Anda di halaman 1dari 17

JOBSHEET

PEMERIKSAAN PADA IBU HAMIL (Antenatal Care)

Di Susun Oleh :
1. Imas Siti Patimah, Amd. Keb
2. Hatmini Hadi Sutrisno, Amd. Keb
3. Irmayani, Amd. Keb
4. Leli Haryati, Amd. Keb
5. Iis Ismayati, Amd. Keb
6. Ika Nuraeni, Amd. Keb

DIPLOMA IV KEBIDANAN
POLITEKNIK KARYA HUSADA JAKARTA
TAHUN 2017

JOBSHEET
Topik Keterampilan : Pemeriksaan Pada Ibu Hamil
Unit : MK. Asuhan Kebidanan I
Waktu : 30 menit
Objektif Perilaku Siswa : Setelah mempelajari praktik Asuhan Kebidanan pada ibu hamil,
diharapkan mahasiswa mampu :
1. Menyiapkan alat-alat, bahan dan perlengkapan yang diperlukan untuk pemeriksaan pada ibu
hamil sesuai prosedur dengan benar tanpa bantuan.
2. Melakukan pemeriksaan pada ibu hamil sesuai dengan prosedur yang sistematis.
3. Mendeteksi secara dini adanya tanda dan gejala bahaya pada ibu hamil dengan benar tanpa
bantuan.
4. Melalukan pendokumentasian.
Metode : Demonstrasi
Alat bentuk mengajar : Jobsheet, Daftar tilik dan Phantom
Dosen :
Referensi :
1. Bartini, istri. 2012. Asuhan kebidanan pada ibu hamil normal. Yogyakarta: Nuha Medika
2. Ika, dkk. 2010. Asuhan kebidanan kehamilan. Yogyakarta : nuha medika.
3. Manuaba, Ida Ayu Chandranita., Manuaba, Ida Bagus Gde Fajar., Manuaba, Ida Bagus
Gde. 2010. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana Untuk
Pendidikan Bidan. Jakarta: EGC.
4. Saifuddin, Abdul Bari. 2008. ILMU Kebidanan. Edisi 4. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka
Sarwono Prawirohardjo.

Dasar Teori
Asuhan Kehamilan
Kehamilan adalah mata rantai yang berkesinambungan dan terdiri dari ovulasi, migrasi
spermatozoa dan ovum, konsepsi dan pertumbuhan zigot, nidasi (implantasi) pada uterus,
pembentukan plasenta, dan tumbuh kembang hasil konsepsi sampai aterm.
Menurut Federasi Obstetri Ginekologi Internasional, kehamilan didefinisikan sebagai
fertilisasi atau penyatuan dari spermatozoa dan ovum dan dilanjutkan dengan nidasi atau
implantasi. Bila dihitung dari saat fertilisasi hingga lahirnya bayi, kehamilan normal akan
berlangsung dalam waktu 40 minggu atau 10 bulan lunar atau 9 bulan meneurut kalender
internasional. Kehamilan terbagi dalam 3 trimester, di mana trimester kesatu berlangsung
dalam12 minggu, trimester kedua 15 minggu (minggu ke 13 hingga minggu ke-27 ), dan
trimester ketiga 13 minggu (minggu ke-28 hingga ke-40).
Asuhan kehamilan adalah asuhan / pelayanan yang diberikan kepada ibu hamil untuk
mempersiapkan kehamilan, persalinan dan masa nifas yang aman. Tujuan utama suhan
kehamilan adalah menurunkan atau mencegah kesakitan dan kematian maternal dan perinatal.
Adapun tujuan khususnya:
1. Memantau kemajuan kehamilan, memastikan kesejahteraan ibu dan tumbuh kembang janin
2. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, mental, serta sosial ibu dan bayi.
3. Menemukan secara dini adanya masalah atau gangguan dan kemungkinan komplikasih yang
terjadi selama masa kehamilan.
4. Mempersiapkan ibu agar masa nifas dan pemberian ASI esklusif berjalan normal.
5. Mempersiapkan ibu dan keluarga dapat berperan dengan baik dalam memelihara bayi agar
dapat tumbuh dan berkembang secara normal.
Kehamilan patologis tidak terjadi secara mendadak karena kehamilan dan efeknya terhadap
organ tubuh berlangsung secara bertahap dan berangsur angsur. Deteksi dini gejala dan tanda
bahaya selama kehamilan merupakan upaya terbaik untuk mencegah terjadinya gangguan yang
serius terhadap kehamilan ataupun keselamatan ibu hamil.
Gejala dan tanda bahaya pada kehamilan yaitu :
1. Sakit kepala yang hebat.
2. Penglihatan kabur.
3. Mual muntah berlebihan.
4. Nyeri perut.
5. Pengeluaran pervaginam (darahatau air ketuban)
Penjelasan lengkap asuhan kehamilan
1. Memperkenalkan diri sapa klien dengan ramah
2. Lakukan inform consent
3. Jelaskan prosedur pemeriksaan
4. Lakukan anamnesa klien
5. Ganti baju klien jangan lupa informasikan untuk mengambil urine (jelaskan pada ibu untuk
membuang urine yang pertama laki keluar lalu menampung urine yang keluar selanjutnya)
6. Persiapan alat susun secara ergonomis, sesuai waktu penggunaanya
7. Lakukan timbang dan tinggi badan
8. Antar ibu ketempat periksa minta ibu untuk berbaring di tempat tidur
9. Selimuti ibu
10. Pasang sampiran atau tirai agar privasi klien terjaga
11. Lakukan cuci tangan
12. Lakukan pemeriksaan TTV ukur mulai dari suhu, tekanan darah, nadi, dan pernafasan
13. Lakukan pemeriksaan kepala sampai leher
14. Lakukan pemeriksaan payudara
15. Lakukan pemeriksaan dada
16. Lakukan pemeriksaan ekstremitas atas
17. Lakukan inspeksi abdomen lihat apakah ada luka bekas operasi
18. Lakuakan tinggu fundus ukur tinggi fundus uteri menggunakan jari tangan jika usia kehamilan
<20 minggu, dan gunakan metlin jika usia kehamilan >22minggu
19. Lakukan palpasi abdomen untuk memeriksa posisi janin
20. Hitung denyut janin
21. Rasakan adakah kontraksi
22. Lakukan pemeriksaan ekstremitas bawah
23. Dekatkan alat
24. Pakai sarung tangan
25. Lakukan vulva hygiene gunakan air dan kapas DTT unt7uk vulva hygiene mulai dari labia
mayora , minora, klitoris sampai anus
26. Bereskan alat rapikan alat yang sudah digunakan untuk vuulva hygiene
27. Cuci sarung tangan celupkan sarung tangan dalam larutan klorin 0,5% dan lepas secara
terbalik
28. Lakukan pemeriksaan pinggang periksa apakah ada nyeri ketuk atau tidak
29. Lakukan pemeriksaan reflek patella
30. Cuci tangan
31. Jelaskan hasil pemeriksaan semua hasil pemeriksaan dijelaskan sampai ibu mengerti
32. Berikan pendidikan kesehatan gunakan bahasa yang mudah dimengerti, dan berikan pendidikan
kesehatan sesuai kebutuhan dan usia kehamilan
33. Lakukan dokumentasi dokumentasikan yang telah dikerjakan
Petunjuk Bagi Mahasiswa
1. Baca dan pelajari lembar kerja dengan baik
2. Siapkan alat alat yang dibutuhkan dan susun secara ergonomis
3. Ikuti petunjuk yang ada pada job sheet
4. Berkerja secara hati hati dan teliti
5. Tanyakan pada dosen bila terdapat hal hal yang kurang dimengerti atau pahami
Keselamatan Kerja
1. Patuhi prosedur pekerjaan
2. Bertindak lembut dan hati hati pada saat melakukan tindakan
3. Letakkan peralatan pada tempat yang terjangkau oleh petugas
4. Perhatikan teknik septik dan antiseptik
5. Gunakan sarung tangan steril untuk melakukan vulva hygiene
Peralatan
1. Tensimeter
2. Stetoskop
3. Termometer
4. Penlight
5. Kom tissue
6. Kom kapas DTT
7. Alkohol swab
8. Metline
9. Lila
10. Leanec
11. Bak instrument
12. Handscoen
13. Bengkok
14. Perlak dan pengalas
15. Reflek hummer
16. Timbangan badan
17. Pengukur tinggi badan
18. Jam tangan dengan detik
19. Baskom berisi larutan klorin 0,5%
20. Baskom berisi air DTT
21. Pakaian pasien
22. Botol / gelas berisi air klorin, dan air bersih
23. Tempat sampah medis dan non medis
24. Alat pemeriksaan hemoglobin lengkapAlat pemeriksaan protein dan reduksi urine lengkap.
Bahan :
1. Larutan dekontaminasi sudah dalam tempatnya
2. Sabun cuci tangan
Perlengkapan :
1. Phantom ibu
Persiapan Lingkungan :
1. Penerangan dan cahaya cukup
2. Tempat tidur terbuka lengkap
Persiapan Penolong :
1. Alat sabun cuci tangan sudah lengkap
Sabun
Air mengalir
Handuk bersih dan kering
Com untuk tissue
Prosedur Pelaksanaan :
Persiapan :
1. Lakukan konseling dan inform consent
2. Siapkan peralatan, bahan, dan perlengkapan yang akan digunakan serta susun / letakkan
secara ergonomis
3. Siapkan lingkungan untuk menjaga privasi klien
4. Beritahu ibu tentang tindakan yang akan dilakukan

Langkah langkah
No Langkah Pekerjaan Dan Key Ilustrasi Gambar
Point
1. Memperkenalkan diri
Key Point:
sapa klien dengan ramah

2. Lakukan inform consent


Key Point:
inform consent jangan sampai
ketinggalan dalam memberikan
asuhan, gunakan kata kata yang
mudah dimengerti
3. Jelaskan prosedur pemeriksaan
Key Point:
dijelaskan secara rinci prosedur
yang akan dilakukan

4. Lakukan anamnesa klien


Key Point:
tanyankan keluhan, data
subjektif dari klien

5. Ganti baju klien


Key Point:
jangan lupa informasikan untuk
mengambil urine (jelaskan pada
ibu untuk membuang urine yang
pertama laki keluar lalu
menampung urine yang keluar
selanjutnya)
6. Persiapan alat
Key Point:
susun secara ergonomis, sesuai
waktu penggunaanya

7. Lakukan timbang dan tinggi


badan
Key Point:
pastikan mengukur dengan
benar

8. Antar ibu ketempat periksa


Key Point:
minta ibu untuk berbaring di
tempat tidur (ibu tidak boleh
terlentang lebih dari 10 menit)

9. Selimuti ibu
Key Point:
selimuti ibu dan janga lupa
anjurkan untuk miring kiri
10 Pasang sampiran atau tirai
. Key Point:
agar privasi klien terjaga

11. Lakukan cuci tangan


Key Point:
cuci tangan dengan 7 langkah
efektif dibawah air mengalir dan
keringkan dengan handuk
bersih

12 Lakukan pemeriksaan TTV


. Key Point:
ukur mulai dari suhu, tekanan
darah, nadi, dan pernafasan

13 Lakukan pemeriksaan kepala


. sampai leher
Key Point:
pemeriksaan mulai dari rambut,
mata, hidung, mulut, telingga
dan leher
14 Lakukan pemeriksaan payudara
. Key Point:
inspeksi kebersihannya, palpasi
untuk memeriksa benjolan, dan
periksa apakah sudah ada
pengeluaran ASI

15 Lakukan pemeriksaan dada


. Key Point:
gunakan stetoskop untuk
mendengarkan bunyi jantung dan
pernafasan

16 Lakukan pemeriksaan
. ekstremitas atas
Key Point:
periksa kebersihan kuku

17 Lakukan inspeksi abdomen


. Key Point:
lihat apakah ada luka bekas
operasi
18 Lakuakan tinggu fundus
. Key Point:
ukur tinggi fundus uteri
menggunakan jari tangan jika
usia kehamilan <20 minggu, dan
gunakan metlin jika usia
kehamilan >22minggu
19 Lakukan palpasi abdomen
. Key Point:
untuk memeriksa posisi janin

20 Hitung denyut janin


. Key Point:
dengarkan DJJ menggunakan
laenec sambil meraba nadi

21 Rasakan adakah kontraksi


. Key Point:
periksa apakah kontraksi suda
ada atau belum
22 Lakukan pemeriksaan
. ekstremitas bawah
Key Point:
periksa kebersihan kaki, dan
raba kaki untuk mengetahui
adanya varieses dan oedema

23 Dekatkan alat
. Key Point:
dekatkan alat yang akan
digunakan untuk melakukan
vulva hygiene

24 Pakai sarung tangan


. Key Point:
gunakan sarung tanga steril

25 Lakukan vulva hygiene


. Key Point:
gunakan air dan kapas DTT
untuk vulva hygiene mulai dari
labia mayora, minora, klitoris
sampai anus
26 Bereskan alat
. Key Point:
rapikan alat yang sudah
digunakan untuk vulva hygiene

27 Cuci sarng tangan


. Key Point:
celupkan sarung tangan dalam
larutan klorin 0,5% dan lepas
secara terbalik

28 Lakukan pemeriksaan pinggang


. Key Point:
periksa apakah ada nyeri ketuk
atau tidak

29 Lakukan pemeriksaan reflek


. patella
Key Point:
pastikan mengetuk pada daerah
yang tepat
30 Cuci tangan
. Key Point:
cuci tangan dengan 7 langkah
efektif dibawah air mengalir dan
keringkan dengan handuk
bersih

31 Jelaskan hasil pemeriksaan


. Key Point:
semua hasil pemeriksaan
dijelaskan sampai ibu mengerti

32 Berikan pendidikan kesehatan


. Key Point:
gunakan bahasa yang mudah
dimengerti, dan berikan
pendidikan kesehatan sesuai
kebutuhan dan usia kehamilan
33 Lakukan dokumentasi
. Key Point:
dokumentasikan yang telah
dikerjakan

Aplikasi
1. Menunjuk salah satu mahasiswa untuk melakukan demonstrasi
2. Mintalah mahasiswa lain untuk memperhatikan dan melakukan penilaian terhadap langkah
yang dilakukan menggunakan daftar tilik
3. Diskusikan hasil penilaian teman dengan mahasiswa lain dan beri masukan
4. Lakukan penilaian praktik secara umum
Evaluasi
1. Persiapan alat dan bahan telah sesuai dengan daftar tilik
2. Prinsip pencegahan infeksi dan keselamatan kerja telah dilakukan dengan baik
3. Langkah klinik telah dilakukan sesuai prosedur.
DAFTAR TILIK
Penilaian setiap kinerja yang diamati menggunakan skala sebagai berikut :
0 Gagal : Bila langkah klinik tidak dilakukan.
1 Kurang : Langkah klinik dilakukan tetapi tidak mampu mendemonstrasikan sesuai
prosedur.
2 Cukup : Langkah klinik dilakukan dengan bantuan, kurang terampil atau kurang
cekatan dalam mendemonstrasikan dan waktu yang diperlukan relatif lebih
lama menyelesaikan suatu tugas.
3 Baik : Langkah klinik dilakukan dengan bantuan, kurang percaya diri, kadang-
kadang tampak cemas dan memerlukan waktu yang dapat dipertanggung
jawabkan
4 Sangat : Langkah klinik dilakukan dengan benar dan tepat sesuai dengan tekhnik
baik/Mahir prosedur dalam lingkup kebidanan dan waktu efisien.

ANTENATAL CARE (ANC)