Anda di halaman 1dari 6

SEKSI P2PTM DAN KESWA DINAS KESEHATAN PROV.

SULSEL

DATA KAB/KOTA MENGENAI PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN


MASALAH KESEHATAN JIWA
2017

I. NAMA KAB/KOTA

1 Nama Kab/Kota
...........................................
II. KETERANGAN PEMBERI DATA
1 Tanggal pengisian data: (Tanggal/bulan/tahun) --
2 Nama Pemberi Data (Dinkes Kab/Kota)
.
3 HP/Email Pemberi Data
.
4 Jabatan
.
5 Tanda Tangan Pemberi Data
.
III. PERTANYAAN
A. DATA UMUM

A.1 Data Kependudukan (Populasi) Laki-Laki Perempuan Total

A.1.1 Jumlah Penduduk

A.1.2 Jumlah Penduduk berusia 15 tahun

A.1.3 Jumlah Penduduk di Daerah Perkotaan/Urban

A.1.4 Jumlah Penduduk di Daerah Pedesaan/Rural

A.2 Jumlah Kecamatan/Puskesmas

A.3 Upah Minimum Kab/Kota (Rp)

A.4 Mata pencaharian utama penduduk

B. DATA TENTANG KESEHATAN JIWA DAN BEBAS PASUNG

B.1 REGULASI, KEBIJAKAN dan PERENCANAAN


Sebutkan regulasi/peraturan daerah di tingkat provinsi terkait
B.1.1
kesehatan jiwa dan napza, jika ada. Mohon dilampirkan.
Sebutkan regulasi/peraturan daerah di tingkat kabupaten/kota terkait
B.1.2
kesehatan jiwa dan napza, jika ada. Mohon dilampirkan.

1
Sebutkan regulasi/peraturan daerah di tingkat provinsi/kabupaten/kota,
B.1.3
khusus terkait Program Bebas Pasung, jika ada. Mohon dilampirkan.
Sebutkan kebijakan/perencanaan program di tingkat Dinas
B.1.4
Kesehatan kab/kota tentang Program Bebas Pasung, jika ada.
Sebutkan Standar Prosedur Operasional/SPO atau panduan tentang
B.1.5
Program Bebas Pasung, jika ada.

B.2 PEMBIAYAAN

APBN: APBN:
Data Tahun 2017: APBD Lain-lain
Dekon DAK

B.2.1 Berapa anggaran kesehatan Dinas Kesehatan kab/kota? (Rp)

Berapa anggaran untuk program kesehatan jiwa dan napza Dinkes


B.2.2
kab/kota? (Rp)
Secara rinci,berapa anggaran untuk kegiatan-kegiatan dalam Program
B.2.3
Kesehatan Jiwa dan napza berikut? (Rp)

a Pertemuan/Rapat/Sosialisasi

b Pelatihan/Peningkatan kapasitas

c Supervisi/Monev/Bimtek

d Upaya Prevensi Promosi

e Pemberdayaan Masyarakat/Penguatan Keluarga

f Data dan Informasi

g Pengadaan

h Program Bebas Pasung

i Rujukan

j Insentif Sumber Daya Manusia

k Pembangunan infrastruktur (bangunan, alat transportasi)

l Lain-lain

Total

B.3 KEMITRAAN
Kerja sama lintas sektor dalam penanggulangan masalah kesehatan jiwa
B.3.1
dan napza selama tahun 2016 di provinsi (sebutkan 3 yang utama)

Jenis kegiatan Sektor yang terlibat

1.

2.

3.

2
Dalam program Bebas Pasung, Dinkes bekerja sama dengan sektor apa
B.3.2
saja? Sebutkan.

B.4 ADVOKASI DAN PEMBERDAYAAN

Jumlah Desa Siaga


Jumlah Desa Siaga
B.4.1 Desa Siaga dengan Program Keswa

Jumlah Kader Kesehatan


Jumlah Kader Kesehatan yang mendapatkan
B.4.2 Kader Kesehatan Pelatihan Keswa

Dalam program Bebas Pasung, Dinkes bekerja sama dengan


B.4.3
organisasi non-pemerintah apa saja? Sebutkan

Sebutkan jumlah lembaga/organisasi/paguyuban/forum


B.4.3.1 komunikasi/kelompok swabantu yang khusus bergerak di bidang
kesehatan jiwa dan napza di kab/kota, jika ada.
Sebutkan jumlah organisasi konsumen kesehatan jiwa dan napza
B.4.4
yang ada di kab/kota, jika ada.

B.5 SISTEM DAN UPAYA LAYANAN

B.5.1 Puskesmas yang melaksanakan upaya kesehatan jiwa


Jumlah Puskesmas Jumlah dan Nama Puskesmas yang Keterangan
(Puskesmas Kecamatan melaksanakan upaya kesehatan jiwa
Nama Kabupaten/Kota
atau Kelurahan) sesuai kriteria (nama PKM
dilampirkan)
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Catatan:
Puskesmas yang melaksanakan upaya kesehatan jiwa sesuai kriteria:
Memiliki tenaga kesehatan (dokter dan perawat) terlatih deteksi dan intervensi dini kesehatan jiwa (minimal 30 JPL)
Melaksanakan upaya promotif dan preventif
Melaksanakan deteksi dini dan intervensi dini masalah kesehatan jiwa

Kunjungan Kunjungan
Baru Lama
B.5.2 Kunjungan layanan kesehatan jiwa sepanjang 2016 Puskesmas
RSU
RSJ

3
Jumlah Kasus Jumlah Kasus
Rujukan Rujukan Balik
B.5.3 Layanan Rujukan sepanjang 2016 Puskesmas
RSU
RSJ

B.6 SUMBER DAYA MANUSIA

Jumlah yang telah mengikuti


pelatihan deteksi dan intervensi
B.6.1 Jenis tenaga kesehatan jiwa Jumlah
dini gangguan jiwa, minimal 30
jam pelajaran (3 hari efektif)

Dokter

Perawat

Bidan

Lain-lain, sebutkan.

B.7 SARANA DAN PRASARANA


Obat gangguan jiwa di Puskesmas (Formularium Nasional tahun 2015
B.7.1
dan Perubahan tahun 2016)
Nama Obat, bentuk dan kekuatan sediaan Jumlah Permintaan Jumlah Realisasi Jumlah Terpakai
1 Haloperidol HCl, Inj, 5 mg/ml (utk kedaruratan)
2 Haloperidol dekanoat, Inj, 50 mg/ml (utk rumatan)
3 Flufenazin dekanoat, Inj, 25 mg/ml (utk rumatan)
4 Haloperidol, Tab, 5 mg
5 Haloperidol, Tab, 2 mg
6 Haloperidol, Tab, 1,5 mg
7 Haloperidol, drops 2 mg/Ml
8 Klorpromazin, Tab, 100 mg
9 Klorpromazin, Tab, 25 mg
10 Klorpromazin, Inj, 5 mg/ml
11 Risperidon, Tab, 2 mg
12 Valproat, Tab Salut Enterik, 250 mg
13 Valproat, Tab Lepas Lambat, 250 mg
14 Valproat, Tab Lepas Lambat, 500 mg
12 Amitriptilin, Tab, 25 mg
13 Fluoksetin, Tab, 20 mg
14 Diazepam, Tab, 5 mg
15 Diazepam, Tab, 2 mg
16 Diazepam, Inj, 5 mg/ml
17 Triheksifendil, Tab, 2 mg (AntiParkinson)

Obat gangguan jiwa yang tersedia di Puskesmas di luar Formularium


B.7.2
Nasional untuk tahun 2016

4
Nama Obat, bentuk dan kekuatan sediaan Jumlah Permintaan Jumlah Realisasi Jumlah Terpakai
1
2
3
4
5


Sebutkan tantangan apa saja yang dihadapi dalam penyediaan obat
B.7.3
untuk gangguan jiwa

B.7.4 Rumah Sakit Umum dengan layanan jiwa

Jumlah RSU
Jumlah RSU dengan Jumlah total tempat
Jumlah RSU Jumlah dokter dengan Rawat
Jenis RSU Rawat Jalan tidur di RSU untuk
Sp. KJ Inap Kesehatan
Kesehatan Jiwa Kesehatan Jiwa
Jiwa
RSU Pemerintah
RSU Swasta

B.7.5 Rumah Sakit Jiwa/RSJ (bila ada)

Jenis RSJ Jumlah total tempat tidur di RSJ


Jumlah RSJ
RSJ Pemerintah
RSJ Swasta

B.8 SISTEM PEMANTAUAN DAN EVALUASI

B.8.1 Jumlah kasus Dituliskan di lembar terpisah


Sebutkan alur pelaporan kesehatan jiwa beserta jenis formulir-nya
Jumlah temuan Jumlah kasus Pasung yang Jumlah kasus Jumlah temuan
Jumlah kasus Jumlah total
Prevalensi baru kasus Pasung yang mendapatkan
gangguan mental-emosional provinsi menurut Riskesdas 2013 yang dipasung baru kasus
B.8.2 Pasung sampai kasus Pasung
Pasung dilepaskan layanan kembali Pasung tahun
dengan sampai dengan
Prevalensi sepanjang sepanjang kesehatan jiwa sepanjang 2017 (hingga
B.8.3 Desembergangguan
2015 jiwa berat provinsi menurut Riskesdas 2013 Desember 2016
2016 2016 sepanjang 2016 saat ini)
Jumlah kasus yang mendapatkan layanan kesehatan jiwa sepanjang 2016 Puskesmas RSU RSJ
B.8.4
2016 di:

a Gangguan mental-emosional (depresi dan cemas)

b Gangguan jiwa berat (psikosis)

B.8.5 Kasus Pasung di tahun 2016/2017

5
INOVASI APA YANG PERNAH DILAKSANAKAN SEHUBUNGAN DENGAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN MASALAH
KESEHATAN JIWA DAN NAPZA?

KENDALA-KENDALA APA YANG DIHADAPI DALAM MELAKSANAKAN DAN MENGEMBANGKAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN
MASALAH KESEHATAN JIWA DAN NAPZA?