Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Teknik Latihan Standing Balance pada Lansia

Disusun oleh :
Gelombang 3

PROGRAM PROFESI NERS ANGKATAN XXX


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS PADJADJARAN
BANDUNG
2017
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

Pokok Bahasan : Teknik latihan standing balance untuk melatih keseimbangan dan
mengurangi risiko jatuh
Hari/ tanggal : Kamis, 30 Maret 2017
Jam : 07.30.00- 08.00 WIB (30 menit)
Pemateri : Ridha Ranailla & Abdul Aziz
Peserta/ sasaran : lansia dengan risiko jatuh
Tempat : Aula
Tujuan umum
Setelah mengikuti kegiatan teknik latihan standing balance klien dapat melakukan teknik
latihan standing balance sendiri atau dengan bimbingan.
Tujuan Khusus
Setelah mengikuti kegiatan, klien mampu:
Menjelaskan pengertian teknik latihan standing balance
Menjelaskan tujuan dari teknik latihan standing balance
Menjelaskan manfaat teknik latihan standing balance
Mengetahui langkah-langkah dari teknik latihan standing balance
Mempraktekkan kembali langkah-langkah dari teknik latihan standing balance
Sasaran
Sasaran dari kegiatan teknik latihan standing balance ini adalah lansia dengan risiko jatuh
Metoda
Ceramah
Diskusi
Demontrasi
Media dan Alat
Secara lisan dan dilakukan langsung pada klien

Materi
Teknik latihan standing balance
a. Pengertian
Teknik latihan standing balance merupakan latihan yang dilakukan dengan cara
berdiri dengan posisi kaki berimpit, lalu posisi tumit kaki menyentuh jari kaki yang
lainnya, dengan masing-masing posisi tersebut ditahan selama 10 detik. Teknik
latihan standing balance merupakan salah satu dari jenis latihan keseimbangan yang
berpengaruh pada kestabilan tubuh
b. Tujuan
Teknik latihan standing balance bertujuan untuk melatih sikap atau posisi tubuh,
mengontrol keseimbangan, koordinasi otot dan gerakan tubuh

c. Manfaat
meningkatkan keseimbangan postural bagian lateral
mengurangi risiko jatuh pada lansia.
d. Langkah- langkah teknik latihan standing balance
Sebelum memulai latihan standing balance, beberapa hal yang perlu diperhatikan
adalah :
- Latihan pertama kali harus didampingin oleh instruktur
- Lansia melakukan latihan tanpa alas kaki
- Lansia tidak boleh menggunakan tongkat/ alat bantu
- Lansia boleh memegang kursi atau tembok sebagai pijakan ketika lansia mencoba
untuk menyeimbangkan badannya
- Setiap gerakan pada latihan standing balance dilakukan selama 10 detik atau
semampunya
Terdapat 3 jenis teknik dasar untuk memulai latihan standing balance
1. Teknik pertama: Kedua kaki bersampingan ditujukan untuk melatih
keseimbangan kaki yang dilakukan dengan cara merapatkan kedua kakinya dan
berdiri tegak selama 10 detik atau semampunya. Selama 10 detik klien dapat
sambil menggerak-gerakkan kepala ke kiri, kanan, atas, dan bawah. Selanjutnya,
teknik yang sama dilakukan namun dengan kondisi mata tertutup

2. Teknik kedua : Semi tendem standing adalah gerakan untuk melatih


keseimbangan kaki yang dilakukan dengan cara meletakan tumit kaki di sebelah
ibu jari kaki sebelahnya dan bertahan selama 10 detik atau semampunya. Selama
10 detik klien dapat sambil menggerak-gerakkan kepala ke kiri, kanan, atas, dan
bawah. Selanjutnya, teknik yang sama dilakukan namun dengan kondisi mata
tertutup

3. Teknik ketiga : full tendem standing adalah gerakan untuk melatih


keseimbangan kaki yang dilakukan dengan cara meletakkan tumit kaki di ujung
ibu jari kaki sebelahnya. Selama 10 detik klien dapat sambil menggerak-gerakkan
kepala ke kiri, kanan, atas, dan bawah. Klien kemudian berjalan lurus dipandu
oleh instruktur.

Kegiatan Penyuluhan
Kegiatan Kegiatan sasaran Waktu
Pembukaan 5 menit
Pemateri memberi salam Menjawab salam
Pemateri memperkenalkan diri Mendengarkan dan memperhatikan
Pemateri menjelaskan tentang topik Mendengarkan dan memperhatikan
penyuluhan
Pemateri menjelaskan dan memuat Mendengarkan dan memperhatikan
kontrak waktu, dan tujuan
Mendengarkan dan memperhatikan
penyuluhan
Pelaksanaan 20 menit
Pemateri mengkaji pengetahuan Mengemukakan pendapat
lansia tentang teknik latihan
standing balance
Pemateri menjelaskan kembali Mendengarkan dan memperhatikan
pengertian dari latihan standing
balance
Pemateri menjelaskan tujuan dari
teknik latihan standing balance
Pemateri menjelaskan manfaat dari
teknik latihan standing balance
Pemateri menjelaskan langkah-
langkah dari teknik latihan
standing balance
Pemateri mempraktekkan langkah-
langkah dari teknik latihan
standing balance
Penutup
Meminta lansia mengulang beberapa Mengemukakan pendapat 5 menit
informasi yang telah diberikan Mendengarkan dan memperhatikan,
Bersama peserta menyimpulkan mengemukaan pendapat
materi Menjawab salam
Menutup dengan salam

Evaluasi
Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan waktu yang direncanakan
Lansia mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
Lansia menyebutkan pengertian dari teknik latihan standing balance
Lansia menyebutkan tujuan dari teknik latihan standing balance
Lansia menyebutkan manfaat dari teknik latihan standing balance
Lansia menyebutkan langkah-langkah dari teknik latihan standing balance
Lansia dapat mempraktekkan kembali teknik latihan standing balance

Daftar pustaka
Asmadi. 2008. Tehnik Prosedural Keperawatan: Konsep Dan Aplikasi Kebutuhan Dasar
Klien. Jakarta: Salemba Medika.
Potter & Perry. 2006. Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, Dan Praktik;
Alih Bahasa, Ratna Komalasari (et al); Editor Edisi Bahasa Indonesia, Monica Ester
dkk. Edisi 4. Jakarta: EGC.
Kusyanti, Eni. 2003. Ketrampilan dan Prosedur Keperawatan Dasar. Jakarta: EGC.