Anda di halaman 1dari 44

A.

Identifikasi Peluang Bisnis


Dewasa ini, bisnis kuliner menjadi salah satu bentuk bisnis yang menjanjikan.
Berbagai macam jenis makanan bermunculan dengan ragam kreatifitas yang menarik.
Makanan biasa dikreasikan menjadi makanan yang memiliki cita rasa dan nilai jual tinggi.
Salah satu makanan biasa yang sering kita temui adalah tahu dengan kandungan protein yang
tinggi. Namun, masyarakat mulai jenuh dengan bentuk dan rasa tahu yang biasa-biasa saja,
tidak adanya inovasi.
Untuk itu, diperlukan inovasi baru dalam mengolah tahu tersebut sehingga penyajian
tahu tidak monoton. Kami mencoba mengkreasikan tahu tersebut dengan mengolah tahu
menjadi nugget yang sehat, bergizi, serta bentuk yang mampu mengundang selera. Kelebihan
nugget yang kami buat adalah bentuk yang bervariasi terdiri dari tiga bentuk yaitu, bulat, hati,
bintang dan rasa tahu yang unik dikemas dalam bentuk nugget.

B. Penjelasan Produk
Cara membuat produk kami tidak berbeda jauh dengan membuat nugget pada
umumnya, yaitu dengan langkah-langkah berikut ini:
1. Campur daging ayam cincang dengan susu cair, telur, tepung sagu, tepung maizena, bawang
merah, bawang putih, garam, merica, gula pasir, kaldu bubuk, dan margarine. Diaduk hingga
rata.
2. Siapkan Loyang atau pinggan tahan panas, olesi minyak goreng. Kukus adonan selama 20
menit hingga matang, angkat dan diinginkan.
3. Setelah dingin, masukkan adonan ke kocokan telur, lalu lumuri adonan ke tepung panir,
disimpan dalam lemari pendingin selama 2 jam/beku.
4. Panaskan minyak dan goreng hingga kecokletan, angkat.
5. Sajikan panas dengan saus.

C. Latar Belakang Bisnis


Alasan kami menawarkan produk ini adalah karena saat ini semakin banyak
masyarakat yang menderita kolesterol, kolesterol merupakan salah satu penyebab kematian
terbesar saat ini. Oleh karena itu masyarakat beralih pada makanan yang rendah kolesterol
seperti tahu. Namun masyarakat memandang tahu itu sebagai makanan yang tidak menarik
dari rasa maupun bentuknya. Padahal, begitu banyak manfaat yang dikandung oleh tahu
seperti menghambat proses penuaan dini, mengandung protein nabati, dan mencegah kanker
payudara. Disini kami membantu masyarakat untuk mencegah maupun menimalisir resiko
penyakit kolesterol.

D. Tujuan
a. Mendapatkan keuntungan dari produk ini
b. Membudayakan makanan sehat
c. Membuat produk makanan yang mempunyai inovasi baru dan disukai seluruh kalangan
masyarakat

E. Potensi Bisnis
Produk ini memiliki peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Karena makanan ini
sangat dikenal dan harganya yang ekonomis serta dapat dinikmati oleh semua kalangan.
Nugget tahu ini mampu bertahan selama kurang lebih satu bulan (disimpan di freezer).

BAB II
PEMBAHASAN
A. ANALISIS SWOT
1. Faktor Internal
1) Strength (Kekuatan)
a. Keunggulan produk
Kami menawarkan suatu produk makanan sehat dengan harga yang ekonomis dan rasa yang
lezat.
b. Kreativitas
Kami menawarkan kreativitas baru dalam mengolah tahu dengan mengabungkan berbagai
rasa nuggettahu yang menarik, yaitu rasa ayam, daging dan sayuran.
c. Bahan baku mudah di dapat
Bahan baku pembuatan nugget tahu ini tersedia banyak dan mudah di dapat serta harganya
terjangkau. Serta jenisnya beraneka ragam sehingga dapat meningkatkan pilihan rasa.
2) Weakness (Kelemahan)
a. Belum memiliki cukup pengalaman
Pengalaman untuk memulai usaha yang masih sangat minim merupakan suatu kelemahan
yang harus diatasi.
b. Kurangnya Sumber Daya Manusia
Keterbatasan sumber daya manusia sebagi produsen atau pembuat nugget tahu. Kurangnya
keterampilan kami dalam proses pembuatan nugget tahu itu sendiri.

2. Faktor Eksternal
1) Opportunities (Peluang)
a. Banyaknya konsumen
Banyaknya masyarakat yang menggemari berbagai macam variasi nugget, karena nugget
merupakan makanan yang sudah siap dan mudah diolah. Dengan adanya nugget tahu ini akan
menambah variasi nugget dan menawarkan cita rasa baru bagi masyarakat pada umumnya.
b. Sistem pemasaran
Pemasaran yang akan kami lakukan cukup mudah. Kami akan memasarkannya dilingkungan
kampus dan tempat tinggal.
2) Threats (Ancaman)
Salah satu bentuk ancaman yang dikhawatirkan bias terjadi adalah keacuhan konsumen.
Terkadang masyarakat kurang tertarik terhadap makanan yang di buat dari bahan sederhana
seperti tahu dan gaya konsumsi masyarakat saat ini di kuasai oleh makanan-makanan
modern, siap saji, dan dari bahan-bahan import.
STRATEGI SWOT Strength Weakness
a. Keunggulan produk a. Belum memiliki
b. Keterampilan dan cukup pengalaman
keahlian b. Kurangnya Sumber
c. Bahan baku mudah Daya Manusia
di dapat

Opportunity a. Melakukan program c. Melakukan latihan


a. Banyaknya promosi jitu terus-menerus
konsumen b. Meningkatkan d. Belajar berbisnis
b. Sistem produksi dengan segala fasilitas
pemasaran yang ada dan menjalin
koneksi seluas-
luasnya.

Threat a. Melakukan promosi a. Memperbaiki


a. Keacuhan kepada konsumen yang sistem manajemen
konsumen sekiranya tertarik b. Meningkatkan
dengan produk kami. promosi
b. Menawarkan c. Menjaga kualitas
keuntungan yang produk
didapat dengan
membeli produk kami

B. PERENCANAAN BISNIS
1. Sasaran dan Target Pasar
Sasaran kami adalah seluruh masyarakat dari segala usia. Untuk itu kami memulai
promosi dari daerah sekitar tempat tinggal kami serta melakukan promosi pada rekan
mahasiswa di kampus, karena kami menganggap promosi akan lebih efektif jika terjadi dalam
suatu kelompok. Selain itu kami juga mempunyai rumah produksi yang siap didatangi siapa
saja dan siap melayani pemesanan.
Untuk itu, kami menggalakkan promosi di berbagai media social, seperti facebook,
twitter, blog, dll. Hal ini kami maksudkan untuk memberi kemudahan dalam pemesanan dan
pembelian produk kami.

2. Pembiayaan
1. Biaya Tetap (Fixed cost)
Di bawah ini sedikit alat yang kami gunakan:
No Nama Barang Jumlah Harga Jumlah Harga
Barang Satuan
1 Kompor gas Rp.100.00
1 buah Rp.100.000
0
2 Tabung gas Rp.150.00
1 buah Rp. 150.000
0
3 Kukusan 1 buah Rp. 75.000 Rp. 75.000
4 Mesin giling Rp.120.00
1 buah Rp. 120.000
0
TOTAL Rp. 445.000

2. Biaya Variabel (Variable cost) - Per Produksi


Nama Barang Jumlah Harga
Barang
Tahu 500gr 10000
Susu cair 2 sdm 1000
Telur ayam 3 butir 4500
Tepung sagu 50 gr 3000
Tepung maizena 50 gr 3000
Bawang merah (haluskan) 10 siung 3000
Garam 1 sdm 500
Merica bubuk 1 sdt 500
Gula pasir 1 sdt 2500
Kaldu bubuk rasa ayam 1 bks 500
Margarine 2 sdm 1500
Sasa sdt 500
Bawang putih (haluskan) 5 siung 1000
Panir
Telur 1 butir 1500
Tepung roti 200 gr 5000
Minyak goreng ltr 3000
Saus tomat Secukupnya 1500
Jumlah Harga Rp. 42.500

3. Biaya Total
Biaya total = Variable cost + Fixed cost
= Rp. 42.500 + Rp. 445.000
= Rp. 487.500
4. Biaya dan Harga Per Unit
Biaya tetap yang dibutuhkan untuk 1 kali produksi adalah Rp. 445.000 : 8 Kali = Rp. 56.000
Total biaya produksi yang dikeluarkan per produksi = Rp 56.000 + Rp 42.500 = Rp 98.500
Biaya per unit adalah Total biaya produksi dalam 1 kali produksi : jumlah produk yang
dihasilkan per bulan Rp. 98.500 : 60 buah = Rp. 1.700
Harga jual per buah Rp 2.000
5. Modal Awal
Modal awal = Total Biaya Tetap + Biaya Variabel untuk 1 kali produksi
= Rp 445.000 + Rp 42.500
= Rp 487.500
6. Analisis Titik Impas (Break Even Point)
BEP harga = Total biaya produksi untuk 1 kali produksi : Produksi
= 42.500 : 60 buah = Rp. 1.700
Harga jual per unit Rp 2.000
BEP produksi = Total biaya produksi untuk 1 kali produksi : Harga per unit
= Rp 42.500 : 2.000 = 22 buah
Jadi, untuk mencapai titik impas maka dalam 1 buah nugget yang harus terjual adalah 22
buah dengan harga per buah adalah Rp 2.000
7. Analisis Keuntungan
Pendapatan : Nugget yang terjual x harga jual = 60 x Rp 2.000
= Rp. 120.000
Total biaya produksi dalam 1 kali produksi : Rp. 42.500
Keuntungan = Pendapatan Total biaya produksi
= Rp 120.000 Rp 42.500
= Rp 77.500
Jadi, keuntungan yang diperoleh dengan menjual 60 buah nugget dengan harga Rp
2.000 per buah dalam 1 kali produksi adalah Rp 77.500
8. Pengembalian Modal
Total biaya Produksi : Laba usaha = Rp 487.500: Rp 77.500
= 6 kali produksi
Jadi modal akan kembali dalam jangka waktu 6 kali produksi.

C. STUDI KELAYAKAN
1. Lokasi
Pembuatan nugget tahu ini dilakukan di Jalan Pemuda III, Rawamangun-Jakarta
Timur. Lokasi ini cukup strategis karena berdekatan dengan kampus A Universitas Negeri
Jakarta. Selain itu, pembeli bisa datang langsung melihat-lihat proses produksi dan dapat
memesan langsung.

2. Sarana dan Prasarana


Selain menggunakan rumah produksi, kami juga memanfaatkan berbagi media soaial
seperti, blog, facebook, twitter dan lain sebagainya. Semua sarana ini dilengkapi dengan
prosedur atau tata cara membuat nugget tahu.

3. Sumber Daya Manusia


Untuk usaha awal, sumber daya manusia yang tersedia terdiri dari Sembilan orang
yang bertanggung jawab sebagai manager, bendahara, penanggung jawab produksi, dan
bagian pemasaran. Setiap sumber daya manusia yang kami miliki memeliki keahlian d
bidangnya masing. Sehinga diharapakan dapat menjaga kualitas produk, memberikan
pelayanan yang baik kepada konsumen, dan mampu bersaing di pasaran.

D. REAL BUSINESS PLAN


1. Rencana Manajemen
1. Strategi pemasaran
Telah banyak jenis nugget yang bisa dijumpai di berbagai pusat perbelanjaan, seperti
pasar, departement store dan mall. Namun dari sekian banyak tempat perbelanjaan seperti itu
membuat lebih banyak pilihan dan kurang real karena tidak bisa mencoba dan
memadupadankan dengan selera yang sesuai dengan konsumen. Oleh sebab itu, masyarakat
harus tau tentang keberadaan produk kami. Untuk itu, kami telah menyusun strategi
pemasaran. Tahapan-tahapannya sebagai berikut:
a. Pengembangan produk
Nugget memang telah banyak dijumpai di berbagai pusat perbelanjaan. Namun kami
memberikan rasa yang berbeda dan tampak lebih menarik serta lebih unik dengan bahan-
bahan yang baru. Nugget tahu ini akan menambah cita rasa baru di dunia kuliner. Dengan
adanya nugget tahu, diharapkan akan menambah variasi nugget baru.
b. Pengembangan wilayah pemasaran
Area pemasaran utama adalah di sekitar daerah tempat tinggal kami. Contohnya di
kampus A Universitas Negeri Jakarta. Promosi dilakukan melalui kelompok-kelompok kecil
sampai pada tingkat yang lebih tinggi.
c. Kegiatan promosi
Promosi merupakan bagian dari proses pemasaran. Promosi sangat mempengaruhi
kelancaran dan keberhasilan suatu usaha. Kami melakukan promosi produk kami pada tahap
awal melalui mulut ke mulut. Selanjutnya dilakukan juga promosi melalui media sosial yang
kini marak di dunia maya.

2. Strategi Produksi
Kami memproduksi nugget yang belum ada dipasaran. Kami juga memberikan pilihan
bentuk nugget tahu yang menarik kepada konsumen. Kami berusaha menciptakan suatu
pembaharuan di dunia makanan khususnya nugget. Proses produksi kami tidak dilakukan
sewaktu-waktu saja. Namun berjalan terus menerus selama ada waktu luang.

3. Strategi Penetapan Harga


Harga merupakan suatu variabel yang mempunyai peranan penting dalam dunia
bisnis. Harga menunjukkan level dari suatu produk juga menjadi acuan tentang bagaimana
produk itu seharusnya bila dilihat dari harganya. Harga yang kami tawarkan di sini, kami
sesuaikan dengan sasaran kami yaitu para masyarkat menengah ke bawah. Harga kami
sesuaikan dengan bahan dan berbagai variable lain. Kami akan mengutamakan kualitas
makanan, dan tidak hanya berfokus mengambil keuntungan semata.

4. Rencana Pengembangan Produksi


Rencana-rencana pengembangan produksi kami antara lain:
a. Memperluas wawasan dibidang makanan khususnya nugget
b. Menemukan dan menciptakan cara terbaru dalam membuat nugget
c. Memperluas berbagai cita rasa nugget
d. Meningkatkan produksi
6. Analisis resiko usaha dan antisipasinya

B. Struktur Organisasi
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Nugget tahu merupakan suatu jenis makanan yang kami buat dengan memberikan
variasi rasa dan bentuk yang unik serta baru. Produk kami ini bertujuan membantu
masyarakat untuk lebih sering mengonsumsi tahu dalam sehari-hari. Karena, tahu dapat
menurunkan kadar kolesterol, mencegah kanker payudara, serta mencegah penuaan dini pada
masyarakat. Proses pemasaran pada tahap awal kami lakukan melalui mulut ke mulut, lalu
tahap selanjutnya dilakukan melalui media sosial seperti blog, facebook, twitter. Harga yang
kami tetapkan cukup terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah. Kami juga
menyediakan pelayanan pemesanan nugget.

B. Saran
Produk kami mengutamakan kepada unsur kesehatan yang terkandung di dalamnya.
Sehingga membedakan nugget yang sudah ada dipasaran dengan nugget produk kami. Oleh
karena itu, keterampilan dan keahlian menjadi sangat penting dalam produksi kami.

KEWIRAUSAHAAN
PROPOSAL BUSINESS PLAN
BANANA CUP CAKES
OLEH :
Putri Inda Rayani
NIM. 11 651 029

DOSEN PENGAMPU :
H. Mat Juri, S.E,. M.M

AKUNTANSI MANAJERIAL
POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA
TAHUN 2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat rahmat dan
hidayah-Nya saya dapat menyelesaikan proposal ini dengan sebaik-baiknya. Adapun maksud
dan tujuan dari penyusunan proposal ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas yang
diberikan oleh Dosen pada mata kuliah Kewirausahaan.
Dalam proses penyusunan tugas ini pasti menjumpai hambatan, namun berkat
dukungan dari berbagai pihak, akhirnya penulis dapat menyelesaikan tugas ini. Oleh karena
itu, dengan segala kerendahan hati saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Bapak Mat
Juri, S.E,. M.M selaku Dosen Kewirausahaan Politeknik Negeri Samarinda.
Besar harapan saya, proposal ini dapat bermanfaat bagi semua orang yang
membacanya dan dapat membantu teman-teman yang lain dikemudian hari. Akhir kata,
penulis memohon maaf apabila dalam penulisan proposal ini terdapat banyak kesalahan.

Samarinda, 12 Mei 2014

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Usaha
Bisnis makanan memang tidak ada habisnya bahkan dapat dijadikan sebagai peluang
bisnis yang menjanjikan. Berbagai macam jenis makanan bermunculan dengan ragam
kreatifitas yang menarik dan unik. Makanan biasa dikreasikan menjadi makanan yang
memiliki cita rasa dan nilai jual tinggi. Salah satunya adalah cup cakes yaitu salah satu jenis
makanan yang merupakan hasil olahan dari tepung terigu.
Rasanya yang enak dan variasi bentuknya yang lucu mampu menarik minat para
konsumen. Keunikan Produk ini adalah produk dari segi bahan dasarnya yaitu pisang ambon
dibuat dengan tepung terigu berkualitas tinggi yang mudah di dapatkan. Selain itu usaha cup
cakes ini ketika nantinya sudah berkembang maka akan diadakan inovasi yaitu dengan
adanya rasa yang bervariasi diantaranya yaitu ada rasa keju, blueberry, strawberry, vanilla,
melon, anggur serta rasa green tea. Keunggulan tersebut akan dimulai setelah memperoleh
informasi pasar nanti. Jika aneka rasa tersebut dapat dijalankan dan dapat menarik minat dari
konsumen maka mulailah melakukan inovasi dalam usaha ini sehingga konsumen tidak akan
merasa bosan. Adapun tempat penjualan yang dicari yaitu lokasi yang ramai misalnya dekat
sekolah, perumahan ataupun dekat dengan jalan raya.
Oleh karena itu saya tertarik untuk membuka usaha yaitu Banana Cup Cakes untuk
dijual karena tidak hanya dijadikan sebagai camilan ringan yang rasanya cukup lezat, namun
juga mulai diminati para konsumen sebagai salah satu bingkisan unik untuk melengkapi
moment istimewa yang mereka miliki.

BAB II
BUSINESS PLAN
A. Visi & Misi
Visi :
Menjadikan Banana Cup Cakes sebagai usaha terkenal dengan berbagai rasa dan bentuk
yang bervariasi untuk memuaskan para konsumen.
Misi :
1. Mengutamakan kualitas dalam pelayanan
2. Berorientasi kepada kepuasan konsumen
3. Mengembangkan inovasi inovasi baik dalam produk maupun pelayanan
4. Mengembangkan usaha di beberapa tempat strategis lainnya untuk memperluas usaha
5. Menambah wawasan tentang cara berwirausaha tentang kue Cup Cakes

B. Identifikasi Usaha
Usaha yang dijalankan ini diusulkan oleh:
Nama : Putri Inda Rayani
Nama Usaha : Banana Cup Cakes
Alamat : Pertamina KM 13,Jalan Garuda Nomor 16, Sangatta Selatan,
Kutim
No. telp. Usaha : 0852 5020 xxxx/0823 5490 xxxx
Email Usaha : Putri_Indarayani@yahoo.co.id

C. Ruang Lingkup Usaha


Usaha ini termasuk usaha kecil yang akan di jual di daerah Sangatta Selatan tepatnya di km
13 namun seiring berjalannya waktu bisa menjadi usaha besar karena kalangan manapun bisa
menikmati produk cup cakes ini terutama bagi yang suka pisang dan coklat.

D. Tujuan
1. Mendapatkan keuntungan dari produk ini.
2. Membuat produk makanan yang mempunyai inovasi baru dan disukai seluruh
kalangan masyarakat.
3. Memanfaatkan dan meningkatkan hasil olahan dari pisang ambon dan tepung terigu
menjadi produk makanan yang bervariasi yang dapat diterima oleh masyarakat luas sebagai
salah satu makanan alternatif pengganti cemilan yang mengandung karbohidrat yang enak
dan bergizi.
4. Memperkenalkan hasil olahan sendiri agar masyarakat mengetahui bahwa Cup Cakes
pisang inimempunyai nilai cita rasa yang tinggi.

BAB III
ANALISIS USAHA
A. Rencana Produk
Banana Cup Cakes ialah kue kecil berbentuk cetakan mangkok yang dapat dijadikan sebagai
camilan ringan yang rasanya cukup lezat. Adapun bahan utama yang digunakan oleh
Banana Cup Cakes adalah pisang ambon.

B. Produk/jasa yang dihasilkan


Keistimewaan Banana Cup Cakes ini diantaranya :
1. Hidangan lezat dan bergizi
2. Harga relatif terjangkau oleh semua lapisan masyarakat dalam berbagai umur baik
anak-anak, remajamaupun orang tua.
3. Disajikan dengan berbagai macam bentuk dan rasa.

BAB IV
DESKRIPSI TENTANG USAHA
A. Jenis Usaha
Jenis usaha berupa usaha rumahan yang menjual makanan ringan yang lezat dan bergizi dan
disajikan dengan berbagai rasa, di antaranya yaitu :
1. Banana Cup Cakes Original
2. Banana Cup Cakes rasa Keju
3. Banana Cakes rasa strawberry
4. Banana Cup Cakes rasa coklat
5. Banana Cup Cakes rasa vanilla
6. Banana Cup Cakes rasa green tea
7. Banana Cup Cakes rasa Blueberry
8. Banana Cup Cakes rasa Anggur
Adalapun ukuran cup cakes ini, ada 3 yaitu ukuran kecil dan medium.

B. Prospek Usaha
Usaha ini merupakan usaha menengah, kalangan manapun tahu dengan produk cup cakes
ini. Dalam usaha ini tidak memerlukan banyak orang karena usaha ini masih kecil-kecilan
dan juga tidak membutuhkan orang yang memiliki keahlian khusus akan tetapi dibutuhkan
sikap tekun, & sabar.

BAB V
RENCANA PRODUKSI

A. Bahan Baku dan penggunaannya

Bahan-bahan untuk membuat Banana Cup Cakes :


Bahan Baku :
1. 1,5 kg Terigu
2. 10 butir Telur
3. Pondan secukupnya
4. Bahan Pewarna secukupnya
5.Lima sendok teh Baking Powder
6. Soda Kue secukupnya
7. 400 gram Margarine
8. 1000 ml Susu Cair
9. 500 gram pisang ambon, di haluskan
10. 175 gram Gula
11.Garam secukupnya
12. 250 gram gula palem

Bahan-bahan untuk topping :


1. 500 gram buttercream
2. 750 gram cokelat masak pekat, dilelehkan

B. Proses Produksi

Adapun cara pembuatan Banana Cup Cakes adalah :

1. Pertama panaskan susu cair serta susu bubuk dan aduk hingga benar-benar larut, lalu matikan

apinya.

2. Setelah itu tambahkan potongan dark coklat secukupnya dan pisang ambon yang sudah

dihaluskan tersebut dan aduk hingga larut merata.

3. Lalu masukkan mentega serta sebagian gula pasir halus ke dalamnya.

4. Tambahkan kuning telur yang telah dikocok hingga rata

5. Tuangkan adonan tersebut ke dalam tepung terigu sambil di aduk rata dan kemudian adonan

di sisihkan.

6. Kemudian kocok putih telur hingga setengah mengembang. Lalu tambahkan sisa gula halus

tadi ke dalamnya sambil terus dikocok hingga benar-benar mengembang.

7. Masukkan kocokan putih telur tersebut ke dalam terigu sambil di aduk dengan perlahan.
8. Tuangkan ke dalam cetakan muffin yang sudah diberi alas kertas.

9. Setelah itu oven selama 25 menit dalam suhu 180 celcius hingga matang

10.Untuk toppingnya anda bisa memanaskan krim kental lalu tambahkan potongan dark cokelat

dan aduk hingga larut merata.

11.Hiaslah bagian atas cupcake dengan topping yang telah dibuat.

BAB VI
RENCANA PEMASARAN
A. Analisis Persaingan Usaha
Setiap kegiatan untuk memulai usaha harus mengukur kemampuan terhadap lingkungan atau
pesaing yaitu melalui analisis SWOT.
1. Strength (kekuatan)
Kekuatan produk Banana Cup Cakes ini ialah :
Potensi lain yang dimiliki oleh usaha Banana Cup Cakes ini yaitu penjualan Cup Cakes dari
bahan dasar buah pisang masih jarang sehingga masih besar kemungkinan usaha ini untuk
menjadi usaha yang cukup besar, bahan produk yang terjamin sehat dan higienis, mempunyai
ciri khas tampilan dan rasa yang berbeda dengan usaha cup cakes yang lainnya yaitu rasa
yang bervariasi serta harga yang cukup terjangkau
2. Weakness (kelemahan)
Tidak dapat tahan lama, produknya mudah ditiru, tidak cocok bagi konsumen yang tidak suka
buah pisang dan coklat.
3. Oppurtinity (peluang)
Tempat strategis, ciri khas menu dan tampilan cupcake yang unik dan dibuat sesuai selera
menjadikan usaha ini sangat menjanjikan, budaya masyarakat yang konsumtif, di Sangatta
Selatan khususnya di km 13 banyak belum ada yang menjual cup cakes sehingga Banana Cup
Cakes mempunyai peluang besar untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.
4. Threath (ancaman)
Banyak saingan yang namanya sudah lebih melambung dan dikenal konsumen terutama di
Sangatta Utara, harga bahan baku yang sewaktu-waktu bisa naik dapat menyebabkan
kenaikan harga cup cakes yang mungkin dapat mengurangi pembeli.

B. Analisis 4P
1. Product
Brand : Banana Cup Cakes
Quality : Tanpa bahan pengawet
Packing : Menggunakan kertas cup
2. Price
Untuk harga awal, Banana Cup Cakes dijual langsung kepada konsumen dengan harga Rp
5000 per pcs
3. Promotion
a. Personal Selling : Pemasaran awal produk kami melalui mulut ke mulut, dimana melalui
mulut ke mulut kemudian terus berkembang.
b. Media Online : memasarkan produk melalui jaringan internet melalui social media seperti
facebook dan twitter.
c. Di lakukan masa promosi selama 2 minggu pada setiap pembelian 1 paket dengan isi 6 porsi
akan memberikan diskon 5% dari harga tersebut.
4. Place
Tempat yang dipilih yaitu di Jl.garuda. Tepatnya di pinggir jalan raya dan dekat sekolah
karena letaknya yang cukup strategis dan mudah dijangkau masyarakat (konsumen).

C. Target Dan Segmentasi Pasar


1. Geografi
Wilayah yang kita jadikan target yaitu wilayah Sangatta Selatan. Alasan memilih wilayah ini
karena bahan-bahan untuk membuat produk ini mudah ditemukan di daerah ini dan juga
belum ada yang menjual Cup Cakes di wilayah ini. Selain itu, juga akan memperluas usaha
ke wilayah-wilayah lain seperti Sangatta utara dan daerah lainnya.
2. Demografi
Berdasarkan demografi, secara pasar kami bertuju pada kalangan siswa, masyarakat dan
lingkungan sekitar perumahan dan dipinggiran jalan dengan membuka toko kue Cup Cakes
untuk mempermudah kami memperoleh informasi pasar.

D. Strategi Pemasaran
1. Perkenalan Bisnis
Produk yang kami tawarkan merupakan makanan yang lezat, bergizi, dan harga yang
terjangkau dengan bentuk dan rasa yang bermacam-macam. Produk ini bernama Banana
Cup Cakes.
2. Membangun jaringan dengan usaha lain yang dapat mendukung bisnis
Memiliki produk cup cakes berbahan baku seperti pisang ambon, terigu, telur, pandan, baking
powder, garam, gula pasir dan coklat. Oleh karena itu Banana cup cakes berniat bekerja sama
kepada mereka yang menyediakan produk cup cakes.
3. Menciptakan inovasi pada desain yang ditawarkan.
Produk Banana Cup Cakes kali ini yang pertama yaitu cup cakes dengan pisang dan toping
coklat dan rasa serta bentuk yang dapat disesuaikan.
4. Meningkatkan kualitas pelayanan
Menyediakan website untuk wadah para konsumen memberikan saran atas produk yang
dibuat oleh banana cup cakes.
5. Media pemasaran
Kami akan mempromosikan produk kami melalui media social seperti facebook dan twitter
serta face to face

BAB VII

RENCANA PERMODALAN
A. Biaya Awal
Biaya Variabel :

Keterangan : masing masing jumlah x 4 minggu (1 bulan )


Biaya Tetap :

KEWIRAUSAHAAN
PROPOSAL BUSINESS PLAN
PARFUM REFILL (ISI ULANG PARFUM)

OLEH :
DESI MARIASTUTI
NIM. 11 651 020

DOSEN PENGAMPU :
H. Mat Juri, S.E., M.M

AKUNTANSI MANAJERIAL
POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA
TAHUN 2014

KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena
atas rahmat dan penyertaan-Nya jugalah penulisan proposal ini dapat diselesaikan.
Penulis menyadari bahwa proposal ini sangat sederhana dan sungguh karena berkat
limpahan rahmat -Nya tim penulis dapat menyelesaikan penyusunan proposal ini demi
memenuhi tugas mata kuliah Kewirausahaan.

Dalam kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada
Dosen Pengampu Mata Kuliah Kewirausahaan, Bapak H. Mat Juri, S.E., M.M yang turut
membantu pembuatan proposal ini. Penyusunan proposal ini juga dapat terselesaikan berkat
bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu tim penulis mengucapkan banyak terimakasih.

Kami menyadari bahwa dalam proposal ini masih banyak terdapat kekurangan,
sehingga dengan segala kerendahan hati kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat
membangun demi lebih baiknya kinerja kami yang akan datang. Semoga proposal ini dapat
memberikan tambahan ilmu pengetahuan dan informasi yang bermanfaat bagi semua pihak.

Samarinda, 12 Mei 2014

Penulis,

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Usaha


Parfum adalah wewangian atau bau-bauan yang berasal dari ekstrak tumbuh-tumbuhan,
bunga-bungaan, kayu-kayuan, biji-bijian, akar-akaran, dan bahan-bahan lain yang sekiranya
dapat dijadikan bahan baku parfum dengan cara diekstrak dengan metode penyulingan
ataupun cara lain yang dikenal pada umumnya. Bahan-bahan tersebut adalah sumber dari
wewangian yang kita cium dan kita temukan di berbagai tempat.
Kebiasaan menggunakan parfum merupakan gaya hidup yang sudah dilakukan banyak
kalangan masyarakat sejak lama, parfum digunakan karena memberikan keharuman dan
kesegaran bagi penggunanya, selain itu dapat menjadi ciri khas seseorang dari aroma
tubuhnya, dan parfum juga dapat menambah kepercayaan diri penggunanya serta dapat
menghilangkan bau badan. Dahulu harga parfum dengan kualitas asli harganya sangat mahal,
sehingga hanya bisa dijangkau oleh sebagian masyarakat saja.
Saat ini sudah banyak pelaku usaha baik yang berpengalaman maupun pemula mulai dari
kota besar di Indonesia sampai daerah-daerah kabupaten terpencil membuka Usaha Parfum
Refill dan bisa kita jumpai mulai dari toko parfum pinggir jalan sampai dengan mall, parfum
refill banyak diminati oleh berbagai kalangan masyarakat mulai dari golongan menengah
kebawah sampai kalangan menengah ke atas rutin membeli parfum refill ini. Beberapa
kelebihan parfum refill diantaranya karena harganya yang terjangkau, parfum refill memiliki
kelebihan wangi yang beragam jenis dan konsumen bebas memilih parfum sesuai
keinginannya, selain itu parfum refill pun tahan lama.
Aroma Parfum Refill yang wangi dan tahan lama serta memiliki kualitas yang bagus,
akan membuat konsumen merasa puas dan akan kembali datang untuk membeli parfum refill
tersebut.Seperti kita ketahui, bibit parfum adalah parfum yang murni tanpa campuran alkohol
dan ini membuat bibit parfum tidak perlu banyak dioleskan untuk membuat tubuh kita
menebarkan aroma harum dan segar. Sedikit saja kita memakai parfum tersebut maka
aromanya sudah begitu kuat dan yang pasti lebih tahan lama dibandingkan dengan parfum
beralkohol.
Hal inilah yang membuat trend bisnis bibit parfum berkembang pesat di berbagai daerah
terutama di kota-kota besar dimana para individunya sangat mengutamakan dan
memperhatikan penampilan mereka. Selain didukung dengan peralihan orang dari
menggunakan parfum beralkohol ke bibit parfum murni non alkohol, maka inilah saat yang
tepat bagi kita untuk memulai merintis bisnis usaha parfum.
Banyak keunggulan bibit parfum dibandingkan dengan parfum beralkohol biasa adalah
dari segi daya tahannya yang lebih kuat karena masih murni tanpa campuran alkohol dan
bagi seorang muslim, maka dengan menggunakan bibit parfum tidak perlu khawatir tidak sah
untuk melaksanakan sholat. Jadi, lebih bebas beraktifitas rohani tanpa perlu repot-repot harus
mandi atau membasuhnya terlebih dahulu karena bibit parfum ini murni 100% bebas dari
alkohol. Namun bagi yang ingin menggunakan alkohol, bibit parfum bisa dicampur dengan
alcohol dengan perbandingan 50 : 50.

BAB II
BUSINESS PLAN

A. Visi dan Misi

a. Visi
Membantu masyarakat agar dapat meningkatkan perekonomian dengan modal yang tidak
terlalu besar.
b. Misi
Melayani kebutuhan parfum secara maksimal sehingga keberhasilan dan kepuasan dapat
dirasakan bersama.

B. Identifikasi Usaha
Nama Usaha : Mar_Ghin Parfum
Pemilik Usaha : Desi Mariastuti
Alamat Usaha : Bontang
Contact Person : 0853xxxxxxx
C. Ruang Lingkup Usaha
Ruang Lingkup usaha yang saya jalankan masih disekitar perumahan saya. Sebab usaha ini
masih merupakan usaha kecil-kecilan.

BAB III
ANALISIS USAHA

A. Rencana Produk
Usaha saya adalah usaha yang bergerak dalam bidang isi ulang parfum. Ide
menjalankan usaha di bidang pulsa ini berawal dari saya yang sering isi ulang parfum. Dan
melihat kondisi di sekitar tempat tinggal saya belum ada yang membuka isi ulang parfum,
sedangkan kebutuhan akan isi ulang parfum meningkat.

B. Rencana Produk Yang Dihasilkan


Keistimewaan Mar_Ghin Parfum ini adalah :
Menjual berbagai merek atau aroma parfum
Harga yang terjangkau untuk masyarakat
Tempat yang nyaman

BAB IV
DESKRIPSI TENTANG USAHA

A. Jenis Produk
Menjual berbagai macam merek atau aroma bibit parfum.

B. Prospek Usaha
Bisnis yang saya jalani ini sangat cocok dalam kehidupan sekarang, karena saat ini,
semakin banyak orang yang memperhatikan penampilannya salah satunya yaitu dengan
menggunakan parfum. Makin meningkatnya kebutuhan permintaan berbagai aroma atau
merek parfum, mendorong saya untuk mendirikan bisnis yang bergerak di bidang isi ulang
parfum ini.

C. Rencana Produksi
Saya memilih untuk menjualnya di sekitar tempat tinggal saya. fasilitas yang
diperlukan untuk melayani jasa dibidang pengisian parfum ini adalah :
2 etalase kecil untuk meletakkan berbagai macam botol kosong dan botol parfum dengan
berbagai aroma dan merek.
2 etalase besar untuk meletakkan berbagai bibit parfum.
4 kursi apabila konsumen terlalu lama menunggu.

Untuk meningkatkan kualitas output, maka selalu mengamati perkembangan teknologi


dan riset produk atau uji coba produk. Pertimbangan utama penentuan lokasi usaha adalah
ketersediaan bahan baku untuk proses produksi.
Luas usaha yang akan dikembangkan adalah kapasitas 500 botol perhari. Pola usaha
yang dikembangkan adalah pola produksi kontinyu dan ruko atao kios sehingga setiap waktu
selalu menghasilkan minyak wangi non alkohol tanpa terpengaruh waktu dan musim.

BAB V
RENCANA PEMASARAN

A. Analisis Persaingan Usaha (SWOT)


a. Strength / Kekuatan
Harga yang tidak terlalu tinggi / terjangkau
Menjual berbagai jenis aroma parfum dengan berbagai ukuran botol
Meningkatkan penjualan dengan berbagai promosi salah satunya, penjualan konsinyasi /
menjual parfum dengan dititipkan ke warung-warung.
b. Weakness / Kelemahan
Banyaknya pesaing
Bahan baku yang cukup mahal sehingga kesulitan untuk menentukan harga jual parfum yang
murah
c. Opportunities / Kesempatan

Banyaknya konsumen karena bisa dipastikan bahwa semua orang ingin tampil rapi dan
wangi
Menjadikan Peluang bisnis yang menjanjikan
d. Threat / Ancaman
Banyaknya pesaing yang semakin meningkat
Kurangnya kepercayaan konsumen
Persaingan harga

B. Analisis 4P (Product, Price, Promotion, Place)


a. Product
Type
Isi ulang parfum
Brand
Mar_Ghin Parfum

b. Price
Estimasi Penjualan isi ulang parfum :
No Ukuran Jenis Harga
1 8 ml Oles Rp. 8.000
2 10 ml Oles Rp. 10.000
3 15 ml Semprot Rp. 17.000
4 30 ml Semprot Rp. 25.000
5 50 ml Semprot Rp. 45.000
6 100 ml Semprot Rp. 95.000
7 125ml Semprot Rp. 115.000

c. Promotion
Membagikan brosur
Membuat sampel kecil-kecil dan dibagikan secara cuma-Cuma
Menitipkan parfum ke warung warung (Penjualan Konsinyasi)
d. Place
Berlokasi Jl. Sultan Hasanuddin di depan rumah (Bontang), samping swalayan.

C. Target dan Segmentasi Pasar


a. Geografi
Wilayah yang saya jadikan target usaha yaitu di sekitar tempat tinggal saya.
b. Demografi
Berdasarkan demografi, saya menjual di sekitar tempat tinggal saya untuk mempermudah
orang-orang di sekitar tempat tinggal saya untuk mengisi ulang parfum.
D. Strategi Pemasaran
a. Perkenalan Bisnis
Usaha yang saya jalankan bergerak di bidang isi ulang parfum dengan harga yang terjangkau.
b. Media Pemasaran
Dengan Membuka satu kios dan promosi melalui brosur dan membagikan sampel secara
cuma-cuma.

BAB VI
RENCANA PERMODALAN

A. Biaya Awal

No. Uraian Jumlah Satuan Harga/satuan Harga Biaya


Unit
1. Etalase kecil 2 unit Rp. 1.500.000 Rp. 3.000.000
2. Etalase besar 2 unit Rp. 4.000.000 Rp. 8.000.000
3. Botol Isi Ulang 500 Satuan Rp. 5.000 Rp. 2.500.000
4. Botol Roll On 50 Lusin Rp. 15.000 Rp. 750.000
5. Sewa Tempat+Listrik 1 Bulan Rp. 1.000.000 Rp. 1.000.000
6. Kursi 4 Buah Rp. 25.000 Rp. 100.000
7. Gaji Karyawan 1 Orang Rp. 800.000 Rp. 800.000
Total Rp. 16.150.000

B. Modal Awal
Untuk membeli bibit parfum yaitu sebanyak 80 unit dengan perunit sebanyak 500 ml
@ Rp. 400.000 = Rp. 32. 000.000
Total biaya awal = Rp 16.150.000, jadi Total modal awal = Rp 48.150.000
Rincian Modal :
1. Modal sendiri / Pribadi : Rp. 13.150.000,-
2. Pinjaman :
- Orang Tua : Rp. 15.000.000,-
- Bank : Rp. 20.000.000,-
: Rp. 35.000.000.-
: Rp. 48.150.000,-

C. Analisis Keuntungan
Jika dalam sehari menjual 10 botol (roll oles 10 ml) @ Rp. 10.000 = Rp. 100.000
dan 20 botol ( semprot 15 ml) @ Rp. 17.000 = Rp. 340.000
Keuntungan per hari = Rp. 440.000
Keuntungan per bulan = Rp 440.000 x 30 = Rp 13.200.000

D. Pengembalian Modal
Total modal awal : keuntungan per bulan = Rp 48.150.000 : Rp 13.200.000= 3,7 bulan (97
hari)

BAB VII
RENCANA ORGANISASI

Rencana Organisasi usaha hanya terdiri dari dua orang saja, yaitu pemilik usaha dan
karyawan.

BAB VIII
RESIKO

B. Resiko yang mungkin terjadi dalam menjalankan usaha


a. Adanya persaingan
b. Harga bahan baku yang cukup mahal sehingga susah menentukan harga jual yang murah
c. Harga yang bertentangan dengan pesaing lain

BAB IX
PENUTUP

A. Kesimpulan
Usaha dibidang pengisian parfum ini memberikan peluang pasar yang sangat luas.
Sekarang permintaan konsumen akan isi ulang parfum semakin meningkat. Hal ini
disebabkan karena setiap orang ingin tampil rapi, mempesona dan wangi di hadapin orang
lain. Sasaran konsumen yaitu anak-anak, remaja dan dewasa. Tetapi yang paling banyak
adalah remaja.
B. Saran
Usaha isi ulang parfum ini tidak memerlukan kreativitas maupun keterampilan. Dalam
menjalankan usaha ,yang diperlukan adalah ketelitian dan kecermatan dalam membuat atau
mencampurkan bibit parfum dengan bahan lain.

PROPOSAL BUSINESS PLAN


Anggota Kelompok :
1. Irfan Fahmi K
2. Allan M.Z.K
3. M. Rizal Nugraha
4. Panji Ismoyo
5. Moh. Yazied
6. Iqbal Rizalul Fikri
7. Anita Mulia Putri
8. Epi Linah
9. Turini
10. Sri Setiawati
11. Yenni Indriarti
12. Aini Indriyani
13. Farida Aisyah S
14. Lisnawati
15. Sabilla Syifa
16. Inayatul Maula
UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI
BAB I

LATAR BELAKANG

Nama Usaha : Leo Leseh Resto

Bidang Usaha : Kuliner


Jenis Produk : Makanan dan Minuman

Tempat Usaha : Parking Area Unswagati Campus 1 (3 Januari 2012)

1.1 Identifikasi Peluang Bisnis


Lingkungan kampus adalah lingkungan dimana banyak anak-anak kos yang tidak punya
waktu untuk memasak makanan, untuk itu kami mengambil peluang ini untuk dijadikan
sebuah kesempatan untuk memperoleh keuntungan dan pelanggan. Apalagi ketika siang
hari ketika jam-jam istirahat dan makan siang. Hal ini menjadikan kami semakin kuat
untuk membuat produk makanan berat.

1.2 Penjelasan Produk


Produk yang kami sediakan di stand bisnis kami merupakan produk makanan dan
minuman. Untuk makanan kami menyediakan beberapa pilihan yaitu nasi lengko yang
kami jadikan sebagai produk andalan, pisang coksu (coklat susu), jelly, serta cemilan
(kacang, pilus, permen yupi). Untuk produk minuman yang kami jual yaitu pop ice
(chocolate, mocca, strawberry), ale-ale, aqua gelas, es teh manis, serta teh hangat.

Produk nasi lengko kami buat pada saat pemesanan dari konsumen datang agar pada
saat disajikan makanan ini masih dalam keadaan hangat. Produk ini membutuhkan
bahan-bahan sebagai berikut : beras, tahu, tempe, timun, tauge, kucai, saus kacang,
bawang goreng, kecap,serta kerupuk sebagai pelengkapnya. Untuk saus kacang kami
buat dari rumah, karena cukup memakan waktu dalam proses pembuatannya.
Sedangkan tempe tahu kami goreng ditempat pada saat hari-H.

Pisang coksu sama seperti nasi lengko, pembuatannya ketika munculnya permintaan dari
konsumen. Pisang coksu ini membutuhkan bahan-bahan sebagai berikut : pisang
nangka, coklat, susu kental manis, serta mentega sebagai media pemanggangan. Proses
pembuatannya cukup mudah pisang yang telah dikupas dan diiris kemudian dipanggang
diatas teflon yang sebelumnya telah diberikan sedikit mentega. Tidak membutuhkan
waktu yang lama dalam proses tersebut. Setelah itu pisang yang sudah jadi ditaburkan
dengan coklat dan disiram dengan susu kental manis.

Jelly kami membuatnya dari rumah, karena produk ini membutuhkan pendinginan
didalam kulkas saat prosesnya. Pada saat stand tidak memungkinkan untuk membawa
kulkas ke tempat, sehingga jelly dibuat dari rumah. Jelly ini membutuhkan bahan-bahan
seperti nutrijel, gula, keju, serta susu kental manis. Sedangkan cemilan kami sediakan
sebagai pelengkap.
Produk pop ice kami menyediakan 3 rasa yaitu rasa chocolate, moccacino, dan
strawberry. Pop ice ini kami proses dengan menggunakan blender, agar bubuk pop ice
dapat tercampur rata dengan air dan es. Kami juga menambahkan keju sebagai toping
atasnya serta susu kental manis. Untuk ale-ale kami menyediakan ale-ale gelas maupun
ale-ale yang diseduh, pilihan ini kami sediakan untuk konsumen yang mempunyai selera
yang tentunya berbeda-beda. Aqua gelas kami hanya menjual dalam kemasan saja.
Untuk teh kami menyediakan es teh manis dan teh hangat, sehingga memungkinkan
konsumen dapat memilih sesuai selera.

1.3 Latar Belakang Bisnis


Bisnis ini merupakan sebuah tugas sebagai praktik nyata dari mata kuliah
kewirausahaan. Alasan kami memilih produk utama kami berupa makanan berat karena
kami melihat peluang itu muncul, disaat siang hari merupakan saat-saat dimana orang
dalam keadaan lapar dan mencari makanan.

1.4 Tujuan
1. Tujuan Umum
A. Mendapatkan keuntungan
B. Memperoleh pengalaman yang berharga dalam berwirausaha
C. Tujuan Khusus
i. Memenuhi tugas mata kuliah kewirausahaan
1.5 Potensi Bisnis
Produk kami ini memiliki peluang bisnis yang potensial dan cukup menjanjikan. Karena
produk ini sudah tidak asing lagi bagi para konsumen, begitupun dengan hal rasa yang
ada. Produk makanan utama kami ini juga merupakan salah satu makanan khas daerah
kita. Produk utama makanan kami ini tidak akan pernah sepi peminatnya dan akan tetap
ada dari tahun ke tahun. Sesuatu hal yang telah familiar tidak akan sulit untuk mencari
konsumennya.

BAB II

ANALISIS SWOT

2.1 Faktor Internal


1) Strength (Kekuatan)

a Keunggulan produk
Kami membuat produk dengan mengutamakan rasa yang khas dan tampilan yang
mengutamakan nilai estetika.

b Varian produk banyak

Kami menawarkan varian produk yang banyak, namun dengan tetap menonjolkan
makanan utama kami nasi lengko. Produk-produk lain kami jadikan sebagai pelengkap.
Sehingga konsumen yang datang atau pun memesan dapat memilih sesuai dengan
produk yang diingikan.

c Produk sudah familiar

Produk-produk yang kami jual ini sudah sangat familiar dilidah para konsumen, sehingga
akan relative lebih mudah untuk menarik konsumen datang dan memesan.

d Cara membuat produk relative mudah

Produk-produk kami ini proses pembuatannya relative mudah, sehingga hampir setiap
personil di tim kami bisa membuatnya.

e Bahan baku mudah didapat

Bahan baku dari produk-produk yang kami jual ini sangat mudah didapatkan dan banyak
dijual dengan harga yang relative murah. Bisa didapatkan di pasar pasar tradisional
maupun modern.

f Harga dipatok lebih rendah

Harga yang kami tentukan untuk tiap-tiap barang kami pilih sedikit lebih rendah dari
harga pasaran namun tetap akan menutupi biaya produksi. Kami juga membuat harga
produk kami saling menutupi. Trik ini nantinya akan menarik minat konsumen, karena
biasanya konsumen akan memilih harga yg lebih murah, namun dengan kualitas produk
yang baik.

2) Weakness (Kelemahan)

a) Belum memiliki cukup pengalaman


Pengalaman kami dalam memulai usaha masih sangat minim, ini menjadi satu titik
kelemahan tersendiri yang mau tidak mau harus di atasi dengan kerja tim secara
kompak.

b) Kurangnya sumber daya modal

Modal yang kami kumpulkan secara bersama ini masih sangat kurang untuk mendanai
terciptanya usaha ini. Tapi dana yang tebatas ini harus sangat kami kelola sehingga
mampu untuk dapat mendanai ini semua.

2.2 Faktor Eksternal


1) Opportunities (Peluang)

1. Banyaknya konsumen
Banyaknya mahasiswa dan dosen di kampus unswagati 1 kami jadikan sebagai sasaran
sehingga kami cukup yakin tidak akan sepi dengan konsumen.

1. Sistem Pemasaran
Pemasaran yang kami terapkan dalam tim adalah promosi. Kami gencar mempromosikan
produk-produk kami melalui brosur/selembaran namun dengan tetap mengandalkan
promo face to face. Jadi kami menyebarkan brosur namun dengan juga menjelaskannya
kepada para sasaran konsumen. Sehingga pesan promo produk kami ini dapat
tersampaikan.

1. Sistem Pesan Antar


Kami juga menyediakan pelayanan pesan antar. Konsumen yang sedang tidak punya
waktu untuk datang langsung, dapat memesan antar melalui media sms ataupun bbm.
Namun juga terbatas hanya dilingkungan sekitar kampus 1 unswagati.

2) Threats (Ancaman)

1. Keacuhan Konsumen
Terkadang pada saat promo berjalan kami akan menemukan sasaran konsumen yang
acuh dan tidak menganggap, ini akan menjadi sebuah pelajaran berharga bahwa tidak
semua konsumen dapat menerima kita.

1. Banyaknya Kompetitor
Kompetitor kami cukup banyak, sekitar 6 tim lain yang akan bersaing menarik konsumen
untuk membeli produk-produknya.
STRENGTH
Keunggulan
produk

Varian produk
banyak

Produk sudah
familiar

Cara pembuatan WEAKNESS


relative mudah Belum memiliki
cukup
Bahan baku pengalaman
mudah didapat
Kurangnya
Harga dipatok sumber daya
lebih rendah modal
STRATEGI SWOT

Melakukan uji
coba produk
Sehingga akan
memudahkan kita
untuk menilai
bagaimana
produk ini
dibentuk.

Stand kami
OPPORTUNITY dirikan dengan
Banyaknya tidak
konsumen mengeluarkan
modal lagi,
Melakukan
Sistem pemasaran program promosi sehingga modal
Meningkatkan dapat berfokus ke
Sistem pesan antar kualitas produk produk.

Melakukan Mengelola modal


THREAT
promosi dengan dengan cermat
gencar, namun
tetap melihat
bagaimana
Keacuhan ketertarikan Meningkatkan
konsumen konsumen kualitas promosi
terhadap promosi
kami. yang jalankan
Banyaknya Meningkatkan
kesabaran apabila
kompetitor
muncul keacuhan
konsumen.

BAB III

PERENCANAAN BISNIS

3.1 Sasaran dan Target Pasar


Sasaran atau target pasar kami adalah para dosen dan mahasiswa unswagati kampus 1
yang terdiri dari fakultas ekonomi, fakultas pertanian, dan fakultas tehnik. Banyaknya
para dosen dan mahasiswa yang ada dikampus 1 ini membuat jumlah target konsumen
yang banyak. Didukung dengan teknik promosi yang telah kami standarkan. Untuk
program jangka panjang, bisnis ini menjadi bahan pembelajaran untuk kelompok kami,
apabila suatu saat mendirikan usaha.

3.2 Pembiayaan
a Biaya Tetap (Fixed Cost) per tahun
Kami tidak mengeluarkan biaya tetap, karena peralatan dan perlengkapan yang kami
gunakan dibawa oleh tiap-tiap anggota tim kami. Berikut daftar peralatan dan
perlengkapannya :

1. Tabung gas 3kg


2. Tikar (4 buah)
3. Panci dan Teflon
4. Alat penanak nasi/Magiccom
5. Meja Lipat (5 buah) dan Meja Besar (2 buah)
6. Blender
7. Termos Es, Termos Nasi, Galon air
8. Kompor gas
9. Piring (1 lusin) dan Gelas (6 buah)
10. Nampan (6 buah) , Baskom (3 buah)
11. Spatula, Parutan Keju, Talenan, Pisau, Sendok, Garpu
12. Peralatan Kebersihan
13. Tenda
14. Taplak meja, toples plastic
15. Tusuk gigi, tisu, sedotan
b Biaya Variabel (Variabel Cost)

N
o Nama Barang Jumlah Harga

1 Gas 3 kg 1 Tabung Rp. 14.500,-

2 Beras 3 kg Rp. 24.600,-

3 Kecap manis 1 botol Rp. 8.700,-

4 Tahu, Tempe Rp. 10.000,-

5 Toge, timun, kucai Rp. 5.000,-

6 Saus Kacang Rp. 6.000,-

7 Bawang goreng Rp. 4.000,-

4
8 Kerupuk bungkus Rp. 5.000,-

9 Tepung Terigu 1 kg Rp. 10.000,-

10 Pisang 2 arit Rp. 14.000,-

11 Coklat batangan 1 batang Rp. 7.500,-

12 Susu kental manis 1 kaleng Rp. 8.600,-

1
13 Mentega bungkus Rp. 2.300,-

14 Nutrijelly 3 pcs Rp. 4.500,-

15 Keju Rp. 7.500,-

16 Pop Ice 3 rasa 40 pcs Rp. 31.000,-

17 Ale Ale 1 dus Rp. 14.000,-

18 Aqua Gelas 1 dus Rp. 11.000,-

19 Teh kotak peco 3 pcs Rp. 1.000,-

20 Pilus 20 pcs Rp. 8.000,-

21 Kacang Garuda 20 pcs Rp. 8.000,-

22 Permen Yupi 1 pack Rp. 7.500,-

23 Air Isi Ulang 2 galon Rp. 7.000,-


1 termos
24 Es Batu es Rp. 8.000,-

25 Gula, Garam, Masako Rp. 15.400,-

26 Minyak Goreng kg Rp. 5.200,-

Sayuran untuk
27 gorengan Rp. 5.000,-

28 Tempat Pop Ice Rp. 10.000,-

Tempat Jelly +
29 Pisang Coksu Rp. 7.500,-

30 Alat Penyajian,dll Rp. 26.700,-

31 Transportasi, parkir Rp. 22.500,-

TOTAL VARIABLE COST Rp. 320.000,-

c Biaya Total
Biaya total = Variable Cost + Fixed Cost

= Rp. 320.000 + Rp. 0

= Rp. 320.000

d Biaya dan Harga Per Unit


Nasi Lengko
Biaya per unit : Rp. 1816

Harga jual per unit : Rp. 3000

Pisang Coksu
Biaya per unit : Rp. 2.073,33

Harga jual per unit : Rp. 2500

Jelly Miteti
Biaya per unit : Rp. 1.720

Harga jual per unit : Rp. 2000

Gorengan
Biaya per unit : Rp. 352
Harga jual per unit : Rp. 500

Pilus
Biaya pe unit : Rp. 400

Harga jual per unit : Rp. 500

Kacang garuda
Biaya per unit : Rp. 400

Harga jual per unit : Rp. 500

Pop Ice
Biaya per unit : Rp. 1.162,5

Harga jual per unit : Rp. 2500

Ale-ale
Biaya per unit : Rp. 583,33

Harga jual per unit : Rp. 1.000

Aqua gelas
Biaya per unit : Rp. 275

Harga jual per unit : Rp. 500

Es Teh
Biaya per unit : Rp. 540

Harga jual per unit : Rp. 1.500

The hangat
Biaya per unit : Rp. 420

Harga jual per unit : Rp. 1.000

e Modal Awal
Modal awal = Jumlah patungan x Jumlah anggota tim
= Rp. 20.000 x 16

= Rp. 320.000
f Analisis Keuntungan
Pendapatan : Rp. 272.000

HPP :

1 Nasi Lengko Rp. 1816 x 25 porsi = Rp. 45.400

2 Pisang Coksu Rp. 2073,33 x 22 porsi = Rp. 45.613,26

3 Jelly Rp. 1720 x 6 porsi = Rp. 10.320

4 Gorengan Rp. 352 x 50 pcs = Rp. 17.600

5 Pop Ice Rp. 1.162,5 x 24 pcs = Rp. 27.900

6 Ale-ale Rp. 583,33 x 4 pcs = Rp. 2.333,32

7 Aqua gelas Rp. 275 x 4 pcs = Rp. 1.100

8 Teh Rp. 540 x 24 pcs = Rp. 12.960

9 Teh hangat Rp. 420 x 3 pcs = Rp. 1.260


Total HPP = Rp.164.486,58
Keuntungan = Pendapatan Total Biaya

= Rp. 272.000 Rp. 164.486,58

= Rp. 107.513,42

Jadi, kami mengalami keuntungan dalam satu hari sebesar Rp. 107.513,42 dengan
menjual nasi lengko 25 porsi, pisang COKSU 22 porsi, jelly 6 porsi, gorengan 50 pcs, pop
ice 24 pcs, ale-ale 4 pcs, aqua gelas 4 pcs, es teh manis 24 pcs, dan teh hangat 3 pcs.

g Pengembalian Modal
Total HPP : Laba usaha = Rp.164.486,58 : Rp. 107.513,42
= 1,53 hari
Catatan : dalam 1 hari menjual menjual nasi lengko 25 porsi, pisang COKSU 22 porsi,
jelly 6 porsi, gorengan 50 pcs, pop ice 24 pcs, ale-ale 4 pcs, aqua gelas 4 pcs, es teh
manis 24 pcs, dan teh hangat 3 pcs.

BAB IV

STUDI KELAYAKAN

4.1 Lokasi
Lokasi stand kami di sekitar lapangan parkir kampus unswagati 1 dekat FE. Kami disini
memilih mendirikan tenda tepat ditengah lapangan, karena merupakan tempat yang
paling mudah untuk dijangkau dan dilihat oleh orang banyak. Namun terkendala cuaca
yang panas, untuk itu kami juga menyediakan kipas angin untuk memberikan
kenyamanan para konsumen yang datang. Lokasi yang strategis berada di pusat, dengan
kenyamanan dan menawarkan sensasi lesehan dalam tenda tentara menjadi satu paket
unik yang menarik.

4.2 Sarana dan Prasarana


Untuk menunjang pendirian stand, kami meminjam sebuah tenda regu dengan
melayangkan surat permohonan peminjaman kepada kodim. Untuk peralatan dan
perlengkapan penunjang kami membagi tugas dengan setiap anggota tim. Sebagai
media promosi kami membuat selebaran-selebaran yang berisikan daftar menu serta
nomor hp maupun pin bb, karena kami menyediakan jasa pesan antar. Jadi, akan sangat
membantu para konsumen mengetahui produk-produk kami, serta membantu dalam
proses pemesanan yang mudah.

4.3 Sumber Daya Manusia


Anggota kami terdiri dari 16 orang, dimana setiap orang telah diberikan masing-masing
tugas. 1 orang sebagai bagian kasir yang bertugas untuk menghimpun transaksi
pembayaran, 1 orang sebagai assisten kasir yang bertugas menerima setiap pesanan
melalui sms maupun bbm, 1 orang sebagai ketua yang bertugas sebagai pengatur, 4
orang sebagai bagian stand dan peralatan yang bertugas atas tenda, 3 orang sebagai
bagian pemasaran yang menyebarkan brosur dan promosi, 2 orang sebagai bagian
akuntansi yang bertugas menyusun laporan, 4 orang sebagai bagian produksi. Setiap
orang disini harus mampu bekerja sama dengan baik, tidak hanya mengerjakan tugas
pokoknya namun dapat pula saling mengisi dan melengkapi. Sehingga diharapkan suatu
kekompakan dapat tercipta dan menjadi kekuatan pada tim kami.

BAB V
REAL BUSINESS PLAN

5.1 Rencana Manajemen


1. Strategi Pemasaran
Banyaknya pesaing membuat kami harus mengedepankan strategi pemasaran
kita agar lebih dominan untuk dilihat dan menjadi pilihan konsumen. Tahapan-tahapan
strategi ini sebagai berikut :
1. Pengembangan Produk
Produk yang kami jual kepada para konsumen dibuat beragam agar konsumen memiliki
banyak pilihan alternatif.

1. Pengembangan Wilayah Pemasaran


Area pemasaran utama adalah dikampus 1 Unsawagati dengan stand yang didirikan
pada area parkir dekat TU Fakultas Ekonomi.

1. Kegiatan Promosi
Promosi merupakan bagian dari proses pemasaran. Promosi sangat mempengaruhi
kelancaran dan keberhasilan suatu usaha. Kami melakukan promosi dengan
menyebarkan brosur dan dimaksimalkan dengan penjelasan apa yang tertera di brosur.
Sehingga pesan yang ingin disampaikan agar lebih dimengerti oleh konsumen, juga
menarik minat konsumen untuk memesan.

1. Penjualan Delivery
Kami menyediakan pula pesan antar sehingga konsumen dapat memesan tanpa harus
datang ke stand kami.

2. Strategi Produksi
Kami memproduksi produk makanan seperti nasi lengko, pisang coksu pada saat
terjadinya order/pemesanan dari konsumen. Ini dilakukan agar makanan dapat tersaji
dengan hangat, karenan akan lebih nikmat dan enak ketika dalam keadaan masih
hangat. Namun untuk makanan jelly kami tidak mungkin memproduksinya ditempat
sehingga kami memberikan wewenang kepada salah satu anggota tim untuk
memproduksinya dirumah.
3. Strategi Organisasi dan SDM
SDM juga merupakan faktor yang sangat berpengaruh disini untuk mencapai sebuah
keberhasilan usaha. Untuk lebih memudahkan dalam pekerjaan tim kami melakukan
pembagian tugas kepada setiap anggota. Pembagian tugas ini dimaksudkan untuk
adanya keterfokusan pekerjaan dan juga menghindari kebingungan dalam bekerja.
Namun bukan berarti setiap orang hanya bertanggung jawab pada satu bagian, disini
kami juga mengedepankan kerja sama tim yang solid, setiap orang dapat membantu
pada berbagai bidang pula. Bagian dekorasi itu bertanggung jawab sebelum acara dan
bagian akuntansi bekerja setelah acara, sehingga orang-orang dibagian ini dapat
membantu pekerjaan bagian lain pada saat stand berlangsung. Begitu pula sebaliknya,
bagian lain membantu bagian dekorasi dalam proses pendirian tenda yang kebetulan
juga dibantu oleh rekan-rekan dari MAPALA GUNATI sehari sebelumnya. Dan dalam
proses penyusunan laporan yang harus dihasilkan.

4. Strategi Penetapan Harga


Penetapan harga disini menjadi hal yang sangat penting. Kelebihan kami disini
adalah produk yang bervarians sehingga kami menetapkan harga dapat saling
bersimbiosis mutualisme. Jadi harga produk-produk tersebut dapat saling menutupi
setiap biaya yang telah dikeluarkan. Kami juga berusaha menetapkan harga terbaik yang
terjangkau dengan sasaran konsumen kita yang sebagian besar mahasiswa. Dengan
harga yang ditetapkan, kami juga tetap menjaga kualitas dari produk.
5. Rencana Pengembangan Produksi
Rencana-rencana pengembangan produksi kami antara lain :
v Meningkatkan produksi

v Memperluas jangkauan promosi

v Meningkatkan kualitas produk

v Menggeser produk-produk yang kurang diminati sehingga biaya dapat lebih terfokus
kepada produk yang paling diminati

6. Analisis Resiko Usaha dan Antisipasinya


Setiap usaha/bisnis pasti akan memiliki resiko, demikian pula dengan usaha
singkat kami memiliki berbagai resiko sebagai berikut :
v Produk kurang menarik minat konsumen

v Modal usaha yang tidak dapat dikembalikan

v Pemesanan palsu dalam system delivery

Untuk mengatasi resiko-resiko tersebut, kita melakukan antisipasi sebagai berikut :

v Produk dibuat dengan varian yang cukup banyak


v Mengoptimalkan penggunaan modal yang terbatas

v Konfirmasi pemesanan yang dilakukan assisten kasir

5.2 Struktur Organisasi

5.3 Proses Produksi


Proses produksi yang kami lakukan ada beberapa yang karna keterbatasan
waktu dan peralatan ditempat stand kami membuatnya dirumah. Namun ada beberapa
produk pula yang kami produksi secara langsung di tempat.
1. What
Barang yang kami produksi adalah produk makanan dan minuman. Produk
makanan terdiri dari nasi lengko sebagai utamanya, pisang coksu, jelly, gorengan, serta
makanan ringan sebagai pelengkapnya. Sedangkan produk minuman terdiri dari pop ice,
es teh, teh hangat, ale-ale, dan aqua gelas.
2. Who
Dalam usaha kecil kami ini, kami menetapkan job description antara lain :
v Ketua Pelaksana

v Bagian Akuntansi

v Bagian Produksi

v Bagian Pemasaran

v Bagian Dekorasi

v Kasir dan Asisten Kasir


3. Whom
Sasaran kami adalah mahasiswa dan dosen fakultas ekonomi, pertanian, teknik,
dan orang-orang disekitar Unswagati kampus satu.
4. When
Kami mendirikan stand di lapangan parkir kampus 1 unswagati, hari kamis
tanggal 3 januari 2012 dimulai pukul 08:00 sd selesai.
5.4 Pengelolaan Karyawan
Untuk pengelolaan agar kerja tim lebih berjalan efisien, kami menerapkan
pembagian kerja. Namun dengan tetap berkoordinasi dengan yang lain dalam wujud
saling membantu.
Lampiran 1

PERSEDIAAN AKHIR

Nama Barang Jumlah Perkiraan Harga

Pilus Garuda 20 pcs Rp. 8.000,-

Kacang Garuda 17 pcs Rp. 6.800,-

Pop ice 9 pcs Rp. 6.975,-

Pop ice 5 pcs Rp. 3.875,-

Pop ice 2 pcs Rp. 1.550,-

Ale-ale 16 pcs Rp. 11.200,-

Aqua 44 pcs Rp. 10.083,33,-

Tepung terigu kg Rp. 2.500,-

Sayuran Rp. 2.500,-

Garam Rp. 1.000,-

Beras 1 kg Rp. 8.200,-

Kecap botol Rp. 4.200,-

Toge, timu, kucai Rp. 1.500,-

Bawang Rp. 2.000,-

Krupuk Rp. 2.500,-

Total Persediaan Akhir Rp. 72.883,33,-

Cat : Kacang garuda : 3 pcs sebagai hibah karena menunggu pesanan terlalu lama

Lampiran 2
Cirebon, 1 Januari 2013

Nomor : 001/Akt.D/Januari/2013 Kepada Yth.

Lampiran : PASITER
KODIM 14

Perihal : Pinjaman Tenda Regu Ditempat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Berkenaan dengan akan diselenggarakannya tugas praktik kewirausahaan Memulai


Usaha kami bermaksud untuk meminjam sebuah tenda regu untuk pendirian stand
kami. Insyaallah akan dilaksanakan pada :

Hari, Tanggal : Kamis, 3 Januari 2012

Waktu : 08-00 sd selesai

Tempat : Lokasi parkir bagian UNSWAGATI

Demikian surat permohonan izin ini kami sampaikan. Atas segenap perhatiannya kami
mengucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Ketua Kelompok

Irfan Krisnayadi

Contoh Proposal Usaha Dan


Business Plan
Contoh proposal usaha yang baik tentu harus memiliki banyak aspek, agar
yang membaca proposal ini bisa mengerti dan yang paling penting adalah
mau memberikan dananya untuk perkembangan usaha. Selain itu proposal
usaha yang baik juga akan memudahkan kita dalam menjalankan usaha yang
baru dibuka, karena langkah serta resiko yang akan dihadapi sudah dipetakan
dengan baik.
Banyak orang yang ingin memulai sebuah usaha, tetapi banyak dari mereka
tidak tahu harus membuka usaha apa, dan dari mana memulainya. Banyak
sekali orang diluar sana yang ingin membuka usaha, tetapi mereka tidak bisa
membuka usaha karena terkendala dengan modal.

Hal seperti ini seharusnya tidak akan menghalangi bila Anda bisa
menyampaikan ide usaha Anda ke dalam sebuah proposal usaha. Sehingga
menarik orang yang memiliki modal besar mau untuk melakukan kerja sama
dengan Anda.

Artikel Terkait : Contoh Curriculum Vitae yang Menarik


Contoh Proposal Usaha untuk Mencari Investor

Proposal usaha yang baik harus mengandung tentang penjelasan bisnis atau
usaha yang di jalankan. Seperti tujuan dari usaha, visi dan misi perusahaan,
sejarah, struktur organisasi di dalam usaha, produk yang dijual dan yang
penting adalah strategi marketing yang akan digunakan. Selain itu laporan
keuangan serta analisis pasar juga tidak kalah penting dalam sebuah
proposal usaha. Berikut ini adalah salah satu format proposal usaha yang bisa
Anda contoh.

Secara Garis Besar Proposal Usaha Mengandung Beberapa


Bagian Berikut

Contoh Proposal Usaha yang Baik


Cover depan proposal
Bagian ini berisi tentang sekilas judul proposal, nama usaha, dan juga nama
yang membuat proposal. Buatlah sebaik mungkin cover proposal Anda,
karena cover yang baik akan memberikan kesan lebih dari pembacanya. Bila
ada istilah Dont judge the book by its cover, maka istilah itu tidak berlaku
untuk proposal usaha karena tampilan serta cara Anda presentasi akan
sangat berpengaruh pada tingkat keberhasilan Anda mempengaruhi investor.
Bila Anda tidak memiliki kemampuan mendesain cover, kami sarankan untuk
menggunakan jasa orang lain yang memiliki kemampuan desain. Hal ini akan
menjadi nilai tambah pada proposal usaha yang Anda buat. Sehingga hanya
dengan melihat cover-nya akan lebih membuat orang percaya terhadap usaha
yang akan Anda jalankan.
Daftar isi proposal
Daftar isi berisi tentang judul setiap bab serta nomor halaman tersebut. Hal ini
bisa memudahkan seseorang untuk melihat apa saja yang ada di dalam
proposal usaha tersebut. Daftar isi pada sebuah proposal ibarat sebuah peta
yang akan memberikan Anda informasi sepintas tentang sebuah proposal
usaha.

Salah satu tolak ukur dalam membuat daftar isi yang baik adalah adanya
kesesuain daftar isi dengan isi proposal tersebut. Selain itu hal penting lainnya
yang tidak boleh diabaikan adalah adanya alur yang baik dalam menyusun
daftar isi. Hal ini akan memudahkan orang untuk memahami setiap bagian
dalam proposal usaha.

Latar Belakang Perusahaan


Latar belakang perusahaan sangat penting, hal ini berkaitan dengan sejarah
serta rekam jejak perusahaan. Pada bagian ini Anda bisa mengisi tentang
berbagai informasi tentang perusahaan mulai dari nama perusahaan, bidang
usaha, produk yang dijual, struktur organisasi, biodata pemilik perusahaan,
konsultan dan lain sebagainya. Semakin detail semakin baik sehingga para
penanam modal yang akan percaya dengan perusahaan Anda.

Dengan memberikan semua riwayat prestasi yang sudah diraih ke dalam


sebuah proposal akan meningkatkan kepercayaan orang lain pada bisnis
yang sedang Anda bangun. Dengan begitu akan mudah mendapatkan
investor untuk diajak bekerja sama dalam membangun sebuah bisnis.

Analisa Pasar dan Pemasaran


Analisa pasar merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah usaha,
karena hal ini merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan apakah
usaha yang akan kita dijalankan bisa bersaing dan berkembang atau malah
sebaliknya.

Secara pastinya dengan melakukan analisa pasar Anda bisa melihat


seberapa besar prosentase keberhasilan produk yang akan Anda jual. Pada
halaman ini Anda bisa mengisi produk yang akan dijual, target atau segmen
pasar yang akan dibidik, analisa pesaing dengan metode SWOT, strategi
pemasaran serta media apa saja yang akan digunakan untuk menjual produk.

Selain itu dengan menyertakan analisa yang mendalam dan proses


penyampaian dalam bentuk diagram akan memudahkan orang lain dalam
memahami peluang usaha yang ditawarkan.

Artikel Terkait : Contoh Curriculum Vitae yang Akan Membuat Kamu Diterima
Kerja
Analisa Produksi Produk
Jika pada halaman sebelumnya membahas analisa pasar pada halaman ini
Anda bisa mengisi tentang analisa produksi. Analisa produksi merupakan hal
vital juga, karena pada tahap ini produk yang akan dijual dihasilkan. Pada
halaman yang membahas analisa produk, Anda bisa mengisi tentang proses
produksi produk, bahan baku yang digunakan, berapa orang yang diperlukan
untuk memproduksi produk pada jumlah tertentu dan masih banyak lagi.

Dengan melakukan perhitungan yang matang mengenai bahan baku produk,


peralatan apa saja yang akan digunakan, serta banyaknya tenaga kerja yang
dibutuhkan akan memudahkan dalam menghitung biaya produksi. Semakin
detail data yang ditampilkan semakin bagus sehingga meminimalisir
kegagalan dalam proses produksi.

Contoh Isi Proposal Usaha


Analisa Sumber Daya Manusia (SDM)
Untuk mengelola sebuah usaha yang besar tentu diperlukan banyak tenaga
yang diperlukan dalam proses produksi, pemasaran serta hal lainnya. Dan
mengelola sumber daya manusia tidaklah mudah. Anda harus menempatkan
seseorang pada posisi yang tepat sehingga bisa maksimal dalam melakukan
tugas yang diberikan.

Pada halaman ini anda bisa mencantumkan berapa banyak SDM yang
dibutuhkan, kemampuan serta tingkat pendidikan yang harus dipenuhi, dan
yang terakhir rencana jangka panjang untuk meningkatkan kualitas SDM.
Satu hal lagi yang tidak kalah penting yaitu proses pemilihan karyawan sesuai
dengan dengan ketrampilan. Untuk menempatkan tenaga kerja pada
bidangnya maka perlu diadakan tes DISC sehingga bisa diketahui karakter
dari orang tersebut.
Rencana Pengembangan Usaha

Rencana Pengembangan
Usaha ringtoindia.com
Dalam membuka usaha tentu harus selalu berkembang dan
melakukan inovasi agar bisa bertahan dalam persaingan yang sangat ketat.
Dalam mengembangkan usaha banyak faktor yang harus diperhatikan agar
tidak saling tumpang tindih. Pada bab ini tulislah hal mengenai strategi untuk
mengembangkan pemasaran, pengembangan produksi, pengembangan
keuangan serta SDM.

Salah satu contoh adalah menulis strategi yang akan digunakan untuk
mengembangkan usaha misal dengan cara membuka business
opportunity, franchise, atau memperbanyak chanel distribusi dengan cara
yang lain.
Laporan Keuangan Perusahaan
Dalam menyusun sebuah proposal laporan keuangan menjadi hal yang
mutlak selalu ada. Dengan adanya laporan keuangan ini akan mempermudah
orang lain untuk menilai apakah usaha Anda layak untuk diberikan dana
investasi atau tidak. Tulislah laporan pemasukan dan pengeluaran harian
ataupun bulanan, laporan cash flow harian, laporan laba rugi, dan juga dana
yang dibutuhkan untuk investasi pengembangan usaha.
Laporan keuangan merupakan hal yang sangat vital dalam sebuah usaha.
Dengan membuat laporan usaha yang baik akan memudahkan dalam
mengontrol pengeluaran dan pemasukan cash flow perusahaan. Saat ini
banyak sekali software yang tersedia untuk membuat sebuah laporan
keuangan, hal ini bisa digunakan sebagai salah satu alternatif untuk
memperbaiki kinerja.
Baca Juga : Contoh Surat Lamaran Kerja Agar Cepat Diterima
Analisa Dampak dan Resiko Usaha
Sebuah usaha selalu memiliki sisi positif serta sisi negatif, oleh karena itu
seorang pengusaha harus bisa memperkirakan tingkat keberhasilan usaha
yang akan dijalankan. Selain itu apa dampak yang terjadi dengan adanya
usaha Anda pada masyarakat serta di lingkungan lokasi tersebut. Selain itu
harus mempersiapkan hal yang akan dilakukan untuk mengantisipasi bila
terjadi sebuah kegagalan.

Ringkasan Eksekutif
Ringkasan eksekutif biasanya dibuat untuk orang yang super sibuk, sehingga
mereka bisa membaca dengan cepat proposal usaha yang berikan.
Ringkasan ini berisi semua hal yang ada di dalam proposal usaha tetapi
dibuat lebih ringkas dan padat sehingga lebih cepat dalam mengetahui semua
isi proposal. Biasanya pada halaman ini diisi dengan bentuk diagram ataupun
gambar yang mewakili isi proposal secara keseluruhan.
Contoh Bisnis Model Canvas businessmodelcompetition.com
Untuk membuat ringkasan eksekutif mungkin Anda bisa membuatnya dalam
bentuk business model canvas. Sehingga untuk mengetahui bisnis yang akan
dijalankan cukup dengan beberapa halaman saja. Dengan begitu akan
mempersingkat waktu dalam memaparkan rencana bisnis yang akan
dijalankan.
Lampiran
Lampiran bisa diisi hal-hal tambahan yang perlu diketahui oleh para investor
seperti detail strategi marketing yang digunakan, saluran distribusi produk,
analisa SWOT dan lain sebagainya.

Format Penulisan Essay


Essay terdiri dari tiga bagian utama yaitu :
1. Pengantar atau pengenalan
2. Pembahasan atau argumentasi
3. Penutup atau kesimpulan

Ketentuan penulisan essay :


1. Naskah essay harus asli, bukan terjemahan, saduran atau mengambil
karya yang sudah ada, penulisan essay menekankan pada aspek
orisinilitas pemikiran.
2. Essay dikerjakan secara individu.
3. Isi essay harus sesuai dengan tema dan terdiri dari 3 bagian, yaitu
pembuka, argumen, dan kesimpulan.
4. Format :
a. Essay diketik pada kertas A4 ,
b. Margin 3 cm disetiap sisi kecuali sisi kiri 4 cm
c. Spasi 1,5
d. Menggunakan hurus jenis Times New Roman ukuran 12 point
e. Panjang naskah 3-7 halaman
5. Dikumpulkan paling lambat
6. Naskah essay dilampirkan biodata (nama & nim) diletakkan didepan
dalam bentuk cover.
7. Tema essay : Aku dan Statistika

Kriteria Penilaian :
1. Pendahuluan (5% dari total essay)
2. Argumentasi (90% dari total essay)
3. Kesimpulan (5% dari total essay)
Struktur sebuah esay terdiri dari 3 tiga bagian:
1. Pengantar/Pengenalan (5% dari total essay).
Biasanya 1 - 2 paragraf yang berisikan satu atau lebih hal-hal berikut ini:
definisi masalah, pembatasan asumsi, istilah-istilah teknis yang digunakan
dan tujuan penulisan, yang bisa menjelaskan secara seksama sebuah dalil
yang kita ungkapkan.
2. Pembahasan/Argumentasi (85%-90% dari total esay).
Bagian utama dari sebuah esay yang ditujukan untuk mengungkapkan
bukti-bukti dalam bentuk: (a) logika penalaran pribadi, (b) teori-teori yang
ada, atau (c) secara empiris melalui penelitian, yang relevan dengan
masalah yang kita bahas. Dalam bagian ini kita memerlukan contoh-
contoh, logika, teori, hasil penelitian yang masuk akal dan relevan dengan
pernyataan-pernyataan yang tegas.Lebih baik lagi seandainya kita
menyisipkan kontra argumentasi dalam setiap pernyataan-pernyataan
yang kita buat sehingga esay kita menjadi sulit untuk diserang.Dalam hal
ini kita juga perlu mengumpulkan banyak bacaan dari topik yang dibahas
dengan tentunya harus mencantumkan referensi-referensi. Hindari
plagiarisme!Seandainya kita tidak bisa mendapatkan contoh-contoh dari
teori, media, internet atau sumber-sumber yang lain, masukkan contoh-
contoh dari pengalaman pribadi atau contoh praktis.
3. Penuntup/Kesimpulan (5%-10% dari total esay).
Panjangnya penutup atau kesimpulan tergantung dari bagaimana kita
menjawab pertanyaan-pertanyaan yang kita ungkapan dalam bagian
definisi masalah pada bagian pembukaan. Jawaban-jawaban ini
sebenarnya berkaitan dengan bukti-bukti yang kita bahas pada bagian
argumentasi/pembahasan yang masih dalam kerangka tujuan penulisan.
Lebih baik lagi, kalau ada penekanan terhadap argumentasi yang paling
kuat yang paling dikuasai pada bagian pembahasan.