Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

KEBUTUHAN NUTRISI PASCA OPERASI

OLEH :
KELOMPOK II
1. Andy Kurniawan
2. Aan Nurhasanah
3. Ade Sudarsono
4. Deasy Andiyanti
5. Dewi Nurmaya
6. Eni Rohayati
7. Engkus Kusliah
8. Iis Indra Yuniasih
9. Jaja Sutarja
10. Jajang Suteja
11. Rini Abriyani
12. Sri Hastuti
13. Sujana

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) CIREBON
2013
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN

Topik : Kebutuhan nutrisi pasca operasi


Sub Topik : Pengertian, tujuan, dan jenis nutrisi pasca operasi
Sasaran : Klien Ny. G dan keluarganya
Tempat : Ruang Dahlia RSUD Majalengka
Hari / Tanggal : Sabtu / 16 Maret 2013
Waktu : Pukul 14.00 14.30 WIB (1 x 30 menit)
Pemberi Materi : Kelompok 2

A. Latar Belakang Masalah


Pemberian nutrisi secara enteral lebih dipilih dibanding rute parenteral,
khususnya jika terdapat komplikasi infeksi (Kudsk, 1992). Keuntungan lain dari
nutrisi enteral adalah penurunan biaya penyembuhan (Nehra, 2002). Makan segera
setelah operasi telah menunjukkan peningkatan penyembuhan luka, merangsang
motilitas usus, menurunkan stasis usus, meningkatkan aliran darah usus, dan
merangsang refleks sekresi hormon gastrointestinal yang dapat mempermudah kerja
usus setelah operasi (Anderson, 2003).
Pengaturan nutrisi dan pemberian makanan bergizi pada pasien pasca operasi
sangat penting untuk mempercepat proses penyembuhan dan pemulihan kondisi pasien
pasca operasi.

B. Tujuan
1. Tujuan instruksional Umum
Setelah dilakukan penyuluhan klien dan keluarga mampu mengetahui
kebutuhan nutrisi pasca operasi.
2. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mendapatkan pendidikan kesehatan selama 1 x 30 menit, Ny. G dan
keluarga mampu :
a. Menyebutkan pengertian nutrisi
b. Menyebutkan tujuan pemenuhan nutrisi
c. Menyebutkan nutrisi yang baik untuk pasien pasca operasi
C. Metode
1. Ceramah dan tanya jawab
Metode ini digunakan untuk penyampaian materi melalui penjelasan kepada klien
Ny. I dan keluarga dengan cara tatap muka dan mempertahankan kontak mata.
2. Diskusi
Metode ini digunakan untuk saling tukar pendapat, dan dimaksudkan untuk
mengetahui sejauh mana klien Ny. G dan keluarga mampu menyerap tentang
materi yang telah disampaikan.

D. Media
Leaflet yang berisi tentang pengertian dan tujuan, dan jenis nutrisi yang baik untuk
pasien pasca operasi.

E. Materi Pembelajaran
1. Pengertian nutrisi
2. Tujuan pemenuhan nutrisi
3. Jenis nutrisi yang baik untuk pasien pasca operasi

F. Strategi Pembelajaran

Hari/Tgl/Jam Tahap Kegiatan Kegiatan Waktu


Sabtu 1. Persiapan Mempersiapkan materi, media, sasaran 5 menit
16/03/2013 dan tempat
Jam 14.00 s/d 2. Pembukaan Mengucapkan salam , perkenalan dan 5 menit
14.30 WIB penyampaian maksud dan tujuan
3. Inti Menjelaskan tentang materi meliputi 15 menit
pengertian, tujuan, dan jenis nutrisi
yang baik untuk pasien pasca operasi.
4. Penutup Diskusi, mengevaluasi tujuan 5 menit
penyuluhan kesehatan, mengucapkan
terima kasih atas perhatian yang
diberikan dan memberi salam penutup.

G. Evaluasi
1. Evaluasi Proses
Klien Ny. G dan keluarga dapat kooperatif, respon mendengarkan dan
memperhatikan penyampaian materi.

2. Evaluasi Akhir
Setelah diberikan pendidikan kesehatan klien Ny. G dan keluarga dapat
menjelaskan kembali materi yang telah disampaikan.
H. Materi Pembelajaran
1. Pengertian nutrisi
Nutrisi adalah makanan yang mengandung cukup nilai gizi dan tenaga untuk
perkembangan, dan pemeliharaan kesehatan secara optimal.
Diet Pasca-operasi adalah makanan yang diberikan kepada pasien setelah
menjalani pembedahan. Pengaturan makanan sesudah pembedahan tergantung pada
macam pembedahan dan jenis penyakit penyerta.
2. Tujuan pemberian nutrisi
Untuk mengupayakan agar status gizi pasien segera kembali normal untuk
mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh pasien,
dengan cara sebagai berikut :
a. Memberikan kebutuhan dasar (cairan, energi, protein)
b. Mengganti kehilangan protein, glikogen, zat besi, dan zat gizi lain
c. Memperbaiki ketidakseimbangan elektrolit dan cairan
d. Mencegah dan menghentikan perdarahan
3. Jenis nutrisi pada pasien pasca operasi
a. Jenis makanan yang harus diperhatikan untuk penyembuhan luka
Diantara makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin,
mineral dan air yang cukup, maka yang paling penting untuk penyembuhan luka
adalah protein dan vitamin C.
Alasannya : Protein dan vitamin C sangat penting peranannya dalam proses
penyembuhan luka. Selain itu vitamin C punya peranan penting untuk mencegah
terjadinya infeksi dan perdarahan luka.
b. Contoh makanan yang perlu diperhatikan untuk penyembuhan luka
Protein terbagi menjadi : nabati dan hewani. Contoh nabati yaitu tempe, tahu,
kacang-kacangan dll. Contoh protein hewani, hati, telur, ayam, udang, dll.
Vitamin C adalah kacang-kacangan, jeruk, jambu, daun papaya, bayam,
tomat, daun singkong, dll

c. Tata cara pelaksanaan untuk memenuhi nutrisi yang perlu diperhatikan untuk
penyembuhan luka
Tingkatkan konsumsi makanan yang mengandung protein dan vitamin C
Bila mual :
Makannlah dengan porsi sedikit tapi sering
Sajikan ketika masih hangat
Sebelum makan, minum air hangat
Hindari makanan dengan berbumbu tajam
d. Tips perawatan pasca operasi
Secara umum, untuk mempercepat proses penyembuhan dan pemulihan
kondisi pasien pasca operasi, perlu kita perhatikan tips di bawah ini :
Makan makanan bergizi, misalnya: nasi, lauk pauk, sayur, susu, buah.
Konsumsi makanan (lauk-pauk) berprotein tinggi, seperti: daging, ayam,
ikan, telor dan sejenisnya.
Minum sedikitnya 8-10 gelas per hari.
Usahakan cukup istirahat.
Mobilisasi bertahap hingga dapat beraktivitas seperti biasa. Makin cepat
makin bagus.
Mandi seperti biasa, yakni 2 kali dalam sehari.
Kontrol secara teratur untuk evaluasi luka operasi dan pemeriksaan kondisi
tubuh.
Minum obat sesuai anjuran dokter.

I. Sumber Materi
1. Swearingen. (2001). Pocket Guide to Medical-Surgical Nursing, 2/E (Seri Pedoman
Praktis Keperawatan Medikal Bedah, E/2, alih bahasa oleh Monica Ester).
Jakarta: EGC.

2. Sediaoetama AD. (2002). Ilmu Gizi untuk Profesi. Jakarta.

3. http://faizahbettyrahayuningsih.blogspot.com/