Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN PRAKTIKUM INDIVIDU

Judul Praktikum : Hubungan Open Delta (V-V) Transformator

Mata Kuliah / Kode : Praktik Mesin Listrik Lanjut / E3014102

Semester / SKS : 6 (Genap) / 2 SKS

Nama Mahasiswa : Yulianto Eko Prasetyo

NIM : 5301414023

Rombel : 02

Tanggal Praktikum : 05 April 2017

Tanggal Penyerahan Laporan : 19 April 2017

Dosen Pengampu : Drs. Isdiyarto, M.Pd.

Drs. Sutarno, M.T.

Nilai :

LABORATORIUM MESIN LISTRIK


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2017
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
Laboratorium: Elektro UNIT G Smt: 6 Praktek Ke : 2
Hubungan Open Delta (V-V)
Jurusan: Teknik Elektro Transformator Waktu : 2 SKS

A. TUJUAN PRAKTIKUM
1. Mengetahui perubahan perubahan dari trafo dua fasa menjadi trafo tiga fasa.
2. Mengetahui daya yang dapat ditransfer oleh trafo.

B. TEORI DASAR
Hubungan open delta atau V-V connection merupakan pengembangan dari hubungan
delta delta connection. Bagaimanapun, hubungan open delta jarang digunakan sebab
hanya mampu dibebani sebesar 86,6% (0,577 x 3 rating trafo) dari kapasitas transformator.
Prinsip hubungan V-V adalah semula kumparan mempunyai 3 kumparan, maka yang
digunakan hanya 2 kumparan, secara umum hubungan V-V dapat dilihat seperti gambar
dibawah:

Hubungan vektor
Kapasitas daya:
Diasumsikan p.f = 1

Kapasitas daya untuk trafo hubungan = 3. E . I

Hubungan V arus fasa bagian sekunder = I 3 , dapat diperoleh nilai arus line

I /3
Kapasitas hubungan V = 3. E ) = E.I

Perbandingan kapasitas hubungan dengan hubungan V

(Kapasitas hubungan V / kapasitas hubungan ) = E . I /3 . E . I

I / 3 = 57,7 atau 58% dari hubungan

C. ALAT DAN BAHAN YANG DIPERLUKAN


1. Unit Regulator 3 fasa 1 buah
2. Trafo 1 fasa 2 buah
3. CB 3 buah
4. AVO meter 1 buah
5. Ampermeter AC 1 buah
6. Unit beban R 1 buah
7. Kabel konektor secukupnya
8. Tang kombinasi
9. Obeng + dan -
D. LANGKAH KERJA
1. Siapkan alat dan bahan yang akan di gunakan
2. Rangkaian alat sesuai dengan gambar di bawah ini

3. Hubungankan trafo primer dan sekunder dengan hubungan delta


4. Tegangan awal yang masuk sebesar 380V kemudian ubah tegangan menjadi 100V
menggunakan regulator 3 fasa.
5. Rangkaian beban R secara pararel seperti gambar di bawah:

6. Kemudian cek perubahan perunahan dari trafo dua fasa menjadi 3 fasa
7. Cek daya yang dapat ditransfer oleh trafo

E. DATA PENGUKURAN
Pada unit ini, praktikan tidak dapat melakukan pengukuran dikarenakan beban yang di
perlukan tidak ada. beban yang dipakai dipasang secara paralel sedangkan beban yang
tersedia dipasang secara seri.
F. SIMPULAN
Hubungan open delta utamanya digunakan dalam situasi darurat. Maka, jika 3
transformator dihubungkan secara delta delta dan salah satunya rusak dan harus
diperbaiki/dipindahkan, maka hubungan open delta ini memungkinkan untuk digunakan.