumkan nama
Pimpinan Pesantren Darunnajah. Beliau Darunnajah Cipining.
mengutarakan bahwa alumni kader harus Usai menyimak sambutan dan motivasi
“tetap hidup” di mana pun ia berada. tersebut, acara diisi dengan pemilihan
Maksudnya adalah alumni kader hendaknya Koordinator Konsulat Jawa Tengah. Formasi
senantiasa berbakti dan berkarya dalam kepengurusannya adalah double person
dakwah baik di almamater sendiri (Darunnajah sehingga alumni kader yang tinggal di wilayah
Cipining), di lembaga pendidikan, ataupun di Jawa Tengah tetap terkoordinir sebagaimana
bidang yang lain. Alumni kader juga diharapkan alumni yang ada di Darunnajah Cipining.
mempunyai program yang jelas sehingga tetap Terpilih sebagai ketua adalah Ustadz Romanto
bersatu padu menjalin silaturrahim. Pribadi S.Pd.I (Weleri) dan Ustadz Muhlisin
Usai sambutan pimpinan pesantren, Muhtarom S.H.I. (Darunnajah Cipining),
acara dilanjutkan dengan introduksi profil sekretaris Zuhri M. Thoha dan Amin Songgirin
alumni angkatan-angkatan awal untuk S.H.I, bendahara Ustadz Ali Najib Al-Hafidz dan
diketahui apa dan sejauh mana kiprah mereka Ustadz Ahmad Idris. Dengan tersusunnya
di tempat tinggal masing-masing. Hal ini kepengurusan tadi, ke depannya diharapkan
bertujuan untuk memberikan motivasi kepada ada program-program yang
alumni yang lain dalam berjuang di “dunia”nya berkesinambungan sehingga terjalin
masing-masing. Banyak sekali pengalaman silaturahmi yang kuat antaralumni. (Laporan
yang disampaikan dari yang menggugah Imam Ghozali).

47
um n i

Berkenaan dengan realisasi orientasi


Siswa MA Nonasrama Lakukan itulah, MA Darunnajah Cipining mencoba
melakukan riset lapangan terhadap kiprah
Riset Terhadap Alumni alumni Darunnajah Cipining nonsarama. Riset
dilakukan oleh seluruh siswa-siswi MA di
“Sebaik-baik manusia ialah yang paling bawah bimbingan Ustadz Muhammad Mustain,
S.E, dengan teknik wawancara kepada
bermanfaat bagi manusia yang lain”
keluarga alumni pada tanggal 2 s.d. 3
September 2007.
Sampai tahun 2007 ini, MA Sampel penelitian berjumlah 314 terdiri
Darunnajah telah meluluskan 8 angkatan santri atas alumni MA, MTs dan SMP. Riset dilakukan
TMI non asrama dengan jumlah + 250 orang. berdasarkan asal tempat tinggal. Berikut
Angka tersebut dirasa cukup besar sebagai adalah tabel data hasil riset.
bukti kepercayaan masyarakat sekitar Hasil riset akan dijadikan modal utama
terhadap Darunnajah Cipining. penetapan strategi selanjutnya dalam
Sebagai pesantren, Darunnajah manajemen pendidikan serta pengajaran di
Cipining bersifat social oriented. Dalam pesantren Darunnajah Cipining, untuk jangka
realisasinya, Darunnajah selalu berupaya pendek dan jangka panjang. Dengan begitu,
membekali santrinya dengan berbagai disiplin diharapkan, Darunnajah melahirkan alumni
ilmu, kegiatan, dan keterampilan yang memang yang cerdas secara emosional, spiritual, dan
dibutuhkan dalam masyarakat, karena pada intelektual, serta dapat mengaplikasikan
akhirnya alumni akan kembali ke masyarakat semuanya itu dalam bermasyarakat. Amien.
luas. [Laporan Ella Khulashoh, S.Sos.]

Tabel Hasil Riset Alumni Nonasrama Tahun 2007

Sumber:Data primer
* Alumni putra
** Peringatan Hari-hari Besar Islam

Hasil riset akan dijadikan modal utama penetapan strategi selanjutnya dalam manajemen
pendidikan serta pengajaran di pesantren Darunnajah Cipining, untuk jangka pendek dan jangka
panjang.,Dengan begitu, diharapkan, Darunnajah melahirkan alumni yang cerdas secara emotional,
spiritual (SQ), dan intelektual, serta dapat mengaplikasikan semuanya itu dalam bermasyarakat.
Amien. [Laporan Ella Khulashoh, S.Sos.I]

48
um n i

Sapa Alumni
kereta api. Waktu tempuh Kairo ke Mansoura
sekitar 2 jam.
Secara umum transportasi di Mesir
terbilang lancar (tidak macet) dan jalannya
y a n g r e l a t i f l u r u s .
Perjalanan tiga tahun di negri Nabi Musa ini
sungguh terasa sangat cepat. Padahal waktu
yang cukup lama tersebut tidak berbanding
lurus dengan ilmu dan pengetahuan yang
didapat.
Mesir banyak memberikan peluang dan
fasilitas keilmuan seperti majlis-majlis ilmu
yang bertebaran di mesjid maupun kitab-kitab
Pengantar Redaksi: rujukan baik itu turats maupun kontemporer
yang memenuhi toko buku dan perpustakaan.
Redaksi Wardan menerima dua surat (e- Begitu juga Universitas Al- Azhar sebagai
mail) dari alumni yang sedang belajar di Al- benteng peradaban Islam yang tidak henti-
Azhar, Kairo Mesir. Sekalipun sudah beberapa hentinya menyiarkan agama dengan
kali berita dari Mesir dimuat, ada baiknya kita “menampung” seluruh mahasiswa yang datang
simak lagi, karena kali ini agak berbeda. dari berbagai penjuru dunia untuk dididik
Insyaallah ada manfaat yang bisa kita menjadi ulama yang berjuang demi tegaknya
ambil darinya. kalimat Laa ilaha illallah dengan penuh
Berikut tulisan mereka secara lengkap kesabaran dan keiklasan.
(setelah mengalami sedikit koreksi dan Sering sekali mahasiswa di sini
suntingan oleh redaksi). mendengar pesan dari para senior mereka,
“jangan sampai anda seperti ayam yang mati
dalam lumbung padi”. Ini artinya, jangan

S urat dari Zayyan H.


Alhamdulilah dengan penuh rasa syukur
sampai mahasiswa Kairo yang hidup ditengah-
tengah limpahan ilmu tapi dirinya miskin akan
ilmu.
Saat-saat seperti sekarang ini, saya
dan bahagia, tahun ini saya memasuki tahun sering merenung, kalau ditakdirkan kuliah saya
keempat berada di Mesir. Saya sudah duduk di tahun ini selesai, apa yang akan saya bawa ke
tingkat akhir jurusan Tafsir Fakultas Ushuludin Indonesia, apa yang akan saya sampaikan ke
Universitas Al-Azhar cabang Mansoura. masyarakat nanti, siapkah saya menjawab
Semoga tahun ini saya bisa menyelesaikan pertanyaan masyarakat kelak, sudahkah siap
k u l i a h S 1 d e n g a n b a i k . mendakwahkan Islam padahal ilmu saya masih
Mansoura adalah salah satu kota yang cukup minim dan terbatas dan masih banyak
indah, terletak 126 km dari ibukota Kairo. pertanyaan yang selau menghantui diri ini.
Tidaklah sulit untuk mencapai kota ini, Saya yakin perasaan-perasaan seperti ini
karena banyak fasilitas transportasi, baik dirasakan pula oleh kawan-kawan yang hendak
berupa bus, tramco (sejenis angkot) maupun pulang ke Indonesia.

49
um n i

Oleh karenanya, saya selalu kelasnya dan selalu memberikan motivasi agar
menyempatkan diri bertanya dan berdialog bisa sukses studi di Mesir ini.
dengan kawan-kawan yang habis Pada bulan Ramadhan dan Syawal yang
pulang/berlibur dari Indonesia untuk lalu diadakan acara buka puasa bersama dan
mengetahui perkembangan mutakhir kondisi halal bihalal. Pada saat kumpul tersebut, tidak
tanah air dan bekal-bekal apa yang harus lupa kami selalu berdiskusi dan
dipersiapkan. bermusyawarah mengenai kontribusi apa yang
Dan hampir bisa disimpulkan, rata-rata harus diberikan alumni Darunnajah Cipining
mereka berpesan untuk selalu memanfaatkan yang sedang belajar di Mesir demi kemajuan
waktu sebaik mungkin, banyak membaca agar dan kemaslahatan pesantren almamater
berwawasan luas demi menghadapi tercinta.
heterogonitas keagamaan masyarakat Akhirnya, saya pribadi dan umumnya
Indonesia. alumni Darunnajah Cipining selalu mohon doa
Belajar di Al-Azhar membutuhkan dan motivasi dari seluruh keluarga besar
beberapa bekal kemampuan, khususnya Pesantren Darunnajah Cipining demi
penguasaan bahasa Arab. Karena semua mata kelancaran dan kesuksesan studi dan hidup di
kuliah di sini diajarkan dengan bahasa Arab, masa yang akan datang.
kecuali mata kuliah bahasa Inggris, tentunya. Kami di sini juga tidak lupa berdoa untuk
Saya pribadi sangat bersyukur bisa kesehatan Pak Kyai, dewan guru, santri dan
nyantri di Darunnjah Cipining yang telah untuk kemajuan Pesantren.
membiasakan para santrinya untuk berbahasa
Arab, baik lisan maupun tulisan. Pelajaran
Muthalaah yang dulu sering menyulitkan Sekilas tentang Mansoura
ternyata manfaatnya baru bisa dirasakan
setelah berada di Mesir. Begitu juga kebiasaan
Mansuora adalah sebuah provinsi yang
menghafal seperti Mahfudzat dan Ibadah
indah. Sungai Nil mengalir tepat di jantung kota,
Amaliyah telah menjadikan diri saya terbiasa
penduduknya masih sangat ramah, biaya
menghapal teks-teks Arab, yang itu semuanya
kehidupan di sini relatif murah, tempat tinggal
sangat membantu kesuksesan studi di Mesir.
mahasiswa Indonesia dekat dengan kuliah dan
Tahun ini ada 4 orang alumni Darunnjah
angkutan bisa didapat dengan mudah. Jarak
Cipining yang duduk di tingkat akhir, yaitu
antara Kairo dan Mansoura sekitar 126 km, bisa
Heriyanto (jurusan Syariah Islamiyah), Guntara
ditempuh menggunakan tramco selama 2 atau
(jurusan Hadits), Nurakhyari (jurusan Dakwah)
2 setengah jam.
dan saya sendiri (jurusan Tafsir).
Kebanyakan mahasiswa Indonesia lebih
Semoga mereka semua bisa lulus
memilih kuliah di Kairo dibandingkan
dengan predikat memuaskan (mumtaz).
Mansoura, Thanta, Zagazig atau Tafahna.
Pada tahun kemarin, Sholehudin (Alumnus
Pertimbangan mereka adalah karena Kairo
Angkatan 10) telah menyelesaikan kuliah S1-
sebagai ibu kota Mesir, banyak kegiatan
nya di jurusan Hadits dengan predikat baik
organisasi di sana, sering diadakan diskusi
(jayyid).. Dan saat ini dia sedang menunggu
ilmiah dan lain sebagainya. Padahal, berapa
keberangkatannya ke Maroko untuk
banyak mereka yang tulus dan ikhlas datang ke
melanjutkan program Magister (S2).
Mesir untuk menuntut ilmu agama, harus
Semoga prestasi ini bisa memacu
menerima kenyataan pahit mengulang di
teman-teman yang lain agar bisa menteladani
kelas/tingkat yang sama hingga 2 atau 3 tahun
dan mengikuti jejaknya. Alhamdulllah sampai
bahkan lebih dari itu.
saat ini tali persaudaraan ataupun komunikasi
Semua itu disebabkan banyaknya
sesama alumni terjalin dengan baik. Pada
kegiatan keorganisasian yang melunturkan
momen-momen tertentu kami juga
semangat untuk menghadiri kuliah yang
mengadakan kumpul bareng di rumah Ustadz
diberikan oleh para doktor Al-Azhar, sehingga
Irwan Alizar, Lc (alumni pertama/Aldacipta).
melemahkan niat dan tujuan awal kedatangan
Beliau sangat “care” terhadap adik-adik
mereka ke Mesir.

50
um n i

Hal lain yang menjadi kendala bagi


mahasiswa yang kuliah di Kairo adalah tempat
tinggal dan transportasi. Rumah sudah
semakin susah dicari dan biayanya pun
semakin mahal. Bagi mereka yang ingin masuk
kuliah setiap hari, harus berjuang dan bersabar
menunggu bus yang akan mengangkut mereka
ke kuliah.
Angkutannya lumayan jarang dan
jaraknya cukup jauh. Juga segudang tantangan
yang telah terbentang, sehingga membutuhkan
perjuangan hebat untuk melawan semua itu.
Mendengar kendala-kendala yang akan
menghadang, dengan mantap kami memilih
untuk kuliah di Al-Azhar cabang Mansoura
ketika mengisi formulir untuk menentukan
lokasi dan fakultas.
Jumlah mahasiswa indonesia di
Mansoura hingga saat ini baru berkisar 60
orang, hal ini membuat kami saling mengenal
dengan baik, walaupun kami berasal dari
tempat yang berbeda-beda, ada yang datang
dari Sumatera, Jawa, Sulawesi dan Ternate.
Semua mahasiswa yang tinggal di
Mansoura dan provinsi lain pernah berkunjung
ke Kairo, tapi tidak semua mahasiswa yang
tinggal di Kairo pernah berkunjung ke daerah
lain, ini merupakan suatu kelebihan yang
dimiliki oleh mahasiswa yang tinggal di
provinsi.
Selain itu, Mansoura merupakan tempat
yang sangat kondusif untuk belajar, baik di
kuliah maupun non kuliah, hal ini didukung oleh
dekatnya jarak kuliah dengan tempat tinggal
mahasiswa Indonesia, bahkan ada sebagian
mahasiswa yang rumahnya hanya berjarak 50
hingga 100 meter dari kuliah, sehingga mereka
tidak terlalu membutuhkan banyak tenaga
untuk sampai kampus dan mengikuti kuliah
yang diberikan oleh para Doktor Azhar.
Kemudian dari segi non kuliah, ada
beberapa masjid yang setiap hari
mendatangkan syaikh-syaikh besar Mesir,
sehingga mahasiswa Indonesia dapat
mengikuti Talaqqi langsung kepada mereka.
[Oleh: Khalid Imam]

51
S
“Barakallahu Laka Wa Baraka Alaika Wa esungguhnya kita semua milik
Jama'a Bainakuma Fi Khair” Itulah do'a yang Allah dan hanya kepada-Nya kita
diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada kita akan kembali.
untuk saudara atau teman yang Kami mengucapkan turut berdukacita
melangsungkan pernikahan. Semoga mereka dan berbelasungkawa yang sedalam
dapat membentuk keluarga yang senantiasa dalamnya atas wafatnya beberapa kerabat kita
diliputi dengan sakinah, mawaddah, dan keluarga besar Darunnajah Cipining dan relasi
rahmah, serta dikaruniai anak-anak yang shalih serta simpatisan. Semoga Allah SWT
dan shalihah. Di antara keluarga besar menerima amal shalih mereka, mengampuni
Darunnajah Cipining yang pada semester ini dosa mereka, dan menempatkan mereka di
melangsungkan pernikahan adalah sebagai tempat yang lapang dan layak di sisi-Nya.
berikut: Dan semoga Allah senantiasa
1. Arlia Noviana dengan Enjang Jazuli, megaruniakan kesabaran, ketabahan dan
S.H.I (keduanya alumni TMI), di kekuatan lahir batin kepada keluarga yang
Tangerang, Rabu, 4 Juli 2007. ditinggalkan. Mereka yang telah berpulang ke
2. Rukhyat dengan Marinda (keduanya rahmatullah antara lain sebagai berikut:
alumni TMI Nonasrama), di Cipining 1. Maklar bin Talmah, Ciledug (kakek
Bogor, Sabtu, 1 September 2007. Chairul Imam & Badruzaman, alumnus
3. Dewi Wulandari (alumnus TMI) dengan TMI), 15 Juli 2007.
Muhydin, di Tangerang, 5 Agustus 2. Samiah binti Suhaemi, Serang (nenek
2007. Asma Munadiah, kelas V TMI),
4. Nur Akhyari dengan Sinta Komalasari Minggu, 15 Juli 2007.
(keduanya alumni TMI), di Lebak Bulus 3. H. Kino bin Ja'in, Bekasi (kakek Diya,
Jakarta Selatan, Jum'at, 10 Agustus kelas IV TMI), Kamis, 16 Agustus 2007
2007. 4. Ajen Fahreja, Tangerang (alumnus
5. Rifkah (alumnus TMI Nonasrama) TMI angkatan XIV, 2007), Selasa, 28
dengan Ir. Azwani, di Cibungur Bogor, Agustus 2007.
Ahad, 2 Desember 2007. 5. Hj. Juhanah, Magelang (Istri Alm. K.H.
6. Ustadz Sabik Arifin (Pengajar TMI Hamam Dja'far, pendiri dan pimpinan
Darunnajah) dengan Hujah Hujati di Pondok Pesantren Pabelan), Sabtu, 9
Serang 27 Desember 2007. September 2007.
6. Bapak Sukarta, Jakarta (kakek Rian
Febri, kelas V TMI), Senin, 3
Desember 2007.
KELAHIRAN 7. K.H. M. Tidjani Jauhari, M.A, Madura
(Pengasuh Pondok Pesantren Al-
Lahirnya seorang anak adalah anugrah Amin), September 2007.
sekaligus amanat dari Allah SW T bagi orang 8. H. Laode Ladahi, Jakarta (kakek
yang telah menikah. Selamat kepada keluarga Laode Syawaludin, kelas V TMI),
yang telah dikaruniai sang buah hat, semoga Senin, 3 Desember 2007.
Allah SWT senantiasa menjadikannya sebagai 9. Abdillah bin Abdurrohman, Bekasi
anak yang soleh dan solhihan, serta berbakti (Kakek dari Nadwa Arifah Kelas IV b),
kepada orangtua dan berguna bagi nusa dan Minggu, 16 Desember 2007.
bangsa.
1. Hatfina Jananie Muslih, 27 September [Laporan Syarqi]
2007, putri pertama dari pasangan
Ustadz Muslih dengan Usth. Muanih.

52
Brosur

Panduan
Penerimaan Santri Murid Baru
Tahun Pelajaran 2008/2009
PENDAHULUAN Instalasi Penjernihan Air ‫ ک‬Instalasi Air
Minum (bersih/ ultraviolet) ‫ ک‬Lapangan Olah
Pesantren Darunnajah 2 Cipining Raga (Basket, Volley, Sepak Bola, Bulu
berdiri pada tanggal 18 Juli 1988, di bawah Tangkis, Takraw, Tenis Meja) ‫ ک‬Perahu
naungan Yayasan Darunnajah Ulujami dayung ‫ ک‬Danau Rekreasi dan Pemancingan
Jakarta Selatan, dengan sistem kurikulum ‫ ک‬Laboratorium IPA ‫ ک‬Laboratorium
terpadu, pendidikan berasrama serta Komputer ‫ ک‬Laboratorium Bahasa ‫ ک‬Studio
pengajaran bahasa Arab dan bahasa Inggris Foto ‫ ک‬Rental Komputer ~ Perpustakaan ‫ک‬
secara intensif dengan didukung lingkungan Kantin dan Waserda Wartel ‫ ک‬Laundry ‫ ک‬Alat
yang asri, kami mengupayakan terciptanya Musik (Rebana, Gitar Drumband, Keyboard,
al-ulama al 'amilin wa as sholihin, para Marawis, dsb).
muballigh dan imam, guru-guru agama serta
pemimpin yang agamis. PESANTREN SMP/SMA
Pesantren Darunnajah 2 Cipining
dipimpin oleh KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc., Tarbiyatul Mu'allimien Wal Mu'allimat
Alumnus Institut Pendidikan Darussalam al-Islamiyah (TMI) adalah program
Gontor dan Universitas Umm al-Qura pendidikan 6 tahun bagi siswa lulusan
Makkah. SD/MI, sedangkan bagi lulusan MTs./SMP
Pengelolaan pendidikan dan dapat ditempuh selama 4 tahun atau 3
pengajaran serta kegiatan santri sehari-hari tahun.
dilaksanakan oleh para guru/ustadz, dengan Dalam pelaksanaan pendidikan
berlatar belakang pendidikan dari berbagai tingkat Tarbiyatul Mu'allimien wa al-
Perguruan Tinggi dan Pesantren Modern, Mu'allimat al-Islamiyah, Pondok Pesantren
yang sebagian besar (90%) tinggal di Darunnajah 2 Cipining memadukan
asrama, dan secara penuh mengawasi serta kurikulum Pondok Modern Gontor, Nasional
membina kegiatan para santri. S e l a i n dan Pesantren Salafiyah.
mengelola Pesantren SMP dan SMA (TMI Bagi santri yang lulus dari program ini
program 6 tahun) Pesantren Darunnajah 2 akan mendapatkan dua ijazah yaitu STTB
Cipining Juga mengembangkan Pesantren MTs. & MA dan Ijazah TMI.
Kanak-kanak usia SD dan Pesantren Tahfizh
al-Qur'an dari usia minimal SLTP. Kegiatan Harian
(Disesuaikan dengan waktu shalat)
FASILITAS
Mengulang pelajaran ‫ ک‬Belajar Formal
Asrama dan MCK ‫ ک‬Masjid ‫ ک‬Aula ‫ک‬ di kelas ‫ ک‬Pengajian ‫ ک‬Olah raga/aktifitas
Gedung Sekretariat dan Kantor Bersama ‫ک‬ diluar sekolah ‫ ک‬Ta'lim (pembacaan ayat-
Ruang Belajar/Kelas ‫ ک‬Guest House v ayat Al-Qur'an dan Al-Hadits serta sejarah

53
Brosur
kehidupan Shahabah) ‫ ک‬dan pelajaran 6. Santri pindahan (yang
bahasa. setara/berkurikulum Gontor),
membawa surat pindah dari
Kegiatan Mingguan pesantren/sekolah, surat kenaikan,
Rapor dan ijazah (SD/MI) atau
Pengajian (Tafsir al-Qur'an ‫ ک‬Kitab (MTs/SMP), sesuai tingkat kelasnya
Agama ‫ ک‬Iqro dan al-Hadits) ‫ ک‬Kebersihan 7. Fotokopi Akte Kelahiran 1 Lembar
umum ‫ ک‬Latihan pidato (Bahasa Arab, 8. Santri pindahan dari lembaga
Indonesia, Inggris) ‫ ک‬Kursus ketrampilan ‫ک‬ pendidikan non kurikulum Gontor,
Ibadah Amaliyah ‫ ک‬musyawarah pengurus diuji/test tertulis dan lisan.
(Semua unit) ‫ ک‬Latihan Pramuka ‫ ک‬Siraman
Rohani oleh Pimpinan Pesantren, Seni Bela Keuangan
Diri ‫ ک‬Seni Membaca al-Qur'an ‫ ک‬Tasmi' 1. Dana Pendataran Rp 75.000,00
Hifzhul Qur'an dan Safari Dakwah. 2. Dana Pangkal Rp 1.795.000,00
3. Dana Bulanan (Juli 2007) Rp 360.000,00
Kegiatan Bulanan, Berkala dan 4. Dana Kegiatan (1 Th) Rp 270.000,00
Tahunan Jumlah Rp 2.500.000,00

Aneka lomba ‫ ک‬Laporan Pengurus Keterangan


organisasi santri dan gudep kepada Disediakan menu/lauk tambahan bagi
Pimpinan Pesantren (bulanan) ‫ ک‬Pekan santri yang menginginkan:
Perkenalan (Porseka) dan Jamrana (awal 1. Paket 2 (1 kali/minggu) dengan
tahun pelajaran) ‫ ک‬Rihlah Ilmiyah (Study menambah Rp. 15.000/bulan
Tour) dan rekreasi ‫ ک‬Pergantian Pengurus ‫ک‬ 2. Paket 3 (2 kali/minggu) dengan
Laporan Umum dan Musyawarah Kerja menambah Rp 30.000/bulan.
Organisasi Santri dan Gudep Pramuka ‫ک‬ 3. Jenis lauk yang diberikan bisa berupa
PDPM (Praktik Da'wah dan Pengembangan ayam atau ikan laut
Masyarakat) ‫ ک‬Praktek mengajar ‫ ک‬Kursus 4. Buku Pelajaran atau seragam Sekolah,
Mahir tingkat Dasar ‫ ک‬Ujian kenaikan tingkat Peralatan Mandi dan Perlengkapan
bela diri dan Pelatihan calon guru Madrasah Tidur dapat dibeli di Koperasi
Diniyah ‫ ک‬Riset ‫ ک‬Latihan Dasar Pesantren Darunnajah Cipining.
Kepemimpinan ‫ ک‬Pers dan Jurnalistik dll.
PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
Persyaratan Kegiatan Harian
1. F o t o k o p i i j a z a h / S T T B S D / M I
(dilegalisir), 4 lembar bagi calon santri 1. Qiro’ah al-Qur’an (sebelum shalat
kelas I TMI/MTs. fardhu)
2. Fotokopi ijazah/STTB SMP/MTs. 2. Hifzhul Qur’an (menghafal al-Qur’an)
(dilegalisir), 4 lembar, bagi calon santri 3. Takrir (pengulangan)
kelas Intensif dan IV TMI/SMA. 4. Tasmi’ (menyetorkan hafalan) dan
3. Fotokopi Daftar Nilai UAN/UAM, 2 Tadrib Imamah (latihan menjadi
lembar Imam).
4. Fotokopi Rapor terakhir(dilegalisir), 2
Kegiatan Mingguan
lembar
5. Mengisi formulir pendaftaran
Tasmi’ jama’i (menghafal secara

54
Brosur
bergantian dan dikoreksi/didengar secara Arab/Inggris) ‫ک‬ Praktik Ibadah ‫ک‬
umum oleh seluruh santri). Tahsin Qiro'ah al-Qur'an ‫ ک‬Keterampilan ‫ک‬
Hafalan Do'a dan Latihan Pidato ‫ ک‬Belajar
Persyaratan Pendaftaran Menulis al-Qur'an ‫ ک‬Komputer ‫ ک‬Silat

1. Menyerahkan fotokopi Ijazah/STTB Bulanan, Berkala, dan Tahunan


terakhir 2 lembar Aneka Perlombaan ‫ ک‬Safari Dakwah
2. Menyerahkan pas foto ukuran 4 x 6, 3 ‫ ک‬Darmawisata dan rekreasi.
lembar, dan ukuran 2 x 3, 2 lembar
3. Fotokopi KTP (Dewasa). Persyaratan Pendaftaran
1. Fotokopi akta kelahiran
PESANTREN KANAK-KANAK 2. Surat pernyataan dari orang tua/wali
Pendahuluan yang bertanggung jawab
4. Umur minimal 7 (tujuh) tahun.
Dalam rangka membantu
orangtua/wali murid yang kedua-duanya Keuangan
1. Dana Pendataran Rp 75.000,00
sibuk bekerja, sehingga tidak punya waktu
2. Dana Pangkal Rp 1.795.000,00
untuk mendidik dan memantau 3. Dana Bulanan (Juli 2007) Rp 360.000,00
perkembangan putra-putrinya, atau mereka 4. Dana Kegiatan (1 Th) Rp 270.000,00
yang risau dengan pengaruh negatif di Jumlah Rp 2.500.000,00
lingkungannya, serta membantu
pelaksanaan program pemerintah, yaitu PESANTREN KAMPUS II
mencerdaskan kehidupan bangsa dan
program wajib belajar 9 tahun serta Pesantren Lokal diperuntukkan bagi
membentuk pribadi seorang muslim yang siswa-siswi MTs/MA yang berminat untuk
beriman dan bertaqwa, cerdas, terampil dan mukim di Pesantren dengan biaya yang
berbudi pekerti luhur, Pesantren Darunnajah relatif murah dengan aktifitas santri dan
2 membuka program Pesantren Kanak- bimbingannya setara dengan santri TMI.
kanak.
Pesantren Kanak-kanak 6 tahun Keuangan
dengan jenjang pendidikan SD Islam
(Madrasah Ibtidaiyah) untuk putra dan putri. No. Keterangan SMP MTs MA
1 Dana Pendaftaran 40.000 40.000 40.000
2. Dana Pangkal 30.000 50.000 65.000
Kegiatan Santri 3. Dana Bulanan 175.000 179.250 203.250
4. Kegiatan 1 th 323.500 323.500 335.500
Jumlah 567.750 592.750 643.750
Harian

Harian Belajar membaca al-Qur'an ‫ک‬ *) Data diambil dari brosur


Pemberian kosa kata (bahasa Arab dan penerimaan santri baru tahun
Inggris) ‫ ک‬Sekolah di kelas/TPA ‫ک‬ 2007/2008
Mengulang pelajaran dan olahraga.
Mingguan

Muhadatsah (percakapan bahasa

55
Peta

Pesantren
Darunnajah
Cipining

56

Anda mungkin juga menyukai