Anda di halaman 1dari 5

Nama : AGUS HALIM

NIM : 143310010083

A. Konstruk yang diukur : Keadilan Organisasi (Organizational Justice)


B. Definisi
Menurut Kreitner & Kinicki (2014) keadilan organisasi adalah penerimaan seseorang bahwa mereka
diperlakukan secara adil dalam pekerjaan.

C. Komponen dari konstruk yang diukur

a. Keadilan distributif (Distributive Justice)

Keadilan distributif merefleksikan rasa keadilan yang diterima mengenai bagaimana sumber
daya dan penghargaan didistribusikan atau dialokasikan.

b. Keadilan Prosedural (Procedural Justice)

Keadilan prosedural didefinisikan sebagai rasa keadilan yang diterima mengenai proses dan
prosedur yang digunakan untuk membuat keputusan pendistribusian. Penelitian menunjukkan bahwa
persepsi positif terhadap keadilan distributif dan prosedural dapat ditingkatkan dengan memberikan
para pegawai sebuah suara dalam keputusan yang mampu mempengaruhi nasib mereka. Suara
pegawai merepresentasikan pegawai yang terkena efek sebuah keputusan dapat menyajikan
informasi mengenai efek keputusan tersebut kepada orang lain. Hak suara dapat dianalogikan
dengan meminta para pegawai tentang masukan mereka dalam proses pengambilan keputusan.

c. Keadilan Interaksional (Interactional Justice)

Bentuk keadilan ini tidak berkenaan dengan hasil atau prosedur yang terkait dengan
pengambilan keputusan, tetapi fokus pada apakah orang merasa diperlakukan secara adil ketika
keputusan-keputusan diimplementasikan. Perlakuan antarpersonal yang adil mengharuskan para
manajer untuk berkomunikasi secara jujur dan memperlakukan orang dengan sopan dan hormat.

D. Blueprint

No Aitem
No Komponen Indikator Bobot
Favourable Unfavourable
-Mendistribusikan
penghargaan yang sama 1,5,22,27,49 6,23,26,35
Keadilan Distributif dengan rekan kerja yang lain
1 35%
(Distributive Justice) -Mengalokasikan pelatihan
dan pendidikan yang sama 7,10,18,19 9,16,34,38
dengan rekan kerja yang lain
-Memberikan kesempatan
kepada karyawan untuk
2,11,14,45 13,29,33,42
menyampaikan keberatannya
Keadilan Prosedural terhadap suatu keputusan
2 35%
(Procedural Justice) -Mampu menampung
masukan pegawai dalam
17,20,36,40 4,24,31,41,50
proses pengambilan
keputusan
-Mampu memperlakukan
karyawan dengan cara yang 3,21,28,32 15,25,43,46
Keadilan Interaksional sopan dan hormat
3 30%
(Interactional Justice) - Mampu berkomunikasi
secara jujur terhadap 8,12,39,44 30,37,47,48
kebutuhan pegawai

TOTAL 6 INDIKATOR 25 25 100%

Sumber referensi : Kreitner R., & Kinicki A. 2014. Perilaku Organisasi Edisi: 9. Jakarta: Salemba
Empat.

E. Aitem

No
Komponen Indikator Aitem Keterangan
.
1 Keadilan 1. Saya puas dengan kesempatan dalam mendapat
Favourable
Distributif promosi ( )
5. Atasan saya menghargai besarnya usaha saya dalam
(Distributive
bekerja dibandingkan dengan rekan kerja saya yang Favourable
Justice)
lain ( )
6. Besarnya gaji saya dibawah rekan kerja yang selevel
Unfavourable
-Mendistribusikan dengan saya ( )
penghargaan yang 22. Saya mendapatkan tunjangan atas posisi saya pada
Favourable
sama dengan saat ini ( )
23. Kompensasi saya yang kecil disertai dengan beban
rekan kerja yang Unfavourable
kerja yang besar ( )
lain 26. Saya merasa pemberian insentif rekan kerja saya
Unfavourable
lebih besar daripada seharusnya ( )
27. Saya merasa tekanan dalam pekerjaan yang saya
Favourable
hadapi ringan ( )
35. Atasan saya jarang memuji hasil kerja saya ( ) Unfavourable
49. Rekan kerja saya memperoleh kesempatan yang
Favourable
sama untuk dipromosikan ( )
-Mengalokasikan 7. Saya ditempatkan pada bagian yang sama tanpa Favourable
melihat posisi jabatan/latar belakang pendidikan,
pengalaman saya ( X )
9. Perusahaan saya hanya memperhatikan kesalahan
saya dalam bekerja tanpa memberikan suatu Unfavourable
pengarahan dalam bekerja ( )
10. Perusahaan saya memberikan kesempatan yang
sama terhadap rekan kerja saya dalam Favourable
pelatihan dan mengembangkan karir ( )
16. Saya memiliki peluang yang kecil untuk
pendidikan yang
mengembangkan keterampilan dan kemampuan Unfavourable
sama dengan
saya ( )
rekan kerja yang
18. Saya mendapatkan pelatihan yang sama dengan
lain Favourable
rekan kerja saya yang lain ( )
19. Saya diberikan pendidikan atau pengetahuan yang
Favourable
sama dengan rekan kerja saya yang lain ( )
34. Perusahaan saya melakukan penempatan dalam
Unfavourable
bekerja secara asal-asalan ( )
38. Pengarahan pekerjaan yang diberikan atasan saya
berbeda dengan pekerjaan yang saya kerjakan Unfavourable
( ? )
2 Keadilan -Memberikan 2. Atasan saya memastikan bahwa semua
Prosedural kesempatan kekhawatiran karyawan didengar sebelum Favourable
(Procedural kepada karyawan keputusan terhadap pekerjaan dibuat ( )
11. Atasan saya mempertimbangkan pandangan semua
Justice) untuk Favourable
karyawan ( )
menyampaikan
13. Pertanyaan dari persoalan saya terhadap suatu
keberatannya Unfavourable
keputusan diberi respon dengan lambat ( )
terhadap suatu 14. Saya diperbolehkan untuk menolak atau
keputusan mengajukan banding terhadap keputusan yang Favourable
dibuat atasan ( )
29. Hanya golongan tertentu yang bisa menentukan
Unfavourable
keputusan perusahaan ( )
33. Perusahaan saya melarang adanya gugatan atau
tuntutan dari karyawan untuk mengubah keputusan Unfavourable
yang dibuat ( )
42. Perusahaan saya mengabaikan kritik yang saya
berikan terhadap keputusan yang mempengaruhi Unfavourable
kepentingan saya ( )
45. Atasan saya menawarkan alasan yang memadai Favourable
untuk menolak terhadap keputusan yang dibuat
tentang pekerjaan saya ( )
4. Perusahaan saya dalam mengambil keputusan hanya
berdasarkan informasi yang diberikan oleh
Unfavourable
karyawan tertentu tanpa melihat kebenarannya
( )
17. Saya dapat berpartisipasi dalam menentukan
standar kinerja yang akan digunakan dalam menilai Favourable
kinerja saya ( )
20. Perusahaan saya berusaha untuk mengerti pendapat
karyawan tentang keputusan yang berhubungan Favourable
-Mampu
dengan imbalan ( )
menampung
24. Perusahaan saya hanya mendengarkan pendapat
masukan pegawai
yang diberikan pihak-pihak yang diistimewakan Unfavourable
dalam proses
( )
pengambilan 31. Perusahaan saya kurang melibatkan karyawan
Unfavourable
keputusan dalam pengambilan keputusan ( )
36. Saya diperkenankan memberikan tambahan
informasi mengenai keputusan baru perusahaan ( Favourable
)
40. Atasan saya meminta pendapat semua karyawan
Favourable
yang bekerja terhadap suatu keputusan ( ? )
41. Saran saya dalam pengambilan keputusan
Unfavourable
cenderung dihiraukan ( )
50. Perusahaan tempat saya bekerja enggan menerima
Unfavourable
kritik dari karyawan ( )
3 Keadilan -Mampu 3. Atasan saya menghargai hak saya sebagai seorang
Favourable
Interaksional memperlakukan karyawan ( X )
15. Atasan saya mengeluarkan kata-kata yang kasar
(Interactiona karyawan dengan Unfavourable
kepada saya ( )
l Justice) cara yang sopan
21. Atasan saya menggangap semua karyawan sebagai
dan hormat Favourable
anggota keluarga ( )
25. Atasan saya melimpahkan kesalahan dan resiko
Unfavourable
kepada karyawan ( )
28. Atasan saya memberikan dorongan dan semangat
Favourable
kepada karyawan untuk bekerja keras ( )
32. Atasan saya mempunyai tata krama yang baik
Favourable
terhadap karyawan ( X )
43. Perusahaan saya menjunjung rendah standar moral Unfavourable
dan etika karyawan ( )
46. Atasan saya merendahkan diri saya ( ) Unfavourable
8. Atasan saya cenderung berbicara secara kritis
Favourable
terhadap hasil pekerjaan saya ( )
12. Atasan saya terbuka terhadap kepentingan
Favourable
karyawannya ( )
30. Atasan saya memberikan opini yang sesat terhadap
- Mampu Unfavourable
kebutuhan saya dalam bekerja ( )
berkomunikasi 37. Atasan saya cenderung tertutup dalam
Unfavourable
secara jujur berkomunikasi dengan karyawannya ( )
terhadap 39. Atasan saya peka terhadap kebutuhan pribadi saya
Favourable
kebutuhan ( )
44. Penjelasan atasan saya terkait kebutuhan saya
pegawai Favourable
dalam bekerja masuk akal ( )
47. Atasan saya memberikan kritik yang kurang sesuai
Unfavourable
dengan hasil pekerjaan saya ( X )
48. Atasan saya berpura-pura jujur pada semua
Unfavourable
karyawan ( )