Anda di halaman 1dari 6

PERCOBAAN FRANCK HERTZ

RessaMuhripahNovianti*(140310140021)
BusrifaLarasDepi(140310140015)
ProgramStudiFisikaFMIPA
UniversitasPadjadjaran
Selasa,08.0010.00WIB
30Mei2017

Asisten: Yati Maryati, S.Si

Abstrak
Percobaan Franck-Hertz membuktikan hipotesis dari Bohr yang membahas mengenai eksitasi atom
melalui peristiwa tumbukan elastik dan inelastik. Pada percobaan ini ditentukan tegangan eksitasi
atom Hg. Eksitasi elektron dari keadaan dasar ke keadaan eksitasi dapat terjadi karena adanya serapan
energi kinetik dari elektron. Eksperimen ini menunjukkan secara langsung bahwa tingkat energi
atomik memang ada. Dari teori, tegangan pemercepat U1 semakin besar, maka arus yang diamati
pada pelat pengumpul juga semakin besar. Namun dikarenakan terdapat tumbukan elektron yang
bersifat inelastik sehingga energi dari elektron terserap oleh atom dan digunakan atom untuk
tereksitasi menyebabkan gerak elektron atau arus terlihat menurun. Dari percobaan didapatkan nilai
tegangan eksitasi 5,333 Volt dan energi eksitasi atom Hg sebesar 5,3248 eV serta diperoleh KSR
8,668% terhadap nilai energi eksitasi literatur Hg yang sebesar 4,9 eV.

Kata kunci: Franck-Hertz, tumbukan, elastik, inelastik, eksitasi, atom Hg

I.Pendahuluan lintasan elektron yang mempunyai tingkatan energi


tertentu.[1]
Atom merupakan suatu satuan dasar materi Penjelasan Bohr tentang atom hidrogen
yang terdiri dari inti atom serta awan elektron melibatkan gabungan antara teori klasik dari
bermuatan negatif yang mengelilinginya. Tiap Rutherford dan teori kuantum dari Planck,
tingkat orbitnya yang merupakan lintasan elektron diungkapkan dengan empat postulat, sebagai
berisi beberapa elektron tetap dan dapat berikut:
memancarkan energi jika elektron berpindah dari 1 Dalam mengelilingi inti atom, elektron berada
lapisan luar ke lapisan yang lebih dalam. Maka pada lintasan tertentu yang merupakan gerak
pada tahun 1914, James Franck dan Gustav Hertz stasioner elektron.
melakukan eksperimen yang membuktikan 2 Selama elektron berada dalam lintasan
kebenaran teori atom Bohr dan tentang eksitasi stasioner, energi elektron tetap sehingga tidak
atom. ada energi yang dipancarkan maupun diserap.
Percobaan Franck-Hertz ini bertujuan untuk 3 Elektron hanya dapat berpindah dari satu
memahami prinsip eksitasi atom dari model atom lintasan stasioner ke lintasan stasioner lain.
Bohr, memahami munculnya eksitasi atom melalui Pada peralihan ini, besarnya energi yang
peristiwa tumbukan elastik dan inelastik, terlibat sesuai dengan persamaan planck
memahami proses percobaan Franck-Hertz, E=hv.
menunjukkan kebenaran teori kuantum bahwa 4 Lintasan stasioner elektron memiliki
energi elektron atom terkuantisasi dan menentukan momentum sudut. Besarnya momentum sudut
tegangan eksitasi atom merkuri. merupakan kelipatan dari h/2 atau nh/2,
dengan n adalah bilangan kuantum dan h
adalah tetapan planck.
II.TeoriDasar Menurut model atom Bohr, elektron
mengelilingi inti pada lintasan tertentu yang disebut
2.1. Model Atom Bohr kulit elektron atau tingkat energi. Tingkat energi
Pada tahun 1913, pakar fisika Denmark paling rendah adalah kulit elektron yang terletak
bernama Neils Bohr memperbaiki kegagalan atom paling dalam, semakin keluar semakin besar nomor
Rutherford melalui pengamatan spektrum atom kulitnya dan semakin tinggi tingkat energinya.[2]
dengan menggunakan unsur hidrogen. Hasil
pengamatannya menunjukkan bahwa spektrum
hidrogen merupakan garis-garis terpisah atau
Gambar 2.1. Model Atom Bohr [2]
Sebuah atom dapat mengeksitasi ke tingkat
energi di atas tingkat energi dasar yang
Gambar 2.3. Grafik arus anoda terhadap tegangan
menyebabkan atom tersebut memancarkan radiasi
pemercepat [3]
melalui dua cara. Salah satunya adalah tumbukan
dengan partikel lain. Pada saat tumbukan, sebagian
dari energi kinetik pada partikel akan diserap oleh III.MetodePercobaan
atom. Atom yang tereksitasi dengan cara ini akan
kembali ke tingkat dasar. Cara lainnya adalah
dengan lecutan listrik dalam gas bertekanan rendah, AlatdanBahan
sehingga timbul medan listrik yang mempercepat Alat percobaan yangdigunakanyaituFranck
elektron dan ion atomik sampai energi kinetiknya HertzControlUnit,TabungFranckHertzberisiHg
cukup untuk mengeksitasi atom ketika terjadi dilengkapidenganoven,sertaosiloskop.
tumbukan.
ProsedurPercobaan
2.2. Percobaan Franck Hertz Alat percobaan Franck Hertz disusun seperti
James Franck dan Gustav Hertz pada tahun pada gambar 3.1. dibawah ini.
1914 melakukan eksperimen dengan cara
menembaki atom-atom merkuri atau raksa (Hg)
dengan elektron.
Elektron yang dipancarkan karena
pemanasan pada katoda akan dipercepat oleh
tegangan pemercepat, sehingga energi kinetiknya
bertambah besar. Atom-atom dalam tabung saling
bertumbukan akan tetapi tidak ada energi yang
dilepaskan dalam tumbukan ini. Tumbukan tersebut
merupakan tumbuken elastik. Pada tegangan
tertentu, energi kinetik elektron dapat mengeksitasi
Gambar 3.1. Rangkaian percobaan Franck Hertz
atom Hg, dan elektron akan kehilangan tenaga
sebesar tenaga eksitasi atom Hg yang disebut Setelah rangkaian alat percobaan franck hertz
dengan tumbukan inelastik. disusun, osiloskop dikalibrasi lalu menghidupkan
Grafik arus anoda sebagai fungsi tegangan control unit (CU) dengan menekan switch on/off
pemercepat U1 akan memperlihatkan puncak- yang terletak dibagian belakang CU. Mengatur
puncak dan lembah-lembah seperti pada gambar parameter suhu atomisasi (Tnominal) = 175C,
2.3. Jarak antara dua puncak berdekatan merupakan tegangan pemercepat (U1) = 60V dan tegangan
besarnya tegangan eksitasi atom (Ve) tersebut henti (U2) = 1V dengan memutar rotary switch.
Energi eksitasi atom Hg merupakan Lalu memanaskan oven dan mengatur pemanasan
perkalian antara tegangan eksitasi atom (Ve) dengan hingga mencapai Tnominal dengan memutar skalar
muatan elektron (e). [3] putar pada bagian bawah oven. Setelah mencapai
Eeksitasi=e .Vkritis suhu Tnominal dan LED indikator tidak berkedip
(1) ,tekan start untuk memulai pengukuran. lalu
menentukan nilai CH1 dan CH 2. Kemudian
mengulangi prosedur dengan memvariasikan nilai
U2 = 1.5 V & 2V.

Gam
bar 2.2. Skema prinsip percobaan Franck-Hertz [3]
Dengan:
h=tetapanPlanck( 6,62 x 1034 Js
IV.HasildanPembahasan
c=cepatrambatcahaya( 3 x 108 m/s

Pada percobaan Tabel1.DataHasilPercobaan


didapatkan data berupa danPerhitungan
teganganhenti(U2),tegangan
pemercepat (U1), serta div
dari CH2 (arus). Dari data
datatersebutakandicarinilai
arus,tegangankritis(Vkritis),
energi eksitasi, dan panjang
gelombang eksitasi dengan
menggunakanpersamaanberikut:
1.Menghitungnilaiarus
I = x A / (1)

2. Menghitung tegangan kritis 6. Menghitung energi eksitasi


(Vkritis) Bohr
Gambar1.GrafikFranckHertz

Vkritis=Vpuncak ( N )Vpuncak (N1) 13,6


Eeksitasi Bohr=
(2) n2
(6)
3.Menghitungrataratategangankritis
Vkritis 7.Menghitungpanjanggelombangeksitasiliteratur
Vkritisratarata=
N hc
(3)
eksitasi=
Eliteratur
(7)
4.Menghitungenergieksitasi Dengan:
Eeksitasi=e .Vkritis EliteraturatomHg=4,9eV
(4)
Dengan : 8.MenghitungKSRenergieksitasiliteratur
e = muatan elektron ( 1,602 x 1019 C
KSR= | Eeks litEeks
Eeks lit
perc
|x 100

(8)

9.

MenghitungKSRenergieksitasiBohr
5. Menghitung panjang gelombang eksitasi
eksitasi=
hc
E
KSR= | Eeks BohrEeks
Eeks Bohr
perc
|x 100
(5) (9)
menumbuknya. Dimana elektron harus memiliki
10.MenghitungKSRpanjanggelombangeksitasi energi yang lebih besar dari energi eksitasi atom
Hg. Dengan demikian apabila energi elektron
KSR= | eks liteks
eks lit
perc
|x 100 sedikit lebih besar dari energi eksitasinya maka
akanterjaditumbukaninelastikantaraelektrondan
(10) atom Hg. Dan apabila telah mencapai energi
eksitasinya akan terjadi penurunan arus. Bila
tegangan pemercepat (U1) dinaikkan terus maka
arusnyaakannaikkembalisesuaidengankelipatan
energi eksitasi dan seterusnya. Jika tegangan
pemercepat(U1)semakindiperbesarmakaterjadi
efek tumbukan jamak. Artinya apabila telah
mencapai energi eksitasi maka elektron akan
mengeksitasiatomHgdanakanterjadipenurunan
energidarielektron.Tetapisisaenergidarielektron
masih dapat digunakan untuk mengeksitasi atom
Hg.
Denganhasilpercobaandidapatkannilaienergi
eksitasi sebesar 5,3248 eV bila dibandingkan
dengan energi eksitasi literatur atom Hg 4,9 eV
maka dihasilkan KSR sebesar 8,668%, dan bila
dibandingan dengan energi eksitasi menurut
persamaanBohr3,4eVmakadihasilkanKSRyang
cukur besar yaitu 56,6118%. Sedangkan untuk
panjanggelombangeksitasihasilpercobaandidapat
2,3 x 107 m dengan panjang gelombang
literatur 2,53 x 107 m makadidapatkanKSR
sebesar7,9766%.

V.Kesimpulan

5.1. Dapat memahami prinsip eksitasi atom dari


modelatomBohr.Dimanasebuahatomakan
tereksitasiketikamendapatenergiyangcukup
AnalisaPembahasan untuk tereksitasi. Salah satunya melalui
Percobaan FranckHertz dilakukan untuk tumbukan dengan elektron sehingga
mengukur tegangan eksitasi dan energi eksitasi memancarkanradiasi.
atommerkuri(Hg).PrinsippercobaanFranckHertz 5.2. Munculnya eksitasi atom disebabkan karena
iniadalahpemanasanelektronolehsebuahfilamen adanya tumbukan inelastik, dimana terjadi
pemanas dengan suhu atomisasi (Tnominal = penyerapanenergikinetikdarigerakelektron
175C) sehingga elektronelektron tersebut akan oleh atom Hg. Sedangkan pada tumbukan
meninggalkan pelat katoda menuju pelat anoda elastik hanya terjadi tumbukan tanpa terjadi
dengan menembus sebuah kisi. Semua elektron penyerapanenergiolehatomHgkarenaenergi
yangakanmenembuskisiakandipercepatgeraknya yang dimiliki elektron tidak cukup untuk
dengan tegangan pemercepat (U1) yang bernilai mengeksitasiatomHg.
dalam rentang 0 V 60 V. Ketika tegangan 5.3. Percobaan FranckHertz melalui pemanasan
pemercepat (U1) semakin besar nilainya maka elektron dengan sebuah filamen pemanas
semakin banyak elektron yang mencapai pelat sehingga elektronelektron akan bergerak
anodabersamaandengannaiknyanilaiarussampai meninggalkan pelat katoda menuju pelat
arus mencapai nilai maksimum. Keadaan ini anoda dengan menembus kisi dan
disebutdengantumbukanelastik.Karenaterjadinya menyebabkanterjadinyatumbukanelastikdan
tumbukan antara elektron dan atom Hg tanpa inelastikantaraatomHgdanelektron.
menyebabkankehilanganenergipadaelektron. 5.4.Dapatmenunjukkankebenaranteorikuantum
Agar atom merkuri (Hg) dapat bereksitasi bahwa energi elektron atom terkuantisasi
makaatomHgharusmemilikienergiyangcukup secara diskrit berdasarkan tingkat energinya
untuk dapat terkuantisasi ke keadaan tereksitasi
yaitudengancaramenyerapenergi elektronyang
dari tingkat energi dasar ke tingkat energi
eksitasi.
5.5. Didapatkan tegangan eksitasi atom Hg hasil
percobaan sebesar 5,33 volt dengan energi
eksitasisebesar5,3248eV.

DaftarPustaka
[1] Anonim. 2013. Teori Atom Bohr.
http://www.ilmukimia.org/2013/01/teoriatom
bohr.html (Diakses 29 Mei 2017 19:05
WIB)
[2] Emon, Kristriana. Teori Atom Bohr.
https://academia.edu/5781552/TEORI_ATO
M_BOHR(Diakses29Mei201719:25WIB)
[3] Nurhayati. 2008. Percobaan FranckHertz.
Purwokerto: Fisika Universitas Jenderal
Soedirman.